Laman

Kamis, 29 Desember 2016

Kapolda Metro: Kasus Kriminal 2016 Turun

Kapolda Metro: Kasus Kriminal 2016 Turun

INILAHCOM, Jakarta - Polda Metro Jaya mencatat sepanjang tahun 2016 ada penurunan terhadap sebelas jenis kejahatan dibandingkan tahun 2015, yakni dari 16.‎565 kasus pada 2015 menjadi 15.110 kasus tahun 2016 atau turun sebanyak 1.455 kasus (9 persen).

"Sedangkan crime clearance untuk 11 jenis kasus mengalami peningkatan dari 76 persen tahun 2015 menjadi 77 persen pada 2016 atau naik sebesar 1 persen," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochammad Iriawan di kantornya saat Jumpa Pers Akhir Tahun 2016, Kamis (29/12/2016).‎‎

Ia menjelaskan kasus pencurian dengan kekerasan pada tahun 2015 ada 641 kasus, sedangkan tahun 2016 sebanyak 719 kasus atau naik sebanyak 78 kasus atau 12 persen. Sementara, kasus perkosaan pada 2015 ada 63 kasus dan tahun 2016 sebanyak 67 kasus atau naik 4 kasus atau 6 persen.

"Kenakalan remaja tahun 2015 ada 1 kasus dan 2016 sebanyak 5 kasus, ini naik 4 kasus atau 400 persen," ujarnya.

Kemudian, Iriawan mengatakan ada penurunan terhadap kasus pencurian dengan pemberatan (curat). Pada tahun 2015 ada 1.004 kasus menurun, pada 2016 sebesar 904 kasus atau turun sebanyak 100 kasus (9,96 persen).

Ia menambahkan kasus penganiayaan berat (anirat) pada tahun 2015 ada 3.400 kasus dan 2016 hanya 3.187 kasus atau menurun sebanyak 213 kasus (6 persen). "Pembunuhan tahun 2015 ada 75 kasus, namun 2016 hanya 71 kasus. Ini turun sebanyak 4 kasus atau 5 persen‎," jelas dia.

Kemudian, kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tahun 2015 ada 3.184 kasus dan pada 2016 sebanyak 2.866 kasus. Artinya, turun sebanyak 318 kasus atau 10 persen. Lalu, kasus kebakaran tahun 2015 ada 783 kasus dan 2016 hanya 532 kasus.

"Ini menurun 251 kasus‎ atau 32 persen," katanya.

Ia menambahkan kasus perjudian tahun 2015 ada 650 kasus, namun pada 2016 sebanyak 422 kasus atau turun sebanyak 228 kasus (35 persen). Sedangkan, kasus narkotika tahun 2015 ada 5.523 kasus dan 2016 sebanyak 5.333 kasus atau turun 190 kasus (3 persen).

"Kasus pemerasan/pengancaman tahun 2015 ada 387 kasus dan 2016 sebanyak 375 kasus, ini turun sekitar 12 kasus atau 3 persen," katanya.

Sementara, Iriawan menambahkan untuk kejahatan kasus pencurian dengan kekerasan, perkosaan dan kenakalan remaja meningkat. "Terjadi peningkatan pada kasus curas (pencurian dengan kekerasan), perkosaan dan kenakalan remaja," ‎tandasnya. [rok]



Tidak ada komentar:

Posting Komentar