INILAHCOM, Jakarta - Belakangan dikabarkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan mengizinkan pegadang kaki lima (PKL) untuk berjualan di trotoar.
Hal ini pun menyita perhatian publik lantaran kebijakan ini dikhawatirkan justru akan mengganggu pejalan kaki yang berhak menggunakan trotoar untuk melintas tanpa ada gangguan.
Menyikapi hal ini, pihak Dinas Bina Marga DKI Jakarta memastikan pembagian trotoar untuk PKL tidak akan mengganggu hak para pejalan kaki di ibu kota.
"Itu akan disesuaikan dengan kondisi trotoar masing-masing wilayah. Itu kan, beda-beda. Intinya PKL tidak boleh mengokupasi hak pejalan kaki," ujar Kepala Dinas Bina Marga, Hari Nugroho, Jakarta, Senin (2/9/2019).
Ia memastikan, pemprov DKI akan mengutamakan fungsi trotoar untuk pejalan kaki. Pemprov DKI pun masih melakukan kajian trotoar mana saja yang akan ditempati oleh PKL.
"Nanti akan disampaikan kepada publik, kita tunggu. Nanti kami buat roadmap. Sedang kami siapkan," pungkasnya. [ton]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar