Laman

Selasa, 31 Juli 2018

Tawuran, Fauzan Luka Parah Kena Samurai

Tawuran, Fauzan Luka Parah Kena Samurai

INILAHCOM, Jakarta - Seorang pelajar terkena tusukan samurai hingga terluka akibat tawuran yang terjadi di Jl. Raya serpong depan Halte Kedemangan Kec. Setu Kota Tangerang Selatan.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatakan tawuran terjadi kemarin, Selasa (31/7/2018) pada pukul 15.30 WIB. Tawuran melibatkan dua SMK berbeda.

"Tawuran dipekirakan antara pelajar SMK Sasmita Pamulang dengan SMK Bhipuri Cilanggang Serpong," kata Alexander di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu (1/8/2018).

Korban yang terkena tusukan samurai, lanjutnya, diketahui bernama Ahmad Fauzan (18) yang merupakan pelajar SMK di Pamulang.

"Korban luka tusuk samurai di bagian muka kiri ke kanan dan masih menancap. Saat ini korban di RS Hermina, Jalan Raya Puspitek Serpong," katanya .

Adapun saksi di tempat kejadian perkara saat terjadinya tawuran diketahui bernama Pahpahan (49) yang bekerja sebagai tukang tambal ban.

Alex menjelaskan polisi meminta kesaksian Pahpahan untuk mencari tahu pelaku penusukan samurai terhadap Fauzan hingga luka parah kemarin.

"Pelaku  masih dalam penyelidikan, perkembangan selanjutnya dimonitor dan dilaporkan," tandasnya. [rok]
 



Ini Cuaca Ibukota Awal Bulan Agustus

Ini Cuaca Ibukota Awal Bulan Agustus

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan seluruh wilayah Jakarta bakal cerah berawan sepanjang Rabu (1/8/2018) pagi.

BMKG memprediksi cuaca cerah berawan menyelimuti seluruh wilayah Ibukota sejak pagi hingga siang hari.

Sedangkan malamnya hari Jakarta diprediksi kembali cerah berawan. Mulai di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

Rata-rata suhu berkisar antara 23 hingga 33 derajat celcius, kelembapan 60-85 persen. [wll]



Polisi Bongkar Perdagangan Satwa Ilegal di Medsos

Polisi Bongkar Perdagangan Satwa Ilegal di Medsos

INILAHCOM, Jakarta - Polres Metro Jakarta membongkar praktek jual-beli satwa dilindungi secara ilegal melalui media sosial.

"Kami berhasil menangkap 5 orang pelaku. Jadi kami menangkapnya pada saat pelaku ini menjual satwa-satwa ini lewat online, penjualan satwa ini menggunakan media sosial online," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edi Sitepu, Selasa (31/7/2018).

Ia menjelaskan, kelima tersangka yang diamankan yakni AS (15), CM (18), ES (20), SR (18) dan SS (25). Mereka ditangkap di tiga lokasi berbeda yakni di Jalan Raya Tomang; Jalan Kapuk Raya, Cengkareng; dan Jalan S Parman, Slipi, Jakarta Barat.

Edi mengatakan, jual-beli satwa liar ini dilakukan melalui grup WhatsApp dan Facebook. Para pelaku merupakan member dari grup tersebut yang mempromosikan penjualan hewan dilindungi tersebut.

"Menjualnya lewat akun media sosial dan mengirimnya kepada pembeli dengan menggunakan jasa ojek online dan bus antar kota sebagai kurir," ungkapnya.

Para pelaku membungkus satwa dengan kemasan yang tidak mencurigakan seperti kain atau kardus untuk menghindari kecurigaan petugas saat pengiriman. Pembayaran dilakukan dengan meggunakan rekening bersama, untuk menghindari interaksi pembeli dan penjual.

"Ketika terjadi pembelian antara penjual dan pembeli ini tidak saling kenal, tapi mereka bisa berkomunikasi. Kalau seandainya ada melihat, mereka tidak langsung transfer tapi ada rekening penampung. Sedang kita teliti, sedang kita dalami rekening penampung ini," ungkapnya.

Grup komunitas tersebut memiliki aturan yang cukup ketat. Salah satunya, member tidak boleh menanyakan lokasi si penjual atau lokasi satwa yang akan dijual.

"Itu anggota yang menanyakan itu akan langsung dikeluarkan dari grup," ucapnya.

Di grup tersebut, diposting sejumlah hewan liar yang diperjual-belikan, seperti burung elang brontok, burung elang alap-alap kawah, burung elang laut, ekor buaya muara, kanguru pohon dan lain-lain. Hewan-hewan tersebut dijual dengan harga yang bervariasi.

"Dijual antara Rp 400 ribu hingga Rp 2 juta per ekornya. Hewan langka ini kebanyakan berasal dari alam liar yang ditangkap oleh para pengepul dengan daerah yang masih memiliki wilayah hutan konservasi," tandasnya. [ton]



Perburuan Pelaku 'Begal Payudara' di Depok Menguat

Perburuan Pelaku 'Begal Payudara' di Depok Menguat

INILAHCOM, Jakarta - Polisi telah merampungkan rekonstruksi wajah pelaku 'begal payudara' di wilayah Depok, Jawa Barat. Hingga kini, pihaknya masih terus melakukan perburuan.

Kapolres Kota Depok Kombes Didik Sugiarto mengimbau pelaku untuk segera menyerahkan diri. Pelaku diminta mempertanggung jawabkan perbuatannya dan keluar dari persembunyian.

"Sketsa wajah udah. Ya kita imbau ke pelaku yang melakukan itu untuk bertanggungjawab atas perbuatannya dan bisa menyerahkan diri ke kepolisian ke Polres Kota Depok untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," katanya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (31/7/2018).

Ia mengaku pihaknya akan meringkus pelaku sesuai prosedur yang ada. Jikalau saat ditangkap yang bersangkutan melawan dan membahayakan petugas juga masyarakat di sekitar maka pihaknya akan melakukan tindakan tegas.

"Yang jelas polisi akan bertindak sesuai aturan yang berlaku dan aturan yang ada," katanya.

Ia juga meminta masyarakat untuk ikut membantu menyampaikan informasi bila melihat wajah terduga pelaku dan bisa segera melapor ke polisi. Rekonstruksi wajah pelaku juga tidak hanya akan disebar di wilayah Kota Depok.

"Tentunya apabila ada yang mirip semacam itu nanti kita dalami, terkait dengan orang-orang yang diinformasikan," ucap dia lagi.

Sebagaimana diberitakan, seorang mahasiswi semester enam jurusan Teknik Mesin di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Depok, AT menjadi korban pelecehan seksual 'begal payudara' saat sedang menjajakan donat di Gang Swadaya II, tak jauh dari kosannya di kawasan Gang Jengkol, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis Depok, Jawa Barat, Minggu (15/7/2018).

Pelaku sempat meremas payudara AT hingga dua kali dan memukul bagian kepala sambil mengeluarkan alat kelamin dan mengancam akan membunuh jika korban melawan.

Aksi keji itu berakhir setelah ada salah seorang warga keluar rumah begitu mendengar jeritan korban. Hingga berita ini diturunkan, kasusnya masih dalam pengembangan polisi. [ton]



Korlantas Pertanyakan Pembatas Jalan Warna-Warni

Korlantas Pertanyakan Pembatas Jalan Warna-Warni

INILAHCOM, Jakarta - Kakorlantas Polri, Irjen Royke Lumowa mempertanyakan langkah Pemerintah Provinisi DKI Jakarta mewarnai pembatas jalan dengan cat warna warni.

"Ya sesuaikan dengan ketentuan saja lah. Indah sih memang indah tapi kan kita lihat lagi peraturan menteri dan perundang-undangan lain warna apa yang dibenarkan, hitam putih," katanya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (31/7/2018).

Saat ditanya bagaimana langkah ke depannya untuk memperbaiki pembatas jalan yang diberi warna warni itu, ia tidak banyak berkomentar.

"Itu siapa yang ngecat, dari mana saya belum tahu ya. Nanti saya tanyakan dulu," tambahnya.

Sementara, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusuf pun mempertanyakan maksudnya dan tujuan soal pengecatan pembatas jalan dan separator oleh Pemprov DKI Jakarta. Sebab, Yusuf mengatakan, berdasarkan aturan warna seharusnya adalah hitam putih.

"Aturannya adalah warna putih, dengan dasar kalau pun itu trotoar atau pembatas jalan antara perjalan kaki dengan jalan yang lain itu batasnya warna putih atau hitam, hitam putih lah, seperti zebra," kata Yusuf.

Menurutnya, setiap warna yang di jalur lalu lintas memiliki arti dan fungsinya masing-masing. Seperti halnya jalur khusus bus Transjakarta yang diberikan warna merah marun. [ton]



Senin, 30 Juli 2018

Anies Perlihatkan Penampakan LRT Jakarta di Medsos

Anies Perlihatkan Penampakan LRT Jakarta di Medsos

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunggah foto uji coba transportasi umum LRT lewat akun Instagram pribadinya, Selasa (31/7/2018).

Dalam unggahan di fitur story, akun @aniesbaswedan memperlihatkan uji coba LRT yang melaju dari dua arah, yakni kedatangan dan keberangkatan.

Dalam foto tersebut, terlihat penampakan LRT yang didominasi berwarna merah dan putih serta dipoles warna coklat keemasan di sisi bawahnya.

Bentuk LRT pun terlihat berbeda dengan kereta api yang beroperasi di Jakarta pada umumnya. Bentuk keretanya mirip Shinkansen yang ada di Jepang.

Diketahui uji coba LRT ini dilakukan di lintasan yang ada di Jakarta Utara. "Uji dinamis @lrtjakarta - Kelapa Gading," tulis Anies dalam keterangan foto unggahannya tersebut.

Selain memperlihatkan penampakan LRT, Gubernur DKI juga mengunggah foto kegiatan pembersihan Kali Sentiong, Kemayoran, Jakarta Pusat di story Instagram pribadinya.

Ada dua unggahan terkait pembersihan Kali Sentiong. Pertama, foto yang memperlihatkan dilakukannya pengangkatan sampah di kali tersebut dengan alat pengeruk.

Kemudian Anies mengunggah video pengoperasian aerator di kali tersebut. Adapun aerator difungsikan untuk menghilangkan bau tidak sedap yang keluar dari kali item. [ton]



Anies Bagi Momen Beberes Jakarta di Instagram

Anies Bagi Momen Beberes Jakarta di Instagram

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunggah sejumlah kegiatan yang dilakukan pihaknya untuk persiapan Asian Games 2018 yang tinggal hitungan hari melalui akun Instagram, Selasa (31/7/2018).

Lewat unggahan fitur cerita di akun @aniesbaswedan, Gubernur DKI memperlihatkan foto aktivitas beberes Jakarta apa saja yang dilakukan sejumlah petugas.

Di foto pertama menampilkan petugas pemadam kebakaran yang berpakaian oranye tengah bersiap melalukan evakuasi sarang tawon di antara pohon di kawasan monas. "Evakuasi sarang tawon kawasan Silang Monas @humasjakfire," tulis keterangan fotonya.

Kemudian unggahan berikutnya, Anies memperlihatkan foto petugas damkar tengah menyemprot air serta menyapu di bagian trotoar jalanan ibukota.

"Pencucian trotoar - Jl Bulungan @dinaslhdki @humasjakfire," tulis keterangan foto yang diunggah Anies di story Instagram.

Ada pula kegiatan menguras saluran di depan RS Permata Hijau yang dilakukan petugas Dinas SDA DKI yang penampakan kegiatannya yang diunggah Anies berikutnya.

Setelah itu, ada foto Dinas Perindustrian Energi yang tengah memasang neon box di sekitar jalan utama Jakarta Pusat mulai pagi ini juga diunggah Anies.

"Pemasangan neon box Asian Games -Jl Asia Afrika @dinasperindustrianenergi," tulis mantan Mendikbud itu sebagai keterangan unggahannya. [ton]



Kecelakaan Hingga Tewas Warnai Jakarta Pagi ini

Kecelakaan Hingga Tewas Warnai Jakarta Pagi ini

INILAHCOM, Jakarta - Peristiwa kecelakaan kendaraan hingga menelan korban jiwa mewarnai Jakarta Selasa (31/7/2018) pagi.

Di antaranya sebuah mobil jenis Toyota Innova Nopol B 1256 SYI mengalami kecelakaan di KM 27 Tol Tanjung Barat tepatnya mengarah ke Kampung Rambutan. Akibat peristiwa itu korban bernama  Achmad Sonny Septana (48) meninggal seketika.

 "Sudah dalam penanganan Polri," tulis akun @TMCPoldaMetro, seperti yang dikutip INILAHCOM.

Kecelakaan yang sama pun dialami oleh sebuah bus di exit tol Lebak Bulus Jakarta Selatan.



Berikut Perkiraan Cuaca di Jakarta Hari ini

Berikut Perkiraan Cuaca di Jakarta Hari ini

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi seluruh wilayah DKI Jakarta cerah berawan  Selasa (31/7/2018) pagi.

Kondisi cerah berawan  ini juga bakal terus berlangsung dari siang hingga malam hari di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.  

Sedangkan suhu sepanjang hari ini berkisar antara 23 hingga 34 derajat celcius. Sementara kelembaban berkisar antara 50 hingga 85 persen. [wll]



Ganja 1,5 Ton Disembunyikan dalam Karung Ikan Asin

Ganja 1,5 Ton Disembunyikan dalam Karung Ikan Asin

INILAHCOM, Jakarta - Wakapolda Metro Jaya Brigjen Purwadi Arianto mengatakan pengiriman 1.434 Ton ganja jaringan Aceh-Jakarta-Bogor sudah dipetakan sebelumnya oleh tim Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya.

"Pengiriman barang haram itu pun berhasil diikuti dari sumbernya hingga ke hilir," kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Purwadi Arianto di Mapolda Metro Jaya, Senin (30/7/2018).

Ia mengatakan modus yang dilakukan pelaku, adalah dengan dimasukkan ke dalam karung, kemudian karung berisi ganja itu dimasukkan ke dalam karung yang berisi limbah ikan asin.

"Para pelaku ini memasukkan karung ganja ke dalam limbah ikan asin, dengan tujuan agar tidak terdeteksi dan mengelabuhi penciuman anjing pelacak," jelasnya.

Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Doni Alexander mengakui, pengiriman model ini adalah modus terbaru dan baru pertama kali terungkap.

"Modus penyelundupan lewat limbah ikan asin ini baru pertama kali. Ini para pelaku pun mengaku baru pertama kali. Tapi kami tidak percaya begitu saja. Dari caranya ini. Untuk itu akan kami kembangkan lagi," kata Doni kepada INILAHCOM.

Diberitakan sebelumnya, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Purwadi Arianto mengatakan Subdut 2 Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap  peredaran 1.434 Kg narkotika jenis Ganja jaringan Aceh-Jakarta-Bogor.

Dalam penangkapan terbesar ini polisi mengamankan setidaknya 6 orang tersangka yaitu AM alias Bapak, SLH alias Bohceng, MY, RND alias N, AK dan RYD alias Roy.



Ganja Jaringan Aceh-Jakarta-Bogor Gagal Diedarkan

Ganja Jaringan Aceh-Jakarta-Bogor Gagal Diedarkan

INILAHCOM, Jakarta - Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap peredaran 1.434 kilogram narkotika jenis ganja jaringan Aceh-Jakarta-Bogor.

"Pengiriman ini digagalkan di Pintu Tol Pasar Rebo 2 Kampung Rambutan. Total yang diamankan sebanyak 1.434 kilogram," kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Purwadi Arianto di Mapolda Metro Jaya, Senin (30/7/2018).

Ia menjelaskan dalam penangkapan terbesar ini polisi mengamankan setidaknya 6 orang tersangka yaitu AM alias Bapak, SLH alias Bohceng, MY, RND alias N, AK dan RYD alias Roy.

"Dari pengungkapan tersebut, kami berhasil menangkap enam pelaku yaitu AM cs. Ini merupakan pengungkapan yang terbesar, waktu itu di Jakarta barat 1,3 ton, kalau ini hampir 1,5 ton," ujarnya.

Para pelaku akan dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 115 ayat (2) lebih subsider Pasal 111 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang - Undang R.I No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun. [ton]



KPK Ikut Pantau Kasus Korupsi Rehab 119 Sekolah

KPK Ikut Pantau Kasus Korupsi Rehab 119 Sekolah

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan mengatakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut memantau kasus dugaan korupsi rehabilitasi sekolah di DKI Jakarta. KPK pun telah menyambangi Polda Metro Jaya pada Jumat (27/7/2018).

"Kalau tidak salah kan kemarin KPK kan dateng. Dari pihak Korsup, Koordinasi dan Sipervisi, Korsup KPK yang hadir. KPK sama Inspektorat DKI. Bukan dipanggil, jadi mereka melihat kita sedang menangani ini terus mereka memberikan asistensi lah. Hari apa ya, Jumat kalau nggak salah mereka hadir," katanya di Mapolda Metro Jaya, Senin (30/7/2018).

Adi menegaskan, hingga kini pihaknya masih melakukan pendalaman kasus tersebut. Saat ini beberapa saksi sudah diperiksa.

"Totalnya sama seperti yang dilaporkan itu, semuanya ada 34 ya," pungkasnya.

Sebelumnya, Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan menyatakan, pihaknya akan memeriksa seluruh Kasudin Pendidikan di Jakarta dan pihak PT Murni Konstruksi Indonesia (MKI), kontraktor yang menggarap proyek rehabilitasi sekolah di Jakarta. Pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi rehabilitasi 119 sekolah di Jakarta.

Adi memastikan, status kasus dugaan korupsi rehabilitasi 119 sekolah di Jakarta masih dalam penyidikan.[jat]



Wadir Narkoba Kalbar, Ditangkap Saat ke Pontianak

Wadir Narkoba Kalbar, Ditangkap Saat ke Pontianak

INILAHCOM, Jakarta - Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Viktor Yogi Tambunan mengatakan Wadir Narkoba Polda Kalimantan Barat AKBP H ditangkap saat hendak berangkat ke Pontianak.

Saat melewati alat X-ray ia diamankan petugas Avsec, karena membawa barang yang terlarang.

"Itu lagi proses masuk terminal, ditemukan Avsec lalu ditangani Paminal Mabes, jadi info ke Paminal Mabes aja. Informasinya semua detailnya ditangani Paminal Mabes jadi nanti satu pintu," katanya saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Senin (30/7/2018).

Ia menjelaskan, saat berangkat, H dalam kondisi sehat dan tidak terlihat usai mengkonsumsi barang haram.

"Sehat, dia mau berangkat. Kan dari Avsec, kita tahu dari Avsec. Dia berangkat sendiri," bebernya.

Sebelumnya, Kapolda Kalimantan Barat Irjen Didi Haryono membenarkan adanya penangkapan seorang perwira polisi di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Diduga dia adalah AKBP H, Wadir Reserse Narkoba Polda Kalimantan Barat.

Dia menegaskan, pihaknya akan menindak tegas jajarannya yang terlibat dalam kejahatan narkoba. Bahkan, Didi memastikan, perwira yang diamankan di Bandara Soekarno Hatta akan mendapatkan sanksi.[jat]



Minggu, 29 Juli 2018

Polisi Kantongi Penodong Karyawan Alfamart

Polisi Kantongi Penodong Karyawan Alfamart

INILAHCOM, Jakarta - Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono mengatakan pihaknya sudah mengantongi identitas dua pelaku penodong dua karyawan Alfamart, Lutfi Rinaldi (19) dan Redi Pradika (25).

"Alhamdulillah, ciri-ciri sudah dapat," katanya di Jakarta, Senin (30/7/2018).

Meski demikian ia belum bisa membeberkan identitas kedua pelaku yang berhasil nguras sejumlah barang milik korban dan barang milik toko serta uang jutaan rupiah, pasalnya kedua pelaku masih dalam pengejaran.

"Masih kita kejar," singkatnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Suyatno menuturkan selain sudah mengenali identitas para pelaku, polisi juga sebelumnya memeriksa para saksi dan rekaman CCTV.

"Kita sudah memeriksa saksi dan CCTV," tegasnya.

Suyatno meminta agar para pelaku segera menyerahkan diri kepada pihak yang berwenang.

"Sebaiknya menyerahkan diri," tutup Suyatno.

Sebagaimana diberitakan, dua karyawan Alfamart Bendungan Hilir, Tanah Abang,  Lutfi dan Redi ditodong orang tak dikenal dengan menggunakan senjata api dan sajam, Rabu (25/7/2018).

Saat beraksi, kedua pelaku yang menggunakan penutup wajah dan berhasil menguras barang-barang berharga dan sejumlah uang.

Lutfi dan Redi tidak bisa berbuat banyak melihat kedua pelaku mengobok-obok kasir dan membawa barang-barang berharga dengan leluasa. Aksi kedua pelaku sempat terekam oleh CCTV yang terpasang di minimarket tersebut. [rok]



Asian Games, TNI-Polri Koordinasi Pengamanan

Asian Games, TNI-Polri Koordinasi Pengamanan

INILAHCOM, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memberi pengarahan terhadap unsur pelaksana keamanan Asian Games 2018.

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Balai Pertemuan Metro Jaya (BPMJ), Polda Metro Jaya, Senin (30/7/2018).

Pantauan di lokasi, Panglima TNI hadir terlebih dahulu sekitar pukul disusul oleh Kapolri. Kegiatan ini sesuai rujukan dari keputusan Presiden Republik Indonesia no 15 tahun 2017 tentang Panitia Nasional Penyelenggaraan Asian Games XVII tahun 2018 untuk mengecek kesiapan Satuan Kewilayahan dalam rangka Pengamanan Penyelenggaraan Asian Games 2018.

Acara ini terlihat dihadiri oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Purwadi beserta Pejabat Utama Mabes Polri dan Polda Metro Jaya. Selain itu, hadir pula Pangdam Jaya Mayjen Joni Supriyanto beserta Pejabat Utama TNI. [rok]
 



Awal Pekan, Jakarta Diprediksi Kembali Cerah

Awal Pekan, Jakarta Diprediksi Kembali Cerah

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan seluruh wilayah DKI Jakarta cerah berawan pada Senin (30/7/2018) pagi.

Cuaca ini tentunya sangat mendukung untuk mengawali aktivitas di awal pekan ini. Pada siang harinya, seluruh wilayah Ibukota kembali diprediksi cerah berawan.

Berdasarkan informasi situs bmkg.go.id, langit Jakarta diprediksi cerah pada malam harinya. Adapun suhu sepanjang hari ini berkisar antara 23 hingga 30 derajat celcius.

Adapun kelembaban suhunya berkisar antara 60 hingga 80 persen. Situs BMKG tak melaporkan prakiraan kemungkinan terjadinya hujan di Jakarta sepanjang hari ini.



Sabtu, 28 Juli 2018

Anies Ingin Evaluasi Soal Hal ini..

Anies Ingin Evaluasi Soal Hal ini..

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menekankan pihaknya masih mempelajari hasil perluasan pembatasan kendaraan sistem ganjil genap. Lantaran dampaknya tidak  signifikan dalam mengurangi polusi udara di Jakarta.


"Salah satu yang dilakukan kemarin adalah dengan kebijakan ganjil genap , tapi kita lihat kemarin hasilnya masih plus minus," ujar Anies, Minggu (29/7/2018).


Meski demikian Anies berharap kebijakan tersebut selain bisa mengurangi kepadatan lalu lintas juga mampu mengurangi polusi udara yang sudah di ambang batas aman.


"Ada hari dimana itu turun dan ada hari dimana itu naik. Jadi nanti akan kita evaluasi lagi," pungkasnya. [wll]



Anies Klaim Venue Telah Siap

Anies Klaim Venue Telah Siap

INILAHCOM, Jakarta - Pembukaan Asian Games bakal dilaksanakan pada 18 Agustus 2018. Infrastruktur sebagai penunjang pesta olah raga Asia itu diklaim Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah siap.
 
"Alhamdulillah pertama yang paling penting adalah infrastruktur venue karena itu untuk pelaksanaan. Infrastruktur venue semua siap, aman," kata Anies, Minggu (29/7/2018).

Sementara itu persiapan lainnya terkait arus lalu lintas dan pengamanan pun telah disiapakan

"Kemudian beautifikasi juga mulai dilakukan. Kenapa dilakukan sekarang, karena nature nya Indonesia ada panas, hujan. Kita tidak ingin warna-warna itu pudar saat Asian Games. Itu semua memang direncanakan baru dieksekusi di Bulan Juli. Alhamdulillah kita sudah mulai termasuk jalan-jalan," tutupnya.



Usai Pamit Konsultasi Tesis Mahasiswi S2 Hilang

Usai Pamit Konsultasi Tesis Mahasiswi S2 Hilang
INILAHCOM, Jakarta - Seorang mahasiswi Strata Dua (S2) Kimia Universitas Negeri Jakarta bernama Siti Nuryana Hasyrin (Irin) tiba-tiba tidak diketahui keberadaanya oleh keluarga. Lantaran tidak kembali ke kediamannya di kawasan Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat sejak Selasa 24 Juli 2018 lalu.
 
"Jadi tanggal 24 Juli itu Irin dianter ibunya ya ke kampus UNJ terus sampai sekarang belum pulang," kata Asep 
Paman Irin, Minggu (29/7/2018).
 
Saat ke kampus Irin mengaku ingin bertemu sang dosen pembimbing untuk konsultasi tesisnya. Namun hingga kini tidak kembali dan tak kunjung mendapat kabar meski telah dilaporkan ke aparat kepolisian.
 
"Kami sudah lapor ke polisi Polres Jakarta Timur. Sampai sekarang belum ada informasi tentang Irin. Kami pihak keluarga saja yang dimintai keterangan,"  tuturnya.
 
Asep berharap bagi masyarakat yang mengetahui keberadaan Irin bisa menghubungi pihak keluarga.
 
Sebelumnya beredar pesan berantai di grup Whatsapp mengenai kabar orang hilang. Berikut isi pesan tersebut.
 
*TEMAN2 MOHON BANTUAN PENCARIAN*
Nama : Siti Nuryana Hasyrin
Panggilan : Irin
Usia : 24 thn 
Tinggi / Berat : 165/ 45
Pendidikan : S2 Kimia UNJ 
Terakhir dilihat di sekitar kampus UNJ Rawamangun mengenakan baju dan jilbab hijau, celana coklat dan tas gembol. Jika ada informasi bisa menghubungi : 
*+6289616929120 (Keluarga) +6285771192695 (Teman). [wll]


Waduh, Ada Mercy Terbalik di Pondok Indah

Waduh, Ada Mercy Terbalik di Pondok Indah

INILAHCOM, Jakarta - Sebuah mobil mewah dilaporkan mengalami kecelakaan hingga terbalik di jalanan sekitar Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (29/7/2018).

Kecelakaan ini diketahui berdasarkan kicauan akun Twitter @TMCPoldaMetro. Berdasarkan foto yang diunggah melalui postingan akun tersebut mobil jenis Mecedes Benz yang kecelakaan berwarna putih dengan plat polisi bernomor B 369 JS.

"05:48 Kecelakaan Mercy terbalik di Bunderan Pondok Indah Jaksel (arah ke Terogong) & msh penanganan Polri," cuit akun tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab serta kronologis penyebab mobil tersebut terbalik di jalanan. Kemungkinan adanya korban juga belum diketahui.



Waduh, Ada BMW Tebalik di Pondok Indah

Waduh, Ada BMW Tebalik di Pondok Indah

INILAHCOM, Jakarta - Sebuah mobil mewah dilaporkan mengalami kecelakaan hingga terbalik di jalanan sekitar Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (29/7/2018).

Kecelakaan ini diketahui berdasarkan kicauan akun Twitter @TMCPoldaMetro. Berdasarkan foto yang diunggah melalui postingan akun tersebut mobil jenis Mecedes Benz yang kecelakaan berwarna putih dengan plat polisi bernomor B 369 JS.

"05:48 Kecelakaan Mercy terbalik di Bunderan Pondok Indah Jaksel (arah ke Terogong) & msh penanganan Polri," cuit akun tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab serta kronologis penyebab mobil tersebut terbalik di jalanan. Kemungkinan adanya korban juga belum diketahui.



Pagi Hingga Malam Ini Jakarta Diprediksi Cerah

Pagi Hingga Malam Ini Jakarta Diprediksi Cerah

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan seluruh wilayah DKI Jakarta cerah berawan sepanjang Minggu (29/7/2018) pagi.

Cuaca serupa diprediksi berlanjut pada siang harinya. "Pagi-siang Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu cerah berawan," tulis situs bmkg.go.id.

Malam harinya cuaca serupa juga masih akan menyelimuti langit Ibukota. Adapun suhu sepanjang hari ini berkisar antara 23 hingga 34 derajat celcius.

Adapun kelembaban suhunya berkisar antara 45 hingga 80 persen. BMKG tak melaporkan prakiraan kemungkinan akan turun hujan tiba-tiba di salah satu atau beberapa wilayah Jakarta.



Nyabu, Cheppy Dibekuk Polisi di Resto Depok

Nyabu, Cheppy Dibekuk Polisi di Resto Depok

INILAHCOM, Jakarta - Subdit III Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap seorang pria bernama Ceppy Gunawan di Dmall Restoran Solaria Jl.Margonda Raya Kav. 88, Depok, Jawa Barat pada Kamis (26/7/2018) sekitar pukul 22.30 WIB atas kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

"Kita amankan terhadap pengguna narkotika jenis sabu di Dmall (Depok Mall) Restoran Solaria," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono kepada INILAHCOM, Sabtu (28/7/2018).

Argo menerangkan penangkapan itu bermula saat tim Unit IV Subdit III Ditresnarkoba Polda Metro Jaya mendapatkan informasi dari warga yang yang patut dicurigakan yang tidak diketahui identitasnya bahwa ada informasi tentang adanya peredaran narkotika di daerah Margonda Raya, Depok.

"Kemudian oleh tim saat itu juga dengan adanya informasi tersebut dilakukan penyelidikan dan surveilance ke lokasi tersebut beberapa jam kemudian," ucapnya.

Setelah itu, kata Argo, tim melihat seorang laki-laki yang ciri-cirinya hampir sama dengan informasi yang didapat berjalan menuju DMall, Depok. Saat itu, tim langsung mengarah ke laki-laki tersebut dan membuntuti menuju Restoran Solaria.

"Saat itu tim langsung menunjukan identitas dan melakukan penggeledahan terhadap pelaku," jelasnya.

Dari hasil penggeledahan, kata Argo, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti satu bong alat hisab sabu, satu buah korek api, dan satu telepon genggam merk Samsung bewarna hitam.

Dalam hal penyalahguna sebagai mana di maksud dalam ayat (1) dapat dibuktikan atau terbukti sebagai korban penyalahgunaan narkotika, penyalahguna tersebut wajib menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial sebagai mana dimaksud dalam pasal 127 ayat (3) UURI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.



Polda Metro Gulung 4 Pembunuh Herdi Sibolga

Polda Metro Gulung 4 Pembunuh Herdi Sibolga

INILAHCOM, Jakarta - Pihak kepolisian total telah menangkap empat pelaku yang terlibat dengan aksi penembakan terhadap seorang pengusaha bernama Herdi Sibolga di Jalan Jelambar, Penjaringan, Jakarta Utara.

Empat pelaku yang diringkus yaitu AS alias N, JS, PWT, dan SM.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan, awalnya korban sudah digambar setiap pulang kerja, kemudian sebelum korban pulang, mobil dan sepeda motor yang ditumpangi pelaku sudah menunggu di sekitar rumah korban.

Kemudian, lanjut Argo, pada saat korban pulang kerja dan memarkirkan mobilnya. Kemudian korban jalan kaki menuju rumahnya.

"Karena rumahnya tidak masuk mobil, korban jalan sekitar 400 meter ke rumahnya dari tempat parkir," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (28/7/2018).

Lalu salah satu pelaku memberikan kode kepada eksekutor yang menggunakan sepeda motor, dan mengejar korban dari belakang. Saat itu juga, tanpa basa-basi pelaku langsung melakukan penembakan dari jarak dekat sebanyak dua kali ke arah korban.

Atas penembakan tersebut, Herdi kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur dalam keadaan tidak bernyawa.

Untuk motif, Argo mengungkapkan, penembakan tersebut dilakukan karena sakit hati atas persaingan minyak solar. "Penembakan itu dilakukan atas perintah AX yang saat ini masih buron," tambahnya.

Seperti diketahui Herdi menjadi korban penembakan dua orang tidak dikenal di Jalan Jelambar Aladin RT 03/06, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara pada Jumat (20/7/2018) sekitar pukul 23.47 WIB.



Jumat, 27 Juli 2018

Cuaca Ibukota Akhir Pekan Ini Diprediksi Cerah

Cuaca Ibukota Akhir Pekan Ini Diprediksi Cerah

INILAHCOM, Jakarta - BMKG memprakirakan cuaca Ibukota pagi akhir pekan ini, Sabtu (28/7/2018), akan cerah.

Pada siang hari, cuaca Ibukota masih diprakirakan cerah. Kondisi tersebut akan berlanjut hingga malam dan dini hari.

Suhu di DKI Jakarta diperkirakan antara 23-35 derjat celcius. [fad]



Kamis, 26 Juli 2018

Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jakut

Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jakut

INILAHCOM, Jakarta - Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Rachmat Sumekar mengatakan, seorang wanita berinsial S (66) ditemukan tewas di rumahnya di kawasan Villa Kapuk Mas, Penjaringan, Jakarta Utara pada Kamis (26/7/2018) malam.

Saat ditemukan, wanita paruh baya itu tewas dengan luka tusuk dibagian perut dan tangan. Anak kandung korban berinisial S (33) juga ikut menjadi korban penusukan di rumah tersebut.

"Iya korban tewas luka tusuk di perut. Ada juga anaknya jadi korban. Saat itu, anak korban ditemukan dalam keadaan kritis. Motif masih kita dalami," katanya di Jakarta, Jumat (27/7/2018).

Selain mendalami motif, Rachmat memastikan jika aksi brutal yang menimpa kedua korban bukan berasal dari pelaku perampokan. Kesimpulan itu didapat setelah polisi melakukan olah TKP di rumah korban.

"Ini pembunuhan, bukan perampokan," ucapnya.

Dugaan itu muncul karena saat pihak kepolisian melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Saat itu, kata Rachmat, tidak ada barang berharga milik korban yang hilang setelah pembunuhan melakukan aksi kejamnya itu.

"Karena barang enggak ada yang hilang seperti emas dan uang," jelasnya.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis (26/7/2018) malam. Dalam akun media sosial instagram @warungjurnalis, sebuah rekaman video berdurasi 32 detik ini berisikan sebuah  rumah di kawasan Penjaringan, Jakut yang diduga disantroni pelaku perampokan. Akun itu menyebutkan diduga korban wanita meninggal dunia dan satu korban luka-luka telah dilarikan ke Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara. [rok]



Honda BRV Terjun ke Kali di Cengkareng

Honda BRV Terjun ke Kali di Cengkareng

INILAHCOM, Jakarta - Sebuah mobil Honda BRV terjun ke kali di kawasan Jakarta Barat.

Laporan dari seorang warganet di media sosial twitter @Lyan2509 yang diunggah oleh TMC Polda Metro Jaya,  mobil tersebut jatuh ke kali  dekat Aston Cengkareng Jl Boulevard Raya Jakarta Barat.

Dari video yang diunggah disebutkan, pengemudi mobil sudah keluar dari kendaraannya. Tampak didalam video itu, bagian mobil tersebut hampir terendam seluruhnya.

Belum diketahui, penyebab terjunnya mobil tersebut kedalam kali.
 




[fad]

 



Truk, Ertiga & CRV Kecelakaan Beruntun

Truk, Ertiga & CRV Kecelakaan Beruntun

INILAHCOM, Jakarta - Kecelakaan beruntun terjadi di tol Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (27/7) subuh. Kecelakaan melibatkan tiga kendaraan.

Informasi dari TMC Polda Metro Jaya, kecelakaan melibatkan sebuah truk BE 8479 VX dengan mobil Suzuki Suzuki Ertiga silver B 1764 SYQ dan Honda CRV B 721 PUT di KM 19,200 Tol Pondok Indah arah ke Serpong.

Akibat peristiwa itu, ketiga kendaraan tersebut tampak ringsek. Tidak ada laporan korban akibat insiden tersebut.

<blockquote class="twitter-tweet" data-lang="id"><p lang="in" dir="ltr">04:13 Kecelakaan 3 kendaraan: Truk BE 8479 VX, Suzuki Ertiga B 1764 SYQ dan Honda CRV B 721 PUT di KM 19,200 Tol Pondok Indah (arah ke Serpong) &amp; sdh dlm penanganan Polri. <a href="https://t.co/MUo0P8MO2D">pic.twitter.com/MUo0P8MO2D</a></p>&mdash; TMC Polda Metro Jaya (@TMCPoldaMetro) <a href="https://twitter.com/TMCPoldaMetro/status/1022593086084415488?ref_src=twsrc%5Etfw">26 Juli 2018</a></blockquote>
<script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>

Sebelumnya kecelakaan juga terjadi didalam tol. Kecelakaan menimpa sebuah truk B 9201 QX, yang mengakibatkan satu korban jiwa dan satu orang mengalami luka berat. Kecelakaan di tol Rorotan arah Tanjun Priok itu sudah ditangani oleh petugas Polri. [fad]



Inilah Prakiraan Cuaca Ibukota Hari Ini

Inilah Prakiraan Cuaca Ibukota Hari Ini

INILAHCOM, Jakarta - Cuaca Ibukota pagi ini, Jumat (27/7/2018), diprakirakan akan cerah. Demikian informasi dari BMKG.

Pada siang hari, cuaca Ibukota masih diprakirakan cerah. Kondisi tersebut akan berlanjut hingga malam dan dini hari.

Dengan cuaca yang cerah, suhu di DKI Jakarta diperkirakan antara 23-34° celcius. [fad]



Polisi Telisik Peran Tiga Orang Pembunuhan Herdi

Polisi Telisik Peran Tiga Orang Pembunuhan Herdi

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pihaknya sudah mengamankan tiga orang terkait kasus penembakan yang menewaskan pegawai swasta di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara Herdi Sibolga.

Saat ini, penyidik Polda Metro masih memeriksa tiga orang ini. Ini dilakukan guna memastikan peran dari para pelaku saat mengeksekusi Herdi hingga tewas.

"Masih kita tanyakan. Dia perannya sebagai apa. Posisinya saat kejadian dimana, apakah dia tahu perencanaan (penembakan) dan sebagainya," katanya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (26/7/2018).

Polisi kembali menangkap dua pelaku baru pada Rabu (26/7) kemarin. Penangkapan dilakukan setelah dilakukan pengembangan usai pelaku berinisial J ditangkap. Argo pun masih enggan membeberkan identitas kedua pelaku yang sudah diamankan.

"Kita tunggu ya nanti, masih kita periksa," kata Argo.

Argo sebelumnya mengatakan dugaan sementara, motif pembunuhan terhadap Herdi yakni persaingan bisnis karena erat kaitanya dengan pekerjaan Herdi sebagai karyawan di sebuah perusahaan jasa perizinan kapal di kawasan Muara Angke, Jakut.

Sebelumnya, pelaku pembunuhan terhadap Herdi Sibolga (45) berinisial J berhasil diringkus pihak kepolisian. Saat ini pelaku masih menjalankan pemeriksaan. Herdi saat itu tewas usai ditembak para pelaku di Jalan Jelambar Aladin, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Jumat (20/7) lalu.

"Iya sudah satu orang, masih didalami," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Rabu (25/7).

Diketahui, peristiwa penembakan Herdi terjadi Jumat (20/7/2018). Saat itu, kedua pelaku langsung membuntuti setelah Herdi turun dari mobil di Jalan Jelambar Aladin, RT 3, RW 6, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara.

Berdasarkan keterangan saksi, kedua pelaku diduga menggunakan sepeda motor jenis Yamaha N-MAX warna abu-abu ketika melancarkan aksi penembakan terhadap korban. Dari penyelidikan sementara, satu pelaku yang menjadi eksekutor penembakan diduga memiliki ciri-ciri berambut cepak. Akbat aksi penembakan tersebut, Herdi tewas dengan luka tembakan di bagian wajah dan dada. [rok]
 



Polisi Amankan 2 Pelaku Kasus Penembakan Herdi

Polisi Amankan 2 Pelaku Kasus Penembakan Herdi

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pihaknya kembali mengamankan dua orang terkait kasus penembakan yang menewaskan pegawai swasta di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara Herdi Sibolga.

"Kami tangkap dua orang lagi. Jadi sampai saat ini sudah kita amankan tiga dan saat ini sedang kita dalami," katanya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (26/7/2018).

Meski demikian, Argo tak merinci identitas dua pelaku yang diduga membantu J saat mengeksekusi Herdi dengan dua butir peluru. Demikian juga soal lokasi penangkapan dua pelaku baru tersebut. Dia hanya menyampaikan, dua pelaku tersebut ditangkap pada Rabu (25/7/2018) kemarin.

"Saya belum mendapatkan informasi (lokasi penangkapan)," katanya.

Ia menambagkan, saat ini Polisi masih memeriksa dua pelaku guna mendalami secara detil aksi penembakan yang telah menewaskan Herdi

"Sampai saat ini masih dalam pemeriksaan," katanya.

Argo sebelumnya mengatakan dugaan sementara, motif pembunuhan terhadap Herdi yakni persaingan bisnis karena erat kaitanya dengan pekerjaan Herdi sebagai karyawan di sebuah perusahaan jasa perizinan kapal di kawasan Muara Angke, Jakut.

Sebelumnya, pelaku pembunuhan terhadap Herdi Sibolga (45) berinisial J berhasil diringkus pihak kepolisian. Saat ini pelaku masih menjalankan pemeriksaan. Herdi saat itu tewas usai ditembak para pelaku di Jalan Jelambar Aladin, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Jumat (20/7) lalu.

"Iya sudah satu orang, masih didalami," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Rabu (25/7).

Diketahui, peristiwa penembakan Herdi terjadi Jumat (20/7/2018). Saat itu, kedua pelaku langsung membuntuti setelah Herdi turun dari mobil di Jalan Jelambar Aladin, RT 3, RW 6, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara.

Berdasarkan keterangan saksi, kedua pelaku diduga menggunakan sepeda motor jenis Yamaha N-MAX warna abu-abu ketika melancarkan aksi penembakan terhadap korban. Dari penyelidikan sementara, satu pelaku yang menjadi eksekutor penembakan diduga memiliki ciri-ciri berambut cepak. Akbat aksi penembakan tersebut, Herdi tewas dengan luka tembakan di bagian wajah dan dada. [rok]



Ini Sejumlah Fakta di Balik Pembunuhan Nenek Jeane

Ini Sejumlah Fakta di Balik Pembunuhan Nenek Jeane

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pihaknya telah mengamankan tiga orang dalam komplotan pelaku pembunuhan nenek Jeane Setyadi (78). Mereka adalah MIF, AS dan BD. Sementara, satu pelaku RU  masih dikejar kepolisian.

Pelaku MIF adalah orang yang kenal dengan adik kandung korban. Ia menjelaskan, dari aksinya para pelaku berhasil menggasak barang berharga milik korban berupa perhiasan dan handphone.

"Saat beraksi pelaku membawa kabur 1 unit handphone dan ada juga emas. Emas ini jika ditotal mencapai harga 60 juta rupiah ya," katanya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (26/7/2018).

Usai mengambil, para pelaku menjual ke penadah. Ia menjelaskan, pelaku MIF yang melakukan pemukulan nenek Jeane hingga tewas berprofesi sebagai sales.

"Pelaku ini profesinya itu sales yah. Dia sempat memukul korban dengan gelas dan besi. Besi itu adalah besi pagar milik tetangganya korban. Sekarang besi itu sedang dikirim ke labfor. Kita akan cari tahu, (soalnya) ada darah di besi, untuk sinkronisasi," beber Argo.

Ia menjelaskan, motif utama para pelaku berniat mencuri hingga berujung pada pembunuhan nenek Jeane itu adalah terkait persoalan ekonomi.

"Niat awalnya mau mencuri tapi dipergoki korban. Motifnya yah ekonomi yah," beber Argo.

Sementara itu, Panit IV Subdit Resmob AKP Nur Magantara menambahkan, dari hasil penjualan pencurian itu dihabiskan untuk sehari-hari.

"Ya mereka pakai untuk kebutuhan hidup sehari-hari," kata Nur.

Diberitakan sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan Tim gabungan Polda Metro Jaya dengan Polres Metro Jakarta Selatan berhasil menangkap tiga pelaku yang diduga melakukan pembunuhan terhadap nenek Jeane Setyadi (78).

"Ia jadi sementara ada tiga orang yang kita amankan. Pertama inisial MIF, AS dan BD. Satu lagi tersangka RU masih DPO," katanya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (25/7/2018).

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Stevanus Tamuntuan mengaku pihaknya telah menemukan satu unit CCTV yang mengarah tepat ke lokasi kejadian pembunuhan nenek Jeane.

"Masih proses. Kami sudah ambil satu rekaman cctv yang ada terduga pelaku," katanya, Senin (25/6/2018).

Ia menjelaskan walaupun sudah mendapatkan rekaman CCTV yang akan menjadi kunci untuk menangkap pelaku, tetapi rekaman CCTV tersebut tidak terlihat jelas wajah pelaku. Dengan ini, pihaknya masih menunggu hasil penelitian Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri agar pelaku bisa segera tertangkap.

Diketahui, seorang nenek bernama Jeane (78) ditemukan tewas bersimbah darah di kediamannya, Kompleks Loka Permai, Grogol Selatan, Jakarta Selatan, Minggu (27/5/2018). Ia diduga korban pembunuhan. [rok]
 



Rabu, 25 Juli 2018

Era Anies Ada Pungli, PPSU Ngeluh

Era Anies Ada Pungli, PPSU Ngeluh

INILAHCOM, Jakarta - Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, meminta Gubernur DKI Jakarta untuk memperhatikan nasib mereka.

Mereka merasa menjadi korban pungutan liar yang diduga dilakukan oleh oknum PNS Kecamatan Sawah Besar inisial WY.

"Kalau dulu zaman pak Ahok tidak ada pungli, sekarang kok begini," kata Dion (30), petugas PPSU Kecamatan Sawah Besar, kepada INILAHCOM, Kamis (26/7/2018).

Dion menyayangkan oknum PNS yang diduga melakukan pungli tersebut juga kerap melakukan intimidasi terhadap para petugas PPSU.

"Kita itu juga diancam bukannya liat kinerja tetapi cari-cari kesalahan. Misalkan kita sakit belum sempat buat surat dokter kita di SP1, terus gitu diancam-ancam mau dikeluarin karena dibawa pimpinannya," tuturnya.

Sebelumnya Petugas PPSU Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat mengeluhkan dugaan adanya pungutan liar oleh oknum pegawai kecamatan setempat sebesar Rp 50 ribu kepada 90 petugas PPSU. Namun tidak diketahui secara jelas anggaran tersebut bakal dialokasikan kemana. [rok]



Gerbang Tol Tutup Sementara Saat Asian Games

Gerbang Tol Tutup Sementara Saat Asian Games

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf membantah info akan ditutupnya secara permanen beberapa gerbang tol selama Asian Games 2018.

Yusuf menjelaskan, pihaknya memang akan menutup sementara sejumlah gerbang. Penutupan itu sudah diatur pada waktu tertentu.

"Hanya sementara. Siapa yang bilang permanen? Tidak permanen, kan dibuka, ada waktunya dari pukul 06.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB, cuma memang agak lama," katanya di Jakarta, Kamis (26/7/2018).

Ia menjelaskan, kebijakan itu merupakan kesepakatan bersama antara Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek ( BPTJ) dan juga Dishubtrans DKI Jakarta.

"Ya memang kita sama-sama (dengan BPTJ dan Dishubtrans DKI Jakarta). Kemarin kan kita sudah rapat, kesepakatannya ditutup," kata Yusuf.

Sementara itu, pada beberapa waktu lalu sempat dilakukan uji coba, di mana gerbang tol akan diberlakukan sistem buka tutup saat bus atlet akan melintas. Namun, peraturan itu diubah.

Dalam hal itu, Yusuf enggan sebutkan alasan mengapa aturan itu diubah lagi. Tetapi, ia memastikan pihaknya bersama seluruh stakeholder terkait masih akan lakukan uji coba.

"Itu langsung ke Kepala BPTJ. masih diuji coba lagi nanti, dikaji lagi," pungkasnya.

Untuk diketahui, penutupan tol akan terbagi menjadi dua jadwal, pertama dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB dan kedua pada pukul 12.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Penutupan gerbang tol tersebut hanya pada tol-tol yang dekat dengan venue.

Berikut gerbang-gerbang tol yang ditutup pada pukul 06.00 hingga 17.00 WIB :

1. Ancol Barat
2. Jembatan Tiga 1
3. Angke 2
4. Tanjung Duren
5. Off Ramp RS Harapan Kita
6. Slipi 2
7. Podomoro
8. Rawamangun
9. Pedati
10. TMII

Gerbang tol pada pukul 12.00 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB :

1. Gedong Panjang 2
2. Jembatan Tiga 2
3. Angke 1
4. Jelambar 1
5. Slipi 1
6. Sunter
7. Jatinegara
8. Kebon Nanas
9. TMII

[rok]



Jelang Pilpres, Polisi Dibekali Pemahaman Hukum

Jelang Pilpres, Polisi Dibekali Pemahaman Hukum

INLAHCOM, Jakarta - Jelang Pemilu 2019, jajaran Polda Metro Jaya dibekali pemahaman hukum khususnya terkait tindak pidana Pemilu.

Pembekalan dilakukan melalui pelatihan hukum bertajuk 'Pelatihan Khusus tindak pidana Pemilu dalam rangka peningkatan kemampuan Penyelidik dan Penyidik Polda metro jaya dan Polres jajaran' di Rupatama Lt III Biro Ops Polda Metro Jaya

"Pelatihan hukum ini diikuti peserta 139 personil yang terdiri dari Kasubdit Kamneg, Kanit, Panit, Penyidik Subdit Kamneg Dit Reskrimum Polda Metro Jaya dan Penyidik Polres jajaran," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono kepada INILAHCOM, Kamis (26/7/2018).

Ia menjelaskan, acara yang juga dihadiri seluruh Pejabat Utama Polda metro jaya ini dibuka langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis.

"Adapun maksud dan tujuan pelatihan Hukum yaitu untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan mengenai posisi Polri dalam menjaga Kamtibmas dan Netralitas Polri dalam Pemilu tahun 2019, sehingga anggota Polri khususnya Polda metro jaya dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan di percaya oleh masyarakat sebagai pelindung pengayom dan pelayan masyarakat," jelasnya.

"Hasil dari pelatihan ini di harapkan dapat di teruskan ke jajaran masing masing untuk di jadikan pedoman dab acuan dalam rangka menangani tindak pidana pemilu tahun 2019," sambungnya. [ton]



Kerugian di Lapak Madura Cakung Capai Rp1,5 Miliar

Kerugian di Lapak Madura Cakung Capai Rp1,5 Miliar

INILAHCOM, Jakarta - Kebakaran yang menghanguskan 19 'lapak Madura' di Cakung, Jakarta Timur berangsur padam.

Kepala Seksi Operasi Sudin Damkar Jakarta Timur, Gatot Sulaiman mengatakan kebakaran melahap 19 lapak dengan luas kurang lebih 3.000 meter persegi.

"Masyarakat setempat sebutnya itu (TKP) Lapak Madura. Penyebab kebakaran diduga karena konsleting listrik. Sekitar 21 unit damkar dikerahkan dengan total 105 personel," katanya .

Ia menjelaska, akibat kebakaran tersebut, kerugian ditaksir mencapai hingga Rp1,5 milliar.

"Korban tewas sudah dibawa ke RS Ciptomangunkusumo, korban luka belum diketahui," pungkasnya.

Berdasarkan informasi, hingga pukul 10.22 WIB, api masih belum berhasil dipadamkan. Selain itu, petugas mengalami kesulitan memadamkan api lantaran sumber air jauh dan dangkal.

Diberitqmakan sebelumnya, Kepala Seksi Operasi Sudin Damkar Jakarta Timur, Gatot Sulaiman mengatakan kebakaran terjadi di wilayah Cakung, Jakarta Timur, Kamis (26/7/2018).

Dalam kebakaran itu, dua orang dinyatakan meninggal dunia, karena terperangkap dalam api. Korban adalah Lumington Saragih (23), dan Angel (2). Ayah dan anak ini ditemukan, tewas dalam posisi sedang berpelukan. [ton]



PPSU Sawah Besar Keluhkan Pemotongan Uang Data

PPSU Sawah Besar Keluhkan Pemotongan Uang Data

INILAHCOM, Jakarta - Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat mengeluhkan dugaan adanya pungutan liar oleh oknum pegawai kecamatan setempat.

"Kami setiap bulan dipungut biaya Rp50 ribu katanya untuk uang data. Hanya kita enggak tahu uang data itu untuk apa, bahkan kwitansi nya tidak ada dalam pungutan uang itu," ujar Dion (30), petugas PPSU Kecamatan Sawah Besar, kepada INILAHCOM, Kamis (26/7/2018).

Tak hanya demikian oknum pegawai kecamatan yang diduga kerap melakukan pungutan liar tersebut turut serta mengancam bakal melakukan pemecatan terhadap para petugas PPSU bila melawan atau tidak membayar uang Rp50 ribu perbulan itu.

"Dia itu Pak Wahyudin dia kepala seksi lingkungan hidup Sawah Besar. Kita turun gaji dimintai uang Rp50 dikali 90 orang sudah berapa?" tandasnya.

Dion mengaku kebingungan kemana harus melaporkan dugaan pungutan liar tersebut.

"Ya bingung kita mau ngadu kemana? Orang camat nya saja kita tidak ketemu. Terus pak Wahyudin itu selalu ancam pecat kami jika macam-macam," tandasnya. [ton]



Terperangkap Api, Anak dan Ayah Tewas Berpelukan

Terperangkap Api, Anak dan Ayah Tewas Berpelukan

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Seksi Operasi Sudin Damkar Jakarta Timur, Gatot Sulaiman mengatakan kebakaran terjadi di wilayah Cakung, Jakarta Timur, Kamis (26/7/2018).

Dalam kebakaran itu, dua orang dinyatakan meninggal dunia, karena terperangkap dalam api. Korban adalah Lumington Saragih (23), dan Angel (2). Ayah dan anak ini ditemukan, tewas dalam posisi sedang berpelukan.

"Betul mereka adalah ayah dan anak, sang ayah dalam posisi sedang menggendong anaknya di belakang," katanya.

Ia menjelaskan, pihaknya mendapat informasi kebakaran lapak barang bekas di sekitar gerbang tol Cakung Timur, tepatnya di Jalan Cacing Raya, Cakung Timur, Cakung, Jakarta Timur pukul 04.05 WIB

"Masyarakat setempat menyebutnya Lapak Madura," bebernya. [ton]



Pencuri Motor Terjaring Razia Lalin di Tangsel

Pencuri Motor Terjaring Razia Lalin di Tangsel

INILAHCOM, Jakarta - Polisi mengamankan seorang yang diduga sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) saat digelarnya Operasi Cipta Kondisi di Tangerang Selatan.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alexander Yurikho mengatakan pelaku berinisial AA diamankan Sesuai instruksi Kapolda Metro Jaya terkait street crime.

"Diduga pelaku yang ingin mencuri kendaraan bermotor," katanya kepada INILAHCOM, Kamis (26/7/2018).

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan barang bukti kunci T yang biasa digunakan untuk mencuri sepeda motor serta senjata tajam jenis golok. Saat ini AA masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Tangsel.
 
"Pada saat pelaku mengendari sepeda motor dengan nopol  B 4234 NEA dilakukan pemeriksaan oleh anggota kemudian ditemukan senjata tajam jenis golok dan kunci leter T, selanjutnya dilakukan penyelidikan lebih lanjut," jelasnya. [ton]



Jakarta Kembali Cerah Berawan Hari Ini

Jakarta Kembali Cerah Berawan Hari Ini

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca hari ini di Ibu Kota Jakarta cerah berawan pada Kamis (26/7/2018).

Berdasarkan informasi dari BPBD DKI, cuaca Jakarta Barat dari pagi sampai dini hari nanti diperkirakan cuaca cerah berawan.

Kemudian, untuk Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan juga diprediksi cuaca akan cerah berawan sejak pagi hari hingga dini hari cerah berawan.

Selain itu, untuk wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Utara termasuk Kepulauan Seribu juga diperkirakan cuaca pagi ini sampai dini hari nanti cerah berawan.[ris]



Kebakaran Lapak di Cakung, 12 Damkar Dikerahkan

Kebakaran Lapak di Cakung, 12 Damkar Dikerahkan

INILAHCOM, Jakarta - Peristiwa kebakaran terjadi di lapak-lapak kawasan Cakung Cilincing Raya, Jakarta Timur pada Kamis (26/7/2018) pagi hari. Sehingga, belasan unit pemadam kebakaran dikerahkan.

Berdasarkan informasi dari BPBD DKI, informasi diterima sekira pukul 04.27 Wib dimana kebakaran terjadi di lapak-lapak dekat titik kenal pintu Tol Cakung Timur, Jakarta Timur.

Kini, sebanyak 12 unit pemadam kebakaran dikerahkan dan saat ini masih dalam proses pemadaman. Namun, belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran tersebut.[ris]



Anggota Brimob Tangkap Pencuri Spion di Cipinang

Anggota Brimob Tangkap Pencuri Spion di Cipinang

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Briptu M Mediananda Herlangga (Briptu Raga) berhasil menangkap tangan pelaku pencurian kaca spion mobil dibawah umur di Jalan Persahabatan Timur (depan Masjid Baabussalam), Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (25/7/2018).

Briptu Raga mengaku saat itu sekitar jam 16.00 Wib sedang mengendari sepeda motor di kawasan lokasi kejadian, namun tiba-tiba mendengar suara warga yang berteriak maling.

"Kemudian pelapor (Briptu Raga) beusaha mencari pelaku dengan cara berlawanan arus mengejar pelaku yang mengendarai sepeda motor Vespa," kata Raga kepada INILAHCOM.

Akhirnya, kata Raga, dua orang pelaku berhasil diamankan inisial MFA dan RGB. Menurut dia, ternyata kedua orang pelaku diketahui masih dibawah umur. Setelah itu, teman Raga datang membantu membawa pelaku ke kantor polisi yakni Briptu Riski.

"Saya melumpuhkan dua orang pelaku dengan tangan kosong, kemudian saya bawa pelaku ke Mapolsek Pulogadung beserta barang bukti kaca spion mobil Fortuner warna putih sebelah kanan," ujarnya.

Namun, Raga mengatakan sebelum membawa pelaku ke Mapolsek Pulogadung untuk ditindaklanjuti secara hukum. Ia mengaku mencari pemilik kaca spion alias korban, tapi korban sudah pergi dari Masjid Baabussalam.

"Menurut keterangan tukang parkir sudah pergi. Selanjutnya, pelaku berikut barang bukti diamankan dan diserahkan ke Polsek Pulogadung," tandasnya.[ris]



Ini Peran Para Pelaku Pembunuhan Nenek Jeane

Ini Peran Para Pelaku Pembunuhan Nenek Jeane

INLAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan Tim gabungan Polda Metro Jaya dengan Polres Metro Jakarta Selatan berhasil menangkap tiga pelaku yang diduga melakukan pembunuhan terhadap nenek Jeane Setyadi (78).

"Ia jadi sementara ada tiga orang yang kita amankan. Pertama inisial MIF, AS dan BD," katanya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (25/7/2018).

Ia menjelaskan, ketiga orang dalam satu komplotan ini memiliki peran yang berbeda. Yang menjadi eksekutor adalah MIF.

"MIF dia perannya sebagai memukul menggunakan gelas ke korban dan menggunakan besi sekitar 60 cm.  Lalu ada AS si penadah perhiasan emasnya (korban), dan BD penadah handphone," jelasnya.

Argo menjelaskan, pada dasarnya saat kejadian komplotan ini berjumlah empat orang. Polisi saat ini masih mengejar satu pelaku lainnya berinisial RU.

"Tersangka RU, tapi masih DPO. Dia adalah yang mengawasi di luar," ujarnya.

Diketahui, seorang nenek bernama Jeane (78) ditemukan tewas bersimbah darah di kediamannya, Kompleks Loka Permai, Grogol Selatan, Jakarta Selatan, Minggu (27/5/2018). Ia diduga korban pembunuhan.[jat]



Bongkar Kasus Nenek Jeane, Polisi Amankan 2 Orang

Bongkar Kasus Nenek Jeane, Polisi Amankan 2 Orang

INILAHCOM, Jakarta - Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Aris Supriono membenarkan informasi, pihaknya telah menangkap pelaku pembunuhan nenek Jeane Setyadi (78).

"Iya sudah. Sudah ada yang ditangkap," katanya kepada INILAHCOM, Rabu (25/7/2018).

Ia menjelaskan, pihaknya memang sudah mengidentifikasi komplotan pelaku pembunuhan Nenek Jeane. Komplotan ini berjumlah tiga orang. Dua orang sebagai penadah barang curian kelompok ini sedangkan 1 lagi sebagai eksekutor.

"Pelaku yang tertangkap 2 orang. Pelaku ini (pasal) 480 (penadah). Satu orang (diduga eksekutor, red) masih DPO," bebernya.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Stevanus Tamuntuan mengaku pihaknya telah menemukan satu unit CCTV yang mengarah tepat ke lokasi kejadian pembunuhan nenek Jeane.

Ia menjelaskan walaupun sudah mendapatkan rekaman CCTV yang akan menjadi kunci untuk menangkap pelaku, tetapi rekaman CCTV tersebut tidak terlihat jelas wajah pelaku. Dengan ini, pihaknya masih menunggu hasil penelitian Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri agar pelaku bisa segera tertangkap.

Diketahui, seorang nenek bernama Jeane (78) ditemukan tewas bersimbah darah di kediamannya, Kompleks Loka Permai, Grogol Selatan, Jakarta Selatan, Minggu (27/5/2018). Ia diduga korban pembunuhan.[jat]



Nunggak Pajak, Anggota DPR Terjaring Razia Lalin

Nunggak Pajak, Anggota DPR Terjaring Razia Lalin

INILAHCOM, Jakarta - Anggota DPR RI dari fraksi Partai Gerindra Kardaya Warnika terjaring razia operasi lalu lintas, di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Rabu (25/7/2018).

Kardaya ditilang karena mobil Hilux warna putih berpelat B 9634 BBC miliknya, menunggak pajak kendaraan selama dua tahun.

Di lokasi Kardaya mengaku persoalan administrasi sebenarnya telah diserahkan kepada sopirnya. Namun, si sopir lupa untuk melakukan pembayaran pajak tersebut.

"Sopir saya lupa dibayar, paling telat tiga hari (bayar)," ujar Kardaya di lokasi.

PLT Kaunit Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) Wigat Prasetio mengatakan, razia ini bertujuan menertibkan para pengguna jalan agar taat pada peraturan.

"Tujuannya untuk administrasi kendaraan bermotor dan perpajakan, di DKI Jakarta banyak yang belum daftar ulang sesuai jatuh tempo, target sampai tanggal 21 Juli 2018, baru 51 persen yang seharusnya 58 persen, kita membebaskan sangsi kendaraan belum bayar dari 27 Juni sampai 31 Agustus 2018," ujar Wigat.

Untuk di wilayah Jakarta Timur ada sekitar 300 kendaraan yang belum melakukan pembayaran pajak.

"Roda 4 sekitar 30 ribu yang belum bayar pajak, kendaraan mobil mewah belum bayar sekitar 162 kendaraan, untuk pajak," ujarnya.

Atas telatnya bayar pajak, petugas terpaksa menyita STNK dari mobil komisi III tersebut.

"Dia lalai lupa, dan menulis pernyataan akan membayar pajak ditanggal 27 Juli, kita tahan STNK dan SKP nya," pungkasnya. [ton]



Selasa, 24 Juli 2018

Pengunjung asal Jabar Raih Mitsubishi Pajero

Pengunjung asal Jabar Raih Mitsubishi Pajero

INILAHCOM, Jakarta - Setelah resmi ditutup pada 1 Juli 2018 yang lalu, event akbar Jakarta Fair Kemayoran kali ini masih memberikan sajian penutup yang pastinya sudah ditunggu oleh para pengunjung yang beruntung yaitu penyerahan hadiah Grand Prize.

Penyerahan hadiah ini diselenggarakan pada 24 Juli 2018 di Ruang Semeru, Gedung Pusat Niaga Area JIExpo Kemayoran. Hadiah Grand Prize yang diserahkan secara langsung yaitu berupa 4 unit mobil dan 40 unit sepeda motor kepada para pengunjung. Para pemenang ini merupakan pengunjung Jakarta Fair Kemayoran 2018 yang beruntung setelah melalui tahap pengundian di panggung utama Jakarta Fair Kemayoran.

Pada hari terakhir pengundian Grand Prize di panggung utama pada Minggu (1/7/2018) yang lalu dilakukan secara langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk menekan tombol undian secara acak yang mengeluarkan nama dan nomor kupon pemenang.

Anies Baswedan mengundi hadiah utama undian Grand Prize, yaitu dua unit mobil Mitsubishi yang sudah ditunggu-tunggu para pengunjung Jakarta Fair. Yang menarik dari pengundian tersebut adalah, justru pengunjung asal Jawa Barat yakni Syafrial yang berhasil meraih satu unit mobil Mitsubishi Pajero. Hal ini membuktikan bahwa Jakarta Fair Kemayoran tidak hanya dikunjungi oleh para pengunjung dari Jabodetabek saja namun sangat banyak para pengunjung yang berasal dari luar daerah.

Selain dua unit mobil, pengundian Grand Prize terakhir berhadiah delapan unit motor. Kedelapan unit motor tersebut adalah satu unit motor Yamaha Vega Force DB, dua unit motor Yamaha All New Soul GT, satu unit motor Yamaha Aerox A155 VVA, satu unit motor Yamaha All News Vixion CP Movistar, satu unit motor Suzuki Satria FU 150, satu unit motorSuzuki GSX S 150, satu unit motor Kawasaki Z 250 S.

Seluruh undian Grand Prize bisa diikuti oleh seluruh pengunjung Jakarta Fair Kemayoran 2018. Para pengunjung hanya tinggal memasukkan nomor tiket dan nomor identitas mereka melalui aplikasi Jakarta Fair. Setelah itu para pengunjung secara otomatis akan menjadi peserta undian Grand Prize Jakarta Fair dan berhak mendapatkan kesempatan menjadi pemenang undian.

Selain penyerahan hadiah Grand Prize, pihak panitia penyelenggara juga menyerahkan hadiah lainya yaitu Undian Kejutan Lebaran. Selama masa libur lebaran kemarin, Jakarta Fair Kemayoran memberikan berbagai kejutan dan kesempatan bagi pengunjung untuk mendapatkan hadiah. Adapun untuk Undian Kejutan Lebaran, terdapat total sebanyak 15 hadiah utama berupa 5 unit smartphone, 5 unit LED TV dan 5 unit sepeda motor.

Penyerahan hadiah Grand Prize secara langung ini membuktikan bahwa pengundian ini merupakan wujud nyata apresiasi pihak penyelenggara kepada para pengunjung Jakarta Fair Kemayoran yang sudah turut meramaikan ajang tahunan ini.

Jakarta Fair Kemayoran 2018 kembali menuai hasil positif dengan menarik sebanyak 6,7 juta pengunjung. Jumlah ini diketahui naik sebesar 10% dibandingkan dengan tahun 2017 lalu. Sementara itu, nilai transaksi bisnis antara pengunjung dan para peserta pameran Jakarta Fair tahun ini mencapai angka Rp 7,3 triliun. Adapun yang menjadi penyumbang transaksi terbesar untuk tahun ini berasal dari produk otomotif. [*]



Perampok Bersenjata Satroni Minimarket Tanah Abang

Perampok Bersenjata Satroni Minimarket Tanah Abang

INILAHCOM, Jakarta - Aksi pencurian terjadi di sertai ancaman dan kekerasan terjadi di Alfamart Bendhil 3, Jl. Penjernihan II,  No.12C, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat , Rabu (25/7/2018) pukul 08.05 WIB.

Peristiwa itu bermula dari karyawan Alfamart tiba-tiba didatangi pelaku dengan mengendarai sepeda motor dan parkir dihalaman TKP.

Pelaku masuk ke dalam TKP menggunakan helm fullface, topi, jaket, selanjutnya menodong korban  menggunakan 1 pucuk diduga senjata api,  dan 1 bilah pisau sambil mengarahkan korban supaya berada dipojok kasir.

Kemudian kedua pelaku mengambil barang-barang di dalam Alfamart Bendhil 3 selanjutnya pergi. Adapun hal tersebut diketahui dari rekaman video yang beredar di media sosial.[jat]



Wagub DKI Sandiaga Uno Dilaporkan ke Polisi

Wagub DKI Sandiaga Uno Dilaporkan ke Polisi

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno kembali dilaporkan ke polisi oleh Fransiska Kumalawati Susilo atas dugaan penipuan dan atau penggelapan dan atau penadahan dan atau Tindakan Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Laporan tersebut tertuang dalam nomor laporan LP/3356/VI/2018/PMJ/Dit. Reskrimum, tertanggal 27 Juni 2018.

"Iya betul. Saya melaporkan dia atas dugaan penipuan dan penggelapan," katanya kepada INILAHCOM, Rabu (25/7/2018). 

Dalam laporan itu korban bernama Edward Seky Soeryadjaya (ESS), dan mengalami kerugian materil mencapai Rp20 miliar.

Ia menjelaskan, kejadian ini bermula pada saat itu Sandiaga masih berkantor bersama ESS di Jalan Teluk Betung. ESS menitipkan secara lisan kepada Sandi agar membantu mengurusi PT Japirex.

"Kemudian Sandi mengalih kan 40% Saham PT Japirex dari JN alias John kepada dirinya pada 17 mei 2001. akta Notaris nomor 32, tanggal 22 November 2001. Dan meliquidasi tanggal 11 Februari 2009, penjualan 2 sertifikat tanah tanggal 22 november 2012, kepada HIH alias Ho, yang merupakan asset PT dengan luas 6.175 M2, dimana pemilik awal nya adalah Djoni Hidayat dan uang nya tidak di kembalikan," bebernya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan terkait Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

"Iya benar (adanya laporan tersebut," kata Argo kepada INILAHCOM.

Diketahui, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno pernah dilaporkan dalam dua kasus pidana lainnya. Pelapornya yakni Fransiska Kumalawati Susilo di kasus penggelapan dan pemalsuan. Kasus berikutnya yakni dilaporkan oleh Arnol Sinaga atas tuduhan pemalsuan dan atau menempatkan keterangan palsu ke dalam akta otentik.[jat]