Laman

Rabu, 31 Januari 2018

Alasan Sandi Dukung Polisi Bongkar Kasus Reklamasi

Alasan Sandi Dukung Polisi Bongkar Kasus Reklamasi

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyatakan siapa membantu Polda Metro Jaya mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dalam proyek reklamasi Teluk Jakarta.

Hal ini disampaikan dia menyusul Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya ikut memanggil Kadishub DKI Jakarta, Andri Yansyah guna dimintai keterangannya sebagai saksi soal dugaan kasus korupsi proyek reklamasi  Teluk Jakarta.

"Apa yang diperlukan kepolisian dan kita suport apa yang diinisiasi oleh temen temean polda, untuk membuka rasa keadilan di masyarakat," ucap Sandi, di Balai Kota DKI, Kamis (1/2/2018).

Sandi pun telah meminta Andri Yansyah agar bertindak kooperatif apabila mengikuti proses pemeriksaan pihak kepolosian.  

"Saya udah sampaikan ke pak andri untuk kooperatif dan terus membantu tugas tugas kepolisian," tutupnya. [rok]



Sandi Terima Laporan Dugaan Prostitusi di 4Play

Sandi Terima Laporan Dugaan Prostitusi di 4Play

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku mendapat laporan dari Kepala Dinas Parowisata dan Kebudayaan Tinia Budiarti soal adanya dugaan praktik prostitusi di Hotel dan Griya Pijat Alexis yang telah berganti nama menjadi 4Play.

"Ini yang tadi dilaporkan juga oleh bu tinia dan kita akan tegas, kalau adda pelanggaran lagi kita akan berikan teguran dan surat oeringatan dan kita akan ikuti proses," ujar Sandi, Kamis (1/2/2018).

Sandi menegaskan pihaknya bakal menindak tegas 4Play apabila terbukti melakukan praktik prostitusi.

"Ya kita proses karena itu ada tahapannya, tahapan peringatan surat oeringatan dan e kalau terus melanggar an melewati batasnya ya tentu kita tidak segan mencabut izinnya," tutupnya. [rok]



Siang Ini Sebagian Jakarta Diprediksi Hujan

Siang Ini Sebagian Jakarta Diprediksi Hujan

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian wilayah DKI Jakarta pada Kamis (1/2/2018) pagi berawan.

Hanya Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu pada pagi hari diprediksi hujan lokal.

Sedangkan pada siang hari, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur hujan lokal dan ringan

Sementara Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu yang pada siang hari berawan.

Paada malam hari, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu cerah berawan.

Suhu rata-rata di ibukota sepanjang hari ini berkisar antara 23 hingga 32 derajat celcius dengan kelembaban antara 65 hngga 95 persen. [ind]







 



Mobil Toyota Avanza Terbakar di Tol Arah Cawang

Mobil Toyota Avanza Terbakar di Tol Arah Cawang

INILAHCOM, Jakarta - Sebuah mobil Toyota Avanza F 1304 NE terbakr di Tol Pedati arah Cawang, Jakarta, Kamis (1/2/2018).

Petugas kepolisian pun langsung turun tangan menangani kejadian itu. Mobil pun langsung dievakuasi ke jalur sebelah kiri guna mencegah kemacetan.

Belum diketahui dengan pasti penyebab mobil terbakar dan berapa kerugiannya. Yang pasti, saat ini dalam penanganan petugas.

"Mobil Avanza F 1304 NE terbakar di KM 02.600B tol Pedati arah Cawang, sudah dalam penanganan petugas," tulis @TMCPoldaMetro dalam akun twitternya. [ind]



8000 Orang Diprediksi Saksikan Gerhana Bulan

8000 Orang Diprediksi Saksikan Gerhana Bulan

INILAHCOM, Jakarta - Sekitar 8000 orang diperkirakan bakal memenuhi Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (31/1/2018).

Adapun kedatangan mereka guna menyaksikan fenomena Gerhana Bulan Total. Hal ini disampaikan Kepala Satuan Pelaksana Teknis Pertunjukan dan Publikasi Unit Pengelola Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki, Eko Wahyu Wibowo.

"7060 update tadi pagi. Kami perkirakan yang datang bisa sampai 8.000 orang," ucap Eko.

Menurut dia, para pengunjung dapat menyaksikan fenomena Gerhana Bulan Total lewat teleskop yang disediakan di Taman Ismail Marzuki.

"Kami sudah siap kalau cuaca cerah, mendung atau hujan. Kalau mendung kami akan streaming di plaza. Tapi kalau hujan, kami pindahkan ke ruangan yang kapasitasnya hanya sekitar 1.000 orang saja. Kalau cerah dan ada masyarakat yang gak kebagian teleskop, bisa juga melihat streaming di sini. Gambarnya sama saja," tandasnya.[jat]



DPRD Soroti Lahan Hijau di Pluit untuk Komersil

DPRD Soroti Lahan Hijau di Pluit untuk Komersil

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengaku ikut menyoroti rencana pembangunan gedung komersial di Jl Pluit Karang Indah Timur.

Pasalnya, kawasan tersebut berdiri di atas lahan hijau sepanjang kurang lebih 1 kilometer.

Karena itu Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah Perdagangan (KUMKMP) diminta tidak asal merubah peruntukan karena dapat menyalahi peraturan.

"Perubahan peruntukan harus kita lihat rencana detail tata ruang (RDTR)nya. Kalau memang awalnya ruang terbuka hijau (RTH) pasti tidak bisa dirubah menjadi kawasan komersil," ujarnya, Rabu (31/1).

Rencana detail tata ruang (RDTR) mengikat program kerja dinas terkait di Pemprov DKI Jakarta. Termasuk peruntukan lahan bagi ruang terbuka hijau, maupun UKM, tetap harus mengacu pada RDTR tersebut.

"Apapun peruntukannya, baik itu lokasi komersi maupun UKM dan lainnya, tetap harus mengacu pada peraturan hukum yang ada," katanya.

Warga yang tergabung dalam RW 12, 14 dan 15 Kelurahan Pluit Penjaringan Jakarta Utara berserta para mantan pemulung di kawasan itu menolak dengan tegas, atas rencana pembangunan gedung komersial di Jalan Pluit Karang Indah Timur.

Para pemulung menolak pembangunan UMKM karena sebelumnya mereka dipindah dari lokasi itu untuk alasan jalur hijau.

Sebanyak 377 pemulung rela meninggalkan lokasi itu tahun 2016 lalu karena dianggap melanggar Perda. Saat ini Pemprov DKI menggusur para pemulung karena lahan akan dijadikan jalur hijau.

Namun, saat Gubernur DKI Jakarta dipimpin oleh Anies-Sandi lahan tersebut akan dijadikan bangunan untuk UMKM. Diduga ada pihak-pihak dari luar wilayah Pluit untuk mengkomersilkan lahan hijau dengan berusaha memakai nama UMKM. [ton]



Anies Akui Wacana Ganti Nama Jalan Masih Wacana

Anies Akui Wacana Ganti Nama Jalan Masih Wacana

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum memastikan soal rencana pergantian nama Jalan Mampang Raya menjadi Jalan Jenderal A. H. Nasution, lantaran masih wacana.

"Penggantian nama sejumlah jalan itu masih sebatas rencana," ujar Anies Rabu (31/1/2018).

Sebab, kata Anies, proses pergantian nama jalan butuh waktu lama. Sebab, mengacu pada Peraturan Gubernur dan Keputusan Gubernur Nomor 28 Tahun 1999 tentang Pedoman Penetapan Nama Jalan, Tanah dan Bangunan Umum di Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Sehingga dia menekankan tak langsung mengganti nama jalan tersebut.

"Kami akan mengikuti tata aturan yang ada, jadi yang kemarin muncul itu adalah usulan perubahan dari Ikatan Keluarga Nasution dan ini masih belum resmi diputuskan," tuturnya.[jat]



Anies Saksikan Gerhana Bulan Saat Hadiri HUT NU

Anies Saksikan Gerhana Bulan Saat Hadiri HUT NU

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bakal melaksanakan salat bersama di Masjid Raya KH Hasyim Asyari di Kalideres, Jakarta Barat.

Adapun hal tersebut dilakukan bersamaan dengan Hari Ulang Tahun Nahdlatul Ulama (NU) ke-92.

"Jadi begini bersamaan dengan hari ulang tahun NU di Masjid Raya Hasyim Asyari dan saya akan hadir disana," kata Anies, Rabu (31/1/2018).

Anies juga bakal menyaksikan fenomena Gerhana Bulan Total saat menghadiri  hari ulang tahun NU.

"Nanti salat di sana ikut dalam kegiatan disana itu, dan kalaupun lihatnya gerhana ya dari sana sekalian," tuturnya.[jat]



40 Saksi Diperiksa dalam Kasus Reklamasi Jakarta

40 Saksi Diperiksa dalam Kasus Reklamasi Jakarta

INILAHCOM, Jakarta - Kasubdit Sumdaling Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya AKBP Sutarmo mengatakan pihakhya terus mengusut kasus dugaan korupsi proyek reklamasi Teluk Jakarta.

Teranyar, polisi kembali memeriksa beberapa saksi dari instansi di bawah Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta. Kemarin, ada pihak Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta.

"Sementara hari ini, Rabu 31 Januari 2018 ada pihak Badan Pertanahan Nasional Jakarta Utara yang dimintai keterangan," katanya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (31/1/2018).

Ia menambahkan hingga kini ada total hampir 40 orang dimintai keterangan sebagai saksi dari beberapa instansi Pemprov DKI Jakarta seperti, Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemprov DKI Jakarta.

"Totalnya saksi sekitar 40 orang sudah diperiksa," bebernya.

Dalam proses penyelidikan dan penyidikan kasus reklamasi itu semua lembaga dan instansi baik tingkat Pemprov DKI Jakarta maupun kelembagaan yang terkait pasti akan dimintai keterangannya.

"Sesuai dengan kewenangan dan lembaga tersebut apa administasi apa tupoksi dari lembaga terkait di dalam pelaksanaan reklamasi kita akan menilai apakah ada mal administrasi penyalahgunaan wewenang. Jadi semua jelas kita lakukan pemanggilan dalam rangka itu," ujarnya.

Meski demikian ia enggan membeberkan materi pemeriksaan, sebab, hal itu bisa menghambat pemeriksaan. Sutarmo memastikan, dalam pemeriksaan saksi, penyidik menanyakan kewenangan yang mereka lakukan apakah sudah sesuai Standar Operasional Prosedur atau tidak.

"Saya jelaskan bahwa yang saya panggil pasti ada keterkaitannya. Kalau tidak ada keterkaitan, tidak ada dasar penyidik lakukan pemanggilan," ucapnya.[jat]



Fifi Terpaksa Beber Alasan Ahok Cerai ke Publik

Fifi Terpaksa Beber Alasan Ahok Cerai ke Publik

INILAHCOM, Jakarta - Adik Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Fifi Lety Indra mengatakan pihaknya terpaksa membeberkan ke publik soal alasan Ahok melayangkan cerai kepada sang istri Veronica Tan.

Hal ini dikarenakan lantaran kasus Ahok dipelintir oleh beberapa pihak bahkan mengaitkan dengan tujuan politik maupun harta gono gini.

"Itu tidak benar (politik dan harta gono gini). Siapa yang tega mempolitisasikan perceraian di dalam kehidupan beliau. Kalau untuk berpolitik saya rasa sudah lewat. Sudah terlalu lama. Juga ada tuduhan soal harta dan segala macam," kata Fifi, Rabu (31/1/2018).

Di samping itu, kata Fifi, banyak di media sosial yang terus memojokkan Ahok bersamaan dengan hembusan kabar cerai.

"Ini masalah keluarga dan sebetulnya sangat tidak enak untuk kita semua juga. Sebenarnya kami tidak ingin menyampaikan apapun karena ini masalah pribadi ya, namun kita terpaksa juga menjelaskan," tuturnya.[jat]



Respon Keluarga Soal Pembagian Harta Ahok-Vero

Respon Keluarga Soal Pembagian Harta Ahok-Vero

INILAHCOM, Jakarta - Kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Fifi Lety Indra enggan menanggapi soal mekanisme pembagian harta gono gini Ahok dan Veronica Tan bila resmi bercerai nanti.

"Kita tidak akan bahas itu," ujar Fifi, Rabu (31/1/2018).

Sementara kuasa hukum Ahok lainnya, Josefina Agatha Syukur mengatakan sidang dengan agenda mediasi dan tertutup itu ditunda hingga pekan depan lantaran tak dihadiri tergugat dalam hal ini Veronica.

"Sidang ditunda sampai nanti tanggal 7 Februari,.untuk menghadirkan tergugat, masih agenda yang sama (mediasi)," tutupnya.[jat]



Kasus Video Ricuh Pengembang Reklamasi Disetop

Kasus Video Ricuh Pengembang Reklamasi Disetop

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, kasus dugaan pencemaran nama baik atas laporan pengembang Pulau Reklamasi Teluk Jakarta, dengan tersangka W (kasus penyebaran video ricuh pula reklamasi) telah dihentikan oleh polisi.

"Sudah dicabut kok, SP3. Sejak tiga sampai empat hari yang lalu," kata Argo di Markas Polda Metro Jaya, Rabu (31/1/2018).

Dia mengatakan W sudah menyampaikan permohonan maaf kepada pelapor. Dengan dihentikannya kasus, maka W tidak lagi ditahan.

"Iya (sudah minta maaf)," kata dia.

Diketahui, W ditahan karena dilaporkan dan diduga telah melakukan pencemaran nama baik atas laporan pengembang Pulau Reklamasi Teluk Jakarta, pada 11 Desember 2017. Pelaporan dilakukan kuasa hukum pengembang, Lenny.[jat]



Selasa, 30 Januari 2018

Ada Sidang Cerai Ahok, Jakarta Diprediksi Cerah

Ada Sidang Cerai Ahok, Jakarta Diprediksi Cerah

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca cerah berawan bakal mengiringi berlangsungnya sidang perdana kasus gugatan perceraian mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan Veronica Tan pagi ini, Selasa (30/1/2018).

Adapun sidang perceraian Ahok-Veronica yang diagendakan pengecekan kehadiran akan berlangsung di Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Utara.

Siang harinya, Jakarta bakal diguyur hujan. Di Jakarta Pusat dan Jakarta Barat diprediksi diguyur hujan lokal sedangkan di Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Utara diprakirakan bakal turun hujan dengan intensitas sedang.

Hanya Kepulauan Seribu yang diprediksi cerah berawan pada siang hari. Sementara itu, malamnya wilayah ini akan turun hujan dengan intensitas sedang diikuti wilayah lainnya bakal diguyur hujan lokal hingga ringan.

Suhu sepanjang hari ini di ibukota berkisar antara 24 hingga 31 derajat celcius dengan kelembaban berkisar antara 75 hingga 90 persen. [rym]



Transjakarta Tanah Abang Disetop, Ini Alasannya

Transjakarta Tanah Abang Disetop, Ini Alasannya

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyatakan telah menghentikan sementara kebijakan Transjakarta Tanah Abang Explorer mulai hari ini Selasa (30/1/2018).

Hal ini dikarenakan adanya aksi mogok serta blokir jalan oleh para sopir angkot di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (29/1/2018) kemarin.

"Tanah Abang explorer itu kita hentikan dulu," ucap Sandi.

Meski sebanyak 15 unit bus gratis yang telah dioperasikan bersamaan dengan penutupan Jalan Jatibaru Raya dijadikan lokasi pedagang kaki lima itu, dihentikan sementara.

Namun Sandi belum memastikan kapan bakal diberlakukan kembali kebijakan Transjakarta Tanah Abang Explorer

"Kita akan terus bicarakan untuk sementara supaya kondisi kondusif," pungkasnya.[jat]



Ribuan Korban Kebakaran Krukut Butuh Makanan

Ribuan Korban Kebakaran Krukut Butuh Makanan

INILAHCOM, Jakarta - Sayap Partai PDI Perjuangan, Banteng Muda Indonesia (BMI) membantu korban bencana kebakaran di Krukut, Tamansari, Jakarta Barat.

Hal tersebut dilakukan guna meringankan beban korban kebakaran. Sebab ribuan orang mengungsi akibat rumahnya dilalap si jago merah.

"Bantuan berupa paket makanan dan keperluan rumah tangga, dan pakaian," ujar Kepala Biro Pengabdian Masyarakat BMI DKI Jakarta Leonardus Doni, Selasa (30/1/2018).

Dia juga berharap, banyak pihak ikut membantu korban bencana kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk tersebut. Lantaran masih banyak korban kebakaran membutuhkan makanan.

"Ini yang kedua kalinya, pertama saat api berhasil dipadamkan, kita langsung terjun ke lokasi kebakaran. Mungkin yang paling banyak dibutuhkan saat ini makanan," pungkasnya. [ton]



Polisi Harap Ormas Tak Mudah Terpancing Ricuh

Polisi Harap Ormas Tak Mudah Terpancing Ricuh

INILAHCOM, Jakarta - Untuk mencegah terjadinya peristiwa tawuran antar ormas seperti di Bekasi beberapa waktu lalu, Polres Metro Jakarta Pusat menggelar apel silahrurahmi bersama ormas di Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (30/1/2018).

Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Roma Hutajulu dan dihadiri oleh sejumlah ormas. Yakni, dari Pokdar Kamtibmas, Keluarga Besar Putra Putri Polri, GP Ansor, Pemuda Pancasila, FORKABI, Forum komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia,
Forum Betawi Rempug, Badan Pembina Potensi Keluarga Besar Banten, Pemuda Panca Marga, Bang Japar, dan Warga Jaya.

"Jaga sikap dan perilaku dan Jangan bertindak arogan," kata Roma, kepada para anggota ormas.

Roma pun meminta para anggota ormas tidak mudah terpancing emosi dengan tulisan di media sosial dan tetap mengedepankan logika dalam menghadapi suatu persoalan.

"Percayakan upaya penegakkan hukum kepada kepolisian agar tidak terjadinya main hakim sendiri," pungkasnya. [ton]



Ini Saran Polisi ke Pemprov DKI soal Becak

Ini Saran Polisi ke Pemprov DKI soal Becak

INILAHCOM, Jakarta - Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra mengatakan wacana Wagub DKI Sandiaga Uno yang hendak melatih para tukang becak mengayuh, tidak perlu dilakukan.

Sandi disarankan mengutamakan untuk memikirkan kesejahteraan para pengayuh becak terlebih dahulu.

"Kalau mau lebih baik meningkatkan taraf hidupnya. Kemudian ditaruh saja di tempat yang tak terjangkau tempat angkutan umum. Karena kita tau sepeda motor dan becak suka melakukan pelanggaran lalu lintas," katanya di Jakarta, Selasa (30/1/2018).

Halim melanjutkan, Sandi harus mengkaji ulang kebijakan itu. Pasalnya sesuai Perda kendaraan kayuh roda tiga itu sudah dilarang.

"Sudah diatur bahwa becak dilarang. Kan ada Perda No 8 Tahun 2007. Pastibada urbanisasi dari daerah luar Jakarta," papar dia.

Selain itu, pelegalan becak, juga bisa membuat angka pelanggaran lalu lintas dan menjadi naik.

"Kita tau bahwa sepeda motor maupun becak itu kadang kala melakukan pelanggaran dan jadi korban. Lalu suka berhenti di simpang trafic light. Dan itu juga kadang suka mengganggu pengendara," tutur dia .

Namun, jika Sandi nekat melegalkan becak, Halim menyarankan untuk diatur dengan baik.

"Lebih baik didata KTP-nya dari Jakarta dan ditaruh dari tempat wisata dan minim angkutan umum," pungkas Halim.[jat]



Sandiaga: Tidak Ada Uang Mengalir ke Saya

Sandiaga: Tidak Ada Uang Mengalir ke Saya

INILAHCOM, Jakarta - Wagub DKI Sandiaga Uno berharap pemeriksaannya hari ini membuat posisinya jelas dalam kasus dugaan penggelapan tanah. Sandi menegaskan ia tidak menerima uang sepeser pun.

"Mudah-mudahan dengan pemeriksaan ini sudah clear posisi saya di sana seperti apa. Tidak ada aliran dana satu rupiah pun ke akun saya. Dipastikan bahwa yang berkaitan dengan itu berkaitan dengan keperdataan. Berkaitan tugas wewenang saya sebagai komisaris dan pemegang saham," katanya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (30/1/2018).

Ia berharap kasus ini diarahkan ke perkara perdata. Sebab menurutnya perkara ini memang mengarah ke perdata karena berkaitan dengan likuidasi perusahaan.

"Karena memang faktanya mengarah kepada perdata dan ini sudah berulang kali saya sampaikan bahwa, ini adalah sebuah kasus yang berkaitan dengan likuidasi perusahaan dan terjadi sekitar tahun 1996," harapnya.

Ia pun mengklaim, antara dirinya dengan sang pelapor yakni Johnny Hidayat tak memiliki permasalahan bisnis.

"Karena  itu sudah berpuluh - puluh tahun milik Japirex, jadi waktu dilikuidasi PT Japirex sudah menjual dan pak Joni juga sudah menyetujui juga. Sudah menerima kompensasinya sebagian dari likuidasi tersebut. Intinya semua aset milik perusahaan dan sudah sesuai dengan hukum yang berlaku," ujarnya.

Sandi pun kembali menegaskan bahwa dirinya sama sekali kooperatif dalam perkara ini. Ia tidak akan menutup-nutupi fakta.

"Semua saya buka tidak saya tutupi, saya merasa tidak terlibat dan dilancarkan oleh berbagai pihak. Sangat-sangat kooperatif kepada pihak kepolisian untuk membuka kasus yang sudah belasan puluhan tahun itu," pungkasnya.

Sebelumnya, penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya akan memerikasa Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Selasa (30/1/2018).

Sandi akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan penggelapan tanah yang menjerat rekan bisnisnya Andreas Tjahjadi sebagai tersangka.[jat]



Sandi Diperiksa Seputar Riwayat Jadi Pengusaha

Sandi Diperiksa Seputar Riwayat Jadi Pengusaha

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Gunernur DKI Jakarta Sandiaga Uno selesai menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Selasa (30/1/2018).

Sandi diperiksa hampir empat jam sebagai saksi kasus dugaan penggelapan tanah yang menjerat rekan bisnisnya Andreas Tjahjadi sebagai tersangka. Usai pemeriksaan Sandi mengaku ditanya seputar riwayat hidupnya sebagai pengusaha.

"Jadi pembahasannya tentang masa-masa sekolah. Masa-masa SMA dan juga riwayat hidup bagaimna saya memulai usaha dan jatuh bangun sebagai pengusaha juga ditanyakan detail. Juga didalami mengenai transformasi menjadi pengusaha. Dulu kan saya karyawan, terus sempat di PHK, Alhamdulillah jadi pengusaha di waktu krisis. Itu didalami selama dua jam sendiri berbicara mengenai riwayat hidup," katanya.

Sementara itu, enam pertanyaan lainnya adalah soal tugas dan posisi sebagai pemegang saham dan komisaris utama PT JapJapirex. Perusahaan tersebut membidangi ekspor kerajinan rotan. Karena kebijakan pemerintah yang berubah-ubah mengenai rotan dan prospek bisnis yang sudah tidak bagus sehingga diputuskan untuk tidak dilanjutkan operasinya dan dilikuidasi 2009.

"Seputar itu dan semuanya sudah dijawab," akunya.

Sandiaga kembali membantah dirinya terlibat dalam perkara penipuan penggelapan tanah ini. Ia juga mengaku sudah melapor ke Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

"Saya tidak terlibat dan saya khusnuzon, bahwa ini adalah proses yang harus kita dukung. Udah saya laporkan juga ke pimpinan juga pada pak Prabowo kemarin, semuanya sangat kooperatif berarti sangat clear. Ini masalah yang sangat nyata dan ada unsur perdata, kebetulan ada gugatan perdata yang sedang berlangsung," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya akan memerikasa Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Selasa (30/1/2018).

Sandi akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan penggelapan tanah yang menjerat rekan bisnisnya Andreas Tjahjadi sebagai tersangka.

Diketahui, pemeriksaan terkait pelaporan yang dilakukan Djoni Hidajat atas kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan pencucian uang ke Polda Metro Jaya, tersangka Andreas Cahyadi menyebut nama Sandiaga terkait kasus tersebut.

Djoni Hidajat sebagai rekan bisnis Sandiaga, melaporkannya Andreas atas dugaan penggelapan tanah, terkait pelepasan aset PT Japirex, perusahaan yang bergerak di bidang rotan.

Saat itu Sandiaga menjabat sebagai Komisaris Utama. Sedangkan rekan bisnisnya, Andreas Tjahjadi, sebagai Direktur Utama PT Japirex.

Lalu, pada 1992, perusahaan tersebut dilikuidasi. Aset-asetnya pun terpaksa dijual. Sedangkan Djoni Hidajat mengklaim lahan yang dijual itu adalah miliknya. Atas kejadian penjualan aset itu. Djoni melaporkan Andreas dan Sandiaga atas dugaan penggelapan tanah. [ton]



Sandi Akan Diperiksa Terkait Pengalihan Aset Tanah

Sandi Akan Diperiksa Terkait Pengalihan Aset Tanah

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan ada beberapa hal yang akan ditanyakan penyidik kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno terkait kasus penipuan penggelapan tanah. Diantaranya terkait aset PT Japirex dan pengalihan hak.

"Misalnya masalah pengalihan aset tanah atas nama bukan PT Japirex, apakah sudah ada pengalihan hak. Di situ kami perdalam. Makanya kami panggil saat ini," katanya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (30/1/2018).

Meski demikian Argo enggan berspekulasi terkait potensi Sandi menjadi tersangka menyusul rekan kerjanya Andreas Tjahjadi. Semua tergantung bukti dan hasil penyidikan.

"Kita tunggu saja bagaimana penyidik memeriksa, dan kemudian bagaimana keterangan saksi, semuanya adalah berdasarkan fakta hukum,tidak bisa berandai andai. Fakta hukum yang jadi patokan," pungkas Argo.

Diberitakan sebelumnya, penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya akan memerikasa Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Selasa (30/1/2018).

Sandi akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan penggelapan tanah yang menjerat rekan bisnisnya Andreas Tjahjadi sebagai tersangka.

Diketahui, pemeriksaan terkait pelaporan yang dilakukan Djoni Hidajat atas kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan pencucian uang ke Polda Metro Jaya, tersangka Andreas Cahyadi menyebut nama Sandiaga terkait kasus tersebut.

Djoni Hidajat sebagai rekan bisnis Sandiaga, melaporkannya Andreas atas dugaan penggelapan tanah, terkait pelepasan aset PT Japirex, perusahaan yang bergerak di bidang rotan.

Saat itu Sandiaga menjabat sebagai Komisaris Utama. Sedangkan rekan bisnisnya, Andreas Tjahjadi, sebagai Direktur Utama PT Japirex.

Lalu, pada 1992, perusahaan tersebut dilikuidasi. Aset-asetnya pun terpaksa dijual. Sedangkan Djoni Hidajat mengklaim lahan yang dijual itu adalah miliknya. Atas kejadian penjualan aset itu. Djoni melaporkan Andreas dan Sandiaga atas dugaan penggelapan tanah. [ton]



Ini Isi SMS Sekjen Bang Japar ke Watimpres

Ini Isi SMS Sekjen Bang Japar ke Watimpres

INILAHCOM, Jakarta - Sekretaris Jenderal organisasi kemasyarakatan LBH Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar), Eka Jaya, akan diperiksa sebagai saksi terkait dugaan pengancaman melalui pesan singkat kepada anggota Wantimpres, Sidarto Danusubroto.

"Jadi ada salah satu SMS yang masuk ke salah satu Watimpres yang isinya bahwa ‘jangan gunakan jabatan anda untuk melawan rakyat Jakarta’ salah satunya, kemudian ‘kami bukan patung yang hanya bisa diam’. Jadi dengan adanya itu kemudian melapor ke Polda Metro melalui kuasa hukum tentang dugaan pengancaman melalui media online bukan pencemaran,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (30/1/2018).

Saat dilakukan penelusuran ternyata pesan tersebut dikirim oleh Sekjen Bang Japar, Eka Jaya. Sehingga hari ini yang bersangkutan dimintai klarifikasi.

"Makanya hari ini kami klarifikasi tapi yang bersangkutan menyampaikan penolakan, tidak jadi kami tanyai tidak jadi klarifikasi karena menolak," kata Argo.

Sementara saat disinggung soal pokok tulisan yang diduga bernada ancaman Argo enggan menjelaskan secara rinci. Sebab hal itu wewenang dari ahli yang akan dimintai keterangan.

"Dugaan ancamannya nanti saksi ahli yang akan berbicara ada ahli Bahasa ahli Pidana," pungkas Argo.

Eka terlihat mendatangai Polda Metro Jaya sekitar pukul 10.30 WIB dengan didampingi puluhan orang anggota LBH Bang Japar. Salah satu yang mendampingi Eka adalah Juju Purwantoro selaku Direktur LBH Bang Japar.[jat]



Polda Periksa Sekjen Bang Japar

Polda Periksa Sekjen Bang Japar

INILAHCOM, Jakarta - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap Sekretaris Jendral Organisasi Masyarakat Kebangkitan Jawara dan Pengacara alias Bang Japar, Eka Jaya, Selasa (30/1/2018).

Eka diperiksa karena diduga melakukan tindak pidana pengancaman kepada salah satu anggota Dewan Pertimbangan Presiden Wantimpres, Sidarto Danusubroto melalui pesan di media sosial.

Pantauan di lokasi, Eka datang didampingi rekannya dari Lembaga Bantuan Hukum Bang Japar, Juju Purwantoro, dan sekitar 50 anggota Bang Japar yang berpakaian hitam-hitam. Saat ditanya Eka enggan berkomentar banyak.

"Nanti ya," ujarnya di lokasi.

Komandan Wilayah Bang Japar Jakarta Timur, Musa Marasabessy mengatakan, kasus ini bermula setelah Eka mengirimkan sebuah pesan kepada Sidarto melalui media sosialnya 30 Oktober 2017.

Menurut Musa, Eka mengirim pesan kepada Sidarto terkait acara bertajuk 'Festival Pantun Betawi' yang rencananya digelar Kampung Pela Mampang, Jakarta Selatan, Oktober lalu, namun dibatalkan oleh Polisi.

"Itu karena tidak diizinkan (acara Festival oleh polisi) orang-orang pada sms. Eka Jaya Sekjen Bang Japar Yang Juga Putra Kemang juga sms ke Pak Sidarto," ujar Musa.[jat]



Dianiaya Pemabuk, Polisi Tersungkur di Got

Dianiaya Pemabuk, Polisi Tersungkur di Got

INILAHCOM, Jakarta - Seorang polisi menjadi korban penganiayaan oleh seorang remaja berusia 16 tahun bernama Tofik Hidayatullah yang ketika itu dalam kondisi mabuk minuman keras (miras) di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Korban bernama Aiptu Nurwahid (58) mengalami luka memar di bagian dadanya setelah dipukuli korban. Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Rensa mengatakan, peristiwa ini terjadi pada Minggu, (28/1/2018) dini hari.

Peristiwa bermula ketika Aiptu Nurwahid bersama rekannya melakukan patroli di Jl Tubagus Angke dan melihat  remaja bernama Tofik bersama dua temannya di pinggir jalan dengan sebuah motor Yamaha Jupiter.

Saat dihampiri, Aiptu Nurwahid bersama rekannya melihat nopol kendaraan pelaku sudah mati atau masa berlakunya sudah habis. "Korban menanyakan legalitas sepeda motor dan identitas, ternyata yang bersangkutan tidak dapat menunjukkan legalitas dan juga identitas," kata Rensa, Selasa (30/1/2018).

Anggota kepolisian pun berupaya mengamankan sepeda motor yang diduga tak memiliki surat-surat tersebut ke kantor polisi beserta tiga pelaku untuk dimintai keterangan. Terlebih lagi pelaku diduga dalam kondisi mabuk minuman keras yang tercium dari aroma mulutnya.

Saat hendak diamankan, pelaku menolak dan terjadi perdebatan. Tiba-tiba Tofik mendorong Aiptu Nurwahid hingga tersungkur ke dalam saluran air.

"Dan ketika di dalam got, pelaku memukul dada korban sebanyak dua kali," ucapnya.

Tak lama kemudian warga yang melihat kejadian itu langsung datang menolong hingga akhirnya Tofik berhasil diamankan. Namun dua rekannya melarikan diri dengan sepeda motornya.

Hingga kini kasusnya masih dalam penanganan Polsek Tanjung Duren untuk memburu dua pelaku lainnya. [ton]



Senin, 29 Januari 2018

Polda Kembali Periksa Sandi Uno Siang Ini

Polda Kembali Periksa Sandi Uno Siang Ini

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan penyidik Ditreskrimum kembali akan memeriksa Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Selasa (30/1/2018).

Sandi akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan penggelapan tanah yang menjerat rekan bisnisnya Andreas Tjahjadi sebagai tersangka.

"Iya jadi. Siang ini," kata Argo kepada INILAHCOM.

Argo menyatakan Sandi telah memberikan konfirmasi kehadiran pemeriksaan. Pasangan Anies Baswedan di Pemprov DKI ini akan menjalani pemeriksaan lanjutan.

"Masih soal penipuan dan penggelapan tanah. Bahannya (pemeriksaan) masih kelanjutan yang pemeriksaan sebelumnya," jelasnya.

Diketahui sebelumnya, pemeriksaan terkait pelaporan yang dilakukan Djoni Hidajat atas kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan pencucian uang ke Polda Metro Jaya, tersangka Andreas Cahyadi menyebut nama Sandiaga terkait kasus tersebut.

Djoni Hidajat sebagai rekan bisnis Sandiaga, melaporkannya Andreas atas dugaan penggelapan tanah, terkait pelepasan aset PT Japirex, perusahaan yang bergerak di bidang rotan.

Saat itu Sandiaga menjabat sebagai Komisaris Utama. Sedangkan rekan bisnisnya, Andreas Tjahjadi, sebagai Direktur Utama PT Japirex.
Lalu, pada 1992, perusahaan tersebut dilikuidasi. Aset-asetnya pun terpaksa dijual. Sedangkan Djoni Hidajat mengklaim lahan yang dijual itu adalah miliknya. Atas kejadian penjualan aset itu. Djoni melaporkan Andreas dan Sandiaga atas dugaan penggelapan tanah. [rok]



Sandi Ajak Olahraga, Anies Sibuk Kerja

Sandi Ajak Olahraga, Anies Sibuk Kerja

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Gubernur Sandiaga Uno mengaku Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang sibuk bekerja.

Hal ini disampaikan Sandi saat dikonfirmasi alasan Anies tak diajak ikut bersama melakukan aktivitas olahraga dengan para komunitas sepeda Selasa (30/1/2018) pagi.

"Olahraga komunitas berputar putar wilayah Monas. Sekarang lifestyle baru di eksekutif kita, gaya hidup sehat. Tadi saya diajak bergabung. Pak anies sibuk kerja," ujar Sandi.

Sandi pun berharap olahraga dapat dijadikan sebagai rutinitas seluruh warga Jakarta. Sehingga tetap hidup sehat.

"Walaupun hujan hujan tapi tetap seger semangat tetap berolahraga. Mudah mudahan bisa jadi rutinitas seluruh warga Jakarta. Jadi ini tren otomotif dengan ini kita mencegah penyakit," pungkasnya. [rok]



Siang Nanti, Jaksel-Jaktim Berpotensi Hujan Petir

Siang Nanti, Jaksel-Jaktim Berpotensi Hujan Petir
INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan akan kembali mengguyur Jakarta sepanjang hari ini, Selasa (30/1/2018).
 
Situs BMKG memprediksi wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan bakal diguyur hujan lokal. Sementara itu, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu bakal berawan.
 
Siangnya, wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur berpotensi diguyur hujan disertai petir. Sedangkan untuk wilayah  Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu diprediksi berawan.
 
Untuk cuaca malam hari, wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan kembali turun hujan. Wilayah DKI lainnya diprediksi berawan.
 
Adapun suhu seluruh wilayah ibukota sepanjang hari ini berkisar antara 24 hingga 30 derajat celcius.


Polisi Tembak Mati Bandar Sabu Jaringan Thailand

Polisi Tembak Mati Bandar Sabu Jaringan Thailand

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Suwondo Nainggolan mengatakan pihaknya membongkar tiga sindikat peredaran sabu jaringan internasional. Salah satunya jaringan Thailand.

"Untuk jaringan Thailand kami mengamankan barang bukti sabu sebesar 3,75 kilogram sabu. Ada tiga tersangka. M.N alias M, D alias E, A.S alias P," katanya di Mapolda Metro Jaya, Senin (29/1/2018).

Ia menjekaskan metode yang digunakan pelaku untuk menyelundupkan sabu adalah dengan cara melilitkan ke tubuh pelaku (body wrapping).

"Modusnya, membawa sabu dari Thailand dengan cara body wrapping. dililitkan di Paha," jelasnya.

Ia menjelaskan penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat akan adanya transaksi Narkotika jenis shabu di salah satu mini market di Jl. Husein Sastranegara, Kotamadya Tangerang Provinsi Banten.

"Hari Sabtu, 20 Januari 2018 jam 20.00 WIB team berhasil melakukan penangkapan terhadap M.N. alias M dan D. alias E, dengan barang bukti methamphetamine/sabu total 3,75 kilogram," jelasnya.

Hasil interogasi M.N. alias M diketahii sabu ini diambil dari seorang bernama S seorang WN Nigeria yang tinggal di Bangkok, Thailand. sabu tersebut akan diserahkan kepada seseorang berinisial P atas perintah S.

"Hari Minggu, 21 Januari 2018 sekitar jam 08.00 AS alias P menghubungi M.N alias M menanyakan kapan dan dimana bisa mengambil sabu, kemudian anggota melakukan control delivery dan sekitar jam 12.15 WIB di dalam minimarket, tersangka AS alias P dapat diamankan setelah menerima sabu 3,75 kg tersebut," jelasnya.

Hari berikutnya, P dibawa team untuk melakukan pengembangan ke arah Kemayoran Jakarata Pusat untuk menunjukkan jaringannya. Namun sesampainya di Jl. Benyamin Sueb Kec. Pademangan Jakarta Utara P melakukan perlawanan serta berusaha merebut senjata api petugas.

"Karena itu petugas mengambil tindakan tegas dan terukur yang mengakibatkan tersangka AS alias P meninggal dunia kemudian jenazah dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur," jelasnya. [ton]



Warga Pluit Tolak Jalur Hijau Dijadikan Komersil

Warga Pluit Tolak Jalur Hijau Dijadikan Komersil

INILAHCOM, Jakarta - Warga RW 12, 14 dan 15 Kelurahan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara menolak rencana pembangunan gedung komersial di Jl Pluit Karang Indah Timur.

Para pemulung menolak pembangunan usaha UMKM karena sebelumnya mereka dipindah dari lokasi itu untuk alasan jalur hijau.

"Kami menolak rencana Pemprov DKI tersebut. Dulu kami mau pindah tanpa diberikan uang kerohiman karena lahan itu akan dijadikan jalur hijau. Kenapa sekarang lahan itu mau dikomersilkan?" ucap Ketua Ikatan Pemulung Penjaringan Muhammad Hasyim, Senin (29/1/2018).

Menurut Hasyim, sebanyak 377 pemulung rela meninggalkan lokasi itu tahun 2016 lalu karena dianggap melanggar Perda. Saat ini Pemprov DKI menggusur para pemulung karena lahan akan dijadikan jalur hijau.

Namun, saat Gubernur DKI Jakarta dipimpin oleh Anies-Sandi lahan tersebut akan dijadikan bangunan untuk UMKM. Ia menuding ada pihak-pihak dari luar wilayah Pluit untuk mengkomersilkan lahan hijau dengan berusaha memskai nama UMKM.

"Kami tidak setuju dengan jalur lahan hijau menjadi gedung komersil. Kenapa kami pemulung yang orang kecil diusir sementara orang dari luar Pluit berupaya mendirikan bangunan baru," ucapnya.

Tidak hanya eks pemulung, waga di 3 RW yakni RW 12, 14 dan 15 secara tegas dan sepakat menolak rencana Dinas UMKM tersebut. Dinas UMKM pun telah berusaha membujuk eks pemulung agar tidak menolak rencana pembanguan tersebut.

"Kami ini kan pemulung orang kecil. Bagaimana sanggup kami berdagang di tempat elite seperti itu. Itu hanya kamuflase," katanya.

Hasyim mendesak Gubernur Anies Baswedan membatalkan pembangunan gedung di jalur hijau tersebut. Sebab, pembangunan itu sudah menyalahi aturan dan perjanjian dengan pemulung sebelumnya.

Ia mengaku telah dipanggil Kadis UMKM Provinsi DKI Jakarta untuk rapat membahas hal itu. Namun dalam rapat di kantor Walikota Jakarta Utara pada 24 Januari 2018 lalu dengan tegas pemukung dan warga sekitar menolak rencana tersebut.

Hasyim meminta Gubernur Anies, mengembalikan fungsi lahan ke semula yakni jalur hijau. Warga dan pemulung juga bisa menghijaukan kawasan sepada kali itu sepanjang 1 kilometer tersebut.

"Biarlah lokasi itu tetap jalur hijau tanpa dikomersilkan. Atau dibuat lahan parkir bagi warga setempat. Itu akan lebih bermanfaat," tandasnya. [ton]



Selundupkan Sabu di Pembalut, Wanita Ini Dibekuk

Selundupkan Sabu di Pembalut, Wanita Ini Dibekuk

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Suwondo Nainggolan mengatakan pihaknya menggagalkan penyelundupan sabu yang dilakukan jaringan Malaysia.

"Pada hari Minggu 28 Januari 2018, kami amankan seorang perempuan DT alias EK yang sehari-hari berprofesi sebagai karyawan swasta di terminal kedatangan 2D Bandara Soekarno Hatta," katanya di Mapolda Metro Jaya, Senin (29/1/2018).

Dalam penangkapan ini polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 532 gram sabu. Modus yang digunakan adalah memasukan sabu dalam pembalut dan menggunakannya.

"Barang bukti yang diamankan 532 gram Methamphetamine atau sabu. Modus yang digunakan disembunyikan dan dililitkan dalam softex pembalut wanita. Jadi dia masukan dalam pembalut, saat masuk dia pakai sebagai pembalut di dalam pesawat dia buka. Pas turun dia gunakan kembali," jelasnya.    

Penangkapan ini berawal dari informasi ada seorang perempuan yang membawa narkoba dari Malaysia ke Jakarta.

"Informasi tersebut ditindaklanjuti dan tim berkoordinasi dengan Bea Cukai Bandara Sukarno Hatta. Selanjutnya tim melakukan penyelidikan dan mengawasi setiap penumpang yang berasal dari Malaysia. Kemudian diamankan seorang perempuan beserta barang bukti," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Suwondo Nainggolan mengatakan selama bulan Januari 2018, pihaknya berhasil membongkar tiga sindikat pengedar narkoba jaringan internasional.

"Periode Januari 2018 kami berhasil membongkar tiga sindikat pengedar narkoba jaringan Internasional. Dari Malaysia, Tiongkok dan Thailand," katanya di Mapolda Metro Jaya, Senin (29/1/2018).

Ia menjelaskan dalam aksi yang dilakukan tiga subdit di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya ini, pihaknya mengamankan setidaknya 5,5 kilogram sabu dan 4,7 kiloram Ketamine. [ton]



Lusa, Pedagang Pasar Kepung Gedung DPRD DKI

Lusa, Pedagang Pasar Kepung Gedung DPRD DKI

INILAHCOM, Jakarta - Massa Komite Pedagang Pasar (KPP) se-DKI bakal menggeruduk Gedung DPRD DKI menolak hak interpelasi yang dihembuskan oleh Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

"Nanti Rabu (31/1/2018), akan ada ribuan massa pedagang pasar dan pembeli kepung Gedung DPRD DKI," ujar Ketua Umum KPP Abdul Rosyid Arsyad, Senin (29/1/2018).

Selain aksi itu, pihaknya pun telah mengumpulkan ribuan fotocopy dan Kartu Keluarga (KK) pedagang pasar menolak wacana interpelasi yang dihembuskan saat 100 hari kerja Anies-Sandi itu.

"Aksi hari Rabu ini adalah babak awal sebagai pemanasan. Bisa repot jika Anies-Sandi tidak bisa realisasikan janji kampanyenya. Maka itu harus dipertahankan jangan sampai ada interpelasi Anies-Sandi untuk dilengserkan," tandasnya. [ton]



Sandi Tunggu Informasi Anak Buah Soal Alexis

Sandi Tunggu Informasi Anak Buah Soal Alexis

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno masih menunggu laporan bawahannya yang masih menelusuri soal informasi masyarakat mengenai kembali beroperasi prostitusi di Hotel Alexis.

Pasalnya, Pemprov DKI telah membekukan izin usaha Hotel dan Griya Pijat Alexis beberapa waktu lalu.

"Kita nanti tunggu laporan dari teman-teman Satpol PP," kata Sandi, Senen (29/1/2018).

Dia pun sedang berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta soal adanya informasi itu.

"Jadi nanti kita akan mulai menggerakkan lagi dan kita ingin pastikan bahwa ketertiban dan kepatuhan terhadap peraturan pemerintah itu bisa menjadi fokus dari pengusaha penyelenggara kegiatan dan hiburan ini," pungkasnya.[jat]



Sandi akan Undang Ngopi Sopir Angkot yang Demo

Sandi akan Undang Ngopi Sopir Angkot yang Demo

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta menginstruksikan bawahannya menemui para sopir angkot, yang tengah memblokir jalan di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Sudah ada komunikasi. Baru saja pak wali kota Jakarta Pusat dan Kepala dinas perhubungan melaporkan kepada saya dan pak Gubernur, rencananya kita akan berkoordinasi dan berdiskusi," kata Sandi, Senin (29/1/2018).

Kemudian, nanti pihaknya bakal mengundang para pengusaha transportasi umum guna mendengarkan aspirasi mereka terkait, imbas dari penempatan pedagang kaki lima (PKL) untuk berdagang di Jlalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Kita akan undang teman-teman ini juga para pengusaha juga. Pengusaha kecil di bidang transportasi. Kita ingin undang mendengarkan apa aspirasi mereka dan bagaimana mencari solusi," tuturnya.

Saat ditekankan solusi apa yang diberikan bila saat bertemu nanti para sopir bersikukuh tetap meminta dibuka Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sandi enggan menjawab.

"Rencananya Rabu. Rabu pagi kita undang ngopi di sini," pungkasnya.

Untuk diketahui para sopir angkot  memblokir Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (29/1/2018). Hal ini dilakukan agar mereka dapat bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan menyampaikan aspirasi mereka.[jat]



Sandi akan Segera Bocorkan Soal Becak Listrik

Sandi akan Segera Bocorkan Soal Becak Listrik

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan dalam waktu tiga hari lagi pihaknya bakal mempresentasikan soal keinginan menciptakan becak listrik.

Sebab sebelumnya, politisi Partai Gerindra ini menginginkan transportasi ramah lingkungan beroperasi di ibukota, salah satunya soal becak bertenaga listrik.

"Becak listrik tiga hari lagi kita akan presentasikan," ucap Sandi, di Balai Kota DKI, Senin (29/1/2018).

Sandi pun mengakui ada beberapa korporasi yang sepakat dengan idenya mentransformasi becak konvensional ke becak listrik tersebut.

"Beberapa korporasi sangat tertarik, karena ini rupanya angkutan yang ramah lingkungan. Namanya sustainable made of transport," pungkasnya.[jat]



Soal Becak, Polda Ikuti Perda yang Ada

Soal Becak, Polda Ikuti Perda yang Ada

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono meminta Pemprov DKI Jakarta memperhatikan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum sebelum memperbolehkan becak kembali beroperasi.

Peraturan Daerah ini dketahui melarang becak beroperasi di Jakarta. "Kami minta Pemprov (DKI Jakarta) memperhatikan perda itu," katanya di Jakarta, Senin (29/1/2018).

Argo menegaskan, hingga kini polisi belum mendapatkan informasi soal adanya Perda yang memperbolehkan becak beroperasi di Jakarta. Untuk itu, Polisi tetap ikuti Perda yang ada.

"Kita mengacu pada perda saja, ada tidak perdanya?" kata Argo.

Diketahui, larangan becak beroperasi di Jakarta termuat dalam Perda Ketertiban Umum khususnya pada Pasal 29 dan Pasal 62 Ayat 3 dan 4.[jat]



Aliando Desak Kemenhub Cabut PM 108 dan Uji KIR

Aliando Desak Kemenhub Cabut PM 108 dan Uji KIR

INILAHCOM, Jakarta - Sejumlah sopir taksi online yang tergabung dari Aliansi Nasional Driver Online (Aliando) menggelar aksi di depan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Mereka meminta Menteri Perhubungan Budi Karya mencabut Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Nomor 108 tentang Penyelenggaran Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

Mereka membawa sejumlah spanduk yang isisnya tuntutan penolakan Permenhub Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor umum Tidak Dalam Trayek.

Salah satu koordinator driver taksi online asal Yogyakarta, Sabar Gimbal mengatakan aksi demo ini diikuti dari beberapa driver taksi online dari sejumlah daerah lainnya seperti, Bandung, Bekasi, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Banten.

"Kami datang dari sejumlah daerah di Indonesia, dari beberapa komunitas driver, JCC, GBC, Focus yang datang hari ini, kami tolak PM 108 dan uji KIR," kata Sabar di depan Gedung Kemenhub Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (29/1/2018).

Sabar menyebutkan driver taksi online melawan Pemerintah karena Kemenhub tidak mewakili rasa keadilan bagi sopir taksi online.

"Pertama Meminta Kemenhub mencabut  PM 108 karena merugikan driver online," jelasnya.

Kemudian, tuntutan kedua adalah meminta agar koperasi yang bersinergi dengan Dinas Perhubungan dibubarkan. Ketiga adalah hapus uji KIR yang akan diberlakukan kepada taksi online.

"Kita meminta aturan yang adil. Bukan menjadi pedang yang membunuh akmi dijalanan, jadi tolong tiga tuntutan kami di dengarkan," tegasnya.

Dalam aksi demo tersebut dijaga puluhan personel polisi, arus lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Barat saat ini telah di tutup selama massa berorasi.[jat]



43 Siswa Keracunan, Polisi Tunggu Pemeriksaan Lab

43 Siswa Keracunan, Polisi Tunggu Pemeriksaan Lab

INILAHCOM, Jakarta - Kapolsek Setiabudi AKBP Irwa Zaini Adib mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan labratorium soal dugaan keracunan makanan 43 siswa di SMP Negeri 145, Menteng Pulo Ujung, Jakarta Selatan, Sabtu (27/1).

"Belum, belum. Kan masih nunggu. Sekitar lima harian lah. Kan kita udah kirim dari beberapa hari itu kan," katanya di Jakarta, Senin (29/1/2018).

Ia menjelaskan, setidaknya ada 8 sampel yang dikirik polisi ke Laboratorium Pemprov DKI. Sampel yang dikirimkan adalah makanan yang diduga beracun yang dimuntahkan para siswa.

"Ada delapanan sample ya. Ada yang muntahan ada yang belum dimuntahin juga. Kita bawa ke Lab Pemprov ya. Nanti saya infoin ya kalau ada perkembangan," tandasnya.

Sebelumnya, sebanyak 43 siswa diduga keracunan makanan di SMP Negeri 145, Menteng Pulo Ujung, Kelurahan Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (27/1/2018). Kejadian ini berlangsung saat mereka sedang mengikuti lomba Paskibra tingkat Nasional.

Kapolsek Setiabudi AKBP Irwa Zaini Adib mengatakan, peristiwa itu terjadi setelah korban menyantap makan siang berupa nasi goreng yang disediakan penyelenggara.

"Usai makan para korban mengeluh sakit perut, mual dan muntah-muntah," kata Irwa dalam keterangan tertulis.

Untuk 43 korban, lanjut Irwa, berasal dari sekolah berbeda, yakni 19 orang dari SMP 3 Purwakarta, 15 orang dari SDN Suka Asih Tangerang, dan sembilan lagi dari SMP Islam Durul Yakin, Serang.

Penangan dilakukan langsung oleh pihak Puskemas dengan memberikan obat, tetapi kondisi korban sampai saat ini masih lemas. "Tidak ada yang dibawa ke Rumah Sakit, jadi langsung ditangani tim quick respons dokter Polres dan dari dokter kecamatan,” kata Irwa.

Sementara untuk penyelidikan, ada enam saksi dan satu dari perwakilan wali murid sedang di BAP. Barang buki makanan juga sudah disita dan langsung dilakukan pengecekan ke laboratorium.[jat]



Lulung Ogah Toleransi Tempat Hiburan Malam

Lulung Ogah Toleransi Tempat Hiburan Malam

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana (Haji Lulung) mengatakan semestinya sudah tak ada toleransi kepada tempat hiburan malam yang teridentifikasi melegalkan peredaran narkotika di ibukota.

"Kalau ada bukti ya sudah gak ada toleransi," kata Haji Lulung, Senin (29/1/2018).

Lulung pun mendukung rencana Pemprov DKI menindak tegas tempat hiburan malam yang terindentifikasi melegalkan narkotika.

"Kita sejalan lah kalau kedapatan. Sejalan harus ditindak lah. Kalau dugaan kerja cepat masing masing. Sudah kasih info, karena yang punya kompeten permasalahan siapa. LSM bergerak, petugas BNN bergerak," pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyatakan ada 33 tempat hiburan malam di Jakarta, disinyalir perbolehkan narkotika dalam menjalankan usahannya. Namun saat ini masih ditindaklanjuti mengenai hal tersebut.[jat]



TransJakarta Buka Pendaftaran TJ Card Bagi Lansia

TransJakarta Buka Pendaftaran TJ Card Bagi Lansia

INILAHCOM, Jakarta - PT TransJakarta memberikan kesempatan kepada kaum lanjut usia (lansia) membuat kartu Bus TransJakarta gratis bagi lansia.

"Lansia merupakan salah satu dari 14 kategori yang berhak mendapatkan layanan gratis naik Transjakarta. Ketentuan itu sesuai Peraturan Gubernur," kata Humas TransJakarta Wibowo, saat dikonfirmasi, Senin (29/1/2018).

Dia menjelaskan, bagi yang hendak membuat kartu Bus TransJakarta lansia gratis dapat dilkukan di kantor TransJakarta dengan membawa persyaratan yang telah ditentukan.  

"TransJakarta memberikan kesempatan kembali bagi masyarakat yang ingin mendapatkan TJ (TransJakarta) Card bisa mendaftar di kantor TJ," tandasnya.

Berikut pengumuman beserta persyaratan pembuatan kartu busway gratis lansia yang diperoleh INILAHCOM :

Bapak/Ibu semua yang mau buat kartu busway gratis buat lansia terakhir 31 Januari 2018 di kantor TransJakarta MT Haryono dengan membawa,

1. Fotocopy Kartu Keluarga
2. Fotocopy KTP DKI Jakarta sebanyak 2 lembar
3. Foto 3x4  sebanyak 2 lembar

Hari Senin sampai dengan Kamis pukul 09.00-15.00 WIB. Penggunaan dengan KTP mulai 1 Februari 2018 sudah tidak berlaku lagi alias bayar. [ton]



Polda akan Periksa Menteri Agraria

Polda akan Periksa Menteri Agraria

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya akan memeriksa Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil terkait kasus dugaan korupsi proyek reklamasi Teluk Jakarta.

Surat panggilan Sofyan yang beredar di kalangan wartawan. Sofyan dijadwalkan diperiksa sebagai saksi. Pada surat itu dia disebut akan diperiksa hari ini, Senin 29 Januari 2018.

Argo membenarkan soal pemeriksaan Sofyan. Tapi, ia tak memebenarkan soal surat pemanggilan yang beredar di kalangan wartawan itu. "Ya betul (soal pemeriksaan)," katanya di Jakarta, Senin (29/1/2018).

Argo mengatakan, tak menutup kemungkinan Sofyan akan diperiksa di kantornya. Namun, ia belum menjelaskan lebih jauh soal itu. "Nanti penyidik yang akan memeriksa beliau di kantor," bebernya.[jat]



Massa Angkot yang Demo Teriak Minta Makan

Massa Angkot yang Demo Teriak Minta Makan

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Dinas Perhubungan Pemprov DKI Andri Yansah akhirnya menemui perwakilan massa demo supir angkot di Jl Jati Baru Tanah Abang, Senin (29/1/2018).

Andri mendengar langsung keluhan para sopir angkot. Pertemuan diwakili dua orang dari massa. Negosiasi dilakukan di tengah kerumunan masa.

Saat menyampaikan keluhan, masa aksi berteriak meminta makan kepada Andri. Masa mengaku sejak menjalankan aksi belum memasukkan makan dalam perut. Masa bahkan mohon agar pemerintah membelikan makanan.

"Makan, makan, makan. Paket 10 ribu aja pak. Engga apa, kami lapar. Sekarang kan engga cukup uang kami. Sehari cuma 30 ribu eggak cukup pak, bayar utang aja eggak cukup. Beliin makan lah pak," teriak sejumlah orang disambut pernyataan setuju ratusan massa.

Andri mengaku akan membahas persoalan ini dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Meski demikian masa tetap menolak. Massa ingin akses segera dibuka.

"Nanti, kami belum bisa langsung ambil keputusan. Tuntutan bapak-bapak akan kami sampaikan ke Gubernur," katanya di tengah kerumunan massa.

Pernyataan ini sontak disambut nada tidak setuju oleh masa. Massa mengaku rapat tidak akan menyelesaikan masalah.

"Buka, buka, jangan omong doang. Rapat rapat melulu gak pernah ada hasil," sesal massa.

Negosiasi berjalan sangat alot dan tidak menemukan titik temu. Massa tetap dengan tuntutannya bahkan mengancam untuk menggeruduk Balai Kota. Massa pun sempat mengejar Andri yang sudah berjalan menuju kendaraan dinasnya untuk meninggalkan lokasi.

Sebelumnya, Kebijakan Pemerintah Provinsi DKi kembali menuai protes. Kali ini giliran protes dilayangkan sopir-sopir angkutan kota yang melintasi Jalan Jati Baru Tanah Abang.

Tak terima dengan kebijakan Pemprov menutup akses masuk ke Tanah Abang lewat Jatibaru, ratusan sopir ini berdemo dan memarkir kendaraanya di sepanjang jalan Jati Baru, Senin (29/1/2018).[jat]



Minggu, 28 Januari 2018

Supir Angkot Demo, Tanah Abang Ditutup

Supir Angkot Demo, Tanah Abang Ditutup

INILAHCOM, Jakarta - Kebijakan Pemerintah Provinsi DKi kembali menuai protes. Kali ini giliran protes dilayangkan sopir-sopir angkutan kota yang melintasi Jalan Jati Baru, Tanah Abang.

Tak terima dengan kebijakan Pemprov menutup akses masuk ke Tanah Abang lewat Jati Baru, ratusan sopir ini berdemo dan memarkir kendaraanya di sepanjang jalan, Senin (29/1/2018).

Ketua Angkot M08 Gorlin Simbolon mengatakan aksi ini dibuat agar pemerintah kembali membuka akses ke Tanah Abang.

"Saat ini kami kumpul untuk jalan aspirasi sesma pengemudi agar akses ini dibukuka. Ini sekitar 1 bulan ditutup. Jelas penghasilan berkirang. Kami bukan politisi pak. Ini imbas penataan tanah abang," katanya di Lokasi.

Ia menjelaskan penghasilan berkirang drastis akibat kebijakan ini. Masa pun mengaku akan membubarkan diri jika Gubernur DKI Jakarta datang menemui dan membuka akses jl Jati Baru.

"Udah berkurang 50 persen kali per hari kadang 60 sampai 70 ribu sekarang paling tinggi 30 ribu. Kalau akes dibuka kami akan kembali seperti biasa. Kami tuntut Anies yang turun. Jangan sampai seperti sebelumnya cuma diwakilkan. Biar bisa sampaikan keluhan langsung kita juga yang pilih kita sampaikan langsung ke dia," keluhnya. [rok]



Ribuan Personel Diterjunkan Amankan Aksi Sopir

Ribuan Personel Diterjunkan Amankan Aksi Sopir

INILAHCOM, Jakarta - Ribuan sopir online bakal menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (29/1/2018).

Demonstrasi ini menolak diberlakukannya Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) 108 Tahun 2017 mengenai Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek.

"Dari TNI, Polda, Polres dan Polsek akan mengamankan jalannya demonstrasi. Jumlahnya sekitar  2.300 personel," ucap Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Suyatno.

Ribuan personel itu bakal disebar  di Gedung Istana Negara, Gedung Kementerian Perhubungan,  Gedung Mahkamah Agung, kawasan Monumen Nasional, dan Bundaran Patung Kuda.

"Yang lainnya tergantung situasi di lapangan," tuturnya.

Sekitar ekitar 5.000 pengemudi online bakl berunjuk rasa menolak diberlakukannya Permenhub Nomor 108 Tahun 2017 mengenai Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek. Aksi tersebut akan dimulai dari kawasan IRTI Monas lalu menuju Istana Negara. [rok]



BMKG: Awal Pekan Ini Ibukota Diguyur Hujan

BMKG: Awal Pekan Ini Ibukota Diguyur Hujan

INILAHCOM, Jakarta - BMKG memprakirakan cuaca Ibukota dihari awal pekan ini, Senin (29/1/2018), akan hujan.

Pagi hari seluruh wilayah Ibukota diprediksi akan diguyur hujan. Hujan deras disertai petir akan terjadi di Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Sedangkan wilayah lainnya diprakirakan hujan ringan.

Siang hari hujan diprakirakan masih terjadi di DKI Jakarta, namun hanya dengan intensitas ringan.

Pada malam hari, cuaca di Ibukota diprakirakan hanya berawan tebal, prakiraan cuaca tersebut akan berlanjut hingga dini hari. [fad]



Ini Data Pengung Tempat Wisata di Jakarta Hari Ini

Ini Data Pengung Tempat Wisata di Jakarta Hari Ini

INILHCOM, Jakarta - Traffic Management Centre (TMC) Polda Metro Jaya menginformasikan total jumlah pengunjung di tempat-tempat wisata di Jakarta pada Minggu (28/1/2018).

Lewat akun twitter resminya TMC menyatakan, di Monumen Nasional sendiri disebut dipadati oleh setidaknya empat ribu pengunjung.
 
"13:15 Data Pengunjung Monas dengan jumlah 4970 orang, Roda Dua 1025 unit, Roda Empat 670 unit, Bus, 6 unit," kicau aku twitter @TMCPoldaMetro.

Sedangkan di Taman Mini Indonesia Indah hingga siang hari telah dipadati oleh belasan ribu pengunjung.

"13:00 Data Pengunjung TMII Minggu 28 Januari 2018 Data pengunjung TMII Minggu 28 Januari 2018 di Jam 12.00 wib, Orang 15.622 - Bus 58 unit - Mobil 3.271 unit - Motor 1.993 unit - Orang 15.622 unit," tulis TMCPoldaMetro.

Selain itu ada juga belsan ribu pengunjung yang mengunjungi wisata Ancol.

"12:35 Data Pengunjung Ancol Jumlah : 17.288 orang, R4 : 4.880 unit, R2 : 2.503 unit, Taksi : 1.610 unit," katanya.

Pengunjugn terbanyak tercatat ada di Taman Margasatwa Ragunan. Dimana paling tidak tercatat hingga siang ada sekitar 19.000 pengunjung memadati kebun binatang di Jakarta itu.

"Data pengunjung di Taman Margasatwa Ragunan, total 19.269 orang, roda dua 2.028, Bus 7 unit, Sepeda 49 unit, Taxi 1.302," tulis TMCPoldaMetro. [hpy]



Sabtu, 27 Januari 2018

Cuaca Akhir Pekan Diprakirakan Hujan

Cuaca Akhir Pekan Diprakirakan Hujan

INILAHCOM, Jakarta - BMKG memprakirakan cuaca Ibukota pada akhir pekan ini, Minggu (28/1/2018) akan hujan.

Pagi hari, hujan dengan intensitas ringan akan mengguyur seluruh wilayah Jakarta kecuali wilayah Jakarta Utara yang diprakirakan hujan sedang.

Siang hari, BMKG masih memprakirakan hujan ringan masih terus terjadi. Kondisi tersebut akan berlanjut hingga malam hari.

Namun pada dini hari, BMKG memprakirakan hujan deras disertai petir akan terjadi di Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Jakarta Utara, sedangkan wilayah lainnya hujan ringan. [fad]



Polsek Kalibaru Ajak Warga Bawa Syarat Berlayar

Polsek Kalibaru Ajak Warga Bawa Syarat Berlayar

INILAHCOM, Jakarta - Kapolsek Kalibaru Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Kompol Eko Setio BW melakukan kegiatan patroli di Pelabuhan Kalibaru Jakarta Utara bersama anggota Bhabinkamtibmas pada Sabtu (27/1/2018).

"Patroli‎ adalah kegiatan rutin dan wajib dilakukan guna terciptanya rasa aman, tentram dan nyaman untuk masyarakat di wilayah Pelabuhan Kalibaru Jakarta Utara," kata Eko melalui keterangannya.

Mantan Wakasa PJR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya ini menjelaskan patroli dilakukan di perairan sepanjang NPCT 1 Pelabuhan Kalibaru, kemudian mengunjungi take boad 031 yang sedang sandar dan bertemu tokoh masyarakat.

Di samping itu, Eko mengingatkan kepada warga setempat untuk turut berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat‎ (kamtibmas) termasuk pentingnya alat keselamatan.

"Saat berlayar lengkapi surat-surat dokumen kelengkapan kapal dan jangan lupa alat komunikasi radio kapal," ujarnya.



Pemasok Sabu Jedun Pakai Dukun Untuk Sembunyi

Pemasok Sabu Jedun Pakai Dukun Untuk Sembunyi

INILAHCOM, Jakarta - Ditresnarkoba Polda Metro Jaya meringkus seorang pria berinisial K alias RRMP, tersangka penyuplai sabu ke aktris Jennifer Dun. RRMP dicokok di daerah Cirebon, Jawa Barat pada Kamis (18/2/2018).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menceritakan dalam pelariannya RRMP sempat mendatangi seorang paranormal di kawasan Cirebon.

"Disana dia sembunyi juga. K atau RRMP ini juga mencari orang pintar untuk mengelabui petugas agar tidak ingat lagi. Tapi doa penyidik lebih kuat," ujar Argo, di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (27/1/2018).

Dari hasil penangkapan itu, diamankan 3 unit telepon seluler yang berisi percakapan pemesanan narkoba.

"Ditemukan juga ATM dan buku tabungan yang diambil itu ada kaitannya dan alurnya. Selain itu membawa ke Jakarta untuk dilakukan penggeledahan dan ditemukan juga bukti tranfer untuk pembelian dan penjualan," pungkasnya.

Pelaku dijerat Pasal 114 ayat 1 junto Pasal 132 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 junto Pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling lama 20 tahun penjara dan denda paling banyak Rp10 miliar.



Jumat, 26 Januari 2018

Kebakaran di Kerukut Lio, Ibnu Dirawat ke RSUD

Kebakaran di Kerukut Lio, Ibnu Dirawat ke RSUD

INILAHCOM, Jakarta - Seorang warga bernama Ibnu Aziz menjadi korban kebakaran rumah padat penduduk di Jalan Keutamaan Kerukut Lio, Tamansari, Jakarta Barat pada Sabtu (27/1/2018).

Bedasarkan informasi dari BPBD DKI, korban Ibnu Aziz mengalami luka bakar dan saat ini sudah dibawa ke RSUD Tarakan untuk mendapatkan perawatan.

Sedangkan, rumah yang terbakar terjadi di RT 7, 8, 11, 12, 13, 14 dan 15 RW 03. Sementara, lokasi pengungsi di Masjid Jami Al-Ikhlas.

Kemudian, penyebab, terdampak dan kerugian masih dalam pendataan. Selain itu, penanganan pemadaman dikerahkan 36 unit mobil damkar, 2 unit PLN Posko Bandengan, 1 unit PMI, 1 unit AGD Dinas Kesehatan, 1 unit Satpol PP Kecamatan, 1 unit Tagana Dinas Sosial, 2 personil Tim BPBD DKI, personil Polsek, personil Koramil.[ris]



Jakarta Siang Ini Tampaknya Diguyur Hujan Ringan

Jakarta Siang Ini Tampaknya Diguyur Hujan Ringan

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca hari ini di Jakarta akan hujan ringan pada Sabtu (27/1/2018).

Berdasarkan informasi dari BPBD DKI, untuk wilayah Jakarta Barat diperkirakan pagi ini berawan tapi siang nanti hujan lokal dan malam hingga dini hari kembali cerah berawan.

Begitu juga cuaca di wilayah Jakarta Pusat, diprakirakan pagi berawan, siang hari hujan ringan dan malam cerah berawan sampai dini hari.

Kemudian, wilayah Jakarta Selatan diperkirakan pagi ini berawan tapi siang hujan lokal dan malam hujan ringan. Namun, dini harinya kembali berawan.

Selanjutnya, wilayah Jakarta Timur juga diprediksi pagi ini berawan namun siang hujan ringan hingga malam nanti dan dini harinya kembali cerah berawan.

Sedangkan, Jakarta Utara diperkirakan dari pagi hingga malam hari nanti berawan tapi dini harinya diperkirakan hujan ringan termasuk di Kepulauan Seribu.[ris]



Rumah Krukut Lio Terbakar, 38 DPK Dikerahkan

Rumah Krukut Lio Terbakar, 38 DPK Dikerahkan

INILAHCOM, Jakarta - Peristiwa kebakaran terjadi di Jalan Keutamaan Krukut Lio, Tamansari, Jakarta Barat pada Sabtu (27/1/2018) dini hari.

Berdasarkan informasi dari DPKP DKI, peristiwa kebakaran yang melanda rumah tinggal warga itu dilaporkan sekitar pukul 02.24 Wib.

Saat kebakaran, ada 30 unit yang dikerahkan untuk memadamkan api tersebut. Namun, dalam proses pemadaman ternyata harus menambah lagi hingga 38 unit pemadam kebakaran gabungan yakni dari barat 25 unit, pusat 6 unit, dinas 3 unit dan utara 4 unit.

Upaya pemadaman cukup lama yang dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran, karena diinformasikan proses pemadaman baru selesai sekira pukul 05.43 Wib.

Kini, masih dilakukan proses pemadaman (lokalisasi api) dan didata apakah ada korban jiwa atau tidak atas peristiwa kebakaran tersebut termasuk diselidiki penyebabnya.[ris]