INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan dalam menjalankan patroli pencegahan geng motor skala kecil, tak jarang nyawa anggotanya kerap jadi taruhan.
"Di Jakarta Utara,saat anggota kami ini sedang melakukan kegiatan dia malah ramai-ramai mau bacok polisi dengan parang-parangnya dan pedang," katanya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (30/5/2017).
Untuk itu Polda Metro Jaya akan memerintahkan agar setiap Polres mengerahkan minimal 100 anggotanya untuk melakukan patroli skala besar untuk menekan pergerakan geng motor yang dikenal sadis.
"Untuk itu kita akan lakukan patroli skala besar. Kita minta wilayah turunkan 100 personel di wilayah masing-masing," jelasnya.
Argo melanjutkan, sebelumnya, polisi menangkap empat tersangka yang membawa senjata tajam di Jakarta Utara, lalu 11 orang anggota geng motor di Bekasi. Dalam penangkapan ini, polisi menyita sejumlah barang bukti seperti senjata tajam, parang, samurai dan celurit.
"Ada juga di Jakarta Timur geng motor yang melakukan kegiatan meresahkan masyarakat, di Depok dan Jakarta Selatan," ungkap Argo.
Polisi pun tak segan melakukan tindakan tegas dan terukur, jika para pelaku melawan saat hendak dirazia.
"Dengan SOP yang ada polisi melakukan tindakan tegas," tegas Argo. [ton]
Selasa, 30 Mei 2017
Cegah Geng Motor, Polisi Siapkan Patroli Besar
Cegah Geng Motor, Polisi Siapkan Patroli Besar

Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar