INILAHCOM, Jakarta - Warga Sukabumi Utara mengeluhkan keberadaan jembatan yang berada di kali sekretaris Jalan Qrisdoren II RT 008/10, Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Pasalnya, di sisi kanan dan kiri jembatan tersebut tidak diberi pembatas baik dari tembok, besi maupun bambu.
"Itu kan enggak ada tembok pembatasnya, jadi kasian orang lewat sini kalo lagi ujan gede. Mereka enggak bakal tau mana aspal, mana air kali, karena kan kalau ujan gede naik ke atas jembatan," ujar Agus Syarifudin (68) saat di temui INILAHCOM di rumahnya yang jaraknya hanya 10 meter dari jembatan tersebut, Minggu (26/2/2017).
Agus menceritakan, di jembatan tersebut, sebelumnya pernah dibuat pembatas jembatan dari bambu.
"Dulu sih, tahun berapa ya saya lupa, pernah dibikin pegangan jembatan pake bambu," ucapnya.
Agus juga menuturkan, jika hujan turun dengan lebat, aspal yang berada di depan rumahnya selalu banjir hingga sepaha orang dewasa.
"Disini kalo ujan banjir Mas, sampe sepaha orang dewasa," tandasnya.
Pantauan INILAHCOM, besi yang menompang jembatan aspal tersebut sudah mulai rapuh. Bahkan ketinggian air di lokasi hanya setinggi 1 meter.
Selain itu di lokasi hanya bisa dilalui oleh satu mobil. Sampah-sampah di kali pun terlihat di tepian jembatan.
Diketahui, Dua bocah kakak beradik bernama Bunyamin (4) dan Yusa (2) tewas terseret arus banjir saat tengah menyebrang jembatan tersebut pada Sabtu (25/2/2017) malam. [ton]
Minggu, 26 Februari 2017
Waspadai Jembatan Kali Sekretaris Saat Banjir
Waspadai Jembatan Kali Sekretaris Saat Banjir

Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar