Laman

Senin, 29 Januari 2018

Massa Angkot yang Demo Teriak Minta Makan

Massa Angkot yang Demo Teriak Minta Makan

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Dinas Perhubungan Pemprov DKI Andri Yansah akhirnya menemui perwakilan massa demo supir angkot di Jl Jati Baru Tanah Abang, Senin (29/1/2018).

Andri mendengar langsung keluhan para sopir angkot. Pertemuan diwakili dua orang dari massa. Negosiasi dilakukan di tengah kerumunan masa.

Saat menyampaikan keluhan, masa aksi berteriak meminta makan kepada Andri. Masa mengaku sejak menjalankan aksi belum memasukkan makan dalam perut. Masa bahkan mohon agar pemerintah membelikan makanan.

"Makan, makan, makan. Paket 10 ribu aja pak. Engga apa, kami lapar. Sekarang kan engga cukup uang kami. Sehari cuma 30 ribu eggak cukup pak, bayar utang aja eggak cukup. Beliin makan lah pak," teriak sejumlah orang disambut pernyataan setuju ratusan massa.

Andri mengaku akan membahas persoalan ini dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Meski demikian masa tetap menolak. Massa ingin akses segera dibuka.

"Nanti, kami belum bisa langsung ambil keputusan. Tuntutan bapak-bapak akan kami sampaikan ke Gubernur," katanya di tengah kerumunan massa.

Pernyataan ini sontak disambut nada tidak setuju oleh masa. Massa mengaku rapat tidak akan menyelesaikan masalah.

"Buka, buka, jangan omong doang. Rapat rapat melulu gak pernah ada hasil," sesal massa.

Negosiasi berjalan sangat alot dan tidak menemukan titik temu. Massa tetap dengan tuntutannya bahkan mengancam untuk menggeruduk Balai Kota. Massa pun sempat mengejar Andri yang sudah berjalan menuju kendaraan dinasnya untuk meninggalkan lokasi.

Sebelumnya, Kebijakan Pemerintah Provinsi DKi kembali menuai protes. Kali ini giliran protes dilayangkan sopir-sopir angkutan kota yang melintasi Jalan Jati Baru Tanah Abang.

Tak terima dengan kebijakan Pemprov menutup akses masuk ke Tanah Abang lewat Jatibaru, ratusan sopir ini berdemo dan memarkir kendaraanya di sepanjang jalan Jati Baru, Senin (29/1/2018).[jat]



Tidak ada komentar:

Posting Komentar