INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengklaim titik-titik banjir di Ibukota sudah berkurang banyak.
Di bawah kepemimpinannya sebagai kepala daerah sejak Oktober 2012, telah menghilangkan setidaknya 2.120 titik banjir di Jakarta.
"Tahun lalu tinggal 400-an (titik banjir). Bulan ini, sebelum naik lagi (sebelum banjir terjadi di beberapa titik akibat hujan deras), tinggal 80 titik saja," ujar Ahok di Balai Kota DKI, Senin, (20/2/2017).
Kawasan Bukit Duri pekan lalu atau Cipinang Melayu, Minggu kemarin adalah titik di mana proyek normalisasi belum dilaksanakan di sana.
Kendalanya adalah lahan yang belum berhasil dibebaskan. Hal itu, merupakan salah satu masalah yang dibahas dalam rapat pimpinan (rapim) pemerintah yang dipimpin Ahok pagi ini. Ahok menawarkan pembelian dengan harga pasar kepada pemilik lahan. Namun syaratnya, pemilik lahan itu harus memiliki sertifikat supaya bisa dibeli secara sah.
"Kalau ada yang punya lahan, saya kan bilang masyarakat segera buat sertifikat. Atau rumah lama, usahakan urus sertifikat. Dulu (mengurus sertifikat) susah, harus bayar BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan). Sekarang saya gratiskan," tandasnya.[jat]
Minggu, 19 Februari 2017
Ahok Klaim Sudah Hilangkan Ribuan Titik Banjir
Ahok Klaim Sudah Hilangkan Ribuan Titik Banjir

Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar