Laman

Minggu, 04 Juni 2017

Pemprov DKI Belum Penuhi Kebutuhan Rusun Warga

Pemprov DKI Belum Penuhi Kebutuhan Rusun Warga

INILAHCOM, Jakarta - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta terus melakukan pembangunan rumah susun (rusun) layak huni bagi warga  di daerahnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah berharap dengan adanya penambahan rusun setiap tahun dapat memenuhi kebutuhan hunian yang cukup tinggi di Jakarta.

"Masih banyak yang belum, nanti 2018 cicil lagi, bangun terus jangan berhenti karena ini kebutuhan riil dari masyarakat. Ketersediaan rumah susun baru kami mulai 2-3 tahun terakhir ini," kata Saefullah, Minggu (4/6/2017).

Tahun 2017, terdapat enam lokasi rusun yang terdiri dari empat tower, 13 blok atau 1.959 unit siap dihuni.

Enam lokasi tersebut, yaitu Rusun Cakung Barat, Rusun Jalan Bekasi Km 2, Rusun Rawa Bebek, Rusuan Marunda, Rusun Semper, dan Rusun KS Tubun.

Saefullah mengatakan masih ada 19.000 Kepala Keluarga (KK) yang membutuhkan hunian rusun.

Sementara itu, Pemprov DKI sudah menyediakan 2.300 unit siap huni. Oleh sebab itu, pihaknya melakukan pengundian rusun tiap pekan.

Selain menyediakan rusun untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), rusun juga diperuntunkan untuk warga yang terkena penataan atau relokasi seperti di bantaran kali atau sungai, waduk, dan bantaran perlintasan kereta api.

Pada tahun 2016-2017, Pemprov DKI membangun rusun di delapan lokasi (multi years) dengan total 2.766 unit yang akan siap huni awal tahun 2018, yaitu di Rusun Penjaringan, Penggilingan, BLK Pasar Rebo, Pulogebang-Penggilingan, Rawa Bebek, Pengadegan, Tegal Alur, Rawa Buaya.

Selain delapan lokasi tersebut, pada tahun anggaran 2017 (single year) juga dibangun 6.120 unit yang akan siap huni pada bulan Juli 2018, yaitu Rusun Nagrak, Rorotan IV, Penggilingan-Pulogebang, dan Polri-Pesing. [ind]



Tidak ada komentar:

Posting Komentar