INILAHCOM, Jakarta - Andrew Budikusuma korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal di dalam Bus Transjakarta akhirnya melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polda Metro Jaya.
Andrew mengaku pada awalnya ingin membiarkan kasus ini berlalu dan tidak berniat membuat laporan. Tapi, langkah ini diambil untuk memenuhi permintaan pihak Transjakarta yang menyarankan Andrew melakukan laporan ke pilhak kepolisian.
"Awalnya saya kan pasrahin saja kan. Kemudian menghubungi hotline di Transjakarta soal rekaman pengeroyokan di Senayan JCC. Saya beri tahu detailnya, lalu disuruh bikin laporan. Dari trans ada rekamnnya, karena saya nggak inget nopol dan petugasnya," jelasnya.
Untuk melapor ke Polda, Andrew mengaku membawa barang bukti berupa hasil pemeriksaan atau visum dari Rumah Sakit.
"Buktinya visum sama bukti saya berobat di hari Jumat. Rekaman CCTV belum katanya dari pihak berwenang yang mau urus. Hasil visum belum keluar," katanya.
Andrew pun berharap Polda Metro dapat menindaklanjuti kasus ini untuk mengetahui apa motif pengeroyokan oleh empat orang ini.
"Harapannya bisa ditangkap ya. Dan semoga tau motifnya. Saya pikir awalnya mabok tapi nggak kecium bau alkoholnya, jadi alasannya apa? Apa maksudnya? Beberapa teman saya ada yang bilang ini korban sakit hati. Saya ingin tahu motifnya dulu dan apa yang bisa mereka pertanggubgjawabkan," jelasnya.
Selain mencari motif, Polisi juga diharapkan dapat menangkap pelaku dan membuat pelaku meminta maaf ke keluarga Andrew yang berada di luar Jakarta.
"Kalau dari ortu ya pengennya damai aja. Kalau dari saya mereka harus tanggungjawab, minta maaf sama keluarga saya juga. Karena keluarga saya panik karena di luar Jakarta," jelasnya.[jat]
Selasa, 30 Agustus 2016
Dikeroyok di Bus Transjakarta, Andrew Lapor Polisi
Dikeroyok di Bus Transjakarta, Andrew Lapor Polisi

Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar