INILAHCOM, Jakarta - Meski Dora Natalia, perempuan yang menyerang anggota polisi kala bertugas sudah meminta maaf, proses hukum tetap akan dilanjutkan.
"Kalau misalnya ada hal-hal lain mungkin sebagai perempuan merasa meminta maaf its oke-oke saja, tapi proses penyidikan akan kita berlakukan sesuai aturan," kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suntana di Jakarta, Jumat (16/12/2016).
Wakapolda menjelaskan sah-sah saja jika Dora melakuka pembelaan. Bahkan, dengan menyebut Aiptu Sutisna sempat menginjak kakinya saat rekaman video yang viral sudah dimatikan.
"Boleh saja mengatakan seperti itu nanti proses penyidikan berdasarkan pemeriksaan akan terungkap apa yang sebenarnya terjadi. Iya kita jug tidak bisa menduga-duga tapi hasil pemeriksaan dan penyidikan membuat terang satu pidana," jelasnya.
Ia mengaku salut dan hormat akan sikap yang ditampilkan Aiptu Sutisna dengan sikap sabar dan mengalah walaupun dia diserang.
"Kami harapkan polisi di lapangan bersikap ramah dan humanis apabila menghadapi persoalan yang kemarin terjadi. Tingkat kesabaran diujji dan melayani masyarakat dengan baik," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, setelah video penyerangan Dora Natalia terhadap Aiptu Sutisna jadi viral, pihak keluarga mengeluarkan pernyataan yang membantah sebagian isi video yang viral, sembari membuka beberapa fakta versi mereka yang tidak terekam kamera.
Inilah isi pesan klarifsikasi keluarga Dora yang beredar lewat pesan singkat.
"Bapa Ibu yang terhormat terimakasih atas kritikan manis nya, saya hanya ingin sedikit menceritakan kejadian di tkp versi kk saya Dora Natalia Singarimbun. Kaka saya menegur polisi krn berdiri di jalan yg lancar dan mengatakan pak kalo mw mengatur lalu lintas di tempat yg macet jgn yg di jalan yg lancar, tapi polisi malah menghadang dan mengambil kunci mobil tanpa membuat surat tilang, (memang kk saya org nya tempramen) akhirnya kk saya turun dr mobil dan meminta kunci mobil dan di buatkan surat tilang klo mmg didapati kesalahan berlalu lintas, tapi si polisi tdk kasi malahan polisi yg satu mengambil kesempatan dgn merekam kejadian disaat kk saya berusaha menggapai kunci yg di pegang polisi, seolah kk saya mencakar polisi.
sayangnya saat polisi mengembalikan kunci mobil kk saya sambil menginjak kaki kk saya yg tanpa sepatu dengan sepatu boot polisi itu tdk di rekam oleh teman nya.
tapi ya itu lah sehebat apapun kita tetap kita manusia biasa yg lemah di mata Tuhan. saya pribadi tetap menilai kk saya ada kesalahan tapi tidak utk kita hakimi."
[rok]
Jumat, 16 Desember 2016
Polisi: Proses Hukum Lanjut Meski Dora Minta Maaf
Polisi: Proses Hukum Lanjut Meski Dora Minta Maaf

Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar