Laman

Rabu, 28 Februari 2018

Hujan Merata Di Wilayah Jakarta Hari Ini

Hujan Merata Di Wilayah Jakarta Hari Ini

INILAHCOM, Jakarta - Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang akan turun secara merata di wilayah Jakarta pada Kamis (1/3/2018) awal bulan ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melansir, hujan di wilayah Jakarta akan turun merata pada siang hari.

BMKG bahkan mengeluarkan peringatan dini akan potensi terjadinya hujan disertai petir dan angin kencang yang akan melanda sebagian wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat pada siang menjelang sore hari.

Hujan diperkirakan akan terus turun hingga malam hari meski intensitasnya menurun.

Sementara suhu udara rata-rata pada hari ini berkisar antara 23-32 derajat celcius dengan tingkat kelembaban berkisar diantara 70-95%.



Sasaran Operasi Lantas Polda Metro Selama 21 Hari

Sasaran Operasi Lantas Polda Metro Selama 21 Hari

INILAHCOM, Jakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bakal menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2018. Hal ini guna meningkatkan kesadaran masyarakat tertib berlalu lintas.

"Operasi ini sesuai diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ)," kata Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, Rabu (28/2/2018).

Adapun operasi Keselamatan Jaya bakal digelar selama 21 hari. Terhitung dari 5 Maret hingga 25 Maret 2018 mendatang.

Sedangkan sasarannya meliputi  yang melawan arus, tidak menggunakan helm, menggunakan handphone saat mengemudi, pengendara belum cukup umur, hingga berboncengan lebih dari satu.

"Operasi akan digelar secara selektif prioritas guna meningkatkan simpatik masyarakat terhadap Polantas dalam mendukung kebijakan Promoter. Dalam rangka terciptanya kamseltibcar lantas dengan fungsi lantas sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik," pungkasnya.[jat]



Kata Polisi Soal Jadwal Pemeriksaan Anies

Kata Polisi Soal Jadwal Pemeriksaan Anies

INILAHCOM, Jakarta - Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Adi Deriyan Jayamerta  belum memastikan kapan bakal melakukan pemeriksaan terhadap Gubernur DKI Anies Baswedan.

Hal ini terkait laporan komunitas Cyber Indonesia terhadap Anies lantaran diduga melanggar Pasal 12 Undang-Undang RI Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Laporan tersebut telah diterima polisi dengan nomor LP/995/II/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus

"Terlapornya nanti lah," kata Adi, Rabu (28/2/2018).

Sebab pihaknya masih mendalami kebijakan Pemprov DKI terkait penutupan Jalan Raya Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat sebagai lokasi PKL berdagang tersebut.

"Kami kan mau lihat, kebijakan enggak ujug-ujug dari Gubernur," tandasnya.[jat]



Pekan Depan Polisi Periksa Pelapor Anies

Pekan Depan Polisi Periksa Pelapor Anies

INILAHCOM, Jakarta - Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya masih menyelidiki laporan komunitas Cyber Indonesia kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal penutupan Jalan Raya Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Bahkan pekan depan direncanakan bakal dikukan pemeriksaan terhadap pihak yang melaporkan Anies. "Minggu depan paling (periksa pelapor)," kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan Jayamerta, Rabu (28/2/2018).

Meski belum memastikan hari dan tanggal pemeriksaan. Namun maksud pemeriksaan tersebut,  guna menelisik alasan pelapor mempolisikan Anies.

"Nanti itu, kami panggil dulu pihak pelapornya. Hal apa yang menjadi konsennya dia ya. Sehingga itu menjadi bahan untuk dilaporkan," pungkasnya.

Sebelumnya komunitas Cyber Indonesia mempolisikan Anies lantaran diduga melanggar Pasal 12 Undang-Undang RI Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.
Laporan tersebut tertuang dalam nomor LP/995/II/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus.[jat]



Fery Farhati Ikut Luncurkan Gernas Baku di Bandung

Fery Farhati Ikut Luncurkan Gernas Baku di Bandung

INILAHCOM, Bandung - Fery Farhati, Bunda PAUD Provinsi DKI Jakarta hadir di tengah-tengah 6.600 peserta Seminar Literasi Gerakan Nasional Membaca Buku (Gernas Baku) dari 34 provinsi di Indonesia, di Bandung, Selasa (27/2/2018).

Fery yang merupakan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi DKI Jakarta juga meluncurkan Gernas Baku dengan menekan sirene bersama lima Bunda PAUD dari Sumatera Barat, Sumatera Utara, Nanggroe Aceh Darussalam, Kalimantan Tengah dan Direktur Pembinaan Pendidikan Keluarga Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

“Ini adalah bagian dari ikhtiar untuk membuat anak-anak kita nantinya bisa berpikir kritis, kreatif, komunikatif dan mampu bekerja sama,” ucap Fery saat memberikan testimoni di tengah-tengah acara.

Puncak Gernas Baku akan diadakan pada 5 Mei 2018 serempak di seluruh Lembaga PAUD di Indonesia. Para Bunda PAUD dan Orangtua diharapkan bergerak membacakan buku cerita untuk anak-anak usia dini di wilayahnya masing-masing.

Selepas menghadiri Seminar Literasi, Fery menyempatkan diri untuk singgah ke Gedung Pakuan, Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat untuk Mengunjungi Istri Gubernur Jawa Barat, Ibu Netty Heryawan yang sebelumnya telah lebih dulu berkunjung ke Jakarta. Kedatangan Fery disambut ramah oleh Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat sekaligus Bunda PAUD Jawa Barat yang telah menjabat hampir genap 10 tahun tersebut.

“Alhamdulillah, saya berkesempatan berkunjung balik ke rumah Ibu Netty untuk melanjutkan diskusi kami seputar pemberdayaan perempuan di dalam sebuah provinsi, ” ujar Fery.

Dalam kesempatan tersebut, Fery juga berbagi kisah dan pengalamannya setelah hampir setengah tahun mendampingi Anies Baswedan sebagai Gubernur Provinsi DKI Jakarta. Fery bercerita tentang keterlibatan berbagai anggota masyarakat mulai dari mahasiswa hingga tokoh-tokoh masyarakat yang ikut turun tangan membangun Jakarta.

Di akhir pertemuan, Fery yang merupakan Ketua Dewan Kerajinan Nasional tersebut juga mremberikan cinderamata hasil karya pengrajin Jakarta berupa kerajinan tas bordir motif betawi, batik betawi serta beberapa penganan khas betawi lainnya. [*]



Selasa, 27 Februari 2018

Anies-Sandi Tak Serius Setop Reklamasi

Anies-Sandi Tak Serius Setop Reklamasi

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno dinilai tak serius menghentikan proyek reklamasi Teluk Jakarta.

"Pembangunan masih terus berjalan alat alat berat saja masih ada yang di pulau A, B, C, D," kata Tokoh Pemuda Nelayan Kamal Muara Acho Jumadi, kepada INILAHCOM, Rabu (28/2/2018).

Menurut Jumadi, apabila Anies-Sandi serius maka setidaknya proyek reklamasi yang dianggap melanggar ketentuan yang ada telah disetop.

"Itu tadi masalah bangunan yang jelas jelas melanggar gak ada ijinnya harusnya ditertibkan kalau benar benar Anies-Sandi tegas soal reklamasi," tandasnya. [rok]



Siang Ini Sebagian Jakarta Hujan Disertai Petir

Siang Ini Sebagian Jakarta Hujan Disertai Petir

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Seluruh DKI Jakarta pada Rabu (28/2/2018) pagi akan berawan.

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG di situs resminya www.bmkg.go.id, diketahui cuaca Pada siang hari ini sedikit ekstrem. hujan akan membasahi hampir seluruh wilayah di Jakarta. Bahkan di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur hujan akan disertai petir.

Sedangkan pada malam harinya cuaca akan kembali membaik. Dimana BMKG meprediksi cuaca di seluruh Jakarta akan berawan. [hpy]
 



Ternyata Ini Pemilik Toko Terbakar di Pasar Baru

Ternyata Ini Pemilik Toko Terbakar di Pasar Baru

INILAHCOM, Jakarta - Sebuah toko bernama Isardas terbakar di kawasan pertokoan Pasar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (27/2) sore.

Adapun toko tekstil tersebut diketahui milik Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Baru bernama Aris. Hal ini disampaikan oleh Kusman (43), salah satu karyawan di lokasi.

"Ini toko milik Ketua Asosiasi Pasar Baru Aris namanya," ujar Kusman.

Kapolsek Sawah Besar Kompol Eka Baasith mengatakan tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun hingga kini pihaknya masih menelusuri penyebab terjadinya peristiwa kebakaran itu.

"Kurang lebih dari 1,5 jam api sudah berhasil dipadamkan. Ada 27 unit mobil Damkar yang memadamkan api dan hanya satu toko yang terbakar," pungkasnya.[jat]



Pasar Baru Terbakar, Karyawan Toko Panik

Pasar Baru Terbakar, Karyawan Toko Panik

INILAHCOM, Jakarta - Sejumlah karyawan lari berhamburan keluar lantaran ketakutan akibat sebuah toko terbakar di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (27/2/2018) sore.

"Kita takut terbakar makanya pada lari keluar semuanya," kata Kusman (43) salah satu karyawan di lokasi.

Sementara itu, Asep salah satu petugas Security menyatakan pihaknya terpaksa menyuruh para karyawan keluar dari area pertokoan Pasar Baru lantaran ditakutkan api semakin membesar.

"Yang terbakar bahan tekstil makanya api cepat merambat," tururnya.

Sebelumnya peristiwa kebakaran terjadi di kawasan pertokoan Pasar Baru, Sawah Besar. Adapun yang terbakar adalah sebuah toko tekstil.

Sementara itu, guna memadamkan api setidaknya 23 mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Hingga kini petugas masih berupaya memadamkan api.[ris]



Kawasan Pasar Baru Terbakar

Kawasan Pasar Baru Terbakar

INILAHCOM, Jakarta - Peristiwa kebakaran kembali terjadi. Kali ini Pertokoan Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, dilahap sijago merah Selasa 27 Februari 2018 pukul 17.00 WIB.

Asep (45) salah satu petugas keamanan di lokasi mengatakan peristiwa kebakaran tersebut bermula dari meledaknya panel listrik milik salah satu toko bernama Isarda di lokasi kemudian api membakar isi tokoh tersebut.

"Pertama ada ledakan panel listrik terus keluar api," kata Asep, di lokasi.

Sementara itu pantauan INILAHCOM saat ini petugas Dinas Pemadam Kebakaran Pemkot Jakarta Pusat sedang berusaha memadamkan api di lokasi tersebut.[jat]



Insiden Becakayu, Dua Orang Ditetapkan Tersangka

Insiden Becakayu, Dua Orang Ditetapkan Tersangka

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono memastikan pihaknya tak mengambil alih penuh penelusuran dugaan adanya kelalaian pada insiden ambruknya tiang girder tol Becakayu beberapa waktu lalu.

Argo mengatakan untuk menelusuri dugaan kelalaian, saat ini masih ditangani pihak polres setempat. Hingga saat ini, setidaknya sudah ada dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Sementara untuk kelalaian, ditangani polres. Jadi dari insiden tol Becakayu, kami tetapkan dua tersangka itu. Jadi, nanti akan diproses," ujar Argo, Jakarta, Selasa (26/2/2018).

Ia mengungkapkan, penetapan tersangka dilakukan hari ini. Namun sampai sekarang belum dilakukan penahanan terhadap kedua tersangka yang belum mau disebutkan dari pihak mana.

"Tidak ditahan. Ancamannya di bawah lima tahun karena hanya menyebabkan korban luka," katanya.[jat]



Polisi: Pemeriksaaan Terhadap Elvy Sukaesih Cukup

Polisi: Pemeriksaaan Terhadap Elvy Sukaesih Cukup

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap Ratu dangdut Elvy Sukaesih terkait penangkapan putra, putri dan menantunya atas kepemilikan narkoba.  

Adapun pemeriksaan ini dilakukan pada Senin (26/2/2018). Penyidik memeriksa Elvy untuk menelusuri kemungkinan sebagai orang tua mengetahui kegiatan anak-anakanya saat ditangkap.

"Kemarin penyidik sudah melakukan pemeriksaan sekitar 20 pertanyaan. Intinya bahwa apakah Elvy itu tahu kegiatan anak-anaknya. Kemudian apakah tahu bahwa anak-anaknya menggunakan narkotika jenis sabu," kata Argo, Jakarta, Selasa (27/2/2018).

Ia menjelaskan selama pemeriksaan Elvy tak mengetahui kegiatan anak-anaknya saat itu karena tengah bekerja. Elvy juga mengakui saat itu tak berada di rumah yang menjadi lokasi penangkapan.

"Elvy enggak tahu karena dia keluar pagi lalu pulang malam, capek langsung tidur. Rumahnya jadi satu, tapi kamarnya berbeda-beda," ujarnya.

Argo menegaskan untuk saat ini pemeriksaan Elvy cukup. Sementara salah satu putra Elvy, Syehan yang kabarnya akan dibawa ke rumah sakit masih menunggu informasi lebih lanjut.

"Kami masih menunggu dari rumah sakit. Kami berkomunikasi dengan pihak rumah sakit kapan akan bisa diterima pembantaran itu. Ya, sekarang masih di rutan," tandasnya.[ris]



Tanggapan Sandi APBD 2018 Baru Terserap 6 Persen

Tanggapan Sandi APBD 2018 Baru Terserap 6 Persen

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menanggapi soal kritikan serapan APBD DKI Jakarta 2018 hingga bulan Februari baru mencapai enam persen Rp 77,117 triliun.

"Kita apresiasi sekali DPRD," kata Sandiaga, Selasa (27/2/2018).

Kendati demikian, lanjut Sandi, pihaknya bakal menyoroti dan mengoreksi penyerapan anggaran tersebut.

"Kita ingin gak ada efek tongkat hoki, ini berulang terus terjadi. Dalam perencanaan di 2017  akhir kemarin memang dari perencanaan mengarah harus kita ubah. Kita sudah bentuk tim ujungnya membentuk lapangan kerja, itu yang kita inginkan," tandasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M. Taufik merasa prihatin dengan serapan anggaran APBD tahun 2018, mengingat saat ini baru terserap enam persen dari keseluruhan anggaran sebesar Rp  77,117 triliun.  

"Masih kecil lah mungkin bangsa enam persen," katanya.[ris]



APBD Minim Terserap, DPRD Minta SKPD Dievaluasi

APBD Minim Terserap, DPRD Minta SKPD Dievaluasi

INILAHCOM, Jakarta  - DPRD Provinsi Jakarta merasa prihatin dengan serapan anggaran APBD tahun 2018, mengingat saat ini baru terserap enam persen dari keseluruhan anggaran sebesar Rp 77,117 triliun.  

"Masih kecil lah mungkin bangsa enam persen," ujar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M. Taufik, Selasa (27/2/2018).

Taufik mengimbau Gubernur DKI Anies Baswedan bersama Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno segera mengevaluasi  seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Sehingga, perencanaan anggaran semakin membaik baik.

"Evaluasi eksekutif saya kira itu segera dilakukan. Kami melihat dari faktor perencanaan yang menurut saya kurang baik," tandasnya.[ris]



Senin, 26 Februari 2018

Pagi Ini Seluruh Jakarta Diprediksi Hujan Lokal

Pagi Ini Seluruh Jakarta Diprediksi Hujan Lokal

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan lokal akan melanda seluruh wilayah Jakarta pada Selasa (27/2/2018).

Lewat situs resminya www.bmkg.go.id, BMKG menulis cuaca di Jakarta akan berubah pada siang hari. Dimana seluruh Jakarta diprediksi akan berawan.

Cuaca serupa diprediksi akan melanda seluruh Jakarta pada malam hari ini. Dimana BMKG memprediksi langit Jakarta akan diselimuti awan. [hpy]



Anak Nyabu, Elvy Sukaesih Minta Maaf ke Penggemar

Anak Nyabu, Elvy Sukaesih Minta Maaf ke Penggemar

INILAHCOM, Jakarta - Ratu dangdut, Elvy Sukaesih meminta maaf kepada masyarakat atas ulah putra-putrinya yang tertangkap polisi karena diduga mengkonsumsi narkoba jenis sabu yakni Dhawiya dan Syehan.

"Sebagai orang tua sangat prihatin dengan kejadian ini. Saya minta maaf pada seluruh penggemar saya dan Dhawiya. Jangan main-main dengan barang haram," kata Elvy di Mapolda Metro Jaya, Senin (26/2/2018).

Elvy berharap peristiwa ini menjadi pelajaran dan dapat diambil hikmahnya supaya kedepan lebih baik lagi serta menjauhi barang haram tersebut, karena memang yang diketahui anak-anaknya itu biasa saja.

"Saya dimintai kesaksian, tapi asaya benar-benar tak tahu sama sekali (kalau anaknya menggunakan narkotika)," ujarnya.

Menurut dia, tadi ada 18 pertanyaan dari penyidik terkait kejadian yang menimpa anaknya tersebut. Tampaknya, Elvy melihat aktifitas anak-anaknya itu biasa-biasa saja.

"Umi ditanya tahu tidak? Ya saya jawab tahu nggak tahu. Yang dari 2005 saya tak tahu, apalagi Syehan, dia baik-baik saja (selama ini) dan sudah berkeluarga. Dhawiya suka memasak dan kerap meminta saya untuk mencoba masakannya itu," jelas dia.

Tentu, Elvy tak bisa membohongi perasaan yang dialaminya sekarang. Dengan kejadian ini, Elvy merasa sangat hancur dan sedih. Namun, Elvy berusaha tetap tegar dan tak lepas untuk terus mendoakan agar kasus ini segera selesai.

Di saming itu, Elvy juga meminta kepada semua masyarakat turut mendoakan agar bisa tabah menjalani ujian ini. Karena, yang namanya musibah tidak diketahui kapan akan datang.

"Tentu hancur dan sedih (perasaan) saya, saya juga belum ketemu (anak-anak). Saya berdoa agar masalah ini bisa selesai," katanya. [hpy]



Kecelakaan Mobil Depan RS Dharmais

Kecelakaan Mobil Depan RS Dharmais

INILAHCOM, Jakarta - Traffic Management Centre (TMC) Polda Metro Jaya menginformasikan telah terjadi senuah kecelakaan kendaraan di ruas jalan S Parman, Senin (26/2/2018).

Lewat akun twitternya TMC Polda Metro menjelaskan kejadian ini terjadi di depan RS Dharmais. Dari foto yang diunggah terlihat kendaraan berwarna perak ini mengalami kerusakan di bagian bumper depan.

"22.57 Kecelakaan Mobil di Jl S.Parman depan Rumah Sakit Dharmais Jakbar, dlm penanganan Petugas," kicau akun @TMCPoldaMetro. [hpy]



Polisi akan Periksa Anies Secara Bertahap

Polisi akan Periksa Anies Secara Bertahap

INILAHCOM, Jakarta - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya akan memanggil Gubernur DKI Anies Baswedan terkait penutupan Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang yang dilaporkan beberapa pihak.

"Iya kita akan lakukan (panggil Anies)," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan di Mapolda Metro Jaya, Senin (26/2/2018).

Ia menjelaskan dalam proses penyelidikan laporan tersebut, penyidik Polda Metro Jaya akan mengkaji dan melihat apakah ada unsur pidana dalam penutupan jalan tersebut. Untuk itu, pelapor akan diperiksa terlebih dulu untuk dimintai keterangannya.

"Setelah proses dikeluarkannya surat perintah penyelidikan, ketika surat perintah penyelidikan sudah dikeluarkan ya kita akan panggil (Anies)," ujarnya.

Menurut dia, kasus ini tetap ditangani dan diproses Polda Metro Jaya tidak ditangani Mabes Polri. Namun, untuk meminta keterangan polisi akan melakukannya secara bertahap.

"Dalam proses pengambilan keterangan, tentu kan bertahap ya," jelas dia.

Dia mengatakan, penyidik akan mendalaminya dari pertimbangan teknis kajian penutupan tersebut dibuat oleh siapa. Karena nantinya pihak itu yang akan menjelaskan secara pasti soal keputusan penutupan jalan di Tanah Abang.

"Kalau Pak Anies ya nantilah, walaupun pelapor kalau tidak salah yang dilaporkan Pak Anies langsung, tapi semuanya bertahap lah, step by step," tandasnya.[jat]



Polisi Ingin Dalami Lagi Keterangan Nikita Mirzani

Polisi Ingin Dalami Lagi Keterangan Nikita Mirzani

INILAHCOM, Jakarta - Kanit V Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kompol James Hutajulu mengatakan penyidik akan memeriksa kembali artis Nikita Mirzani terkait kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial.

"Iya kita agendakan untuk diambil keterangan hari ini," kata James di Jakarta, Senin (26/2/2018).

Menurut dia, penyidik ingin mendalami lagi keterangan dari Nikita sebagai korban yang melaporkan beberapa nama dan akun media sosial lantaran diduga melakukan penghinaan terhadap mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

"Ya kami gali (lagi) soal keterangan yang bersangkutan (Nikita) sebagai korban," ujarnya.

Untuk diketahui, dalam akun twitter yang diduga artis Nikita Mirzani mengomentari ihwal pemutaran film G30S/PKI. Cuitan tersebut berbunyi 'Film G 30S PKI tidak seru, seharusnya Panglima Gatot juga dimasukkan ke dalam lubang buaya pasti lebih seru'.

Akibatnya, Nikita dilaporkan oleh sejumlah pihak salah satunya Ketua Umum Gerakan Pemuda Anti Komunis Rahmat Himran juga melaporkan Nikita ke Polda Metro Jaya.

Sementara, pihak Nikita sendiri melaporkan balik pelapornya dan sejumlah nama serta beberapa akun media sosial.

Diantaranya melaporkan Ketua Umum Gerakan Pemuda Anti Komunis Rahmat Himran, Aliansi Advokat Islam NKRI di Sumatera Selatan, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Muda Sam Aliano, pemilik atau pengguna akun instagram PKI_terkutuk65 dan pengguna akun Facebook Aria Dwiyatmo.

Nikita melaporkan mereka dengan laporan nomor LP/4878/X/2017/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 9 Oktober. Kelima terlapor itu disangkakan dengan Pasal 35 Jo Pasal 51 ayat 1 dan Pasal 29 jo Pasal 45 ayat 3, Pasal 28 ayat 1 jo Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.[jat]



Polisi Bakal Periksa Djarot Terkait Reklamasi

Polisi Bakal Periksa Djarot Terkait Reklamasi

INILAHCOM, Jakarta - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya rencana akan memanggil mantan Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat terkait kasus dugaan korupsi proyek Reklamasi Teluk Jakarta.

Sebab, mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok klaimnya polisi sudah dilakukan pemeriksaan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok pada awal bulan Februari 2018 terkait kasus reklamasi juga.

Namun, untuk Djarot sendiri belum diketahui kapan akan dimintai keterangannya sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek Reklamasi Teluk Jakarta.

Karena menurut Adi, kader PDI Perjuangan itu saat ini sedang mengikuti prosesi Pilkada Sumatra Utara yang akan digelar pada Juni 2018.

"Pak Djarot belum, Pak Djarot kan masih sibuk pilkada," kata Adi di Mapolda Metro Jaya, Senin (26/2/2018).

Selain Djarot, kata Adi, penyidik juga akan memanggil pengembang-pengembang proyek Reklamasi Teluk Jakarta. Karena, penyidik memeriksa seseorang sebagai saksi tentu sesuai dengan data dan dokumen yang dikantonginya.

"Ya pastinya yang tertuang didalam data-datanya, nama-namanya tertuang didalam perikatannya. Tidak mungkin kita manggil-manggil yang tak ada kaitannya dalam dokumen tersebut, kita kan datanya base hanya dari dokumen. Itu kan perjanjiannya Pemda dengan pengembang," jelas dia.

Polisi mulai mengusut kasus proyek reklamasi lantaran terindikasi korupsi dalam penetapan NJOP pulau C dan D sebesar Rp3,1 juta per meter persegi. Penetapan NJOP di dua pulau tersebut berdasarkan surat keputusan yang diterbitkan BPRD Jakarta pada 23 Agustus 2017.

Nilai NJOP di dua pulau reklamasi itu ditetapkan melalui penilaian independen yang dilakukan Konsultan Jasa Penilai Publik.

Polisi juga sudah meningkatkan status kasus tersebut dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Namun, sejauh ini belum ada penetapan tersangka dalam kasus tersebut. [rok]



Polda Metro Periksa Ahok Terkait Kasus Reklamasi

Polda Metro Periksa Ahok Terkait Kasus Reklamasi

INILAHCOM, Jakarta - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya telah memeriksa mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait kasus dugaan korupsi proyek Reklamasi Teluk Jakarta.

"Pihak Ahok sudah dimintai keterangan di Mako Brimob sekitar Februari awal (2018)," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Adi Deriyan Jayamerta di Mapolda Metro Jaya, Senin (26/2/2018).

Menurutnya, pemeriksaan terhadap Ahok terkait perkara reklamasi yang sedang menjalani hukuman kasus penistaan agama diperiksa hanya sekali saja. Sedangkan, ada beberapa pertanyaan yang diberikan untuk Ahok.

"Sebanyak 20 pertanyaan yang berkaitan dengan kebijakan dia berkaitan dengan reklamasi pada saat dia menjadi gubernur ya," ujarnya.

Ia mengatakan Ahok menyampaikan soal proses pembangunan reklamasi sesuai dengan dokumen-dokumen yang sudah diperoleh penyidik.

"Itu kan, banyak bercerita berkaitan dengan cerita kronologisnya pada masanya.  Kan banyak kemudian dokumen-dokumen berkaitan itu, dia sampaikan," katanya.

Di samping itu, Adi mengatakan saat ini sudah ada puluhan saksi yang dimintai keterangan terkait kasus dugaan korupsi dalam proyek Reklamasi Teluk Jakarta baik pejabat daerah maupun kementerian. "Saksi sudah sekitar 42 ya terakhir," ucapnya.

Polisi mulai mengusut kasus proyek reklamasi lantaran terindikasi korupsi dalam penetapan NJOP pulau C dan D sebesar Rp3,1 juta per meter persegi. Penetapan NJOP di dua pulau tersebut berdasarkan surat keputusan yang diterbitkan BPRD Jakarta pada 23 Agustus 2017.

Nilai NJOP di dua pulau reklamasi itu ditetapkan melalui penilaian independen yang dilakukan Konsultan Jasa Penilai Publik.

Polisi juga sudah meningkatkan status kasus tersebut dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Namun, sejauh ini belum ada penetapan tersangka dalam kasus tersebut.



Datangi Polda, Nikita: Eh Gue Kece Kaga

Datangi Polda, Nikita: Eh Gue Kece Kaga

INILAHCOM, Jakarta - Selebriti Nikita Mirzani mendatangi Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya untuk memenuhi panggilan penyidik terkait dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial pada Senin (26/2/2018).

Nikita tiba pukul 14.00 Wib bersama kuasa hukumnya Aulia Fahmi, ia memakai baju warna putih dan rok abu-abu motif kotak-kotak. Namun, Nikita mengaku tidak tahu akan diperiksa terkait hal apa oleh penyidik.

"Gue aja kaga tahu (ditanyakan soal apa)," kata Nikita di Mapolda Metro Jaya.

Di samping itu, Nikita menanyakan penampilannya hari ini untuk menemui penyidik kepada awak media. Memang, terlihat seksi dan menor si Nikita dengan baju kemeja putihnya itu.

"Eh gue kece kaga," ujarnya.

Untuk diketahui, dalam akun twitter yang diduga artis Nikita Mirzani mengomentari ihwal pemutaran film G30S/PKI. Cuitan tersebut berbunyi 'Film G 30S PKI tidak seru, seharusnya Panglima Gatot juga dimasukkan ke dalam lubang buaya pasti lebih seru'.

Akibatnya, Nikita dilaporkan oleh sejumlah pihak salah satunya Ketua Umum Gerakan Pemuda Anti Komunis Rahmat Himran juga melaporkan Nikita ke Polda Metro Jaya.

Sementara, pihak Nikita sendiri melaporkan balik pelapornya dan sejumlah nama serta beberapa akun media sosial.

Diantaranya melaporkan Ketua Umum Gerakan Pemuda Anti Komunis Rahmat Himran, Aliansi Advokat Islam NKRI di Sumatera Selatan, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Muda Sam Aliano, pemilik atau pengguna akun instagram PKI_terkutuk65 dan pengguna akun Facebook Aria Dwiyatmo.

Nikita melaporkan mereka dengan laporan nomor LP/4878/X/2017/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 9 Oktober. Kelima terlapor itu disangkakan dengan Pasal 35 Jo Pasal 51 ayat 1 dan Pasal 29 jo Pasal 45 ayat 3, Pasal 28 ayat 1 jo Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. [rok]



Elvy Sukaesih Didampingi Anaknya Datangi Polda

Elvy Sukaesih Didampingi Anaknya Datangi Polda

INILAHCOM, Jakarta - Ratu Dangdut Elvy Sukaesih memenuhi panggilan polisi untuk diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan penyalahgunaan narkoba yang menjerat anak-anaknya pada Senin (26/2/2018).

Elvy datang ke Gedung Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro memakai baju serba hitam dan berkerudung hitam didampingi oleh kuasa hukumnya Zecky Alatas dan anaknya Fitria Sukaesih. Namun, Elvy tidak mau berkomentar kepada awak media.

Hanya anaknya yang memberikan keterangan atas kedatangan ibundanya untuk dimintai keterangan kepada penyidik terkait tertangkapnya Dhawiya dan Syehan karena dugaan penyalahgunaan narkoba.

"Insya Allah siap diperiksa. Doakan saja ya agar lancar," kata Fitria di Polda Metro Jaya.

Untuk diketahui, Polda Metro Jaya telah mengamankan putra/putri dari Elvy Sukaesih karena diduga mengkonsumsi narkoba di kediamannya wilayah Jakarta Timur.

Yakni Dhawiya, Syehan, Ali Zaenal dan Chauri yang merupakan menantunya serta Muhamad pacar si Dhawiya. Akibatnya, polisi menetapkan tersangka kepada Dhawiya, Syehan dan Chauri. Sedangkan, Ali masih sebagai saksi. [rok]



Minggu, 25 Februari 2018

Anak Ditangkap Nyabu, Polisi Panggil Elvy Sukaesih

Anak Ditangkap Nyabu, Polisi Panggil Elvy Sukaesih

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Suwondo Nainggolan mengatakan ibu dari Dhawiya Zaeda dan Syehan yakni Elvy Sukaesih akan diperiksa sebagai saksi hari ini di Polda Metro Jaya.

"Iya nanti pukul 14.00 Wib sebagai saksi," kata Suwondo di Jakarta, Senin (26/2/2018).

Suwondo tidak mau menjelaskan secara detail terkait materi pemeriksaan terhadap Ratu Dangdut tersebut. Penyidik akan menanyakan tentang aktivitas putra-putrinya yang sekarang ditahan karena dugaan konsumsi narkoba.

"Tentang pengetahuannya terhadap kegiatan yang sering dilakukan," ujarnya.

Untuk diketahui, Polda Metro Jaya telah mengamankan putra/putri dari Elvy Sukaesih karena diduga mengkonsumsi narkoba di kediamannya wilayah Jakarta Timur.

Yakni Dhawiya, Syehan, Ali Zaenal dan Chauri yang merupakan menantunya serta Muhamad pacar si Dhawiya. Akibatnya, polisi menetapkan tersangka kepada Dhawiya, Syehan dan Chauri. Sedangkan, Ali masih sebagai saksi. [rok]



Alat Pengering Picu Usaha Laundry Terbakar

Alat Pengering Picu Usaha Laundry Terbakar

INILAHCOM, Jakarta - Peristiwa kebakaran terjadi di Jl Kemanggisan Utama No.16 A RT.07/08, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, Senin (26/2/2018) pukul 07:00 WIB.

Adapun yang terbakar adalah rumah yang dijadikan sebagai tempat usaha laundry dan diakibatkan oleh alat pengering baju, yang biasanya digunakan mengeringkan baju baju laundry.

"Kebakaran rumah usaha laundry," tulis Twitter TMC Polda Metro Jaya.

 Saat ini sedang ditangani Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (DPK) Pemkot Jakarta Barat. [wll]



Tabrak Separator Mobil Terguling di Tomang

Tabrak Separator Mobil Terguling di Tomang

INILAHCOM, Jakarta - Peristiwa kecelakaan terjadi di  wilayah Tomang, Jakarta Barat, Senin (26/2/2018) pukul 05:30 WIB.

Kecelakaan tunggal itu dialami pengendara mobil jenis Toyota Avanza putih Nopol D 1567 UP akibat menabrak separator Busway tepatnya di depan Gedung BCA Tomang.

"Kecelakaan tunggal Avanza putih D 1567 UP di depan BCA Tomang arah Slipi," tulis akun Twitter TMC Polda Metro Jaya,

Akibat insiden itu, mobil Avanza itu terguling dan kondisi mobil mengalami rusak parah. Namun  hingga kini belum diketahui adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. [wll]



Jakarta Bakal Diguyur Hujan Siang Hingga Malam

Jakarta Bakal Diguyur Hujan Siang Hingga Malam
INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan seluruh wilayah DKI Jakarta bakal berawan Senin (26/2/2018) pagi. Namun Kepulauan Seribu bakal diguyur hujan untuk saat pagi hari. 
 
Sementara itu, pada siang hingga malam hari Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara bakal diguyur hujan mulai dari hujan sedang hingga lokal. 
 
Sedangkan di Kepulauan Seribu diperkirakan berawan saat siang hari dan hujan lokal saat malam dan dini hari. 
 
Adapun suhu rata-rata berkisar antara 23 hingga 31 derajat celcius dengan kelembaban sekitar 75 hingga 95 persen. [wll]


Diduga Aniaya, Dimas Anggara Dilaporkan ke Polisi

Diduga Aniaya, Dimas Anggara Dilaporkan ke Polisi

INILAHCOM, Jakarta - Seorang artis, Dimas Anggara dilaporkan ke Polsek Cilandak atas dugaan melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap Fiqih Alamsyah pada Sabtu (24/2/2018). Kini, polisi masih melakukan penyelidikan atas pelaporan tersebut.

Laporan terhadap bintang film layar lebar itu tercatat dalam laporan polisi Nomor: LP/097/II/2018/Sek. Cilandak tanggal 24 Februari 2018, dengan terlapor Dimas Anggara (dalam penyelidikan) tentang penganiayaan Pasal 351 (1) KUHP.

Menurut dia, peristiwa penganiayaan terjadi di White House Kuliner Jalan Karang Tengah Raya, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan pada Jumat (24/2/2018) sekitar pukul 23.00 Wib.

Awalnya, korban Fiqih sedang berada didalam ruangan kantor kerjanya. Kemudian, tiba-tiba saja terlapor Dimas bersama satu orang temannya yang tidak dikenal masuk ke ruang kerja korban.

"Setelah itu, Dimas berbicara dengan saya 'lu ngapain bentak-bentak bapak saya' dengan nada tinggi sambil memukul meja kerja. Saya jawab 'saya tidak membentak bapak situ'. Namun, saya merasa tidak nyaman dan saya ajak keluar," kata Fiqih di Jakarta, Minggu (25/2/2018).

Ternyata, kata Fiqih, ketika di luar Dimas kembali mengancam ingin membunuh korban. Kemudian, Dimas juga sempat menarik tangan kanan korban dan mencakar serta memelintirkan tangan kanan Fiqih sebanyak satu kali.

"Lu mau gue matiin?," jelas Fiqih menirukan ancaman Dimas.

Melihat aksi Dimas, lanjut Fiqih, rekan kerjanya yang berada di lokasi sempat berusaha ingin melerai. Akan tetapi, Dimas tetap berada di White House Kuliner sambil memarahi rekan kerja korban termasuk istri Fiqih.

"Atas kejadian tersebut, saya mengalami luka lecet pada bagian telapak kanan atas. Saya sudah laporkan ke polisi dan telah dilakukan visum," jelas dia.

Sementara Wakapolsek Cilandak, AKP Agus Herwahyu Adi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan atas laporan kasus tersebut.

"Masih dilidik (kasusnya)," tandasnya.[ris]



Pemprov Ajak Semua Pihak Terlibat Tangani Sampah

Pemprov Ajak Semua Pihak Terlibat Tangani Sampah

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI meminta kepada masyarakat dan para pengusaha swasta untuk turut terlibat dalam menangani persoalan sampah di bantaran sungai Jakarta.

Sebab, saat ini Danau Sunter sudah bersih dari sampah dan dijadikan sebagai tempat wisata yang asri. Bahkan, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno lomba berenang di Danau Sunter pada Minggu (25/2/2018).

"Jadi Pemprov tidak bisa sendiri, tentu sangat mungkin melibatkan swasta," kata Sandiaga di Jakarta.

Sandi berjanji akan melakukan revitalisasi danau-danau di wilayah Ibu Kota Jakarta, namun persoalan sampah ini tidak dibebankan seluruhnya kepada Pemerintah Provinsi DKI.

"Masyarakat dan para pelaku bisnis di DKI juga harus ikut turun tangan, mulai dari produsen makanan minuman, pelaku bisnis restoran, perusahaan ritel dan sektor usaha lainnya," ujarnya.

Menurut dia, masih banyak danau-danau yang perlu direvitalisasi. ""Untuk Jakarta Utara ini saja ada 12 danau, nah hingga lima tahun kedepan akan kami beresin satu-satu," katanya.

Sementara Koordinator Estate and Green Waste Inner City Management (ICM), Kadek R Biantara menyambut baik ajakan Pemerintah Provinsi DKI. Bahkan, pihaknya juga berupaya membantu menekan jumlah sampah melalui program Green Waste di beberapa apartemen yang dikelola oleh ICM.

Menurut dia, saat ini sudah ada 8 site apartemen yang dikelola ICM menerapkan Green Waste. Pihaknya berkomitmen untuk menerapkan Green Waste secara bertahap di seluruh apartemen yang dikelola ICM yang saat ini jumlahnya mencapai sekitar 50 site apartemen.

"Dalam waktu dekat ini Green Waste juga akan kami terapkan di salah satu apartemen yang kami kelola di kawasan Ancol, Jakarta Utara,” ujarnya.[ris]



Sabtu, 24 Februari 2018

2 Bocah di Tabrak 1 Tewas Depan Rumah

2 Bocah di Tabrak 1 Tewas Depan Rumah

INILAHCOM, Jakarta - Seorang bocah  bernama Muhammad Fitrawansyah (7) tewas usai ditabrak pengemudi kendaraan roda empat jenis Mobilio B 2993 BFZ  di depan rumah No. 18 Jl. KH. Hasyim Kembangan Utara,  Jakarta Barat, Minggu  (25/2/2018) pagi.

Selain  Fitrawansyah, Muhammad Ilham ikut menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Namun nyawa bocah berusia tiga tahun ini masih dapat tertolong lantaran hanya mengalami luka luka.

"Saat ini sudah dalam penanganan Polri," tulis akun twitter TMC Polda Metro Jaya.

Sementara itu seorang pengendara sepeda motor Honda B 3007 BCW bernama Martimus H (31) ditemukan tewas usai menabrak pemisah jalan di perlintasan KA Jl. Latumenten Jakrta Barat. [wll]



Pengendara Motor Tewas Depan Mega Mall Pluit

Pengendara Motor Tewas Depan Mega Mall Pluit

INILAHCOM, Jakarta - Peristiwa kecekalaan kembali terjadi di sekitar kawasan Jakarta Minggu  (25/2/2018) pagi. Di antaranya, seorang pengendara sepeda motor bernomor polisi AA 4986 WJ tewas usai menjadi korban tabrak lari di depan Mega Mall Pluit, Jakarta  Utara.

"Korban tutup usia dan sudah dalam penanganan Polri," tulis akun twitter TMC Polda Metro Jaya.

Selain itu kendaraan roda empat, yakni mobil jenis BMW Nopol B 2071 RP dan Toyota B 2629 SKJ di KM 11,600 Tol Slipi saling tabrakan tepatnya mengarah ke  Cawang dan saat ini sedang ditangani Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. [wll]
 



Begini Prediksi BMKG Cuaca Jakarta Pagi ini

Begini Prediksi BMKG Cuaca Jakarta Pagi ini

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan seluruh wilayah DKI Jakarta bakal berawan Sabtu (25/2/2018) pagi.

Sementara itu, pada siang harinya di Jakarta Barat bakal diguyur hujan siang hingga malam hari. Sementara wilayah  Jakarta Selatan,  Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara diprakirakan turun hujan lokal di malam hari.
Sedangkan di Kepulauan Seribu diprakirakan berawan sepanjang hari dan hujan sedang dimalam hari.

Adapun suhu rata-rata sepanjang Sabtu berkisar antara 24 hingga 32 derajat celcius dengan kelembaban sekitar 75 hingga 90 persen. [wll]



Polisi Duga Leher Rosidi Digorok Perampok

Polisi Duga Leher Rosidi Digorok Perampok

INILAHCOM, Jakarta - Seorang mayat pria bernama Rosidi ditemukan tewas dengan mengenaskan sebuah toko bakmi di Jalan Al Baidhowi II, RT 04 RW 06, Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (23/2). Mayat tersebut diduga sebagai korban pembunuhan.

Kasta Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana membenarkan kejadian itu. Menurutnya, mayat tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan bagian leher.

"Dugaan sementara motifnya perampokan," ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (24/2/2018).

Penemuan mayat tersebut diawali dengan kecurigaan pemilik toko sebelahnya. Yang mana saksi menyebutkan korban tak membuka tokonya hingga pukul 15.00 WIB, siang tadi.

"Merasa curiga tetangga ruko melihat korban sudah tergeletak dengan luka leher tergorok," ujarnya.

Dari temuan itu, segeralah melapor ke pihak RT juga RW setempat. Dari motif sementara adalah perampokan.

"Di karenakan kendaraan korban sebuah motor tidak ada di tempat," katanya

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mencari saksi-saksi juga barang bukti atas kasus tersebut.

"Pelaku masih lidik," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kapolsek Cipayung Kompol Aswin membenarkan informasi adanya penemuan mayat di wilayah hukumnya, Sabtu (24/2/2018)

"Iya betul ada menemuan orang meninggal," katanya kepada INILAHCOM.

Meski demikian ia belum memberikan data detil terkait penemuan mayat ini. Saat ini ia masih berada di TKP untuk melakukan penyelidikan.

"Ini masih di TKP yah. Banyak warga. Nanti yah (detilnya)," singkatnya. [hpy]

 



Penemuan Mayat di Lubang Buaya Cipayung

Penemuan Mayat di Lubang Buaya Cipayung

INILAHCOM, Jakarta - Kapolsek Cipayung Kompol Aswin membenarkan informasi adanya penemuan mayat di wilayah hukumnya, Sabtu (24/2/2018)

"Iya betul ada menemuan orang meninggal," katanya kepada INILAHCOM.

Meski demikian ia belum memberikan data detil terkait penemuan mayat ini. Saat ini ia masih berada di TKP untuk melakukan penyelidikan.

"Ini masih di TKP yah. Banyak warga. Nanti yah (detilnya)," singkatnya.

Diberitakan sebelumnya, informasi terkait adanya kasus dugaan pembunuhan beredar di kalangan media. Dalam informasi yang beredar bahkan disertai sebuah foto jenazah berjenis kelamin laki-laki.

Ini isi pesan yang beredar itu

"Ijin monitor,  Hari Sabtu 24-02-2018 Alamat RT 004/006 Lubang Buaya Jak-Tim telah terjadi pembunuhan, korban digorok lehernya. Sementara ini ada motif perampokan dari sumber tetangga ruko korban curiga karna sampai jam 15:00 ruko bakmi goreng nya blom buka, merasa curiga tetangga ruko melihat korban sudah tergeletak dengan luka leher tergorok, segeralah tetangga ruko melapor ke pihak RT/RW setempat. Dari motif ini sementara bermotif,perampokan dikarenakan kendaraan korban sebuah motor tidak ada di tempat.
Sampai laporan ini di turun kan blom ada pihak lap/kepolisian yang mengendientifikasikan korban.  Laporan selanjutnya akan segera di pantulkan"



Polda Metro Berupaya Putus Rantai Pengguna Narkoba

Polda Metro Berupaya Putus Rantai Pengguna Narkoba

INILAHCOM, Jakarta - Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya kembali menyosialisasikan bahaya penggunaan narkoba kepada pelajar di Jakarta.

Kali ini sosialisasi dilakukan dalam stand Direktorat Narkoba di sela pelaksanaan Lomba Band Piala Kapori antar SMA 2018 di JIExpo Kemayoran Jakarta, Sabtu (24/2/2018).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono Mengatakan dalam stand ini Polisi menunjukkan semua jenis dan bentuk dari Narkoba. Mulai dari Sabu, Heroin, Ganja, Ekstasi, Tembakau Gorila, Dumolid dan sebagainya.

"Dalam rangka kegiatan lomba band di sini ada beberapa stand seperti buku dan pernak-pernik. Ada juga stan Direktorat Narkoba. Stand ini kita tampilkan dengan semua contoh bentuk dan jenis narkoba jadi nanti penonton dan peserta bisa melihat," katanya di lokasi.

Argo menjelaskan, tujuan adanya stand ini adalah untuk memutus rantai pengguna narkoba di kalangan pelajar. Karena lewat sosialisasi ini pelajar dan pengunjung akan diedukasi tentang bahya dari setiap jenis narkoba yang terpajang.

"Kita bisa menyosialisasikan bahya dari setiap jenis narkoba ini apa. Di acara ini acara untuk kreatifitas anak muda, SMA. Kita jelaskan di disini. Ini loh korban narkoba seperti ini bahaya barang ini begini,  jadi sekalian sosialisasi kegiatan kepolisian karena narkoba itu sekarang sudah ada di semua lini. Termasuk di kalangan pelajar. Itu yang ingin kita cegah," ulasnya.

Sebelumnya, ayasan Kemala Bhayangkari mengadakan fertival Lomba Band Piala Kapolri antar SMA Sederajat 2018 di JIExpo Kemayoran, 24-25 Februari 2018.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan penyelenggaran lomba band dalam rangka mendukung pendidikan nasional. [hpy]



Jumat, 23 Februari 2018

Siang Ini Jaksel-Jaktim Diprediksi Hujan Petir

Siang Ini Jaksel-Jaktim Diprediksi Hujan Petir

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu diguyur hujan lokal pada pagi hari ini, Sabtu (24/2/2018).

Sementara itu, wilayah Ibukota lainnya diprediksi berawan membuka awal pekan hari ini. Namun siang harinya hampir seluruh wilayah DK diguyur hujan.

Hujan lokal diprediksi mengguyur Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Jakarta Utara. Sementara itu, di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diprediksi bakal turun hujan disertai petir.

Meskipun juga berpotensi hujan, untuk cuaca di Kepulauan Seribu siang ini diramalkan berawan.

Malam harinya, seluruh wilayah Jakarta diprediksi diguyur hujan lokal secara merata. Adapun rata-rata suhu Jakarta sepanjang Sabtu berkisar antara 23 hingga 30 derajat celcius.



Pemotor Tewas Akibat Tabrakan di Jaktim

Pemotor Tewas Akibat Tabrakan di Jaktim

INILAHCOM, Jakarta - Akun Twitter @TMCPoldaMetro melaporkan telah terjadi kecelakaan antara truk dengan sepeda motor di kawasan Jakarta Timur, Sabtu (24/2/2018) pagi.

Kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 03.23 WIB. Pengendara motor yang mengalami kecelakaan dilaporkan tewas di tempat.

"03:23 Kecelakaan Truk B 9865 BCG dan Pemotor Honda B 3660 THN di depan Alfamart Jl. KRT. Radjiman Widyodiningrat Jaktim," cuit akun resmi TMC Polda Metro Jaya ini.

Adapun korban tewas dilaporkan bernama Rizky P (21). Berdasarkan tayangan foto di akun itu, terlihat korban tewas dalam posisi tergeletak di samping motor matiknya.

Kecelakaan ini pun langsung mendapatkan penanganan dari petugas setempat. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai kronologi kecelakaan tersebut.



Kecelakaan di Pondok Kopi, Dua Orang Luka

Kecelakaan di Pondok Kopi, Dua Orang Luka

INILAHCOM, Jakarta - Kecelakaan lalu lintas antara mobil dan sepeda motor dilaporkan terjadi di kawasan Pondok Kopi, Jakarta Timur, Sabtu (24/2/2018) dini hari.

Akun Twitter TMC Polda Metro Jaya melaporkan kecelakaan ini melibatkan sebuah mobil Toyota Agya dengan plat nomor B 2592 TOB dengan sebuah sepeda motor hitam.

"01:26 Kecelakaan Toyota Agya B 2592 TOB dan Pemotor Honda B 4375 TSS di samping Flyover Pondok Kopi Jl. I. Gusti Ngurah Rai Jaktim," kicau akun @TMCPoldaMetro.

Akibat kecelakaan ini dilaporkan dua orang yang diduga merupakan pengendara dan penumpang sepeda motor menjadi korban luka-luka.

Melalui foto yang diposting akun tersebut, tampak bagian depan mobil yang menabrak motor mengalami kerusakan. Kecelakaan ini pun langsung mendapatkan penanganan dari petugas setempat.



Polda Bantah Sebut Roro Fitria Pengedar Sabu

Polda Bantah Sebut Roro Fitria Pengedar Sabu

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono membantah pihaknya pernah menyebut artis Roro Fitria sebagai pengedar sabu.

"Yang sampiakan siapa? Kemarin jangan menyimpulkan sendiri ya," katanya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (23/2/2018).

Ia menjelaskan, pernyataannya di Polres Jakarta Selatan tentang inisial R sebagai pengguna dan juga pengedar, bukannlah Roro Fitria.

"Kemarin saya sampaikan di Jaksel itu R jangan dijabarkan sendiri. Sedang kita cari itu alias R jadi jangan disimpulkan sendiri kalau dimaksud dengan RF," tegasnya.

Sebelumnya, Polisi menduga artis sekaligus pedangdut Roro Fitria tidak hanya memiliki narkoba. Polisi menduga Roro juga mengedarkan narkoba tapi dalam skala kecil dan hanya ke teman-temannya.

"Yang kemarin inisial R (Roro) itu juga menggunakan dan mengedarkan juga," tuturnya saat ditemui di Polres Metro Jaksel, Kebayoran, Jakarta Selatan.

Meski ikut mengedarkan, menurut Argo, artis tersebut tidak sampai menjadi bandar. Ada kemungkinan Roro hanya mengedarkan narkoba itu ke teman-temannya.[jat]



Satu Perampok Ongky di Kemang Mengaku Gay

Satu Perampok Ongky di Kemang Mengaku Gay

INILAHCOM, Jakarta - Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan Pambudi, salah satu pelaku perampokan terhadap Ongky, mengaku seorang homo seksual.

"Dari tiga pelaku ini, yang LGBT hanya Pambudi, sementara lainnya, dari pengakuan mereka tidak," katanya di Jakarta, Jumat (23/2/2018).

Ia menjelaskan dalam rentetan kronologi perampokan Ongky, pelaku sempat mencoba mencabuli Ongky. Di dalam mobil, pelaku Pambudi mencoba menyetubuhi korban, tapi karena alat vitalnya tidak bisa bangun, akhirnya yang bersangkutan jengkel, lalu mengikat tangan korban dengan lakban dan membuang korban di Jalan Kemang Timur V.

"Sebelum dibuang, pelaku Satria dan Rizal menelanjangi korban terlebih dahulu," beber Mardiaz.

Ia menjelaskan, para pelaku ini akan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman penjara 12 tahun.

"Para pelaku ini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan, karena dalam aksinya setelah membuang korban, pelaku juga mengambil barang milik korban," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan pihaknya telah berhasil meringkus tiga pelaku yang telah membuang korban bernama Ongky Muhammad (20) dalam keadaan terikat dan telanjang bulat di Jalan Kemang Timur V, Mampang Jakarta Selatan pada Rabu (21/2/2018) dini hari.

"Ketiga pria yang ditangkap yaitu Raden Pambudi (32), Raden Satria (22) dan Rizal (17),"  katanya di Jakarta, Jumat (23/2/2018).

Sebelumnya perampokan menimpa pria bernama Ongky. Ongky ditemukan dalam kondisi tangan dan kaki terikat serta tanpa busana di Jalan Kemang V, Mampang, Jakarta Selatan, Rabu 21 Februari dini hari. [rok]



Wasekjen AMPI Bakti Sosial di Kampung Melayu

Wasekjen AMPI Bakti Sosial di Kampung Melayu

INILAHCOM, Jakarta - WakilSekretaris Jenderal Ormas sayap Partai Golkar, Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), Alia Noorayu Laksono, ikut membantu warga Kampung Melayu di RT 05–06, RW 08 yang masih melakukan kegiatan bersih-bersih rumah mereka yang terkena lumpur banjir pada 4 Februari lalu.

Dia membantu warga dengan melakukan fogging untuk mencegah terjangkitnya wabah demam berdarah.

Kegiatan sosial itu akan terus dilakukan disejumlah titik lainnya. Melalui kegiatan ini dia berharap dapat mengurangi beban masyarakat yang tertimpa bencana tersebut.

"Saya takut anak-anak kecil, ibu-ibu dan para warga yang tinggal disana, setelah banjir malah kena nyamuk demam berdarah," kata Alia dalam keterangannya, Jumat (23/2/2018).

Untukmencegah penyebaran nyamuk Aedes Aegypti pasca banjir diKelurahan Kampung Melayu maka diperlukan tindakan nyatayaitu fogging/penyemprotan selokan dan saluran air di sekitaranpemukiman warga korban banjir.

Diharapkan dengan pelaksanaan kegiatan ini, tingkat penyebaran nyamuk Aedes Aegypti dapat dikurangi secara signifikan.

"Dan masyarakat yang tinggal didaerah Kampung Melayu bebas dari penyakit demam berdarah," tandasnya. [fad]



Kamis, 22 Februari 2018

Polda Metro Jaya Panggil Elvy Sukaesih Senin Depan

Polda Metro Jaya Panggil Elvy Sukaesih Senin Depan
INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan pihaknya akan memanggil ratu dangdut Elvy Sukaesih sebagai saksi dalam kasus narkoba yang menjerat anak-anaknya.
 
"Ya betul. Kami akan panggil (Elvy) sebagai saksi. Agenda pemanggilan Senin tanggal 26 Februari," kata Argo kepada INILAHCOM, Jumat (23/2/2018).
 
Untuk itu, Argo mengaku penyidik DitresNarkoba Polda Metro Jaya sudah mengirimkan surat pemanggilan sebagai saksi kepada Sang Ratu Dangdut.
 
"Suratnya sudah dikirim," singkatnya.
 
Diberitakan sebelumnya, Kasubdit I Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak membenarkan pihaknya berencana akan memanggil Sang Ratu Dangdut Elvi Sukaesih sebagai saksi anak-anaknya yang terjerat kasus narkoba.
 
"Ya betul. Kami berencana melayangkan panggilan pemeriksaan untuk Umi Elvi Sukaesih sebagai saksi," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (22/2/2018).
 
Meski demikian Calvijn belum bisa memberikan kepastian kapan Sang Ratu akan didatangkan ke Polda Metro Jaya.
 
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan tersangka kasus narkotika Dahwiya Zaida resmi ditahan polisi selama 20 hari ke depan. 
 
Dahwiya kini mendekam di Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polda Metro Jaya bersama pacarnya bernama Muhammad dan juga kakak Dahwiya, Syehan.
 
"Hari ini yang bersangkuta kita masukan ke ruang tahanan ada tiga orang. Kenapa tiga orang dia awalnya kemarin pernah saya sampaikan ada lima yang kita amankan yaitu inisial N, D, S, C dan A," katanya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (22/2/2018).
 
Diketahui, Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menangkap putri pedangdut Elvy Sukaesih, Dhawiya Saida, terkait kasus penyalahgunaan narkoba.
 
"Memang betul Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya yang dipimpin oleh AKBP Jean Calvin telah menangkap seorang perempuan bernama Dhawiya, pada hari Jumat, tanggal 16 februari 2018," kata Kabid Humas PMJ Kombes Argo Yuwono. 
 
Argo mengatakan, Dhawiya ditangkap di kediamannya di kawasan Cawang, Jakarta Timur.
 
"Dari penangkapan sementara diamankan barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0.45 gram dan 0.49 gram. Serta alat hisap sabu bekas pakai," ujar Argo. [rok]


Hari Ini Sebagian DKI Diprediksi Hujan Petir

Hari Ini Sebagian DKI Diprediksi Hujan Petir

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakiran seluruh wilayah DKI Jakarta bakal berawan sepanjang Jumat (24/2/2018) pagi.

Meskipun diprediksi berawan, untuk wilayah Kepulauan Seribu berpotensi turun hujan lokal pada pagi hari nanti.

Sementara itu, pada siang harinya di Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diprediksi turun hujan disertai petir. Untuk wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Utara diprakirakan turun hujan lokal. Sedangkan di Kepulauan Seribu diprakirakan berawan.

Malam harinya, hanya wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Utara yang diprediksi turun hujan lokal. Sementara wilayah Ibukota lainnya diramalkan berawan.

Adapun suhu rata-rata sepanjang Jumat berkisar antara 24 hingga 30 derajat celciusdengan kelembaban sekitar 75 hingga 95 persen. [rym]



Truk Alami Kecelakaan di Tol Cikampek

Truk Alami Kecelakaan di Tol Cikampek

INILAHCOM, Jakarta - Kecelakaan tunggal dilaporkan terjadi pada sebuah trul di KM 19 Tol Cikampek arah Jakarta, Jumat (23/2/2018) dini hari.

Informasi yang dihimpun dari Jasa Marga, kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 01.14 WIB dan langsung mendapatkan penanganan dari petugas sekitar.

Lantaran kondisi lalu lintas yang lancar, kecelakaan tersebut tak mempengaruhi situasi tol tersebut. Tidak dilaporkan adanya kepadatan arus lalu lintas akibat kecelakaan.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui adanya korban maupun identitas serta muatan truk yang mengalami kecelakaan ini.



Mencurigakan,Polisi Amankan Orang Gila di Pancoran

Mencurigakan,Polisi Amankan Orang Gila di Pancoran

INILAHCOM, Jakarta - Polsek Pancoran, Jakarta Selatan menahan seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa di Warung Buncit, Jakarta Selatan, Kamis (22/2/2018).

Adapun pria yang diduga gila itu awalnya diamankan oleh salah satu warga yang ada di daerah Jalan Warung Jati Barat, Jakarta Selatan. Lantaran merasa terganggu dengan sikap aneh orang itu yang joged-joged di depan salah satu kedai mie akhirnya diamankan.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Mardiaz Kusin mengatakan orang yang diduga gila dan membuat curiga warga itu diamankan di dekat RS Jakarta Medical Center (JMC).

"Sementara ini orang yang diduga gila tersebut sudah di Polsek Pancoran berikut orang yang mengamankan," ujar Mardiaz, Jakarta, Kamis (22/2/2018).

Ia memastikan orang itu tak melakukan penyerangan terhadap salah satu tokoh agama seperti yang dikhawatirkan masyarakat sekitar. "Tidak ada penyerangan kiai di wilayah Pancoran," ucapnya.



Dhawiya Konsumsi Sabu Sejak 2010

Dhawiya Konsumsi Sabu Sejak 2010

INILAHCOM, Jakarta - Kasubdit I Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, putri ratu dangdut Elvi Sukaesih, Dhawiya telah menggunakan Sabu sejak tahun 2010.

"Ini memang pada saat kita interogasi dan kita lakukan pemeriksaan yang bersangkutan mengakui D ini menggunakan awal 2010," katanya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (22/2/2018).

Selain itu, dalam penangkapan kasus ini polisi juga mengamankan kakak dari Dahwiya bernama Syechan yang kini juga telah ditetapkan sebagai tersangka. Meskipun sedang kondisi mengidap TB stadium 3, Syechan sudah pakai barang haram itu sejak tahun 2005 lalu.

"Si S ini dari 2005 pakai sabu. 2005 itu berdasarkan pengakuan yang bersangkutan. Kalau mengatakan yang bersangkutan sakit kita punya historis yang kita terima dari dokter. Sakitnya sudah lama, sebelum 2005," jelasnya.[jat]



Mobilnya Dirusak, Kakak Ahok Lapor Polisi

Mobilnya Dirusak, Kakak Ahok Lapor Polisi

INILAHCOM, Jakarta - Andi Analta Amir, kakak angkat mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melaporkan kasus perusakan mobilnya ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, pihaknya masih menyelidiki laporam tersebut.

"Iya betul, kalau gak salah hari Selasa (laporannya)," katanya di Jakarta, Kamis (22/2/2018).

Mardiaz menjelaskan, laporan tersebut diterima dengan laporan polisi nomor LP/337/II/2018/RJ5. Pihak yang dilaporkan masih berstatus lidik. Mardiaz juga tidak merinci lokasi persis perusakan mobil yang dilakukan oleh orang tak dikenal itu. Pihaknya akan melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi.

"Nanti ya kami sampaikan lagi, masih penyelidikan," pungkas Mardiaz.
 



Satpol PP Segera Razia Prostitusi Di Jatibaru

Satpol PP Segera Razia Prostitusi Di Jatibaru

INILAHCOM, Jakarta - Kasatpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu menyatakan bakal melakukan razia menyusul adanya dugaan kegiatan prostitusi di sepanjang Jl. Jati Baru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Pasalnya di lokasi tersebut setiap malam kerap dijadikan sebagai tempat para wanita pekerja seks komersial menjajakan diri.

"Kita akan rencanakan untuk dilakukan razia," kata Yani saat dikonfirmasi, Kamis (22/2/2018).

Kendati demikian, lanjut Yani, pihaknya masih bakal melakukan pemantauan terlebih dahulu guna memastikan adanya prostitusi di kawasan tersebut atau tidak.

"Ya kalau bisa malam ini kita lakukan pemantauan. Ya pokoknya nanti ada berita aja kita razia," tutupnya.



Tiga Kandidat Berebut Kursi Ketum PERADI Jakpus

Tiga Kandidat Berebut Kursi Ketum PERADI Jakpus

INILAHCOM, Jakarta - Dewan Perwakilan Cabang Peradi Jakarta Pusat (DPC PERADI JAKPUS) Periode 2014-2018 menggelar Musyawarah Cabang (MUSCAB) bertempat di Hotel Grand Sahid Jaya, Ruang Puri Ratna.

Tema yang menjadi semangat MUSCAB adalah "Melalui Musyawarah Cabang DPC PERADI JAKARTA PUSAT, Kita Tingkatkan Solidaritas dan Integritas Advokat”.

Penyelenggaraan MUSCAB DPC PERADI JAKPUS merupakan salah satu perhelatan besar organisasi advokat, karena akan melibatkan tidak kurang dari 2345 orang advokat yang terdaftar di Dewan Pimpinan Nasional PERADI per-Desember 2017.

Selain memintakan pertanggungjawaban pengurus periode 2014-2018, agenda pemilihan ketua akan menjadi daya tarik tersendiri perhelatan MUSCAB kali ini. Setidaknya dalam pantauan ada 3 (tiga) kandidat calon ketua, yakni Arman Hanis, Nixon Sipahutardan Romy Daniel Tobing yang akan bersaing memperebutkan suara dari para advokat.

Bukan tidak mungkin nantinya akan muncul lagi kandidat lainnya di luar mereka. Satu hal yang pasti, siapapun yang terpilih nantinya bakal memikul tanggung jawab besar untuk mewujudkan visi dan misi yang diusungnya, terlebih di tengah arus perhatian publik dan pemberitaan media terhadap sepak terjang para advokat dalam penegakan hukum di tanah air.

Selain kedua agenda besar tersebut, MUSCAB DPC PERADI JAKPUS kali ini juga akan diisi oleh seminar hukum korporasi terkait Legal Due Diligence (Uji Tuntas Hukum) yang akan menghadirkan narasumber para advokat dari kantor hukum AKSET, yang notabene merupakan salah satu kantor hukum terbesar dan ternama di Indonesia.

Ekonomi Indonesia yang bertumbuh akan mendorong terjadinya aksi korporasi, yang tentu saja harus memperhatikan aspek hukum. Uji Tuntas Hukum (Legal Due Diligence) yang dilakukan oleh para advokat merupakan kegiatan yang diperlukan bagi para pebisnis dan investor untuk memastikan bahwa setiap transaksi bisnis tersebut tidak saja bermanfaat bagi bagi para pihak secara bisnis, namun juga sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.  



Polisi Tangkap Pelaku Perampokan Di Kemang

Polisi Tangkap Pelaku Perampokan Di Kemang

INILAHCOM, Jakarta - Kapolsek Mampang Prapatan Komisaris M. Syafii mengatakan pihaknya telah berhasil menangkap pelaku perampokan yang mengikat dan menelanjangi korban di Kemang.

Meski sudah ditangkap, Syafii belum mau merinci kronologis dan lokasi penangkapan. Pasalnya, polisi masih melakukan pengembangan untuk menelisik kemungkiman adanya pelaku lain.

"Sudah kami tangkap kemarin, nanti saja ya (masih pengembangan). Besok mau dirilis," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (22/2/2018)..

Sebelumnya perampokan menimpa pria bernama Ongky. Ongky ditemukan dalam kondisi tangan dan kaki terikat serta tanpa busana di Jalan Kemang V, Mampang, Jakarta Selatan, Rabu 21 Februari dini hari. Perampokan ini berawal saat dalam status facebook miliknya Ongky mengunggah tulisan berbunyi sedang butuh uang. Terduga pelaku kemudian mengirim pesan ke status ongky dan menawarkan pekerjaan. Setelah itu, terduga pelaku mengajak Ongky untuk bertemu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan, terduga pelaku menawari pekerjaan kepada korban dengan gaji Rp13 juta perminggu.

Merasa tertarik, korban mengajak terduga pelaku bertemu di salah satu mini market di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Di tempat tersebut, korban dijemput oleh tiga orang  menggunakan mobil.

Dalam perjalanan, kata Argo, korban diduga dicekoki minuman keras serta lima butir pil narkotika hingga mabuk.

"Ketika korban sudah lemas dan setengah sadar, lalu pelaku mengambil dua unit telepon genggam milik korban, kemudian korban ditelanjangi, diikat kaki dan tangan serta mulut dilakban, lalu diturunkan dari mobil," ungkap Argo.