Laman

Jumat, 24 Maret 2017

Ini Cara Pemprov DKI Cegah Harga Cabai Melonjak

Ini Cara Pemprov DKI Cegah Harga Cabai Melonjak

INILAHCOM, Jakarta - Untuk mencegah 'melambungnya' harga cabai seperti beberapa waktu lalu, Pemprov DKI mulai bersiasat. Apalagi menjelang perayaan hari besar seperti Idul Fitri 2017 mendatang.

"Dharma Jaya, PD Pasar (Jaya), Food Stasion itu jaga harga berasal dan alat kulstoris, itu untuk menyimpan bawang cabe atau barang sejenis itu bisa tahan sampai tiga bulan," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Saefullah, Jumat (24/3/2017).

Kenapa disimpan?, Sekda beralasan, hal itu dilakukan untuk tetap menjaga stok cabai dan bawang aman. Sekaligus mencegah praktik culas para tengkulak.

"Nah kalau misanya panen besar itu kita beli bawang cabe petani tanpa merugikan dia. Biasa kalau panen besar sama tengkulak kan harga dijatuhin, kasian petaninnya. Jadi panen besar kecil harga seharusnya stabil biar dia bisa itung-itungaan dong kebutuhannya," ungkapnya.

Dengan begitu, pemerintah kata Saefullah, bisa menjaga stok dan harga cabe dan bawang stabil saat hari besar. Atau saat kebutuhan dua komidi tersebut meningkat.

"Kebutuhan orang meningkat kita tambah suplainya kesediaan pasarnya maka harganya jadi stabil," tandasnya.

Sebelumnya, Pemprov juga tengah melakukan persiapan kebutuhan daging di Jakarta. Caranya, dengan terbang langsung ke Australia sebagai salah satu pemasok daging untuk ibukota, melihat dan mengecek kebutuhan daging jika harus diimpor lebih cepat. [ton]



Tidak ada komentar:

Posting Komentar