INLAHCOM, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta karang taruna di seluruh wilayah DKI Jakarta agar menjadi garda terdepan melawan narkoba. Pasalnya bahaya narkoba sudah mengancam generasi muda khususnya d wilayah DKI Jakarta.
"Makanya, saya mendukung Karang Taruna Perumahan Green Garden melakukan diskusi publik mengenai bahaya dan ancaman narkoba. Meski diadakan pada malam hari, saya mau datang. Sebab, saya ingin semua Karang Taruna di Jakarta harus aktif jadi garda terdepan lawan narkoba di DKI," kata Djarot saat menghadiri diskusi publik dengan tema Peran Masyarakat dalam Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba di Perumahan Green Garden, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (3/9/2016) malam.
Menurutnya, ada tiga ancaman yang dapat menghancurkan sebuah negara yakni, narkoba, terorisme, dan korupsi. Ancaman narkoba menjadi ancaman yang paling berbahaya dan nomor satu karena narkoba mengintai generasi muda sebuah bangsa.
Jika generasi muda sebuah bangsa menjadi loyo, tidak produktif, tidak memiliki karakter, tidak memiliki kreativitas, dan tidak bisa diharapkan karena mengonsumsi narkoba, maka negara tersebut akan runtuh dan tidak akan dapat mengerjakan pembangunan apa pun.
"Jadi kalau mau meruntuhkan sebuah negara, menghancurkan sebuah bangsa, serang saja generasi mudanya dengan narkoba. Makanya, kami tidak mau hal itu terjadi di Jakarta dan di Indonesia. Karang taruna sebagai organisasi pemuda harus berani berada didepan menyatakan perlawanan terhadap narkoba," ujarnya.
Djarot mengatakan, saat ini, hampir 50 persen narkoba dikonsumsi generasi muda atau orang yang masih produktif. Di Jakarta saja, hampir setiap RW ada yang menggunakan narkoba. Bahkan, tiga persen dari 10 juta penduduk Jakarta atau sekitar 300.000 orang terkena narkoba.
"Karena itu, benteng yang paling dekat untuk melawan narkoba adalah Karang Taruna bersama dengan RT dan RW. Karena yang paling mengenal lingkungan dan warganya adalah tiga institusi ini," paparnya.
Djarot mengakui banyaknya generasi muda yang terlibat narkoba bukan hal baru lagi. Buktinya, warga binaan di Lapas Narkotika Cipinang didominasi anak muda. Banyak dari antara mereka terlibat karena kurang kasih sayang dan tidak mengerti bahaya menggunakan barang haram itu.
Selain itu, lanjutnya, narkoba dapat menyerang semua kalangan. Baik pengangguran, profesional, maupun orang biasa. "Selebriti apalagi, ya kan? Makanya kita perlu dukung Karang Taruna. Ini juga tidak boleh berhenti di sini untuk melawan narkoba. Apalagi daerah ini dekat dengan laut," ujarnya.
Ke depan dia juga mengimbau agar semua jajaran bisa merapatkan barisan untuk memberantas penyebaran narkoba di Jakarta. Para orangtua juga harus mau mengawasi anak-anak.
"Tolong anak-anak kita diawasi betul. Kalau kena, bisa repot kita," tuturnya kepada warga di sana.[jat]
Sabtu, 03 September 2016
Djarot: Karang Taruna Garda Terdepan Lawan Narkoba
Djarot: Karang Taruna Garda Terdepan Lawan Narkoba

Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar