Laman

Sabtu, 30 September 2017

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Awal Oktober Ini

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Awal Oktober Ini

INILAHCOM, Jakarta - Cuaca Jabodetabek di pagi hari pertama bulan Oktober ini, Minggu (1/10/2017), diprakirakan cerah berawan. Kecuali diwilayah Bogor yang diprediksi hujan ringan.

Siang hari, hujan dengan intensitas sedang diprakirakan BMKG akan terjadi di wilayah Bekasi dan Bogor. Sedangkan hujan ringan di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Sementara wilayah lainnya berawan.

Malam hari seluruh wilayah Jabodetabek diprakirakan akan berawan, kecuali di wilayah Bekasi, Bogor dan Tangerang yang diprakirakan hujan ringan. Pada dini hari, seluruh wilayah Jabodetabek diprakirakan berawan. [fad]



Jumat, 29 September 2017

Inilah Cuaca Jabodetabek Hari Ini

Inilah Cuaca Jabodetabek Hari Ini

INILAHCOM, Jakarta - Cuaca Jabodetabek pagi ini, Sabtu (30/9/2017) diprakirakan cerah berawan, kecuali di wilayah Bogor dan Jakarta Utara yang diprakirakan BMKG akan turun hujan ringan.

Siang hari, seluruh wilayah Jabodetabek akan terjadi hujan dengan intensitas ringan, sedang dan hujan lebat disertai petir. Hujan disertai petir diprakirakan terjadi di wilayah Bogor dan Depok. Hujan sedang diprakirakan terjadi di Jakarta Selatan dan Tangerang, sedangkan wilayah lainnya diprakirakan hujan ringan.

Malam hari, seluruh wilayah Jabodetabek diprakirakan akan turun hujan ringan dan hujan sedang di Jakarta Selatan. Sementara wilayah Jakarta Utara diprakirakan cerah berawan. [fad]



Pakai Narkoba, Polda Bekuk Tiga Anggota Polisi

Pakai Narkoba, Polda Bekuk Tiga Anggota Polisi

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan Direktorat Reserse Narkoba berhasil menangkap tiga anggota kepolisian yang terlibat kasus penyalahgunaan narkoba.

Tiga orang anggota polisi yang ditangkap yakni Aipda DK alias Doni, Briptu CN alias Chairul, dan Bripka EDN alias Alias Eri.

"Intinya ada anggota kedapatan (membawa narkoba). Saat ini masih diperiksa di Ditresnarkoba Polda dan di Propam," katanya di Jakarta, Jumat (29/9/2017).

Ia menjelaskan, penangkapan ketiga anggota polisi tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat. Ia menjelaskan, Pertama, polisi menangkap DK dan CN saat berada di sebuah restoran di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur. Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti berupa cangklong yang digunakan untuk memakai sabu-sabu.

Saat dicek urine, dua polisi yang berdinas di Polsek Pulo Gadung dan Polsek Duren Sawit, Jakarta Timur itu dinyatakan positif zat metaphetamine dan amphetamine.

Setelah itu, polisi melakukan pengembangan dan berhasil menangkap EDN. Polisi yang bertugas di Satuan Lalu Lintas Polres Jakarta Selatan ini ditangkap di pom bensin kawasan Cililitan, Jakarta Timur.

Saat digeledah, polisi mendapatkan barang bukti berupa sabu-sabu dengan berat bruto 33 gram. Polisi kembali melakukan pengembangan. Alhasil, polisi kembali mendapati sabu-sabu dengan berat bruto 40 gram serta alat timbangan.

Saat ini, ketiga polisi yang ditangkap tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dan Bidang Propam Polda Metro Jaya.  

"Di Narkoba untuk disidik kriminal umumnya, di Propam untuk disiplinnya," tandas Argo. [rok]
 



Kamis, 28 September 2017

Jabodetabek Diperkirakan Hujan Hari Ini

Jabodetabek Diperkirakan Hujan Hari Ini

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di wilayah Jabodetabek hari ini Jumat (29/9/2017). Pasalnya, rata-rata wilayah Jabodetabek akan diguyur hujan.

Berdasarkan informasi dari BPBD DKI Jakarta, wilayah Bekasi pagi ini berawan tebal tapi siang diperkirakan hujan ringan dan malam hingga dini hari kembali berawan.

Kemudian, untuk wilayah Bogor pagi ini diprediksi hujan lokal, siangnya hujan petir, malam hari hujan sedang dan dini hari berawan tebal. Begitu juga di Depok, pagi hujan lokal, siang hujan petir, malam hujan sedang dan dini hari berawan tebal.

Selain itu, wilayah Jakarta juga rata-rata diguyuru hujan yakni Jakarta Barat pagi ini masih berawan tebal, siang hujan sedang, malam hujan lokal dan dini hari berawan tebal. Kemudian, wilayah Jakarta Pusat juga demikian sama seperti Jakarta Barat.

Di samping itu, wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pagi ni berawan tebal, siang hujan petir, malam berawan hingga dini hari. Lalu, wilayah Jakarta Utara pagi ini berawan tebal, siang hujan ringan, malam hari hujan lokal dan dini harinya berawan tebal.

Sementara wilayah Kepulauan Seribu pagi ini berawan tebal, siang berawan, malam hujan lokal hingga dini hari. Terakhir, wilayah Depok pagi hujan lokal, siang hujan petir hingga malam dan dini hari kembali berawan tebal.[ris]



Cegah Pungli di GBK, Polisi Kerja Sama Pamdal

Cegah Pungli di GBK, Polisi Kerja Sama Pamdal

INILAHCOM, Jakarta - Polda Metro Jaya mengamankan sejumlah orang yang diduga melakukan pungutan liat di parkiran Gelora Bung Karno (GBK),

"Sudah kita amankan 5 orang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Kamis (28/9/2017).

Hingga saat ini belum ada tambahan orang yang diamankan dari GBK. "Sementara belum ada lagi yang kita amankan," ujarnya.

Argo menambahkan, pihaknya akan terus melakukan patroli dibantu petugas pengamanan dalam (pamdal) GBK.

"Kita tetap patroli, kita sampaikan ke GBK kita manfaatkan ada pamdal di GBK itu untuk mengantisipasi itu (pungli)," tandasnya. [ton]



Perampokan Bersenpi di Jaksel Masih Diselidiki

Perampokan Bersenpi di Jaksel Masih Diselidiki

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengakui pihaknya tengah menyelidiki kasus perampokan mobil yang terjadi di Jalan Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (27/9/2017).

Dia menjekaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.10, ketika warga bernama Tori Hariawan, ditelepon tetangganya dan mengabarkan mobilnya, Daihatsu Xenia warna hitam yang diparkir di pinggir jalan didorong orang tidak dikenal.

Ia menyebut warga ditodong perampok bersenjata api. "Saat dicek benar, dan saat dipergoki oleh korban, pelaku mengeluarkan diduga senpi (senjata api)," kata Argo, Kamis (28/9/2017).

Perampok sempat berusaha menembakkan senjatanya ke arah Tori dan warga. Tori yang ketakutan akhirnya membiarkan mobilnya itu dibawa kabur perampok. "Kasusnya sedang diselidiki Polsek Pasar Minggu," tandas Argo.[jat]



Kasus Hate Speech, Jonru Penuhi Panggilan Polisi

Kasus Hate Speech, Jonru Penuhi Panggilan Polisi

INILAHCOM, Jakarta - Pegiat media sosial Jon Riah Ukur Ginting alias Jonru Ginting hari ini mendatangi Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Dia diperiksa sebagai saksi terlapor atas kasus ujaran kebencian atau hate speech yang dilaporkan Muannas Alaidid.

Tiba di Polda Metro Jaya, Jonru mengatakan dirinya tidak merasa melakukan ujaran kebencian. "Enggak. Itu bisa bisanya mereka aja tuh. Mereka memelintir ucapan saya," kata Jonru, di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kamis (28/9/2017).

Jonru sebelumnya sempat tidak memenuhi panggilan Polda Metro Jaya. Namun kali ini dia datang bersama kuasa hukumnya. "Apapun yang terjadi InsyaAllah saya siap. Kalau kemarin mereka bilang Jonru enggak berani datang ini buktinya saya berani, ya kan," ujarnya.

Untuk diketahui, Jonru dilaporkan oleh Zakir Rasyidin pada Senin (4/9) dan Muannas Alaidid pada 31 Agustus lalu. Dia dilaporkan terkait unggahannya di media sosial yang dinilai menyebarkan ujaran kebencian.[jat]



Taufik Ingin Tunjangan DPRD DKI Naik

Taufik Ingin Tunjangan DPRD DKI Naik

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua DPRD DKI, M Taufik mengusulkan tunjangan anggota dewan naik sebesar 20 persen.

Hal ini menyikapi rencana Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat segera membuat peraturan gubernur (Pergub) untuk mengatur besaran tunjangan anggota DPRD DKI. "Kita ingin usul naiknya sebesar 20 persen," kata Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (28/9/2017).

Taufik ingin tunjangan tersebut bisa ditetapkan pada pekan ini, karena DPRD akan secepatnya membahas pengesahan APBD Perubahan pada Jumat (29/9/2017).

"Jadi nanti kita rapat lagi, tinggal sekali lagi rapat, kita sudah berkali-kali rapat. Rapat Banggar sudah, sub banggar di komisi juga sudah, jadi Jumat besok sudah Paripurna. Saya yakin Pak Djarot sudah mempersiapkan besok, jadi mungkin bisa besok," ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menjelaskan bahwa saat ini anggota DPRD DKI menerima tunjangan sebesar Rp70 juta. Untuk itu, Djarot akan segera membuat peraturan gubernur (Pergub) untuk mengatur besaran tunjangan anggota dewan.[jat]



Polisi Imbau Peserta Aksi 299 Ikuti Aturan

Polisi Imbau Peserta Aksi 299 Ikuti Aturan

INILAHCOM, Jakarta - Polda Metro Jaya telah menerima pemberitahuan Aksi 299 yang akan digelar Presidium Alumni 212, Jumat (29/9/2017) besok. Karena itu para peserta aksi diharap bisa mematuhi setiap aturan yang ada.

"Contohnya waktunya dari pagi sampai jam 6 sore, tidak merusak fasilitas umum, tidak bawa senjata yang dilarang, tapi jadi contoh dan acuan pada kelompok lain untuk menyampaikan kegiatan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Kamis (28/9/2017).

Argo menambahkan, di dalam surat pemberitahuan aksi tersebut, disampaikan bahwa titik kumpul di sekitar masjid DPR/MPR.

"Sasarannya DPR massa yang ada disampaikan. Tentunya dengan adanya surat pemberitahuan itu kepolisian menganalisa dan membuat perencanaan pengamanan," ujarnya.

Adapun aksi 299 ini akan menyuarakan penolakan terhadap Perppu tentang Ormas. Selain itu, massa juga akan menyuarakan tentang penolakan anti PKI. [ton]



Aksi 299, Djarot: Mohon Hargai yang Lain

Aksi 299, Djarot: Mohon Hargai yang Lain

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat meminta  agar peserta aksi dari massa  Alumni Presidium 212 untuk tetap bekerja daripada melakukan aksi demo.

"Mohon hargai yang lain, yang ada pekerjaan, lebih baik bekerja, lebih produktif," kata Djarot di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (28/9/2017).

Meskipun tidak melarang warganya melakukan aksi 229 tersebut, mantan Walikota Blitar, Jawa Timur ini  hanya meminta supaya tetap menjaga keamanan dan ketertiban dalam melakukan aksi di Gedung DPR RI tersebut

"Pak Kapolda telah sampaikan, kita semua minta aksi demo tersebut tetap tertib, dan tidak merusak," jelasnya.

Sebelumnya dikabarkan bahwa pada Jumat (29/9/2017) besok akan digelar aksi 299 dari massa alumni Presidium 212 terhadap penolakan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas dan Kebangkita Partai Komunis Indonesia (PKI) pada Jumat (29/9/2017).

Aksi tersebut akan dilakukan di dua lokasi yakni Gedung DPR RI dan Monumen Nasional (Monas) dengan jumlah massa yang diperkirakan sekitar 50 ribu orang. [ton]



Djarot Harap Tunjangan DPRD Tingkatkan Kinerja

Djarot Harap Tunjangan DPRD Tingkatkan Kinerja

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat  akan membentuk peraturan gubernur (Pergub) untuk mengatur besaran tunjangan anggota DPRD DKI Pergub tersebut akan terbit setelah rancangan peraturan daerah (Perda) keuangan disahkan DPRD.

"Untuk hak keuangan dan administratif tersebut segera kita buat Pergub, dan akan kita lanjutkan ketentuan tetap mengacu pada PP yang ada," kata Djarot di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (28/9/2017).

Djarot sangat senang setelah disahkannya Raperda menjadi Perda keuangan tersebut. Karena pihaknya ingin kinerja anggota DPRD dapat meningkat setelah kenaikan tunjangan tersebut.

"Akan dianggarkan di APBD Perubahan, maka dengan seperti ini maka kita berharap kinerja dewan semakin baik, dan mau turun ke bawah untuk dapat mewujudkan aspirasi warga," jelasnya.

Ia masih enggan menjelaskan beberapa besaran tunjangan yang dianggarkan oleh Pemprov DKI.

"Tunjangan belum, biar dihitung dulu, saya ingin anggota dewan kinerjanya bisa semakin baik," ungkapnya. [ton]



Aksi 299, Pengalihan Arus Lalin Situasional

Aksi 299, Pengalihan Arus Lalin Situasional

INILAHCOM, Jakarta - Polda Metro Jaya menyiapkan rencana pengalihan arus lalu lintas di depan Gedung DPR/MRR RI saat Aksi 299 digelar Jumat (29/9/2017) besok.

"Rekayasa ya. Karena lokasi di depan Gedung DPR/MPR, kita situasional saja," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Kamis (28/9/2017).

Adapun aksi tersebut digelar untuk melakukan penolakan terhadap Perppu tentang ormas. Diperkirakan akan ada 50 ribu orang menghadiri kegiatan tersebut sehingga jika diperlukan pengalihan arus lalu lintas akan dilakukan.

"Jadi misalnya nanti memang harus dilakukan penutupan, kita tutup. Seandainya harus buka-tutup, ya buka-tutup," ujarnya.

Selain menyampaikan pendapat tentang Perppu Ormas, massa aksi juga direncakan akan menyampaikan tentang penolakan terhadap PKI. [ton]



Rabu, 27 September 2017

Rata-rata Cuaca di Jabodetabek Diguyur Hujan

Rata-rata Cuaca di Jabodetabek Diguyur Hujan

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini di wilayah Jabodetabek akan diguyur hujan ringan dan lokal mulai dari pagi hingga malam hari, Kamis (28/9/2017).

Berdasarkan informasi dari Twitter BPBD DKI, pagi ini cuaca di Jakarta Barat akan turun hujan lokal sampai malam hari dan dini hari kembali berawan. Kemudian, Jakarta Pusat juga pagi hujan lokal hingga siang tapi malam harinya berawan tebal sampai dini hari.

Lalu wilayah Jakarta Selatan pagi ini diperkirakan hujan lokal sampai malam hari, tapi dini hari cerah berawan. Sedangkan, wilayah Jakarta timur pagi ini diprediksi hujan lokal sampai malam dan dini hari cerah berawan.

Sementara, wilayah Jakarta Utara diperkirakan pagi ini hujan ringan sampai siang tapi malam berawan tebal dan dini harinya kembali turun hujan lokal. Begitu juga di Kepulauan Seribu, yakni paginya hujan ringan sampai siang, malam hari cerah berawan dan dini hari turun hujan ringan.

Selain itu, wilayah Bekasi pagi ini diprediksi hujan lokal hingga malam hari dan dini hari cerah berawan. Kemudian wilayah Bogor pagi hari berawan, siang hujan petir sampai malam hari dan dini harinya berawan.

Di samping itu, wilayah Depok pagi ini hujan lokal, siang hujan petir, malam hujan sedang dan dini hari udara kabur. Terakhir, wilayah Tangerang diperkirakan pagi hujan lokal, siang hujan petir, malam hari hujan ringan dan dini hari cerah berawan.[ris]



Masjid di Samping Plaza Semanggi Terbakar

Masjid di Samping Plaza Semanggi Terbakar

INILAHCOM, Jakarta - Sebuah masjid terbakar di Jalan Mangkuluhur samping Plaza Semanggi, Jakarta pada Kamis (28/9/2017) dini hari.

Berdasarkan informasi dari Twitter BeritaKebakaran, peristiwa terjadi sekira pukul 04.30 Wib dimana masjid tersebut hangus terbakar. Kemudian, ada petugas pemadam kebakaran yang berusaha memadamkan api.

Pasalnya, ada dua unit Damkar yang dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pendinginan yang terbakar masjid.

Namun, belum diketahui penyebab kebakaran tersebut dan apakah ada korban atau tidak dari peristiwa ini.[ris]



Polisi Tangkap Pemilik Rental Gelapkan 80 Mobil

Polisi Tangkap Pemilik Rental Gelapkan 80 Mobil

INILAHCOM, Jakarta - Polisi mengamankan pemilik rental mobil Bahri Jaya, Egyn SW (26) karena diduga melakukan penggelapan 80 unit mobil milik konsumen yang menitipkan kendaraannya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bismo Teguh Prakoso mengatakan aksinya ini dilancarkan dengan modus menawarkan kerja sama meminjamkan mobilnya.

"Korban dijanjikan bakal mendapat untung Rp 6 jutaan bila mau menitipkan mobilnya ke tempat rentalnya. Awalnya, tiga bulan pembayaran lancar, selebihnya tak ada kabar dan seolah menghilang," katanya, Rabu (27/9/2017).

Ia menjelaskan, pelaku sudah membuka usaha rental mobil selama setahun. Dalam waktu selama itu, sudah ada 80 mobil yang dititipkan oleh 50 korbannya ke rental mobil milik pelaku. Namun 80 mobil tersebut malah digadaikan oleh pelaku.

Dari 80 korban, baru satu orang saja yang melapor ke Polres Jaksel. Belasan lain di Tangerang Selatan. Dalam kasus ini, polisi berhasil mengamankan 30 mobil, 15 mobil sudah diambil lagi oleh pemilik kendaran dan sisanya masih dalam pencarian polisi. Setiap menggadaikan mobil, pelaku meraup uang sebesar Rp 30 juta

"Pelaku membuat surat perjanjian dengan korban sebelum menitipkan mobilnya itu, ada label CV juga, ada kwitansi tanda terima (mobilnya), tapi data pelaku itu palsu, dia buat sendiri," tandasnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 372 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara. Polisi saat ini masih memburu pelaku lainnya, Nurhadi, yang bertugas sebagai orang yang menggadaikan puluhan mobil itu. AMR [ton]



Ini Penyebab Utama Jakarta Kurang 14 Ribu Guru

Ini Penyebab Utama Jakarta Kurang 14 Ribu Guru

INILAHCOM, Jakarta - Provinsi DKI Jakarta saat ini masih kekurangan tenaga gunu sebanyak 14 ribu. Hal ini disebabkan karena banyaknya guru yang telah memasuki masa pensiun.

"Jadi guru kita itu menurut analisis jabatan dan perubahan kerja kita butuh 46 ribu guru untuk semua DKI. Kenyataannya ada pensiun dan sebagainya. Guru kita sekarang itu tinggal 32.000. Jadi perlu 14 ribu guru," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Agus Suradika, Kamis (27/9/2017).

Di sisi lain, meski masih membutuhkan banyak guru, namun pemerintah pusat justru melakukan moratorium sementara. Untuk itu, kata Agus, pihaknya perlu memikirkan bagaimana formasi darurat guna mengatasi kekurangan guru tersebut.

"Kami Terus diskusi dengan Menpan RB untuk melihat fakta bahwa kita butuh guru. Agar kita berharap strategi darurat 2018 itu baru bisa isi di awal saat pengajaran baru," tutupnya.[jat]



Pelaku Hipnotis Modus Guna-guna Kuras Rp40 Juta

Pelaku Hipnotis Modus Guna-guna Kuras Rp40 Juta

INILAHCOM, Jakarta - Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Bismo Teguh Prakoso mengatakan pihaknya berhasil menangkap dua dari empat pelaku hipnotis setelah menguras isi ATM milik korban NH alias Nicky sebanyak Rp40 Juta di Kuningan City. Dua pelaku itu adalah Suharto (30) dan Hansen (20).

"Modus pelaku menakuti korban tengah diguna-guna orang sehingga dipaksa bersedekah," katanya di Mapolres Jakarta Selatan, Rabu (27/9/2017).

Bismo menjelaskan, peristiwa berawal saat empat orang pelaku, Suharto, Wawan, Hansen, dan Faisal mendatangi korbannya untuk diajak berbicara. Adapun pelaku yang bertugas berbicara dengan korban itu bernama Wawan dan Suharto.

"Dua pelaku lainnya, dia mengawasi keadaan sekitar saat dua pelaku sedang melakukan kegiatan modus hipnotisnya. Pelaku mengatakan pada korban, dia tengah terkena penyakit dan diguna-guna," paparnya.

Ia menjelaskan, saat korban mulai terpengaruh kata-kata pelaku, pelaku pun mengajak korban berkeliling dan mampir ke tempat makan sambil terus mempengaruhi korban dengan kata-katanya. Baru setelah korban semakin terpengaruh, pelaku meminta korban bersedekah bila mau penyakitnya itu hilang.

"Korban digiring ke mesin ATM, disitu diminta sedekah Rp100 ribu, lalu bila mau sembuh total dari penyakit guna-gunanya, korban cukup menyedekahkan ATM saja berikut PIN," tuturnya.

Setelah korban menuruti kemauan pelaku, kata dia, pelaku lantas memberikan ATM palsu dan kosong ke korban. Korban lalu diminta pulang ke rumahnya. Baru saat dirumah, korban tersadar kalau dia baru saja ditipu orang, apalagi saat mengetahui uang di ATM miliknya berkurang Rp40 juta.

"Dari pengakuan dua pelaku yang sudah kami tangkap, dua pelaku lainnya masih kami buru yah, kami jadikan DPO. Mereka sudah melakukan aksinya ini selama setahun di wilayah Jakarta dan Jawa. Sasaran mereka memang perempuan atau ibu-ibu yang ada di pusat perbelanjaan," jelasnya.

Bismo menambahkan, polisi tengah mendalami sudah berapa kali pelaku melakukan aksinya itu dalam setahun. Adapun kedua pelaku itu dijerat pasal 378 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara.[jat]



Polda Metro Jaya OTT PNS di Bekasi

Polda Metro Jaya OTT PNS di Bekasi

INILAHCOM, Jakarta - Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap seorang PNS di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Bekasi pada 18 September lalu.

PNS berinisial AH itu diadukan oleh seorang pengusaha properti yang akan mengurus perizinan pembangunan perumahan. Pada saat tersangka AH tertangkap tangan, polisi mengamankan uang tunai sebesar Rp34 juta.

Namun pada saat pertemuan dengan pengusaha, AH memberikan sejumlah rincian. "Didetailkan dengan angka-angkanya. Totalnya Rp280 juta," kata Kepala Unit II Subdit V Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kompol Ardi Rahananto, saat rilis di Polda Metro Jaya, Rabu (27/9/2017).

Uang tersebut digunakan untuk pengurusan 16 perizinan di 10 dinas. Sebelum AH ditangkap,  pengusaha mengaku akan mengurus perizinan perumahan dan mendaftar di jalur resmi lewat loket.

"Tapi saat di loket diarahkan untuk menghubungi seseorang yang bernama AH ini," ujarnya.

Tersangka dan pemohon izin ini kemudian beberapa kali bertemu dan AH meminta sejumlah uang untuk pengurusan perizinan tersebut.

"Atas dasar itu pemohon melaporkan ke kami dan kami meluaskan tindakan pada saat serah terima uang tersebut yaitu pada tanggal 18 September 2017 di halaman Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bekasi," tandasnya.[jat]



Ini Alasan Guru Honorer di DKI Belum jadi PNS

Ini Alasan Guru Honorer di DKI Belum jadi PNS

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Agus Suradika membeberkan alasan mengapa belum diangkatnya guru berstatus honorer di Jakarta sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

Adapun, hal itu disebabkan oleh belum keluarnya formasi dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB). "Bagaimana mau diangkat, wong formasinya enggak ada. Kalau mau diangkat harus ada formasi dari Menpan RB dulu," kata Agus, Kamis (27/9/2017).

Menurut dia, apabila Menpan RB telah mengeluarkan formasi terkait pengangkatan guru honorer di Jakarta sebagai PNS, maka pihaknya tinggal menyusun strategi teknis pengangkatan tersebut.

"Kita pikir strategi teknisnya seperti apa dengan adanya guru honor dan sebagainya. Itu, harus ada formasi dulu," jelasnya.[jat]



BKD: Tunjangan PNS Surabaya Lebih Tinggi dari DKI

BKD: Tunjangan PNS Surabaya Lebih Tinggi dari DKI

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Agus Suradika membantah, soal tanggapan bahwa tunjangan kinerja daerah (TKD) PNS DKI Jakarta terlalu tinggi hingga membebani APBD.

Pasalnya bukan hanya DKI, namun ia mengklaim, TKD PNS DKI Jakarta, masih rendah dibandingkan dengan TKD PNS Pemprov Surabaya. "Oh kita dibanding Surabaya, masih lebih tinggi Surabaya loh," kata Agus, Rabu (27/9/2017).

Agus mengaku aneh apabila isu TKD PNS pun terus dipersoalkan. Mengingat, sejauh ini meski ada TKD PNS di provinsi lain melebihi DKI Jakarta namun tak terdengar desas desus protes mengenai hal itu.

"Surabaya itu di atas DKI, cuma Surabaya enggak rame gitu. Mungkin nanti bisa kita lihat. Nanti bisa cek juga Surabaya kayak apa," tutupnya.[jat]



Topang Ekonomi, Pasar Enjo Diresmikan

Topang Ekonomi, Pasar Enjo Diresmikan

INILAHCOM, Jakarta -  PD. Pasar Jaya kembali meresmikan pasar rakyat yang telah direvitalisasi. Kali ini adalah Pasar Enjo di Jl. Pisangan Lama II Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Adapun, Pasar Enjo yang diresmikan berada di luas lahan 8.119 meter persegi dengan luas bangunan 6.485 meter persegi. Adapun kompleks pasar tersebut mampu menampung sebanyak 940 tempat usaha dari 398 pedagang.

Pembangunan disertai peresmian pasar rakyat ini pun untuk menopang perekonomian pedagang kecil dan menengah.

"Sehingga mereka tidak terbebani dengan biaya pembangunan sehingga harapan kita pasar bisa ramai dan diminati konsumen," kata Direktur Utama PD. Pasar Jaya, Arief Nasrudin, Rabu (27/8/2017).

Menurut dia, peresmian pasar bakal terus berlanjut secara estafet, hingga 9 pasar di akhir tahun 2017. Pembenahan  ini pun diharapkan pasar tradisional dapat tetap berjalan maksimal karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk bertransaksi jual beli.

"Selama tahun 2017 ada 16 pasar yang direvitalisasi oleh PD Pasar Jaya. Sedangkan pada awal 2018 ada sedikitnya 13 pasar yang akan segera dirampungkan revitalisasi, sehingga total ada 35 pasar bersubsidi di Jakarta pada tahun depan," tuturnya.[jat]



DKI Tilang 23.184 Kendaraan yang Parkir di Trotoar

DKI Tilang 23.184 Kendaraan yang Parkir di Trotoar

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Widjatmoko mengungkapkan, sebanyak 23.184 kendaraan kedapatan parkir sembarangan selama proses bulan tertib trotoar (BTT) terhitung dari tanggal 1 Agustus sampai 25 September 2017.

Atas pelanggaran tersebut pihaknya memberikan sanksi kepada pelanggar. Berupa surat tilang dan derek kendaraan. "Diderek sebanyak 1.272 kendaraan, tilang 2.147 kendaraan dari Dishub, tilang dari pihak kepolisian 2.187 kendaraan," ujar Sigit, Rabu (27/8/2017).

Selain itu, pihaknya juga mencabut pentil kendaraan yang kedapatan terparkir di trotoar dengan mencabut pentil pada roda kendaraan. Bahkan jumlah kendaraan yang dicabut pentil adalah kendaraan roda dua 4.995 dan 11.100 roda empat.

"Data diperoleh berdasarkan laporan Sudin wilayah. Keseluruhan penertiban tersebut, terdapat 23.184 kendaraan yang ditindak Dishub bersama Kepolisian dan Satpol PP," tutupnya.[jat]



Polisi Sita 100 Botol Miras di Tebet

Polisi Sita 100 Botol Miras di Tebet

INILAHCOM, Jakarta - Kapolsek Tebet, Jakarta Selatan, Kompol Maulana J. Karepesina menggelar operasi minuman keras (miras) di wilayahnya.

"Hasil operasi didapat di warung Suryadi, miras Ciu di Jl Pal Batu Raya, Menteng. Ada 45 botol Ciu masing-masing 60 ml," katanya, Rabu (27/9/2017).

Setelah pengungkapan itu, polisi melakukan pengembangan dan mencari sumber miras yang dijual di warung Suryadi.

"Pukul 10.15 Wib Operasi dilanjutkan pengembangan bahwa Suryadi mendapatkan barang dari saudara Ali yang kini masih lidik. Kami lakukan penggeledahan di rumah Ali," bebernya.

Dalam pengeledahan itu, polisi menemukan 100 botol Ciu (berukuran 600 ml), 1 botol Ciu (berukuran 1 Liter), 1 pack plastik segel tutup botol, 2 karung botol kosong (berukuran 600 ml).

"Selain itu kami juga menyita satu tutup botol dan satu hair dryer (pemanas tutup botol)," tandasnya. [ton]



Seorang Nenek Tewas Menempel di Tiang Listrik

Seorang Nenek Tewas Menempel di Tiang Listrik
INILAHCOM, Jakarta - Seorang nenek bernama Suriyah (49) ditemukan tewas di sebuah tiang listrik di Jl Percetakan Negara II, Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (27/9/2017). 
 
Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Suyatno mengatakan Suriyah diduga tewas akibat tersengat arus listrik saat mengantar sang cucu ke sekolah. 
 
"Diduga kuat ibu itu tersengat oleh aliran listrik," kata Suyatno. 
 
Suyatno menuturkan, peristiwa ini bermula dari Suriyah dan cucunya sedang melintas di TKP saat situasi sedang hujan. Kemudian korban merasa kakinya tersengat aliran listrik, lalu  berpegangan ke tiang listrik yang kemudian aliran listrik lebih kencang sehingga korban tidak sadarkan diri hingga meninggal.
 
"Ketika kejadian saksi  mencoba menolong dengan memisahkan korban yang menempel di tiang listrik namun terkendala korban sudah tidak sadarkan diri," pungkasnya. [ton]


Selasa, 26 September 2017

Waspada Hujan Petir Disekitar Jabodetabek Hari Ini

Waspada Hujan Petir Disekitar Jabodetabek Hari Ini

INILAHCOM, Jakarta - Hujan disertai petir masih akan melanda kawasan Bogor, Depok dan Tangerang pada Rabu (27/9/2017) siang hari.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga belum mencabut peringatan dini terkait waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang sesaat di Jakarta Selatan, Tangerang, Bekasi, Depok dan Bogor pada siang hari.

Sementara untuk wilayah Jakarta lainnya, cuaca diperkirakan akan cerah berawan pada pagi hari. Siangnya, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang hampir merata mengguyur Jakarta hingga Kepulauan Seribu.

Untuk tingkat suhu pada Rabu, akan berkisar diantara 23-31 derajat celcius dengan kelembaban antara 85-100%.



Total Ganja yang Diangkut Pikap Jeruk 225.5 Kg

Total Ganja yang Diangkut Pikap Jeruk 225.5 Kg

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Polisi Lalu Lintas Polda Metro Jaya secara tidak sengaja memberhentikan mobil pickup karena melanggar aturan lalu lintas, dikawasan Senayan, Jakarta.

Tak disangka pikap tersebut tengah membawa ratusan kilogram ganja yang disamarkan dengan muatan buah jeruk.

"Bruto ya, 225.5 Kilogram," kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Suwondo Nainggolan, Selasa (26/9/2017).

Dia mengatakan, muatan dari wilayah Tangerang menuju Karawang itu saat itu terus didalami siapa pemesan dan pengedar barang haram tersebut.

Polisi juga mendapati sebuah mobil Xenia mencurigakan yang beriringan dengan mobil pikap tersebut. Polisi pun menghentikan mobil tersebut karena melanggar aturan ganjil genap di Jl. Gatot Subroto.

Saat mobil Xenia dihentikan oleh polisi dan hendak dilakukan pemeriksaan, tiba-tiba polisi dialihkan oleh pengendara motor.

"Jadi ketika disetop, kan dua-duanya di-setop karena genap-ganjil, pada saat mobil Xenia diperiksa, tiba-tiba polisinya diajak ngobrol dengan pengemudi motor. Dialihkan langsung dia ke luar dari mobil, dia langsung lari, berapa jumlahnya itu kan karena cepat dan gelap," ujarnya.

Polisi pun akan mencari dan mendalami peran orang yang menumpangi mobil Xenia yang ikut beriringan dengan pikap pembawa ganja tersebut.[jat]



Demo Hari Tani, Polisi Kerahkan 7 Ribu Personel

Demo Hari Tani, Polisi Kerahkan 7 Ribu Personel

INILAHCOM, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Aziz mengatakan, dalam pekan ini akan ada dua aksi massa di Ibukota, salah satunya demo Hari Tani yang akan digelar Rabu (27/9) besok.

"Yang rencana akan dilakukan dan laksanakan di daerah Istana. Nanti kita lokalisir pelaksanaan demo itu di daerah Patung Kuda," kata Idham di Polda Metro Jaya, Selasa (26/9/2017).

Untuk pengamanan demo tersebut, pihaknya pun menerjunkan personel, agar demo dapat berjalan dengan aman dan tertib. "Kita udah siapkan personel kurang lebih 7 ribu untuk pengamanan," ujarnya.

Dari laporan sementara lanjut Idham, aksi Hari Tani Rabu (27/9) besok akan diikuti oleh lima hingga tujuh ribu massa. Pihaknya telah siap mengamankan jalannya demo agar berlangsung tertib.[jat]



Djarot Sebut Situs Nikah Siri Rendahkan Wanita

Djarot Sebut Situs Nikah Siri Rendahkan Wanita

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menanggapi terkuaknya kasus http://situs www.nikahsirri.com yang marak diberitakan beberapa hari terakhir ini.

"Itu (kasus http:/situs www.nikahsirri.com), merupakan bagian dari eksploitasi manusia," ucap Djarot, Selasa (26/9/2017).

Selain itu, tambah Djarot, langkah Aris Wahyudi (Arwah) melelang keperawanan wanita lewat situs nikah sirri turut serta merendahkan martabat seorang wanita.

"Itu kasar. Maaf ya jual beli keperawanan," tuturnya.  

Diketahui Aris Wahyudi yang juga pemilik situs nikahsirri.com telah ditangkap oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Serta, ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Undang-undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE). [ton]



Ini Penyebab Pikap Pembawa Ganja Ditilang Polisi

Ini Penyebab Pikap Pembawa Ganja Ditilang Polisi

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengamankan sebuah mobil pikap yang belakangan diketahui membawa ratusan paket ganja.

Pikap tersebut dihentikan petugas karena melanggar lalu-lintas di kawasan flyover Senayan, Jakarta. Mobil dengan bak terbuka memang tidak diperbolehkan melintasi kawasan tersebut.

"Karena ada pelanggaran (dari pengemudi) di jalur itu, kan tidak diperbolehkan lewat pakai mobil dengan bak terbuka. Dari situ baru petugas kepolisian merasa curiga dengan barang yang dibawa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Selasa (26/9/2017).

Saat diperiksa ternyata pikap tersebut berisi 119 paket ganja yang dikamuflase dengan buah jeruk. Dari pengakuan sopir AS, ratusan paket ganja tersebut dibawa dari Tanah Tinggi, Tangerang, Banten, menuju ke pasar di Karawang, Jawa Barat.

"Dia itu sopir jasa angkutan, dia tidak kenal siapa-siapa. Tapi sedang kami dalami perannya," pungkasnya.[jat]



Senin, 25 September 2017

Hujan Petir Landa Jabodetabek Siang Hari

Hujan Petir Landa Jabodetabek Siang Hari

INILAHCOM, Jakarta - Hujan disertai petir diperkirakan bakal mengguyur beberapa wilayah seperti Bogor, Depok dan Tangerang pada Selasa (26/9/2017).

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan tiga wilayah tersebut bakal dilanda hujan pada siang (Bogor) dan malam hari (Depok). Sementara untuk Tangerang, hujan petir diperkirakan akan terjadi sejak siang hingga malam hari.

Sementara wilayah Jakarta, hujan dengan intensitas ringan akan menguyur sejak siang hari sampai malam.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini untuk mewaspadai potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di Jabodetabek pada sore hingga malam hari.



Polisi Stop Pick Up Penuh Ganja Di Jalan Jakarta

Polisi Stop Pick Up Penuh Ganja Di Jalan Jakarta

INILAHCOM, Jakarta - Jajaran Unit 2 Sat Pamwal Ditlantas Polda Metro Jaya berhasil mengamankan sebuah mobil pick up penuh ganja di dekat Ladokgi RE. Martadinata Jalan Gatot Subroto, Senin (25/8/2017) malam.

Dari laman @TMCPoldaMetroJaya, pada pukul 21.36 WIB, sebuah mobil pick up berwarna hitam kedapatan membawa ganja yang disimpan dibawah tumpukan buah jeruk.

Dua pelaku, yakni sopir berhasil diamankan, sementara tiga orang lainnya berhasil kabur saat mobil pick up tersebut digeledah.

Info sementara, ada sekitar 140 bal ganja yang tersimpan di bak mobil dan ditutup terpal berwarna biru. Untuk proses penyidikan, barang bukti beserta sang sopir langsung dibawa ke Polda Metro Jaya.



Ini Hasil Audit Atas RS Mitra Keluarga Kalideres

Ini Hasil Audit Atas RS Mitra Keluarga Kalideres

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Koesmedi Priharto menegaskan, sanksi yang diberikan kepada Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres dilakukan setelah audit tim investigasi.

Dalam audit itu ditemukan beberapa indikator kesalahan pihak rumah sakit. Seperti kurangnya pemahaman direktur tentang perundang-undangan terkait perumahsakitan. Kedua, tidak ditemukan regulasi seperti, prosedur pemberian informasi, kriteria pembiayaan pasien masuk UGD di luar pasien umum dan asuransi.

"Kemudian Kriteria dan prosedur transfer atau rujukan pasien. Kriteria masuk dan keluar pelayanan intensif," kata Koesmedi, Senin (25/9/2017).

Selain itu, tidak ada prosedur pelayanan dan penetapan dokter penanggung jawab lelayanan (DPJP). Serta, tidak dilakukan diklat pelayanan dan mutu pelayanan untuk direksi dan pimpinan rumah sakit.

"Kesimpulan rumah sakit belum membuat regulasi tata kelola sesuai peraturan perundangan yang berlaku," pungkasnya.[jat]



DKI Berikan Sanksi ke RS Mitra Keluarga Kalideres

DKI Berikan Sanksi ke RS Mitra Keluarga Kalideres

INILAHCOM, Jakarta - Dinas Kesehatan DKI Jakarta akhirnya memberikan sanksi terhadap Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kalideres.

Pertama sanksi berupa rumah sakit harus merestrukturisasi manajemen hingga ke tingkat pimpinan sesuai standar kompetensi, paling lama satu bulan.

"Kedua, harus melaksanakan dan lulus akreditasi rumah sakit paling lambat 6 bulan setelah ditetapkan," ucap Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Koesmedi Priharto, Senin (25/9/2017).

Apabila, kedua, poin di atas tidak dipenuhi maka pihaknya bakal membekukan izin operasional rumah sakit yang sebelumnya ramai dibicarakan pasca tewasnya bayi Debora pasien BPJS Kesehatan.

"Melakukan sinergi dgn Dinkes DKI dengan laporan resmi tertulis per bulan tetang capaian perbaikan pelayanan sampai RS terakreditasi," pungkasnya.

Sementara itu, Public Relation Rumah Sakit Mitra Keluarga, Dr. Neindya Libryani mengaku akan mempelajari sanksi yang telah diberikan guna segera dijalankan sesuai regulasi yang berlaku.

"Kami akan jalani aturan yang berlaku sesuai undang-undang yang berlaku, yaitu permenkes dan peraturan lainnya," tuturnya.[jat]



Djarot: Kami akan Tambah TKD Satpol PP dan Damkar

Djarot: Kami akan Tambah TKD Satpol PP dan Damkar

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menegaskan tak ingin turunkan tunjangan kinerja daerah (TKD) PNS Pemprov DKI Jakarta.

"Justru kami akan menambah untuk Satpol PP dan Pemadam Kebakaran," ucap Djarot, Senin (25/9/2017).

Terkait dengan penyerapan anggaran sejatinya sudah ada aturannya, dimana salah satu indikator didalam penentuan TKD itu bobotnya 20 persen. Sehingga, secara otomatis bila tingkat penyerapan anggarannya itu rendah bakal mengurangi TKD.

"Dari 20 persen, itu dari indikator 20 persen macem-macemnya. 20 persen dari 100 persen artinya 1/5 dari penghitungan TKD itu ditentukan oleh penyerapan anggaran. Ini penyerapana anggaran sudah mencapai 44 persen itu lebih tinggi daripada 2016. Target kita kalau ini berjalan terus 2017 ini bisa mencapai lebih dari  85 persen," pungkasnya.[jat]



Saefullah: Jangankan TKD, Film G30S Saja Dibahas

Saefullah: Jangankan TKD, Film G30S Saja Dibahas

INILAHCOM, Jakarta - Sekretaris Daerah Pemprov DKI Jakarta, Saefullah mengaku akan mengkaji penurunan gaji PNS Pemprov DKI untuk beberapa Satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

"Kalau bahas apa saja boleh dibahas, boleh dikaji. Jangankan TKD (tunjangan kinerja daerah), film G30S saja yang sudah lama masih dibahas," ucap Saefullah, Senin (24/9/2017).

Saat dikonfirmasi lanjut mengenai keinginan DPRD DKI Jakarta mengkaji soal penurunan gaji tersebut, Saefullah mengatakan ada baiknya badan kepegawaian daerah (BKD) memaparkan adakah kaitan antara TKD yang diterima dengan kinerja penyerapan.

"Pengaruhnya seberapa besar nanti bisa disampaikan. Teman-teman dewan berpikirnya gini, ngapain SKPD penyerapan rendah tapi TKD full. Kita juga kalau seperti itu gak setuju. Kita ingin ada korelasi antara penyerapan dengan besarnya TKD yang diterima, kan ada validasi. Jadi para asisten jangan divalidasi semua kalau penyerapan masih rendah," tandasnya.[jat]



Reaksi Djarot Soal Demo Satpol PP dan Dishub

Reaksi Djarot Soal Demo Satpol PP dan Dishub

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayan enggan berkomentar mengenai aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta di depan kantor Kemenpan RB.

Dalam aksinya mereka menuntut agar diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Menurut Djarot hal itu bukanlah urusan dirinya.

"Itu bukan urusan kami, bukan dari Pemprov, enggak tahu saya, kami konsentrasi ini (masalah pajak)," kata Djarot usai menandatangani kerjasama soal pengelolaan dan pengawasan pajak serta retribusi di KPK, Jakarta, Senin (25/9/2017).

Siang tadi diketahui sejumlah Satpol PP dan Dishub DKI Jakarta memadati area depan kantor Kemenpan RB, Jakarta Selatan. Ratusan polisi pun melakukan penjagaan, sampai menyiapkan Baraccuda dan mobil anti huru-hara.

Adapun para pendemo menuntut agar mereka diangkat menjadi PNS, pasalnya mereka sudah mengantongi Surat Keputusan (SK) Gubernur sejak puluhan tahun lalu.[jat]



Minggu, 24 September 2017

Djarot: Ada Penghuni Rusun Punya Mobil

Djarot: Ada Penghuni Rusun Punya Mobil

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mendapat informasi penghuni rusun ditempati oleh oknum yang dinilai mampu.

"Informasinya ada juga penghuni rusun yang punya mobil," ucap Djarot, Senin (24/9/2017).

Djarot mengaku telah menginstruksikan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Agustino Darmawan agar mendata penghuni rusun termasuk pendapatan mereka secara detail.

"Karena konsep rusunawa itu boleh diberikan kepada keluarga inti misalnya kepada anaknya boleh tapi di luar keluarga inti jangan dong, itu akan kita perketat, dan ada juga yang memanggil saudaranya jauh masuk ke rusun," pungkasnya. [rok]



Djarot Klaim Banyak Lahan Tersedia Untuk Rusun

Djarot Klaim Banyak Lahan Tersedia Untuk Rusun

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengklaim banyak lahan tersedia bagi pembangunan rumah susun (rusun) bagi warga di ibu kota.

"Kemarin sudah disetujui itu kalau nggak salah di Cakung, kemudian di Cengkareng Barat. Sudah banyak lokasi tinggal alokasinya," kata Djarot, Jakarta, Senin (24/9/2017).

Pada tahun ini, ada 8.900 unit rusun telah bisa ditempati. Sedangkan, ada sekitar dari 11 ribu warga yang berkeinginan untuk tinggal di rusun.

"Ini akan diterusin terus untuk tahun 2018, karena komitmen kita membangun hunian itu secara vertikal. Ini yang jadi konsentrasi kita," pungkasnya. [rok]



Djarot Tanggapi Kritik Terhadap Car Free Day

Djarot Tanggapi Kritik Terhadap Car Free Day

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menanggapi kritik mengenai 15 tahun pelaksanaan kegiatan car free day di Jakarta, tetapi belum signifikan mengurangi polusi udara.

"Ya, artinya apa? Artinya budaya kita untuk berpindah moda transportasi dan untuk bergerak, untuk menjaga udara kita, itu masih rendah," kata Djarot, Jakarta, Senin (24/9/2017).

Djarot menegaskan pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) itu memiliki dampak positif dalam menekan polusi udara di ibu kota.

"Makanya car free day sudah mulai diperluas di Jakarta Timur dan Jakara Selatan. Masing-masing wilayah ada. Kami dorong warga pada hari Sabtu dan Minggu tolong tinggalkan kendaraan," tuturnya. [rok]



Siang Ini Jakarta Diguyur Hujan Disertai Petir

Siang Ini Jakarta Diguyur Hujan Disertai Petir

INILAHCOM, Jakarta - Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pagi ini, Senin (25/9/2017) akan berawan. Hanya di Kepulauan Seribu yang akan diterpa hujan lokal.

Siang harinya, wilayah Bekasi, Bogor, Depok, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Tangerang akan diguyur hujan disertai petir. Kemudian Jakarta Barat hujan sedang, Jakarta Pusat, Jakarta Utara hujan ringan. Lalu Kepulauan Seribu berawan tebal.

Pada malam hari, BMKG memperkirakan cuaca Bekasi, Bogor, Depok, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Tangerang akan mengalami hujan lokal. Sedangkan Kepulauan Seribu berawan tebal. [hpy]



Sabtu, 23 September 2017

Hujan Guyur Jabodetabek Siang Hingga Malam Ini

Hujan Guyur Jabodetabek Siang Hingga Malam Ini

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memoprakirakan, pagi ini, Minggu (24/9/2017) seluruh wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi akan cerah berawan.

Lewat situs resminya BMKG memprediksi cuaca akan berubah pada siang hari. Dimana seluruh wilayah Jabodetabek justru akan dibasahi oleh hujan dengan berbagai intensitas. Contohnya di wilayah Jakarta Selatan, Bogor dan Depok hujan akan disertai petir. Sedangkan di Jepulauan seribu akan terjadi hujan lokal. Sementara wilayah yang lain akan terjadi huan sedang.

Pada malam harinya, cuaca tidak akan berubah drastis. Hujan masih tetap akan mengguyur Jabodetabek. Hanya di Kepulauan Seribu yang diprediki akan cerah berawan. [hpy]



Kecelakaan Truk di Jalan Raya Serang

Kecelakaan Truk di Jalan Raya Serang

INILAHCOM, Jakarta - Traffic Management Centre (TMC) Direrktorat Lalulintas Polda Metro Jaya menginformasikan telah terjadi kecelakaan di ruas jalan Serang pada Minggu (24/9/2017) pagi.

Lewat akun twitter resminya, TMC menyatakan kecelakaan tersebut menimpa satu unit mobil truk. Kecelakaan ini terjadi di depan Rumah Sakit Mulia Insani.
 
"02:16 Kecelakaan Truk di dpn RS. Mulia Insani Jl. Raya Serang KM 16 & sdh dlm penanganan Polri. @emaliakbar," kicau akun @TMCPoldaMetro. [hpy]



Polisi Keluarkan SP2HP Kasus Penggelapan Tanah

Polisi Keluarkan SP2HP Kasus Penggelapan Tanah

INILAHCOM, Jakarta - Kuasa pelapor kasus penggapan tanah milik Djoni Hidajat, Fransiska Kumalawati Susilo masih menunggu penyidikan kasus dugaan penipuan dan penggelapan sebidang tanah di Jalan Curug Raya, Tangerang.

"Saya selaku kuasa pelapor ingin mempertanyakan progres kasus yang dilaporkan oleh kerabat saya," kata Fransiska di kawasan Semanggi, Jakarta, Sabtu (23/9/2017).

Ia mengaku pekan lalu sudah menyambangi Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk mempertanyakan perkembangan laporannya. Dalam pertemuan tersebut, Fransiska mengaku diberikan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP).

"Di dalam surat tersebut, dimuat bahwa penyidik sudah memeriksa 17 saksi.  Penyidik juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap pihak terlapor," katanya.

Dalam penyidikan tersebut, kepolisian juga sudah melakukan pemblokiran rekening dan advice deposito atas nama Andreas Tjahjadi di Bank Danamon cabang Pondok Indah Mall.

Menurutnya, penyidik juga telah melakukan gelar perkara ke dua pada 30 Agustus 2017. Fransiska menyebut, dalam hasil gelar perkara itu, Andreas disebut telah memenuhi unsur berdasar kecukupan alat bukti melakukan penggelapan dan tindak pidana pencucian uang seperti diatur pasal 372 KUHP dan pasal 3, 4, 5, UU Mo. 8 tahun 2010.

"Penjelasannya dari penyidik seperti itu. Dalam pertemuan itu saya diberikan surat SP2HP itu. Intinya saya ingin tahu progres setelah ada SP2HP bagaimana langkah polisi," jelas Fransiska.

Sebelumnya, kuasa pelapor Djoni Hidajat mengatakan, pihaknya sudah melaporkan kasus tersebut ke Mapolda Metro Jaya berdasarkan laporan polisi nomo; LP/1151/III/2017/PMJ/Dit.Reskrimum. Tanggal 08 Maret 2017.

Sebelumnya juga Fransiska mengatakan, kerabatnya tersebut telah menitipkan sebidang tahan ke Sandi dan Andreas di bawah perusahaan PT Japirex. Ia mengaku telah mencoba menjalin komunikasi dengan Sandi dan Andreas, namun tidak pernah menemukan titik terang.



Subdit Kamneg Tahan Direktur dan Komisaris PT.BAJ

Subdit Kamneg Tahan Direktur dan Komisaris PT.BAJ
INILAHCOM, Jakarta - Subdit Kamneg Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, terus melakukan penyidikan pidana oleh Komisaris RS dan Direktur BS, PT. Asuransi Bumi Asih Jaya (PT. BAJ) dalam masalah kepailitan.
 
Guna mempermudah langkah pemeriksaan dan upaya preventif agar RS dan BS tidak melarikan diri atau menghilangkan barang bukti, maka usai diperiksa keduanya langsung ditahan.
 
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Nico Afinta membenarkan penahanan tersebut saat dihubungi.
 
"Iya betul, sudah ditahan. Ditangani Subdit Kamneg AKBP Dedi Murti," ujar Nico kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (23/9/2017). Pada saat diperiksa hingga malam hari, Kamis (21/9/2017) kedua tersangka sudah dijebloskan ke dalam penjara untuk langkah penyidikan selanjutnya.
 
Seperti diketahui sebelumnya kedua tersangka RS dan BS pernah mangkir dari panggilan penyidik dalam perkara ini, sesuai LP No.:
LP/5832/XI/2016/PMJ/Ditreskrimum, tanggal 25 November 2016, dalam perkara tindak pidana perbuatan merugikan pemiutang atau orang yang mempunyai hak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 399 dan/atau 400 KUHPidana.

 
Albert Simamora selaku kuasa hukum Gindo Hutahaean (Kurator) PT. BAJ yang melaporkan menjelaskan sesuai keterangan Dir Krimum, kasus ini sudah ditangani Unit IV Subdit Kamneg Direskrim PMJ. 
 
"Dimana objek perkara berupa uang/boedel pailit sebesar Rp. 12.445.507.000,- (Dua Belas Milyar Empat Ratus Empat Puluh Lima Juta Lima Ratus Tujuh Ribu Rupiah)," ujar Albert di Jakarta, Jumat (22/9/2017).
 
Ditambahkannya sebanyak kurang lebih 32.000 orang nasabah/kreditur PT BAJ menginginkan proses hukum berjalan secara adil.

 

 



Polisi Tunggu Laporan Soal Situs Lelang Perawan

Polisi Tunggu Laporan Soal Situs Lelang Perawan

INILAHCOM, Jakarta - Polda Metro Jaya mengaku belum mendapatkan laporan dari masyarakat terkait situs nikahsirri.com yang menggegerkan masyarakat baru-baru ini.

Situs nikahsirri.com yang sempat mendapat perhatian dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak ini dianggap sebagai laman ekploitasi terhadap perempuan dan anak.

"Belum ada laporan, kalau ada kami akan langsung menyelidiki," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Argo saat dihubungi wartawan Sabtu (23/9/2017).

Argo menambahkan, selain harus melaporkan ke polisi, masyarakat juga bisa melapor ke Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) terkait keberadaan situs yang sudah meresahkan itu.

"Bisa laporkan juga ke Polres. Tapi pada dasarnya kami akan melakukan penyelidikan jika laporannya sudah masuk ke kami," tuturnya.

Sebagaimana diketahui,  Mentri PPPA Yohana Yambise mengecam keras aksi jual keperawanan melalui situs nikahsirri.com yang menghebohkan masyarakat. Pasalnya, para lelaki hidung belang itu lebih banyak mengincar anak-anak di bawah umur.

Dalam situs tersebut, lelang perawan ini sebagai tradisi Indonesia yang hampir punah. Sehingga mereka berdalih membuat program lelang perawan tersebut untuk melestarikan budaya asli Indonesia yang ketimuran dan adiluhung.

“Program ini sama halnya dengan pelacuran terselubung yang dibalut dengan prosesi lelang perawan dan kawin kontrak dengan modul agama,” kata Yohana Yambise dalam keterangan tertulisnya yang dikirim ke media, Sabtu (23/9/2017).



Polisi Amankan Lima Jukir Liar Dikawasan GBK

Polisi Amankan Lima Jukir Liar Dikawasan GBK

INILAHCOM, Jakarta - Kepolisian Sektor Metro Tanah Abang berhasil mengamankan juru parkir liar yang biasa memungut tarif tinggi di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat.

"Kita berhasil amankan lima orang juru parkir liar, itu menindaklanjuti keresahan masyarakat karena ulah dari juru parkir liar yang memungut tarif tinggi," kata Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Lukman kepada wartawan, Sabtu (23/9/2017).

Kelima juru parkair liar yang berhasil diamankan tersebut berinisial SS, YYK, SU, TE dan ASR. Kelimanya telah dibawa ke Polsek Tanah Abang untuk dilakukan pembinaan."Kita berikan surat pernyataan agar mereka tidak mengulangi perbuatannya," tegasnya.

Para juru parkir liar tersebut akan diberikan pembinaan dan pengarahan agar tidak kembali meresahkan masyarakat yang memarkir kendaraannya di kawasan GBK, Senayan."Apabila di kemudian hari ditemukan adanya komplain dari masyarakat, akan diambil tindakan tegas sesuai proses hukum yang berlaku," ujar Lukman.

Selain itu, Lukman juga mengatakan, saat ini kelima juru parkir liar tersebut sudah dipulangkan. Ia juga menegaskan, apabila ada oknum aparat yang membantu dari kegiatan tersebut akan tetap diproses hukum.

"Bila nantinya kalau ada oknum aparat yang membantu akan tetap diproses sesuai hukum yang berlaku," tutur Lukman.



Polda Ganti Pejabat Polres Jakbar Usai Napi Kabur

Polda Ganti Pejabat Polres Jakbar Usai Napi Kabur

INILAHCOM, Jakarta - Meski dicopot pasca kaburnya delapan tahanan di Rumah Tahanan Jakarta Barat, Polda Metro Jaya membantah pencopotan Kepala Satuan Tahanan Polres Metro Jakarta Barat Komisaris Polisi Egman berkaitan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menampik penyebab pencopotan Egman karena kaburnya para tahanan.

"Ya, ini cuma mutasi biasa saja. Untuk penyegaran organisasi," kata Argo, Sabtu (23/9/2017). Kini penanggung jawab tahanan dijabat oleh Ajun Komisaris Polisi Markus.

Adapun mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Metro Jaya bernomor ST/925/IX/2017 pertanggal 20 September 2017.

Soal tahanan kabur, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan mengenai apakah ada petugas yang membantu pelarian para tahanan tersebut. "Tentunya diberikan sanksi ya. Tunggu dari Propam. Sudah ada empat orang yang diperiksa," ujarnya.

Sebelumnya 8 tahanan kabur, pada Sabtu (16/9/2017) lalu sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Identitas tahanan yang kabur yakni Abbi Isa, Yudi Rohmansyah, Thio Erwin Gunawan, Kurniawan, Franco Graizani Julizar, Yocke Arya Winta, Bagas Fathiong Ramadhan dan Ramlan.

Sementara itu, tujuh tahanan sudah berhasil kembali dibekuk polisi. Satu tahanan yang masih dikejar oleh polisi yakni, Thio Erwin Gunawan.



Jumat, 22 September 2017

Pagi Sampai Siang Jakarta Berawan, Malamnya Hujan

Pagi Sampai Siang Jakarta Berawan, Malamnya Hujan

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan pada Sabtu (23/9/2017) pagi, Jakarta dan sekitarnya cerah berawan.

Pada sidang harinya, Depok dan Bogor diprediksi hujan lokal.

Sedangkan Bekasi, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Kepulauan Seribu dan Tangerang pada siang haru berawan.

Malam harinya, Bogor, Depok, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Tengerang hujan lokal.

Sedagkan, Bekasi, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu berawan tebal. [ind]



Mayoritas Warga DKI Jakarta Melek Program KB

Mayoritas Warga DKI Jakarta Melek Program KB

INILAHCOM, Jakarta - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengaku mayoritas warga DKI Jakarta, melek  program keluarga berencana (KB).

Hal tersebut ditandai dengan tak adanya kendala selama mensosialisasikan program tersebut kepada masyarakat.

"Tentu kita kerjasama dengan Pemprov DKI (soal sosialisasi KB,) dan hampir pasti kendalanya tidak ada karena kesadarannya sudah tinggi," kata Sugiyono, Direktur Advokasi dan KIE BKKBN, Jumat (22/9/2017).

Menurut dia, sejauh ini sesuai data hasil survei sosialisasi KB terhadap masyarakat secara keseluruhan telah mencapai angka 98 persen. Namun, pihaknya terus melakukan berbagai cara guna agar intens sosialisasi KB.

Salah satunya dengan sosialisasi program Generasi Berencana (GenRe),  kepada para generasi muda, seperti mahasiswa. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan diri secara matang sebelum berkeluarga nanti.

"Kita juga baru sosialisasikan GenRe kepada mahasiswa fakultas Psikologi Universitas Persada YAI, agar bagaimana diusia yang pantas  merencanakan bagaimana menikah yang terencana bukan sekedar menikah, jadi betul-betul terencana," pungkasnya.[jat]



Polda Metro akan Tindak Preman di Kawasan GBK

Polda Metro akan Tindak Preman di Kawasan GBK

INILAHCOM, Jakarta - Polda Metro Jaya akan menyelidiki kasus pengutan liar atau pemalakan yang dilakukan oleh sejumlah preman di kawasan Gelora Bung Karno (GBK).

"Nanti di sana koordinasi dengan pengembangnya. Penanggung jawab di GBK seperti apa untuk kasus yang ada. Apakah pemerasan atau hal lain, nanti kita cek," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Jumat (22/9/2017).

Argo menambahkan, aparat kepolisian akan melakukan tindakan tegas untuk menertibkan aksi premanisme di Jakarta.

Adanya dugaan mengenai pihak yang membekingi para preman di kawasan GBK, Argo pun meminta agar informasi itu ditelaah kembali. "Nanti kita cek kebenaran di situ. Kalau memang ada ya akan kita tertibkan. Perlu didalami benar apa tidak adanya beking," tandasnya.[jat]