Laman

Selasa, 23 Agustus 2016

Komnas PA Akan Usut Dugaan Pencabulan di Jakpus

Komnas PA Akan Usut Dugaan Pencabulan di Jakpus

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait akan menyambangi Polres Metro Jakarta Pusat.

Hal tersebut dilakukan guna mensingkronkan fakta yang ditemukan pihaknya dengan fakta dari pihak kepolisian terkait kasus dugaan pencabulan terhadap sisiwi magang berinisial PAR (17) di Kantor Suku Dinas Pariwisata Pemkot Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

"Makanya kita akan sinkronkan fakta-faktanya. Jadi ini yang kami koordinasikan," kata Arist saat dihubungi wartawan, Rabu (24/8/2016).

Arist menilai Polres Metro Jakarta Pusat terkesan lamban menangani kasus ini. Hal tersebut dapat ditelisik dari meski telah melakukan pemeriksaan terhadap 32 orang saksi dan sejumlah barang bukti lainnya, namun hingga kini belum ditemukan titik terang maupun penetapan tersangka dalam kasus yang sudah bergulir selama tiga pekan tersebut.

"Tanpa mengurangi rasa hormat kami ke penyidik, kasus ini terlampau lambat. padahal kasus ini harus cepat," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, PAR siswi SMK salah satu sekolah swasta di wilayah Jakarta mendapati tubuhnya dalam keadaan telanjang di salah satu ruangan Sudin Pariwisata, Kantor Walikota Jakarta Pusat.

Kejadian tersebut bermula dari PAR  tiba-tiba dibekap dari belakang oleh seorang pria yang disinyalir sebagai PNS Pariwisata disaat situasi kantor sedang sepi. Namun sebelum pingsan, korban sempat melihat ada tiga orang yang berdiri di dekatnya.  

Sementara itu, dalam kasus ini dugaan kuat mengerucut ke 3 oknum PNS di Sudin Pariwisata Jakpus. Yakni, berinisial H, Y, dan A. Kendati demikian, hingga kini ketiganya masih berstatus sebagai saksi. [ton]



Tidak ada komentar:

Posting Komentar