Laman

Kamis, 29 Desember 2016

Ini Kasus Pembunuhan di 2016 yang Diungkap Polisi

Ini Kasus Pembunuhan di 2016 yang Diungkap Polisi

INILAHCOM, Jakarta - Polda Metro Jaya mencatat selama tahun 2016 pihaknya berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang menjadi perhatian publik atau menonjol yang dilakukan oleh jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochammad Iriawan mengatakan pihaknya telah berhasil mengungkap beberapa kasus pembunuhan yang terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya selama satu tahun ini‎.

"Hampir tidak ada kasus pembunuhan yang tidak terungkap. Makanya saya suka bercanda kalau melakukan pembunuhan jangan disini (Jakarta), di Kalimantan misalnya. Karena, disini ahli-ahli," kata di Mapolda Metro dalam Jumpa Pers Akhir Tahun 2016, Kamis (29/12).

‎Ia menjelaskan pengungkapan diawal tahun 2016 yakni menangani kasus peledakan bom di Pospol Sarinah, Thamrin Jakarta Pusat pada 14 Januari. Kemudian, anggota mengungkap kasus pembunuhan di Tanah Abang, Jakarta Pusat dimana jenazah korban ditemukan di daerah Jasinga, Bogor.

"Lalu, polisi mengungkap kasus tindak pidana bidang kesehatan atau praktik aborsi di Jakarta Pusat pada 24 Februari," ujarnya.

Selain itu, kepolisian mengungkap kasus pembunuhan terhadap korban Wayan Mirna Salihin yang diracun sianida oleh pelaku Jessica Kumala Wongso. Kini, kasusnya sudah divonis hakim secara bersalah dan dihukum 20 tahun penjara.

"Alhamdulillah dengan cukup panjang kasus ini bisa divonis," katanya.

Kemudian, kata Iriawan, petugas mengungkap kasus pembunuhan Nur Atikah alias Nur yang tewas dibunuh oleh suami sirinya di rumah kontrakan wilayah Cikupa, Tangerang, Banten.

"Kasus pembunu‎han Enno Farihah yang kemaluan korban ditusuk dengan gagang cangkul di mess karyawan kawasan Kosambi, Kota Tangerang," jelas dia.

Iriawan menambahkan kasus pembunuhan yang baru saja menjadi sorotan publik yakni perampokan dan pembunuhan sadis ‎terhadap keluarga Dodi Triono di Jalan Pulomas Utara. Karena, lima orang luka dan enam orang tewas akibat disekap di kamar mandi.

"Kasus ini bahkan terungkap dalam waktu yang cepat yaitu 19 jam," katanya.

Ia mengatakan jumlah kasus yang ditangani Ditreskrimum Polda Metro tahun 2016 mengalami kenaikan dibanding tahun 2015. Dari 3819 kasus tahun 2015 menjadi 4005 pada 2016. Artinya, ada kenaikan 186 kasus atau 5 persen.

"Namun, tingkat penyelesaian kasus pada tahun 2016 dibandingkan tahun 2015 juga mengalami penurunan. Dari 2746 kasus pada tahun 2016 turun sebanyak 320 kasus atau 12 persen," tandasnya.[jat]



Tidak ada komentar:

Posting Komentar