INILAHCOM, Jakarta – Kawasan Pesing, Kedoya, Jakarta Barat memang cukup sering dilanda banjir. Kawasan perkampungan yang dilewati Kali Angke itu bahkan terendam hingga dua meter. Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengatasi banjir itu.
Saat blusukan di kawasan Pesing, sejumlah warga mengeluhkan banjir tersebut. "Kalau banjir seleher pak, paling tinggi mencapai dua meter," celetuk seorang warga saat Anies mengunjungi daerah Pesing, Jakbar, Selasa sore (24/1).
Menanggapi itu, Anies melihat selama ini langkah yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta lebih banyak mengalirkan air menuju satu tempat, dari ke tinggi ke rendah. Sehingga dampaknya akan membuat daerah di paling ujung akan menampung air banyak.
"Solusi banjir di daerah Pesing ini adalah air yang hujan harus semaksimal mungkin dimasukkan ke dalam tanah," ucap Anies.
Anies menilai selama ini masih minim sekali usaha untuk memasukkan air ke dalam tanah. Maka dari itu, pihaknya nanti akan memperbanyak jumlah sumur serapan. Mantan rektor Universitas Paramadina Jakarta itu akan membangun setiap sumur resapan di tirik berkumpulnya air.
"Nantinya kanal, parit kecil dan tumah warga akan dibuatkan sumur resapan," terangnya.
Nantinya, lanjut dia, Pemprov juga akan memberikan bantuan bagi warga yang ingin membuat sumur resapan secara gratis. Sumur resapan itu bisa dibuat dalam jangka beberapa meter.
Menurutnya setiap wilayah akan berbeda-beda tergantung kepadatan perumahannya. "Kami sudah ada rumusnya sekaligus menentukan jumlah dan kedalaman sumur resapan," tandasnya.
Anies yakin cara itu bisa membantu mengurangi potensi genangan air berlebih di setiap wilayah sehingga berdampak pada berkurangnya titik banjir di Jakarta. [rok]
Rabu, 25 Januari 2017
Ini Langkah Anies Atasi Banjir di Pesing
Ini Langkah Anies Atasi Banjir di Pesing

Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar