Laman

Senin, 30 April 2018

Cuaca Cerah Warnai Peringatan May Day Di Jakarta

Cuaca Cerah Warnai Peringatan May Day Di Jakarta

INILAHCOM, Jakarta - Cuaca cerah bakal mendominasi sepanjang awal pekan di Ibukota Jakarta, Selasa (1/5/2018). Dengan kisaran suhu berada diantara 23-32 derajat celcius.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis, sejak pagi hingga malam, cuaca cerah mendominasi antara cerah sampai cerah berawan.

Dari prakiraan BMKG, tak ada potensi turun hujan bahkan hingga dinihari. Kelembaban cuara hari ini diperkirakan antara 55-85%.[van].



FA-PETISI Desak KPK Pengusutan Reklamasi Tak Putus

FA-PETISI Desak KPK Pengusutan Reklamasi Tak Putus

INILAHCOM, Jakarta - Presidium, Forum Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia (FA-PETISI), Andi Razak Wawo meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut semua pihak yang terlibat dalam perizinan proyek reklamasi di Teluk Jakarta.

"Kami minta KPK bersikap tegas untuk mengusut kasus reklamasi Teluk Jakarta, bukan hanya putus sampai di mantan Anggota DPRD DKI, M Sanusi," kata Andi di Cafe Venus, TIM, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (30/4/2018).

Andi mengungkapkan KPK lebih dulu menangani kasus reklamasi tersebut dan seharusnya sudah mengumumkan siapa tersangka lainnya yang diduga ikut terlibat.

"KPK yang lebih dulu menangani kasus reklamasi, maka harus segera menuntaskan penyelidikan dan secepatnya mengumumkan tersangka lainnya," jelasnya.

Dia berharap agar proses hukum kasus izin proyek reklamasi Teluk Jakarta tetap berjalan tanpa ada intevensi dari pihak manapun.

Ia mengungkapkan, FA PETISI siap pasang badan jika ada pihak yang sengaja melakukan intervensi terhadap proses hukum dalam kasus reklamasi Teluk Jakarta.

"Kami akan bela KPK dan Polisi kalau ada pihak lain yang mau intervensi atas kasus reklamasi," tegasnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengatakan pihak pengembang reklamasi telah melanggar.

"Kalau konsekuensi hukum itu yang harus kita canangkan dan pengembang  sudah melanggara hukum dan sudah ada kasus korupsi," kata Sandi.

Atas kasus korupsi reklamasi, mantan anggota DPRD DKI Jakarta, M Sanusi dijatuhkan hukuman selama 7 tahun penjara.

Sebagaimana diketahui, M Sanusi menerima suap Rp 2 miliar dari bos Agung Podomoro Land, Ariesman Widjaja pada Maret 2016 lalu, uang tersebut terkait dengan pembahasan Raperda Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta Balegda DPRD DKI.



FA-PETISI Tegaskan Penolakan Reklamasi Teluk DKI

FA-PETISI Tegaskan Penolakan Reklamasi Teluk DKI

INILAHCOM, Jakarta - Forum Alumni perguruan Tinggi seluruh Indonesio (FA-PETISI) lahir di Kamal Muara, Jakarta Utara, pada 16 November 2017, karena 13 alumni perguruan tinggi memiliki komitmen bersama warga masyarakat Indonesia bertekad mengawal penghentian Reklamasi Teluk Jakarta.

Presidium, FA Petisi, Andi Razak Wawo menegaskan Forum Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia (FAPETISI)  menolak Kegiatan proyek Reklamasi di teluk Jakarta.

"Deklarasi FA-PETISI pun diakui dari menggelindingnya pernyataan sikap bersama gerakan aksi Tolak Reklamasi seiring dengan pencabutan Moratorium Reklamasi pada 5 oktober 2017," kata Andi di konfrensi pers di Cafe Venus, TIM, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (30/4/2018).

Andi mengungkapkan, atas dasar komitmen dan rasa tanggung jawab untuk menyelamatkan masa depan bangsa dan negara Indonesia.

FA-PETISI sebelumnya telah melakukan workshop bertema "Hentikan Reklamasi Teluk Jakarta" sesuai dengan dorongan kuat dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan  dengan tema pokok Kajian Workshop 1 Teknik dan Lingkungan serta Sosial Ekonomi Budaya di Gedung G Komplek Pemprov DKI Jakarta dengan berbagai narasumbur Dr. Muslim Muin, M.OCE PhD., lr Muh. Jehansyah Siregar MT, PhD, Elisa Sutanueidjaya, JJ Rizal, Dr. Ir. Jalal, Dr. Syahganda Nainggolan.

"Kemudian untuk kajian Workshop ke 2 yaitu Geopolitik, Hankamnas dan Hukum di Hotel Sofyan di Tebet, Jakarta Selatan dengan sejumlah narasumber yang kompeten dalam bidangnya antara lain; Dr. Abdul R MS, Msi Dr. Amiruddin DajaansH, MH. dan Dr Dian Puji Simatupang sH, MH," ujarnya.

Ia menyebutkan, hasil workshop merekomendasikan agar pihak yang berwenang menghentikan segera Proyek Rekdamasi Teluk Jakarta.

"Tindak lanjutnya adalah, meminta pemerintah DKI segera melakukan penegakan hukum dan melakukan penyegelan terhadap bangunan-bangunan yang telah berdiri di Pulau-pulau Reklamasi di Teluk Jakarta itu," tegasnya.

Menurut dia, yang tidak kalah penting rekomendasi tersebut adalah menyerahkan proses hukum terhadap Konstribusi dari pihak pengembang proyek Reklamasi Teluk Jakarta kepada pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Juga pihak lain yang kuat diduga banyak terlibat suap sehubungan dengan Raperda yang terkait dengan Proyek Reklamasi Teluk Jakarta," jelasnya.

Workshop FA-PETISI juga merekomendasikan pembuatan Perda tentang alokasi kawasan dalam Kawasan Budi Daya secara proporsional Kawasan Teluk Jakarta. Kemudian melakukan perbaikan menyeluruh dan berkelanjutan, menyusun kajian lingkung yang strategis secara sistematis dan menyeluruh.

Dari sembilan rekomendasi terpenting yang juga mendesak itu mengingat kondisi dan struktur Teluk Jakarta yang sudah teracak-acak itu perlu segera diselamatkan, maka menjadi sangat mendesak pula untuk segera dibentuk moratorium reklamasi agar da tuang yang memadai bagi partisipasi publik dan dukungan serta para ilmuan yang ahli dalam bidangnya.

Selanjutnya adalah perlu adanya kajian serius dan mendalam terhadap dampak pulau-pulau yang sudah dibuat itu tanpa adanya kajian yang komprehensif.

Hingga akhirnya maratorium bisa diharap dapat menemukan solusi terbaik dan itu guna menyelamatkan tata kehidupan alam dan lingkungan secara menyeluruh dalam pengertian yang meliputi pula tatanan sosial dan budaya manusia yang ada di sekitannya.

Reklamasi Teluk Jakarta dapat dijadikan contoh dari model pembangunan yang salah lantaran mengedepankan keuntungan dan kalkulasi ekonomi semata serta demi dan keuntungan pihak tertentu semata, tidak demi untuk nelayan dan orang banyak akibat ketamakan para PENGEMBANG.

Dalam konteks pelaksanaan Proyek Reklamasi Teluk Jakarta yang serampangan ini mengabaikan proses dan prosedur hukum dan pengabaian terhadap kajian Yang komprehensif dari berbagai disiplin ilmu dan pengetahuan serta pemahaman yang dalam, maka ketimpangan dalam segenap aspek kehidupan akan terus berlangsung dan membuat disharmonis masyarakat sekitar, tapi juga terhadap tata hidup dan kehidupan dimuka bumi.



Korban Dugaan Persekusi di CFD Sambangi Polda

Korban Dugaan Persekusi di CFD Sambangi Polda

INILAHCOM, Jakarta -  Susi Ferawati, bu rumah tangga korban dugaan persekusi di car free day di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (29/4/2018) menyambangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan apa yang dialaminya.

Ia datang ke Mapolda dengan didampingi oleh Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Al-Aidid.

Susi menjelaskan yang saat itu mengenakan kaos #DiaSibukKerja murni dilakukan karena ingin jalan sehat di CFD.

Kebetulan dirinya dan peserta lain merupakan simpatisan Jokowi. Dalam kejadian yang kini viral di YouTube, ia mengaku sengaja mengajak anaknya untuk dapat bermain di arena CFD tersebut.

"Memang kita ada kordinasi. Kita memang ada rencana kumpul, jalan santai yuk. Kayak gitu. Dari Monas, Patung Kuda, ke sana hanya muter aja pemberhentian di Thamrin. Simpatisan saja, saya jalan santai saja ya. Kita mah jalan santai ajalah," kata Susi di SPKT Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (30/4/2018).

Ia menegaskan kalau acara jalan sehat itu sama sekali bukan diadakan untuk menandingi acara mereka yang berkaus #2019GantiPresiden.

Bahkan ia mengaku tak tahu-menahu kalau ada acara yang dilakukan mereka yang berkaus #2019GantiPresiden.

"Nggak ada (niat menandingi). Bahkan mereka yang melewati kami aja kita senyum, kita sapa, enggak tau, saya nggak tau (soal acara #2019GantiPresiden), saya nggak berpikir kalau ternyata dari arah Sudirman ada juga dari yang kelompok hitam itu," ujarnya.

Ia mengaku, di lokasi saat bertemu dengan kelompok lain dirinya sempat dilontarkan kata-kata kasar. Massa yang lain menuding kelompok Susi dibayar menggunakan kaos #DiaSibukKerja.

"Bayar bu ya, nasi bungkus ya, nasi bungkus nasi bungkus. Dasar nggak punya duit, Karena kita make kaus tagline dia sibuk kerja, kita dikatain dasar lu kerja mulu ku kayak babu," paparnya.

Susi berencana membuat laporan adalah inisiatif sendiri. Dia tak mendapatkan dorongan dari pihak mana pun apalagi dari partai politik.

"Ini pribadi. Saya gak ada ikut partai apapun, saya independent, saya sendiri, saya ibu rumah tangga," pungkasnya.

Dalam laporan yang tertuang di nomor TBL/2374/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimum, terlapor dalam lidik dan terancam Pasal 77 UU RI No 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak, Pasal 335 KUHP, dan Pasal 170 KUHP.



Ditegur Ibu Hamil di KRL, Dua Remaja Ini Ngeyel

Ditegur Ibu Hamil di KRL, Dua Remaja Ini Ngeyel

INILAHCOM, Jakarta - Dua remaja putri ditegur oleh seorang ibu hamil karena menduduki kursi prioritas di kereta rel listrik (KRL) rute Bogor – Jakarta Kota. Namun, kedua remaja putri itu justru menjawab dengan kata-kata yang bikin geram warganet.

Kejadian tersebut diunggah oleh akun Twitter, @enamdays, yang menampilkan foto dua orang remaja putri yang sedang duduk di kursi prioritas di kereta rel listrik (KRL).

Kursi prioritas adalah tempat duduk yang disediakan oleh pengelola layanan transportasi umum, seperti KRL atau Trans Jakarta, kepada penumpang manula, berkebutuhan khusus, dan perempuan hamil.

Adapun seharusnya, penumpang yang tidak memiliki kendala secara fisik dilarang untuk menempati tempat duduk prioritas itu.

Namun, seperti yang  diutarakan oleh @enamdays, dua remaja putri itu tidak mengindahkan peraturan cara beretika di KRL.

Dua remaja putri yang sedang asyik bersenda gurau dan menyantap camilan sembari duduk di kursi prioritas itu, malah memberikan jawaban yang tidak mengenakkan saat ditegur oleh seorang ibu hamil.

Dalam tulisan yang disertakan dalam foto yang memperlihatkan kedua remaja putri dengan wajah yang sudah diburamkan itu, si ibu hamil justru malah diledek saat meminta agar kedua penumpang belia itu untuk memberikan tempat duduk kepada dirinya.

"Nggak ngerti lagi sama kelakuan anak jaman sekarang. Mereka nggak mau berdiri disaat gue bilang, "lagi hamil" dan malah ngeledek “gw jg hamil ah” dengan muka tengil. Astaghfirullah, kesel banget kok, ada ya yang begini. Padahal ini emang kursi prioritas loh,” begitu tulisan dalam foto yang kemudian menjadi viral itu.

Akun @enamdays juga mengunggah foto tangkapan pembicaraan di layanan pesan singkat yang menceritakan secara lebih detail kejadian yang sebenarnya.

Unggahan pada tanggal 27 April 2018 tersebut telah dicuitkan ulang sebanyak lebih dari 2.400 kali dan dikomentari sebanyak lebih dari 128 kali. Rata-rata komentar yang diberikan oleh warganet bernada geram dan mengecam.

“Itu biasa nya mereka yang berkontribusi untuk memundurkan negara ini, “ cuit @ValdiArief

Bahkan ada warganet yang menceritakan kembali pengalaman pribadinya ketika menemukan kejadian yang sama.

“Pernah ketemu model yg kayak gini di kereta. Tapi ibu-ibu. Usia 30 an. Disitu gerbong penuh banget karena weekend dan sore juga, ada Ibu A lg gendong anak blm kedapetan duduk. Sedangkan aku gabisa kasih tempat duduk karena udah kukasih sama Ibu Hamil. Nah aku denger mbak mbak (yg diri depan ibu B) ngomong gini ke ibu B yg lagi duduk di bangku prioritas, "Bu, kasih tempat duduknya sama Ibu itu boleh? Kasian bu, daritadi belum duduk. Gendong anak juga, cape." Jawabannya? "Lagian sih nyusahin, naik kereta bawa bawa anak.” Satu gerbong yg denger pada nyebut, "Astaghfirullah bu." "Ya Tuhan, bu..kok tega." Banyak bgt populasi org stupid kek gitu sebenernya. Cuma, kamu mungkin berani post di sini. . . Doaku, mudah mudahan kehamilan sodara kamu sehat ya sampai lahiran ♡ Ibu dan bayinya selamat~," cuit akun @dokkaebieshinbu.



PSI Lapor Dugaan Persekusi di HI ke Polda

PSI Lapor Dugaan Persekusi di HI ke Polda

INILAHCOM, Jakarta - Sejumlah kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendatangi Mapolda Metro Jaya, Senin (30/4/2018).

Sejumlah kader partai pimpinan Grace Natalie ini datang untuk melaporkan kasus dugaan persekusi kepada perempuan dan anak-anak oleh masa pengguna kaos #2019GantiPresiden pada Car Free Day (CFD), Minggu (29/4/2018) kemarin.

"Laporannya belum sepenuhnya diterima. Masih diproses karena ada berkas yang kurang. Polisi masih akan meminta keterangan dari korban (ibu dan anak)," kata Juru Bicara PSI Dini Purwono di SPKT Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (30/4/2018).

Ia mengharapkan agar laporan yang diajukan oleh PSI diterima penegak hukum. Rencananya, mereka akan mendatangkan ibu dan anak yang menjadi korban persekusi.

Dugaan persekusi ini, terlihat jelas pada video viral berdurasi 2 menit 26 detik yang viral pada hari Minggu lalu.

"Kuasa hukumnya bilang akan datang ke sini (Polda Metro Jaya) untuk melapor langsung," papar Dini.

Diketahui, sebuah video viral di media sosial Yuotube menunjukkan beberapa orang yang memakai kaus #2019GantiPresiden di acara Car Free Day Sudriman-Thamrin, Minggu 29 April 2018 pagi diduga mengintimidasi orang yang menggunakan kaus bertuliskan #DiaSibukKerja.

Dalam video berdurasi 2 menit 26 detik itu mereka yang memakai kaus #2019GantiPresiden nampak sempat menyoraki mereka yang memakai kaus #DiaSibukKerja.

Mereka pun juga sempat menyawer dengan cara memberikan uang kepada mereka yang memakai kaos #DiaSibukKerja. Selain, itu pihak yang melakukan persekusi menanyakan kemungkinan para pemakai kaos ini menerima bayaran.

Kemudian, ada pula seorang perempuan dengan kaus #DiaSibukKerja diduga juga mendapat intimidasi. Ia membawa anak lelaki yang mana anaknya sempat menangis.



Hari Buruh, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin Jakarta

Hari Buruh, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin Jakarta

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono memastikan pihaknya akan mengawal semua massa yang akan datang ke Jakarta untuk menggelar aksi pada peringatan Hari Buruh (May Day), Selasa (1/5/2018).

Massa akan dikawal polisi dan tidak diperbolehkan untuk melewati Bundaran Hotel Indonesia (HI) sepanjang menggelar aksi.

"Kita sudah sampaikan polisi akan mengawal massa yang akan datang dari Depok, yang datang ke IRTI akan kita kawal. Begitu juga yang dari Tangerang datang ke Jakarta kita kawal, untuk iring-iringan massa tidak diarahkan ke Bundaran HI, jadi kita arahkan di luar bundaran HI menuju ke istana negara atau ke IRTI dan masjid istiqlal di sana," kata Argo di kantornya, Jakarta, Senin (30/4/2018).

Selain itu, guna mencegah penumpukan kendaraan dan menjadi kemacetan panjang, pihaknya telah menyiapkan beberapa skema rekayasa lalulintas.

"Untuk itu kami juga sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik," ujarnya.

Berikut ini rekayasa lalu lintas yang disiapkan pihak kepolisian selama berlangsungnya aksi Hari Buruh besok:

A. Arus sekitar Gedung KPK dan Gedung Kemenakertrans

1. Arus lalu lintas dari Jalan HOS Cokroaminoto yang menuju Jalan HR Rasuna Said dari jalur lambat dialihkan ke jalur cepat setelah putaran Garut 29 (layang Latuharhary).

2. Apabila massa menutup jalur cepat di depan Gedung KPK maka arus lalu lintas yang dari Jalan HOS Cokroaminoto atau layang Latuharhary dialihkan ke Jalan Galunggung atau Jalan Kuningan Persada.

3. Arus lalu lintas yang dari Jalan HR Rasuna Said menuju ke Jalan Gatot Subroto arah Cawang (Gedung Kemenakertrans) diluruskan ke Jalan Mampang Prapatan.

4. Arus lalu lintas yang dari Jalan Gatot Subroto arah Cawang (Gedung Kemenangan), dialihkan ke kiri Jalan HR Rasuna Said atau ke kanan Jalan Mampang Prapatan penutupan fly over Kuningan.


B. Alih arus sekitar Gelora Bung Karno

1. Fly over Senayan dari Lembaga Kedokteran Gigi (Ladogi)

a. Kendaraan dari arah Semanggi diarahkan lurus ke arah Slipi.

b. Kendaraan dari arah lampu merah Lapangan Tembak diarahkan lurus naik fly over atau belok kiri ke arah Slipi, tidak ada yang memutar di bawah fly over sikat 2.

c. Kendaraan dari arah Slipi diarahkan lurus ke arah Semanggi, tidak ada yang menuju ke arah Jalan Gerbang Pemuda.

d. Kendaraan dari arah Slipi diarahkan lurus ke arah Semanggi, tidak ada yang menuju ke arah Jalan Gerbang Pemuda.


C. Pintu V luar atau pintu FX Sudirman

a. Penutupan pintu V luar atau pintu FX Sudirman.

b. Kendaraan dari arah Bundaran Senayan diarahkan lurus ke arah Semanggi.


D. Bundaran Senayan

a. Kendaraan yang menuju ke arah Semanggi diarahkan masuk ke jalur cepat Jalan Jenderal Sudirman

E. Lampu merah Asia Afrika

a. Penutupan lampu merah Asia Afrika arah Jalan Pintu V dalam

b. Kendaraan dari arah selatan (lampu merah Senayan City) diarahkan lurus ke arah lampu merah lLapangan Tembak

c. Kendaraan dari arah Utara (dari arah lampu merah Lapangan Tembak) diarahkan lurus ke arah lampu merah Senayan City, Jalan Paku Buwono.


F. Lampu merah Lapangan Tembak

a. Kendaraan dari arah fly over Senayan diarahkan belok ke kanan ke arah lampu merah Palmerah

b. Kendaraan dari arah lampu merah Palmerah diarahkan belok kiri menuju fly over sikat 2.



Minggu, 29 April 2018

Cerah, Cuaca Jakarta Sepanjang Hari Ini

Cerah, Cuaca Jakarta Sepanjang Hari Ini

INILAHCOM, Jakarta - Cuaca cerah bakal mendominasi sepanjang awal pekan di Ibukota Jakarta. Dengan kisaran suhu berada diantara 23-32 derajat celcius.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis, sejak pagi hingga malam, tidak cuaca cerah mendominasi.

Dari prakiraan BMKG, tak ada potensi turun hujan bahkan hingga dinihari. Kelembaban cuara hari ini diperkirakan antara 55-85%.[van].



Kecelakaan Sebabkan Korban Meninggal Di Jakbar

Kecelakaan Sebabkan Korban Meninggal Di Jakbar

INILAHCOM, Jakarta - Kecelakaan hingga menyebabkan korban meninggal terjadi di sekitaran Jembatan Baru, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Senin (30/4/2018) dinihari.

Dikutip dari laman @TMCPoldaMetro, kecelakaan menimpa pemotor Honda bernopol B 6320 SZU hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Petugas kepolisian tengah turun ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan penyebab kematian korban yang belum diketahui identitasnya tersebut.

Kecelakaan juga terjadi di sekitaran Tol Tangerang sekitar puul 00:02 WIB dimana sebuah bus menabrak guard rail atas pembatas jalan tepatnya di KM 15 TOl Tangerang.

Akibat kecelakaan tersebut, arus lalulintas disektiar lokasi menjadi macet. Petugas kepolisian sendiri sudah diterjunkan untuk mengatasi kecelakaan tersebut.[van].



Ratusan Pegawai Trans Jakarta Terancam PHK

Ratusan Pegawai Trans Jakarta Terancam PHK

INILAHCOM, Jakarta - Sebanyak 200 orang karyawan PT Bianglala Metropolitan, terancam di PHK, setelah PT. Transjakarta menyetop operasional 48 armada bus perusahaan tersebut.

Sanksi tersebut diberikan setelah salah satu armada milik PT Bianglala Meropolitan yang merupakan operator bus Transjakarta terguling di Cawang pada Senin (9/4/2018) lalu. Padahal, kontrak operasi baru berakhir September 2018.

Direktur PT. Bianglala Metropolitan Wahid Sukamto mengaku merasa janggal dengan sanksi yang diberikan PT. Transjakarta pada pihaknya. Sepengetahuan dia, seharusnya sanksi hanya diberikan kepada pengemudi dan satu armada yang mengalami kecelakaan. Bukan menghentikan operasional bus secara keseluruhan. Mengingat berdasarkan penyelidikan Ditlantas Polda Metro Jaya,  kecelakaan itu disebabkan kelalaian pengemudi.

"Pengemudi itupun sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Ini membuktikan bahwa persoalan bukan karena kelayakan bus," kata Kamto, Jakarta, Minggu (29/4/2018).

Karena itulah ia menilai tidak ada alasan bagi PT TransJakarta untuk menghentikan operasional ke 48 Bus Amari itu. Karena status ke 48 Bus itu layak operasi atau SGO (siap guna operasi) dan itu rekomendasi itu dikeluarkan oleh PT Transjakarta.
“Maka kalau mau dievaluasi menyeluruh menurut saya tidak tepat," keluhnya.

Terlebih sampai saat ini kontrak kerjasama masih berjalan. Namun, dia masih berharap bahwa PT TransJakarta tetap mematuhi kontrak kerjasama yang tengah berjalan. "Makanya  saya agak bingung juga mau dibawa ke mana sebenarnya masalah ini," terangnya.

Dia mengungkapkan keputusan sepihak PT TransJakarta menghentikan operasi 48 Bus Amari itu menyebabkan 200 Karyawannya terancam diberhentikan.

"Kalau PT TransJakarta tidak mencabut keputusannya kami terpaksa memutus kontrak kerja 100 Sopir, 50 Mekanik dan 50 Staf," tutupnya.

Sebelumnnya Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno juga menyatakan kasus itu semata akibat human error yang disebabkan adanya mobil yang secara mendadak memotong jalur bus BMP 162 itu.

Karena itu Sukamto menolak tudingan bus yang dikemudikan pramudi Sutikno maupun pihak Bianglala telah melanggar SOP dan batas kecepatan. Akibat tudingan itu, seluruh armada bus Amari (Angkutan malam hari) yang dioperasikan Bianglala sebanyak 48 unit dikandangkan oleh PT Transjakarta.

Sukamto yang didampingi Manajer Operasional Bianglala Hadi Suryanto pun mengeluarkan fakta atau dokumen otentik yang dikeluarkan oleh PT Transjakarta. Ada tiga fakta itu.

Pertama, rekaman kecepatan bus BMP 162 sejak meninggslkan halte OKI hingga titik kecelakaan, yaitu bus melaju dengan kecepatan maksimum 35kilometer per jam.

Kedua, pada tanggal 11 April 2018, tiga hari setelah kecelakaan, pihak PT Transjakarta masih mengeluarkan rekomendasi bahwa 48 unit bus Amari yang dioperasikan Bisnglala Siap Guna Operasi (SGO) atau layak jalan. Rekomendasi itu juga memuat sebanyak 27 unit lainnya tidak dapat operasi (TDO)

Ketiga, polisi sudah mengizinkan bus yang ditahan dibawa pulang ke poll tanpa caratan bahwa bus tidak layak jalan.

Kerugian besar juga bakal diderita Bianglala  karena biaya rekondisi atau perbaikan bus milik Transjakarta yang dioperasikan Bianglala untuk Amari belum balik modal.

"Miliaran rupiah yang harus kami keluarkan, dan belum balik modal. Dan kami bisa bangkrut dengan kebijakan ini," pungkasnya.



Sabtu, 28 April 2018

Hari Ini Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari

Hari Ini Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di seluruh wilayah Jakarta, Minggu (29/4/2018) akan cerah sepanjang hari ini.

Lewat situs resminya, BMKG menulis seluruh daerah di Jakarta pada pagi harinya bakal cerah berawan. Cuaca cerah dan berawan tersebut pun diprediksi akan terus berlanjut hingga malam hari.

Adapun, suhu Jakarta pada hari ini berada di angka 24 sampai 33 derajat celcius dengan tingkat kelembaban 60 hingga 95 persen. [hpy]



Jumat, 27 April 2018

Jaktim dan Jaksel Siang Ini Hujan Lokal

Jaktim dan Jaksel Siang Ini Hujan Lokal

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan cuaca di seluruh wilayah Jakarta akan cerah berawan pada pagi ini, Sabtu (28/4/2018).

Sedangkan siang hari Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan hujan lokal.  Hujan lokal diperkirakan bakal mengguyur dua wilayah tersebut dari siang hingga malam.

Adapun, suhu untuk hari ini sendiri berada pada angka sekira 25 sampai 33 derajat celsius dengan tingkat kelembaban mulai dari 65 hingga 95 persen. [hpy]



Kamis, 26 April 2018

Otak Perampok SS, Dikirim ke Kamar Jenazah

Otak Perampok SS, Dikirim ke Kamar Jenazah

INILAHCOM, Jakarta - Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan pihaknya berhasil mengamankan LI (27), SN (23) dan AP (22) pelaku perampokan terhadap perempuan SS (20).

"Kami berhasil menangkap tiga tersangka pelaku perampokan dan percobaan pemerkosaan terhadap korban SS. Mereka adalah LI, SN dan AP. LI adalah sopir taksi online yang ditumpangi SS saat peristiwa terjadi," katanya di RS Polri Kramat Jati, Kamis (26/4/2018).

Ia menjelaskan otak pelaku perampokan sopir taksi online LI harus dilumpuhkan dengan tiga timah panas karena mencoba melawan aparat saat diamankan. LI akhirnya meninggal dunia.

"Petugas sesuai KUHAP pasal 49 dapat mengambil tindakan tegas bila nyawanya terancam," jelasnya.

Ia menjelaskan, kelompok ini juga ternyata berniat memerkosa korban SS (20) tapi korban sedang datang bulan. Ia menambahkan, setiap pelaku kejahatan di Jakarta Barat setelah dilakukan tes urine dan terbukti positif menggunakan narkotika.

"Pelaku kejahatan di Jakarta Barat nekat melakukan aksi, karena mereka mengkonsumsi narkoba," jelasnya.

Hengki menghimbau bagi pengguna taksi online, harus memeriksa kecocokan taksi online sesuai orderan, misalnya nama supir dan nomor polisi mobil.

"Seperti kejadian perampokan taksi online ini, supir LI membawa taksi online jenis Karimun milik ayah tirinya. Jadi nama supir tidak sesuai dengan orderan," terangnya.

Saat pengembangan tim Jatanras melakukan penggerebekan di gudang kardus Jalan Vika Mas Tengah, Penjaringan, Jakarta Utara, karena SN dan AP melawan petugas saat hendak ditangkap ditembak bagian kakinya.

Barang bukti yang disita satu senjata api rakitan, satu handphone, satu ATM, satu gelang dan satu kalung.

Diberitakan sebelumnya, seorang perempuan, SS (24) menjadi korban penyekapan saat naik taksi online dari Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (24/4/2018). Korban hendak menuju Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, kejadian bermula saat SS memesan taksi online dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat sudah berada di dalam taksi online, tiba-tiba muncul dua orang berniat jahat dari kursi bagian belakang.

"Korban langsung disekap dua orang tak dikenal dengan jaket. Lalu, kaki korban diikat," kata Argo.[jat]



Rabu, 25 April 2018

Sebagian Jakarta Bakal Diguyur Hujan Serta Petir

Sebagian Jakarta Bakal Diguyur Hujan Serta Petir

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca DKI Jakarta dalam keadaan berawan sepanjang Kamis (26/4/2018) pagi. Hanya Kepulauan Seribu yang mengalami hujan lokal.  

Sedangkan siang harinya, wilayah ibukota diprediksi diguyur hujan. Hujan lokal diprediksi akan mengguyur  Kepulauan Seribu dan Jakarta Utara sedangkan hujan disertai petir Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, lalu Jakarta Barat dan Jakarta Pusat hujan ringan.

Sementara malam hari, seluruh wilayah Jakarta diprediksi bakal berawan.
Suhu Jakarta sepanjang hari ini diprediksi berkisar antara 24 hingga 32 derajat celcius, kemudian kelembapan 80-100 derajat. [wll]



Kecelakaan Terjadi di Tol Jakarta-Cikampek

Kecelakaan Terjadi di Tol Jakarta-Cikampek

INILAHCOM, Jakarta - Peristiwa kecelakaan terjadi di Tol Jakarta-Cikampek KM 18 Bekasi Timur tepatnya mengarah ke Jakarta Kamis (26/4/2018) dini hari. Dimana sebuah bus menubruk kendaraan mobil pribadi jenis Grand Max.

"Kejadian sudah ditangani oleh pihak Jasa Marga dan PJR setempat," tulis akun twitter TMC Polda Metro Jaya.  

Akibat kecelakaan ini, bumper bagian depan mobil Grand Max ringsek. [wll]



Rocky Gerung Sebut Kasusnya Ajaib

Rocky Gerung Sebut Kasusnya Ajaib

INILAHCOM, Jakarta - Pengamat politik Rocky Gerung menilai kasus dugaan penistaan agama yang kini menjeratnya terkesan ajaib.

Untuk itu ia sengaja mengeluarkan maklumat agar para pelapor dan penyidik untuk bisa memahami pernyataanya.

"Ini supaya dimengerti. Bahwa ini kasus yang ajaib. Kan orang mesti hitung apa yang saya sebutkan," katanya di Cafe De Panna, Jakarta Pusat, Rabu (25/4/2018).

Ia menjelaskan pernyataan yang disampaikan beberawatu lalu sebenarnya tidak bisa diinterpretasi begitu saja tanpa memahami detil setiap kata. Pasalnya dalam pernyataannya tetang 'Kitab Suci Fiksi', ia mengawalinya dengan kata 'bila'. Ia lantas menuding ada motif lain oknum sengaja memotong pernyataanya.

"Nah orang potong kata 'bilanya'.  Kalau saya bilang, orang yang motong kata bilanya berarti dia punya motif untuk menyelewengkan pernyataan saya," tudingnya.

Ia bahkan menyebut kasus yang menyeret namanya ini, masuk katagori norak. Ia mengaku bingung jika kasusnya diserer ke meja hijau. Khususnya apa pernyataan saksi nantinya.

"Bayangkan. Nanti di sidang itu argumentasinya apa oleh saksi? Masak mesti diterangkan satu kitab tebal soal logika dan fiksi menurut psikologi. Kan ajaib," selorohnya.

Untuk itu, ahli filsafat ini mengaku tak akan gentar menghadapi  kasus yang kini membelenggunya itu. Ia bahkan meminta penegak hukum untuk tidak buang waktu untuk sesuatu yang fiktif.

"Saya ingatkan bagi penegak hukum, jangan buang-buang waktu dan tenaga untuk hal yang fiktif," tutupnya.

Diketahui Cyber Indonesia yang diwakili oleh Jack Lapian dan Permadani Arya melaporkan Rocky ke Polda Metro Jaya atas dugaan penyebaran ujaran kebencian.

Rocky dilaporkan atas pertanyaanya dalam acara Indonesia Lawyer Club (ILC), Selasa (10/4). Kala itu rocky bertanya “Kitab Suci fiksi atau bukan?,” tanya Rocky Gerung. Sempat hening seketika, pertanyaan itu sontak disambut gelak tawa para hadirin usai Rocky menyambung “Siapa yang berani jawab?,”.

Tidak lama, ahli Filsafat itu kembali melanjutkan kalimat yang sempat terputus “Kalau saya pakai definisi bahwa fiksi itu mengaktifkan imajinasi, Kitab Suci itu adalah fiksi, karena belum selesai, belum tiba itu, Babad Tanah Jawa itu Fiksi."

Tidak sampai 24 jam, Cyber Indonesia yang diwakili oleh Jack Lapian dan Permadani Arya segera mendatangi Mapolda Metro Jaya untuk melaporkan Rocky atas tuduhan tindak pidana menyebarkan ujaran kebencian.[jat]



Selasa, 24 April 2018

Jaksel dan Jaktim Diprediksi Hujan Sepanjang Rabu

Jaksel dan Jaktim Diprediksi Hujan Sepanjang Rabu

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca DKI Jakarta dalam keadaan berawan sepanjang hari ini, Rabu (25/4/2018).

Adapun siang harinya, dominan wilayah Ibukota diprediksi diguyur hujan. Hujan lokal diprediksi akan mengguyur Jakarta Barat dan Jakarta Pusat.

Sementara itu, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diprakirakan diguyur hujan disertai petir. Hanya wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu yang diprediksi berawan.

Malamnya, hanya Jakarta Selatan dan Jakarta Timur yang diprakirakan turun hujan lokal. Wilayah lainnya bakal berawan.

Suhu Jakarta sepanjang hari ini diprediksi berkisar antara 24 hingga 32 derajat celcius.



Perampokan di Depok, Warga Kena Luka Bacok

Perampokan di Depok, Warga Kena Luka Bacok

INILAHCOM, Depok - Perampokan dilaporkan terjadi di kawasan kota Depok, Jawa Barat, Selasa (24/4/2018) malam.

Adapun perampokan yang dilakukan oleh sekelompok bandit ini terjadi Jalan Dewi Sartika, Pancoranmas, Kota Depok.

Mereka melakukan aksi perampokan di jalan di tengah warga yang tengah lalu lalang. Berdasarkan informasi, aksi perampokan ini terekam CCTV dan merampas ponsel warga.

Korban pun mengalami luka bacok di bagian perut dan dada. Korban diketahui atas nama Syaifullah Abdurahman Effendi (21).

Pelaku yang diketahui berjumlah tiga orang ini pun saat ini masih dalam pengejaran oleh aparat kepolisian.



Anies Dapat Nilai Merah Soal Proyek Reklamasi

Anies Dapat Nilai Merah Soal Proyek Reklamasi

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diberi nilai merah soal perkembangan rencana menghentikan proyek reklamasi Teluk Jakarta.

Pasalnya, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut tak kunjung mengambil langkah kongkrit menghentikan proyek reklamasi.

"Kita kasih nilai merahl ah bisa dibawah empat," ucap Tigor Hutapea, dari Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta (KSTJ), Selasa (24/4/2018).

Untuk memperoleh nilai yang baik, lanjut Tigor, Anies mesti melakukan delapan poin. Di antaranya, menghapus pasal-pasal reklamasi di dalam Raperda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) dan Raperda pantura. Kemudian mengatur kawasan Teluk Jakarta sebagai kawasan konservasi dan zona tangkapan nelayan.

Selain itu, Anies juga harus mencabut Pergub 206 tahun 2016 dan Pergub 137 tahun 2017 yang mengatur Panduan Rancangan Kota Pulau C,D,dan, G. Langkah selanjutnya, Anies harus melakukan pemulihan lingkungan hidup di wilayah Teluk Jakarta termasuk juga kepada pulau-pulau yang telah terbentuk.

Menurut dia, Pemprov juga harus menegakkan hukum berupa pemberian sanksi terhadap bangunan-bangunan yang sudah berdiri di atas pulau D lantaran tak memiliki izin bangunan.

"Lalu memulihkan hak-hak masyarakat nelayan yang menjadi korban reklamasi dengan menjamin keberlangsungan hidup dengan mendorong peraturan daerah turunan dari UU No.7 tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan," tutupnya.[jat]



Pekan Ini Polisi Lengkapi Berkas Kasus Roro Fitria

Pekan Ini Polisi Lengkapi Berkas Kasus Roro Fitria

INILAHCOM, Jakarta - Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan pihaknya akan segera melengkapi berkas kasus dugaan penyalahgunaan narkoba artis Roro Fitria.

Ia mengakui, berkas kasus ini memang sempat dikembalikan oleh pihak Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta karena berkas dianggap belum lengkap.

"Minggu ini kita kirimkan kembali untuk kekurangan berkasnya," katanya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (24/4/2018).

Dia mengaku pihaknya telah melengkapi berkas sesuai petunjuk jaksa. Tapi dia tak merinci apa kekurangannya.

"Kalau itu (alat bukti yang dilengkapi) kan domain penyidikan kita enggak bisa (sampaikan)," ujar dia.

Diketahui, Roro Fitria dibekuk di kediamannya di Pattio Residence, Jalan Durian Raya Nomor 23 D, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu 14 Februari 2018.

Penangkapan Roro berdasarkan pengembangan setelah sebelumnya polisi menangkap WH yang ditangkap di Jalan Hayam Wuruk, Gambir, Jakarta Pusat. Dari tangan pria fotografer tersebut diamankan barang bukti sabu seberat 2,4 gram yang disimpan dalam bungkus rokok. Kepada polisi WH mengaku sabu pesanan Roro.

Sabu tersebut dipesan Roro dengan harga Rp4 juta sedangkan WH mendapat komisi Rp1 juta. Dalam pemeriksaan, Roro mengakui telah memesan barang haram tersebut, bahkan dia pernah menggunakan sabu sebanyak dua kali.

Rencananya, sabu tersebut akan digunakan saat Hari Valentine. Polisi juga menyita telepon genggam Roro yang ditemukan bukti pemesanan dan bukti transfer Rp5 juta.

Atas perbuatannya, Roro dan WH dijerat Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) Juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.[jat]



Anies Diduga Mainkan Strategi Soal Reklamasi

Anies Diduga Mainkan Strategi Soal Reklamasi

INILAHCOM, Jakarta - Koalisi Teluk Jakarta (KSTJ) mensinyalir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang memainkan strategi lepas tangan dari janji menghentikan proyek reklamasi Teluk Jakarta.

Hal tersebut dikarenakan Anies terkesan tak melakukan langkah-langkah strategis guna menghentikan proyek reklamasi usai memegang tampuk kepemimpinan Pemprov DKI Jakarta.

"Kalau dia tidak lakukan langkah-langkah tegas maka pemerintah pusat akan mengambil alih dan Anies akan lepas tangan dan Anies mau bilang apa ? Mungkin ini adalah salah satu strategi dia juga lepas tangan dari reklamasi," ujar Tigor Hutapea dari KSTJ, di Kantor LBH Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Bahkan, lanjut pria yang juga pengacara LBH Jakarta itu, apabila Anies terus berdiam diri tanpa membuat sejumlah langkah kongkrit maka rencana menghentikan reklamasi hanya terpatri dalam pemikiran tanpa realisasi.

Mengingat kesempatan tersebut bakal direbut oleh pemerintah pusat guna meneruskan proyek reklamasi Teluk Jakarta itu. Karena pemerintah pusat telah mengadakan konsultasi publik guna merevisi Perpres Nomor 54 Tahun 2008 tentang penataan kawasan Jabodetabekpunjur. Salah satu bahasannya memasukan pulau-pulau reklamasi Teluk Jakarta agar tetap berjalan.

"Kalau hanya melakukan audit lingkungan sementara ada banyak kajian yang menyatakan reklamasi itu bermasalah apabila tidak ada langkah kongkrit yang dilakukan oleh anies tak menutup kemungkinan reklamasi akan lanjut, artinya anies anies lepas tanggung jawab terhadap reklamasi," tutupnya.[jat]



Pekan Depan Polisi Limpahkan Berkas Arseto

Pekan Depan Polisi Limpahkan Berkas Arseto

INILAHCOM, Jakarta - Kasubdit I Ditres Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan berkas tahap satu perkara kasus dugaan penyalahgunaan narkoba dengan tersangka Arseto Suryoadji Pariadji ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.

"Ini tahap satu, sudah diberkas, mudah-mudahan Minggu depan kita limpahin ke Kejaksaan Tinggi,"  katanya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (24/4/2018).

Calvijn mengatakan Arseto adalah pengguna. Dalam penangkapan, Arseto membantah kalau barang bukti yang disita kepolisian adalah barang lama.

"Sejauh ini pengakuannya cuma klip-klip lama dia mengaku tidak sebanyak itu, cuma kan saat penggeledahan kita dapat semua. Dia mengaku hanya beberapa klip yang dia punya, kita nggak kejar ke sana yang penting barang bukti ada, kemudian yang bersangkutan ambil di mana juga sudah kita sampaikan," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, polisi menangkap Arseto atas laporan dugaan ujaran kebencian pada Rabu (28/3/2018) malam. Setelah itu, polisi menggeledah mobil dan tempat tinggalnya.

"Ditemukan beberapa alat bong narkoba di rumahnya jadi kita cek dari kemarin oleh (Direktorat) narkoba ada bongnya, ada pipetnya, dan klip," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (29/3).

Diketahui, Arseto Suryoadji Pariadji dilaporkan atas dua kasus berkaitan dengan dugaan ujaran kebencian. Pada laporan pertama, Arseto disebut telah melakukan ujaran kebencian karena mengunggah postingan di Instagram yang mengatakan penolakan terhadap kegiatan keagamaan di Monas merupakan penganut komunis dan marxis. Dia juga kembali dilaporkan atas fitnah soal penjualan undangan pernikahan anak Jokowi. [rok]



Ini Kronologi Penangkapan 2 Pencuri di Tangsel

Ini Kronologi Penangkapan 2 Pencuri di Tangsel

INILAHCOM, Jakarta - Penangkapan dua pelalu pencurian di Tangerang Selatan berawal saat Team Vipers Polres sedang melakukan giat observasi menggunakan sepeda motor dan taksi di Jl Siliwangi Raya Pamulang Barat, Pamulang, pada Selasa (24/4/2018) dini hari.

"Kemudian saat itu tim mendapati satu unit mobil Xenia Silver yang mencurigakan, karena berada di depan Ruko yang merupakan Fasilitas Keuangan bernama Esta Dana Ventura dan terlihat ada satu orang yang merusak rolling door," kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Ahmad Alexander Yurikho Hadi, Selasa (24/4/2018).

Selanjutnya, salah satu pelaku masuk ke Ruko tersebut sehingga personel Team Vipers berusaha untuk mendekati mobil tersebut.

Pada saat didekati, lanjut Alexander, pelaku langsung masuk ke dalam mobil, kabur dan menabrak kendaraan bermotor roda dua yang digunakan Team Vipers hingga terseret beberapa meter, dan mengeluarkan tembakan.

"Karena itu para pelaku diberikan tindakan tegas terukur yang mengakibatkan kedua pelaku meninggal dunia. Namun, satu orang berhasil kabur ke arah ke rawa-rawa serta masih dilakukan pencarian," tuturnya.

"Anggota Team Vipers Bripda Anugrah Ramadhan yang ditabrak pelaku, mengalami luka di bagian kaki sebelah kanan, dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Tangsel," terangnya.

Ia menambahkan, para pelaku ini merupakan spesialis bobol Brankas, dibuktikan dengan adanya gunting besar. Lalu dalam menjalankan aksinya pelaku membekali diri dengan senpi rakitan.

"Para pelaku ini dalam menjalankan aksinya, menggunakan HandyTalkie (HT) sebagai sarana Koordinasi antara pelaku yang berada di dalam TKP dan yang berada di kendaraan yang digunakan," tambahnya.

Untuk jenazah kedua pelaku telah dilarikan ke Rumah Sakit Kramat Jati, Jakarta Timur utk dilakukan Visum dan identifikasi, karena belum ditemukan identitas yang melekat.

Diberitakan sebelumnya, polisi menembak mati dua pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Selasa (24/4/2018) sekitar pukul 03.30 WIB.

Keduanya ditembak mati setelah beraksi di Kantor Sahabat Usaha Mikro Esta Dana Ventura Jalan Siliwangi Raya Nomor 57 E, Pamulang Barat, Pamulang, Tangerang Selatan. [ton]



Polisi Bongkar Jaringan Ganja Aceh-Jakarta

Polisi Bongkar Jaringan Ganja Aceh-Jakarta

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan Subdit II Direktorat Reserse Narkoba berhasil mengungkap peredaran ganja jaringan Aceh-Jakarta dengan barang bukti 142,8 kilogram.

Peredaran ini terungkap berawal dari penangkapan yang sempat terjad pada 28 Agustus 2017 di rest area Tol Merak-Jakarta KM 14, Karang Tengah, Kota Tangerang.

"Kala itu polisi mengamankan tersangka SD bin SJ dan HSB yang telah meninggal dunia dengan barang bukti 225 kilogram ganja," katanya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (24/4/2018).

Ia mengatakan, pengungkapan 142,8 kilogram ganja itu juga masih terkait dengan pengungkapan pada 13 Oktober 2017 di rest area KM 43 Tol Merak-Jakarta, Kabupaten Tangerang dengan tersangka SD alias AG, SR alias RZ dengan 355 bungkus ganja.

"Total berat 355 bungkus ganja itu mencapai 386 kilogram dan disimpan di dinding depan bank truk yang sudah dimodifikasi," ujarnya.

Lalu pada April 2018, diperoleh informasi bahwa akan ada jaringan yang sama dengan yang ditangkap sebelumnya, berencana  mengirim ganja dari Aceh ke Jakarta dengan menggunakan truk.

"Kemudian tim melakukan penyelidikan ke Sumatera Utara dan pada Senin (9/4/2018) sekitar pukul 06.40 WIB, berhasil mengamankan truk pengangkut ganja beserta sopirnya berinsial HT alias HR," jelasnya.

Dari truk tersebut ditemukan 150 bungkus ganja, dengan berat total mencapai 142,8 kilogram.

"Tersangka HT ini menerangkan, kalau ganja itu berasal dari daerah Indrapuri, Banda Aceh yang dikendalikan oleh ZL alias IBR. Atas dasar informasi itu, kemudian dilakukan pencarian terhadap ZL, dan ternyata yang bersangkutan sudah ditangkap oleh Kejaksaan Negeri Lampung berkaitan dengan sidang kasasi perkara narkotika jenis ganja," ungkapnya.

Tidak hanya sampai di situ, tim kembali melakukan pengembangan, terkait siapa yang akan menerima seratusan kilogram ganja tersebut. Dari pengembangan itu, polisi kembali menangkap pelaku berinsial NSN alias PC, JV alias YF, FS alias MBI, DAN alias OT di depan kantor Samsat Karawang, Jalan Tuparev Karawang, Jawa Barat.

"Tersangka NSN menerangkan ganja tersebut dikendalikan oleh seseorang berinsial NC alias JY yang berada di LP Cipinang, Jakarta Timur," tuturnya.

Argo menambahkan, para pelaku akan dijerat Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 subsider Pasal 115 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 subsider Pasal 111 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-undang Nomor 35/2009 tentang Narkotika. [rok]



Pencuri yang Tabrak Polisi Tewas Ditembak

Pencuri yang Tabrak Polisi Tewas Ditembak

INILAHCOM, Jakarta - Polisi menembak mati dua pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Selasa (24/4/2018).

Dua pelaku yang tidak diketahui identitasnya itu, terpaksa ditembak karena melawan petugas saat akan ditangkap. Sementara, ada satu pelaku lagi yang saat ini masih dalam pengejaran.

"Para pelaku ini menabrakkan mobil yang dipakai melakukan tindak Kejahatan ke motor yang digunakan personel Team Vipers. Akibatnya anggota kita dilarikan ke rumah sakit karena terluka," kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Ahmad Alexander Yurikho Hadi, Selasa (24/4/2018).

Saat beraksi, para pelaku membekali dirinya dengan senjata api. Sebelum diringkus, para pelaku ini sempat beraksi di Kantor Sahabat Usaha Mikro Esta Dana Ventura Jalan Siliwangi Raya Nomor 57 E, Pamulang Barat, Pamulang, Tangerang Selatan. Pelaku juga menjalankan aksi kejahatannya di Klinik BPJS, Jalan Suryakencana, Pamulang Barat, Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

"Dari tangan pelaku, diamankan barang bukti berupa satu unit mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi B 1987 NFH, satu pucuk senpi rakitan, gunting besi besar, gerinda listrik, gergaji besi, obeng besar, dua buah linggis, lima buah gembok, senter dan dua HT sebagai alat komunikasi saat beraksi," ungkapnya. [ton]



Kantongi 40 Gram Ganja, Karyawan Swasta Diciduk

Kantongi 40 Gram Ganja, Karyawan Swasta Diciduk

INILAHCOM, Jakarta - Kapolsek Kalideres Kompol Effedi mengatakan pihaknya berhasil mengamankan seorang karyawan swasta atas kepemilikan 40,75 gram ganja, Rabu (18/4/2018).

"Kami berhasil menangkap AP alias Agung bin Ponidi (23) atas kepemilikan ganja 40,75 gram," katanya di Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Ia menjelaskan, AP diamankan di taman jalan Sumur Bor Kelurahan Kalideres, Jakarta Barat. Saat diamankan polisi menemukan barang bukti berupa 5 paket ganja dengan total 40,75 gram.

"Barang bukti yang diamankan bersama AP adalah satu bungkus sedang narkotika jenis ganja dan empat bungkus kecil narkotika jenis ganja. Setelah dihitung berat brutto seluruhnya 40,75 gram," ungkapnya. [rok]



Anies Tak Serius Tolak Reklamasi

Anies Tak Serius Tolak Reklamasi

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinilai tak bersungguh-sungguh merealisasiakan janji kampanyenya untuk menghentikan proyek reklamasi Teluk Jakarta.

Mengingat di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah tahun 2018-2022 BAB IX tentang kegiatan strategis daerah tidak disebutkan langkah-langkah menghentikan reklamasi.

"Langkah yang dilakukan oleh Pemprov DKI hanyalah berupa kajian pemetaan audit reklamasi yang berkaitan dengan pengelolaan dan pengendalian kondisi lingkungan di lokasi reklamasi," kata Marthin Hadiwinata, dari Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta (KSTJ), di Kantor LBH Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Menurut dia, semestinya Anies melakukan tindakan yang lebih strategis dan jelas guna menghentikan reklamasi bukan hanya melakukan kajian yang menjelaskan dampak reklamasi di teluk Jakarta.

"Hal ini bertolak belakang dengan janji gubernur menghentikan reklamasi," pungkasnya.[jat]



Anies Belum Penuhi Janji Setop Reklamasi

Anies Belum Penuhi Janji Setop Reklamasi

INILAHCOM, Jakarta - Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta (KSTJ) mendesak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar segera mengambil langkah tegas menghentikan reklamasi Teluk Jakarta.

"Proyek reklamasi belum berhenti dan terancam dilanjutkan kembali oleh revisi Perpres Nomor 54 tahun 2008 tentang penataan tata ruang kawasan," kata Tigor Simamora, dari KSTJ, di Kantor LBH Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Adapun proses penghentian tersebut dapat dilakukan dengan cara menghapus pasal-pasal reklamasi di dalam Raperda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) dan Raperda pantura. Kemudian mengatur kawasan Teluk Jakarta sebagai kawasan konservasi dan zona tangkapan nelayan.

"Cabut Pergugb 206 tahun 2016 dan Pergub 137 tahun 2017 yang mengatur Panduan Rancangan Kota Pulau C,D,dan, G," tuturnya.

Hentikan reklamasi diketahui sebagai salah satu janji kampanye yang kerap dihembuskan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam momentum Pilkada DKI 2017 lalu. Namun, setelah resmi menjabat sebagai Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta proses penghentian rekalamasi tak kunjung terealisasi.

Hingga saat ini proyek reklamasi tersebut masih berlangsung. [rok]



Senin, 23 April 2018

Nekat, Driver Ojol Terobos Ribuan Rekan Saat Demo

Nekat, Driver Ojol Terobos Ribuan Rekan Saat Demo

INILAHCOM, Jakarta - Sebuah video amatir merekam detik-detik menegangkan bagaimana seorang pengemudi ojek online (ojol) nekat membawa penumpang berusaha menerobos kerumunan rekan ojol lainnya yang sedang berdemo.

Kejadian yang terjadi di sekitaran depan Gedung DPR ini merekam bagaimana sang driver ojol yang membawa sewa terus dikerubungi rekan sesama ojol yang diduga tak terima dengan tindakannya yang tetap membawa sewa sementara rekan lainnya berdemo memperjuangkan tarif digedung dewan.

Video yang diunggah akun Instagram @jktinfo ini menunjukkan sang ojol sampai harus mendapat kawalan puluhan petugas kepolisian demi menghindarkan sang ojol dari amukan rekannya yang sedang berdemo.

Puluhan petugas kepolisian sampai membaris membuka jalan bagi driver ojol dan sewanya agar bisa melintas. Setelah sempat tegang, akhirnya sang driver berhasil 'lolos' dari emosi rekan-rekan ojol lain yang sedang berdemo.

Ribuan driver ojol memang sedang melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR untuk menuntut perbaikan harga tarif yang dianggap tidak sesuai. [ton]

<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://ift.tt/2FaBdSu" data-instgrm-version="8" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);"><div style="padding:8px;"> <div style=" background:#F8F8F8; line-height:0; margin-top:40px; padding:62.5% 0; text-align:center; width:100%;"> <div style=" background:url(data:image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAACwAAAAsCAMAAAApWqozAAAABGdBTUEAALGPC/xhBQAAAAFzUkdCAK7OHOkAAAAMUExURczMzPf399fX1+bm5mzY9AMAAADiSURBVDjLvZXbEsMgCES5/P8/t9FuRVCRmU73JWlzosgSIIZURCjo/ad+EQJJB4Hv8BFt+IDpQoCx1wjOSBFhh2XssxEIYn3ulI/6MNReE07UIWJEv8UEOWDS88LY97kqyTliJKKtuYBbruAyVh5wOHiXmpi5we58Ek028czwyuQdLKPG1Bkb4NnM+VeAnfHqn1k4+GPT6uGQcvu2h2OVuIf/gWUFyy8OWEpdyZSa3aVCqpVoVvzZZ2VTnn2wU8qzVjDDetO90GSy9mVLqtgYSy231MxrY6I2gGqjrTY0L8fxCxfCBbhWrsYYAAAAAElFTkSuQmCC); display:block; height:44px; margin:0 auto -44px; position:relative; top:-22px; width:44px;"></div></div> <p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://ift.tt/2FaBdSu" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">Senin, 23 April | salah seorang driver ojol yang melintas sambil membawa penumpang tampak ingin diberhentikan oleh para driver yang melakukan aksi demo di jl gatot subroto depan gedung DPR/MPR. Terlihat petugas polri dan beberapa driver ojol mengamankan driver tersebut untuk melanjutkan kembali perjalanan dengan pengawalan sampai menjauh dari lokasi aksi massa. via @rohim_saber #jktinfo</a></p> <p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A post shared by <a href="https://ift.tt/2HSOFxj" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;" target="_blank"> JAKARTA INFO</a> (@jktinfo) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2018-04-23T08:54:00+00:00">Apr 23, 2018 at 1:54am PDT</time></p></div></blockquote>
<script async defer src="//https://ift.tt/2nUBuT0>



Massa Tuntut DPR Terbitkan Payung Hukum Ojol

Massa Tuntut DPR Terbitkan Payung Hukum Ojol

INILAHCOM, Jakarta - Korlap aksi Anggun Wicaksono mengatakan pihaknya meminta DPR dan Pemerintah segera menerbitkan peraturan perundangan sebagai payung hukum bagi kelangsungan dan pekerjaan ojek online atau ojol.

"Kami berkumpul untuk menyampaikan dan menuntut Parlemen beserta Pemerintah RI agar segera menertibkan peraturan," ujarnya di depan gerbang utama kompleks dewan, Senayan, Jakarta, Senin (23/4/2018).

Dia menjelaskan masyarakat di berbagai kota besar pada umumnya menerima kehadiran ojek online karena dapat memperlancar mobilitas perjalanan dalam situasi kondisi jalan yang padat dan macet.

"Kehadiran teknologi informasi dengan aplikasi mempermudah perjalanan yang  menyebabkan timbulnya ojek online menjadi sarana transportasi alternatif," katanya.

Jumlah pengendara ojek online sangat fantastis, mendekati angka dua juta orang. Jumlah itu bisa tercapai karena adanya tuntutan kebutuhan ekonomi dan sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan untuk menghidupi keluarga sehari-hari.

"Dalam melaksanakan pekerjaan ojek online, terdapat berbagai kendala yang terkait dengan tarif manusiawi, perlindungan dan eksistensi ojek sebagai sarana transportasi penumpang dan barang," ujarnya. [rok]



Ojol Minta Jokowi Beri Payung Hukum

Ojol Minta Jokowi Beri Payung Hukum

INILAHCOM, Jakarta - Massa dari ojek online (ojol) meminta Presiden RI Joko Widodo dan Ketua DPR RI bersedia mewujudkan payung hukum yang di dalamnya memuat sekurang kurangnya 3 aspek mendasar.

"Pertama, pengakuan legal eksistensi, peranan dan fungsi ojek online sebagai bagian dari sistem transportasi nasional," kata Korlap Aksi Demo Ojek Online Anggun Wicaksono di lokasi depan DPR, Senin (23/4/2018).

Massa pun menuntut ada penetapan tarif standar ojek online, setidaknya Rp3.000-4.000 per kilometer.

"Penetapan tarif standar dengan nilai yang wajar yaitu Rp3.000-Rp4.000 per kilometer dengan metode subsidi dari perusahaan aplikasi, agar tarif bagi penumpang tetap murah dan terjangkau," ujarnya.

Selain itu, massa juga meminta perlindungan hukum bagi pengendara ojol.

"Perlindungan hukum dan keadilan bagi ojek online sebagai bagian dari tenaga kerja Indonesia yang mandiri," ujarnya. [ton]



Bocah Tewas Ditabrak Fortuner, Ini Kronologinya

Bocah Tewas Ditabrak Fortuner, Ini Kronologinya

INILAHCOM, Jakarta - Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, Cantika seorang bocah (4) harus meregang nyawa setelah ditabrak David Revaldo Tarigan (25) seorang pengendara mobil Toyota Fortuner dengan nomor polisi F 1753 AP.

Kejadian ini terjadi di Jalan Palad Pulogadung tepatnya disamping depan Komplek Palad Jaktim pada Minggu (22/4/2018) sekitar pukul 22.10 WIB.

Ia menjelaskan kejadian bermula saat David yang merupakan seorang pelajar mengemudikan mobilnya dari dari timur ke barat dengan melalui jalan Palad, Jakarta Timur.

"Sesampainya di depan Komplek Palad menabrak anak balita (Cantika) yang tiba tiba menyeberang," kata Budiyanto dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/4/2018).

Selanjutnya, korban tersungkur dan mendapatkan luka dibagian kepala. Melihat korban mendapatkan luka di kepala, pengendara mobil Toyota Fortuner tersebut bertanggung jawab untuk membawa anak tersebut ke Rumah Sakit Mediros.

"Namun, setelah dibawa ke Rumah Sakit, korban meninggal dunia saat dalam penanganan di Rumah Sakit Mediros," ucapnya.

Saat ini, anggota kepolisian mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk membuat sketsa gambat TKP dan memeriksa saksi-saksi serta membawa sejumlah barang bukti. Polisi juga mengajukan permohonan Visum et Repertum.[jat]



Massa Pengendara Ojol Tiba di Gedung DPR

Massa Pengendara Ojol Tiba di Gedung DPR

INILAHCOM, Jakarta - Massa demo pengendara ojek online (Ojol) tiba di depan Gedung DPR, Jakarta, Senin (23/4/2018).

Pantauan INILAHCOM, ribuan orang datang dengan berparade. Ada yang berjalan kaki, ada juga yang menaiki mobil komando dan sejumlah mobil bak terbuka.

"Hidup ojek online," seru massa.

Selain itu di mobil komando orator meneriakkan yel-yel serta sebuah nanyian yang liriknya berisi pengendara ingin regulasi.

"Masih semangat semua? Yang mau regulasi tepuk tangan, yang mau regulasi tepuk tangan," seru orator. [rok]



Kata Sandi Soal Penyebab Kapal Dishub Meledak

Kata Sandi Soal Penyebab Kapal Dishub Meledak

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno  memerintahkan Dishub DKI mengaudit layanan transportasi laut di wilayah administrasinya.

"Meminta kepada pak kadishub dan wakadis untuk mengaudit semua layanan tarnsporatsi laut," kata Sandi, Senin (23/4/2018).

Sebagaimana diberitakan, mesin kapal cepat milik Dishub meledak saat bertolak dari Pulau Panggang menuju Dermaga Marina, Minggu (22/4/2018).

Mengenai penyebab terjadi peristiwa ledakan kapal Dishub tersebut, Sandi menuturkan pihak kepolisian dan KKNT masih menyelidiki.

"Kami tidak ingin ini menyebar kepada suatu pernyataan-pertanyaan yang asumtif. Jadi kami tunggu hasil investigasi dan biar KNKT dan pihak yang berwenang memberikan laporan terhadap apa yang terjadi kemarin di Pulau Panggang," tuturnya.

Sandi menambahkan pihaknya juga menanggung seluruh biaya pengobatan korban meledaknya kapal Dishub tersebut. Kemudian berusaha agar peristiwa itu tak terulang kembali di kemudian hari.

"Saya sudah sampaikan semua pelayanan terbaik, biaya ditanggung oleh kami, dan kami pastikan juga bahwa kejadian ini tudak terulang lagi," tutupnya. [rok]



7 Ribu Polisi Kawal Demo Ojol di Depan Gedung DPR

7 Ribu Polisi Kawal Demo Ojol di Depan Gedung DPR

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan setidaknya 15 ribu pengendara ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gabungan Aksi Roda Dua Indonesia (Garda) berencana menggelar aksi di depan Gedung DPR/MPR, Senin (23/4/2018).

"Iya totalnya ada sekitar 15 ribu yah," katanya kepada INILAHCOM.

Ia menjelaskan, massa bertujuan menuntut agar pemerintah membuat regulasi yang mengatur keberadaan ojol dan aplikatornya.

"Untuk titik kumpul, peserta langsung menuju ke depan Gedung DPR/MPR," ujarnya.

Untuk itu, Polda Metro Jaya akan menerjunkan 7 ribu personel untuk mengamankan penyampaian pendapat dari masyarakat ini. Namun, menurut Argo, angka tersebut bisa berubah, tergantung situasi di lapangan nanti.

"Kami siapkan 7 ribu personel gabungan Polda dan Polres," ujarnya.

Sementara untuk pengalihan arus lalu lintas, bersifat situasional. Artinya, jika memang massa menutup jalan, maka dilakukan pengalihan arus, namun jika tidak, maka pengalihan arus lalu lintas tidak dilakukan.

"Lihat situasi di lapangan dulu (pengalihan arus lalu lintas-red)," tandasnya. [rok]



Ini Rencana Rekayasa Lalin Demo Ojol di Depan DPR

Ini Rencana Rekayasa Lalin Demo Ojol di Depan DPR
INILAHCOM, Jakarta - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf mengatakan pihaknya sudah menyiapkan rekayasa lalulintas dalam rencana aksi  15 ribu pengendara ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gabungan Aksi Roda Dua Indonesia (Garda) di depan Gedung DPR/MPR, Senin (23/4/2018).
 
"Pada saat massa sudah di depan gedung DPR/MPR, massa tetap kita imbau tidak menutup jalan," kata  dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/4/2018).
 
Namun, lanjut Yusuf, apabila massa tetap maksa menutup jalan, alih arus sudah disiapkan.
 
Berikut pengalihan arus lalin yang telah disiapkan, 
 
1. Arus lalu lintas yang datang dari Cawang arah Slipi di sekat 2, dibelokan ke Jalan Graha Pemuda - Lapangan tembak - Belakang Gd Dpr/ MPR - Palmerah - Slipi - S .Parman dan seterusnya
 
2. Arus lalu lintas dari Lap Tembak arah Slipi - diluruskan fly over Farmasi - Jalan Gatot Subroto - Semanggi dan seterusnya, atau Lapangan tembak diputarbalikan ke kolong fly over Farmasi - Jalan Graha Pemuda - Asia Afrika dan seterusnya.
 
3. Arus lalu lintas dari Barat dalam tol yang akan keluar Senayan diluruskan keluar Semanggi dan seterusnya.
 
4. Kemudian arus lalin dalam tol yang akan keluar Off ramp Polda dan Pulau dua, akan ditutup dan dikeluarkan di Slipi Jaya.
 
5. Arus lalin dari Bundaran Senayan yang akan mengarah Slipi, di Semanggi diluruskan ke Sudirman - Thamrin.
 
6. Arus lalu lintas dari Bundaran HI yang akan mengarah  ke Arah DPR di Semanggi, diluruskan ke arah Bundaran Senayan - Asia Afrika dan seterusnya. [rok]


Ganjil-Genap di Sudirman, Tetap Ada Tilang

Ganjil-Genap di Sudirman, Tetap Ada Tilang

INILAHCOM, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta memberlakukan uji coba penambahan jam ganjil-genap di kawasan Sudirman-Thamrin pada hari ini, Senin (23/4/2018).

Uji coba dilakukan dalam dua minggu yakni pukul 06:00 hingga 07:00 WIB, tidak diberlakukan penilangan bagi pengendara kedapatan melanggar.

"Untuk durasi 06:00 WIB sampai dengan 07:00 WIB belum dilakukan penilangan," kata Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko saat dikonfirmasi, Senin (23/4/2018).

Setelah pukul 07:00 WIB, aparat Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bakal memberlakukan penilangan seperti biasa terhadap pelat nomor kendaraan tak sesuai dengan tanggal.

"Tapi untuk durasi 07.00 sampai  dengan 10.00 tetap dilakukan penilangan bagi pelanggar oleh pihak polisi," tuturnya.

Kebijakan penambahan waktu pada ganjil-genap di Sudirman-MH.Thamrin merupakan usulan Badan Pengelola Transportasi Jakarta (BPTJ), dengan harapan dapat mengurangi jumlah kendaraan yang melintas di kawasan itu. [rok]



Ganjil-Genap Pukul 06.00 Dimulai Mulai Hari Ini

Ganjil-Genap Pukul 06.00 Dimulai Mulai Hari Ini

INILAHCOM, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta memajukan jam ganjil-genap yang mulai diberlakukan hari ini, Senin (23/4/2018).

Jam ganjil-genap dimajukan menjadi pukul 06.00 WIB. Sebelumnya jam ganjil-genap baru dimulai pukul 07.00 WIB.

Namun pada jam sore, masih diberlakukan sama yakni mulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB.

Pemberlakuan aturan baru ini dilakukan atas usulan dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ). Aturan ini akan di uji coba hingga satu minggu kedepan.

Dalam masa uji coba ini, tidak akan dilakukan tindakan tilang bagi kendaraan yang melintasi jalan aturan ganjil-genap dibawah pukul 07.00 WIB. [fad]



Nekat, Driver Ojol Terobos Ribuan Rekan Saat Demo

Nekat, Driver Ojol Terobos Ribuan Rekan Saat Demo

INILAHCOM, Jakarta - Sebuah video amatir merekam detik-detik menegangkan bagaimana seorang pengemudi ojek online (ojol) nekat membawa penumpang berusaha menerobos kerumunan rekan ojol lainnya yang sedang berdemo.

Kejadian yang terjadi di sekitaran depan Gedung DPR ini merekam bagaimana sang driver ojol yang membawa sewa terus dikerubungi rekan sesama ojol yang diduga tak terima dengan tindakannya yang tetap membawa sewa sementara rekan lainnya berdemo memperjuangkan tarif digedung dewan.

Video yang diunggah akun Instagram @jktinfo ini menunjukkan sang ojol sampai harus mendapat kawalan puluhan petugas kepolisian demi menghindarkan sang ojol dari amukan rekannya yang sedang berdemo.

Puluhan petugas kepolisian sampai membaris membuka jalan bagi driver ojol dan sewanya agar bisa melintas. Setelah sempat tegang, akhirnya sang driver berhasil 'lolos' dari emosi rekan-rekan ojol lain yang sedang berdemo.

Ribuan driver ojol memang sedang melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR untuk menuntut perbaikan harga tarif yang dianggap tidak sesuai. [ton]

<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://ift.tt/2FaBdSu" data-instgrm-version="8" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);"><div style="padding:8px;"> <div style=" background:#F8F8F8; line-height:0; margin-top:40px; padding:62.5% 0; text-align:center; width:100%;"> <div style=" background:url(data:image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAACwAAAAsCAMAAAApWqozAAAABGdBTUEAALGPC/xhBQAAAAFzUkdCAK7OHOkAAAAMUExURczMzPf399fX1+bm5mzY9AMAAADiSURBVDjLvZXbEsMgCES5/P8/t9FuRVCRmU73JWlzosgSIIZURCjo/ad+EQJJB4Hv8BFt+IDpQoCx1wjOSBFhh2XssxEIYn3ulI/6MNReE07UIWJEv8UEOWDS88LY97kqyTliJKKtuYBbruAyVh5wOHiXmpi5we58Ek028czwyuQdLKPG1Bkb4NnM+VeAnfHqn1k4+GPT6uGQcvu2h2OVuIf/gWUFyy8OWEpdyZSa3aVCqpVoVvzZZ2VTnn2wU8qzVjDDetO90GSy9mVLqtgYSy231MxrY6I2gGqjrTY0L8fxCxfCBbhWrsYYAAAAAElFTkSuQmCC); display:block; height:44px; margin:0 auto -44px; position:relative; top:-22px; width:44px;"></div></div> <p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://ift.tt/2FaBdSu" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">Senin, 23 April | salah seorang driver ojol yang melintas sambil membawa penumpang tampak ingin diberhentikan oleh para driver yang melakukan aksi demo di jl gatot subroto depan gedung DPR/MPR. Terlihat petugas polri dan beberapa driver ojol mengamankan driver tersebut untuk melanjutkan kembali perjalanan dengan pengawalan sampai menjauh dari lokasi aksi massa. via @rohim_saber #jktinfo</a></p> <p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A post shared by <a href="https://ift.tt/2HSOFxj" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;" target="_blank"> JAKARTA INFO</a> (@jktinfo) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2018-04-23T08:54:00+00:00">Apr 23, 2018 at 1:54am PDT</time></p></div></blockquote>
<script async defer src="//https://ift.tt/2nUBuT0>



Massa Tuntut DPR Terbitkan Payung Hukum Ojol

Massa Tuntut DPR Terbitkan Payung Hukum Ojol

INILAHCOM, Jakarta - Korlap aksi Anggun Wicaksono mengatakan pihaknya meminta DPR dan Pemerintah segera menerbitkan peraturan perundangan sebagai payung hukum bagi kelangsungan dan pekerjaan ojek online atau ojol.

"Kami berkumpul untuk menyampaikan dan menuntut Parlemen beserta Pemerintah RI agar segera menertibkan peraturan," ujarnya di depan gerbang utama kompleks dewan, Senayan, Jakarta, Senin (23/4/2018).

Dia menjelaskan masyarakat di berbagai kota besar pada umumnya menerima kehadiran ojek online karena dapat memperlancar mobilitas perjalanan dalam situasi kondisi jalan yang padat dan macet.

"Kehadiran teknologi informasi dengan aplikasi mempermudah perjalanan yang  menyebabkan timbulnya ojek online menjadi sarana transportasi alternatif," katanya.

Jumlah pengendara ojek online sangat fantastis, mendekati angka dua juta orang. Jumlah itu bisa tercapai karena adanya tuntutan kebutuhan ekonomi dan sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan untuk menghidupi keluarga sehari-hari.

"Dalam melaksanakan pekerjaan ojek online, terdapat berbagai kendala yang terkait dengan tarif manusiawi, perlindungan dan eksistensi ojek sebagai sarana transportasi penumpang dan barang," ujarnya. [rok]



Ojol Minta Jokowi Beri Payung Hukum

Ojol Minta Jokowi Beri Payung Hukum

INILAHCOM, Jakarta - Massa dari ojek online (ojol) meminta Presiden RI Joko Widodo dan Ketua DPR RI bersedia mewujudkan payung hukum yang di dalamnya memuat sekurang kurangnya 3 aspek mendasar.

"Pertama, pengakuan legal eksistensi, peranan dan fungsi ojek online sebagai bagian dari sistem transportasi nasional," kata Korlap Aksi Demo Ojek Online Anggun Wicaksono di lokasi depan DPR, Senin (23/4/2018).

Massa pun menuntut ada penetapan tarif standar ojek online, setidaknya Rp3.000-4.000 per kilometer.

"Penetapan tarif standar dengan nilai yang wajar yaitu Rp3.000-Rp4.000 per kilometer dengan metode subsidi dari perusahaan aplikasi, agar tarif bagi penumpang tetap murah dan terjangkau," ujarnya.

Selain itu, massa juga meminta perlindungan hukum bagi pengendara ojol.

"Perlindungan hukum dan keadilan bagi ojek online sebagai bagian dari tenaga kerja Indonesia yang mandiri," ujarnya. [ton]



Bocah Tewas Ditabrak Fortuner, Ini Kronologinya

Bocah Tewas Ditabrak Fortuner, Ini Kronologinya

INILAHCOM, Jakarta - Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, Cantika seorang bocah (4) harus meregang nyawa setelah ditabrak David Revaldo Tarigan (25) seorang pengendara mobil Toyota Fortuner dengan nomor polisi F 1753 AP.

Kejadian ini terjadi di Jalan Palad Pulogadung tepatnya disamping depan Komplek Palad Jaktim pada Minggu (22/4/2018) sekitar pukul 22.10 WIB.

Ia menjelaskan kejadian bermula saat David yang merupakan seorang pelajar mengemudikan mobilnya dari dari timur ke barat dengan melalui jalan Palad, Jakarta Timur.

"Sesampainya di depan Komplek Palad menabrak anak balita (Cantika) yang tiba tiba menyeberang," kata Budiyanto dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/4/2018).

Selanjutnya, korban tersungkur dan mendapatkan luka dibagian kepala. Melihat korban mendapatkan luka di kepala, pengendara mobil Toyota Fortuner tersebut bertanggung jawab untuk membawa anak tersebut ke Rumah Sakit Mediros.

"Namun, setelah dibawa ke Rumah Sakit, korban meninggal dunia saat dalam penanganan di Rumah Sakit Mediros," ucapnya.

Saat ini, anggota kepolisian mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk membuat sketsa gambat TKP dan memeriksa saksi-saksi serta membawa sejumlah barang bukti. Polisi juga mengajukan permohonan Visum et Repertum.[jat]



Massa Pengendara Ojol Tiba di Gedung DPR

Massa Pengendara Ojol Tiba di Gedung DPR

INILAHCOM, Jakarta - Massa demo pengendara ojek online (Ojol) tiba di depan Gedung DPR, Jakarta, Senin (23/4/2018).

Pantauan INILAHCOM, ribuan orang datang dengan berparade. Ada yang berjalan kaki, ada juga yang menaiki mobil komando dan sejumlah mobil bak terbuka.

"Hidup ojek online," seru massa.

Selain itu di mobil komando orator meneriakkan yel-yel serta sebuah nanyian yang liriknya berisi pengendara ingin regulasi.

"Masih semangat semua? Yang mau regulasi tepuk tangan, yang mau regulasi tepuk tangan," seru orator. [rok]



Kata Sandi Soal Penyebab Kapal Dishub Meledak

Kata Sandi Soal Penyebab Kapal Dishub Meledak

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno  memerintahkan Dishub DKI mengaudit layanan transportasi laut di wilayah administrasinya.

"Meminta kepada pak kadishub dan wakadis untuk mengaudit semua layanan tarnsporatsi laut," kata Sandi, Senin (23/4/2018).

Sebagaimana diberitakan, mesin kapal cepat milik Dishub meledak saat bertolak dari Pulau Panggang menuju Dermaga Marina, Minggu (22/4/2018).

Mengenai penyebab terjadi peristiwa ledakan kapal Dishub tersebut, Sandi menuturkan pihak kepolisian dan KKNT masih menyelidiki.

"Kami tidak ingin ini menyebar kepada suatu pernyataan-pertanyaan yang asumtif. Jadi kami tunggu hasil investigasi dan biar KNKT dan pihak yang berwenang memberikan laporan terhadap apa yang terjadi kemarin di Pulau Panggang," tuturnya.

Sandi menambahkan pihaknya juga menanggung seluruh biaya pengobatan korban meledaknya kapal Dishub tersebut. Kemudian berusaha agar peristiwa itu tak terulang kembali di kemudian hari.

"Saya sudah sampaikan semua pelayanan terbaik, biaya ditanggung oleh kami, dan kami pastikan juga bahwa kejadian ini tudak terulang lagi," tutupnya. [rok]



7 Ribu Polisi Kawal Demo Ojol di Depan Gedung DPR

7 Ribu Polisi Kawal Demo Ojol di Depan Gedung DPR

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan setidaknya 15 ribu pengendara ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gabungan Aksi Roda Dua Indonesia (Garda) berencana menggelar aksi di depan Gedung DPR/MPR, Senin (23/4/2018).

"Iya totalnya ada sekitar 15 ribu yah," katanya kepada INILAHCOM.

Ia menjelaskan, massa bertujuan menuntut agar pemerintah membuat regulasi yang mengatur keberadaan ojol dan aplikatornya.

"Untuk titik kumpul, peserta langsung menuju ke depan Gedung DPR/MPR," ujarnya.

Untuk itu, Polda Metro Jaya akan menerjunkan 7 ribu personel untuk mengamankan penyampaian pendapat dari masyarakat ini. Namun, menurut Argo, angka tersebut bisa berubah, tergantung situasi di lapangan nanti.

"Kami siapkan 7 ribu personel gabungan Polda dan Polres," ujarnya.

Sementara untuk pengalihan arus lalu lintas, bersifat situasional. Artinya, jika memang massa menutup jalan, maka dilakukan pengalihan arus, namun jika tidak, maka pengalihan arus lalu lintas tidak dilakukan.

"Lihat situasi di lapangan dulu (pengalihan arus lalu lintas-red)," tandasnya. [rok]



Ini Rencana Rekayasa Lalin Demo Ojol di Depan DPR

Ini Rencana Rekayasa Lalin Demo Ojol di Depan DPR
INILAHCOM, Jakarta - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf mengatakan pihaknya sudah menyiapkan rekayasa lalulintas dalam rencana aksi  15 ribu pengendara ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gabungan Aksi Roda Dua Indonesia (Garda) di depan Gedung DPR/MPR, Senin (23/4/2018).
 
"Pada saat massa sudah di depan gedung DPR/MPR, massa tetap kita imbau tidak menutup jalan," kata  dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/4/2018).
 
Namun, lanjut Yusuf, apabila massa tetap maksa menutup jalan, alih arus sudah disiapkan.
 
Berikut pengalihan arus lalin yang telah disiapkan, 
 
1. Arus lalu lintas yang datang dari Cawang arah Slipi di sekat 2, dibelokan ke Jalan Graha Pemuda - Lapangan tembak - Belakang Gd Dpr/ MPR - Palmerah - Slipi - S .Parman dan seterusnya
 
2. Arus lalu lintas dari Lap Tembak arah Slipi - diluruskan fly over Farmasi - Jalan Gatot Subroto - Semanggi dan seterusnya, atau Lapangan tembak diputarbalikan ke kolong fly over Farmasi - Jalan Graha Pemuda - Asia Afrika dan seterusnya.
 
3. Arus lalu lintas dari Barat dalam tol yang akan keluar Senayan diluruskan keluar Semanggi dan seterusnya.
 
4. Kemudian arus lalin dalam tol yang akan keluar Off ramp Polda dan Pulau dua, akan ditutup dan dikeluarkan di Slipi Jaya.
 
5. Arus lalin dari Bundaran Senayan yang akan mengarah Slipi, di Semanggi diluruskan ke Sudirman - Thamrin.
 
6. Arus lalu lintas dari Bundaran HI yang akan mengarah  ke Arah DPR di Semanggi, diluruskan ke arah Bundaran Senayan - Asia Afrika dan seterusnya. [rok]


Ganjil-Genap di Sudirman, Tetap Ada Tilang

Ganjil-Genap di Sudirman, Tetap Ada Tilang

INILAHCOM, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta memberlakukan uji coba penambahan jam ganjil-genap di kawasan Sudirman-Thamrin pada hari ini, Senin (23/4/2018).

Uji coba dilakukan dalam dua minggu yakni pukul 06:00 hingga 07:00 WIB, tidak diberlakukan penilangan bagi pengendara kedapatan melanggar.

"Untuk durasi 06:00 WIB sampai dengan 07:00 WIB belum dilakukan penilangan," kata Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko saat dikonfirmasi, Senin (23/4/2018).

Setelah pukul 07:00 WIB, aparat Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bakal memberlakukan penilangan seperti biasa terhadap pelat nomor kendaraan tak sesuai dengan tanggal.

"Tapi untuk durasi 07.00 sampai  dengan 10.00 tetap dilakukan penilangan bagi pelanggar oleh pihak polisi," tuturnya.

Kebijakan penambahan waktu pada ganjil-genap di Sudirman-MH.Thamrin merupakan usulan Badan Pengelola Transportasi Jakarta (BPTJ), dengan harapan dapat mengurangi jumlah kendaraan yang melintas di kawasan itu. [rok]



Ganjil-Genap Pukul 06.00 Dimulai Mulai Hari Ini

Ganjil-Genap Pukul 06.00 Dimulai Mulai Hari Ini

INILAHCOM, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta memajukan jam ganjil-genap yang mulai diberlakukan hari ini, Senin (23/4/2018).

Jam ganjil-genap dimajukan menjadi pukul 06.00 WIB. Sebelumnya jam ganjil-genap baru dimulai pukul 07.00 WIB.

Namun pada jam sore, masih diberlakukan sama yakni mulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB.

Pemberlakuan aturan baru ini dilakukan atas usulan dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ). Aturan ini akan di uji coba hingga satu minggu kedepan.

Dalam masa uji coba ini, tidak akan dilakukan tindakan tilang bagi kendaraan yang melintasi jalan aturan ganjil-genap dibawah pukul 07.00 WIB. [fad]



Massa Tuntut DPR Terbitkan Payung Hukum Ojol

Massa Tuntut DPR Terbitkan Payung Hukum Ojol

INILAHCOM, Jakarta - Korlap aksi Anggun Wicaksono mengatakan pihaknya meminta DPR dan Pemerintah segera menerbitkan peraturan perundangan sebagai payung hukum bagi kelangsungan dan pekerjaan ojek online atau ojol.

"Kami berkumpul untuk menyampaikan dan menuntut Parlemen beserta Pemerintah RI agar segera menertibkan peraturan," ujarnya di depan gerbang utama kompleks dewan, Senayan, Jakarta, Senin (23/4/2018).

Dia menjelaskan masyarakat di berbagai kota besar pada umumnya menerima kehadiran ojek online karena dapat memperlancar mobilitas perjalanan dalam situasi kondisi jalan yang padat dan macet.

"Kehadiran teknologi informasi dengan aplikasi mempermudah perjalanan yang  menyebabkan timbulnya ojek online menjadi sarana transportasi alternatif," katanya.

Jumlah pengendara ojek online sangat fantastis, mendekati angka dua juta orang. Jumlah itu bisa tercapai karena adanya tuntutan kebutuhan ekonomi dan sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan untuk menghidupi keluarga sehari-hari.

"Dalam melaksanakan pekerjaan ojek online, terdapat berbagai kendala yang terkait dengan tarif manusiawi, perlindungan dan eksistensi ojek sebagai sarana transportasi penumpang dan barang," ujarnya. [rok]