INILAHCOM, Jakarta - Sampai kini, polisi belum juga mengungkap siapa orang di balik tewasnya mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Akseyna Ahad Dori (19). Padahal, pembunuhan Akseyna sudah terjadi di tahun 2015 lalu.
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochammad Iriawan, meminta waktu kepada masyarakat perihal penyelesaian kasus Akseyna. Ia berjanji akan mempelajari kasus tersebut agar cepat terungkap sesuai data.
"Saya minta waktu karena kan ritme pekerjaan luar biasa. Jadi kami minta waktu untuk kami gelar, mempelajari kembali kasus terungkap atas data," kata Iriawan, Jum'at (30/9/2016).
Iriawan beralasan, Polda Metro Jaya saat ini tidak hanya tertuju kepada penyelesaian kasus Akseyna. Apalagi, DKI sebentar lagi akan melangsungkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
"Jadi mohon waktu ya, karena banyak yang harus kami jaga di Jakarta ini. Belum sebentar lagi memasuk fase kampanye, persiapan pencalonan Pilkada," kata dia.
Meski demikian, mantan Kadiv Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri itu menegaskan kasus Akseyna akan tetap dilanjutkan.
"Pasti lah (tetap dilanjutkan)," ujarnya.
Akseyna mahasiswa Biologi, Fakultas MIPA UI ditemukan tewas mengambang di danau Kenanga, Universitas Indonesia (UI), pada Kamis (26/03/2015). Dari dalam tas, ditemukan lima buah batu konblok yang diduga digunakan untuk menenggelamkan korban. [ton]
Jumat, 30 September 2016
Kapolda Metro Janji Tetap Lanjutkan Kasus Akseyna
Kapolda Metro Janji Tetap Lanjutkan Kasus Akseyna

Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar