INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengharapkan agar sistem audit keuangan dan pengaduan terpadu melalui sistem daring dijalankan pemerintahan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
Sebagaimana diberitakan, Pemprov DKI meluncurkan Sistem Informasi pengawasan SI Insan (e-Audit) dan Sistem pengaduan Terpadu (Whistelblowing System) hari ini, Kamis (5/10/2017).
"Iya (harus dilanjutkan di era Anies Baswedan) sebagai komitmen kita mulai kemarin dengan KPK," ucap Djarot di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (5/10/2017).
Untuk itu, ia mengharapkan seluruh jajaran di Pemprov DKI ikut memberikan penilaian terhadap berjalannya sistem ini dan memberikan masukan untuk menyempurnakannya.
"Perangkat sistem kita siapkan, ini tanggung jawab kami antara pak Jokowi, Ahok dan saya sebagai satu kesatuan," katanya.
Lebih jauh, Djarot pun menekankan pentingnya kesadaran seluruh pejabat agar tak mudah tergoda dengan korupsi. "Jaga kredibilitas kita. Jangan tergoda oleh korupsi," pungkasnya. [rok]
Kamis, 05 Oktober 2017
Djarot: Saya dan Jokowi-Ahok Satu Kesatuan
Djarot: Saya dan Jokowi-Ahok Satu Kesatuan

Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar