Laman

Minggu, 02 April 2017

Ahok: Kalau Menista Agama, Sudah Lama Saya Dibunuh

Ahok: Kalau Menista Agama, Sudah Lama Saya Dibunuh

INILAHCOM, Jakarta - Dihadapan para relawan yang disiapkan bertugas di TPS, Calon Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali menolak dituduh menistakan agama.

"Kalau menista agama, pasti sudah lama saya dibunuh orang Islam," kata Ahok ketika memberikan pengarahan kepada relawan di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta Utara, Minggu (2/4/2017).

‎Tumbuh di lingkungan mayoritas muslim di tanah kelahiran, Belitung Timur, Ahok pernah dipercaya mayoritas muslim untuk menjadi bupati Belitung Timur.

"Kampung saya di Belitung Timur‎ mayoritas warganya muslim. Saya juga menjadi bupati yang masyarakatnya 93 persen muslim," ujarnya.

Ahok memberikan penjelasan tersebut dengan harapan menjadi bahan bagi para relawan yang nanti akan menjadi saksi di tempat-tempat pemungutan suara untuk membantu menjelaskan kepada masyarakat bahwa tuduhan menghina agama itu tidak betul.

"Ahok disebut benci Islam, musuh Islam, isu itu juga dipakai (kampanye hitam). Kalau musuh Islam, benci Islam masa naikin haji orang, umroh kan orang? Itu juga hal yang nggak masuk akal, ya nggak?" tutur dia.

Bukti lain yang disampaikan Ahok bahwa dirinya bukan pembenci Islam ialah meresmikan Makam Mbah Priok, Koja, Jakarta Utara, menjadi cagar budaya dan destinasi wisata religius.

"Gimana orang bisa benci tapi bangun masjid, ini kita mau bangun Makam Mbah Priok, kompleks itu bisa Rp50 miliar itu," kata dia.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar