INILAHCOM, Malang - Seorang kakek berumur 80 tahun tewas di sabet celurit, Sabtu (3/9/2016) siang ini. Korban atas nama Munarah, warga Dusun Krajan, RT 06/RW 01, Desa Pringgodani, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.
Kondisi korban saat ditemukan sudah tewas di sebuah jalan Dusun.
Dari keterangan saksi-saksi, korban tewas usai dibunuh tersangka bernama Agus Siswantoro (32), warga Dusun Sengon, Desa Pringgodani, Kecamatan Bantur. Pelaku menyerahkan diri usai menghabisi korban.
Data diperoleh beritajatim.com, sekira pukul 08.30 wib, Sabtu (3/9/2016), pelaku mendatangi korban dirumahnya untuk menanyakan terkait sakit yang diderita ayah pelaku. Tersangka menduga sakit yang di derita ayah pelaku, akibat di santet oleh korban.
Setelah mencari korban, pelaku bertemu korban di jalan yang tidak jauh dari rumah korban. Pada saat itu, korban baru pulang dari mencari rumput. Dalam pertemuan tersebut, pelaku menanyakan kepada korban apakah korban yang telah menyantet ayah pelaku.
Namun korban tidak mengakuinya. Karena korban tidak mengaku, tersangka mengancam menggunakan sajam jenis parang. Melihat pelaku mengeluarkan parang, korban ketakutan. Korban akhirnya mengakui jika telah menyantet ayah pelaku.
Mendengar pengakuan korban, pelaku meminta agar korban menyembuhkan dan disanggupi oleh korban tetapi masih meminta waktu. Merasa kesal, seketika itu juga peaku membacok korban menggunakan parang yang sudah dipersiapkan dari rumah sebanyak 2 kali.
Sabetan pertama mengenai telinga kiri. Sabetan parang yang kedua, mengenai leher belakang hingga korban terjatuh. "Memang ada motif dendam antara pelaku dan korban. Kami masih mendalami kasus ini dan menahan tersangka dulu," ungkap Kasatreskrim Polres Malang, AKP Adam Purbantoro, di temui dilokasi kejadian.
Sementara itu Kapolsek Bantur, AKP Yatmo menambahkan, penuturan tersangka nekat membacok korban hingga tewas karena korban, dianggap menyantet ayah kandung pelaku yang sakit-sakitan.
"Kalau alibi pelaku, dia kesal karena orangtuanya sakit lantaran disantet korban. Tapi kami merasa ini hanya dugaan dari tersangka saja," terangnya.
Usai membacok korban, tersangka langsung menyerahkan diri ke Polsek Bantur. Polisi masih mengusut motif dan peristiwa pembunuhan di tempat itu. [beritajatim]
Sabtu, 03 September 2016
Diduga Tukang Santet, Seorang Kakek Dibunuh
Diduga Tukang Santet, Seorang Kakek Dibunuh

Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar