INILAHCOM, Jakarta - Pemasangan papan reklame yang disinyalir sebagai penyebab peristiwa Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) maut di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Tidak membuat pihak otoritas bergerak cepat mensterilkan papan reklame disejumlah JPO di wilayah DKI Jakarta.
Kondisi tersebut dapat ditelisik dari sejumlah papan reklame yang ada sepanjang wilayah Jakarta Pusat. Di antaranya di JPO Salemba Capitol Park Carolus, JPO Kenari Mas, dan JPO Palputih. Di tiga JPO tersebut terlihat papan reklame sepanjang 20 meter melintang di bagian depan dan belakang JPO.
Bahkan salah satu papan reklame, tepatnya JPO Palputih, bermuatan tulisan kerjasama Pemprov DKI Jakarta dengan salah satu perusahaan.
Terpisah Pengamat Transportasi Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA), Azas Tigor Nainggolan tidak menampik banyaknya reklame di kawasan Jakarta Pusat.
Bahkan pemerintah sejauh ini dinilai hanya mengais pemasukan dari hasil reklame tanpa memperhatikan dan merawat fisik JPO.
"Di jalan itu banyak reklame yang membentang di atas jalan," kata Azas saat dikonfirmasi wartawan, Senin (26/9/2016).
Berdasarkan kondisi tersebut, lanjutnya, Dinas Pendapatan Daerah DKI Jakarta didesak untuk segera menelusuri adanya proses pemasangan papan reklame di sejumlah JPO.
"Memasang reklame melintang itu salah. Harusnya sejajar jalan," pungkasnya.[jat]
Senin, 26 September 2016
JPO Jakpus Dipenuhi Papan Reklame 20 Meter
JPO Jakpus Dipenuhi Papan Reklame 20 Meter

Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar