INILAHCOM, Jakarta - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di dalam jalan tol pada Kamis (1/6/2017).
Berdasarkan informasi dari TMC Polda Metro Jaya, kecelakaan terhadap mobil Honda Mobilio nomor polisi B 1782 PRM mengalami tabrakan sehingga hancur bagian depan.
Kemudian, di KM 6 Tol Meruya arah Tomang ada mobil truk L 9072 UK dan Honda Jazz B 1745 UKH terbakar. Kini, masih dalam penanganan petugas pemadam kebakaran.
Hingga kini, belum diketahui apakah ada korban atas kejadian tersebut.[ris]
Rabu, 31 Mei 2017
Honda Jazz&Truk Terbakar di Tol Meruya
Truk Tangki Terbakar di Tol Jatinegara
INILAHCOM, Jakarta - Sebuah truk tangki terbakar di KM 3,200 Tol Jatinegara pada Kamis (1/6/2017).
Berdasarkan informasi dari TMC Polda Metro Jaya, truk tangki nomor polisi B 9626 SEH itu terbakar mengarah ke Cawang sehingga arus lalu lintas sempat tersendat.
Namun, petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil memadamkan api sehingga arus lalu lintas kembali dinormalkan.[ris]
Tukang Kembang Api Roboh Ditusuk Preman di Tambora
INILAHCOM, Jakarta - Ahmad Syahrizal (29), pedagang kembang api, mengalami luka serius dibagian pinggang lantaran ditusuk preman saat tengah menjajakan daganganya di Pasar Malam Jalan Angke Indah, Tambora, Jakarta Barat.
Kapolsek Tambora Kompol Muhammad Syafi'i menjelaskan, saat itu korban sedang berdagang di tempat kejadian perkara (TKP).
"Kemudian seorang pria bernama Andrian (pelaku) datang ke tempat korban berjualan. Lalu pelaku langsung mengambil 1 buah kembang api tanpa izin," ujar Syafi'i di Jakarta Barat, Rabu (31/5/2017).
Syafi'i menambahkan, pada saat pelaku pergi membawa kembang api tersebut, kemudian korban menegur pelaku.
"Pelaku ini tidak terima dengan teguran korban sehingga terjadi cek-cok mulut, saat terjadi cek-cok mulut korban merangkul pelaku untuk menenangkannya," ucapnya.
Setelah pelaku tenang, lalu korban melepaskan rangkulannya dan korban langsung berbalik badan untuk pergi menghindar dari hadapanya.
Saat korban pergi meninggalkan pelaku, tiba-tiba pelaku dari arah belakang melakukan penusukan dengan mengggunkan senjata tajam jenis pisau lipat stainlees warna silver mengenai bagian pinggang kiri korban hingga berdarah-darah dan pelaku langsung kabur.
"Sekira jam 23.00 WIB, Buser kami berhasil menangkap pelaku dan mengamankan bb berupa sebilah pisau lipat stainlees warna silver. Lalu pelaku dan bb dibawa ke komando guna pengusutan lebih lanjut," tandasnya.
Polres Tangerang Enggan Komentar Soal Aset Johanes
INILAHCOM, Jakarta - Polres Tangerang masih bungkam terkait kasus dugaan penyerobotan aset milik Johanes (60) yang dilakukan oleh anak kandung serta menantunya yaitu Robert dan Jessica di Tangerang, Banten.
"Ke Pak Arlon saja Kasat Reskrim untuk teknisnya," kata Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan saat dihubungi, Rabu (31/5/2017).
Sementara Kasat Reskrim Polres Tangerang, AKBP Arlon tidak mau menanggapi ketika dikonfirmasi terkait laporan kasus Johanes ke Polda Metro Jaya itu namun dilimpahkan proses penanganannya ke Polres Tangerang.
Johanes mengaku sempat digugat oleh anak kandungnya ke pengadilan, bahkan saat ini ia harus berhadapan dengan kelompok orang bayaran untuk menduduki asetnya tersebut.
"Dugaan penyerobotan tanah dan bangunan sudah saya laporkan ke Polda Metro Jaya sejak Januari, tapi sekarang kasusnya dilimpahkan ke Polres Tangerang. Sekarang lahan itu diduduki preman, masa polisi kalah sama preman," katanya.
Dia menjelaskan tanah dan bangunan miliknya yang diduduki itu berada di Jalan Adi Sucipto Nomor 7 RT 03/10, Belendung, Benda, Kota Tangerang, Banten. Menurut dia, karyawannya diusir dari lahan tersebut.
"Padahal saya beli tahun 2007, ada mesin cetak di situ. Malah karyawan saya diusir dan CCTV dirusak, tidak karuan sekarang. Tidak bisa lewat jalur hukum malah dia pakai preman, listrik juga sudah diputus," ujarnya.
Johanes berharap kepolisian bisa segera mengusut dugaan penyerobotan tanah yang diduga dilakukan menantunya, Jessica. Dia mengaku sudah dua kali dipanggil penyidik Polres Tangerang untuk dimintai keterangan terkait kasus ini.
"Sudah diambil BAP juga saya Jumat kemarin, 12 Mei. Saya sudah ceritakan semuanya dari waktu Jessica pertama datang terus dia suruh adiknya Hendrik, kemudian dia kuasakan lagi ke preman untuk dudukin tanah saya," tandasnya. [ton]
Mandek, Korban Perum Violet Garden Geruduk Polda
INILAHCOM, Jakarta - Belasan korban Perumahan Violet Garden, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi sambangi Mapolda Metro Jaya, Rabu (31/5/2017).
Kedatangan para korban guna menanyai kelanjutan kasusnya yang dilaporkan pada 2016 lalu.
"Ini sudah dari Desember 2016 alasannya selalu ketika mau dinaikan (kasusnya) alasannya kasubdit sedang di Singapura," ujar Kuasa Hukum korban Violet, Madina di Mapolda Metro Jaya..
Oleh karena itu, pihaknya telah melaporkan hal tersebut kepada Propam Polda Metro Jaya. Sebab, pihaknya sudah bersabar agar kasus ini dapat selesai dengan kekeluargaan.
"Jumlah korban itu lebih besar dari yang kita laporkan dalam LP. Sehingga ini harus menjadi fokus penyidik bisa menyelesaikan perkara ini. Namun upaya itu seolah-olah sirna sia-sia hanya janji tunggu akan selesai kan masalah ini. Menunggu dan menunggu," tandasnya.
Sebelumnya, ratusan rumah di Perumaha Violet Garden, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi terancam disita bank. Hal itu lantaran sertifikat rumah tersebut berada di bank bukan pemberi kredit perumahan rakyat (KPR) setelah diagunkan oleh pihak pengembang PT Nusuno Karya.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, sertifikat ratusan rumah itu berada di Maybank Indonesia. Sedangkan, warga membayar cicilan rumah ke Bank BRI dan BTN selaku pemberi KPR.
Seorang warga, Awaludin (35), mengaku terkejut ketika petugas dari Maybank Indonesia datang ke perumahan mendata rumah warga. Setidaknya ada 204 sertifikat rumah yang berada di bank swasta itu.
"Saya membayar angsuran ke Bank BTN Rp 2,7 juta per bulan, tapi sertifikat ada di Maybank Indonesia," kata dia.
Dia mengaku membeli rumah tipe 36 dengan luas lahan 72 meter pada 2011 lalu. Saat itu harganya Rp 314 juta. Belakangan diketahui bahwa pengembang telah mengagunkan sertifikat kepada Maybank untuk mendapatkan dana pembiayaan pembangunan rumah.
Karena khawatir, warga meminta bantuan advokasi dari lembaga bantuan hukum (LBH) Pancasila. Bahkan, sudah melaporkan pengembang ke Polda Metro Jaya atas tuduhan penggelapan dan penipuan.
"Karena tidak ada perkembangan, kami lalu menghentikan pendampingan hukum dari LBH. Sekarang warga telah menyewa pengacara dan telah mendaftarkan gugatan lagi ke Polda Metro," kata Awal.
Presiden Direktur PT Nusuno Karya, Cipto Sulistyo membantah telah telah melakukan penipuan dan penggelapan. Sertifikat warga bisa berada di pihak ketiga atau bank Maybank Indonesia, karena bank tersebut yang meminjamkan uangnya untuk membangun perumahan itu.
"Saya sudah jelaskan persoalan ini ke penyidik," kata Cipto saat dihubungi via telepon.
Menurutnya, sertifikat yang masih tertahan di bank tersebut mencapai 200 lembar. Pihak Maybank Indonesia enggan menerima tebusan sertifikat secara parsial. Bank meminta pembayaran sertifikat secara total untuk menebus Rp 49 miliar, dengan asumsi satu sertifikat berkisar Rp 200 jutaan.
"Kami sudah siapkan dana Rp 10 miliar untuk menebus sertifikat, tapi pihak bank menolak dibayar secara parsial. Padahal hal ini dibolehkan oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan)," katanya.
Karena itu, pihaknya masih membahas persoalan tersebut dengan pihak terkait dan warga. Dia pun berharap, agar pihak bank bersedia sertifikat warga dibayar secara parsial.
Dari keseluruhan unit, tercatat ada 204 sertifikat yang dipegang pihak ketiga. Sedangkan 100 unit yang sudah dibayar lunas pemilik, saat ini sertifikatnya dipegang bank pemberi KPR dan bisa diambil oleh pemiliknya.
DPRD DKI Sahkan Pengunduran Diri Ahok
INILAHCOM, Jakarta - DPRD DKI Jakarta secara resmi, dalam rapat sidang paripurna, mengesahkan pengunduran diri Basuki Tjahaja Purnama (AHok) dari jabatan Gubernur DKI Jakarta, Rabu (31/5/2017).
Selain itu, poin selanjutnya adalah mengangkat Djarot Saiful Hidayat sebagai pengganti Ahok sebagai Gubernur Jakarta selama sisa periode.
"Sesuai surat Kemendagri tertanggal 26 Mei 2017, disampaikan diusulkan pengangkatan Djarot Saiful Hidayat sebagai Gubernur DKI Jakarta sisa jabatan 2012-2017 sekaligus pemberhentiannya sebagai wagub 2012-2017," kata Sekretaris DPRD DKI, M Yuliardi.
Pengajuan Djarot sebagai Gubernur DKI itu dikirimkan ke Presiden Joko Widodo melalui Menteri Dalam Negeri. Selanjutnya, Presiden Jokowi akan melantik Djarot jadi gubernur hingga Oktober 2017.
Saat menjabat sebagai gubernur nanti, Djarot tidak akan didampingi oleh wakil gubernur. Itu karena masa jabatan Djarot tinggal tersisa sekitar 5 bulan.
DPRD DKI menggunakan UU No 10/2016 tentang Pilkada untuk memberhentikan Ahok yang mundur lantaran terbelit kasus penodaan agama dan harus menjalani vonis dua tahun penjara berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara.
Polisi Bekuk 11 Anggota Geng Motor Tambun 45
INILAHCOM, Bekasi - Aparat kepolisian kembail berhasi meringkus kawanan geng motor yang beroperasi di kawasan Pondok Gede dan Tambun, Bekasi.
Kanit Reskrim Pondok Gede. Akp Dimas, menyebut, pihaknya mengamankan 11 remaja yang kedapatan kerap berkumpu dan melakukan aksi kekerasan di wilayah Tambun, Bekasi. "Mereka mengatas namakan Tambun 45. Sering kumpul di Gedung Juang Tambun," katanya Rabu (31/5/2017).
Dari pemeriksaan awal, catatan anarkis anggota geng motor Tambun 45 ini tercatat pernah terlibat tawuran dengan warga Kampung Makassar beberapa waktu lalu.
"Titik kumpul kelompok Geng motor ini awalnya ada 2 lokasi yaitu Gedung Juang dan di Jalan Baru tepatnya di SPBU depan Kantor Koramil Tambun, berdasarkan kesepakatan mereka dibentuklah kelompoknya tersebut yang di namakan Tambun 45 dan terpilih sebagai Ketua yaitu IPAI. anggota sejumlah 20 orang tahun 2017 sekitar bulan Januari," ungkapnya.
Kegiatan kelompok Tambun 45 sejak dibentuk yaitu setiap malam minggu melakukan balapan motor dan balapan liar.
Berikut daftar 11 anggota Geng Motor Tambun 45 yang berhasi diringkus.
1. Yy, Bekasi 21 Oktober 1999, pelajar, Jl. Jati Andan Lambang Sari Kel. Lambang Sari Kec. Tambun Selatan Kab. Bekasi
2. Yts, Bekasi, 08 Juli 1999, pelajar, Jl. Kebon Kelapa Rt 07/03 Ds Kelapa Bahagia Kec. Tambun Selatan Kab. Bekasi
3. Mza, Bekasi, 02 Oktober 2000, pelajar, Jl Kp. Kobak Rt 02/17 Kel. Mekarsari Kec. Tambun Selatan Kab. Bekasi
4. Hf, Bekasi, 02 September 2000, pelajar, Kp. Lapangan Kobra Rt 001/005 Tambun Selatan
5. Gk, Bekasi, 25 Juni 2000, pelajar, Jl Lapangan Kobra Gg Empat Rt 01/05 Tambun Selatan Bekasi
6. Im, Bekasi, 2 Maret 2001, pelajar, Jl kebon Pala, Tambun Selatan
7. Mr, Jakarta, 15 Maret 1997, tidak bekerja, Jl Kedondong Blok C 25 No 11 Rt 07/08 Kel Mekar Sari, Tambun Selatan
8. As, Purbalingga, 16 April 1994, sopir, Kp Dua Kranji Bekasi Selatan
9. Oip, Jakarta, 20 Oktober 1994, pelajar, Kp Pedurenan Rt 06/03 Jatiluhur Jati Asih Bekasi
10. Sa, Jakarta 11 Mei 2000, pelajar, Jl Masjid Arroymah Rt 05/02 Jatirahayu Pondok Melati
11. Ysd, Bekasi, 2 Nopember 1997, tidak kerja, Taman Tridaya indah 2 blok a7 Tambun Selatan
Puasa, Layanan di Kelurahan Palmerah Tetap Prima
INILAHCOM, Jakarta - Kelurahan Palmerah, Jakarta Barat, memastikan akan memberikan pelayanan maksimal kepada warga selama Ramadahan. Meski puasa, pegawai kelurahan tidak akan mengurangi peayanan terhadap warga.
"Karena kan gini. Sebelum puasa, kalu hari Senin sampai Kamis kami masuknya jam 07.30 sampai jam 16.00 dan kalo jumat jam 7.30 sampai jam 16.30. Nah sekarang selama ramdhan kami masuknya jam 07.00 sampai jam 14.00 saja. Kalo Jumat sampai jam 14.30 WIB siang," kata Lurah Palmerah Muchamad Ilham saat ditemui INILAHCOM di kantor Kelurahan Palmerah Jakarta Barat, Rabu (31/5/2017).
Ilham menambahkan, pihaknya akan terus melayani masyarakat dari mulai kepengurusan KTP, KK, akte, surat pindah, surat masuk dan lain sebagainya.
"Tapi selama ramdahan ini, warga yang datang ke kantor sepi tidak seperti sebelum puasa. Palingan 70 orang. Biasanya kan bisa 200 orang yang dateng ngurus surat-surat disini," ucapnya.
Pantauan INILAHCOM, tidak terlalu banyak warga yang tengah mengurus surat-surat. bangku panjang yang disediakan di lokasi pun terlihat banyak yang kosong. Bahkan di depan pekarangan terlihat tidak ada lalu lalang warga.
Poisi Bekuk 11 Anggota Geng Motor Tambun 45
INILAHCOM, Bekasi - Aparat kepolisian kembail berhasi meringkus kawanan geng motor yang beroperasi dikawasan Pondok Gede dan Tambun, Bekasi.
Kanit Reskrim Pondok Gede. Akp Dimas, menyebut, pihaknya mengamankan 11 remaja yang kedapatan kerap berkumpu dan melakukan aksi kekerasan di wilayah Tambun, Bekasi.
"Mereka mengatas namakan Tambun 45. Sering kumpul di Gedung Juang Tambun," katanya Rabu (31/5/2017).
Dari pemeriksaan awal, catatan anarkis anggota geng motor Tambun 45 ini tercatat pernah terlibat tawuran dengan warga kampung makasar beberapa waktu lalu.
"Titik kumpul kelompok Geng motor ini awalnya ada 2 lokasi yaitu Gedung Juang dan di Jln Baru tepatnya di SPBU depan Kantor Koramil Tambun, berdasarkan kesepakatan mereka di bentuklah kelompoknya tersebut yang di namakan Tambun 45 dan terpilih sebagai Ketua yaitu IPAI. anggota sejumlah 20 orang tahun 2017. sekitar bulan Januari," ungkapnya.
Kegiatan kelompok Tambun 45 sejak di bentuk yaitu setiap malam minggu melakukan balapan motor dan balapan liar.
Berikut daftar 11 anggota Geng Motor Tambun 45 yang berhasi diringkus.
1. Yy, bekasi 21 oktober 1999, islam, pelajar, jl. Jati andan lambang sari kel. Lambang sari kec. Tambun selatan kab. Bekasi
2. Yts, bekasi, 08 juli 1999, islam, pelajar, jl. Kebon kelapa rt. 07/03 ds kelapa bahagia kec. Tambun selatan kab. Bekasi
3. Mza, bekasi, 02 oktober 2000, islam, pelajar, jl. Kp. Kobak rt. 02/17 kel. Mekarsari kec. Tambun selatan kab. Bekasi
4. Hf, bekasi, 02 september 2000, islam, pelajar, kp. Lapangan kobra rt. 001/005 tambun selatan
5. Gk, bekasi, 25 juni 2000, islam, pelajar, jl lapangan kobra gg empat rt 01/05 tambun selatan bekasi
6. Im, bekasi 02 maret 2001, islam, pelajar, jl kebon pala rt 07/. Tambun selatan
7. Mr, Jakarta 15 maret 1997, islam, tidak bekerja, jl kedondong blok c 25 no 11 rt 07/08 kel mekar sari - tambun selatan
8. As, purbalingga, 16 april 1994, islam, sopir, kp dua kranji bekasi selatan
9. Oip, jakarta, 20 oktober 1994, islam, pelajar, kp pedurenan rt 06/03 jatiluhur jati asih bekasi
10. Sa, jakarta 11 mei 2000, islam, pelajar, jl masjid arroymah rt 05/02 no 8 jatirahayu pondok melati
11. Ysd, bekasi 02 nopember 1997, islam, tidak kerja, taman tridaya indah 2 blok a7 no. 18 rt 01/15 tambun selatan
Polisi Bekuk 7 Pelaku Penyerangan di Lenteng Agung
INILAHCOM, Jakarta - Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Iwan Kurniawan menjelaskan tujuh pelaku penyerangan terhadap pengendara motor di kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa yang sempat menjadi viral beberapa waktu lalu membantah kalau mereka bukanlah geng motor.
"Dia (para pelaku) itu bukan geng motor," katanya di Jakarta, Rabu (31/5/2017).
Menurutnya, para pelaku mengaku sebagai warga setempat. Para pelaku justru berdalih melakukan penyerangan karena kesal dengan adanya keberadaan geng motor yang kerap meresahkan warga sekitar.
"Dia (pelaku) itu marah dengan geng motor yang dari luar wilayah Jakarta Selatan yang lewat situ. Nah dia marahnya kenapa, mau saya dalami. Katanya bikin onar, 'saya bilang bikin onar seperti apa?'. Ya katanya sih kebut-kebut, pernah ada kroban yang dipukul, itu mau kita telusuri," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi Iwan Kurniawan mengatakan pihaknya berhasil membongkar kasus penyerangan terhadap pengendara motor di kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa. Penyerangan ini sempat terelam kamera amatir yang kemudian viral beberapa waktu lalu.
"Sudah ketangkap semua pelakunya. Kurang lebih 7 orang. Anak-anak semua. Masih kecil-kecil, tanggung," katanya di Jakarta, Rabu (31/5/2017).
Diketahui, sebuah video yang berisi penyerangan terhadap pengendara di kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan menjadi viral di media sosial. Video tersebut juga telah membuat masyarakat menjadi resah.
Poloisi kemudian melakukan penyelidikan untuk mengetahui kebenaran video tersebut. Menurut polisi, peristiwa itu terjadi beberapa bulan lalu.
"Ada video viral, kami juga baru tahu semalam. Kami sesuaikan arah orang yang merekam video dengan angel lokasi yang sama di Jalan cabang SMA 38. Kejadian itu juga ada info tiga bulan lalu," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto di Markas Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa 23 Mei 2017. [ton]
Puasa, Layanan di Kelurahan Pamerah Tetap Prima
INILAHCOM, Jakarta - Kelurahan Palmerah, Jakarta Barat, memastikan akan memberikan pelayanan maksimal kepada warga selama Ramadahan. Meski puasa, pegawai kelurahan tidak akan mengurangi peayanan terhadap warga.
"Karena kan gini. Sebelum puasa, kalu hari Senin sampai Kamis kami masuknya jam 07.30 sampai jam 16.00 dan kalo jumat jam 7.30 sampai jam 16.30. Nah sekarang selama ramdhan kami masuknya jam 07.00 sampai jam 14.00 saja. Kalo Jumat sampai jam 14.30 WIB siang," kata Lurah Palmerah Muchamad Ilham saat ditemui INILAHCOM di kantor Kelurahan Palmerah Jakarta Barat, Rabu (31/5/2017).
Ilham menambahkan, pihaknya akan terus melayani masyarakat dari mulai kepengurusan KTP, KK, akte, surat pindah, surat masuk dan lain sebagainya.
"Tapi selama ramdahan ini, warga yang datang ke kantor sepi tidak seperti sebelum puasa. Palingan 70 orang. Biasanya kan bisa 200 orang yang dateng ngurus surat-surat disini," ucapnya.
Pantauan INILAHCOM, tidak terlalu banyak warga yang tengah mengurus surat-surat. bangku panjang yang disediakan di lokasi pun terlihat banyak yang kosong. Bahkan di depan pekarangan terlihat tidak ada lalu lalang warga.
Polisi Tangkap Penjual Senpi Ilegal di Bekasi
INILAHCOM, Jakarta - Polda Metro Jaya mengamankan seorang penjual senjata api ilegal beserta amunisi peluru tajam di kawasan Pondok Ungu, Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, Jawa Barat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pelaku berinisial RS alias Boy (31) itu merupakan warga Pondok Ungu Permai Blok GG 6 No.11 RT 006/023 Kaliabang, Bekasi Utara.
"Kemudian Tim Resmob Polda Metro Jaya melakukan pengecekan di Kantor Pos Tambun, Bekasi, Jawa Barat. Alhasil petugas berhasil mendapat satu paket yang akan dikirim ke Tenggarong Kalimantan. Di mana paket tersebut tertulis pengirim atas nama Boy, dengan keterangan onderdil mobil," katanya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (31/5/2017).
"Saat tim membuka paket tersebut, ditemukan 1 pucuk senpi revolver 38 special dengan 6 butir peluru aktif dan 1 pucuk senpi kaliber 22 rl berikut 6 butir peluru aktif kaliber 22," sambungnya.
Usai amankan paket, tim kemudian melakukan pengejaran terhadap pengirim dan berhasil menangkap pelaku.
"Saat dilakukan pengeledahan di lokasi, tim amankan 1 pucuk revolver kaliber 38 spesial, 2 pucuk pen gun dan ratusan peluru aktif," bebernya.
Argo menambahkan setelah itu anggota polisi melakukan interograsi terhadap pelaku. Dari hasil interograsi diketahui bahwa pelaku mendapatkan senjata-senjata tersebut dari lelaki berinisial DN, warga sipil yang berada di Cipacing Bandung. Selain itu pelaku mendapat senpi pabrikan dari lelaki berinisial I.
"Dari keterangan pelaku bahwa dia sudah puluhan kali menjual senpi berbagai jenis dan merk ke beberapa daerah. Pelaku mengiklankan senpinya melalui facebook pribadinya," ujarnya.
Dalam operasi ini, tim juga menemukan beberapa barang bukti yang berhasil diamankan saat penggelapkan. Antara lain 2 pucuk senjata api Revolver call 38 spc, 3 pucuk senjata pen gun call 22, 150 butir peluru aktif call 9 mm, 125 butir peluru aktif call 22 mm. 30 butir peluru aktif cal 38 spc, 50 butir peluru aktif cal 32 mm, 3 buah handphone Oppo, 3 buah handphone Nokia, 2 buah handphone Blackbery, 1 unit sepeda motor merk Vixon, 1 lembar KTP, beberapa bukti pengiriman ke daerah, 1 lembar ATM BNI dan 1 lembar ATM BRI.
"Sejauh ini pihak Resmob PMJ melakukan koordinasi dengan sendak dan labkrim, serta melakukan pengejaran terhadap para pembeli senpi, pembuat dan penjual senpi yang dalam proses penyelidikan," pungkasnya. [ton]
Polisi Tangkap Pelaku Penyerang Motor di Jagakarsa
INILAHCOM, Jakarta - Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Iwan Kurniawan mengatakan pihaknya berhasil membongkar kasus penyerangan terhadap pengendara motor di kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa.
Penyerangan ini sempat terekam kamera amatir yang kemudian viral beberapa waktu lalu.
"Sudah ketangkap semua pelakunya. Kurang lebih 7 orang. Anak-anak semua. Masih kecil-kecil, tanggung," katanya di Jakarta, Rabu (31/5/2017).
Ia menyebut kebanyakan pelaku masih merupakan pelajar. Beberapa diantara mereka malah ada yang sedang menempuh ujian sekarang ini.
"Mereka bahkan masih ada yang melakukan ujian sekolah. Usia remaja lah pokoknya," ucapnya.
Sebelumnya, sebuah video yang berisi penyerangan terhadap pengendara di kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan menjadi viral di media sosial. Video tersebut juga telah membuat masyarakat menjadi resah.
Poloisi kemudian melakukan penyelidikan untuk mengetahui kebenaran video tersebut. Menurut polisi, peristiwa itu terjadi beberapa bulan lalu.
"Ada video viral, kami juga baru tahu semalam. Kami sesuaikan arah orang yang merekam video dengan angel lokasi yang sama di Jalan cabang SMA 38. Kejadian itu juga ada info tiga bulan lalu," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Budi Hermanto.[jat]
Tertangkap, 10 Anggota Geng Motor di Wiayah Depok
INILAHCOM, Jakarta - Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap 10 remaja diduga jaringan kelompok geng motor yang bermarkas di sekitar Kota Depok Selasa (30/5/2017) malam.
"Polisi menangkap mereka di Warung Popaye, Jalan Mawar 1, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok. Setelah itu dilakukan penggeledahan di dua lokasi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.
Dua lokasi yang digeledah, Warnet KTC Net jl. Poin Mas Kel. Pancoran Mas kota Depok dan Warnet 3 net Jl. Raya tanah baru kel. Tanah baru Beji Kota Depok
Dari sana, polisi mengamankan barang bukti berupa satu set panah beserta busur yang ditemukan di warnet KTC dan sebilah klewang yang ditemukan di warnet 3 net.
"Mereka sempalan dari geng Jepang (Jembatan Mampang) yang kumpul dahulu dan berangkat bersama-sama dari Depok untuk mencari sasaran dan melakukan penganiayaan terhadap sasaran dengan cara melakukan pengeroyokan dengan menggunakan senjata tajam," bebernya.
Informasi dari pemeriksaan terhadap para pelaku yang masih bocah ini, beberapa diketahui sudah beruang kali melakukan aksi kekerasan. Dari 10 orang itu, 3 dilepas karena tak terbukti bergabung dengan geng motor.
Selasa, 30 Mei 2017
Pesan Ahok Untuk Djarot Yang Segera Jadi Gubernur
INILAHCOM, Jakarta - Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat sudah mendapat restu Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk melanjutkan kerja sebagai Gubernur Jakarta.
"Saya udah ketemu Ahok, nanya latar belakang kok beliau mengundutkan diri. Beliau benar-benar menjaga supaya nggak ada pro kontra jelang puasa. 'Sudahlah saya mundur saja, biar Mas Djarot yang teruskan'," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (31/5/2017).
Mendengar hal tersebut, Djarot siap melanjutkan program serta visi misi Jokowi dan Ahok kala itu. Apalagi, setelah resmi menjabat sebagai gubernur DKI, foto Djarot akan dipajang bersama gubernur Jakarta terdahulu.
"Dan beliau bilang gini, 'lumayan Mas, lima sampai enam bulan (jadi gubernur), nggak apa-apa, tapi nanti gambarnya (foto Djarot) akan ada juga di galeri'. Berarti ada di gambar itu ya, Pak Jokowi, Pak Ahok, saya. Kan lumayan ada," kata Djarot sembari tersenyum.
Mantan Wali Kota Blitar, Jawa Timur, ini juga akan terus melakukan koordinasi dengan Ahok. Hingga Oktober 2017, Djarot akan bekerja sebaik mungkin untuk mewujudkan progam Jokowi-Ahok di Jakarta.
"Pak Jokowi-Ahok dan saya, menjadi satu kesatuan yang nggak bisa dipisahkan untuk mewujudkan visi misi, program, kebijakan beliau 2012-2017," tandasnya.
Siang nanti, DPRD DKI bakal menggelar sidang Paripurna untuk membahas soal pengunduran diri Ahok sebagai Gubernur Jakarta. Setelah disahkan prosesnya oleh DPRD, maka Djarot segera diajukan ke Kementerian Dalam Negeri untuk segera dilantik menjadi Gubernur Jakarta selama sisa kepemimpinan. Yakni sampai Oktober 2017.
DPRD DKI Akan Paripurnakan Pengunduran Diri Ahok
INILAHCOM, Jakarta - DPRD DKI bakal menggelar sidang paripurna istimewa hari ini, Rabu (31/5/2017) pukul 14.00 WIB. Adapun materi sidang paripurna istimewa adalah pengumuman pengunduran diri Ahok sebagai Gubernur DKI.
Rencananya, rapat paripurna istimewa akan membahas dua hal. Pertama, pengumuman pemenang Pilkada DKI 2017 masa jabatan 2017-2022 sekaligus pengusulan gubernur dan wakil gubernur DKI terpilih pada presiden melalui Mendagri.
Bahasan kedua terkait pengunduran diri Ahok sebagai gubernur DKI dan pengajuan Djarot Saiful Hidayat sebagai pengganti Ahok hingga bulan Oktober 2017.
Pada Selasa kemarin, Badan Musyawarah (Bamus) menyepakati rapat paripurna istimewa digelar hari ini.
Ahok secara resmi mengajukan pengunduran diri sebagai Gubernur Jakarta. Hal itu disampaikan Ahok usai mengurungkan niatnya untuk mengajukan banding atas vonis dua tahun Pengadilan Negeri Jakarta Utara.
Selanjutnya, disisa masa kepemimpinan selama 5 bulan (sampai Oktober), jabatan Gubernur DKI bakal dipegang Djarot Saiful Hidayat.
Jual Senpi Ilegal, Boy Diciduk Polisi di Bekasi
INILAHCOM, Bekasi - Polisi berhasil membongkar jaringan perdagangan senjata api ilegal di wilayah Bekasi Timur. Seorang pelaku RS alias Boy tak berkutik karena terbukti menjual senpi ilegal lewat online.
Penangkapan pelaku berawal dari informasi adanya pengiriman senpi melalui jasa pengiriman barang di kawasan Tambun, Bekasi.
"Kemudian tim di bawah pimpinan Kompol Agung melakukan pengecekan di kantor pos Tambun, Bekasi, Jawa Barat dan berhasil mendapat satu paket yang akan di kirim ke Tenggarong Kalimantan, dimana paket tersebut tertulis pengirim atas nama Boy dengan nomor handphone," kata Kabid Humas Polda Metero Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono.
Di paket itu tertulis, orderdil mobil. Namun setelah dibongkar, polisi menemukan 1 pucuk senpi revolver 38 spesial dengan 6 butir peluru aktif dan 1 pucuk pen gun kaliber 22 rl berikut 6 butir peluru aktif kaliber 22.
Berdasarkan temuan tersebut, polisi melacak alamat rumah yang tertera pada paket."Selanjutnya melakukan pengejaran terhadap pengirim dan berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku atas nama Ricky dan dalam pengeledahan rumah berhasil mengamankan 1 pucuk revolver cal 38 spc, 2 pucuk pen gun dan ratusan peluru aktif," katanya.
Saat diintrogasi petugas, RS mengaku, senpi ilegal itu dibeli dari seseorang berinisial D yang berada di Bandung. Paket senpi ilegal itu juga didapat dari seseorang berinisial I.
"Dari keterangan pelaku bahwa pelaku sudah puluhan kali menjual senpi berbagai jenis dan merk ke beberapa daerah, tersangka mengiklankan senpinya melalui facebook milik tersangka," kata Argo.
Dari penggerebekan tersebut, polisi telah menyita beberapa bukti berupa dua pucuk senpi revolver kaliber 38 spc, tiga pucuk senjata pen gun kaliber 22, 150 butir peluru aktif kaliber 9 milimeter, 125 butir peluru aktif kaliber 22 milimeter, 30 butir peluru aktif kaliber 38 spc, 50 butir peluru aktif kaliber 32 milimeter.
Menara Essence Terbakar
INILAHCOM, Jakarta - Gedung Essence mengalami kebakaran pada Rabu (31/5/2017). Namun, belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran tersebut.
Berdasarkan informasi dari BPBD DKI, peristiwa terjadi sekira pukul 03.55 Wib dimana api membakar Gedung Essence lantai 27 Jalan Darmawangsa Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Kini, api masih dalam pemadaman petugas pemadam kebakaran. Namun, belum diketahui apakah ada korban jiwa atau tidak atas insiden tersebut.[ris]
Usai Sholat, Hamzah Dibegal di Tanjung Barat
INILAHCOM, Jakarta - Seorang pria bernama Ahmad Hamzah menjadi korban begal atau perampokan usai pulang sholat di Masjid Al-Shofa kawasan Jalan Raya Tanjung Barat atau depan Stasiun Tanjung Barat, Jakarta Selatan pada Selasa (30/5/2017).
Berdasarkan informasi yang beredar, korban Hamzah ingin pulang ke rumahnya di kawasan Cimanggis, Depok. Namun tiba-tiba, korban dihampiri oleh orang tak dikenal yang terus memepet sepeda motornya.
"Pelaku memepet korban sambil berkata 'saya numpang', tapi diabaikan oleh korban," tulis informasi yang beredar tersebut.
Kemudian, pelaku terus memepet korban tapi tetap ditolak oleh korban. Akhirnya, pelaku mendorong korban hingga terjatuh sehingga pelaku membawa pergi sepeda motor korban dengan melawan arus ke arah Depok.
Melihat ada orang terjatuh, warga sekitar TKP langsung mendatangi korban dan disampaikan kalau motornya dirampok. Setelah itu, warga mengejar pelaku yang korban sempat terjatuh didepan Kampus IISIP. Namun, berhasil berdiri dan pergi mengarah ke Depok.
Atas kejadian tersebut, kerugian yang dialami korban yaitu satu sepeda motor matic Honda Vario hitam, satu buah KTP, satu buah STNK, satu buah SIM A, dua kartu pansiun pegawai negeri, satu buah kartu akses, satu buah Alqur'an dan uang tunai sekitar Rp 100.000.[ris]
TNI Sita 6 Celurit dari Sekelompok Remaja
INILAHCOM, Jakarta - Aparat TNI dari Koramil 04/Cengkareng menyota enam buah senjata tajam jenis celurit dari sekelompok remaja yang diduga hendak melakukan aksi tawuran di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.
"Saat kami tengah melakukan patroli, kami melihat banyak anak-anak remaja sedang berkumpul seperti ada tanda-tanda tawuran di Jalan Fajar Baru Rt 010/08, Cengkareng Timur," ujar Sersan Satu (Sertu) Sapran Hasibuan, Selasa (30/5/2017).
Sapran menjelaskan, ketika itu pihaknya langsung menghampiri gerombolan remaja dan menemukan sebuah tas ransel yang berisi enam buah celurit.
"Saat kami bubarkan, kami melihat tas ransel warna merah dan kami menanyakan kepada salah satu remaja tersebut, namun tidak ada yang mengaku. Kami langsung bubarkan. Kami minta para remaja untuk pulang ke rumahnya masing-masing," ungkapnya. [ton]
Ini Isi Kotak Mencurigakan di Komplek Setneg
INILAHCOM, Jakarta - Polisi melakukan pengamanan terhadap benda mencurigakan di Komplek Setneg yang diduga adalah bom. Benda tersebut merupakan sebuah kardus yang ditinggal orang tak dikenal.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) serta kepolisian setempat, diketahui kotak mencurigakan di Komplek Setneg adalah batu bata berwarna merah sebanyak empat buah.
Tak hanya itu, polisi juga menemukan sebuah sarung pisau warna hitam, namun tidak membahayakan.
Selanjutnya Tim Jihandak Gegana pun meninggalkan lokasi setelah memastikan situasi aman. [ton]
Benda Mencurigakan Ditinggal di Komplek Setneg
INILAHCOM, Jakarta - Sebuah benda mencurigakan membuat heboh kawasan Komplek Sekretariat Negara (Setneg) di Jl Cempaka Putih Barat RT 05/12 Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Kapolsek Cempaka Putih Kompol Iwan Gunadi menceritakan kejadian tersebut bermula dari sebuah minibus melintas di lokasi. Kemudian salah satu penumpang turun dari mobil dan meletakkan kotak kardus berwarna coklat di pinggir jalan.
Setelah itu mobil minibus langsung meninggalkan lokasi. Karena curiga, warga langsung melaporkan kejadian tersebut," kata Iwan kepada wartawan.
Usai mendapat laporan, kata Iwan, pihaknya langsung menghubungi Tim Jihandak dari Gegana Brimob Polda Metro Jaya untuk mengamankan kardus coklat yang diduga bahan peledak tersebut. [ton]
Cegah Geng Motor, Polisi Siapkan Patroli Besar
INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan dalam menjalankan patroli pencegahan geng motor skala kecil, tak jarang nyawa anggotanya kerap jadi taruhan.
"Di Jakarta Utara,saat anggota kami ini sedang melakukan kegiatan dia malah ramai-ramai mau bacok polisi dengan parang-parangnya dan pedang," katanya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (30/5/2017).
Untuk itu Polda Metro Jaya akan memerintahkan agar setiap Polres mengerahkan minimal 100 anggotanya untuk melakukan patroli skala besar untuk menekan pergerakan geng motor yang dikenal sadis.
"Untuk itu kita akan lakukan patroli skala besar. Kita minta wilayah turunkan 100 personel di wilayah masing-masing," jelasnya.
Argo melanjutkan, sebelumnya, polisi menangkap empat tersangka yang membawa senjata tajam di Jakarta Utara, lalu 11 orang anggota geng motor di Bekasi. Dalam penangkapan ini, polisi menyita sejumlah barang bukti seperti senjata tajam, parang, samurai dan celurit.
"Ada juga di Jakarta Timur geng motor yang melakukan kegiatan meresahkan masyarakat, di Depok dan Jakarta Selatan," ungkap Argo.
Polisi pun tak segan melakukan tindakan tegas dan terukur, jika para pelaku melawan saat hendak dirazia.
"Dengan SOP yang ada polisi melakukan tindakan tegas," tegas Argo. [ton]
Polisi Buru Orang yang Fasilitasi Sajam Geng Motor
INILAHCOM, Jakarta - Polda Metro Jaya masih memburu keberadaan geng motor yang kerap beraksi kejahatan di jalanan. Bahkan saat ini polisi tengah memburu pihak atau orang yang memfasilitasi senjata tajam (sajam) kepada gengster jalanan itu.
Pasalnya, para pelaku kejahatan jalanan yang kebanyakan masih berusia remaja itu kerap menggunakan sajam untuk melumpuhkan korbannya atau bahkan membunuh.
"Kalau nanti sampai orang itu meninggal, ada perencanaan akan kami kenakan Pasal 340 KUHP perencaan atau 338 KUHP dengan ancaman bisa hukuman mati, bisa juga Undang-Undang lain menjeratnya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Selasa (30/5/2017).
Argo menambahkan, sebagaian besar pelaku merupakan anak muda yang terkontaminasi dengan kegiatan negatif, seperti pergaulan bebas dan kekerasan jalanan.
"Rata-rata dilakukan oleh remaja, awalnya kumpul 2, 3 orang kemudian sampai banyak 15 orangan dengan membawa semacam sajam kaya pedang," tandas Argo.
Seperti diketahui, memasuki bulan suci Ramadan, polisi melakukan razia besar-besaran setiap malam, untuk menindak tegas anggota geng motor. Beberapa titik yang dikenal rawan seperti Jalan Lenteng Agung, Duren Sawit, Ciracas, Jatiwaringin, Manggarai, Matraman Raya, Cengkareng, Kalideres, Cilincing, Koja dan Cempaka Putih. [ton]
Wanita Lompat dari Apartemen, Tim IT Polda Metro
INILAHCOM, Jakarta - Wanita yang ditemukan tewas setelah nekat melompat dari lantai 37 Apartemen New Royal Lippo, Kembangan Selatan, Jakarta Barat diduga salahsatu Tim Information Technology (IT) Polda Metro Jaya.
Korban bernama Yuliawati Irawan (38) asal Malang, Jawa Timur. Hal tersebut diutarakan oleh salah satu petugas keamanan apartemen yang tidak mau disebutkan namanya.
"Setahu saya, beliau bekerja sebagai teknisi sipil IT yang diperbantukan dalam kinerja tim IT Polda Metro Jaya. Beliau anggota tim sipil IT Polda," ujar sekurity tersebut, Selasa (30/5/2017).
Meski demikian, menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, pihaknya masih mendalami apakah yang bersangkutan benar bekerja di Mapolda Metro Jaya atau tidak.
"Masih harus dipastikan, dia pegawai harian lepas atau pegawai negeri sipil yang bekerja di lingkungan Polda Metro. Masih kita periksa riwayat pekerjaannya," ujar Argo saat dihubungi. [ton]
Jumlah Penumpang Stasiun Pasar Senen Menurun
INILAHCOM, Jakarta - Keberangkatan penumpang ke berbagai wilayah di Jawa Barat, Tengah, dan Timur melalui Stasiun Pasar Senen mengalami penurunan pasca hari pertama puasa di bulan suci Ramadan.
Hal tersebut dapat ditelisik dari jadwal keberangkatan kereta mulai dari tanggal 27 Mei: 8709 penumpang, tanggal 28 Mei: 1032 penumpang, tanggal 29 Mei: 6498 penumpang, dan tanggal 30 Mei: 3782 penumpang.
"Biasanya kalau normal perhari jumlah penumpang sampai 16000, sekarang lebih sedikit ," kata Yusuf Ismail, Wakil Kepala Stasiun Pasar Senen, Selasa (30/5/2017).
Di samping itu, kata Ismail, saat ini tiket untuk H-7 menjelang Idul Fitri sudah habis terjual. Namun dari tanggal 15 hingga 16 Juni 2017 mendatang masih tersedia tiket, namun tujuan daerah Jawa Tengah seperti Yogyakarta, Kutuarjo, dan Semarang.
"Lonjakan penumpang diprediksi terjadi pada tanggal 17 Juni nanti," pungkasnya.[jat]
Senin, 29 Mei 2017
Penumpang Keluhkan Pelayanan Stasiun Senen
INILAHCOM, Jakarta - Penumpang kereta api mengeluhkan proses pelayanan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (30/5/2017).
Hal itu dikarenakan minimnya informasi dari petugas setempat untuk mengarahkan penumpang agar menenunggu di ruang tunggu.
Hal ini pun membuat mereka terpaksa duduk di pelataran stasiun. Nasrulah (24), salah satu penumpang kereta api yang ingin berangkat ke Malang, Jawa Timur pun mengeluhkan hal ini.
"Pelayanannya setengah-setengah. Habis petugas stasiun enggak ngasih tahu. Makanya kita pada duduk di lantai. Untung masih bulan Ramadan kalau pas Lebaran gimana?" cetus Nasrulah, Selasa (30/5/2017).
Hal senada diungkapkan Sri (34). Ia terpaksa duduk di pelataran stasiun karena minimnya fasilitas untuk menunggu di Stasiun Pasar Senen.
"Kita di luar saja soalnya di ruang tunggu bangkunya sedikit, padahal ruangannya masih kosong," tandasnya.
Sementara itu, pantauan INILAHCOM para penumpang terpaksa memanfaatkan sejumlah lantai kosong di pelataran bahkan pembatas jalan depan stasiun untuk menunggu jadwal keberangkatan kereta api. [rym]
Polisi Ungkap Bisnis Sabu dari Lapas di Jakbar
INILAHCOM, Jakarta - Tim Pemburu Narkoba (TPN) Polres Metro Jakarta Pusat berhasil meringkus seorang pria berinisial HG di Jalan Daan Mogot Raya, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (30/5/2017).
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Suyudi Ario Seto mengungkapkan, HG diamankan lantaran kedapatan memiliki narkotika jenis sabu seberat 186,02 gram.
Suyudi menceritakan pengungkapan kasus tersebut bermula dari pihaknya mendapat informasi adanya transaksi narkotika jenis sabu di tempat kejadian perkara.
"Kemudian Anggota Tim Pemburu Narkoba (TPN) melakukan penangkapan terhadap HG, dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti sabu di dalam bekas bungkus rokok," kata Suyudi, Selasa (30/5/2017).
Kemudian saat diinterogasi, lanjutnya, HG mengaku barang haram tersebut didapat dari salah satu saudaranya yang saat ini sedang mendekam di Lapas Cipinang. Kendati demikian, pihaknya masih mendalami pengakuan pria pengangguran tersebut.
"Pelaku dijerat dengan 114 (2) sub Pasal 112 (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Saat ini sedang melakukan pemeriksaan dan terhadap tersangka," pungkasnya. [rym]
Hujan Kembali Basahi Jabodetabek Siang Ini
INILAHCOM, Jakarta - Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi turun di sebagian wilayah Ibu Kota Jakarta, hari ini, Selasa, (30/5/2017.)
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, sebagian besar wilayah Jakarta pagi ini berawan. Cuaca berawan juga terjadi di Depok, Tangerang dan Bogor.
Hujan dengan intensitas ringan turun pada dini hari tadi di sekitar wilayah Kepulauan Seribu dan Jakarta Utara. Hujan juga turun di sekitar wilayah Bekasi dini hari tadi.
Beranjak siang, beberapa wilayah Jakarta akan diguyur hujan ringan. Sementara Jakarta Timur, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu cerah berawan.
Untuk wilayah sekitar, BMKG melaporkan bahwa cuaca di Bekasi, Depok, Bogor dan Tangerang berpotensi turun hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Malam harinya, cuaca di seluruh wilayah Jabodetabek diprediksi turun hujan dengan intensitas hujan lokal hingga sedang.
Suhu udara berkisar 23-33 derajat celcius dangan kelembaban udara pada rentang 55-95 persen.
Tim Sinkronisasi Yakin Programnya Masuk APBDP 2017
INILAHCOM, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta Pemprov DKI agar bisa mengakomodasi program dari Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Mendapat lampu hijau, tim sinkronisasi Anies-Sandi berharap agar proses pembahasan bisa segera diselesaikan.
Ketua Tim Sinkronisasi Anies-Sandi Sudirman Said memberikan apresiasi terhadap Mendagri. "Saya mengenal sikap kerja Pak Mendagri yang selalu ingin mencari solusi," ucap Sudirman saat, Senin (29/5/2017)
Sudirman menilai, baik dirinya dan Mendagri memiliki kesamaan visi dan pandangan. Yang berarti ada kesamaan tujuan pula anatara pemerintah pusat dan daerah agar kepentingan dan harapan warga Jakarta terkait program Anies-Sandi dapat segera terpenuhi.
Pernyataan dari Mendagri juga menurut Sudirman Said telah memperlancar tugas dari tim sinkronisasi dan membuatnya semakin optimistis untuk dapat memasukkan program Anies-Sandi ke dalam APBDP DKI tahun 2017. "Kami optimistis program-program Anies-Sandi bisa dimasukkan dalam APBDP 2017," tukasnya.
Selain itu, lanjut Sudirman, kami menangkap dengan baik pesan Mendagri. Dia berharap agar proses singkronisasi juga memperhatikan program-program berskala nasional yang menjadi prioritas pemerintah pusat.
Mantan Menteri ESDM itu juga memaparkan perkembangan terakhir dari kerja tim sinkronisasi Anies Sandi yang dipimpinnya dengan jajaran SKPD Pemprov DKI. "Sejauh ini tim Pemprov amat kooperatif dan dengan pernyatan Mendagri pintu akan semakin terbuka lebar," ucapnya. [*]
Ratusan Mahasiswa Serbu Komnas HAM
INILAHCOM, Jakarta - Ratusan massa tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Indonesia menggeruduk Kantor Komnas HAM di Jl Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (29/5/2017) .
Adapun makasud kedatangan mereka, guna mengingatkan Komnas HAM agar tidak takut terhadap tekanan organisasi masyarakat (ormas) yang menginginkan pembentuk Tim Gabungan Pencari Fakta dengan tuduhan kriminalisasi ulama.
"Biarkan hukum berjalan sesuai prosesnya yang kini ditangani oleh pihak kepolisian. Komnas HAM jangan intervensi kasus hukum yang sedang berjalan," ujar Yusuf Aryadi, koordinator aksi, depan Kantor Komnas Ham.
Yusuf pun meminta Komnas HAM tidak terjebak dalam permainan politik Ormas. Hal tersebut guna menghindari adanya pemanfaatan Komnas HAM untuk melawan institusi negara yang memiliki wewenang melakukan proses hukum.
"Komnas HAM akan terjebak dalam skenario adu domba antar institusi negara seperti yang mereka inginkan," tuturnya.
Di samping itu, Yusuf pun mendesak Komnas HAM menelisik kembali para komisionernya. Lantaran ditakutkan adanya oknum Komisioner yang ikut terbawa arus demi kepentingan pribadi, posisi, dan pencitraan dalam menentukan sikap.
"Komnas HAM harus segera memeriksa oknum-oknum komisioner yang menghamba kepada kepentingan Ormas intoleran demi citranya dalam sidang komisi Etik Komnas HAM. Mahasiswa prihatin begitu mendengar Komnas Ham 'dipaksa' oleh ormas untuk menyelesaikan kasus-kasus kriminal yang sekarang ini sedang ditangani kepolisian," pungkasnya. [ton]
5 Kantor Kelurahan Di Jakbar Akan Direnovasi
INILAHCOM, Jakarta - Sebanyak lima kantor kelurahan di Jakarta Barat (Jakbar) akan dilakukan renovasi karena bangunannya sudah tidak memenuhi standar.
Kelima kantor kelurahan yang akan direnovasi yakni kelurahan Glodok, Taman Sari, Tangki, Pinangsia di Kecamatan Taman Sari dan Kelurahan Duri Utara Kecamatan Tambora.
"Nantinya kantor kelurahan akan dibangun sesuai standar yakni 4 lantai serta dihiasi dengan ornamen budaya Betawi. Pembangunan akan dimulai pada tanggal 3 Agustus 2017 dan ditargetkan 15 Desember 2017 selesai atau 135 hari," ujar Setya Nusantara, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bagian Tata Pemerintahan Jakarta Barat, Senin (29/5/2017).
Setya menambahkan, dalam perihal renovasi dianggarkan dana sebesar Rp 31,5 miliar.
"Untuk Kelurahan Tangki Rp 5,9 miliar, Glodok Rp 7,9 miliar, Duri Utara Rp 4,8 miliar, Pinangsia Rp 4,8 miliar dan Kelurahan Taman Sari Rp 8,1 miliar," ucapnya.
Terjebak di Perlintasan Kereta, US Nyaris Tewas
INILAHCOM, Jakarta - Seorang pria inisial US (25) nyaris tewas digebuk massa di perlintasan rel Kereta Api (KA) Jl. Garuda, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (29/5) siang. Sebab, pria pengangguran itu tertangkap tangan usai merampas tas jinjing milik seorang mahasiswa di tempat kejadian perkara.
Kapolsek Kemayoran Kompol Rosid menceritakan kejadian tersebut bermula dari korban bernama Novi Aryanti (22) berboncengan dengan rekannya wanitanya Dede (22) selepas membeli buku di kawasan Senen.
"Karena situasi saat itu lagi macet pelaku tiba-tiba menjambret tas korban berisi HP dan uang dengan cara dipepet," ujar Rosid, Senin (29/5/2017).
Melihat tasnya ditarik paksa, lanjut Rosid, Novi lantas berteriak maling sambil menunjuk ke arah US yang sedang berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor. Namun pria jebolan Sekolah Menegah Pertama itu berhasil ditangkap pelaku dan diamuk massa setelah terjebak di perlintasan rel KA di Jl. Garuda, Kemayoran.
"Pelaku sudah diamankan petugas dan masih diperiksa, pelaku mungkin juga bisa lakukan hal yang sama di wilayah lain," tuturnya. [rok]
Polisi Dalami Kasus Penusukan Anggota Brimob
INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono enggan berspekulasi soal identitas pelaku penyerangan terhadap anggota Brimob di Lenteng Agung pada Minggu (28/5/2017) kemarin.
Argo melanjutkan, pihaknya belum memastikan apakah serangan ini terkait dengan serangan teroris bom di Kampung Melayu yang menewaskan tiga anggota Polri.
"Belum kami temukan ya," katanya di Mapolda Metro Jaya, Senin (29/5/2017).
Menurut Argo , Polisi masih melakukan penyelidikan soal identitas pelaku.
"Makanya sedang kami dalami, sedang kami lakukan pemeriksaan yang lain, berkaitan dengan itu. Setelah kami tangkap pelakunya, baru kita tahu," jelasnya
Sebelumnya, seorang anggota Brimob Bharatu (Bhayangkara Satu) Hanif dikeroyok sekelompok orang tidak dikenal di kawasan Stasiun Tanjung Barat, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (27/5/2017) kemarin.
Akibatnya, personel Detasemen C Satuan I Gegana, Brimob, Kelapa Dua, Depok itu nyaris tewas karena tusukan senjata tajam. Usai kejadian pengeroyokan itu, Bharatu Hanif langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Jakarta Medical Center, Jakarta Selatan.[jat]
Polisi Buru Pelaku Penyerangan Anggota Brimob
INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus penyerangan terhadap seorang anggota Brimob oleh kelompok tidak dikenal di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
"Kami masih melakukan penyelidikan. Kami sedang melakukan olah TKP sudah, kami sudah memeriksa beberapa saksi," katanya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (29/5/2017).
Anggota yang diserang adalah Bharatu Hanif yang merupakan personel Detasemen C Satuan I Gegana, Brimob, Kelapa Dua, Depok itu mengalami luka tusuk di punggung bagian belakang.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu 27 Mei 2017 dini hari lalu. Lokasinya tidak jauh dari jembatan penyeberangan yang ada di samping Stasiun Tanjung Barat mengarah ke Pasar Minggu.
Menurut Argo, sekelompok orang yang tidak dikenal itu bisa dari berbagai latar belakang. Tidak menutup kemungkinan mereka bagian dari komplotan begal yang biasa beraksi tengah malam di lokasi jalan yang sepi.
"Makanya sedang kami dalami. Sedang kami lakukan pemeriksaan yang lain berkaitan dengan itu. Setelah kami tangkap pelakunya, baru kita tahu (begal atau bukan)," jelas dia.
Ia menjelaskan, usai kejadian pengeroyokan itu, Bharatu Hanif langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Jakarta Medical Center, Jakarta Selatan. Dia mendapatkan penanganan medis jahitan di luka tusuk yang dideritanya.
"Sudah baik ya (kondisinya). Kemarin ada beberapa jahitan yang sudah kami lakukan bersama tim medis agar cepet sembuh," tandas Argo. [ton]
Minggu, 28 Mei 2017
Polisi Larang Ormas Gelar Sweeping di Bulan Puasa
INILAHCOM, Jakarta - Polda Metro Jaya melarang setiap organisasi melancarkan aksi sweeping di Bulan Suci Ramadhan. Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono.
Pihak kepolisian berharap kepada siapapun yang menemukan adanya aksi kejahatan atau kriminal untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat.
"Kegiatan landasan konstitusional yang ada, pengamanan adalah tugas polisi. Nanti bisa dibantu institusi lain yang berwenang sesuai UU. Intinya tak diperbolehkan kelompok lain melakukan kegiatan-kegiatan atau upaya paksa seperti kepolisian. Silahkan saja sampaikan ke polisi jika menemukan ada pelanggaran," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (29/5/2017).
Menurtut Argo, masyarakat tak boleh semena-mena apalagi itu terhadap pelaku kejahatan. Polisi sendiri akan terus melakukan penindakan terhadap pelaku kejahatan jalanan.
"Tertangkap tangan pidana ya silahkan disampaikan ke polisi. Kalau pidana loh ya. Harapannya jangan sampai ada kegiatan yang merusak bulan Ramadan ini. Terutama kegiatan gangster ya. Atau kebut kebutan. Artinya kami akan menindak setiap kegiatan kebut kebutan, apalagi melukai orang," pungkasnya.
Sebelumnya, dalam sejumlah video viral di media sosial, terlihat sejumlah orang diduga anggota FPI melakukan sweeping terhadap pelaku kejahatan di wilayah Depok. Bahkan, orang-orang ini tak ragu menindak para pemuda yang meresahkan pengguna jalan itu. [ton]
3 Pelaku Modus Adiknya Dipukuli Diciduk Polisi
INILAHCOM, Jakarta - Tiga orang remaja, RO (18), MA (19), MH (18) diciduk polisi karena nekat merampas hanphone milik 4 bocah di Taman Fatahillah dan Jalan Jembatan Batu Pinangsia, Tamansari Jakarta Barat, Sabtu (27/5/2017).
Adapun modus yang dilakukan ketiganya yakni berpura-pura menuduh para korban sebagai pelaku pemukulan adik pelaku lalu harta para korban langsung dibawa kabur.
Kanit Reskrim Polsek Taman Sari, Kompol Bintoro menuturkan, pada saat itu, pihaknya sedang melaksanakan observasi wilayah disekitaran TKP dan melihat ada empat korban, Ahmad (16), Diva (15), Tri (16) dan Alfarizi (14) tengah dipepet oleh para pelaku.
"Kami pun langsung mengahampirinya dan mereka langsung kabur, hingga akhirnya ketiganya berhasil kita amankan," ujar Bintoro di Jakarta Barat, Senin (29/5/2017).
Bintoro menambahkan, setelah dilakukan interogasi, bahwa modus para pelaku yakni penipuan dengan dalih adik pelaku dipukuli dan semua hanphone para korban dikumpulkan di dalam tas hitam milik korban Fariz.
"Jika para korban tidak mengikuti perintah para pelaku, para pelaku mengancam akan membacoknya," ungkapnya. [rok]
Nyuri Spion, Dua Pemuda Dihajar Massa
INILAHCOM, Jakarta - Dua pemuda asal Tambora, EN (22) dan MG (26), dihajar massa usai mencuri spion di parkiran THR Lokasari, Kelurahan Tangki, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Sabtu (27/5) pagi.
Kanit reskrim Polsektro Taman Sari Kompol Bintoro mengatakan, sebelum melakukan aksinya dengan berboncengan sepeda motor kedua pelaku terlebih dahulu ingin bertemu rekannya berinisial AD.
Lantaran AD tak kunjung datang, keduanya pun langsung memutuskan untuk beroperasi di tempat kejadian perkara (TKP).
"Kedua pelaku berjanjian ditempat tersebut. Sambil menunggu, kedua pelaku memilih muter-muter. Begitu melihat mobil terparkir, keduanya kemudian memetik spion milik korban yang diketahui bernama Tony Gunawan," kata Bintoro di Jakarta Barat, Minggu (28/5/2017).
Saat menjalankan aksinya, keduanya tertangkap basah oleh saksi Suherlan dan langsung diteriaki 'maling'.
''Warga yang mendengar teriakan tersebut, langsung menghajarnya dan membawanya ke pos sekurity sebelum dibawa ke Kantor kami," ujarnya.
Setelah dilakukan interogasi, keduanya mengaku menjual hasil curiannya kepada Gebe warga Tamansari.
Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman diatas 5 tahun penjara. [rok]
Jakarta Awal Pekan, Cerah Berawan
INILAHCOM, Jakarta - Kota Bekasi, Bogor, Depok dan Tangerang diprakirakan akan menjadi wilayah yang diguyur hujan pada awal pekan ini, Senin (29/5/2017).
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, hujan dengan intensitas mulai ringan hingga sedang akan melanda beberapa kota disektiar Jakarta mulai siang ini.
Bekasi bakal diguyur hujan lokal, Bogor hujan sedang, Depok dan Tangerang akan dilanda hujan ringan mulai siang hari nanti.
Sementara untuk lima wilayah di Jakarta, BMKG mencatat cuaca berawan mulai dari Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Timur.
Di Kepulauan Seribu, hujan lokal diperkirakan akan turun pada malam hari, setelah cuaca siang berawan. Dini harinya, hujan petir diprakirakan akan melanda kawasan Kepulauan Seribu.
Kebakaran di Senen, Belasan Rumah Hangus
INILAHCOM, Jakarta - Kebakaran dilaporkan terjadi di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Minggu (28/5/2017) siang. Belasan rumah terkena imbasnya.
Adapun lokasi kebakaran terjadi di Jalan Rasa Mulya Raya RT 003/008 Kelurahan Bungur, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.
"Menurut data yang kami terima, kebakaran itu menghanguskan 16 unit rumah. Ada sekitar 23 Kepala Keluarga atau 72 jiwa yang terkena dampak," ujar Kepala Sosial Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati, Minggu (28/5/2017).
Hingga saat ini belum diketahui secara penyebab kebakaran tersebut. Akan tetapi, dipastikan tak ada korban jiwa akibat insiden ini.
Bantuan pangan dan perlengkapan serta kebutuhan harian pun telah disampaikan oleh Petugas Sosial Kesiapsiagaan Bencana Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat yang berasal dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk para korban yang rumahnya tersambar api. [rym]
Sabtu, 27 Mei 2017
Kenalan di Facebook, Hendra Sekap Gadis 17 Tahun
INILAHCOM, Jakarta - Hendra Kurniawan (22) harus berurusan dengan pihak kepolisian karena telah menyekap Amelia Deva Puspita (17), warga Pejompongan selama tiga hari.
Kejadian tersebut berawal dari media sosial (medsos) Facebook, yang mana keduanya saling bertemu hingga akhirnya terjadi kasus penyekapan tersebut.
"Menurut keterangan Ibu korban, Suharmi (51) awalnya anaknya sempat pamit akan pergi bermain pada hari Selasa (23/5) sekira pukul 15.00 WIB sore. Namun hingga larut malam belum pulang," kata Kaposek Palmerah Kompol Armunanto Hutaean di Jakarta Barat, Minggu (28/5/2017).
Mengetahui hal tersebut, orang tua korban merasa khawatir dan cemas sedangkan handphone anaknya tidak bisa dihubungi karena tidak aktif.
"Pada tanggal 25 Mei 2017 jam 18.00 WIB, korban menghubungi kawannya saksi Lia bahwa telah disekap oleh pelaku di daerah di rumah kontrakan pelaku di Kebun Sayur Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat,'' ucapnya.
Armunanto menambahkan, atas kejadian tersebut, orang tua korban langsung melaporkan kejadian yang menimpa anaknya ke Mapolsek Palmerah Jakarta Barat.
"Mendapat laporan tersebut, pada hari Jumat (26/5) siang kami langsung melakukan penggerebekan di rumah kontrakan pelaku di TKP. Alhasil pelaku dan korban berhasil kita amankan," ungkapnya. [fad]
Mobil Pengangkut Bawang Terguling di Kebun Jeruk
INILAHCOM, Jakarta - Sebuah mobil pickup mengangkut bawang merah terguling di tol Kebon Jeruk arah Tangerang, Minggu (28/5/2017).
Diduga mobil pickup dengan nomor polisi B 9948 FA kelebihan muatan.
Akibat insiden tersebut, lalu lintas di sekitar KM 03 tol Kebun Jeruk tersendat. Saat ini kejadian itu sudah ditangani petugas. [fad]
Kebakaran di Kemayoran, 12 Unit Damkar Dikerahkan
INILAHCOM, Jakarta - Kebakaran terjadi di Jalan Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (28/5/2017).
Informasi dari TMC Polda Metro Jaya, sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api.
Kebakaran tersebut tampak menimpa sebuah rumah berbentuk ruko. Warga pun tampak berkumpul menyaksikan dan membantu proses pemadaman api.
Belum diketahui penyebab kebakaran yang melanda rumah tersebut. [fad]
Siang Ini Hujan Basahi Sejumlah Wilayah Jakarta
INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatogi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan awan tebal akan membungkus langit Jakarta pagi ini, Minggu (28/5/2017).
Sedangkan pada siang hari, hujan akan membasahi sejumlah wilayah di Jakarta serta daerah penyangga seperti Bogor, Depok dan Tangerang. Di daerah ini hujan akan turun dengan intensitas ringan.
Pada malam hari, hampir seluruh wilayah Jakarta akan kembali berawan. Adapun suhu untuk Jakarta pada hari ini, berkisar 25 sampai 33 derajat celcius dengan tingkat kelembaban diantara 65%-95%. [hpy]
Tim Sinkronisasi Bentuk Pokja Kajian Harga Sembako
INILAHCOM, Jakarta - Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2017/1438 Hijriah, fenomena gejolak harga barang kebutuhan pokok mulai mewarnai kehidupan masyarakat. Kondisi tersebut berulang setiap tahun yang disebabkan kelemahan upaya antisipasi dan kekurang-tepatan kebijakan instansi terkait.
Untuk mengkaji permasalahan dan mencari solusi atas kondisi tahunan tersebut, Tim Sinkronisasi Program Pasangan Gubernur-Wakil Gubernur terpilih Anies-Sandi membentuk "Pokja Kajian Harga Kebutuhan Pokok Ramadhan 2017".
Pokja Kajian Harga Sembako Ramadhan ini diketuai oleh HMBC Rikrik Rizkiyana, salah seorang anggota Tim Sinkronisasi Program. Pokja Kajian Harga Sembako ini juga didukung oleh para anggota Tim Pakar yang terdiri dari para ekonom dan ahli di bidang perdagangan antara lain Sunarsip, Gilang Satrya Adhi Utama, Haris Fradilla Harahap, dan Berly Martawardaya.
Menurut Rikrik, pengalaman tahun 2016, berdasarkan data harga Kementerian Perdagangan tahun 2016, harga gula pasir mengalami kenaikan 8% satu bulan sebelum Ramadhan. Harga itu terus merangkak naik sampai dengan Idul Fitri di pasar eceran DKI Jakarta tahun 2016. Pangan hasil industri lainnya seperti beras dan tepung terigu juga mengalami kenaikan 1%-3%.
Kenaikan juga terjadi pada komoditas hasil peternakan yang naik 3%-9% menjelang Ramadhan. Sedangkan untuk komoditas hasil hortikultura meliputi cabai merah, cabai merah keriting, dan bawang merah mengalami kenaikan 20%-60% di Pasar Eceran DKI Jakarta. Berdasarkan sumber yang sama, saat ini harga beberapa komoditas sudah menunjukkan fenomena kenaikan, seperti bawang merah naik 42%, cabai merah besar naik 4%, telur ayam naik 13%, dan daging ayam naik 7%.
"Kajian akan dilakukan secara pragmatis dan melihat langkah-langkah antisipatif yang sudah ada, baik dari pelaku pasar mau pun instansi terkait, sehingga akan didapatkan gambaran dari kondisi pasar menjelang hari besar," kata Rikrik, kemarin.
Rikrik menambahkan, kajian juga akan mencakup data terkini mengenai ketersediaan dan gejolak harga barang kebutuhan pokok, serta faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan pada jumlah penyediaan, lama terjadinya perubahan, dan pola perubahan penyediaan beberapa barang kebutuhan pokok menjelang dan saat Ramadhan dan Idul Fitri berlangsung.
Kajian ini, sambung Rikrik, diharapkan dapat menghasilkan referensi (lesson learnt) termasuk dalam bentuk formulasi model keterkaitan antar variabel yang terlibat dalam menentukan tingkat kebutuhan dan kondisi pasar pada saat Ramadhan 2017. Selain itu, kajian juga diharapkan dapat merumuskan rekomendasi terbaik untuk membuat langkah-langkah strategis dalam mengantisipasi ketersediaan dan gejolak harga barang kebutuhan pokok menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2018 atau pun hari besar lain pada saat Anies - Sandi mulai memimpin DKI nanti.
Rikrik menjelaskan, kajian akan dilakukan selama 1,5 bulan, yaitu selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2017/1438 H dan 2 minggu setelahnya. Pada kurun waktu tersebut tim akan melakukan Value Mapping di beberapa pasar di DKI Jakarta dan daerah penyangga (Bogor, Tangerang dan Bekasi). Pasar-pasar ini meliput pasar induk, pasar eceran tradisional, dan pasar ritel modern.
Di pasar tersebut tim akan melakukan survey langsung kepada pelaku pasar yang berdagang komoditas barang kebutuhan pokok yang meliputi komoditas hasil pertanian (beras, cabai, dan bawang merah), komoditas hasil industri (gula pasir, minyak goreng, dan tepung terigu), dan komoditas peternakan (daging sapi, daging ayam, dan telur). Selain para pedagang pasar tersebut, akan juga dilakukan survey kepada stakeholder lain yang terkait dalam rantai nilai barang kebutuhan pokok di DKI Jakarta, dan untuk melengkapi kebutuhan analisis tim pengkajian juga akan melakukan pengumpulan data-data sekunder dari instansi terkait.
Dalam menjalankan tugasnya, ujar Rikrik, Pokja Kajian Harga Sembako Ramadhan Pokja ini juga akan dibantu oleh narasumber lain yang terdiri praktisi, akademisi, dan asosiasi yang memahami masalah komoditas barang kebutuhan pokok. [*]
Jumat, 26 Mei 2017
Polres Jakpus Dirikan Pos Pantau di Titik Rawan
INILAHCOM, Jakarta - Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Suyudi Ario Seto mengatakan dalam rangka mengantisipasi terdinya kejahatan di bulan suci Ramadan. Pihaknya telah mendirikan sejumlah pos pantau di sejumlah titik yang masuk dalam kategori rawan.
"Di titik yang kita anggap rawan, kurang lebih ada 50 pos pantau. Karena biasanya bulan Ramadan itu ada peningkatan baik itu gangguan sifatnya kejahatan jalanan kemudian tauran," kata Suyudi, Sabtu (27/5/2017).
Menurut Suyudi, di sejumlah pos pantau tersebut bakal ditempatkan personel kepolisian yang bersinergi dengan TNI, Pemerintah Kota Jakarta Pusat, dan segenap elemen masyarakat.
"Kita akan lakukan penjagaan dan pengamanan mulai dari sore hingga dini hari, jam-jam rawan biasanya di jam-jam kecil mulai mulai dari jam 12 sampai subuh, untuk itu kita lakukan pemantauan," pungkasnya. [rok]
Awal Puasa, Langit Pagi Jakarta Cerah Berawan
INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan langit di seluruh wilayah Jakarta akan cerah berawan pada hari pertama puasa, Sabtu (27/5/2017).
Berdasarkan situs resminya diketahui pada siang hari, hujan lokal akan mengguyur Bekasi, Depok, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Sedangkan untuk wilayah Bogor akan mengalami hujan disertai dengan petir. Namun untuk Jakarta Utara dan Kepualaun Seribu hanya mengalami berawan.
Untuk malam hari, hampir seluruh wilayah DKI Jakarta diprediksi akan berawan tebal. Sedangkan untuk kawasan Bogor dan Tangerang berbeda, BMKG memprediksi hujan lokal akan hadir. Adapun suhu mencapai 24-33 derajat celcius dan tingkat kelembapan hingga 65-95 c. [hpy]
Anggota Sabhara Gelar Tahlil di Mapolda Metro
INILAHCOM, Jakarta - Ratusan anggota Sabhara Polda Metro Jaya menggelar acara tahlilan mengenang tewasnya tiga rekan mereka akibat bom bunuh diri yang terjadi di Kampung Melayu, Jakarta Timur pada Rabu (24/5/2017) malam.
Dalam doa bersama yang digelar di Mapolda Metro Jaya ini terlihat para anggota Sabhara duduk di karpet sambil melantunkan ayat suci Al Quran mendoakan, mengingat ketiga sahabat mereka, Briptu (Anumerta) Taufan, Briptu (Anumerta) Ridho Setiawan dan Briptu (Anumerta) Gilang Anumerta.
Kendati demikian, para petugas dari Korps Bhayangkara tersebut berlum merelakan kematian Taufan Cs lantaran tewas dengan cara menyakitkan.
"Memang sudah resiko pekerjaan tetapi kami masih gak terima," kata Bripda Agung (21), salah satu anggota Sabhara, Jumat (26/5/2017).
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menyatakan kegiatan dilakukan untuk mendoakan petugas yang tewas dalam peristiwa bom di Kampung Melayu.
Diketahui, ledakan keras terjadi di kawasan Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) pukul 21.00 WIB. Adapun ledakan tersebut menyebabkan Halte Transjakarta di tempat kejadian perkara rusak parah. Di sampin itu, akibat teror ini menewaskan lima orang yang terdiri dari dua pelaku Ihwan dan Ahmad Sukri, dan tiga orang polisi, Bripda Ridho Setiawan, Bripda Taufan Tsunami, dan Bripda Imam Gilang Adinata. [ton]
Djarot Minta Warga Peka Tehadap Orang Mencurigakan
INILAHCOM, Jakarta - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat meminta jajaran walikota dan seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan deteksi dini.
Hal itu disampaikan pasca aksi teror bom yang terjadi di Kampung Melayu dan memakan puluhan korban.
"Bila ada yang mencurigakan di lingkungan masing-masing harus dilakukan tindakan preventif dan antisipatif," ujar Djarot, Jumat (26/5/2017).
Pascabom, Djarot mengajak seluruh pejabat tingkat bawah untuk bahu membahu meyakinkan warga bahwa lingkungannya aman dari aksi teror.
Lanjutnya, dia mengatakan saat ini di setiap halte bus Transjakarta juga sudah terpasang closed circuit television (cctv).
"Kita punya alat deteksi, ini bagian untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga," pungkasnya.
Teror bom pada Rabu (24/5/2017) malam mengguncang Jakarta. Tiga orang meninggal dan puluhan orang mengalami luka akibat ledakan bom bunuh diri dari dua orang teroris.[jat]
Djarot Minta DPRD Bantu Jaga Keamanan Ibu Kota
INILAHCOM, Jakarta - Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyatakan warga Jakarta tidak takut dengan berbagai aksi terorisme seperti yang terjadi di Kampung Melayu, Jakarta Timur.
"Kita enggak akan pernah takut dengan teror seperti itu. Kami akan lawan bersama-sama," ujar Djarot saat menyampaikan kata sambutan di acara Koordinasi Dirjen Otda Kemendagri RI dengan Ekskutif dan Legislatif Provinsi DKI Jakarta, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (26/5/2017)
Djarot menegaskan bahwa pelaku terorisme tidak pantas tinggal di Indonesia."Kurang ajar orang-orang seperti itu, enggak pantas tinggal di Indonesia," tegasnya
Mantan Wali Kota Blitar itu pun meminta seluruh anggota DPRD DKI Jakarta untuk mensosialisasikan pentingnya menjaga kenyamanan dan keamanan. Apalagi menjelang bulan suci Ramadan.
"DPRD bantu kami dalam menjaga di masing-masing wilayah, agar kita bisa ciptakan suasana bulan suci Ramadan yang dami untuk warga Jakarta," tandasnya. [ton]