INILAHCOM, Jakarta - Jelang Pemilu Gubernur DKI Jakarta 2017, tak hanya merepotkan para elite politik untuk bermanuver. Namun, lembaga independen yang terlepas dalam kegiatan politik praktis pun turut serta disibukan.
Kondisi tersebut dapat ditelisik dari langkah Polres Metro Jakarta Pusat megedukasi para pemilih pemula yang memiliki rentang usia 17 tahun ke atas. Yakni, siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) yang tersebar di wilayah hukumnya.
"Kita bersama Pemkot Jakarta Pusat memberikan pemahaman agar mereka gunakan hak pilih sesuai hati nurani. Juga disampaikan dalam pemilu itu ada yang berbeda, tetapi itu biasa. Sehingga para pemula tidak mudah terpancing dengan hal-hal negatif," kata Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Yulia Hutasuhut, Senin (5/9/2016).
Di samping itu, lanjut Yulia, saat ini seluruh stakeholder Binmas sedang berupaya melakukan berbagai tahapan untuk menjadikan lembaga pendidikan sebagai ujung tombak memerangi pergerakan menyimpang dari nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
"Kemaren sudah ada sebagain mendeklarasikan sebagai sekolah anti narkoba. Saat ini sedang dalam proses lainnya yang ingin mengdeklarasikan sebagai sekolah anti teroris, dan anti tawuran," pungkasnya. [rok]
Minggu, 04 September 2016
Pilgub DKI, Polres Jakpus Edukasi Pemilih Pemula
Pilgub DKI, Polres Jakpus Edukasi Pemilih Pemula

Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar