INILAHCOM, Jakarta - Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Jakarta Pusat mengimbau kadernya di daerah khususnya di DKI Jakarta, agar memilih pemimpin bukan hanya sekadar pemimpin biasa tapi pemimpin yang bersih, cerdas dan santun.
“Bersih dalam menjalankan kebijakan, cerdas dalam menyelesaikan masalah di Jakarta, dan santun dalam berbicara dan bersikap,” ungkap Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Jakarta Pusat R. Panji Purboyo, saat acara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-71, sekaligus halal bihalal sesama kader, di Gedung Pramuka Jalan Diponogoro, No 26, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (27/8/2016).
Ia mengungkapkan, ada beberapa kandidat calon gubernur yang masuk radar Pemuda Pancasila Jakarta Pusat. Di antaranya, Sandiaga Uno, Budi Waseso serta Yusril Izha Mahendra. “Sepak terjang beliau-beliau ini sudah tidak kita ragukan lagi dalam memimpin sebuah institusi,” kata Panji, seperti terungkap dalam keterangan tertulisnya.
Ia berharap imbauan ini dapat dilaksanakan dengan baik oleh seluruh kader Pemuda Pancasila di DKI Jakarta terutama di Jakarta Pusat.
Ia menilai, dalam perkembangan politik saat ini terasa semakin terkikisnya makna dari nilai-nilai sila ke-4 dalam Pancasila. Akibatnya dapat terpecahnya suku ras dan agama kaerna menggunakan metode one man one vote dan menyebabkan pemenang pemilu tidak memiliki kapasitas sebagai pemimpin.
Panji juga memaparkan, dalam memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 71, sebagai kader Pemuda Pancasila, sudah selayaknya menghargai jasa dan pengorbanan para veteran yang sudah merebut dan membela negara untuk kemerdekaan.
“Oleh sebab itu kita patut menghargai jasa-jasa mereka. Dalam era globalisasi ini Pemuda Pancasila dituntut tetap memiliki rasa nasionalisme dan cinta tanah air, untuk terus mengawal bangsa dan negara, sesuai dengan bingkai Pancasila,” jelasnya. [*]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar