Laman

Selasa, 23 Agustus 2016

Biksu Palsu, Kedok WN Cina untuk Mengemis

Biksu Palsu, Kedok WN Cina untuk Mengemis

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Imigrasi Kelas 1 Jakarta Barat Abdul Rachman menjelaskan penangkapan dua biksu palsu asal Tiongkok bernama Yao Xianhua (51) dan Hu Qiyan (57) adalah yang kesekian kalinya.

Pada tahun-tahun sebelumnya para biksu palsu menggunakan modus sumbangan dan menipu dengan berbagai cara.

Menurut Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Jakarta Barat (Kakanim) Abdulrahman para biksu-biksu palsu sebelumnya sudah masuk ke Indonesia pada tahun 2006.

"Biksu gadungan sudah beroperasi di seluruh Indonesia sejak tahun 2006, 2009, 2011, 2012 dan 2016 yang tertangkap," kata Abdulrahman di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Selasa (23/8/2016).

Abdulrahman menambahkan pada tahun 2009 dan 2012 beberapa biksu gadungan beroperasi dengan modus meminta sumbangan untuk bencana alam di Tiongkok.

"Pada tahun 2009 dan 2012, para biksu palsu dulu bawa gambar-gambar bencana untuk minta sumbangan. Sekarang murni minta-minta sebagai biksu dan mendatangi rumah-rumah warga," ujarnya.

Untuk mengantisipasi adanya kasus-kasus penipuan tersebut, Abdulrahman menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tak langsung percaya terhadap adanya biksu-biksu yang sebelumnya belum dikenalnya.

"Para warga harus lebih mengutamakan pemuka agama setempat," ungkapnya. [ton]



Tidak ada komentar:

Posting Komentar