INILAHCOM, Depok - Pemerintah Kota Depok di bawah kepemimpinan Idris Abdul Shomad sudah berjalan empat tahun. Dalam kurun waktu tersebut ada beberapa dari 10 janji politik saat kampanye Idris di pilkada 2015 yang belum direalisasikan.
Di antaranya, pengadaan 1000 kios dan los secara cuma-cuma kepada 1000 pedagang.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Cisalak, Sutisna membenarkan hal tersebut. Sebanyak 1000 kios dan los gratis yang dijanjikan akan dibagikan kepada 1000 pedagang belum diwujudkan.
"Pak Wali Kota sampai sekarang belum menunaikan janji kampanye politiknya itu," ujar Sutisna saat dikonfirmasi, Minggu (22/12/2019).
Dia mengungkapkan banyak pedagang yang bertanya kepadanya tentang 1000 kios dan los gratis yang dijanjikan Idris. "Ya, kita jelaskan bahwa kios dan los gratis yang dijanjikan Pak Wali Kota, belum ada," tuturnya.
Selain itu, warga juga menagih janji Wali Kota Idris terkait layanan kesehatan 24 jam di Kota Depok. Hingga sekarang puskesmas-puskesmas di sana belum beroperasi penuh melayani masyarakat dalam 24 jam.
Mereka juga meminta Idris segera merealisasikan program unggulan yang dijanjikan sehingga hasil kepemimpinannya dapat dirasakan masyarakat Kota Depok.
"Kami menanyakan keseriusan realisasi program unggulan Idris soal 1000 kios dan los gratis, layanan kesehatan 24 jam puskesmas, alun-alun dan lainnya saat kampanye 2015, " ujar Satria.
Warga Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, itu menilai wali kota sekarang tidak ada bedanya dari wali kota sebelumnya. "Tidak merasakan perbedaan apa-apa dengan wali kota yang baru, tidak ada gebrakan," katanya.
Anggota Komisi A DPRD Kota Depok Nurhasim mengatakan, empat tahun masa kepemimpinan Idris sebagai Wali Kota Depok belum memperlihatkan jati diri serta menjadi pusat perhatian masyarakat.
"Apalagi banyak masyarakat berharap akan kepemimpinan Idris dapat membawa perubahan di Kota Depok, termasuk janji-janji politiknya," katanya.
"Belum ada gebrakan baru dari segi pelayanan. Kalau ada, sampaikan ke masyarakat secara luas agar diketahui dan dimanfaatkan, " tambah Nurhasim.
Sementara itu, Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad mengakui kinerja dia dalam empat tahun memimpin Kota Depok belum memuaskan publik. "Insya Allah Tahun Anggaran (TA) 2021 program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) selesai 100%," kilahnya.
Masa kepemimpinan Idris masih sisa sekitar satu tahun (2016-2021). "Jadi yang kegiatannya belum selesai akan dibahas, dikuatkan di musrembang 2021 pada Januari 2020," jelasnya.
Terkait pengadaan 1000 kios dan los gratis yang belum direalisasikan, kata Idris, akan diselesaikan 2019. "Silahkan, detailnya tanyakan ke Dinas dan UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah)," ujarnya. [yha]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar