Laman

Senin, 02 Januari 2017

Menyesal, Pelaku Rampok Pulomas Minta Ditembak

Menyesal, Pelaku Rampok Pulomas Minta Ditembak

INILAHCOM, Jakarta - Penyesalan mendalam datang dari salah satu pelaku perampokan disertai pembunuhan sadis di Pulomas, Jakarta Timur.

Erwin Situmorang, salah satu pelaku mengaku siap mati sebagai bentuk penyesalannya atas meninggalnya enam orang korban perampokannya.

"Dia (Erwin) bilang, 'pak (polisi) lebih baik saya ditembak saja sampai meninggal,'" kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Senin (2/1/2017).

Erwin merupakan satu dari empat bandit yang menggarong dan menyekap sebelas orang di rumah Dodi. Erwin, kata Argo, tak menyangka jika sebelas korban orang yang dia paksa masuk ke kamar mandi, enam di antaranya meninggal dunia.

"Dari hasil interogasi kemarin kebetulan yang terjadi di Pulomas, ruangan yang terdekat adalah kamar mandi. Dan dia (Erwin) tidak menyangka ada korban meninggal," ungkapnya.

Kepada petugas, Erwin mengatakan selama merampok bersama komplotannya di berbagai tempat, belum pernah ada korban yang meninggal dunia.

"Karena selama dia melakukan aksinya malang melintang di perampokan dia belum pernah melukai korban dan ada yang meninggal," kata Argo.

Saat ini, Erwin masih menjalani perawatan di Rumah Sakit, Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, setelah kena tembakan timah panas.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar