INILAHCOM, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku Djoni Hidayat orang yang melaporkannya atas dugaan penggelapan tanah pernah menjadi rekan kerjanya di PT. Japirex.
"Beliau (Djoni) direksi. Saya pemegang saham dan komisaris utama," katanya usai diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Kamis (18/1/2018).
Ia menjelaskan, sebenarnya sejak awal tidak ada masalah. Masalah baru datang saat mendekati Pilgub DKI 2017.
"Waktu itu sama saya gak ada masalah sampai jelang Pilkada aja tiba-tiba ada masalah," bebernya.
Sebelumnya, pemeriksaan terkait pelaporan yang dilakukan Djoni Hidajat atas kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan pencucian uang ke Polda Metro Jaya, tersangka Andreas Cahyadi menyebut nama Sandiaga terkait kasus tersebut.
Djoni Hidajat sebagai rekan bisnis Sandiaga, melaporkannya Andreas atas dugaan penggelapan tanah, terkait pelepasan aset PT Japirex, perusahaan yang bergerak di bidang rotan.
Saat itu Sandiaga menjabat sebagai Komisaris Utama. Sedangkan rekan bisnisnya, Andreas Tjahjadi, sebagai Direktur Utama PT Japirex.
Lalu, pada 1992, perusahaan tersebut dilikuidasi. Aset-asetnya pun terpaksa dijual. Sedangkan Djoni Hidajat mengklaim lahan yang dijual itu adalah miliknya. Atas kejadian penjualan aset itu. Djoni melaporkan Andreas dan Sandiaga atas dugaan penggelapan tanah.[jat]
Kamis, 18 Januari 2018
Sandiaga Akui Djoni Hidayat Sebagai Rekan Kerja
Sandiaga Akui Djoni Hidayat Sebagai Rekan Kerja

Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar