INILAHCOM, Jakarta - Sebanyak 49 warga Cipingan Melayu, Jakarta Timur terpaksa dievakuasi petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) menyusul ketingginan air mencapai 1 meter.
Kepala Seksi Pengendalian Kebakaran dan Penyelamatan Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan, sejak sekitar pukul 12.00 siang, pihaknya menerjunkan sebanyak dua unit perahu karet dan 10 petugas di lokasi.
"Sejak siang petugas kita hilir mudik mengevakuasi warga. Hingga sore ini sudah sebanyak 49 jiwa kita angkut menggunakan perahu karet," katanya, Minggu (19/2/2017).
Lurah Cipinang Melayu, Angga Sastra Amijaya menambahkan, saat ini ketinggian air masih belum menunjukkan tanda-tanda surut. Pihaknya juga sudah mempersiapkan matras, terpal, dan air matang di lokasi pengungsian di Unversitas Borobudur.
"Makanya kita siapkan lokasi pengungsian di Universitas Borobudur. Terakhir sudah sebanyak 200 warga bertahan," ujarnya.
Dijelaskan Angga, pihaknya juga sudah berkordinasi dengan Suku Dinas Sosial Jakarta Timur untuk menyiapkan makanan siap saji bagi 300-400 orang.
"Perkiraan kita di RW 03 sebanyak 200 KK dan RW 04 sebanyak 400 KK terdampak genangan. Total sekitar 1.500 hingga 2000 jiwa terdampak," tandasnya.
Minggu, 19 Februari 2017
Banjir Rendam Rumah Warga, 49 Orang Diungsikan
Banjir Rendam Rumah Warga, 49 Orang Diungsikan

Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar