INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengatakan spanduk reklame salah satu provider telepon genggam yang memuat simbol palu-arit di Lenteng Agung sudah diturunkan.
"Sekarang sudah dicopot. Sudah kita minta Pemkot untuk dicopot," kata Awi di Mapolda Metro Jaya, Senin (3/10/2016).
Awi menyampaikan awalnya informasi adanya spanduk reklame yang menampilkan gambar palu arit diterima salah seorang personel Polres Metro Jakarta Selatan.
"Menyikapi laporan itu, polisi langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Jakarta Selatan untuk melakukan pencopotan," jelasnya.
Awi menjelaskan, selanjutnya polisi akan memeriksa sejumlah pihak. Diantranya perusahaan pemilik papan reklame guna mengetahui alasan memasukkan gambar palu arit di dalam spanduk reklame.
"Kami akan melakukan pemeriksaan, ada unsur kesengajaan atau tidak. Kita lihat di bannernya itu ada gambar-gambar revolusi, terus palu arit," tandasnya.
Sebelumnya sebuah spanduk reklame perusahaan telekomunikasi Indosat Ooredoo di Lenteng Agung dekat kampus Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP), Jakarta Selatan diketahui menampilkan gambar iklan berbentuk kepala manusia dengan simbol palu arit. Selain gambar palu arit, spanduk reklame itu juga menampilkan gambar bendera Uni Soviet.[jat]
Senin, 03 Oktober 2016
Polisi Copot Reklame Indosat Berkonten PKI
Polisi Copot Reklame Indosat Berkonten PKI

Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar