INILAHCOM, Jakarta - Kapolres Jakarta Utara Kombes Dwiyono mengatakan para penari striptis di Atlantis Kelapa Gading, bukanlah karyawan tetap. Penari di Atlantis, selalu berganti-ganti.
"Mereka (penari) berganti-ganti, dari empat itu (4 striper yang digerebek-red), menyampaikan ada yang sudah lima kali bermain di situ, ada yang sudah tiga kali, jadi bervariasi," katanya di Mapolres Jakarta Utara, Senin (22/5/2017).
Ia menambahkan, untuk pengunjung, juga sama. Ada beberapa yang diketahui berasal dari Jakarta. Ada juga yang sengaja datang dari daerah lain.
"Ada yang dari Jakarta dan beberapa daerah juga," tandasnya.
Sebelumnya, polisi sudah menetapkan 10 orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Mereka ialah empat orang berinisial CD, N, D dan RA selaku pengelola tempat fitnes tersebut dan enam orang yang terlibat dalam aksi pornografi yaitu SA, BY, R, TT, A dan S.
Diketahui, Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara AKBP Nasriadi membenarkan info penggrebekan sebuah event prostitusi pria penyuka sesama jenis atau gay bertajuk 'The Wild One' di PT Atlantis Jaya, Ruko Kokan Permata, Kelapa Gading Barat, Jakut. Dalam operasi ini pihaknya berhasil mengamankan 141 orang.[jat]
Senin, 22 Mei 2017
Polisi: Striper di Atlantis Berganti-ganti
Polisi: Striper di Atlantis Berganti-ganti

Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar