INILAHCOM, Jakarta - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Pusat, Arif Bawono mengungkapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di wilayahnya berkurang sebanyak 10.000 orang dari Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4).
"Ketika kami terima DP4, awalnya data 800 ribu orang, ketika kroscek door to door ke lapangan, kami temukan kasus itu (jumlah berkurang)," kata Arif, Selasa (6/12/2016).
Menurut Arif, ada dua hal yang menyebabkan hal tersebut. Yakni, masih tercantum data yang belum diperbaharui dan adanya data ganda pemilih.
"Ternyata ada pemilih kami yang punya data 2 atau 3 yang ganda, karena itu kami melakukan penyaringan," tuturnya.
Arif menambahkan, saat ini total jumlah DPT di Jakarta Pusat sebanyak 747.152 orang, dengan rincian sebagai berikut:
67.734 jiwa di Kecamatan Gambir,
90.332 jiwa di Kecamatan Sawah Besar,
163.867 jiwa di Kecamatan Kemayoran,
89.258 jiwa di Kecamatan Senen,
65.388 jiwa di Kecamatan Cempaka Putih, 64.323 jiwa di Kecamatan Menteng, 114.064 jiwa di Kecamatan Tanah Abang, 92.186 jiwa di Kecamatan Johar Baru. [ton]
Selasa, 06 Desember 2016
Ini Penyebab DPT Jakpus Menyusut
Ini Penyebab DPT Jakpus Menyusut

Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar