Laman

Selasa, 23 Agustus 2016

Pergantian Rektor Trisakti Berujung Ricuh

Pergantian Rektor Trisakti Berujung Ricuh

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengatakan, terjadi kekisruhan di Universitas Trisakti, Rabu (24/8/2016).

"Kejadian bermula pada pukul 03.00 wib sekitar 30 orang dari Pihak Yayasan Trisakti tiba di seputaran luar kampus Universitas dan langsung masuk untuk mengeluarkan pihak Scurity dari Otorita (pihak rektor lama) sekitar 30 orang dari pihak rektor lama keluar," katanya.

Pukul 06.00 wib anggota Polres Jakbar beserta anggota Kodim tiba lokasi untuk melaksanakan pengamanan.

"Pukul 08.00 wib terjadi penutupan semua pintu  gerbang Kampus yang dilaksanakan oleh pihak Yayasan dilanjutkan dengan aksi penolakan oleh pihak Otorita dengan mendorong pintu gerbang sambil orasi-orasi oleh Mahasiswa," jelasnya.

Ia mengatakan, pada pukul 08.40 wib telah dilaksanakan mediasi antara pihak Yayasan dengan Otorita yang didampingi dari pihak Kepolisian.

"Pukul 09.10 wib di temukan kurang lebih 200 bambu runcing dan pentungan di dalam mobil Ford Nopol B 9203 LL yg di tutup terpal. Pemilik belum di ketahui," jelasnya.

Selanjutnya, pukul 09.15 wib telah masuk ke dalam kampus Trisakti 41 orang Security dari pihak Yayasan. Mereka langsung di data oleh Polres Jakbar.

"Pukul 09.20 wib telah dilaksanakan penyisiran di sudut-sudut kampus oleh Polres. Didapat beberapa orang Preman dari Pok Thobi Muttis. Didata dan di kumpulkan di depan Pospam Kampus," jelasnya.

Ia menjelaskan, untuk melakukan pengamanan, setidaknya ada 320 personel gabungan TNI-Polri yang bersiaga.

"Kuat pengamanan, personel Polres 300 orang pimpinan Kapolres Metro Jakbar dan 20 personel Kodim pimpinan Dandim 0503/JB," jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan Rektor yang dilantik oleh Oleh Yayasan IEdi Hamid belum masuk ke Universitas Trisakti.

"Situasi dalam kampus pihak yayasan trisakti melaksanakan siaga baik terbuka maupun secara tertutup," katanya. [rok]



Tidak ada komentar:

Posting Komentar