Laman

Selasa, 25 April 2017

Polisi Masih Dalami Kasus Penusukan 2 Paspampres

Polisi Masih Dalami Kasus Penusukan 2 Paspampres

INILAHCOM, Jakarta - Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Suyudi Ario Seto mengatakan pihaknya masih memeriksa intensif beberapa orang terkait kasus penusukan terhadap dua anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di kawasan Jakarta Pusat pada 25 April 2017 malam lalu.

"Ada 10 (saksi)," katanya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (26/4/2017).

Meski demikian ia mengaku belum bisa membeberkan hasil pemeriksaan lantaran hingga kini masih didalami. Diduga kasus penusukan tersebut tak ada hubungannya dengan institusi atau dengan kata lain murni karena ada salah komunikasi.

"Ya itu, diduga karena ada missed komunikasi, intinya missed komunikasi," katanya.

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Wuryanto mengatakan bahwa ada satu saksi yang sempat diperiksa secara insentif oleh polisi terkait kasus itu. Namun, hingga kini yang bersangkutan masih berstatus saksi.

"Sampai hari ini belum (ada penangkapan). Tapi kemarin memang ada, tapi masih saksi," kata dia.

Hingga kini, TNI dan kepolisian terus berkoordinasi untuk menangkap pelaku yang diduga lebih dari satu orang itu.

Diberitakan sebelumnya, dua orang anggota Paspampres mendapatkan luka tusuk setelah ditusuk oleh tiga orang pria tak dikenal pada Senin 24 April 2017 malam lalu di kawasan Jakarta Pusat. Prajurit Satu Pasaribu mengalami luka tusuk di bagian perut sebelah kanan dan kiri. Sedangkan Prajurit Dua Fatah Kudus mengalami pendarahan di bagian mulut dan luka tusuk di bagian punggung sebanyak lima tusukan.

Keduanya sempat dilarikan ke Departemen Kesehatan TNI Pura Paspampres dan kemudian dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto. [rok]



Tidak ada komentar:

Posting Komentar