Laman

Kamis, 31 Januari 2019

Operasi Tematik, Ditlantas 2.857 Pengendara

Operasi Tematik, Ditlantas 2.857 Pengendara

INILAHCOM, Jakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggelar operasi secara tematik, Kamis 31 Januari 2019 hingga tanggal 7 Februari 2019 di lokasi-lokasi rawan kecelakaan (Blackspot) di Jakarta. Adapun sasarannya adalah pelanggar lawan arus.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf  mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan tidak hanya semata-mata untuk melakukan penindakan terhadap pelanggar.

"Lawan arus adalah salah satu pelanggaran lalu lintas yang sangat membahayakan. Resiko fatalitasnya juga sangat tinggi. Karena itu, kami intens melakukan operasi Kepolisian untuk pelanggaran lalu lintas ini," katanya di Jakarta, Kamis (31/1/2019).

"Polanya, kami tidak hanya melakukan tindakan refresif yang meliputi teguran dan tilang. Namun juga melakukan sosialisasi," sambungnya.

Dari hasil penindakan tematik lawan arus ini, Ditlantas Polda Metro Jaya hari ini menindak 2.857 pelanggar lawan arus.

"1.218 pelanggar kami tilang, 1.649 pelanggar dilakukan teguran secara humanis," tandasnya.

Selain itu, dalam operasi tematik lawan arus ini, Ditlantas Polda Metro Jaya juga melaksanakan sosialisasi dan himbauan sebanyak 42 kali, penyuluhan dan edukasi 26 kali, pengaturan 455 kali, penjagaan 387 kali, serta patrol I 157 kali. [rok]



Usai Bersurat, Anies Tunggu Jawaban Mensesneg

Usai Bersurat, Anies Tunggu Jawaban Mensesneg

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan saat ini pihaknya masih menunggu surat balasan dari Kementerian Sekretaris Negara terkait pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) di kawasan Monas.

Anies telah berkirim surat soal pembangunan MRT di sisi barat Monas lantaran masih dalam kategori radius aman.

"Saya sudah berkirim surat kepada mensesneg dan saat ini kita masih menunggu jawaban dari mensesneg," kata Anies, Jumat (1/2/2019).

Untuk keamanan di kawasan tersebut, nantinya tetap dikendalikan oleh pihak TNI dan Polri.

"MRT memang sebagai operator keamanannya adalah dengan TNI dan kepolisian," tuturnya.

Rekomendasi Kementerian Setneg menjadi salah satu syarat memulai proyek MRT tahap II karena pembangunan yang dilakukan PT MRT Jakarta itu berada dalam kawasan objek vital negara, yakni di kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat. [rok]



Waspadai Hujan dan Angin Kencang Landa Jakarta

Waspadai Hujan dan Angin Kencang Landa Jakarta

INILAHCOM, Jakarta - Hujan diprakirakan akan mengguyur wilayah Jakarta sepanjang hari ini, Jumat (31/1/2019).

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan akan turun sejak pagi hingga dini hari.

Untuk pagi hari, hujan dengan intensitas ringan akan mengguyur Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.

Sementara siang harinya, hujan dengan intensitas sedang akan mengguyur wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. BMKG juga mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hujan disertai kilat dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Jaksel dan Jaktim antara siang dan sore hari.

Malam harinya, hujan masih akan diprediksi turun di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur dengan intensitas ringan.



Polisi Tindak 2.857 Pengendara Lawan Arus

Polisi Tindak 2.857 Pengendara Lawan Arus

INILAHCOM, Jakarta - Polda Metro Jaya menggelar operasi secara tematik, Kamis 31 Januari hingga 7 Februari 2019 di lokasi-lokasi rawan kecelakaan (Blackspot) di Jakarta. Adapun sasarannya adalah pelanggar lawan arus.

Kombes Pol Yusuf selaku Dirlantas Polda Metro Jaya mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan tidak hanya semata-mata untuk melakukan penindakan terhadap pelanggar, namun lebih jauh menekan angka kecelakaan.

"Lawan arus adalah salah satu pelanggaran lalu lintas yang sangat membahayakan. Resiko fatalitasnya juga sangat tinggi. Karena itu, kami intens melakukan operasi Kepolisian untuk pelanggaran lalu lintas ini," ujarnya.

"Polanya, kami tidak hanya melakukan tindakan refresif yang meliputi teguran dan tilang. Namun juga melakukan sosialisasi," terangnya.

Dari hasil penindakan tematik lawan arus ini, Ditlantas Polda Metro Jaya hari ini menindak 2.857 pelanggar lawan arus.

"1.218 pelanggar kami tilang, 1.649 pelanggar dilakukan teguran secara humanis," tandasnya.

Selain itu, dalam operasi tematik lawan arus ini, Ditlantas Polda Metro Jaya juga melaksanakan sosialisasi dan himbauan sebanyak 42 kali, penyuluhan dan edukasi 26 kali, pengaturan 455 kali, penjagaan 387 kali, serta patrol I 157 kali. [ton]



Soal Tarif Tiket MRT Jakarta, Ini Kata Anies

Soal Tarif Tiket MRT Jakarta, Ini Kata Anies

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan pihaknya sudah memasuki tahapan akhir tarif kereta Moda Raya Terpadu (MRT), bahkan diprediksi bakal tuntas pada Februari 2019 mendatang.

"Nanti ya kita akan mengintegrasikan saat ini tarif sedang di dalam proses akhir untuk kita menentukan penghitungan-penghitungan semua sudah selesai sebetulnya," kata Anies.

Kemudian, lanjut Anies, terkait tiket MRT Jakarta pihaknya pun sedang membangun komunikasi dengan pihak Bank Indonesia (BI).

"Kita juga akan melakukan kerja bersama dengan BI Kalau tidak salah sekarang masih dalam pengujian dengan Bank Indonesia untuk kita bisa menggunakan tiketnya," tandasnya. [ton]



Besok, Anies Umumkan Perusahaan Terkena Sanksi

Besok, Anies Umumkan Perusahaan Terkena Sanksi

INILAHCOM, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta bakal mengumumkan daftar perusahaan jasa iklan yang masuk dalam kategori dilarang memasang papan reklame di wilayah Jakarta selama satu tahun Jumat (1/2/2019) besok.

"Besok kita akan umumkan mana-mana saja yang mendapatkan pinalti, tidak bisa memasang iklan selama satu  tahun di Jakarta," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan  Kamis (31/1/2019).

Adapun sanksi tersebut dilakukan lantaran para perusahaan yang bakal diumumkan namanya itu tak mengindahkan permintaan Pemprov DKI untuk menurunkan papan reklamenya yang dipasang pada wilayah yang dilarang memasang reklame.

"Jadi yang melanggar diberikan segel. Kemudian mereka diminta untuk menurunkan mereka yang tidak mau menurunkan itulah yang akan menerima sanksi. Wah kalau angkanya harus tanya ke Satpol," tuturnya.

Sementara itu Pemprov DKI telah gencar melakukan penertiban reklame yang bermasalah di Jakarta semenjak Desember 2018 lalu. Tahap pertama  dilakukan penyegelan sambil mengulitimatum perusahaan yang teridentifikasi guna menurunkan reklamenya.

Tahap kedua diturunkan reklame yang kedapatan melanggar secara paksa apabila tidak diindahkan. Adapun papan reklame yang sudah disegel sebanyak 48 buah lantaran diketahui melanggar. [ton]



Anies Imbau Kontraktor Cek Saluran Air

Anies Imbau Kontraktor Cek Saluran Air

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau para kontraktor pembangunan di Jakarta terlebih dahulu melengecek saluran air di sekitar lingkungan proyek. Agar, pembangunan tidak menyebabkan banjir akibat saluran air tertutup.

"Jadi nanti kita akan minta untuk diperiksa ulang kita ingin agar semuanya bekerja memastikan terutama pengelola proyek bahwa jangan ada saluran air yang tertutup," kata Anies, Kamis (31/1/2019).

Anies menekankan sejatinya ketentuan saluran air di area proyek tak boleh dihambat bahan pengerjaan proyek. Mengingat beberapa waktu lalu terjadi banjir di dekat Stasiun Cawang akibat pengerjaan proyek menghambat saluran air.

"Ingat kejadian tahun lalu di Cawang, underpass itu tertutup oleh pembatas jalan yang dipasang oleh kontraktor di sana," pungkasnya. [rok]

 



Rabu, 30 Januari 2019

Tebas Leher Ayah, PI 'Mewek' di Depan Jasad

Tebas Leher Ayah, PI 'Mewek' di Depan Jasad


INILAHCOM, Jakarta - Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Antonius mengatakan PI pelaku pembunuhan terhadap ayah kandungnya Abdurachman bin H Sadin (60) menyesali perbuatannya.

"Dia kira awalnya tidak tewas, ia pun kemudian lari tapi sama warga langsung ditangkap," katanya di Jakarta Kamis (31/1/2019).

Ia menyatakan PI baru tahu saat dibawa warga ke rumahnya untuk memunjukkan apa yang sudah dia perbuat. Saat melihat ayahnya tergeletak di lantai dengan bersimbah darah, PI langsung memeluk sang ayah dan menyesali perbuatannya.

"Dia nangis-nangis sampai seperti orang yang benar-benar menyesali perbuatannya," ungkapnya.

Ia bahkan menyebut, pelaku sempat seperti ingin bunuh diri dengan menyiksa dirinya dengan cara menghantam kepalanya ke tembok.

"Karena kami takut terjadi sesuatu makan kami berikan pantauan khusus kepada pelaku selama berada di Polsek Cengkareng," tandasnya.

Sebagaimana diberitakan, Kapolsek Cengkareng Kompol H. Khoiri mengatakan seorang pemuda berinisial PI (24) tega menghabisi nyawa ayah kandungnya Abdurachman bin H Sadin (60) di rumahnya di Jalan Kapuk Sawah RT 10/12 Kapuk Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (30/1).

Ia menjelaskan, peristiwa pembunuhan kemungkinan terjadi akibat tersangka kerap adu mulut dengan sang Ayah. Dan saat melakukan pembunuhan, PI ternyata habis mengonsumsi sabu.

"Saat membunuh pelaku ternyata habis gunakan sabu, hal ini kami sampaikan setelah melakukan tes urine dan hasilnya positif," katanya di Jakarta, Kamis (31/1/2019). [rok]



Pengaruh Sabu, PI Tebas Leher Ayah Kandung

Pengaruh Sabu, PI Tebas Leher Ayah Kandung

INILAHCOM, Jakarta - Kapolsek Cengkareng Kompol H. Khoiri mengatakan seorang pemuda berinisial PI (24) tega menghabisi nyawa ayah kandungnya Abdurachman bin H Sadin (60) di rumahnya di Jalan Kapuk Sawah RT 10/12 Kapuk Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (30/1).

Ia menjelaskan, peristiwa pembunuhan kemungkinan terjadi akibat tersangka kerap adu mulut dengan sang Ayah. Dan saat melakukan pembunuhan, PI ternyata habis mengonsumsi sabu.

"Saat membunuh pelaku ternyata habis gunakan sabu, hal ini kami sampaikan setelah melakukan tes urine dan hasilnya positif," katanya di Jakarta, Kamis (31/1/2019).

Ia menjelaskan, setelah membunuh ayahnya, PI berusaha melarikan diri, tetapi langsung diamankan warga dan diserahkan ke Polsek Cengkareng.

"Jadi usai cekcok dia masuk ke kamar ambil celuritnya langsung keluar kamar dan tebas leher sang ayah hingga tewas," tutup dia.

Saat kejadian, sang ibu tidak mengetahui karena berada di dalam kamar. Ketika mendengar teriakan suaminya sebelum tewas ia keluar dan melihat Abdurachman sudah tergeletak di lantai.

"Ibunya ada di lain kamar saat itu dan ga tau pas kejadian. Ini dibawah pengaruh narkoba karena dia sudah konsumsi barang haram ini selama dua tahun," tandasnya. [rok]



Waspadai Hujan dan Angin Kencang Landa Jakarta

Waspadai Hujan dan Angin Kencang Landa Jakarta

INILAHCOM, Jakarta - Hujan disertai petir akan melanda sebagian wilayah ibukota Jakarta pada Kamis (31/1/2019) hari ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) mencatat, wilayah Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan akan dilanda hujan disertai petir dan angin kencang pada siang dan sore hari.

Hujan akan mulai mengguyur Jakarta pada siang hari dengan durasi singkat. Sore harinya, prakiraan cuaca akan berawan diseluruh wilayah Jakarta.

Suhu rata-rata pada hari ini akan berkisar antar 25-32 derajat celcius dengan tingkat kelembaban mencapai 70-95 %.



Di Hadapan Caleg, Anies Komentari Wagub dari PKS

Di Hadapan Caleg, Anies Komentari Wagub dari PKS

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengomentari tiga kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang diusung menjadi bakal Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, pengganti Sandiaga Uno.

"Yang menarik bahwa (Bacawagub) PKS yang diusung jaga etika dan adab. Mereka ikuti proses itu. Jadi enggak ada kemudian lobi-lobi kanan kiri," kata Anies, di Konsolidasi Nasional Anggota DPR-DPRD PKS di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Rabu (30/1/2019).

Anies menambahkan, jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta adalah amanah. Menurutnya sikap ksatria sangat diperlukan untuk menjaga etika dan adab dalam pencalonan Wakil Gubernur DKI.

"Dan perasaan itu muncul dan saya rasakan itu betul. Ini adab yang harus dijaga dan dijadikan contoh," ujar Anies.

Untuk diketahui, tiga kader PKS yang  mengikuti uji kelayakan sebagai Wagub DKI yaitu Ahmad Syaikhu, Agung Yulianto, dan Abdurrahman Suhaimi. Selanjutnya akan dipilih dua kandidat untuk dibahas oleh DPRD DKI. [ton]



Di Depan Caleg PKS, Anies Cerita tentang Jakarta

Di Depan Caleg PKS, Anies Cerita tentang Jakarta

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri Konsolidasi Nasional Calon Legislatif DPR RI dan DPRD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) seluruh Indonesia di Hotel Grand Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (30/1/2019).

Kedatangan Anies pun disambut meriah oleh ribuan peserta konsolidasi yang hadir.

"Pilihan katanya, seni merajut Indonesia yang adil dan sejahtera dimulai dari Jakarta," kata Anies, Rabu (30/1/2019).

Anies pun kemudian bercerita tentang Jakarta. Menurutnya Jakarta adalah kota yang dapat menerima semua orang tanpa membedakan ras dan golongan.

"Ini tema yang sangat relevan sebetulnya di Jakarta ini kota di mana sejarah Indonesia dirajut di sini," ujarnya.

Selain Anies, Calon Presiden RI Prabowo Subianto juga dijadwalkan hadir dalam acara tersebut. Namun Prabowo batal hadir karena tengah sakit demam flu.

Dalam acara itu juga hadir sejumlah petinggi PKS seperti, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini, Ketua Dewan Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri. [ton]



Cawagub DKI Diharapkan Perhatikan Fasilitas PAUD

Cawagub DKI Diharapkan Perhatikan Fasilitas PAUD

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus menginginkan Wakil Gubernur DKI Jakarta apabila terpilih nantinya bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak hanya fokus pada infrastruktur.

"Tentang hal-hal yang sifatnya ikonik bukan hanya gedung besar, tinggi, fasilitasnya bagus, tetapi juga masyarakat di tingkat paling bawah bagaimana pemerintah daerah memperhatikan yang namanya kebutuhan PAUD, posyandu, pos lansia dan sebagainya. Masa sih pos lansia tidak punya yang namanya alat tensi sementara silpanya 14 triliun, kan lucu tuh," kata Bestari, Rabu (30/1/2019).

Harapan itu sudah disampaikan pihaknya ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Lantaran parpol besutan Sohibul Iman tersebut sudah menyiapkan tiga calon wakil gubernur DKI Jakarta yakni Abdurrahman Suhaimi, Ahmad Syaikhu, dan Agung Yulianto.

"Ikonik tidak hanya bangunan yang besar namun dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat banyak, itu pesan yang kami titipkan juga pada kawan-kawan (PKS)," pungkasnya. [rok]
 



Selasa, 29 Januari 2019

Anies Akui Kawasan Kumuh Mulai Merambat ke Pusat

Anies Akui Kawasan Kumuh Mulai Merambat ke Pusat

INILAHCOM, Jakrta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan kawasan kumuhan saat ini sudah mulai merambat ke pusat Kota Jakarta. Salah satunya di pinggiran sungai yang ada kawasan Thamrin Jakarta Pusat.

"Sebenarnya kekumuhan itu tidak berada di pinggiran saja, justru kekumuhan itu banyak di pusat-pusat kota, utamanya di kanan kiri sungai Anda lihat sungai, kanan kiri hampir pasti disitu akan ketemu kupat (kumuh padat)" kata Anies saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta Rabu (30/1/2019).

Anies menekankan pihaknya bakal mengevaluasi kembali Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRW) yang baru dengan melibatkan berbagai unsur sehingga kawasan kumuh di kawasan Thamrin dapat ditata.

"Nanti harapannya akan bisa membuat rencana tata kota yang memungkinkan dilakukan bukan saja urban renewal bukan saja oleh pemerintah, tetapi juga dikerjakan oleh private Sector karena aturan-aturannya yang memungkinkan untuk private Sector terlibat di dalam pembangunan kawasan," jelasnya.

Anies menekankan kawasan kumuh bakal ditata menjadi dua kawasan. Yakni, komerisial dan kawasan perizinan.
Saat ini, didominasi oleh kawasan komerisial sehingga terjadi ketimpangan.

"Jadi ke depan Kita berorientasi pada perencanaan kawasan perizinan juga orientasinya kawasan bukan komersial karena selama ini yang kita lakukan komersial. Sering kita menemukan satu kawasan di satu sisi ada gedung yang bisa tinggi sekali, gedung sebelahnya pendek, padahal kawasannya sama," pungkasnya. [rok]



Atlet Injak Kursi MRT, Anies: Ini Pembelajaran

Atlet Injak Kursi MRT, Anies: Ini Pembelajaran

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ikut menanggapi soal sikap atlet jetski Aqsa Aswar saat bersama beberapa sejumlah influencer berpose di dalam gerbong kereta Moda Raya Terpadu (MRT) dengan menginjak kursi penumpang. Adapun hal tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.

"Gini yang kaya gitu enggak usah pakai aturan tertulis. Ini kepatutan etika.  Kan sebenarnya yang paling penting itu etika.  Bisa saja secara hukum benar secara etika kurang benar. Nah yang dijunjung etika," kata Anies di Balai Kota DKI, Rabu (30/1/2019).

Kendati demikian, kata Anies, Aqsa telah meminta maaf. "Tapi ini menjadi jadi pelajaran penting," paparnya.

"Saya selalu bilang apa sih fungsi MRT itu? Salah satunya adalah selain memindahkan orang adalah proses pendidikan atas kebiasan baru, tertib waktu, tertib duduknya, antrenya, nah kejadian ini malah jadi pelajaran," pungkasnya. [rok]



Cawagub DKI, NasDem: Jangan Digoreng-goreng

Cawagub DKI, NasDem: Jangan Digoreng-goreng

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus berharap agar persoalan penetapan wakil gubernur diselesaikan segera sebelum Pemilu 2019.

"Seberapa cepat kalau bisa besok ya besok. tapi jangan lama-lama lagi digoreng-goreng gitu loh supaya semuanya menjadi lebih baik, masyarakat Jakarta terlayani," kata Bestari, Rabu (30/1/2018).

Bestari pun berharap dengan adanya wagub maka dapat mendampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam merealisasikan janji-janji kampenyenya bagi warga Jakarta.

"Mudah-mudahan dengan adanya wakil gubernur, kawan ngobrol Gubernur itu bukan hanya TGUPP, tapi wagub. Terus terang saya meragukan kinerja dari TGUPP," tuturnya.

Diketahui Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah menyiapkan tiga calon wakil gubernur DKI Jakarta yakni  Abdurrahman Suhaimi, Ahmad Syaikhu, dan Agung Yulianto. Sebelum dipilih salah satu ketiganya terlebih dahulu melakukan kunjungan ke sejumlah fraksi di DPRD DKI Jakarta. [rok]



Uang Konsinyasi Tol Desari akan Diperkarakan

Uang Konsinyasi Tol Desari akan Diperkarakan

INILAHCOM, Jakarta - Persoalan Tol Desari (Depok-Antasari) masih menjadi polemik terkait penyerahan uang konsinyasi  sebesar Rp 129 miliar kepada salah satu pihak bersengketa.

Mengingat penyelesaian sengketa antara para pemilik lahan Girik 675a dengan Megapolitan selaku pemegang 7 SHGB yang tumpang tindih dengan Girik 675a masih berlanjut.

Salah satu pemilik lahan Girik C 675a Sunaryo Pranoto menegaskan pihaknya tengah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait di tingkat pusat guna memastikan uang konsinyasi tol masih berada di Pengadilan Negeri (PN) Depok.

Kemudian diserahkan kepada pemilik Girik Letter C 675a selaku pihak yang berhak menerima pembayaran uang ganti kerugian (UGK) Tol Desari seluas 4,8 diwilayah Rw 04 dan 05 Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo.

"Sebelum ada penjelasan resmi dari Pengadilan Negeri (PN) Depok, kami menganggap uang konsinyasi itu masih berada di tangan Pengadilan, tapi jika uang itu ternyata sudah diserahkan kepada salah satu pihak bersengketa maka siap-siap saja. Jika hal itu sampai terjadi maka sudah kami siapkan langkah hukum untuk menjerat para pelaku skandal uang konsinyasi itu," kata Sunaryo, Selasa (30/1/2019).

Sementara itu, Husen Sanjaya salah satu ahli waris pemilik lahan Girik Letter C 675a menyatakan pihaknya bakal terus membawa kasus ini hingga ke tingkat nasional agar dapat dituntaskan sesuai yang diharapkan. Mengingat berbagai upaya persuasif dilakukan guna mendapatkan hak selaku pemilik lahan terkena tol selalu menemui jalan buntuh.  Lantaran masih ada pihak yang enggan merelakan uang konsinyasi itu jatuh kepada pihaknya selaku pemilik Girik Letter C 675a.

"Saat ini tim kuasa hukum sedang berkoordinasi dengan BPN dan PN guna memastikan soal uang konsinyasi itu. Jika dalam waktu dekat ini belum juga ada kejelasan atau pihak kami dirugikan, maka kami akan memperkarakan semua pihak yang bermain pada proses penyerahan uang konsinyasi dan penerbitan tujuh sertifikat hak guna bangun (HGB) di atas lahan Girik Letter C 675a," tutupnya. [*]



Siang Ini Hujan Basahi Sejumlah Wilayah Ibukota

Siang Ini Hujan Basahi Sejumlah Wilayah Ibukota

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Jakarta pada pagi ini, Rabu (30/1/2019) hujan lokal akan membasahi Jakarta Barat, Utara dan Kepulauan Seribu. Wilayah lainnya akan berawan.

Siang harinya di Jakarta barat, Pusat, Timur dan Selatan akan terjadi hujan ringan. Sementara di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu akan berawan.

Malam harinya langit di hampir seluruh wilayah Jakarta akan diselimuti awan. Hanya di Jakarta Barat yang diprediksi akan  cerah berawan. [hpy]



Perkara Pilkada Bogor, Hakim Tunggu Hasil Mediasi

Perkara Pilkada Bogor, Hakim Tunggu Hasil Mediasi

INILAH.COM, Jakarta-Sidang lanjutan perkara Pilkada Bogor kembali digelar di Pengadilan Kelas IA Cibinong dengan nomor 304/Pdt-G/2018/PN, pada Selasa (29/1/2019). Sidang ini masih beragendakan mediasi.

Hakim Ketua Pengadilan Negeri Cibinong, Andri Falahandika yang memimpin persidangan meminta kedua belah pihak yaitu penggugat dan tergugat untuk melaksanakan mediasi yang dipimpin langsung oleh Hakim PN Cibinong Candra, terkait pemeriksaan perkara perdata dengan nomor 304/Pdt-G/2018/PN.

"Untuk mediasi yang telah disetujui oleh pihak tergugat dan penggugat sidang hari ini di-pending, untuk mendapatkan hasil mediasi antara tergugat dan penggugat, dan menunjuk salah satu Hakim PN Cibinong yang sudah bersertifikat untuk menjadi mediator," katanya saat memberikan pemaparan kepada kuasa hukum tergugat dan penggugat, di ruang sidang PN Cibinong.

Majelis Hakim memberikan waktu mediasi yang cukup kepada kedua belah pihak. Menurut Hakim Andri bisa satu bulan atau sepuluh hari dan bisa juga satu hari, tergantung dari penggugat dan tergugat untuk memberikan hasilnya apakah berdamai atau tidak.

"Untuk sidang kali ini ditutup, dan akan dilanjutkan setelah hasil mediasi antara tergugat dan penggugat," ujarnya.

Namun ditengah-tengah persidangan pihak tergugat yang mengaku perwakilan dari Paslon nomor dua yaitu Ade-Iwan melakukan intervensi dalam pelaksanaan mediasi tersebut. Terkait itu hakim Ketua Pengadilan Negeri Cibinong, Andri Falahandika menolaknya.

"Seharusnya dari pihak Paslon nomor dua ketika mau intervensi sebelum ditentukan mediasi," tegasnya Hakim Andri.

Sementara itu, Kuasa Hukum Pasangan JADI Herdiyan Nuryadin menyambut baik, adanya mediasi yang dilakukan oleh tergugat dan penggugat, tanpa melibatkan intervensi perwakilan dari Paslon no dua yaitu Ade-Iwan. Dalam mediasi itu hakim meminta untuk membuat resume terlebih dahulu dan diserahkan pada hari Kamis (7/2/2019).

"Tadi kita dipertemukan oleh perwakilan KPU, Bawaslu dan Jaksa Negara, serta mediator yang akan memediasi tergugat dan penggugat, dan untuk dibuat resume yang berkaitan dengan gugatan pada Kamis nanti, sesuai peraturan Mahkamah Agung No 1 Tahun 2016," katanya.

Sementara itu, Paslon Ade Ruhandi langsung menanggapi, terkait intervensi yang dilakukan oleh perwakilan Paslon no dua Ade-Iwan, seharusnya dilakukan sebelum ditentukan mediasi oleh hakim pemimpin sidang kali ini.

Sementara itu, JA sapaan akrabnya menambahkan, gugatan ini dilakukan sudah betul, dan dirinya juga akan selalu berprasangka baik kepada penyelenggara untuk menyelesaikan dan memohon keadilan ini. Dirinya juga berharap, agar proses persidangan ini tetap kondusif supaya tidak menggangu Pileg dan Pilpres tahun 2019.

"Kabupaten Bogor ini harus kondusif, mari kita sukseskan Pileg dan Pilpres pada 17 April 2019 nanti, kami juga berterimakasih kepada partai koalisi Jadi, yang sudah hadir dan para kader Golkar yang sudah mendampingi langsung tim pengacara," tambahnya.

Sekadar informasi, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati 2018-2023 Ade Ruhandi dan Ingrid Kansil telah menyampaikan gugatan terhadap KPU dan Bawaslu serta DPRD Kabupaten Bogor.

Gugatan tersebut didasarkan pada KPU Kabupaten Bogor sampai saat ini belum berani membuka seluruh kotak suara dan menghitung ulang 77.602 pengguna hak pilih dalam DPTb yang tertulis dalam Model ATb-KWK di 7.635 TPS, di 435 Desa/Kelurahan, dan 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor, seolah-olah hal ini sengaja ditutupi agar selisih 77.602 pemilih dalam DPTb ini bisa lolos begitu saja dan tidak ada penjelasannya dari mana suara tersebut muncul. [adc]



Kamis, Polda Metro Panggil Rocky Gerung

Kamis, Polda Metro Panggil Rocky Gerung

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan adanya pemanggilan terhadap akademisi Rocky Gerung terkait kasus dugaan penistaan agama.

"Iya betul sudah ada surat undangan. Sudah dikirim. Pemanggilan untuk klarifikasi," katanya kepada INILAHCOM, Selasa (29/1/2019).

Argo menjelaskan, pemanggilan Rocky adalah untuk meakuka klarifikasi terkait laporan seorang bernama Jack Boyd Lapian tentang dugaan penistaan agama yang dilakukan Rocky kala menjadi narasumber pada salah satu acara diskusi di stasiun TV swasta.

"Klarifikasi soal laporan saudara Jack Lapian. Terkait kasus dugaan penistaan agama. Terkait itu loh, yang dia bilang kitab suci fiksi," jelas Argo.

Sebelumnya, beredar surat pemanggilan dengan kop Polda Metro Jaya. Surat ini dikeluarkan oleh Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan pada alamat tujuan tertulis nama Rocky Gerung. [hpy]



NasDem PKS Sepakat Segera Tuntaskan Cawagub DKI

NasDem PKS Sepakat Segera Tuntaskan Cawagub DKI

INILAHCOM, Jakarta - Tiga calon wakil gubernur DKI Jakarta dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Abdurrahman Suhaimi, Ahmad Syaikhu, dan Agung Yulianto melakukan kunjungan ke Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Selasa (29/1/2019).

Pada kesempatan ini, Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, Bestari Barus mengungkapkan sudah sejak lama Nasdem menginginkan segera ditentukan siapa yang bakal menjadi wakil gubernur DKI Jakarta.

Untuk itu Nasdem berharap Partai Gerindra dan PKS segera merealisasikan peyelesaian calon pendamping Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Hari ini hadir ada pak Syaikhu, ada Pak Suhaimi dan ada Pak Agung beserta kawan-kawan dari Fraksi PKS. Nah kalau dalam waktu dekat katanya akan di kirimkan, prinsip Nasdem adalah menunggu sampai dengan adanya surat dari ketua DPRD tentang paripurna," kata Bestari, di Gedung DPRD DKI Jakarta.

Pada kesempatan yang sama Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Achmad Yani ikut menegaskan hasil dari pertemuan ini, pihaknya bersama NasDem bersepakat agar persoalan wakil gubernur segera dituntaskan dalam waktu dekat.

"PKS bersama dengan fraksi Nasdem juga bahwa memang sudah terlalu lama kita menunggu wakil gubernur yang kalau bahasa betawinya Nasdem nih udah geregetan pengen supaya segera ada wakil gubernur dan alhamdulillah pada hari ini kita bisa bertemu," pungkasnya.



DPRD DKI Ikut Soroti Tabloid Indonesia Barokah

DPRD DKI Ikut Soroti Tabloid Indonesia Barokah

INILAHCOM, Jakarta - DPRD DKI menanggapi polemik Tabloid Indonesia Barokah. Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menuturkan persoalan tabloid tersebut meski segera ditangani oleh aparat penegak hukum apabila ditemukan adanya pelanggaran.

Pasalnya saat ini Tabloid Indonesia Barokah  tidak hanya beredar di pulau Jawa namun Jakarta pun demikian.

"Kalau memang katakanlah itu melanggar hukum mungkin dari pihak Polri pasti sudah melakukan penghadangan atau melakukan penekanan terhadap peredaran majalah barokah ini," kata Gembong, Selasa (29/1/2019).

Sementara itu, Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus menegaskan sebaikinya pelik persoalan tersebut segera dituntaskan. Apabila dibiarkan maka persoalan itu bakal berdampak negatif terhadap profesi jurnalistik.

"Ya kasihan sama kalian sebagai wartawan, udah capek-capek tapi ada oknum yang meresahkan segera usut tuntas," tutupnya.



Cawagub PKS Temui Fraksi DPRD DKI

Cawagub PKS Temui Fraksi DPRD DKI

INILAHCOM, Jakarta - Tiga calon wakil gubernur DKI Jakarta dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Abdurrahman Suhaimi, Ahmad Syaikhu, dan Agung Yulianto melakukan kunjungan kesejumlah fraksi di DPRD DKI Jakarta Selasa (29/1/2019).

Dari hasil kunjungan tersebut, PKS mulai terbangun suatu komunikasi positif.

"Biasanya kalau orang merasa sudah ada kekeluargaan, kan bagaimana bisa saling memahami, saling tolong-menolong, saling bantu-membantu, saya kira seperti itu," kata Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Achmad Yani, di Gedung DPRD DKI Jakarta.

Di samping itu, Yani mengakui pihaknya merasa nyaman setelah melakukan pertemuan dengan fraksi-fraksi
DPRD DKI Jakarta.

"Kami semua nyaman dengan teman-teman di fraksi yang ada," tuturnya.

Yani melanjutkan, Cawagub DKI sejatinya memiliki keninginan untuk membangun Jakarta lebih baik kedepan. Untuk itu PKS berharap persoalan wagub dapat segera selesai dituntaskan.

"Sudah barang tentu nanti untuk hal-hal yang memang berkaitan dengan paripurna, bagaimana kita bisa berjalan bersama," pungkasnya.



Senin, 28 Januari 2019

3 Cawagub DKI dari PKS Sambangi Fraksi di DPRD

3 Cawagub DKI dari PKS Sambangi Fraksi di DPRD

INILAHCOM, Jakarta - Tiga calon wakil gubernur DKI Jakarta dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Abdurrahman Suhaimi, Ahmad Syaikhu, dan Agung Yulianto, melakukan kunjungan kesejumlah fraksi di DPRD DKI Jakarta Selasa (29/1/2019).

"Tadi Alhamdulilah dari Fraksi PKS bersama dengan tiga cawaagub sudah melaksanakan silaturahim ke Fraksi Golkar dan ini silaturahim kami yang kelima dari fraksi yang ada di DPRD. Alhamdulillah kami diterima dengan baik dan dari pertemuan suasana cukup menggembirakan dan menyenangkan," kata Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Achmad Yani, di Gedung DPRD DKI Jakarta.

Yani mengungkapkan dalam pertemuan tersebut ada beberapa hal yang didiskusikan. Salah satunya membangun Kota Jakarta lebih baik kedepan..

"Kemudian bagaimana agar prosesnya melalui dilantiknya nanti ke depan, wakil gubernur yang bisa membantu pak gubernur," tuturnya. [rok]
 



Malam Ini Seluruh Jakarta Diprediksi Hujan

Malam Ini Seluruh Jakarta Diprediksi Hujan

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memprakirakan cuaca di Jakarta pada Selasa (29/1/2019) akan berfariasi dari pagi hingga malam hari.

Lewat situs resminya BMKG menulis, cuaca di Jakarta pada pagi hari ini diperkirakan akan berawan di sejumlah wilayah, bahkan di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu diprediksi hujan lokal.

Siang harinya justru di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan yang diprakirakan akan gibasahi dengan hujan ringan. Sementara di Jakarta barat dan Jakarta Pusat serta Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu akan cerah berawan.

Malam harinya cuaca akan merata di seluruh wilayah DKI Jakarta. BMKG memprakirakan hujan ringan akan melanda seluruh DKI Jakarta. [hpy]



Anies Rancang Transportasi-Tata Kelola Ibukota

Anies Rancang Transportasi-Tata Kelola Ibukota

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pihaknya sedang merancang rencana pembangunan transportasi terintegrasi dan tata kelola hunian di Ibu Kota.

Jika sudah rampung rencana tersebut akan di konsultasikan ke pemerintah pusat.

"Baik detail perhitungannya, detail rencananya. Sehingga nanti pemerintahan pusat akan berbicara bagaimana kita bisa mendapatkan pendanaan," kata Anies di Balaikota Jakarta, Senin (28/1/2019).

Anies mengatakan, pembangunan transportasi terintegrasi tersebut direncanakan akan dibangun dalam waktu 10 tahun.

"Tidak dikerjakan secara bertahap 30,40 tahun. Dikerjakan bersamaan dalam waktu 10 tahun, seluruhnya dikerjakan," ujarnya.

Sebelumnya usai berkeliling Ibukota bersama Anies, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut ada ketimbangan pembangunan di Ibukota. Bahkan JK mengibaratkan kawasan Thamrin seperti negara Singapura, sedangkan kawasan Tanjung Priok seperti negara Bangladesh. [ton]



Anies Kecewa MA Kabulkan PK Soal Swastanisasi Air

Anies Kecewa MA Kabulkan PK Soal Swastanisasi Air

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyesalkan keputusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan Peninjauan Kembali (PK) gugatan Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait swastanisasi.

"Kita dapat informasi itu sekitar minggu lalu," kata Anies di Balaikota DKI Jakarta, Senin (28/1/2019).

Keputusan MA tersebut lanjut Anies, keluar disaat Pemprov DKI tengah mengkaji rencana penghentian swastanisasi air agar warga DKI tidak dirugikan. Namun dengan adanya putusan MA yang baru tersebut, Anies pun mengaku akan berkoordinasi dengan pihak terkait.

"Kami akan terus jalan dan bicara dengan private sector, pembicaraan soal rencana kami," tandasnya.

Sebelumnya, gugatan air bersih digugat oleh masyarakat sipil yang menolak swastanisasi air. MA pun memutuskan pengelolaan air bersih di Jakarta dikembalikan kepada perusahaan daerah, yakni PAM Jaya.

MA menilai, kerja sama PAM Jaya dengan mitra swasta, PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) dan PT Aetra Air Jakarta, merugikan pemerintah dan masyarakat Jakarta.

Tak terima dengan putusan itu, Menteri Keuangan selaku tergugat mengajukan PK. Dalam salinan memori PK yang diajukan 22 Maret 2018 itu disebutkan bahwa pertimbangan hukum Majelis kasasi bertentangan dengan karakteristik gugatan citizen lawsuit. Hakim MA dinilai khilaf dan keliru memutus perkara lantaran surat kuasa penggugat cacat hukum.

Adapun Pemerintah DKI Jakarta yang juga selaku tergugat menyatakan siap menjalankan putusan MA tentang larangan swastanisasi air. Namun kini MA mengabulkan PK yang diajukan Menkeu. Hingga kini putusan tersebut masih dalam proses minutasi sehingga amar putusan masih belum diterbitkan. [ton]



Anies Sebut Pernyataan JK Fakta, Bukan Kritik

Anies Sebut Pernyataan JK Fakta, Bukan Kritik

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menanggapi pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla benar tentang kondisi Ibu Kota. Anies menilai pernyataan JK adalah fakta.

"Itu bukan kritik, itu fakta," kata Anies di Balaikota Jakarta, Senin (28/1/2018).

Sebelumnya JK mengatakan bahwa kawasan Thamrin seperti Singapura sedangkan kawasan Tanjung Priok seperti negara Bangladesh.

"Jadi faktanya bahwa kita selama ini tidak merencanakan tata ruang dengan serius, dengan target-target yang jelas, efeknya ada ketimpangan, ada daerah maju dan daerah yang kumuh," tutur Anies.

Seperti diketahui, pada Senin pagi Anies menemani JK memantau Ibukota dari udara. Keduanya menaiki helikopter berkeliling Ibukota untuk melihat situasi lalu lintas dan kemacetan Jakarta. Hal itu dilakukan untuk melihat perencanaan transportasi yang terintegrasi oleh pemerintah. [ton]



Polisi Amankan Belasan Pemuda Tawuran di Ciracas

Polisi Amankan Belasan Pemuda Tawuran di Ciracas

INILAHCOM, Jakarta - Kapolsek Ciracas, Kompol Agus Widar mengatakan pihaknya mengamankan belasan pemuda yang terlibat tawuran di Jalan Saibun dan Jalan H. Baping Ciracas, Jakarta Timur pada Minggu (27/1/2019).

“Kami kerahkan seluruh petugas piket untjk membubarkan tawuran yang terjadi,” kata Agus di Jakarta, Senin (28/1/2019).

Menurut dia, 12 pemuda yang diamankan diantaranya EA (17), D (18), AD (17), MR (16), IM (14), AH (19), AF (17), TAH (16), NR (17), RS (16), AO (19) dan RNA (18).

“Mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kami menyisir ke gang-gang hingga akhirnya mengamankan 12 pemuda,” ujarnya.

Ia menduga keributan terjadi karena saling ejek antar kedua kubu, bahkan mobil polisi menjadi sasaran hingga rusak ketika ingin mencoba membubarkan tawuran.

"Saat petugas datang, malah melempari mobil patroli dengan batu. Beruntung polisi tidak ada yang jadi korban," jelas dia. [adc]



Crosser Bogor-Banten Deklarasi Dukungan Capres 01

Crosser Bogor-Banten Deklarasi Dukungan Capres 01

INILAH.COM, Jakarta-Ratusan pembalap yang tergabung dalam Grasstrack Bogor dan Banten mendeklarasikan dukungan untuk Capres dan Cawapres 01, Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin.

Deklarasi dilaksanakan usai para crosser mengikuti pertandingan Jasad’t Grasstrack Open Jawa Barat di Sirkuti Jasad’t Desa Cikopomayak, Jasinga, Kabupaten Bogor.

Salah satu crosser asal Bogor, Asep mengungkapkan, dukungan tersebut dilakukan setelah mengetahui Ade Ruhandi alias Jaro Ade sebagai Ketua Tim Kemenangan Daerah (TKD) Jokowi - Ma’ruf.

"Dia (Jaro Ade) adalah senior kami yang selalu membimbing dan memotivasi kami, beliau juga mantan pembalap," kata Asep.

Dalam deklarasi tersebut, para crosser menginginkan adanya sirkuit permanen di seluruh Indonesia, memberikan penghargaan pembinaan kepada atlet, agenda Kejurnas di Kabupaten Bogor dan Banten dengah hadiah menjanjikan.

"Intinya, kami di sini meminta agar pemerintah pusat dan daerah lebih memerhatikan para crosser berbakat di Kabupaten Bogor, dan daerah lain," ucap Asep.

Sementara itu, Jaro Ade mengatakan, banyak para crosser di Kabupaten Bogor yang berpotensi untuk masuk ajang internasional dan membutuhkan dorongan dan dukungan dari pemerintah.

"Berhubung saya dulu juga mantan crosser, tentu saya tahu mana-mana atlet terbaik yang harus diperjuangkan untuk ikut ke tingkat nasional maupun internasional," tutur Jaro.

Pria yang menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Bogor ini mengapresiasi dukungan para crosser untuk Jokowi dan KH. Ma’ruf.

"Saya berharap para crosser baik itu di Bogor, Banten ataupun Jawa Barat agat bisa terus berkembang. Sehingga bisa mewakili Indonesia ke tingkat internasional," tandasnya. [adc]



Minggu, 27 Januari 2019

Pantau DKI dari Udara, Anies-JK Kompak Berbatik

Pantau DKI dari Udara, Anies-JK Kompak Berbatik

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menemani Wakil Presiden Jusuf Kalla memantau lalu lintas di Ibukota, Senin (28/1/2018). Dalam memantau kemacetan Jakarta, keduanya pun kompak mengenakan baju batik.

JK sendiri tampak mengenakan batik lengan panjang gelap bermotif. Sedangkan, Anies juga mengenakan batik lengan panjang merah bermotif.

Menaiki helikopter Super Puma TNI AU, Anies dan JK pun tampak duduk bersebelahan. Anies juga tampak memegang sebuah catatan di tangannya dan berbincang hangat dengan JK. Di depan mereka juga duduk Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Sejumlah titik menjadi objek pantau pada Senin pagi, mulai dari ruas Semanggi, MH Thamrin, tol Cikunir hingga Tanjung Priok.

Diketahui, pemantauan itu dilakukan untuk melihat langsung permasalahan kemacetan. Pemerintah berencana ingin membuat suatu sistem transportasi terintegrasi dari kota peyangga ke Jakarta.

Usai memantau lalu lintas Jakarta, JK pun kemudian memimpin rapat membahas sistem transportasi tersebut. [rok]



Anies Temani JK Pantau Kemacetan dari Helikopter

Anies Temani JK Pantau Kemacetan dari Helikopter

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menemani Wakil Presiden Jusuf Kalla memantau kemacetan Ibukota, Senin (28/1/2019). Pemantauan lalu lintas di Ibukota itu dilakukan dari udara menggunakan helikopter.

Anies bersama JK dan sejumlah pejabat lainnya dalam memantau kemacetan Jakarta lepas landas dari lapangan monas.

Sejumlah titik yang menjadi pantauan JK bersama Anies yaitu kemacetan di Jl. Gatot Soebroto, simpang Semanggi, Cawang, Cililitan, Taman Mini, hingga tol Jagorawi.

Kemudian Anies dan JK juga memantau titik kemacetan di pintu tol Cikunir, Tambun, Cakung hingga tol Tanjung Priok, serta Pantai Indah Kapuk.

Adapun sejumlah pejabat yang ikut bersama JK dan Anies diantaranya, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuldjono, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. [rok]



Cuaca Hari ini Jakarta Berawan dan Hujan

Cuaca Hari ini Jakarta Berawan dan Hujan

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca sebagain wilayah DKI Jakarta berawan  Senin  (28/1/2019) pagi. Hanya Jakarta Utara dan Timur diperkirakan hujan lokal.

Sedangkan siang hari  cuaca Jakarta kembali diguyur hujan lokal hingga sedang, hanya Kepulauan Seribu yang berawan. Sedangkan malam hari wilayah Jakarta berawan

Adapun suhu sepanjang Jumat berkisar antara 23 hingga 30 derajat celcius dengan kelembaban 70 sampai 100 persen. [wll]



Sabtu, 26 Januari 2019

Hari ini Jakarta Diselimuti Hujan

Hari ini Jakarta Diselimuti Hujan

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca seluruh wilayah DKI Jakarta diguyur hujan ringan maupun lokal Minggu (27/1/2019) pagi.

Sedangkan ada siang hari  cuaca yang sama diprediksi masih menyelimuti seantero wilayah Jakarta. Sedangkan malam hari hanya Jakarta Pusat, Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu diguyur hujan lokal dan ringan. Sedangkan wilayah lainnya berawan

Adapun suhu sepanjang Jumat berkisar antara 23 hingga 28 derajat celcius dengan kelembaban 80 sampai 100 persen.



Pengemudi Ojol Nekat Tabrak Polantas Saat Razia

Pengemudi Ojol Nekat Tabrak Polantas Saat Razia

INILAHCOM, Jakarta - Kasatlantas Jakarta Utara, AKBP Agung Pitoyo membenarkan info yang tersebar lewat video dimana seorang anggota polisi lalu lintas Satlantas Jakarta Utara, Aiptu Sutopo, menjadi korban tabrakan oleh seorang pengendara ojek online saat menggelar razia di Jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (26/1/2019).

Agung menyatakan, insiden berawal ketika Aiptu Sutopo melihat ada seorang pengemudi ojol yang berkendara melawan arah. Melihat hal tersebut, Aiptu Sutopo pun langsung berupaya menyetopnya.

"Anggota lagi razia di jalan Yos Sudarso, di depan Honda Sunter. Ada motor yang lawan arah, dia ojol," kata Agung saat dihubungi.

Namun, saat ingin dihentikan pengemudi yang belum diketahui namanya ini justru menabrak Aiptu Sutopo.

"Disetop sama anggota malah nggak berhenti. Dia nabrak anggota saya," kata Agung.

"Sampe sesek nafas. Langsung dibawa ke rumah anggota tadi, saya suruh istirahat saja dulu. Nah untuk kondisi terkini, dia sudah siuman dan bisa diajak ngobrol," sambungnya menjelaskan kondisi Aiptu Sutopo.

Sementara itu, polisi tak melanjutkan kasus ini ke ranah hukum. Sebab, Aiptu Sutopo memilih untuk berdamai dengan pengemudi ojol yang diketahui sudah berumur itu.

"Dia (Aiptu Sutopo) memilih buat tidak melanjutkan ke ranah hukum. Alasannya ya kasihan saja, pengemudi ojolnya itu sudah lusuh, tua dan orang nggak punya. Jadi anggota lebih memilih tidak melanjutkan saja pelanggarannya," pungkas Agung.



Sempat Heroik Kisah Ojek Online Berakhir Memalukan

Sempat Heroik Kisah Ojek Online Berakhir Memalukan

INILAH.COM, Jakarta-Transportasi online, khususnya ojek online (ojol) sudah menjadi bagian dari aktivitas masyarakat perkotaan. Kisah para pengemudi ojol ini selalu menjadi perhatian masyarakat, baik yang heroik sampai yang memalukan.

Cerita soal heroik, di Jakarta, driver Ojol Deni Pamungkas punya inisiatif tinggi mengajak rekan-rekannya sesama Ojol membuat gerakan bersih ranjau paku (GBRP). Gerakan ini bertujuan untuk menekan aksi kriminalitas di jalan raya bermodus ranjau paku.

"Ranjau paku sudah sangat mencemaskan dan menjadi masalah serius bagi pengguna jalan," katannya kepada awak media, Jumat (25/1/2019).

Cerita heroik lainnya dari driver Go-Jek di Palembang, Sumatra Selatan, berhasil menyelematkan dua anak yang nyaris tenggelam di sungai. Driver Go-Jek yang dimaksud adalah Susanto. Meski sadar diri tak bisa berenang, dia tetap nekat menceburkan diri ke sungai yang bermuara di Sungai Musi tersebut.

"Saya nekat karena anak itu butuh bantuan. Saya senang akhirnya anak itu bisa selamat," katanya. Susanto mengaku sampai dua kali menyelam untuk mencari posisi bocah tersebut. Terlebih dasar sungai cukup dalam mencapai dua meter.

Upaya Susanto tak sia-sia karena berhasil menyelamatkan anak di dasar sungai dan segera ditarik ke tepi. Dia pun tak mempedulikan lagi jaket Go-Jek yang basah kuyup. Termasuk juga sepatunya yang hilang di sungai lantaran tak sempat dilepaskan.

Namun cerita heroik Ojol kembali dinodai oleh aksi memalukan mitra Ojol di Jombang, Jawa Timur bernama Yulianto (40). Mitra Ojol Grab ini dilaporkan telah melakukan tindakan pencabulan kepada penumpangnya yang merupakan perempuan berusia 14 tahun pada 22 Januari 2019.

"YT (Yulianto) kami amankan. Kasusnya ditangani di unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak)," kata Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Azi Pratas Guspitu.

Kasus asusila terjadi ketika pelaku menjemput korban di wilayah Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang Kota, sekitar pukul 18.30 WIB, Jumat (18/1/2019). Korban hendak pulang ke rumahnya di wilayah Kecamatan Peterongan, usai belajar kelompok di rumah temannya.

"Karena tidak ada yang jemput, korban pesan ojek online Grab lewat aplikasi di ponselnya," Azi mengisahkan. Saat akhirnya sang ojol Grab datang, proses berlangsung normal. Sampai akhirnya korban diajak ke sebuah tempat nongkrong dan awalnya ajakan itu ditolak.

Korban akhirnya menyetujui ajakan pelaku setelah terus dirayu. Kesempatan itu pun dimanfaatkan pelaku. Untuk laporan ke perusahaan agar terlihat sudah mengantarkan penumpang sampai tujuan, pelaku melajukan kendaraan sampai dekat rumah korban.

"Namun tidak sampai rumah korban, pelaku berhenti dan mengkonfirmasi aplikasinya, pelanggan telah sampai ke tujuan. Selanjutnya aplikasi dimatikan," Azi memaparkan.

Selanjutnya pelaku membonceng korban ke rumah kakaknya di Jalan Dr Soetomo, Kelurahan Jombatan dengan alasan mandi dahulu sebelum ngopi. Tak curiga, korban santai saja saat diajak pelaku masuk ke rumah.

Pelaku yang sudah tak sabar lantas menggiring korban masuk ke dalam kamar. Di dalam kamar itulah, pelaku melakukan tindakan asusila. Mendapat pelakuan asusila korban memberontak dan berteriak-teriak minta tolong.

"Akhirnya pelaku ketakutan dan menghentikan perbuatannya," imbuhnya. Korban segera menghubungi teman-temannya minta dijemput, dilanjutkan menghubungi petugas.



Jumat, 25 Januari 2019

Anies Gandeng IPB Atasi Permasalahan Ibukota

Anies Gandeng IPB Atasi Permasalahan Ibukota

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan bahwa peran Institut Pertanian Bogor (IPB) diharapkan dapat membantu penyelesaian masalah persediaan air bersih di Ibukota.

"Apakah IPB punya cara baru untuk persediaan air bersih atau air minum bagi kebutuhan hidup di DKI Jakarta," katanya melalui pernyataan yang dilansir Humas IPB di Bogor, Jawa Barat, Sabtu.

Sebelumnya, pada Senin (21/1), Anies bersama Rektor IPB, Arif Satria menandatangani nota kesepakatan bersama antara Pemprov DKI Jakarta dengan IPB di Balairung, Balai Kota Jakarta.

Nota kesepakatan ini berisi kerja sama pemerintah dan dunia pendidikan dalam penerapan Tri Dharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

"Bagaimana sebuah kota besar seperti DKI Jakarta kalau tidak ada air bersih, padahal air adalah kebutuhan  paling mendasar," ujarnya.

Karena itu, kata dia, pihaknya mengajak IPB untuk melihat masalah yang senyata-nyatanya dihadapi di DKI Jakarta.

"Jadi dengan kerja sama ini bukan hanya untuk mencari solusinya, akan tetapi melihat akar masalahnya apa," katanya.

Anies menambahkan DKI Jakarta juga berencana untuk mendapatkan bibit buah-buahan yang  unggul dari IPB, lalu diberikan gratis pada warga DKI Jakarta dan ditanam di pekarangan rumah.

Dengan demikian, katanya, Jakarta akan menjadi tempat tumbuhnya buah-buahan yang unggul di Indonesia.

"Mari kita manfaatkan kedekatan dan kerja sama dengan IPB ini. IPB akan membantu mengembangkan dan mengelola bidang pertanian, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang ada di DKI Jakarta dengan penuh tanggung jawab," katanya.

Anies Baswedan berharap IPB dan DKI Jakarta dapat melakukan kerja sama dan berkolaborasi dengan baik untuk merumuskan masalah bersama, mencari solusi bersama dan dikerjakan pemecahannya bersama-sama dengan benar.

Sementara itu, Rektor IPB, Arif Satria mengatakan,  kerja sama itu adalah untuk mempertajam dan mengkonkretkan berbagai gagasan sebagai kontribusi IPB dalam pembangunan bangsa, khususnya di Provinsi DKI Jakarta. [tar]



Akhir Pekan, Siang dan Dini Hari DKI Diguyur Hujan

Akhir Pekan, Siang dan Dini Hari DKI Diguyur Hujan

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca berawan akan kembali menyelimuti seluruh wilayah DKI Jakarta sepanjang Sabtu (26/1/2019) pagi.

Siang harinya, seluruh wilayah Ibukota diprediksi BMKG berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Sedangkan pada malam harinya, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan mengguyur Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Wilayah lainnya, berawan.

Pada dini hari, seluruh wilayah Jakarta kembali diprediksi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang dengan suhu berkisar antara 24 hingga 28 derajat celcius.



Disdik DKI Usut Temuan Narkoba di Sekolah Al Kamal

Disdik DKI Usut Temuan Narkoba di Sekolah Al Kamal

INILAHCOM, Jakarta - Plt Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Bowo Irianto menegaskan bakal memanggil Kepala Sekolah Al Kamal, Jakarta Barat guna menelusuri penemuan narkoba di sekolah itu beberapa waktu lalu.

"Kita akan panggil kepseknya. Minta penjelasan, kronologis, memastikan apakah TKP-nya betul ada di situ, siapa pelakunya. Apa yang bersangkutan itu sebagai pegawai sekolah situ apa bukan. Kita akan minta penjelasan," kata Bowo, Jumat (25/1/2019).

Kemudian pihaknya bakal melakukan pembinaan kepada Sekolah Al Kamal agar hal tersebut tidak terulang kembali.

"Kita akan melihat pembinaannya ke sekolahnya untuk memastikan agar peserta didik lainnya, dipastikan tidak terimbas dalam penggunaaan narkoba ini," pungkasnya.

Sebelumnya, Polsek Kembangan meringkus tiga kurir narkoba berinisial AN, DL dan CP di sebuah ruangan yang ada di laboratorium Sekolah Al Kamal, Jakarta Barat, Jumat (11/1/2019) lalu.  

Ditemukan enam paket sabu seberat 355,56 gram dan obat-obatan psikotropika golongan IV dan obat daftar G total sebanyak 7.910 tablet. [ton]



Kamis, 24 Januari 2019

SDA DKI Klaim Penanganan Banjir Semakin Baik

SDA DKI Klaim Penanganan Banjir Semakin Baik

INILAHCOM, Jakarta - Hujan kembali mengguyur wilayah Jakarta Jumat (25/1/2019) pagi. Sesuai data dari Badan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta, terjadi sejumlah genangan.

Di antaranya di wilayah Jakarta Barat di Jl. Pancoran Pinangsia, Jl. Pintu Besar Selatan, Jl.Kunir,  Jl. Kemuning, Jl. Peta Utara, dan Jl. Mayar Tegal Alur. Sementara itu di Jakarta Utara, terjadi genangan pada Jl. Gedong Panjang. Rata-rata ketinggian air di lokasi tersebut dari 5 hingga 15 centi meter.

Sementara itu Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Teguh Hendarwan menegaskan meski ada genangan disaat musim penghujan, namun ia mengklaim proses penangangan banjir di Jakarta kian membaik.

"Tadi pagi informasi yang kita peroleh ada 19 titik dan yang terbanyak itu di wilayah timur kemudian selatan barat utara, kalo pusat masih aman," kata Teguh kepada wartawan.

Teguh menekankan yang jelas saat ini adalah program strategis daerah terkait banjir dan genangan di Jakarta merupakan program yang berlanjut, rutin, dan berkesinambungan. Jadi sudah terprogramkan baik jangka pendek, menengah, panjang.

"Jakarta sampai saat ini masih aman, meskipun memang ada 19 titik lokasi yang terdampak genangan tapi dalam proses sekitar 1 jam itu semua bisa surut, apalagi begitu hujan mulai reda," pungkasnya. [rok]
 



Jumat Siang, Jaksel-Jaktim Diprediksi Hujan Lokal

Jumat Siang, Jaksel-Jaktim Diprediksi Hujan Lokal

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca seluruh wilayah DKI Jakarta dalam keadaan berawan sepanjang Jumat (25/1/2019) pagi.

Namun pada siang harinya, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur bakal diguyur hujan lokal. Sementara, wilayah lainnya diprediksi konsisten berawan.

Malam harinya, seluruh wilayah Ibukota diprediksi cerah berawan. Pada dini hari, Kepulauan Seribu berpotensi diguyur hujan ringan.

Adapun suhu sepanjang Jumat berkisar antara 23 hingga 29 derajat celcius dengan kelembaban 80 sampai 100 persen.



Anies Ingatkan Sikap Disiplin ke Peserta OK-OCE

Anies Ingatkan Sikap Disiplin ke Peserta OK-OCE

INILAHCOM,Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyapa peserta program OK-OCE di Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Jakarta Selatan, Kamis (24/1/2019).

Momen pertemuan beserta peserta OK-OCE ini dibagikan Anies melalui unggahan fitur Instagram Story. Dalam unggahan akun @aniesbaswedan, tampak dirinya menyapa para peserta program yang digagas oleh dirinya bersama mantan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno itu.

Anies dengan sabar menerima ajakan swafoto dari para peserta yang hadir. Tak hanya menyapa peserta program OK-OCE, mantan Mendikbud ini juga mengingatkan pentingnya sikap disiplin kepada mereka.

"Konsistensi, kedisiplinan karena begitu sampai pada manajemen, teman-teman yang namanya kedisiplinan itu penting sekali. Kalau kita punya itu, Insya Allah semuanya akan jauh lebih mudah," ujar Anies dalam video unggahannya itu.

Dalam unggahan story yang menyebut akun @layananjakarta itu,  Anies menuliskan keterangan, "Menyapa peserta #OKOCE meet-up."



Pemprov DKI Berniat Buat UMKM Food Street Pulau D

Pemprov DKI Berniat Buat UMKM Food Street Pulau D

INILAHCOM, Jakarta - Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Saefullah mengatakan jika nanti usaha para pedagang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di area Food Street Pulau D reklamasi bergairah, Pemprov berencana lakukan pengembangan.

Menurutnya, kawasan bisnis di Pulau D bisa dikembangkan bukan hanya bisnis kuliner, tetapi juga bisnis pakaian, elektronik, dan lainnya.

"Setelah rapi, kelihatan bisnis UMKM-nya ini pengunjungnya ada, mereka bergairah, nah nanti baru kita arahkan lain-lain, macam-macamlah," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (24/1/2019).

Soal izin usaha area Food Street itu, Saefullah menyebut bisa diurus sambil bisnis itu berjalan.

"Bisa sambil jalan," ujarnya.



Pemprov DKI Bina dan Awasi Pedagang UMKM Pulau D

Pemprov DKI Bina dan Awasi Pedagang UMKM Pulau D

INILAHCOM, Jakarta - Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Saefullah mengatakan kedepan pihaknya akan membina para pedagang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berdagang di area Food Street di Pulau D hasil reklamasi atau kawasan Pantai Maju.

"(Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (KUMKMP) membina ya. Kalau bina itu kan ada pembinaan, penataan, ada kontrol makanan," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (24/1/2019).

Menurutnyan Pemprov DKI harus memastikan keamanan semua makanan dan minuman yang dijual di Food Street Pulau D.

"Jangan sampai mengandung macam-macam, pengawet, pewarna, itu kan berbahaya. Itu nanti dikontrol," tandasnya.



Anies Belum Niat Bertemu Ahok

Anies Belum Niat Bertemu Ahok

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku pasca bebasnya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, ia belum punya rencana untuk temui mantan suami Veronica Tan itu.

"Belum ada (rencana bertemu)," kata Anies di Balai Kota, Kamis (24/1/2019).

Sebagai penerus Ahok di Balai Kota, Anies juga mengucapkan selamat untuk Ahok karena kini bisa menghirup udara bebas. Dia mengatakan siap melayani Ahok sebagai warga DKI Jakarta.

"Selamat berkumpul kembali dengan keluarga," katanya.

Diketahui, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah bebas usai menjalani masa tahanan di Mako Brimob. Ahok dipidana dalam kasus penistaan agama.

Ahok bebas usai ditahan di Mako Brimob selama 1 tahun 8 bulan 15 hari. Dia bebas usai ditahan sejak 9 Mei 2017.



Pencabulan Terulang, Grab Didesak Benahi Sistem

Pencabulan Terulang, Grab Didesak Benahi Sistem

INILAH.COM, Jakarta - Grab Indonesia kembali menuai kritik usai kasus pencabulan terhadap seorang siswi berusia 14 tahun yang dilakukan oleh Yulianto, pengemudi Grab. Perihal itu Grab Indonesia didesak benahi sistem.

Kelompok yang aktif menyuarakan anti kekerasan dan pelecehan seksual, Hollaback! Jakarta menilai, perlakuan kriminal pengemudi Grab merupakan bukti aplikator asal Malaysia itu tidak serius membenahi layanan terhadap konsumen. Padahal sudah beberapa kali terjadi.

"Saya melihat Grab tidak memberikan langkah konkrit yang tepat dan tidak serius membenahi sistem yang mengawasi perilaku pengemudinya," kata Co Director Hollaback! Jakarta, Anindya Restuviani, di Jakarta, Kamis (24/1/2019).

Perempuan yang akrab disapa Vivi itu mengapresiasi pihak kepolisian yang sudah menangkap Yulianto (40 tahun), mitra driver Grab yang diduga mencabuli penumpangnya berusia 14 tahun di Jombang, Jawa Timur.

Menurutnya, peristiwa pelecehan driver Grab di Jombang itu menimbulkan kerisauan dan menambah catatan buruk bagi Grab Indonesia dalam menangani pelecehan seksual terhadap penumpang perempuan.

"Saya sangat khawatir atas kejadian ini. Saya mengamati mindset Grab Indonesia cenderung tidak peka menangani pelecehan seksual driver-nya kepada perempuan. Contohnya penanganan Grab ketika ingin mempertemukan korban pelecehan seksual dengan pelaku yang merupakan mitranya," sesalnya.

Kasus dimaksud terjadi pada Oktober 2018. Terindikasi kuat sebagai langkah manajemen GRAB yang tidak ingin kasus tersebut tidak diproses oleh kepolisian.

Vivi mendesak Grab Indonesia untuk perbaiki sistem perekrutan mitra pengemudi yang menganalisa psikologi dan jejak rekam calon mitra driver. Sebab, pencabulan yang dilakukan mitra Grab dapat menimbulkan trauma bagi korban.

Senada dengan Vivi, Anggota Komisi Ombudsman RI, Alvin Lie juga mengapresiasi kepolisian Jombang yang sudah meringkus Yulianto, driver ojek online GRAB yang diduga mencabuli penumpangnya itu.

"Ini adalah tindakan pidana murni karena melecehkan wanita. Tindakan polisi sudah tepat karena segera menangkap tersangka," ujarnya.

Konselor Yayasan Pulih, Wawan Suwandi, menghimbau keluarga terdekat mendampingi korban agar mempercepat proses pemulihan trauma.

"Kami juga menghimbau GRAB meng-up grade sistem keamanan agar pelecehan seksual kepada perempuan tidak terulang lagi," katanya.



Ahok Bebas, Anies: Selamat Bertemu Keluarga

Ahok Bebas, Anies: Selamat Bertemu Keluarga

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ikut mengomentari bebasnya mantan gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Anies menyampaikan selamat untuk mantan napi kasus penistaan agama itu.

"Selamat berkumpul kembali dengan keluarga," katanya.

Ia menyatakan pemerintah provinsi DKI kini memiliki kewajiban untuk memfasilitasi seluruh warga.

"Dan dari temen-temen DKI Jakarta, memiliki kewajiban untuk memfasilitasi setiap warga dengan hak-haknya," ujar Anies.

Diketahui, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah bebas usai menjalani masa tahanan di Mako Brimob. Ahok dipidana dalam kasus penistaan agama.



Rabu, 23 Januari 2019

Ahok Bebas, Lulung: Bersyukur Sama Tuhan

Ahok Bebas, Lulung: Bersyukur Sama Tuhan

INILAHCOM, Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok telah resmi bebas dari Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat pada Kamis (24/1/2019) pagi.

Menanggapi hal itu, Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Abraham Lunggana atau biasa disapa Haji Lulung pun menyambut baik dan bersyukur.

"Bersyukur sama Tuhan, Ahok sudah menjalankan hukumannya dengan baik, dapat potongan remisi sesuai dengan aturan. Ya semoga sehat-sehat lah," kata Haji Lulung, Kamis (24/1/2019).

Di sisi lain, Lulung yang diketahui  beberapa waktu lalu diketahui berseberangan pendapat dengan Ahok mengaku ingin bertemu dengan Ahok.

"Ya susah nyarinya ya, silaturahminya di mana. Kepengin (ketemu) sama dia (Ahok). Ia lah kita bersahabat. Itu kontroversi di media dan kebijakan kan wajar," tuturnya. [ton]



Inilah Prakiraan Cuaca Ibukota Hari Ini

Inilah Prakiraan Cuaca Ibukota Hari Ini

INILAHCOM, Jakarta - BMKG memprakirakan cuaca Ibukota pagi ini, Kamis (24/1/2019) berawan.

Pada siang hari, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan akan terjadi di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur dan Utara. Sedangkan wilayah lainnya berwan.

Pada malam hari, seluruh wilayah Ibukota kembali diprediksi berawan.

Namun pada dini hari, cuaca Ibukota diprediksi akan turun hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. [fad]



PKS-Gerindra Bahas Indikator Fit and Proper Test

PKS-Gerindra Bahas Indikator Fit and Proper Test

INILAHCOM, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra menggelar rapat internal membahas pesoalan wakil gubernur DKI Jakarta.

Pimpinan Partai Pengusung Wagub DKI dan Panelis Rapat Tertutup, Salah satu dari hasil pertemuan tersebut kedua partai tersebut sepakat bakal mengerucutkan dua nama sebagai calon wakil gubernur kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 11 Februari 2019 mendatang.

Mengingat saat ini ada tiga cawagub yang diusung PKS yakni Abdurrahman Suahaimi, Agung Yulianto, dan Ahmad Syaikhu.

"Baru selesai menyusun indikator-indikator akan kita dalami. Tentang integritas, rekam jejak, pengetahuan tentang RPJMD, dan kinerja sinergi dengan Gubernur" Kata Wakil Ketua DPD Parta Gerindra Syarif,  Rabu (23/1/2018).

Kemudian pihaknya bakal melalukan  fit and proper test terhadap para cawagub kemudian memberikan skor ke para kandidat. Adapun panelisnya yang diutus dari PKS Prof. Dr. Eko Prasojo, Mantan Wakil Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Dosen UNJ Ubedillah Badrun, S.Pd, M.Si.

Sedangkan Gerindra Peneliti Senior  LIPI Prof. Dr. Siti Zuhro dan Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Syarief.

"Masih harus dikonsultasikan dengan partai lagi adalah jadwal untuk konsultasi bukan konsultasi. Kita menyebutnya diskusi dengan gubernur anies, masih tentatif jadwal," pungkasnya.