INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPD Partai Hanura DKI Jakarta, Mohammad Ongen Sangaji menilai Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI tidak profesional. Ongen mengaku kecewa dengan kinerja penyelenggara pemilu.
Kekecewaan ini terkait dengan rapat pleno penetapan kandidat pemenang putaran kedua Pilkada DKI yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat pada Sabtu (4/3/2017). Sebab, kegiatan belum dimulai sesuai agenda yang direncanakan.
Akibatnya, pasangan nomor urut 2 yaitu Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat meninggalkan tempat acara sebelum acara dimulai atau walk out digantikan dengan tim pemenangan.
"Kami kan agenda tidak hanya undangan KPU, ada pertemuan dengan warga dan lain-lain. Jadi wajar Ahok melakukan keluar arena," kata Ongen di Jakarta, Minggu (5/3/2017).
Menurut dia, pihaknya sangat kecewa dengan KPU DKI yang tidak menghargai waktu sampai akhirnya acara penetapan terlambat hampir satu jam. Apalagi, sampai menuduh Ahok-Djarot tidak berada di tempat yang sudah disiapkan.
"Seharusnya mereka komunikatif menanyakan kepada tim, jangan diam saja dong," ujarnya.[ris]
Minggu, 05 Maret 2017
Hanura Sebut KPU DKI Tak Profesional
Hanura Sebut KPU DKI Tak Profesional

Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar