Laman

Senin, 02 Januari 2017

Polisi Kesulitan Identifikasi 20 Korban Zahro

Polisi Kesulitan Identifikasi 20 Korban Zahro

INILAHCOM, Jakarta - Proses identifikasi terhadap 20 korban meninggal terbakarnya Kapal Motor Zahro Express di perairan Teluk Jakarta mengalami hambatan.

Wakil Kepala Rumah Sakit RS Polri Kombes Pol Musyafak mengatakan, kondisi puluhan korban yang hangus terbakar di seluruh bagian tubuhnya menyulitkan proses identifikasi.

“Kondisi terbakar 100 persen," kata Musyafak di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (2/1/2017).

Meski demikian, tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri masih terus mencari informasi ciri-ciri, rekam medis dari pihak keluarga yang ingin mengetahui identitas korban.

Musyafak menerangkan, proses identifikasi berupa pemeriksaan post mortem telah dilakukan dengan mengumpulkan data sidik jari, DNA dan struktur gigi dari para korban.

Sedangkan pemeriksaan lainnya, yakni ante mortem, bisa dilihat dari ciri-ciri fisik melalui pakaian serta aksesori terakhir yang digunakan para korban dalam kejadian tersebut.

"Kedua sidik jari dan pengambilan sampel DNA. Termasuk pemeriksaan properti. Barang kali masih ada sisa-sisa pakaian yang melekat di tubuh," ujarnya.

Musyafak mengatakan, dari 22 korban tewas yang diserahkan kemarin, Minggu 1 Januari 2017, dua di antaranya sudah teridentifikasi dan diambil oleh perwakilan keluarga.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar