Laman

Kamis, 24 November 2016

Gubernur-DPR Tak Harmonis, Pembangunan Mandek

Gubernur-DPR Tak Harmonis, Pembangunan Mandek

INILAHCOM, Jakarta - Pembangunan infrastruktur, pencegahan bencana hingga pengolahan sampah ibukota dan sejumlah persoalan lainnya masih banyak yang jalan di tempat, bahkan di beberapa daerah belum menikmati proyek sarana dan infrastruktur.

“Padahal Pemprov DKI Jakarta sebenarnya punya uang lebih dari cukup untuk memperbaiki sarana dan infrastruktur yang ada di Jakarta,” ujar Sandiaga Uno, Cawagub nomor urut 3 yang mengaku kerap mendengar banyak keluhan warga.

Sandi menilai banyak proyek tidak kunjung jalan dikarenakan masalah anggaran yang mandek, hasil dari komunikasi yang buruk antara Pemprov dengan DPRD DKI Jakarta. "Ada komunikasi yang buruk antara Pemprov dengan DPRD, sekarang penyerapan (anggaran) enam puluh persen, pantas saja proyek mandek," paparnya saat berkampanye di daerah Balimester Rabu (23/11/2016).

Komunikasi yang buruk antara Pemprov dengan DPRD DKI Jakarta sempat terjadi pada Maret 2015 lalu, ketika Gubernur DKI Jakarta saat itu, Basuki Tjahaja Purnama tidak menemui kata sepakat dengan DPRD.

"Kalau komunikasinya jelek, alhasil pembahasan anggaran pun gagal. DKI Jakarta pada 2015 lalu terpaksa menggunakan anggaran sebelumnya," terang mantan ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia itu.

Saat ini pun masalah anggaran di DKI Jakarta masih bermasalah. Terbukti dengan tingkat penyerapan anggaran Pemprov DKI Jakarta yang hanya mencapai 33 persen dari bulan Juli 2016, artinya tujuh dari sepuluh program belum terpenuhi.

Maka dari itu Sandi berjanji jika dia bersama Anies Baswedan memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 mendatang, maka pihaknya akan membangun komunikasi yang lebih baik dengan DPRD DKI Jakata.

"Politik anggaran kita adalah politik untuk kesejahteraan masyarakat, dari rakyat, dan untuk rakyat," tandasnya. Peran serta anggota DPR juga akan sangat diperlukan untuk menampung aspirasi dan akan dikordinasikan dengan peran Gubernur dan Wakil Gubernur (eksekutif). [*]



Tidak ada komentar:

Posting Komentar