INILAHCOM, Jakarta - Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengklaim kualitas udara di sejumlah titik ibu kota semakin baik, pasca diterapkannya uji coba perluasan ganjil-genap selama sepekan ini.
Kepala Dinas LH Andono Warih mengatakan, hal ini diketahui berdasarkan pemantauan kualitas udara di dua titik Stasiun Pemantauan Kualitas Udara (SPKU).
“Setelah uji coba ganjil-genap selama satu minggu kemarin untuk Stasiun Bundaran HI terjadi penurunan 18,9 persen dan untuk Stasiun Kelapa Gading terjadi penurunan 13,51 persen," kata Andono di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (20/8/2019).
Ia menambahkan, sebelum dilakukannya uji coba perluasan ganjil-genap, rata-rata nilai kualitas udaranya mencapai 63,29 persen.
“Seminggu setelah penerapan uji coba ganjil-genap atau menunjukkan rata-rata nilai 51,29. Sehingga, ada penurunan dengan rata-rata 18,9 persen,” ujarnya.
Ia pun mengharapkan agar penerapan ganjil-genap yang diperluas wilayahnya oleh Pemprov DKI ini semakin memperbaiki kualitas udara di Jakarta.
“Untuk di kawasan Stasiun Kelapa Gading juga terpantau ada perbaikan kualitas udara. Sebelum uji coba ganjil-genap, rata-rata nilainya 56,06. Setelahnya mencapai 48,48 persen, ada penurunan sebesar 13,51 persen,” tandasnya. [adc]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar