Laman

Selasa, 02 Mei 2017

Polisi Ringkus Komplotan Penodong Penumpang Angkot

Polisi Ringkus Komplotan Penodong Penumpang Angkot

INILAHCOM, Jakarta - Empat orang preman diringkus polisi usai menodong penumpang angkutan umum bernama Novia Citra (19) dan Siti Mariam (18).

Keempatnya yakni, Dedy (27), Andrey (27), Fahri (26) dan Arip (32) ditangkap di Jalan Pangeran Tubagus Angke Rt 007/05, Tambora, Jakarta Barat, Senin (1/5/2017) malam.

Kapolsek Tambora Kompol Muhammad Syafi'i menjelaskan, pada saat itu, korban naik angkot dari RPTRA Kalijodo hendak menuju Kota.

"Ketika angkot berhenti di lampu merah Jembatan Dua, naik pelaku yang berjumlahkan 4 orang laki-laki," ujar Syafi'i di Jakarta Barat, Selasa (2/5/2017).

Setelah keempatnya berada di dalam angkot tersebut, pelaku Dedy langsung mengancam Novia.

"Dedy langsung ngancam Novia. Dia bilang 'Mbak mau selamat atau menyerahkan hp, kalo enggak nanti saya tusuk'," ucapnya.

Karena merasa dirinya terancam, Novia pun langsung memberikan telepon genggamnya kepada Dedy.

Selanjutnya, pelaku Andry meminta korban, Siti Mariam untuk segera membuka tas miliknya agar mau memberikan telepon genggam miliknya.

"Kerena ketakutan Siti langsung mengeluarkan hp dari dalam tasnya dan ketika hp sedang dipegang dengan kedua tangannya tiba-tiba pelaku dengan tangan kanannya langsung merampas hp dari tangan korban," tuturnya.

"Sementara pelaku Arip dan Fahri hanya mengawasi sambil duduk dekat pintu. Setelah berhasil mendapat hasil rampasan, lalu para pelaku turun dari angkot dan berjalan kaki masuk ke dalam gang," sambungnya.

Pria berpangkat Kompol itu menambahkan, para korban langsung turun dari angkot dan langsung meneriki 'jambret' kepada keempat pria penuh tato itu.

"Spontan korban langsung ikut turun dan berteriak 'jambret' sehingga didengar warga sekitar. Bersamaan mobil Buser Promoter melintas serta merespon dan berhasil meringkus para pelaku tanpa perlawanan beserta dua buah hp,'' ungkapnya. [ton]



Tidak ada komentar:

Posting Komentar