Laman

Sabtu, 30 November 2019

Polda Metro Perkenalkan e-Drives, Ini Fungsinya

Polda Metro Perkenalkan e-Drives, Ini Fungsinya

INILAHCOM, Jakarta - Polda Metro Jaya membangun sistem uji praktik secara otomatis (eletronic driving test system) atau yang disebut e Drives. e drives merupakan terobosan kreatif yang memungkinkan dilaksanakan satu sim A dan C secara otomatis dan bersamaan.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf mengatakan melalui sistem ini (e Drives) maka penilaian ujian Praktek sim yang selama ini dilakukan secara konvensional berubah menjadi sistem elektronik dengan demikian proses penilaian akan lebih transparan dan akuntabel.

"Dengan sistem ini diharapkan pemohon sim akan benar-benar mendapatkan pelayanan yang cepat,  tepat, profesional, modern dan terpercaya," kata Yusuf kepada wartawan di Jakarta, Minggu (1/12/2019).

Yusuf menjelaskan sebelum melaksanakan uji praktik, peserta uji SIM akan diberikan pengarahan tata cara pelaksanaan ujian praktik.

"Tes peserta uji praktik satu sim C meliputi uji pengereman atau keseimbangan, uji zig zag atau salon, uji angka delapan, uji reaksi rem menghindar, uji berbalik arah membentuk huruf U atau U turn," ujarnya.

Ia melanjutkan, Sedangkan uji praktik 1 SIM A meliputi maju dan mundur pada jalur sempit, zig zag maju mundur, parkir seri dan pararel serta berhenti di tanjakan dan turunan.

"Untuk SIM A dan C punya klasifikasi dan penilai yang berbeda," pungkasnya.

Berikut teknologi yang digunakan pada e Drives adalah :

1. RFID (Radio frequency identification) yang diletakkan pada kendaraan roda dua adalah sistem identifikasi nirkabel yang memungkinkan pengambilan data tanpa harus bersentuhan, ketika peserta melewati RFID radar maka secara otomatis data peserta akan tampil pada aplikasi ujian praktik sim di ruang monitoring.

2. Passive Infrared, cahaya infra merah pada garis awal (start) di garis akhir (finish) gunanya untuk mengetahui saat peserta mulai dan selesai pada masing-masing tahapan.

3. Vibration Sensor, merupakan sensor yang dapat mengetahui suatu getaran pada suatu benda. Sensor ini diletakkan dalam patok yang terpasang di samping lintasan, jika kendaraan bermotor (Ranmor) menyenggol atau menabrak patok maka vibration sensor akan aktif dan mengirimkan sinyal ke aplikasi uji praktik SIM pada komputer server di ruang monitoring sehingga penguji dapat mengetahui posisi dan jumlah patok yang tersenghol atau tertabrak.

4. Ultrasonik adalah pancaran gelombang suara dengan frekuensi tinggi 20 Kilo Hertz, sensor ini diletakkan di pada tahapan tanjakan dan turunan uji praktik SIM A.

Ketika mobil berhenti pada posisi menanjak atau turunan sensor ultrasonik ini akan mengetahui posisi terakhir mobil. Jika terjadi reaksi mundur atau maju sebelum melanjutkan tanjakan atau turunan maka sensor ultrasonik akan mengirimkan sinyal ke komputer server di ruang monitoring, dari dalam ruang monitoring penguji dapat melakukan pemantauan dari layar CCTV dan juga memberikan peringatan, aba-aba atau perintah dengan pengeras suara. Uji praktik juga dapat dilakukan dengan beberapa peserta uji sekaligus secara simultan. Hasil pengujian dapat dilihat oleh penguji di lapangan yang terintegrasi melalui tablet san layar monitor untuk menunjukkan kepeserta ujian.

Yusuf menambahkan, Data hasil akhir ujian dapat diolah dapat menjadi data statistik untuk dijadikan laporan yang valid bagi pimpinan.

"Dengan e Drives penilaian yang dilakukan oleh sistem menjadi lebih akurat dan transparan serta lebih memberikan kepastian hukum," tutupnya. [wll]



Jumat, 29 November 2019

Pagi Ini Jakarta Cerah Berawan

Pagi Ini Jakarta Cerah Berawan

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di DKI Jakarta, Sabtu (30/11/2019) pagi ini akan cerah berawan. Berdasarkan situs resminya, BMKG menulis, cuaca ini akan terjadi di seluruh wilayah Jakarta.

Siang harinya Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diprakirakan akan terjadi hujan lokal. Sementara wilayah lainnya akan cerah berawan.

Malam harinya cuaca di seluruh wilayah Jakarta diprediksi akan berawan. [hpy]



Kamis, 28 November 2019

Hari Korpri, Gubernur Anies: Camkan Pesan Presiden

Hari Korpri, Gubernur Anies: Camkan Pesan Presiden

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan sambutan Presiden RI Joko Widodo dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-48 tahun 2019 di lapangan Monas pada Jumat (29/11) pagi. Dalam sambutan tersebut, KORPRI diajak untuk terus menerus bergerak mencari terobosan dan melakukan inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat.

"Sambutan dari Presiden adalah instruksi untuk dilaksanakan bagi semuanya. Jadi tadi saya sampaikan setelah saya selesai membacakan, camkan pesan bapak Presiden dan kemudian laksanakan. Nanti (saya minta) pak Kepala BKD naskah sambutan bapak Presiden disebarkan lewat grup-grup yang ada, sehingga seluruh jajaran membaca," ujar Gubernur Anies.

Gubernur Anies kemudian menggarisbawahi pentingnya selalu melakukan inovasi di pemerintahan. Gubernur Anies menjelaskan birokrasi itu bekerja mengikuti prosedur, tetapi tantangan di masyarakat selalu berubah. Karena itu, Gubernur Anies menegaskan seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta harus selalu inovatif dan memperbaiki prosedur yang disesuaikan dengan kondisi perubahan zaman.

"Prosedur itu diperlukan agar pelayanan memiliki standar yang sama di semuanya. Misalnya pengurusan KTP ada prosedurnya, supaya di kelurahan manapun itu dilayani dengan sama. Tapi prosedur itu sendiri harus terus menerus dilakukan inovasi," ungkap Gubernur Anies lebih lanjut.

Perlu diketahui, tema hari ulang tahun KORPRI yang ke-48 tahun 2019 ini yaitu "KORPRI: Melayani, Berkarya dan Menyatukan Bangsa". Tema ini diharapkan agar setiap anggota KORPRI tetap fokus pada pencapaian tujuan bernegara dan penyelenggaraan pemerintahan yang baik, termasuk perekat bangsa yang harus dijaga dalam suasana politik apapun. [rok]
   



Malam Ini Sebagian Jakarta Hujan Petir

Malam Ini Sebagian Jakarta Hujan Petir
INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geo Fisika (BMKG) memprakirakan cuaca  di DKI Jakarta pada pagi ini, Jumat (29/11/2019) akan cerah berawan.
 
Siang harinya Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan terjadi hujan lokal. Sedangkan wilayah lainnya akan cerah berawan.
 
Malam harinya, wilayah Jakarta Barat, Pusat, Selatan dan Timur akan terjadi hujan disertai petir. Sedangkan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu akan terjadi hujan lokal. [hpy] 


Komplotan Penipu Penjualan Rumah Syariah Diringkus

Komplotan Penipu Penjualan Rumah Syariah Diringkus

INILAHCOM, Jakarta - Polda Metro Jaya meringkus komplotan penipuan penjualan rumah syariah tanpa riba yang mengatasnamakan PT ARM Cipta Mulia.

"Tersangka yang diamankan adalah AD, MAA, MMD, dan SM. Para pelaku beraksi sejak tahun 2015 hingga 2019 dengan iming-iming perumahan tanpa bunga bank," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono di Mapolda Metro Jaya, Kamis (28/11/2019).

AD merupakan direktur PT ARM Cipta Mulia yang bergerak di bidang pembangunan rumah syariah tersebut. Sementara, tiga tersangka lainnya yakni MAA, MMD, dan SM merupakan karyawan pemasaran.

Ia menjelaskan, para tersangka menawarkan rumah syariah tanpa riba, tanpa pengecekan Bank Indonesia (BI checking), dan tanpa bunga kredit. Tercatat sebanyak 270 orang telah tertipu untuk membeli rumah syariah tersebut.

Walaupun banyak korban hanya ada  41 orang yang melaporkan kasus penipuan itu ke Polda Metro Jaya. Total kerugian akibat penipuan penjualan itu mencapai Rp 23 miliar.

"Tidak ada riba, kamu tidak checking bank, tidak ada bunga kredit, pasti akan sangat menarik. Tapi sampai sekarang pembangunan belum ada, sehingga masyarakat ini menjadi korban," paparnya.

Tersangka menjanjikan rencananya akan dibangun di lima lokasi diantaranya perumahan di kawasan Bogor, perumahan di kawasan Bekasi, satu perumahan di kawasan Bekasi, dan satu perumahan di kawasan Lampung.

Setelah korban menyerahkan uang, untuk membawa mentransfer sejumlah uang melalui bank syariah. Kepada polisi, tersangka mengaku menggunakan uang transfer dari korban untuk pembebasan lahan di lima lokasi perumahan.

Hingga saat ini, belum dibangun perumahan syariah seperti yang dijanjikan kepada para korban. Bahkan, para tersangka juga melarikan diri menggunakan uang korban.

"Jadi, uang aliran dananya itu (uang dari korban) digunakan untuk kelima perumahan. Kita sedang melakukan penyidikan," ungkap Gatot.

Polisi menyita sejumlah barang bukti di antaranya brosur penjualan, bukti pembayaran para korban, dan buku tabungan.

Para Tersangka dijerat Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 137 Jo Pasal 154, Pasal 138 Jo pasal 45 Jo Pasal 55, Pasal 139 Jo pasal 156, pasal 145 Jo pasal 162 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2011 tentang Perumahan dan atau Pasal 3,4 dan 5 UU Nomor 8 tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang. Ancaman hukumannya di atas 20 tahun penjara. [ton]



Senin, 25 November 2019

Polisi Grebek 6 Kasus Penipuan Via Online Oleh WNA

Polisi Grebek 6 Kasus Penipuan Via Online Oleh WNA

INILAHCOM, Jakarta - Polda Metro Jaya menggerbek enam lokasi kasus penipuan via telp yang dilakukan oleh warga negara asing (WNA) asal Tiongkok.  Salah satunya di daerah Kemanggisan, Jakarta Barat.

"Hari ini tim gabungan dari Ditreskrimsus dan Ditresnarkoba menggerebek di enam lokasi berbeda. Salah satunya di kawasan Kemanggisan ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus ditemui di Kemanggisan, Jakarta Barat, Senin (25/11/2019).

Yusri menjelaskan lokasi yang diamankan kasus penipuan dengan menggunakan media telkom atau telepon dimana para pelakunya merupakan warga asing.

"Jadi rata-rata tersangka yang berhasil kita amankan warga negara dari Tiongkok dan juga korbannya juga sama, korbannya warga negara asing sendiri atau dari china," ujarnya.

Menurut Yusri, modus operandi yang dilakukan tersangka secara bersamaan biasanya menelepon warga negara tiongkok. Kemudian warga negara asing menyampaikan bahwa kepada korban anda ada kesalahan sehingga perlu menghubungi.

"Ada kesalahan misalnya pajak kemudian ada kesalahan kasus disana. Dia menawarkan untuk dibantu oleh kepolisian di negara sana dengan menggunakan  boks ini. Mereka sambil menelpon ke warga tiongkok menggunakan box ini supaya kelihatan bising. Lalu mereka menawarkan untuk dibantu kasusnya dan korban disana akan mentransfer uang kepada petugas," tuturnya.

Dikatakan Yusri, nanti tersangka itu menyambungkan mengarahkan korban dan disambungkan ke rekannya, nanti ada petugas kepolsiian misalnya yang akan membantu.

"Jadi sistemnya kayak penipuan menggunakan online atau telekonfred yang ada. Kebanyakan korban bermasalah pajak segala mereka udah punya data semua mereka punya link disana semua. Nanti mereka akan menyampaikan bahwa silakan kalau gak mau kena penindakan silakan hubungi ini ada teman saya yang bisa membantu," ujarnya.

Saat ini, Yusri menuturkan sebanyak 26 tersangka yang diamankan di TKP Kemanggisan dan masih ada yang lain. Sedangkan total keseluruhan 24 orang tersangka WNA Tiongkok dan dua orang Warga Negara Indonesia (WNI).

"Jadi ada 26 pelaku disini di tkp Kemanggisan ini masih ada di tkp lainnya. Total 24 WNA Tiongkok dan 2 dari WNI yang bertugas menjaga disini, melayani para warga negara asing dari cina ini," sambungnya.

Yusri menambahkan penyidik masih mendalami bos besar atas kasus ini sistemnya seperti apa. Hasilnya akan diumumkan ketika penyidik sudah menyelesaikan kasus ini.

"Untuk bos besarnya masih kita dalami, kita dlaami bagaimana sistem sebenenrya. Nanti kita sampaikan," ungkapnya.

Untuk barang bukti yang berhasil disita berupa kotak-kotak untuk telekomunikasi, uang, dan sebagainya.

"Untuk barang bukti uang kami masih hitung jumlahnya, belasan kotak dan kita masih menggeledah lagi ungkapnya.

Kendati begitu, Yusri mengaku tim sudah mengintai selama 3 bulan aktivitas mereka. Namun polisi masih menyeldiki keberadaan mereka sudah tinggal disini.

"Kami masih masih kita dalami, tapi hampir 3 bulan kita mengintai di lokasi ini. Dari informasi ini sudah kita dapat kemudiam kita lakukan pengintaian dan anggota juga sudah lama mengintai pergerankan mereka," bebernya.

Diakui Yusri, para tersangka memilih lokasi di Indonesia karena memiliki paling mudah untuk disusupi. Tidak hanya itu, jaringan telekomunikasi dan internet juga paling mudah di akses.

"Mereka memilih Indonesia sebagai markas karena sistem yg paling mudah. Pertama indonesia ini jaringannya paling gampang, mulai dari jaringan internet disini paling mudah. Kedua indonesia kulit mereka sama, banyak keturunan cina disini makannya mereja gak terlalu mudab dicurigai oleh warga disini," ucapnya.

Sementara itu, Ketua RT. 10 RW 1, Kel. Kemanggisan, Kec  Palmerah, Jakarta Barat Bambang Agus (54) mengaku pihaknya merasa kecolongan di lokasi tempatnya dijadikan kejahatan penipuan.

"Jadi dari pertama dari pertama ini kita tidak tahu, karena rumah ini terlihat tidak ada kehidupan. Tapi saya dapat informasi suka masukin barang-barang dagangan apa itu," ujar Bambang.

Bambang menambahkan setiap hari rumah ini terlihat kosong dan tidak ada orang yang menempati lokasi ini.

"Kalau saya perhatikan setiap hari terlihat kosong dan tidak ada yang masuk ke rumah ini," pungkas Bambang. [gam]



Polisi Grebek 6 Titik Penipuan Online oleh WNA

Polisi Grebek 6 Titik Penipuan Online oleh WNA

INILAHCOM, Jakarta - Polda Metro Jaya menggerbek enam lokasi kasus penipuan via telp yang dilakukan oleh warga negara asing (WNA) asal Tiongkok. Salah satunya di daerah Kemanggisan, Jakarta Barat.

"Hari ini tim gabungan dari Ditreskrimsus dan Ditresnarkoba menggerebek di enam lokasi berbeda. Salah satunya di kawasan Kemanggisan ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus ditemui di Kemanggisan, Jakarta Barat, Senin (25/11/2019).

Yusri menjelaskan lokasi yang diamankan kasus penipuan dengan menggunakan media telkom atau telepon dimana para pelakunya merupakan warga asing.

"Jadi rata-rata tersangka yang berhasil kita amankan warga negara dari Tiongkok dan juga korbannya juga sama, korbannya warga negara asing sendiri atau dari china," ujarnya.

Menurut Yusri, modus operandi yang dilakukan tersangka secara bersamaan biasanya menelepon warga negara tiongkok. Kemudian warga negara asing menyampaikan bahwa kepada korban anda ada kesalahan sehingga perlu menghubungi.

"Ada kesalahan misalnya pajak kemudian ada kesalahan kasus disana. Dia menawarkan untuk dibantu oleh kepolisian di negara sana dengan menggunakan  boks ini. Mereka sambil menelpon ke warga tiongkok menggunakan box ini supaya kelihatan bising. Lalu mereka menawarkan untuk dibantu kasusnya dan korban disana akan mentransfer uang kepada petugas," tuturnya.

Dikatakan Yusri, nanti tersangka itu menyambungkan mengarahkan korban dan disambungkan ke rekannya, nanti ada petugas kepolsiian misalnya yang akan membantu.

"Jadi sistemnya kayak penipuan menggunakan online atau telekonfred yang ada. Kebanyakan korban bermasalah pajak segala mereka udah punya data semua mereka punya link disana semua. Nanti mereka akan menyampaikan bahwa silakan kalau gak mau kena penindakan silakan hubungi ini ada teman saya yang bisa membantu," ujarnya.

Saat ini, Yusri menuturkan sebanyak 26 tersangka yang diamankan di TKP Kemanggisan dan masih ada yang lain. Sedangkan total keseluruhan 24 orang tersangka WNA Tiongkok dan dua orang Warga Negara Indonesia (WNI).

"Jadi ada 26 pelaku disini di tkp Kemanggisan ini masih ada di tkp lainnya. Total 24 WNA Tiongkok dan 2 dari WNI yang bertugas menjaga disini, melayani para warga negara asing dari cina ini," sambungnya.

Yusri menambahkan penyidik masih mendalami bos besar atas kasus ini sistemnya seperti apa. Hasilnya akan diumumkan ketika penyidik sudah menyelesaikan kasus ini.

"Untuk bos besarnya masih kita dalami, kita dlaami bagaimana sistem sebenenrya. Nanti kita sampaikan," ungkapnya.

Untuk barang bukti yang berhasil disita berupa kotak-kotak untuk telekomunikasi, uang, dan sebagainya.

"Untuk barang bukti uang kami masih hitung jumlahnya, belasan kotak dan kita masih menggeledah lagi ungkapnya.

Kendati begitu, Yusri mengaku tim sudah mengintai selama 3 bulan aktivitas mereka. Namun polisi masih menyeldiki keberadaan mereka sudah tinggal disini.

"Kami masih masih kita dalami, tapi hampir 3 bulan kita mengintai di lokasi ini. Dari informasi ini sudah kita dapat kemudiam kita lakukan pengintaian dan anggota juga sudah lama mengintai pergerankan mereka," bebernya.

Diakui Yusri, para tersangka memilih lokasi di Indonesia karena memiliki paling mudah untuk disusupi. Tidak hanya itu, jaringan telekomunikasi dan internet juga paling mudah di akses.

"Mereka memilih Indonesia sebagai markas karena sistem yg paling mudah. Pertama indonesia ini jaringannya paling gampang, mulai dari jaringan internet disini paling mudah. Kedua indonesia kulit mereka sama, banyak keturunan cina disini makannya mereja gak terlalu mudab dicurigai oleh warga disini,"

Sementara itu, Ketua RT. 10 RW 1, Kel. Kemanggisan, Kec  Palmerah, Jakarta Barat Bambang Agus (54) mengaku pihaknya merasa kecolongan di lokasi tempatnya dijadikan kejahatan penipuan.

"Jadi dari pertama dari pertama ini kita tidak tahu, karena rumah ini terlihat tidak ada kehidupan. Tapi saya dapat informasi suka masukin barang-barang dagangan apa itu," ujar Bambang.

Bambang menambahkan setiap hari rumah ini terlihat kosong dan tidak ada orang yang menempati lokasi ini.

"Kalau saya perhatikan setiap hari terlihat kosong dan tidak ada yang masuk ke rumah ini," pungkas Bambang. [adc]



Tipu Korban Hingga 300 Juta, Lili Polisikan RR

Tipu Korban Hingga 300 Juta, Lili Polisikan RR

INILAHCOM, Jakarta - Pengacara Dahlia Zein mendampingi kliennya Lili dan Alisa Julianty melaporkan kasus penipuan yang dilakukan RR ke Ditreskrimsus Polda Metro Jaya agar segera diungkap.

Menurut Dahlia, terlapor RR melakukan penipuan bisnis dengan cara Take Over PO Wafer Corinthian Celengan untuk di jual kembali.

"Korban Lili dan Alisa Julianty kenal RR melalui akun Facebook. Terlapor membujuk korban, bisnis yang menjanjikan berbagai keuntungan untuk menambah penghasilan," ujar Dahlian di depan gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Senin (25/11/2019).

Korban Lili pada 25 Juli 2018 mentransfer kepada terlapor Rp 120 juta, 26 Juli 2018 mentransfer Rp 100 juta dan pada 25 Agustus 2018 mentrasfer Rp 85 juta.

"Total korban Lili mengalami kerugian sebesar Rp 305 juta," kata Dahlia.

Sedangkan korban Alisa Julianty mentrasfer kepada terlapor pada 19 Juli 2018 sebesar Rp 50 juta, pada 20 Juli 2018 mentrasfer sebesar Rp 67.500.000, dan pada 23 Juli 2018 mentrasfer sebesar Rp 117.500.000.

"Jadi untuk korban Alisa Julianty telah mentrasfer kepada terlapor sebesar Rp 235 juta," tuturnya.

Kedua korban sudah memberikan surat somasi kepada terlapor RR, karena terlapor tidak punya itikad baik pada 22 Agustus 2019 dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

Pengacara berharap agar kasus ini segera diproses oleh pihak kepolisian karena sudah ada 2 laporan, LP/5197/VIII/2019/PMJ/Dit Reskrimsus, 22 Agustus 2019. LP/5196/VIII/2019/PMJ/Dit Reskrimsus, 22 Agustus 2019.

Terlapor dilaporkan korban dengan pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Pengelapan. Kemudian pasal 3,4,5 UU RI No.8 tahun 2010 tentang TPPU. [adc]



Sabtu, 23 November 2019

Prakiraan Cuaca Ibu Kota Akhir Pekan Ini

Prakiraan Cuaca Ibu Kota Akhir Pekan Ini

INILAHCOM, Jakarta - BMKG memprakirakan cuaca Ibu kota, pagi ini, Minggu (24/11/2019) cerah berawan.

Kondisi tersebut diprediksi akan terus berlanjut hingga siang hari.

Pada malam hari, cuaca DKI Jakarta diprakirakan akan dilanda hujan dengan intensitas ringan, kecuali di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Timur yang diprediksi berawan.

Sedangkan pada dini hari, cuaca Ibu kota kembali diprakirakan cerah. [fad]



Jumat, 22 November 2019

Prakiraan Cuaca Ibu Kota Akhir Pekan

Prakiraan Cuaca Ibu Kota Akhir Pekan

INILAHCOM, Jakarta - Cuaca Ibu kota pagi akhir pekan ini, Sabtu (23/11/2019) diprakirakan cerah berawan.

Pada siang hari, diprakirakan BMKG akan terjadi hujan dengan intensitas ringan di wilayah Jakarta Selatam dan Jakarta Timur. Sedangkan wilayah lainnya tetap cerah berawan.

Pada malam hari, seluruh wilayah DKI Jakarta diprediksi berawan. Kondisi tersebut diprakirakan akan berlanjut hingga dini hari. [fad]



Pengguna Skuter Listrik Nakal Bakal Ditindak

Pengguna Skuter Listrik Nakal Bakal Ditindak

INILAHCOM, Jakarta - Mulai 25 November 2019, Polda Metro Jaya akan melakukan penindakan terhadap penggunaan skuter listik nakal dengan menerapkan dua tindakan yakni represif non yudisial dan represif yudisial.

Sehingga, nantinya para pengguna skuter listik tak sembarangan menggunakan alat transportasi tersebut.

"Petugas dari kepolisian hanya akan menegur para pengguna skuter listik. Sedangkan, cara represif yudisial lebih kepada penilangan," kata Direktur Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf, Jumat (22/11/2019).

Bentuk penilangan terhadap pengguna skuter listik disebut akan serupa dengan pengendara sepeda motor. Mulai dari penyitaan, denda, hingga pasal yang digunakan akan disetarakan.

"Penindakan itu kan dia (pengguna skuter listik) punya data nih, data penggunanya kan ada nama, alamat, dan sebagainya kita tulis disitu (surat tilang). Yang kita sita adalah kendaraannya," paparnya.

Hanya saja, penindakan tersebut hanya akan berlaku sementara. Menunggu hingga peraturan terkait penggunaan skuter listik telah rampung dibahas dan diberlakukan.

Untuk sementara, para pengguna skuter listik dilarang keras berada di jalan raya dan hanya diperbolehkan memainkannya di beberapa kawasan tertentu. Lokasi yang dimaksud salah satunya Glora Bung Karno. Dengan catatan, pihak pengelola kawasan telah menyetujui penggunaannya.

Bahkan, ketika disinggung mengenai penggunaan di atas trotoar, ditegaskan jika fasilitas umum itu diperuntukan bagi para pejalan kaki. Sehingga, para pengguna skuter listik yang tetap membandel akan ditindak.

"Selain pejalan kaki itu tidak boleh, tetap kita tindak," tegas Yusuf.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menambahkan, aturan soal penggunaan skuter listik nantinya diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub). Yang saat ini, telah masuk kedalam tahap pengujian dengan beberapa stake holder terkait.

Nantinya peraturan tersebut akan mengatur soal keselamatan, kecepatan, hingga pembatasan usia pengguna skuter listik.

Soal kecepatan, dikatakan, nantinya skuter listik hanya mampu melaju dengan kecepatan 15 kilometer perjam. Sementara, umur yang diperbolehkan mengoprasikannya diatas 17 tahun.

"Usia pengguna untuk menjaga keamanan itu minimal 17 tahun sebagaimana yang acuan kita dalam uu 22 tahun 2019 bahwa dalam usia 17 tahun seseorang dianggap sudah desawa dan bisa mendapat SIM C," papar Syafrin. [ton]



Kamis, 21 November 2019

Polisi Masih Dalami Kasus Pembobolan ATM Bank DKI

Polisi Masih Dalami Kasus Pembobolan ATM Bank DKI

INILAHCOM, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus dugaan pembobolan ATM Bank DKI Jakarta oleh sejumlah oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

"Masih tahap langkah-langkah penyelidikan. Meminta keterangan dari saksi-saksi apakah nanti akan kita tingkatkan ke penyidikan atau tidak," katanya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (21/11/2019).

Gatot menjelaskan, kasus tersebut saat ini tengah ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus). Meski demikian ia belum bisa memberikan kepastian berapa jumlah Satpol PP yang diperiksa. Gatot juga beum membeberkan total uang yang diduga dibobol dari Bank DKI. Dia minta waktu bagi penyidik untuk bekerja.

"Laporannya sedang diklarifikasi. Sudah diperiksa beberapa orang. Masih diselidiki semua. Nanti akan dihitung," katanya.

Sebelumnya diberitakan, MR, seorang anggota Satpol PP diduga melakukan tindakan pembobolan terhadap ATM Bersama. Kejadian diawali saat MR menemukan celah, yaitu uang bisa ditarik, namun tidak mengurangi saldo rekeningnya di Bank DKI. Dia lalu menyebarkan hal itu kepada 11 rekan-rekannya.

Saat ini, sejumlah 12 anggota Satpol PP DKI Jakarta yang diduga melakukan pembobolan terhadap ATM Bersama, telah dibebastugaskan.  Menurut Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin, pembebastugasan itu dilakukan selama kasus diselidiki Polda Metro Jaya.

"Seluruhnya sudah dibebastugaskan," ujar Arifin saat dihubungi, Rabu (20/11/2019). [ton]



Narkoba, Eks Kapolsek Kebayoran Baru Ditahan

Narkoba, Eks Kapolsek Kebayoran Baru Ditahan

INILAHCOM, Jakarta - Polda Metro Jaya telah menetapkan mantan kapolsek Kebayoran Baru AKBP Benny Alamsyah sebagai tersangka atas kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menegaskan, tersangka telah resmi ditahan 21 Agustus 2019. Saat ini, Benny telah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Narkoba Polda Metro Jaya.

"Iya sudah (ditetapkan sebagai tersangka) sudah ditahan sejak 21 Agustus lalu," katanya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (21/11/2019).

Sementara itu, polisi masih menyelidiki berapa lama Benny telah mengonsumsi barang haram tersebut.

"(Yang bersangkutan) sudah ditahan di Rutan Narkoba," ungkap Yusri.

Sebelumnya diberitakan, Benny dicopot dari jabatannya sebagai Kapolsek Kebayoran Baru karena pelanggaran kode etik yakni penggunaan narkoba jenis sabu. Pencopotan itu dilakukan beberapa bulan lalu. [ton]



Ditresnarkoba PMJ Musnahkan Barbuk 356 Gram Heroin

Ditresnarkoba PMJ Musnahkan Barbuk 356 Gram Heroin

INILAHCOM, Jakarta - Ditresnarkoba Polda Metro Jaya kembali memusnahkan barang bukti narkoba jenis heroin, Kamis (21/11/2019).

Kanit I Subdit I Ditresnarkoba PMJ Kompol Dokmaralus Marpaung mengatakan barang bukti yang dimusnahkan kali ini adalah hasil pengungkapan pada tanggal 9 Oktober 2019 dengan tersangka kurir Lindra Wijaya bin Mamin.

"Jadi yang kita musnahkan hari ini adalah barang bukti narkotika jenis heroin sebanyak 34 kapsul dengan total 356 gram. Ini hasil ungkap kasus tanggal 9 oktober dengan tersangka Lindra Wijaya bin Maheng," katanya di Mapolda Metro Jaya.

Ia menjelaskan, kasus ini sendiri pihaknya masih memburu tersangka yang menyuruh tersangka Lindra untuk mengangkut barbuk di salah satu swalayan di Jakarta Utara.

"Tersangka kurir cuma ambil di salah satu swalayan di Kapuk Muara Pluit. Dia hanya diperintahkan orang. Untuk ambil barang itu. Yang telp dia pake privat number. Infonya katanya kemungkinan orang luar negeri. Sedang kita buru," paparnya.

Petugas Puslabfor Rita dan Wulan mengatakan barang bukti harus dites sebelum dimusnahkan.

"Kita coba tes sample kapsul diduga heroin ini. Ini warnanya berubah jadi ungu. Artinya ini positif narkotika jenis heroin atau putau," kata petugas Labfor, Rita. [rok]



Selasa, 19 November 2019

Gara-gara Program Anies Ramai Ingin Jadi Warga DKI

Gara-gara Program Anies Ramai Ingin Jadi Warga DKI

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lewat akun Twitter-nya @aniesbaswedan membeberkan soal cara mendaftar Kartu Pekerja Jakarta.

"Kalau kamu berKTP Jakarta, memiliki penghasilan maksimal setara UMP+10%, dan bekerja pada perusahaan di wilayah Jakarta. Kamu memenuhi syarat untuk ajukan #KartuPekerja, bisa diajukan secara kolektif melalui serikat pekerja maupun perorangan," twitt akun Twitter @aniesbaswedan, dikutip Rabu (20/11/2019).

Kartu Pekerja disiapkan Gubernur Anies sebagai bentuk komitmen Pemprov DKI bagi pekerja yang berpenghasilan sekitar UMP.

Lewat Kartu Pekerja, Pemprov DKI memberikan tiga layanan berupa fasilitas transportasi gratis menggunakan Trans Jakarta, layanan belanja di Jak Grosir dan program subsidi pangan.

Lalu berbagai tanggapan muncul dari netizen mengenai program yang dibuat oleh Gubernur Anies. Banyak yang memuji ada pula netizen luar  daerah yang ingin pindah bekerja di Jakarta agar mendapat fasilitas kartu pekerja.


@6u57104 : Manstap Pak
@aniesbaswedan semoga barokah

@alfatur_f : Terimakasih Pak Gub... Telah merealisasikan kartu Pekerja, program nyata dan banyak manfaat

@marSyaheedAS : Bekasi masuk Jakarta, pak? Kapan punya gubernur kayak gini ya

@d_eriy : Jadi pengen ganti KTP JKT secara kerja di Jakarta dah belasan tahun

[rok]



Minggu, 17 November 2019

Pagi Ini, Jakarta Diprakirakan Cerah Berawan

Pagi Ini, Jakarta Diprakirakan Cerah Berawan

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di DKI Jakarta hari ini, Senin (18/11/2019) akan cerah berawan.

Lewat situs resminya, BMKG menulis cuaca di Jakarta pagi ini akan cerah berawan. Hanya di Jakarta Utara yang cuacanya diprediksi berawan.

Siang harinya, cuaca di Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan berawan. Sementara daerah lainnya diprediksi akan ceraj berawan.

Malam harinya cuaca di seluruh wilayah Jakarta diprediksi kan cerah berawan. [hpy]



Polisi Selidiki Pembongkaran Portal Sungai Turi

Polisi Selidiki Pembongkaran Portal Sungai Turi

INILAHCOM, Tangerang - Polisi akan menyelidiki pembongkaran portal dan barrier Jalan Sungai Turi di Desa Laksana, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

"Sudah pasti akan ada penyelidikan," ujar Kapolsek Pakuhaji AKP M. Isa Ansori, Minggu (17/11/2019).

Sebagaimana diberitakan, portal dan barrier Jalan Sungai Turi di Desa Laksana, Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang dibongkar paksa oleh sekelompok warga masyarakat, Sabtu (16/11/2019).

Padahal dalam putusan inkrah Pengadilan Negeri Tangerang menetapkan lahan di bantaran Sungai Turi tersebut merupakan aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang. Dalam putusan No 2506/Pidsus/2018, pengawasan jalan bantaran kali Sungai Turi diserahkan ke Pemkab Tangerang dan dikembalikan sesuai fungsinya.

Pembongkaran portal dan barrier yang sebelumnya dibuat Dit. Reskrimsus Polda Metro Jaya terkait laporan Pemkab Tangerang ini dilakukan sekitar 100 orang. Selain warga setempat, ada beberapa yang mengaku sebagai wartawan.

Celakanya, kehadiran beberapa petugas keamanan dari kepolisian dan TNI yang berada di lokasi pun tidak digubris oleh oknum yang nama-namanya telah dikantongi identitasnya itu.

Selain itu, Kapolsek Pakuhaji menegaskan pihaknya tidak pernah menerima informasi dari siapapun atas adanya aktivitas pembongkaran yang status hukumnya telah inkrah ini.

"Yang jelas ini tidak ada pemberitahuan ke Polsek, ke Camat dan Kepala Desa. Tidak ada pemberitahuan, tau-tau kita sampai sudah dibongkar," ujarnya.  

Atas kejadian ini, lanjut Kapolsek, pihaknya akan menggali informasi terkait dalang dibalik pembongkaran portal tersebut. "Yang melakukan pembongkaran sudah kami data dan akan dilakukan pendalaman," tukasnya.  

Sementara itu PJS Kepala Desa Laksana Faisal mengatakan, pihaknya tidak menerima laporan ihwal adanya pembongkaran portal dan barrer Jalan Sungai Turi tersebut.

Atas pembongkaran portal dan barrier, termasuk papan pemberitahuan yang telah dipasang, pihaknya akan berkoordinasi ke Pemkab. "Karena tidak ada pemberitahuan dan ini kan masih dalam pengawasan Pemkab," pungkasnya. [rok]



Sabtu, 16 November 2019

Hari Ini Cuaca Jakarta Cerah Berawan

Hari Ini Cuaca Jakarta Cerah Berawan

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di DKI Jakarta pagi ini, Minggu (17/11/2019) akan cerah berawan.

Lewat situs resminya, BMKG merilis prakiraan cuaca ini. Dari situs ini juga diketahui cuaca cerah berawan akan terjadi di seluruh DKI Jakarta pagi ini.

Siang harinya cuaca di Jakarta tidak akan berubah. BMKG menyatakan matahari akan bersinar di balik awan di seluruh langit di atas DKI Jakarta.

Malam harinya cuaca tidak akan berubah. BMKG memprediksi cuaca di seluruh DKI Jakarta akan tetap cerah berawan. [hpy]



Pelaku Siram Korban Dengan Soda Api, Ini Efeknya

Pelaku Siram Korban Dengan Soda Api, Ini Efeknya

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Kimbiofor Puslabfor Bareskrim Polri, Kombes Pol Andi Firdaus menyebut hasil olah TKP yang dilakukan Puslabfor Polri di Kebon Jeruk dan Kembangan, bahan cairan tersebut identik di tiga lokasi tersebut.

"Hasil pemeriksaan di lokasi dan barang bukti, kita temukan bahan yang sama atau identik di tiga lokasi itu, yaini sida api, Natrium Hidroksida atau lebih dikenal soda api. Ini termasuk bahan berbahaya karena bisa menyebabkan iritasi pada kulit bila disiramkan ke kulit," katanya kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (16/11/2019).

Adapun efeknya bisa membuat kulit iritasi dan memerah, itu pun saat kadar konsentrasinya ringan. Jika kadar konsentrasinya tinggi, bisa membuat kulit melepuh, sama halnya saat disiram air mendidih

"Dari hasil pemeriksaan kita, cairan yang digunakan itu konsentrasinya tak tinggi sehingga hanya membuat kulit iritasi saja merah-merah. Jadi akan sehat sendiri atau oleh dokter di kasih obat gitu yah, bisa cepat sembuh" terangnya.

Dia menambahkan, bila sampai masyarakat terkena soda api, diminta untuk tak mengusap-usap bagian yang terkena cairan tersebut. Cara termudah untuk mengantisipasinya dengan menyiramkan bagian tersebut dengan air sehingga cairan itu bisa mengencer dan konsentrasinya memudar.



Polisi Tangkap Pelaku Teror Air Keras Di Jakbar

Polisi Tangkap Pelaku Teror Air Keras Di Jakbar

INILAHCOM, Jakarta - Polda Metro Jaya akhirnya berhasil mengungkap teror penyiraman air keras di daerah Jakarta Barat yang meresahkan. Pemuda kelahiran 1990 berinisial FY resmi menjadi tersangka tunggal.

FY diduga melakukan penyiraman di tiga lokasi daerah Jakarta Barat. Lokasi pertama ialah di belakang rumah makan Puas, Jalan Raya Kebon Jeruk. Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 5 November 2019 sekira pukul 16.30 WIB.

"Tersangka FY berusia 29 tahun," kata Panit 2 Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Adhi saat menggelar konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (16/11/2019)

Akibat kejadian tersebut, dua siswi SMP yakni Aurelia Estinov dan Prameswari menjadi korban. Aurelia mengalami luka bakar di bagian bahu, tangan, dan badan. Sementara Prameswari mengalami luka di bagian tangan.

Lokasi kejadian kedua di Jalan Taman Aries Utama RT 004 RW 006, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, pada Jumat, 8 November 2019. Kejadian tersebut mengakibatkan korban luka seorang penjual sayur keliling, Sakinah alias Enah (56).

Peristiwa ketiga yang dilancarkan FY yakni di ‎Gang Mawar, Srengseng, Jakarta Barat, pada Jumat, 15 November 2019. Akibat kejadian tersebut, enam pelajar SMP menjadi korban.

Atas perbuatannya, FY diancam melanggar tindak pidana penganiayan terhadap perempuan yang dimaksud Pasal 80 ayat (2) Juncto Pasal 76C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 dan atau Pasal 321 ayat (2) KUHP.



Jumat, 15 November 2019

Kapolda Metro: Bahaya Medsos, Orang Jadi Radikal

Kapolda Metro: Bahaya Medsos, Orang Jadi Radikal

INILAHCOM, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengingatkan bahaya Medsos terutama orang menjadi intoleran.

Hal tersebut disampaikannya dalam diskusi peringatan Hari Toleransi Internasional di Hotel Grand Sahid Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (15/11/2019).

"Media sosial, kita nggak bisa meredam, tidak bisa memfilter, apapun bisa dilakukan dari media. Bagaimana orang itu bisa intoleran belajar dari medsos, bagaimana orang itu menjadi radikal itu belajar dari medsos," ujar Gatot.

Gatot menyebut, sementara dulu orang-orang menyebarkan paham radikal melalui cara pertemuan atau diskusi, kata dia, kini itu bisa disebarkan lewat medsos, seperti jaringan teroris.

"Bisa dibayangkan, saya ambil contoh kasus Abu Zee. Kelompok ini di 8 provinsi tersebar, mereka mengatakan paham itu melalui media sosial dalam Telegram. Seorang anggota polisi, itu ada 2 orang anggota polwan, juga ikut bagian daripada itu. Bahkan dia siap menjadi seorang pengantin," katanya.

Menurut Gatot, Medsos di satu sisi menjadi hal yang positif, tapi pada sisi lain menjadi hal yang negatif. Hal-hal negatif itu, kata dia, perlu diantisipasi dalam membangun toleransi.

"Banyak langkah-langkah yang harus kita lakukan tentunya apakah melalui pendidikan, pemahaman toleransi mungkin dari masa-masa kecilnya," katanya. [adc]



Lapor Jual Kendaraan Bermotor Lewat Aplikasi Ini

Lapor Jual Kendaraan Bermotor Lewat Aplikasi Ini

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Seksi STNK Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Arief Fazlurrachman mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan BPRD DKI Jakarta telah meluncurkan aplikasi yang bisa mempermudah wajib pajak dalam menjalankan lapor jual kendaraan bermotor.

Aplikasi ini diluncurkan guna menghindar dari pajak progresif. Jadi, sebaiknya setelah menjual kendaraan, segera lakukan pemblokiran Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Dulunya, memang hanya bisa dilakukan secara manual, yaitu datang langsung ke Samsat. Namun, sekarang pemblokiran STNK akan bisa dilakukan secara online melalui aplikasi.

"Ya aplikasi ini diluncurkan untuk memperpendek jarak antara wajib pajak dengan kantor pembayaran ojak kendaraan bermotor dalam hal melakukan lapor jual. Bayar pajak PKB kendaraan dan pengesahannya saja bisa online pakai aplikasi Samolnas (Samsat Online Nasional). Kok blokir atau lapor jual masih harus sulit-sulit datang ke Samsat," katanya di Jakarta, Jumat (15/11/2019).

Aplikasi ini diperuntukkan bagi pemilik kendaraan yang sudah melakukan penjualan unit kendaraan bermotor yang sebelumnya bisa dilakukan di kantor.

"Jadi kalau ada orang yang sudah menjual kendaraannya, bisa melakukan lapor jual objek pajak lewat aplikasi ini, tidak perlu lagi datang ke kantor. Bisa dilakukan dari rumah. Dengan mendaftar dan mengisi semua dokumen syarat," jelasnya.

Ia menjelaskan, untuk mengakses aplikasi ini, sangat muda dengan perangkat telpon pintar. Wajib pajak tinggal membuka alamat pajakonline.jakarta.go.id, maka akan muncul halaman landing page dari Aplikasi Pajak Online DKI Jakarta.

"Tekan tombol masuk untuk membuka halaman login. Masukkan username (email) dan password, jika belum memiliki akun bisa melakukan
pendaftaran dengan cara menekan tombol daftar," ujarnya.

Setelah memasukkan username dan password tekan tombol masuk. Jika berhasil maka tampilan login akan berubah menjadi halaman Profil Wajib Pajak.

"Pilih jenis pajak PKB dengan menekan tombol PKB pada daftar pilihan tombol jenis pajak sebelah kiri. Jika NIK/NPWP yang digunakan untuk melakukan registrasi memiliki kendaraan yang sudah terkoneksi dengan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) maka data kendaraan yang dimiliki atas NIK tersebut akan otomatis muncul pada tabulasi objek pajak," paparnya.

Untuk melihat riwayat pembayaran/histori pembayaran dapat dilakukan dengan menekan tombol Histori Pembayaran lalu memilih nomor polisi kendaraan yang ingin dilihat riwayat

"Untuk melakukan permohonan layanan Lapor Jual Secara daring (online) dengan cara menekan tombol pelayanan pada tabulasi Pelayanan lalu pilih jenis Pelayanan Permohonan Lapor Jual," katanya.

"Maka akan muncul data kendaraan yang dimiliki. Kendaraan yang bisa diajukan lapor jual adalah kendaraan yang memiliki status 'TIDAK DIBLOKIR'" sambungnya.

Selanjutnya, wajib pajak tinggal pilih kendaraan yang akan dilapor jual dan dilanjutkan dengan menekan tombol Ajukan Lapor Jual. Akan muncul form isian permohonan Lapor Jual.

"Isi sesuaikan alamat sesuai dengan alamat domisili Wajib Pajak. Lampirkan dokumen-dokumen pendukung. Seperti KTP dan KK," ujarnya.

Format surat pernyataan dapat diunduh pada bagian kanan. Tekan tombol ceklis setuju dengan pernyataan diatas. Jika sudah yakin dengan isian maka dapat menekan tombol simpan.

"Jika sudah berhasil maka dapat notifikasi seperti gambar terlampir. Untuk meneruskan permohonan layanan dapat dilakukan dengan menekan tombol Kirim Permohonan. Akan muncul layar konfirmasi. Pilih tombol Ya untuk melanjutkan," jelasnya.

Status pelayanan akan berubah menjadi “PELAYANAN MENUNGGU KODE VERIFIKASI”, masukkan kode OTP yang sudah dikirimkan ke email dengan cara menekan tombol .

"Jika email masih belum diterima maka bisa memohon kode OTP kembali dengan cara menekan tombol. Jika berhasil maka akan muncul layar dialog Berhasil," katanya.

Berkas Permohonan akan diteruskan ke Petugas dan status pelayanan akan menjadi “DALAM PROSES VERIFIKASI BERKAS”. Jika berkas masih terdapat kekurangan maka petugas akan memberikan pesan kepada wajib pajak melalui pajak online dengan cara menekan tombol dan email yang digunakan pada  pajakonline. Maka status akan berubah menjadi “REJECT (BERKAS KURANG / DITOLAK)”.

"Wajib pajak dapat memperbaiki lampiran dengan cara menekan tombol edit. Jika sudah dilakukan perbaikan pada lampiran, maka wajib pajak menekan tombol untuk melanjutkan berkas kembali kepada petugas dan status pelayanan akan kembali menjadi 'DALAM PROSES VERIFIKASI BERKAS'" sambungnya.

Jika berkas sudah diterima petugas maka status akan berubah menjadi “PELAYANAN DAPAT DICETAK”. Untuk melihat pesan petugas dengan menekan tombol kirim.

"Jika berkas telah diproses kedalam SI-PKB maka status pelayanan akan berubah menjadi 'PELAYANAN DI INPUT KE SIM-PKB'" tandasnya. [wll]

 



Selasa, 12 November 2019

BPRD Tagih Pajak ke Rumah Para Penunggak

BPRD Tagih Pajak ke Rumah Para Penunggak

INILAHCOM, Jakarta - Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Jakarta Faisal Syafruddin mengatakan pihaknya baru berhasil mengumpulkan pajak sebesar 84 persen dari target penerimaan pajak tahun 2019 Rp8,8 triliun. Sementara, target penerimaan pajak untuk Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) tahun 2019 sebesar Rp5,650 triliun.

"Jadi, kita kurang 16 persen lagi. Kekurangan itu kurang lebih Rp2,1 triliun lagi," katanya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (12/11/2019).

Untuk itu, pihaknya akan menyisir kekurangan tersebut. Salah satu upayanya adalah penagihan pada para penunggak pajak yang tidak kooperatif dengan cara door to door atau mendatangi rumah pemilik. Pasalnya, surat pemberitahuan tunggakan pajak sudah dikirim tapi tidak digubris.

"Kita akan melakukan door to door, penagihan ke salah satu lokasi yang kita sudah berikan surat peringatan, imbauan, dan sebagainya," kata dia.

Lebih lanjut dia mengatakan, pihaknya tidak segan menyita aset kendaraan para pemilik apabila mereka tetap tak kooperatif dalam pembayaran pajak. Hal ini sebagai bentuk penindakan hukum.

"Maka langkah selanjutnya kita akan melakukan law enforcement. Kita bisa melakukan penyitaan terhadap aset yang dimiliki penunggak pajak," ujarnya lagi. [adc]



Polisi Amankan 800 Kendaraan Bermasalah Pajak

Polisi Amankan 800 Kendaraan Bermasalah Pajak

INILAHCOM, Jakarta - Kasie STNK Ditektorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Arif Fazlurrahman mengatakan, pihaknya sudah secara maksimal membantu Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta dalam mencapai pendapatan pajak kendaraan di Jakarta.

"Pada operasi Zebra Jaya 2019 kemarin selama 14 hari ada 800 kendaraan yang bermasalah dengan pajak kendaraan. Dan kemudian kami arahkan langsung membayar pajak Samsat Keliling yang ada di lokasi Razia Zebra Jaya," katanya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (12/11/2019).

Kepala BPRD DKI Jakarta Faisal Syafruddin mengatakan, pihaknya menaikan tarif atas Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar 12,5 persen. Kenakikan ini dengan alasan untuk menyamakan pajak kendaraan dengan Jawa dan Bali.

Ia menjelaskan, alasan kenaikan Pajak kendaraan supaya tidak ada kecemburuan pemilik kendaraan di Jawa dan Bali dengan pemilik kendaraan di Jakarta.

"Contohnya kita masih 10 persen, di Tangerang sudah 12,5 persen. Orang-orang Tangerang beli mobilnya di Jakarta," bebernya.

Kedua kata Faisal supaya masyarakat di Jakarta bisa berpikir dua kali jika ingin membeli kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Sehingga, kemacetan di Jakarta juga bisa diantisipasi dengan kenaikan pajak 12,5 persen.

"Yang kedua dalam rangka regulasi supaya Jakarta tidak macet. Semuanya beli di Jakarta, semua nanti mobil di Jakarta jalanan bisa gak jalan. Memang kita butuh. Tapi, tidak hanya untuk pajaknya saja. Tapi dalam rangka regulasi mengatur kendaraan yang beredar di DKI Jakarta," ucapnya.

Rencananya kenaikan pajak ini bakal dilakukan pada 10 Desember mendatang. Diharapkan masyarakat bisa memahami dengan adanya kenaikan pajak kendaraan di Jakarta.

Untuk diketahui, Tarif atas Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN KB) di Jakarta naik menjadi 12,5 persen melalui Peraturan Daerah (Perda) DKI Nomor 6 Tahun 2019. Perda yang telah disetujui DPRD DKI, juga ditandatangani Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan pada 7 November 2019, berlaku efektif mulai 10 November 2019. [adc]



BPN Kota Depok Tertibkan Warga Berdalih Verponding

BPN Kota Depok Tertibkan Warga Berdalih Verponding

INILAH.COM, Depok - Sejumlah warga Depok menolak ditertibkan dari lahan milik negara atas nama Kementerian Agama (Kemenag) di Cisalak, Sukmajaya, Kota Depok. Di bawah izin tersebut ada 700 kepala keluarga dengan sekitar 2.000 jiwa sudah bertahun-tahun mendiami lahan tersebut.

Lahan tersebut dipilih menjadi proyek strategis nasional pembangunan kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). Beberapa warga yang menolak penertiban menjadikan Eigendom Verponding sebagai dasar atas penguasaan tanah milik negara.

Kuasa Hukum warga Erham yang tergabung dalam Badan Musyawarah Warga Verponding Seluruh Indonesia (BMWVSI) menyatakan, warga yang menguasai lahan tersebut salah satunya adalah pemegang kuasa lahan Verponding milik keluarga D Groot.

"Warga di kawasan ini beda. Ada perbedaan status hukum, sebab ini warga Verponding. Jangan semena-mena memainkan hukum," kata Erham, Selasa (12/11/2019).

Kepala Seksi Pengadaan Lahan BPN Kota Depok Medi L angkat bicara. Menurut Medi, di Republik Indonesia Eigendom Verponding sudah tidak bisa dijadikan dasar hak atas kepemilikan atau penguasaan tanah bahkan pihaknya telah mensosialisasikan hal tersebut sejak lama.

Tak terkecuali untuk tanah milik Kementerian Agama dengan Sertifikat Hak Pakai Nomor 0002/Cisalak yang nantinya akan dibangun UIII. "Di negara Indonesia yang sudah jauh merdeka ini, tidak ada lagi Verponding dan kita sudah menyurat kemana-mana," ujar Medi di kantornya, Kota Depok, Selasa (12/11/2019).

Bahwa memang dulu statusnya atau asal mulanya Verponding, lanjut Medi, itu hanya asal muasal saja atau riwayat. "Jadi Verponding itu hanya riwayat saja, tidak bisa dipakai untuk pembuktian saat ini," ujarnya.

Sebelumnya lahan tersebut berstatus Eligendom Verponding No. 448 atas nama Samuel De Meyer atau William D Groot. Namun berdasarkan Undang-Undang (UU) No 1. Tahun 1958, PP No. 18 Tahun 1958 dan UU No 5 Tahun 1960 serta beberapa aturan lainnya atas tanah-tanah bekas hak barat telah dinyatakan sebagai milik negara.

Sebagai informasi, Eigendom Verponding atau tanah verponding merupakan produk hukum pertanahan pada zaman pemerintahan kolonial Belanda di Indonesia yang melegitimasi kepemilikan seseorang atas tanah.

Setelahnya Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) dan UU No. 5 Tahun 1960 mengatur bahwa tanah verponding harus dikonversi statusnya dan setiap orang yang ingin mengkonversi hak atas tanah yang dimaksud selambat-lambatnya pada 24 September 1980 silam.

"Saya tegaskan sekali lagi, Verponding dalam status hukum untuk pembuktian kepemilikan tanah di Negara Republik Indonesia yang ada di BPN ini tidak diakui lagi keberadaannya, karena sudah banyak aturan-aturan yang cukup untuk melemahkan atau membantah (Verponding) tersebut. Jadi tidak ada lagi Verponding," pungkas Medi. [adc]



Anies Temui Pembalab Formula E Asal Belgia

Anies Temui Pembalab Formula E Asal Belgia

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan menerima narasumber kegiatan "Meet and Greet Persiapan Formula E" di ruang tamu Gubernur, Balaikota Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Pusat, pada Selasa siang (12/11).

Salah satu narasumber kegiatan tersebut adalah Stoffel Vandoorne, pebalap Formula E asal Belgia. Vandoorne akan menjadi pembalap Formula E pertama yang hadir di Jakarta.

Gubernur Anies sangat mengapresiasi kehadiran Vandoorne yang akan mendukung penuh perhelatan akbar Formula E, Jakarta E-Prix pada Juni 2020 mendatang.

"Formula E adalah salah satu cara untuk kita mencapai Jakarta langit biru. Kehadiran Vandoorne ini akan mendukung penuh Jakarta E-Prix," kata Anies.

Vandoorne bukan pebalap sembarangan, dia adalah juara GP2 Series tahun 2015 dan ketika di F1 membela tim legendaris McLaren," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Formula E telah mengumumkan masuknya sirkuit Jakarta E-Prix pada seri kejuaraan ABB Formula E Championship musim 2019/2020 yang akan diselenggarakan pada Juni tahun 2020. Kejuaraan balap dengan kendaraan elektrik single-seater ini akan diadakan di jantung Ibu Kota Indonesia, tepatnya di area Monumen Nasional (Monas).

Gubernur Anies pun telah menyampaikan, bahwa ajang bergengsi internasional Formula E yang telah digelar di empat benua ini sejalan dengan visi transportasi Jakarta, yang menggunakan transportasi bebas emisi. Sehingga akan berdampak kepada lingkungan serta gaya hidup masyarakat untuk menggunakan transportasi yang berbasis energi yang sustainable.

Senada dengan Gubernur Anies, Vandoorne pun mengapresiasi kesempatan untuk terlibat dalam ajang Formula E 2020 di Jakarta. Ia meyakini, Jakarta bakal menjadi kota dengan masa depan baik, antara lain dengan program clean air-nya.
"Saya mendukung penuh Jakarta E-Prix. Saya dan Formula E siap membantu Jakarta untuk mewujudkan Jakarta langit biru serta pengurangan emisi yang sudah dimulai," ucap Vandoorne di Balaikota DKI Jakarta.

Vandoorne juga menuturkan bahwa pekan depan adalah awal musim keenam Formula E digelar di Ad Diriyah, Saudi Arabia.
"Ketika E-Prix digelar, saya selalu dapat dukungan luas dari penggemar," tandasnya.

Hal ini terbukti dari rating fanboost buat Vandoorne yang selalu tinggi. Untuk diketahui, Fanboost adalah LIVE VOTING dari penggemar Formula E di seluruh dunia untuk mendukung pebalap tertentu, dan si pebalap mendapatkan tenaga ekstra di mobilnya.

Dalam kegiatan "Meet n greet dengan Media tentang persiapan Formula E" yang berlangsung di Balaikota DKI Jakarta ini, turut menghadirkan nara sumber lain, yakni Sean Gelael; dan Hilbram Dunar, Deputy Director Communication OC Formula E. [adc]



Senin, 11 November 2019

Banyak Nama Cawagub, Anies: Harus Bisa Kerja Sama

Banyak Nama Cawagub, Anies: Harus Bisa Kerja Sama

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku heran adanya empat nama lagi yang diusulkan sebagai cawagub DKI Jakarta. Sehingga, menjadi enam orang.

"Nomor satu, dia ikut pada visi Gubernur. Karena yang menjadi calon wakil itu sekarang tidak ada satupun yang pernah ikut kampanye. Okay? Kalau ikut kampanye, pasti meresapi kan isi janji? Kalau ini kan harus belajar," kata Anies, Senin (11/11/2019) malam.

Anies menekankan wagub DKI harus bisa bekerjasama dengannya bila terpilih nanti.

"Terus yang kedua, bisa bekerja sama. Dan saya percaya, kalau sudah pada fase ini, itu pasti fase orang-orang yang sanggup untuk kerja sama. Dan tegak lurus pada agenda Gubernur, jangan bawa agenda sendiri," tutupnya.

Sebagaimana diberitakan, DPD Partai Gerindra DKI mengusulkan empat nama sebagai calon wakil gubernur DKI Jakarta yaitu Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah, Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry J Yuliantoro, Dewan Penasihat DPP Gerindra Arnes Lukman, dan Sekjen Gerindra Ariza Patria.

(Baca juga: PKS-Gerindra Setor 2 Nama Cawagub ke Anies)

Di luar itu, sudah ada dua nama yang diusulkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu. [rok]



Prakiraan Cuaca Ibu Kota Hari Ini

Prakiraan Cuaca Ibu Kota Hari Ini

INILAHCOM, Jakarta - BMKG memprakirakan cuaca Ibu kota pagi ini, Selasa (12/11/2019) cerah berawan.

Namun pada siang hari diprakirakan akan turun hujan dengan intensitas sedang di Jakarta Pusat dan Jakarta Timur. Sedangkan wilayah lainnya cerah berawan.

Pada malam hari, cuaca DKI Jakarta diprediksi akan dilanda hujan dengan intensitas ringan. Dan akan cerah pada dini hari. [fad]



Sabtu, 09 November 2019

Lagi, Prostitusi Berkedok Karaoke Ditutup Anies

Lagi, Prostitusi Berkedok Karaoke Ditutup Anies

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dibawa pemerintahan  Anies Baswedan, terus menertibkan tempat-tempat hiburan yang dinilai telah melakukan pelanggaran. Seperti praktik prostitusi dan juga masalah narkoba.

Kini, satu lagi tempat karaoke  bernama Vins yang menjalankan bisnis prostitusi di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan disegel Satpol PP DKI Jakarta Sabtu (9/11/2019) dinihari.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin mengatakan, penutupan ini sesuai dengan rekomendasi dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta. Karena terbukti melanggar Peraturan Gubernur Nomor 18 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata.

Suku Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Jakarta Selatan juga telah mencabut surat izin Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) karaoke Vins.

"Indikasinya ada mengarah kepada kegiatan tindak asusila atau prostitusi," kata Arifin kepada wartawan, Sabtu (9/11/2019).

Menurut Arifin pihaknya hanya menjalankan proses penyegelan. Sementara untuk hasil identifikasi kesalahan tempat karaoke itu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta yang mengetahui secara rinci.

"Yang berkaitan dengan semua pelanggaran mungkin bisa ditanyakan ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan selaku dinas yang punya kewenangan pengawasan dan pengendalian semua tempat-tempat wisata," tutupnya. [wll]



Jumat, 08 November 2019

Jatiluhur Jazz Festival 2019 Hadirkan Via Vallen

Jatiluhur Jazz Festival 2019 Hadirkan Via Vallen

INILAH.COM, Jakarta - Pedangdut Via Vallen bakal memeriahkan gelaran jazz bertajuk The 1st International Jatiluhur Jazz Festival 2019. Acara ini akan digelar untuk pertama kalinya di bendungan Ir. H. Djuanda atau yang dikenal dengan Waduk Jatiluhur pada 30 November dan 1 Desember mendatang.

"Festival jazz ini diadakan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara, sekaligus memberikan sarana ekspresi budaya melalui musik jazz dan etnik serta sarana hiburan bagi masyarakat," kata Direktur Utama Jasa Tirta II, U. Saefudin Noer selaku penyelenggara dalam keterangan tertulis, Jumat (8/11/2019).

The 1st International Jatiluhur Jazz Festival 2019 akan mengolaborasikan musik dari beberapa genre dengan sentuhan jazz. Menampilkan musisi luar negeri, serta musisi nasional termasuk dari Purwakarta.

Selain Via Vallen, gelaran jazz ini akan menampilkan musisi jazz Indonesia dan mancanegara. Mereka di antaranya adalah Dwiki Dharmawan World Peace Project feat Steve Thornton, Kamal Musallam dan Wizzy, Syaharani & Queenfireworks, Java Jive, Mus Mujiono, Krakatau, Ermy Kullit, Indro Hardjodikoro feat Kayla, Farabi Big Band feat Ita Purnamasari. Ditambah sederet penyanyi kenamaan seperti Marcell, dan juga pedangdut Zaskia Gotik.

"Para artis dan musisi ini akan menjadikan Jatiluhur sebagai tempat menampilkan karya musik terbaru. Jatiluhur Jazz Festival akan menyuguhkan musik jazz dari straight ahead sampai funk dan tak lupa memberi ruang bagi ekspresi musik berbasis tradisional," kata Direktur Artistik International Jatiluhur Jazz Festival 2019 Dwiki Dharmawan.

Para pengisi acara International Jatiluhur Jazz Festival 2019 akan menyatu dengan keindahan kawasan Pelabuhan Biru sebagai lokasi panggung. Waduk yang berusia 52 tahun itu diketahui telah berubah dari yang penuh gulma menjadi perairan eksotis dan terjaga fungsinya.

"International Jatiluhur Jazz Festival tahun pertama ini mengambil tema 'Green, Water and Life', menjadi bagian kampanye untuk menjaga lingkungan dan air bagi kehidupan," Saefudin Noer, menambahkan.

Tiket International Jatiluhur Jazz Festival 2019 saat ini sudah bisa didapatkan secara daring atau online. Harga tiket dibanderol mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu. [adc]



Kamis, 07 November 2019

Polisi Bekuk 55 Preman di Jakarta Selatan

Polisi Bekuk 55 Preman di Jakarta Selatan

INILAHCOM, Jakarta - Personel gabungan Polres Metro Jakarta Selatan menggelar giat operasi premanisme. Sebanyak 55 terduga pelaku tindak pidana kejahatan diamankan di berbagai wilayah Jakarta Selatan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Andi Sinjaya mengatakan, para pelaku tindak kejahatan terdiri dari berbagai profesi, ada sebagai juru parkir liar, pak ogah hingga debt collector.

"Kita amankan 55 pelaku tindak kejahatan dari lima wilayah di Jakarta Selatan, Casablanca Raya, Gandaria City Mall, Kalibata City, Kawasan Blok M, dan Kawasan Manggarai," kata Andi  Kamis (7/11/2019).

Saat dilakukan pemeriksaan, 2 orang pelaku positif menggunakan narkoba jenis shabu. Kedua pelaku diketahui merupakan pegawai swasta.

"Masih dilakukan Pendataan identitas dan pemeriksaan cat Kriminal di SKCK Intelkam," jelasnya.

Dari operasi tersebut diamankan barang bukti dari sejumlah pelaku juru parkir sebesar Rp. 5. 635.000 juta. [adc]



Senin, 04 November 2019

Jakarta Hari Ini Cerah Berawan, Tak Sampai Hujan

Jakarta Hari Ini Cerah Berawan, Tak Sampai Hujan

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Jakarta hari ini, Selasa (5/11/2019), akan cerah berawan.

Sejak pagi, langit ibukota akan cerah berawan diseluruh wilayah Jakarta. Kondisi seperti ini berlanjut hingga siang hari dimana suhu rata-rata akan berkisar antara 24-34 derajat celcius.

Malam hari, wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan akan berselimut awan tebal meski tak sampai hujan. Sementara wilayah Jakarta lainnya tetap cerah berawan.[Ivs].



Minggu, 03 November 2019

Anies Bakal Pecah Dinas Pariwasa dan Kebudayaan

Anies Bakal Pecah Dinas Pariwasa dan Kebudayaan

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal melakukan lelang jabatan usai Kadisparbud Edy Junaidi dan Kepala Bappeda Sri Mahendra mengundurkan diri dari jabatan mereka.

"Bappeda akan diumumkan untuk rekrutmen terbuka," kata Anies.

Khusus untuk Dinas Pariwisata dan Kebudayaan bakal dipimpin dua kepala dinas lantaran dipisahkan menjadi dua bagian. Yakni, Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan.

"Juga kepala dinas pariwisata dan kebudayaan, karena tahun depan akan dipisahkan, dinas pariwisata sendiri, kebudayaan sendiri," jelasnya.

Diketahui, ada sejumlah anggaran yan dinilai bermasalah dalam KUA-PPAS DKI 2020. Seperti, pembelian lem aibon sebesar Rp 82 miliar yang diunggah oleh Sudin Pendidikan Jakarta Barat dan anggaran pembelian ballpoint sebesar Rp 123 miliar yang diunggah Sudin Pendidikan Jakarta Timur. [rok]

   



Siang Ini Hujan Basahi Sebagian Besar Jakarta

Siang Ini Hujan Basahi Sebagian Besar Jakarta

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di DKI Jakarta pagi ini, Senin (4/11/2019) akan berawan.

Hanya saja lewat situs resminya BMKG menulis, pagi ini cuaca di Kepulauan Seribu diprediksi akan terjadi hujan lokal.

Siang harinya hujan akan terjadi di sebagian besar Jakarta. Di Jakarta Barat diprakirakan akan hujan ringan. Di Jakarta Pusat dan Jakarta Utara akan hujan lokal. Sementara di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan akan hujan sedang.

Malam harinya cuaca di Jakarta akan merata. Dimana BMKG memprakirakan cauaca di Jakarta akan berawan. [hpy]



Motor Tabrak Pembatas Jalan, Satu Tewas

Motor Tabrak Pembatas Jalan, Satu Tewas

INILAHCOM, Jakarta - Traffic Management Centre (TMC) Ditlantas Polda Metro Jaya menginformasikan telah terjadi kecelakaan di bilangan Pondok Indah, Senin (4/11/2019) dini hari.

Lewat akun twitter resminya @TMCPoldaMetro menyebut kecelakaan ini menimpa satu unit sepeda motor. Lewat unggahan foto terlihat satu unit motor Honda Beat hitam terlihat rusak. Akibat kejadian ini, pemotor nahas bernama Endro Wijaya Kusuma dinyatakan meninggal dunia.

"01:42 Kecelakaan Pemotor Honda B 6252 CTR menabrak trotoar di dpn Bank Niaga Jl. Metro Pondok Indah Jaksel, korban tutup usia: Endro Wijaya Kusuma (30 tahun) & sdh dlm penanganan Polri," kicau akun twitter @TMCPoldaMetro. [hpy]



Sabtu, 02 November 2019

Siang Ini Jaksel-Jaktim Hujan Disertai Petir

Siang Ini Jaksel-Jaktim Hujan Disertai Petir

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) lewat situs resminya memprakirakan cuaca di DKI Jakarta pada pagi ini, Minggu (3/11/2019) akan cerah berawan.

Pada siang harinya cuaca di sejumlah wilayah akan sedikit extrem. Di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diprediksi akan hujan disertai petir.

Di Jakarta Barat akan hujan ringan. Sedangkan wilayah lainnya akan cerah berawan.

Pada malam harinya hujan lokal akan terjadi di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Sedangkan wilayah lainnya akan cerah berawan. [hpy]



Jumat, 01 November 2019

Pria Asal Batam Nekat Selundupkan Sabu di Perut

Pria Asal Batam Nekat Selundupkan Sabu di Perut

INILAHCOM, Jakarta - Polisi mengamankan pria asal Batam MU yang berusaha menyelundupkan sabu dalam perutnya saat melintas Terminal Kedatangan I B, Bandara Soekarno-Hatta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan, sabu dalam 3 kantong di dalam perutnya, dimasukkan melalui anus atau swallower. Dengan begitu saat di bandara ia tak terdeteksi membawa sabu.

"Namun dengan teknik penyidikan kami, petugas mendapat informasi bahwa yang bersangkutan membawa sabu di dalam perutnya," katanya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (1/11/2019).

Petugas langsung mengamankan MU di Bandara Soekarno-Hatta dan membawanya ke Biddokes Polda Metro Jaya.

"Di Biddokes Polda Metro, dengan cara medis, tersangka MU kita minta mengeluarkan sabu di 3 kantong swallower dari dalam perutnya," kata Argo.

Setelah dikeluarkan kata Argo, isi 3 kantong itu diperiksa di lab dan dipastikan isinya adalah narkotika jenis sabu. "Jumlah total sabu dari 3 kantong itu adalah 226 gram;" kata Argo.

Dari pengakuan tersangka kata Argo diketahui sabu dimasukkan ke perutnya melalui anus. [ton]



Polisi Buru Penyebar Konten Porno Mirip Gisel

Polisi Buru Penyebar Konten Porno Mirip Gisel

INILAHCOM, Jakarta - Polisi tengah memburu siapa yang mengupload konten video porno mirip artis Gisella Anastasia alias Gisel.

"Kita juga akan mencari siapa yang mengupload maupun yang mengedarkan daripada konten tersebut," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Jumat (1/11/2019).

Menurutnya, penyidik telah memeriksa Gisel selaku pelapor belum lama ini. Dalam pemeriksaan itu, Gisel yang didampingi pengacaranya membawa beberapa bukti semisal tangkap layar video yang menunding dirinya juga beberapa link berita media online yang menegaskan kalau wanita dalam video syur itu bukanlah dirinya.

"Bahwa yang bersangkutan (Gisel) merasa dicemarkan namanya karena ada film atau video asusila yang beredar di media sosial," ujarnya.

Selain telah memeriksa Gisel, polisi telah memeriksa dua saksi. Meski begitu dia tidak membeberkan dua saksi yang dimaksud itu siapa. Rencananya penyidik segera akan meminta keterangan saksi ahli. Tapi, dia belum merinci kapan jadwal pemeriksaan saksi ahli ini.

"Selain saksi melihat, saksi mengetahui, saksi ahli pun akan kita cek juga," tambahnya. [ton]