INILAHCOM, Jakarta - Ratusan anggota Sabhara Polda Metro Jaya menggelar acara tahlilan mengenang tewasnya tiga rekan mereka akibat bom bunuh diri yang terjadi di Kampung Melayu, Jakarta Timur pada Rabu (24/5/2017) malam.
Dalam doa bersama yang digelar di Mapolda Metro Jaya ini terlihat para anggota Sabhara duduk di karpet sambil melantunkan ayat suci Al Quran mendoakan, mengingat ketiga sahabat mereka, Briptu (Anumerta) Taufan, Briptu (Anumerta) Ridho Setiawan dan Briptu (Anumerta) Gilang Anumerta.
Kendati demikian, para petugas dari Korps Bhayangkara tersebut berlum merelakan kematian Taufan Cs lantaran tewas dengan cara menyakitkan.
"Memang sudah resiko pekerjaan tetapi kami masih gak terima," kata Bripda Agung (21), salah satu anggota Sabhara, Jumat (26/5/2017).
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menyatakan kegiatan dilakukan untuk mendoakan petugas yang tewas dalam peristiwa bom di Kampung Melayu.
Diketahui, ledakan keras terjadi di kawasan Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) pukul 21.00 WIB. Adapun ledakan tersebut menyebabkan Halte Transjakarta di tempat kejadian perkara rusak parah. Di sampin itu, akibat teror ini menewaskan lima orang yang terdiri dari dua pelaku Ihwan dan Ahmad Sukri, dan tiga orang polisi, Bripda Ridho Setiawan, Bripda Taufan Tsunami, dan Bripda Imam Gilang Adinata. [ton]
Jumat, 26 Mei 2017
Anggota Sabhara Gelar Tahlil di Mapolda Metro
Anggota Sabhara Gelar Tahlil di Mapolda Metro

Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar