INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono membenarkan soall info penjualan buku bersimbol komunis di pameran buku Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) di JCC.
"Sekitar pukul 13.20 WIB ada laporan dari Babinkamtibmas dan Ditintelkam. Bermula dari laporan masyarakat. Kemudian kita lakukan pemeriksaan memang betul di sana ada penjualan buku terbitan Malaysia. Kebetulan pelaku juga WNA yang menjual buku-buku tersebut. Kita ambil," katanya di Jakarta, Minggu (2/10/2016).
Awi menjelaskan, pelaku mengaku tidak tahu simbol palu dan arit sangat sensitif di indonesia. Pelaku pun langsung diperiksa di Ditintelkam. Dan karena terkait warga negara asing, pelaku pun diserahkan ke imigrasi.
"Tapi saat itu imigrasi memang hanya piket saja. Akhirnya mereka kita minta buat pernyataan termasuk penanggung jawab ibu kartini. Kemudian rencana hari ini mau pulang yang ibu kartini besok kita akan lakukan pemanggilan di ditintelkam untuk kita introgasi sebenarnya seberapa jauh permasalahan ini. Seberapa jauh pengetahuan ibu kartini apakah ada unsur kesengajaan," ulasnya.
Diberitakan sebelumnya, polisi menyita 6 buah buku berlogo palu arit yang dipamerkan dalam pameran buku di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat. Empat WN Malaysia yang memamerkan buku tersebut juga diamankan polisi.
"Tadi sudah dimintai keterangan di bagian Pengawasan Orang Asing (POA) Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya. Keempat WN Malaysia tersebut sudah diserahkan ke pihak imigrasi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono kepada detikcom, Sabtu (1/10/2016). [hpy]
Minggu, 02 Oktober 2016
Polda Serahkan 4 WN Malaysia ke Imigrasi
Polda Serahkan 4 WN Malaysia ke Imigrasi

Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar