Laman

Rabu, 30 November 2016

Sandiaga Sudah Sukses, Terpanggil Benahi Jakarta

Sandiaga Sudah Sukses, Terpanggil Benahi Jakarta

INILAHCOM, Jakarta - Cagub DKI Jakarta Anies Baswedan memiliki pandangan terhadap laporan kekayaan pasangannya, Sandiaga Uno. Seperti diketahui Sandiaga memang menjadi Calon Wakil Gubernur (Cawagub) paling kaya dibanding yang lainnya.

Dalam pidatonya saat berkampanye di GOR Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2016), Sandi menyatakan kesuksesan yang ada sekarang merupakan buah kerja keras dan sikap tak menyerah pada kegagalan. "Saya memulainya dari di-PHK, tetapi berkat usaha keras saya bisa seperti sekarang," ungkap Sandi.

Usaha keras Sandi hingga berbuah kesuksesan memang diakui oleh Anies, dia menyatakan meskipun Sandiaga orang yang memiliki kekayaan berlimpah, Sandi ternyata memiliki kepedulian terhadap kondisi Jakarta. "Kalau mau hidup enak dia gak perlu susah-sah seperti ini, tapi bang Sandi telah terpanggil hatinya untuk berkorban demi warga Jakarta," papar Anies.

Maka dari itu, kombinasi Anies Sandi yakin dengan kerja keras  mereka akan melayani warga Jakarta sepenuh hati. Secara bersama -sama dan bergotong royomg dengan warga mereka akan memajukan Jakarta menjadi kora yang nyaman. [*]



Sandi: Anies Banyak Terobosan Bangun Pendidikan

Sandi: Anies Banyak Terobosan Bangun Pendidikan

INILAHCOM, Jakarta - Cawagub DKI Jakarta Sandiaga Uno merasa sangat beruntung berduet dengan tokoh nasional sekaligus Cagub Anies Baswedan. Hal itu diungkapkan oleh Sandiaga saat berkampanye di GOR Cempaka Putih, Jakarta, Rabu(30/11/2016).

Menurut Sandiaga, Anies memiliki beragam terobosan dalam dunia pendidikan dan akan sangat relevan jika diterapkan di Jakarta. "Membangun sebuah kota tentu yang harus dibangun dahulu adalah  sumber daya manusianya, membangun kecerdasan manusianya," ungkap pria yang akrab disapa bang Sandi itu.

Program seperti KJP Plus dan penguatan pendidikan vokasi menjadi prioritas untuk membantu anak mendapatkan akses ke pandidikan seluas-luasnya. Sehingga apa yang dia pelajari di sekolah akan sangat berguna saat berada di dunia kerja. "Dunia kerja saat ini menuntut orang untuk kerja keras serta kreatif, dan pendidikan adalah salah satu jalannya," tambah mantan ketua Hipmi itu.

Argumen bang Sandi disambut oleh Anies. Menurut mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menganalogikan pendidikan sebagai sebuah eskalator atau tangga berjalan. "Pendidikan merupakan eskalator kesejahteraan, semakin berpendidikan maka akan semakin prang memiliki kesempatan untuk merubah kesejahteraannya," tandas Anies. [*]



Prakiraan Cuaca Jabodetabek Awal Desember

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Awal Desember

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca pada hari pertama Desember ini berawan hingga hujan untuk wilayah Jabodetabek.

Di Bogor akan cenderung cerah berawan. Sementara pada siang harinya diprediksi akan turun hujan ringan kecuali di Jakarta Pusat dan Jakarta Utara yang akan berawan tebal. Depok, Bogor, Tangerang dan Kepulauan Seribu juga akan diguyur hujan ringan.

Menjelang malam, masih terjadi hujan ringan di sebagian besar wilayah Jabodetabek. Namun Jakarta Barat, Kepulauan Seribu dan Tangerang akan berawan.

Hujan pada dini hari diperkirakan akan berganti berawan di seluruh Jakarta. Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Utara akan berawan tebal.



Anies-Sandi Paparkan Visi Misi ke Jurnalis Senior

Anies-Sandi Paparkan Visi Misi ke Jurnalis Senior

INILAHCOM, Jakarta - Pasangan nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno memaparkan visi misinya untuk membangun Jakarta di hadapan Forum Pemred dan jurnalis senior di kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Selasa (29/11).

Anies menyebut ada sejumlah hal yang akan dilakukannya ketika terpilih. Secara umum ada dua hal yang menjadi keunggulannya yakni percaya dengan kata-kata dan komunikasi serta akan mengutamakan transparansi.

Pria 47 tahun itu pun mengakui kalau saat ini banyak masyarakat yang skeptis. Terutama saat dirinya berkampanye. Banyak yang menilai bahwa Anies hanya bermodal kata-kata. Baginya itu adalah tipikal orang Indonesia. “Itu merendahkan konsep. Padahal dari konsep itu bagaimana kerja itu bisa berjalan,” ujarnya.

Dia pun memberikan contoh. Saat masih menjabat sebagai Mendikbud, tidak ada informasi yang ditutupi. Bahkan saat dia mempersiapkan program dengan Komisi X DPR yang menangani pendidikan, dia menyebut semua terbuka bahkan tidak ada transaksi yang berada di belakang. “Silakan cek. Saya zero (nol) transaksi dengan Komisi X. Kalau saya mau masukkan program, anggota DPR saya langsung ajak ke masalahnya dan langsung didiskusikan,” ungkapnya.

Keterbukaan itulah yang akan diunggukanya. Saat ini, ucap dia, sudah jarang gubernur yang bertemu langsung dengan masyarakat. Sementara yang ada hanya pejabat bertemu melalui media massa. “Ajak lah CEO dan pemilik perusahaan, duduk bersama. Pecahkan masalah,” ungkapnya.

Untuk itu, dia akan membuka semua kepada masyarakat. Dibuka per kelurahaan, per kecamatan, dan per proyek. Sehingga masyarakat tahu uang itu akan digunakan untuk apa. “Di Kemendikbud, itu sudah saya lakukan,” ujarnya.

Sementara Sandiaga Uno mengakui awalnya dirinya memang ingin untuk maju menjadi cagub. Namun melihat kondisi di lapangan, salah satu masalah yang ada adalah pendidikan. Dia pun kemudian mengusulkan agar Anies menjadi cagub. “Paket ini adalah paket riil untuk menyelesaikan masalah,” tambahnya.

Selain itu, lanjut Sandi, pasangan itu dibentuk untuk menyatukan semua. Tidak memihak pada sejumlah kelompok dan golongan. “Kami lahir untuk bersama. We are your leader bukan untuk sekelompok saja,” ungkapnya. [*]



Hendak Didatangi Djarot, Satpol PP Operasi Spanduk

Hendak Didatangi Djarot, Satpol PP Operasi Spanduk

INILAHCOM, Jakarta - Belasan anggota atpol PP menurunkan spanduk bertuliskan larangan calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) datang ke Jl Kyai Haji Abdul Wahab RT 01/06 Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Hal tersebut dilakukan lantaran Calon Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat tengah dalam perjalanan untuk melakukan kampanye di tempat tersebut.

"Ini kita turunkan, Pak Djarot kan mau ke sini mas," kata salah seorang anggota Satpol PP di lokasi, Kamis (30/11/2016).

Menurut salah satu warga sepanduk tersebut sudah dipasang dari kemarin malam.

"Itu dari kemaren malem mas, pas saya buka warung tadi pagi udah ada mas," ujarnya di lokasi. [ton]



Tas Mencurigakan di Kawasan Sudirman Bukan Bom

Tas Mencurigakan di Kawasan Sudirman Bukan Bom

INILAHCOM, Jakarta - Kapolsek Metro Menteng, Kompol Ronald Purba mengatakan tas ransel yang ditemukan pejalan kaki di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat tidak berisi barang berbahaya. Namun, Ronal enggan merinci barang apa saja yang tersimpan dalam tas ransel tersebut.

"Saya masih di luar saya belum lihat isinya apa," ujar Ronald saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (30/11/2016).

Di samping itu, Ronald pun menegaskan tidak ada ledakan bersamaan dengan temuan tas ransel yang belum diketahui pemiliknya tersebut.

"Tidak ada ledakan," pungkasnya.

Sebelumnya, sebuah tas mencurigakan ditemukan di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tosari, Jakarta Pusat. Lantaran takut akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan warga pun melaporkan temuan tersebut ke pihak kepolisian terdekat. [ton]



Tas Diduga Bom Hebohkan Pejalan Kaki di Sudirman

Tas Diduga Bom Hebohkan Pejalan Kaki di Sudirman

INILAHCOM, Jakarta  - Sebuah tas mencurigakan ditemukan pejalan kaki  di atas jembatan penyeberangan orang (JPO) Tosari, Jl.Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2016) siang.

Sesuai  keterangan yang dihimpun tas  tidak bertuan  tersebut ditemukan  warga sekira pukul 14:30 WIB, kemudian dilaporkan kepada pihak yang berwajib.  

Pantaun  INILAHCOM saat  petugas Gagana masih  melakukan  pemeriksaan  terhadap  isi tas tersebut  di Mapolsek  Menteng Polres Metro  Jakarta  Pusat. Namun, petugas pun  melarang  awak  media untuk  melakukan peliputan  dengan alasan masih  dilakukan  pemeriksaan.[jat]



Selasa, 29 November 2016

Plt Gubernur: Tidak Ada Libur untuk PNS Saat 212

Plt Gubernur: Tidak Ada Libur untuk PNS Saat 212

INILAHCOM, Jakarta - Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono menegaskan tidak ada instruksi libur bagi pegawai negeri sipil (PNS).

Khususnya bersamaan dengan aksi demo yang diinisiasi oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI), 2 Desember 2016 mendatang.

"Tidak ada (soal libur PNS). Ini aksi super damai, semua aktivitas berjalan normal," ujar Sumarsono, usai menghadiri apel Nasional Nusantara Bersatu dengan tema 'Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia Kita Bersama, di pelataran Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (30/11/2016).

Tak hanya PNS, namun lanjut Sumarsono, kegaiatan belajar mengajar dan sejumlah aktivitas warga ibukota pun dipastikan tetap berjalan normal.

"Toko RS (rumah sakit), sekolah normal semua, tidak mengganggu ," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, GPNF MUI bakal menggelar aksi lanjutan terkait kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Aksi damai 212 ini rencananya bakal dilakukan dengan cara menggelar sajadah dan solat bersama di pelataran Monas, Gambir, Jakarta Pusat.[jat]



Soni Ajak Warga Hapus Informasi Sesat di Medsos

Soni Ajak Warga Hapus Informasi Sesat di Medsos

INILAHCOM, Jakarta - Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono mengimbau masyarakat ibukota tidak mudah percaya dengan berita yang mengerucut ke arah memecah belah persatuan Indonesia.

"Kalau menerima berita yang bisa membuat panas, hoax, dan menyesatkan, maka hapus. Jangan disebar," kata Sumarsono di Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (29/11/2016).

Sumarsono pun mengajak seluruh warga Jakarta membuat gerakan menghapus informasi sesat di media sosial (medsos). Dengan begitu diharapkan dapat menjaga keutuhan bangsa Indonesia sehingga tidak kehilangan jati diri sebagai bangsa yang bermartabat dan beradab.

"Kita mantapkan Pancasila sebagai dasar dan falsafah Negara. Untuk menjaga kerukunan anak bangsa," pungkasnya. [ton]



Cagub Termiskin, Anies: Memang Segitu Harta Saya

Cagub Termiskin, Anies: Memang Segitu Harta Saya

INILAHCOM, Jakarta - Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi salah satu cagub dengan kepemilikan harta paling sedikit. Jumlah kekayaan Anies yang dirilis Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta adalah Rp7,3 miliar dan US$8 ribu. Kalah jauh dibandingkan dua pesaing lainnya.

Anies mengaku memang kekayaannya hanyalah sebanyak itu. Dibandingkan dua cagub lain, kekayaan Anies adalah paling kecil. Gubernur non aktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, adalah yang paling kaya. Kekayaan Ahok mencapai Rp25,6 miliar dan US$7 ribu. Sedangkan Agus Harimurti Yudhoyono sebesar Rp15,2 miliar dan US$511 ribu.

“Memang begitu saja kekayaan saya,” tutur Mantan Ketua Komite Etik KPK ini, saat menghadiri pertemuan di Gedung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), di Jakarta, kemarin.

Menurut Anies, dia memang sudah terbiasa untuk melaporkan kekayaan. Sejak 2013, dia sudah memberikan laporan kekayaan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meski saat itu dirinya masih belum menjabat sebagai pejabat negara. “Saya salah satu yang pertama melapor,” ujar pria 47 tahun itu.

Saat itu, laporan yang diberikan pun bukan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) namun laporan warga negara. Sehingga untuk pelaporan harta kekayaan, baginya itu hal yang lumrah. Sehingga tidak takut untuk terbuka mengenai kekayaannya.

Berdasar LHKPN yang diumumkan, kekayaan Anies meliputi tanah dan bangunan seluas 1.655 m2 dan 565 m2 di Jakarta Selatan yang berasal dari hasil sendiri perolehan dari 2010 sampai dengan 2016 senilai Rp8.408.525.000 dan juga tanah seluas 91 m2 di Jakarta Selatan dari hasil sendiri perolehan dari 2012 sampai 2013 senilai Rp1.492.730.000.

Kemudian harta bergerak berupa alat transportasi berupa mobil merk Toyota Avanza tahun pembuatan 2012, yang berasal dari hasil sendiri perolehan tahun 2012 senilai Rp112.000.000. lalu merk Toyota Kijang Innova, tahun pembuatan 2008, yang berasal dari hasil sendiri perolehan tahun 2008 senilai Rp105.000.000. Terakhir mobil merk Mazda 2, tahun pembuatan 2013, perolehan tahun 2016 senilai Rp135.000.000.

Lalu juga logam mulia dari warisan perolehan dari tahun 1985 sampai dengan 2016 senilai Rp333.133.348. Kemudian benda bergerak lainnya perolehan dari 2005 sampai dengan 2016  senilai Rp338.330.500

Lalu ada juga surat berharga tahun investasi dari 2012 sampai dengan 2013 yang berasal dari hasil sendiri senilai Rp50.000.000 dan tahun investasi 2008, yang berasal dari warisan senilai Rp38.768.976. Kemudian giro dan setara kas lainnya senilai Rp701.714.556 dan US$8.893. Uutang dalam bentuk pinjaman uang senilai Rp4.408.159.775. [*]



Cagus Termiskin, Anies: Memang Segitu Harta Saya

Cagus Termiskin, Anies: Memang Segitu Harta Saya

INILAHCOM, Jakarta - Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi salah satu cagub dengan kepemilikan harta paling sedikit. Jumlah kekayaan Anies yang dirilis Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta adalah Rp7,3 miliar dan US$8 ribu. Kalah jauh dibandingkan dua pesaing lainnya.

Anies mengaku memang kekayaannya hanyalah sebanyak itu. Dibandingkan dua cagub lain, kekayaan Anies adalah paling kecil. Gubernur non aktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, adalah yang paling kaya. Kekayaan Ahok mencapai Rp25,6 miliar dan US$7 ribu. Sedangkan Agus Harimurti Yudhoyono sebesar Rp15,2 miliar dan US$511 ribu.

“Memang begitu saja kekayaan saya,” tutur Mantan Ketua Komite Etik KPK ini, saat menghadiri pertemuan di Gedung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), di Jakarta, kemarin.

Menurut Anies, dia memang sudah terbiasa untuk melaporkan kekayaan. Sejak 2013, dia sudah memberikan laporan kekayaan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meski saat itu dirinya masih belum menjabat sebagai pejabat negara. “Saya salah satu yang pertama melapor,” ujar pria 47 tahun itu.

Saat itu, laporan yang diberikan pun bukan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) namun laporan warga negara. Sehingga untuk pelaporan harta kekayaan, baginya itu hal yang lumrah. Sehingga tidak takut untuk terbuka mengenai kekayaannya.

Berdasar LHKPN yang diumumkan, kekayaan Anies meliputi tanah dan bangunan seluas 1.655 m2 dan 565 m2 di Jakarta Selatan yang berasal dari hasil sendiri perolehan dari 2010 sampai dengan 2016 senilai Rp8.408.525.000 dan juga tanah seluas 91 m2 di Jakarta Selatan dari hasil sendiri perolehan dari 2012 sampai 2013 senilai Rp1.492.730.000.

Kemudian harta bergerak berupa alat transportasi berupa mobil merk Toyota Avanza tahun pembuatan 2012, yang berasal dari hasil sendiri perolehan tahun 2012 senilai Rp112.000.000. lalu merk Toyota Kijang Innova, tahun pembuatan 2008, yang berasal dari hasil sendiri perolehan tahun 2008 senilai Rp105.000.000. Terakhir mobil merk Mazda 2, tahun pembuatan 2013, perolehan tahun 2016 senilai Rp135.000.000.

Lalu juga logam mulia dari warisan perolehan dari tahun 1985 sampai dengan 2016 senilai Rp333.133.348. Kemudian benda bergerak lainnya perolehan dari 2005 sampai dengan 2016  senilai Rp338.330.500

Lalu ada juga surat berharga tahun investasi dari 2012 sampai dengan 2013 yang berasal dari hasil sendiri senilai Rp50.000.000 dan tahun investasi 2008, yang berasal dari warisan senilai Rp38.768.976. Kemudian giro dan setara kas lainnya senilai Rp701.714.556 dan US$8.893. Uutang dalam bentuk pinjaman uang senilai Rp4.408.159.775. [*]



Jabodetabek Diperkirakan Cerah Berawan Siang Ini

Jabodetabek Diperkirakan Cerah Berawan Siang Ini

INILAHCOM, Jakarta - Hari ini, Rabu (30/11/2016) seluruh wilayah di Jabodetabek diprediksi berawan sejak pagi. Kecuali Kepulauan Seribu akan turun hujan ringan.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melansir, hingga siang, cuaca diperkirakan masih berawan dengan hujan di beberapa wilayah seperti Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.

Sementara hujan diprediksi turun di Jakarta Selatan dengan intensitas ringan.

Malam hari, cuaca pada malam hari juga masih berawan. Sementara itu, hujan ringan turun di Bogor, Depok, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara.

Hingga dini hari, cuaca Jabodetabek tetap berawan. Perubahan cuaca pada dini hari akan terjadi di wilayah Depok, yang awalnya hujan, namun berawan pada dini hari.

Suhu udara diperkirakan pada rentang 23 derajat hingga 32 derajat Celsius.



Puluhan Kios di Rusun Tambora Disegel

Puluhan Kios di Rusun Tambora Disegel

INILAHCOM, Jakarta - Pemkot Jakarta Barat menyegel puluhan kios yang berada di kawasan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Tambora, Jakarta Barat.

Pasalnya, para penghuni rusun telah melakukan pelanggaran dalam menggunakan kios tersebut.

"Ada 22 kios dari 102 kios yang disegel lantaran baberapa hal, ada yang tidak bayar sewa, ada yang tidak pernah menempati kios tersebut dan juga ada yang menyewakannya kembali kepada orang lain," ujar Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Achamd Fawzy Jakarta Barat, Selasa (29/11/2016).

Achmad menambahkan pihaknya akan memberikan sanksi tegas berupa surat peringatan hingga pengosongan kios.

"Para penghuni yang melanggar akan kita berikan hukuman dengan memberikan surat peringatan pertama, kedua, hingga pengosongan unit," ungkapnya. [ton]



Daya Serap Anggaran, Ganggu Penyelesaian Banjir

Daya Serap Anggaran, Ganggu Penyelesaian Banjir

INILAHCOM, Jakarta - Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, menilai rendahnya penyerapan anggaran menjadi salah satu kendala dalam mengatasi banjir dan kemacetan di ibukota.

"Selain memang dipengaruhi oleh faktor-faktor lain, seperti perencanaan tidak komprehensif dan kebijakan yang tidak tepat guna," ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (29/11).

Menurut Anies, penyerapan anggaran yang rendah mengakibatkan masyarakat tidak mendapatkan manfaat hasil pembangunan tepat waktu. "Padahal, ketika negara menarik uang rakyat, pajak misalnya, selalu bersifat memaksa," ucap mantan Rektor Universitas Paramadina ini.

Menurut Anies, ada beberapa faktor penyerapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI. Misalnya, keterlambatan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA), lambatnya penerbitan juklak dan juknis pelaksanaan kegiatan, hingga kekhawatiran pejabat untuk mengeksekusi program yang telah dicanangkan."Akhirnya, kembali masyarakat yang dikorbankan," beber mantan ketua Komite Etik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini.

Karenanya, dalam menanggulangi banjir dan macet di ibukota, kandidat nomor urut tiga tersebut bakal mengoptimalkan penyerapan anggaran, selain membuat berbagai program terkait secara komprehensif dan berkesinambungan.

"Salah satunya, dengan mengembangkan kinerja dan tata kelola pemerintahan," ungkap pendamping Anies yang juga calon Wagub DKI, Sandiaga Salahuddin Uno, pada kesempatan sama. Lalu, membangun sistem informasi terintegrasi sejak perencanaan, penganggaran, realisasi, hingga pelaporan yang merekam alur keuangan daerah secara real time.

"Kami juga akan membangun pemerintahan yang bersih, modern, dan melayani berbasis transparansi, akuntabilitas, serta keteladanan dengan mengoptimalkan pelibatan publik dan pemanfaatan teknologi," katanya. [*]



Warga Berharap Majelis Taklim Diberdayakan

Warga Berharap Majelis Taklim Diberdayakan

INILAHCOM, Jakarta - Calon gubernur nomor urut 3 Anies Baswedan kembali menyosialisasikan visi-misinya dan menyerap aspirasi, kali ini kepada warga kawasan jalan Darma Wanita V, Rawa Buaya, Cengkareng Senin (28/11/2016) sore.

Anies menuturkan adanya jaminan kesehatan bagi para pengurus majelis taklim, khususnya ustadz dan ustadzah. "Kita akan menjamin kesehatan para ustadz dan ustadzah dengan KJS Plus. Mereka akan mendapatkan kelas 1 di seluruh RS di Jakarta," jelas Anies.

Dalam sesi dialog, salah satu warga mempertanyakan pembayaran jaminan kesehatan kelas 1 untuk ketua majelis taklim. "Apakah ketua majelis taklim dapat jaminan kesehatan kelas satu yang berbayar atau tidak? Selain itu, apakah setiap majelis taklim mendapatkan bantuan setiap mau ada acara?," tanya warga yang merupakan anggota majelis taklim setempat.

Mendengar pertanyaan tersebut, Anies menjelaskan bahwa jaminan kesehatan kelas 1 yang terdapat dalam KJS Plus merupakan jaminan berbayar yang didanai oleh pemerintah. "Mereka yang menjaga agama, menjaga aqidah kita harus mendapatkan pelayanan terbaik," sambung Anies.

Mantan Menteri Pendidikan ini kemudian menerangkan bahwa jika nantinya terpilih, Pemda akan mendukung setiap kegiatan berbasis agama di masyarakat, termasuk majelis taklim. Selain itu, Anies pun menegaskan akan membuka kembali monas untuk kegiatan agama maupun suasana ibadah qurban di sekolah-sekolah. "Suasana keberagamaan harus kembali di Jakarta," tutup Anies. [*]



Anies Programkan Lingkungan Hijau Berkelanjutan

Anies Programkan Lingkungan Hijau Berkelanjutan

INILAHCOM, Jakarta - Sungai Ciliwung yang dipersepsikan sebagai sungai kotor dengan kawasan pinggiran penuh sampah di sepanjang alirannya saat ini tampak berubah. Salah satu perubahan tersebut tampak dari kawasan Kemuning Dalam, RT/RW 11/06, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Wilayah yang sebelumnya tempat pembuangan sampah disulap menjadi kawasan hijau dan asri. Terdapat peternakan, tempat pemancingan, pengolahan sampah, berbagai tanaman obat dan buah, serta tempat ibadah dan tempat terbuka warga beraktivitas. Semua itu tak lepas dari perjuangan Pak Haji Royani yang dikenal sebagai aktivis lingkungan dan pendiri dari Komunitas Peduli Ciliwung (KPC).

Royani yang merupakan pembina Sekolah Sungai Jakarta ini berharap Gubernur Ibukota terpilih nantinya dapat melakukan normalisasi tanpa betonisasi. Atas dasar tersebut, Royani bersama masyarakat setempat mengundang cagub bernomor urut 3, Anies Baswedan, untuk menyampaikan aspirasinya secara langsung pada Senin (28/11/2016) sore menjelang matahari terbenam.

Dalam kesempatan ini, Anies Baswedan mengutarakan rasa syukurnya atas undangan pertemuan tersebut. Kegiatan masyarakat yang diprakasai oleh Royani dinilai Anies sangat sejalan dengan visi-misi yang dibawanya untuk Jakarta. "Insya Allah kita akan bisa membuat Jakarta kita seperti ini sepanjang Ciliwung nanti," ujar Anies membuka sambutannya kepada masyarakat.

Menurut mantan Rektor Paramadina ini, lingkungan hidup di Jakarta harus dikembalikan menjadi lingkungan hidup yang sehat dan berkelanjutan. Berkelanjutan bermakna lingkungan tersebut dapat didayagunakan untuk generasi selanjutnya.

"Karena sebenarnya kita ini minjam, bukan meninggalkan ke anak cucu, tapi minjam dari anak cucu kita. Kalau kita meminjam, jangan dihabiskan. Justru harus kita rawat dan kita pastikan anak-cucu kita dapat merasakan seperti yang kita rasakan sekarang," papar Anies.

Anies kemudian menegaskan bahwa cara kepemimpinan di Jakarta harus berubah yang awalnya berorientasi progam kerja menjadi gerakan gotong royong. "Gotong Royong bermakna pemerintah berbuat, wargapun berbuat. Dan kami justru ingin lebih banyak lagi ada tokoh-tokoh masyarakat seperti Pak Royani ini. Jadi yang disebut sebagai program pemerintah bukan hanya yang diselenggarakan pemerintah," terang Mantan Ketua Komite Etik KPK ini. [*]



Seniman Ancol Ekpresikan Keprihatinan Palestina

Seniman Ancol Ekpresikan Keprihatinan Palestina

INILAHCOM, Jakarta - Puluhan seniman lukis Pasar Seni Ancol mengekspresikan kegalauannya terhadap nasib rakyat Palestina melalui kanvas.

Dalam perlombaan yang digelar  untuk menyambut Hari Solidaritas Internasional bersama rakyat Palestina ini pada, Selasa (29/11), perlawanan dan keprihatinan terhadap nasib rakyat negara tersebut sangat kental tergambar.

Lomba lukis yang digelar Adara Relief International (Adara) sudah dimulai pada awal November lalu. Para pelukis yang tergabung dalam Forum Seniman Pasar Seni Ancolsudah mengawalinya dengan membuat kerangka berupa sketsa lukisan.

Dan kemudian kemudian pada Minggu (20/11) lalu merupakan acara puncak para seniman ini menyelesaikan karyanya.

"Karya yang dihasilkan merupakan bentuk ungkapan cinta, waktu yang panjang dalam proses melukisnya, seolah menandakan perlunya nafas panjang dalam membantu kemerdekaan Palestina,” tutur Ketua Adara, Nurjanah Hulwani, Senin (28/11).

Sebagai juri, Nurjanah mengajak dosen Institut Kesenian Jakarta, Bapak Aru dan Bapak Aji untuk menilai karya yang dihasilkan 20 seniman lukis ini.

Adapun dalam lomba lukis tersebut, Juara Pertama diberikan kepada Deni Bojong dengan mengambil tema Hiduplah dengan Merdeka, Palestina. Kemudian, Juara Kedua disematkan kepada Nasimin dengan tema, Do'a Untuk Bangsa dan Agamaku. Terakhir, Juara Ketiga, dinobatkan kepada Nazili yang mengambil tema Kemerdekaan Yang Terbelenggu.[jat]



Senin, 28 November 2016

Seniman Ancol Ekpresikan Keprihatian Palestina

Seniman Ancol Ekpresikan Keprihatian Palestina

INILAHCOM, Jakarta - Puluhan seniman lukis Pasar Seni Ancol mengekspresikan kegalauannya terhadap nasib rakyat Palestina melalui kanvas.

Dalam perlombaan yang digelar  untuk menyambut Hari Solidaritas Internasional bersama rakyat Palestina ini pada, Selasa (29/11), perlawanan dan keprihatinan terhadap nasib rakyat negara tersebut sangat kental tergambar.

Lomba lukis yang digelar Adara Relief International (Adara) sudah dimulai pada awal November lalu. Para pelukis yang tergabung dalam Forum Seniman Pasar Seni Ancolsudah mengawalinya dengan membuat kerangka berupa sketsa lukisan.

Dan kemudian kemudian pada Minggu (20/11) lalu merupakan acara puncak para seniman ini menyelesaikan karyanya.

"Karya yang dihasilkan merupakan bentuk ungkapan cinta, waktu yang panjang dalam proses melukisnya, seolah menandakan perlunya nafas panjang dalam membantu kemerdekaan Palestina,” tutur Ketua Adara, Nurjanah Hulwani, Senin (28/11).

Sebagai juri, Nurjanah mengajak dosen Institut Kesenian Jakarta, Bapak Aru dan Bapak Aji untuk menilai karya yang dihasilkan 20 seniman lukis ini.

Adapun dalam lomba lukis tersebut, Juara Pertama diberikan kepada Deni Bojong dengan mengambil tema Hiduplah dengan Merdeka, Palestina. Kemudian, Juara Kedua disematkan kepada Nasimin dengan tema, Do'a Untuk Bangsa dan Agamaku. Terakhir, Juara Ketiga, dinobatkan kepada Nazili yang mengambil tema Kemerdekaan Yang Terbelenggu.[jat]



Akhir Tahun DKI Miliki Gedung Eks Kedubes Inggris

Akhir Tahun DKI Miliki Gedung Eks Kedubes Inggris

INILAHCOM, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta akhir tahun ini akan resmi memiliki lahan milik eks Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris.

Sebab proses pembelian tersebut akan rampung dilakukan oleh Pemrpov DKI pada awal Desember 2016 mendatang.

"Sudah ada surat pernyataan dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN bahwa lahannya sudah bisa dibeli," ujar Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Djafar Muchlisin, Selasa (29/11/2016).

Menurutnya, sebelumnya terjadi permasalahan pada sertifikat lahan tersebut. Karena sertifikatnya diterbitkan sejak tahun 1960 sehingga perlu dilakukan pengecekan ulang.

"Jadi jenis kertas lamanya berbeda dengan surat sertifikat sekarang, termasuk logonya yang masih bola dunia dan belum seperti sekarang logo garuda," katanya.

Djafar mengatakan, setelah ada rekomendasi dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang maka telah diterbitkan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT). Dengan itu maka status tanah sudah selesai dan dapat segera terbayarkan.

"Proses selanjutnya ini ada di lembaran ketiga yaitu terkait pembayaran rekognisi sebesar Rp63 ribuan, ini lagi dicek karena belum jelas maksudnya, kita konsultasi terus dengan BPN," tandasnya.[jat]



Ketua Bhayangkari Polda Bagikan 2.000 Sembako

Ketua Bhayangkari Polda Bagikan 2.000 Sembako

INILAHCOM, Jakarta - Yayasan Kemala Bhakti (YKB) Polda Metro Jaya hari ini mengadakan bhakti sosial di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kembangan Kembangan Utara Jakarta Barat, Selasa (29/11/2016).

Kegiatan tersebut juga berkaitan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) YKB ke 70. Sebanyak 2000 bungkus sembako diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Kegiatan ini sebagai aksi peduli kami kepada masyarakat yang membutuhkan," ujar Ketua Bhayangkari Polda Metro Jaya Novita M. Iriawan di RPTRA Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (29/11/2016).

Istri Kapolda Metro Jaya itu menambahkan, selain membagikan sembako, pihaknya juga menggelar bhati kesehatan dan pengobatan bekerjasama dengan yayasan Budha Tsu Chi.

"Pengobatannya berupa pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan gigi dan tenaga medis berasal dari Dokter Kesehatan Kepolisian," ungkapnya. [rok]



Truk Tabrak 3 Motor Di Kalideres, 1 Tewas

Truk Tabrak 3 Motor Di Kalideres, 1 Tewas

INILAHCOM, Jakarta - Diduga hilang kendali sebuah mobil truk kontainer bernopol B 9108 UFJ yang dikemudikan Daryono (24) warga Indramayu menabrak 3 pengendara sepeda motor di pertigaan lampu merah depan Polsek Kalideres KM 16 arah Jakarta, Jalan Daan Mogot Jakarta Barat, Selasa (29/11).

Akibatnya satu orang meninggal dunia dan dua orang lainnya harus dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Kalideres Jakarta Barat karena mengalami luka berat.

Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Rahmat Dalizar menceritakan pada saat itu sang supir Kontainer sedang melaju dari Pelabuhan Tanjung Priuk ke lokasi tujuan menganter barang milik PT CS II Pola Sehat (Teh Gelas) di Km 19 Tangerang.

"Selanjutnya Truk tersebut, melanjutkan perjalanan menuju Marunda Jakarta Utara," ujar Dalizar di Jakarta Barat, Selasa (29/11/2016).

Dalizar menambahkan saat Truk tersebut berada di tempat kejadian perkara (TKP) hilang kendali dan menabrak terlebih dahulu terotoar lalu menabrak tiga kendaraan sepeda motor yang mengakibatkan Wario (42) asal Pekalongan tewas ditempat.

"Laka Lantas tersebut, juga mengakibatkan dua orang mengalami luka berat dan langsung dibawa ke RS Hermina Kalideres Jakarta Barat yakni, Ratno warga Pekalongan (37) dan Wahyu warga Grogol (43)," ungkapnya. [rok]



Kepadatan Lalulintas Hiasi Jakarta Pagi Ini

Kepadatan Lalulintas Hiasi Jakarta Pagi Ini

INILAHCOM, Jakarta - Traffic Management Centre (TMC) Polda Metro Jaya mengatakan pagi ini terjadi kepadatan lalulintas di sejumlah titik di Jakarta.

Lewat kiriman di akun Twitter resmi TMC Polda Metro Jaya diketahui salah satu titik kepadatan terjadi di sepanjang Jenderal Sudirman Bundaran Senayan mengarah ke Semanggi- Hotel Indonesia.

“06 37 Arus lalin Jalan Jenderal Sudirman Bundaran Senayan arah Semanggi - HI padat merayap,” kicau @TMCPoldaMetro, Selasa (29/11/2016).

Kondisi lalu lintas di sepanjang Jalan Raya Pasar Minggu dari arah Siaga Raya menuju Volvo juga mengalami kepadatan. Hal yang sama juga terjadi di Underpass Golden Jalan Angkasa Kemayoran akibat adanya genangan air. Pengendara pun dianjurkan untuk mencari jalur alternatif untuk menghindari kemacetan.

“06 32 Banjir 10 cm di Underpass Golden Jalan Angkasa Kemayoran berimbas lalin tersendat,” tulis @TMCPoldaMetro.

Di sisi lain ada sejumlah jalan utama yang terpantau lancar. Diantaranya arus lalu lintas di Tol Tomang mengarah ke Grogol dan Bandara. [hpy]



Hari Ini Jakarta Kembali Diguyur Hujan

Hari Ini Jakarta Kembali Diguyur Hujan

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan akan mengguyur wilayah Jakarta sepanjang hari pada Selasa (29/11/2016).

Dari situs resmi BMKG diketahui sejumlah wilayah di Jakarta akan dilanda hujan dengan intensitas ringan hingga sedang dari pagi sampai siang.

Hal yang sama juga terjadi di sejumlah daerah sekitar seperti Depok, dan Bekasi. Kedua daerah ini  akan dilanda hujan menjelang malam hari. Semnetara untuk Bogor akan diprediksi berawan.

Untuk malam hari untuk Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Bekasi dan Tangerang. justru diprediksi akan cerah berawan

Sedangkan suhu untuk wilayah Jakarta pada hari ini berada dikisaran 24-32 derajat celcius dengan tingkat kelembaban mencapai 60-100 persen. [hpy]



Anies Disambut Pantun, Janji Benahi BPJS Warga DKI

Anies Disambut Pantun, Janji Benahi BPJS Warga DKI

INILAHCOM, Jakarta - Tangannya dipenuhi batu mulia. Ukurannya juga besar. Dengan mengenakan pakaian khas pesilat Betawi, Nasir alias Bang Kitik langsung menyambut kedatangan Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat blusukan ke Gang Taniwan, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (28/11/2016).

Saat tiba, Anies pun langsung disambut dengan pantun. "Bikin janur ditusukan. Naik jukung tangkap gurame. Calon gubernur lagi blusukan. Kita dukung ramai-ramai," ujar Nasir disambut gelak tawa para warga Gang Taniwan.

Anies langsung mendatangi warga yang sudah menunggu. Di hadapan warga, Anies menyoroti penanganan kesehatan saat ini. Dia melihat bahwa banyak warga yang tidak mendapatkan pelayanan yang baik. "Bahkan tidak sedikit yang ditolak," ujarnya.

Untuk itu, dia akan berencana untuk menambah kapasitas rumah sakit. Termasuk akan memasukkan RS Swasta ke dalam jaringan. "Jadi semua RS akan memberikan pelayanan yang baik," ujar dia.

Melihat banyaknya pengaduan mengenai BPJS, Anies berjanji akan menyelesaikannya. Dia mengaku mengenal Direktur BPJS saat ini. Sehingga nantinya, dia akan meminta khusus agar BPJS bagi warga Jakarta akan disederhanakan. "Nanti akan dibicarakan khusus bagi warga Jakarta," ungkapnya.

Tak hanya menyoroti masalah kesehatan, Anies juga melihat kurangnya perhatian dari aparatur pemerintah. Dia memastikan akan memperbaiki sistem yang tidak baik tersebut. "Kelihatan bagus kalau cuman ada orangnya. Tapi pas tidak ada, programnya tidak jalan. Itu akan diubah," terangnya. [*]



Warga Rusun Cengkareng Ogah Digusur Curhat Anies

Warga Rusun Cengkareng Ogah Digusur Curhat Anies

INILAHCOM, Jakarta - Usianya sudah sepuh, 82 tahun tepatnya. Seluruh rambutnya memutih. Kulitnya mengerut. Sambil menatap ke bawah, dia berharap agar rumahnya di Blok Dahlia di Rusun Bumi Cengkareng Indah tidak digusur.

Namanya Suan Yuo. Sembari duduk, dia curhat ke calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dia berharap agar pengelola rusun yakni Perumnas menunda dulu demolishing Blok Dahlia. "Saya sudah puluhan tahun di sini," ujarnya

Tak hanya dia, ada 500 KK yang juga menunggu untuk digusur. Total ada delapan tower di blok Dahlia. Beberapa bulan lalu, pihaknya menerima surat kalau blok Dahlia akan dirobohkan.

Kondisinya memang cukup memprihatinkan, saat Anies datang, di blok tersebut sedang mati listrik. Sehingga, warga terpaksa untuk keluar rumah karena panas.

Pandiana, Ketua RW 16 Kelurahan Cengkareng Timur dan juga warga rusun mengakui bahwa surat pengosongan sudah ada. "Kami juga sudah didatangi dari pintu ke pintu. Jadinya warga takut," ungkapnya.

Melihat itu, Anies mengaku kalau dirinya tidak suka konsep gusur menggusur. Dirinya memilih untuk melakukan penataan. "Ini manusia. Bukan barang. Jadi harus ditata. Tidak bisa dipindah-pindah," ungkapnya. Menurutnya, rencana itu harus diungkapkan. Tidak boleh sebagian. Sebab akan menimbulkan ketegangan dan ketidakpastian.

Diakuinya, pengelola rusun memang PT Perumnas. Namun pemerintah provinsi memiliki kekuatan untuk negoisasi. "Apa solusinya nanti akan dibicarakan," ungkapnya. [*]



Minggu, 27 November 2016

Bangunan Roboh Dikira Bom Di Bekasi

Bangunan Roboh Dikira Bom Di Bekasi

INILAHCOM, Bekasi - Ratusan siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Kota Bekasi, Jawa Barat, dikejutkan oleh peristiwa ruangan roboh saat berlangsungnya jam belajar mengajar, Senin (28/11/2016) pagi.

"Bangunan yang roboh ada di sebelah ruang kelas saya. Suaranya berisik, saya kira bom atau gempa bumi," kata siswa kelas VIII SMPN 4 Kota Bekasi Ayuninda di Bekasi.

Menurut dia, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 08.20 WIB saat siswa di kelasnya sedang mengikuti mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Guru di kelas tersebut langsung menginstruksikan para siswanya untuk keluar dari ruang kelas dan berkumpul di lapangan.

"Ternyata yang roboh itu ruangan Laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)," katanya.

Kepala Sekolah SMPN 4 Kota Bekasi Heri Wahyudi mengatakan peristiwa tersebut sebenarnya sudah diperkirakan oleh pihaknya.

"Bangunan Laboratorium IPA ini sebenarnya dibangunan sejak 1986 dan tergolong sudah tua. Renovasi terakhir kita lakukan pada Agustus 2016 karena bagian atapnya sudah miring. Kayunya sudah rapuh digerogoti rayap," katanya.

Atas dasar itulah dirinya menginstruksikan agar ruang laboratorium dikosongkan dan sejumlah perangkat pendukung laboratorium IPA seperti teleskop, perangkat komputer, meja dan kursi di evakuasi ke ruang kelas sebelahnya.

"Jadi, pas roboh tadi sudah tidak ada aktivitas di dalam ruangan, sehingga tidak ada korban dari kejadian itu," katanya.

Pantauan di lokasi kejadian melaporkan, ruangan laboratorium IPA berukuran 15 x 9 meter per segi itu roboh pada seluruh bagian atapnya.

Sedangkan sejumlah dindingnya yang menjadi penyangga atap retak dan miring.

Kejadian itu tidak menganggu kegiatan belajar mengajar, sebab setelah ada penanganan dari pihak terkait, ratusan siswa kembali melakukan aktivitas belajar seperti semula.

"Robohnya bangunan ini akibat hujan lebat yang mengguyur Kota Bekasi sejak dini hari tadi sampai pagi," katanya.

Heri mengaku telah melaporkan kejadian itu kepada kepolisian serta Dinas Pendidikan dan Dinas Bangunan dan Permukiman Kota Bekasi.

"Kami harap dinas terkait bisa segera melakukan upaya perbaikan ruang roboh ini karena perlu digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Selain itu, dinding yang roboh juga rawan menimpa siswa," katanya.

Pihak kepolisian dari Polsek Bekasi Selatan telah memasang garis polisi guna menghindari adanya aktivitas di lokasi kejadian. [tar]



Nenek Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Di Halte

Nenek Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Di Halte

INILAHCOM, Jakarta - Seorang nenek tanpa identitas ditemukan tewas di halte depan Graha Vivere, Jalan Jenderal S Parman, Kelurahan Palmerah, Jakarta Barat, Senin (28/11).

Nenek tersebut tewas dengan posisi tidur menghadap kiri dan mengenakan baju batik berwarna kuning, kerudung batik warna coklat serta celana panjang warna hitam.

Kapolsek Palmerah Kompol Armunanto menceritakan pada saat itu Pakpahan (52) selaku pedagang pulsa tengah berdagang di dekat penemuan nenek yang diperkirakan umur 60 tahun.

"Pakpahan bersama masyarakat lainnya melihat seorang perempuan tua dengan posisi tidur hadap kiri diduga sudah dalam keadaan tidak bernyawa," ujar Armunanto di Jakarta Barat, Senin (28/11/2016).

Armunanto menambahkan, selanjutnya saksi melaporkan kepada Polisi yang kebetulan  sedang berpatroli disekitaran TKP.

"Dalam pemeriksaan terhadap jenazah kami tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya, diduga ia meninggal karena sakit dan tidak ditemukan identitas," ucapnya. [rok]



Polisi Tangkap 4 Remaja Saat Corat-Coret Tembok

Polisi Tangkap 4 Remaja Saat Corat-Coret Tembok

INILAHCOM, Jakarta - Jajaran Polsek Kebon Jeruk telah melaksanakan giat operasi cipta kondisi (cipkon) di wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Giat tersebut dilaksanakan dengan patroli mobile dengan kekuatan personil sebanyak 27 orang, yang terdiri dari Polsek Kebon Jeruk dan Citra Bhayangkara.

"Giat ini kami laksanakan untuk mempersempit para pelaku kejahatan curat, curas, curanmor, Indomart, Alfamart, SPBU, ATM yang buka 24 jam, serta tawuran dan balap liar," kata Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk Iptu Andryanto S Randotama di Jakarta Barat, Senin (28/11/2016).

Patroli dilakukan sekitaran Jalan Panjang Kebon Jeruk, Batusari, Arjuna Utara dan Selatan, Pasar Kemis, Pesing Koneng, Pengumen dan jalan Pengampuan.

Alhasil dalam patroli mobil tersebut, petugas berhasil mengamankan 4 orang yang sedang melakukan corat-coret tembok perkantoran dengan pilox di Jalan Panjang, Kedoya Selatan dan 1 orang yang dicurigai masuk ke Kantor SPBU di jalan Panjang, Kedoya Selatan.

"Kami juga menangkap 2 orang yang membawa sajam berupa pisau Lipat di Jalan Gili Samping, Kebon Jeruk dan 4 Kendaraan Roda Dua," ujarnya. [rok]



Pagi Ini Kepadatan Lalin Terjadi di Sejumlah Titik

Pagi Ini Kepadatan Lalin Terjadi di Sejumlah Titik

INILAHCOM, Jakarta - Traffic Managemen Centre Polda Metro Jaya mengatakan hujan yang mengguyur Jakarta sejak subuh mengakibatkan terjadinya kepadatan lalin di sejumlah titik di Jakarta, Senin (28/11/2016).

Lewat akun Twitter TMC Polda Metro Jaya, @TMCPoldaMetro, diketahui kepadatan arus lalu lintas antara lain terjadi dari kawasan Semanggi ke arah Slipi, Jakarta Barat.

"05.58 Pengaturan lalin di TL Slipi, situasi trpantau ramai cenderung padat, cuaca gerimis," kicau @TMCPoldaMetro.

Kepadatan juga terjadi di Cawang dan Otosta, Jakarta Timur.

"Lalin Cawang kompor arah Otista terpantau ramai cenderung padat," tulis TMC Polda Metro. [hpy]



Awal Pekan Jakarta Diwarnai 3 Lakalantas

Awal Pekan Jakarta Diwarnai 3 Lakalantas

INILAHCOM, Jakarta - Traffic Managemen Centre Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya mengatakan pada awal pekan ini, Senin (28/11/2016) ada tiga kecelakaan lalulintas yang mewarnai jalanan Jakarta.

Kecelakaan pertama kali terjadi di Wisma Slipi ke arah Tomang, Jakarta Barat.

"(Pukul) 02:09 Kecelakaan mobil Daihatsu Ayla menabrak separator busway di dpn Wisma Slipi (arah Tomang) & Msh penanganan," kicau akun Twitter TMC Polda Metro Jaya, @TMCPoldaMetro.

Yang kedua mobil sedan Honda City, yang menabrak median jalan di Tol Tomang menuju Tangerang.

"02:12 Honda City D 1250 ABK menabrak median di KM 1,800 Tol Tomang (arah Tangerang)," cuit @TMCPoldaMetro.

Selanjutnya, kecelakaan tunggal melibatkan mobil Daihatsu Alya B1953 BYD yang menabrak pembatas jalan di depan Wisma Slipi, Jakarta Barat.

"02:13 Kecelakaan Kendaraan B 1953 BYD menabrak pembatas di dpn Wisma Slipi Jl. S. Parman & sdh dlm penanganan Polri," kata @TMCPoldaMetro. [hpy]



Hari Ini Jabodetabek Diguyur Hujan Seharian Penuh

Hari Ini Jabodetabek Diguyur Hujan Seharian Penuh

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi, hujan dengan intensitas ringan hingga tinggi akan mengguyur Jabodetabek, Senin (28/11/2016).

Dari situs resmi BMKG diketahui pada pagi hari bahkan cuaca hujan yang disertai petir akan menyapa Bogor, Bekasi dan Tangerang. Sedangkan Jakarta akan diguyur hujan dengan intensitas sedang dan ringan.

Beranjak siang, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat akan tetap menguyur seluruh kawasan Jabodetabek. Hanya Kabupaten Kepulauan Seribu yang berpotensi berawan.

Malam harinya, kondisi Jabodetabek diramalkan mengalami hujan mulai dari intensitas ringan hingga lebat dan kondisi serupa juga masih terjadi hingga dini hari.

Untuk suhu udara di Ibu Kota berkisar 24 hingga 31 derajat celcius dengan kelembaban udara mencapai 95 persen. [hpy]



Duel Maut, Dua Warga Tewas Di Bekasi

Duel Maut, Dua Warga Tewas Di Bekasi

INILAHCOM, Bekasi - Dua warga tewas usai berduel di Jalan Raya Pasar Kecapi RT.06/RW.03 Kelurahan Jatiwarna, Kecamatan Pondokmelati Kota Bekasi.

"Kedua korban atas nama Iyan meningal dunia tanpa luka fisik dan Bujang Sonny meninggal akibat luka tusukan di dada kiri," kata Kasubag Humas Polrestro Bekasi Kota AKP Erna Ruswing di Bekasi, Minggu (27/11/2016).

Aksi duel maut itu bermula saat saksi atas nama Muhsinin melihat Iyan mengeluarkan sebilah pisau dan berkelahi dengan Bujang Sonny.

Kemudian saksi berteriak membangunkan rekannya yang kini berstatus tersangka bernama Surma Wijaya untuk melerai perkelahian itu dan duel tersebut pun terhenti setelah Bujang Sonny jatuh terkapar di depan rumah salah satu warga dengan luka tusukan pisau.

Dikatakan Erna, tersangka Surma diketahui merupakan saudara dari korban Bujang Sonny yang diduga terlibat membunuh Iyan dengan memukul balok kayu ke tubuh korban.

"Menurut saksi, Surma yang bangun dari tidurnya melihat Iyan sudah tergeletak dengan mengeluarkan banyak darah tepat di depan Toko Furniture Najwa," katanya.

Melihat situasi itu, Surma kemudian mengambil sebilah kayu selanjutnya dipukul ke bagian punggung dan kepala Iyan hingga tewas.

"Kemudian untuk proses penyelidikan kedua korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati guna Visum Et Repertum," katanya.

Dikatakan Erna, pihaknya saat ini masih memeriksa sejumlah saksi mata dalam kejadian pembunuhan itu.

"Kami telah menyita sebilah pisau dapur. Polisi juga sudah menerima laporan dan mengecek ke tempat kejadian perkara serta membawa jenazah ke rumah sakit," katanya.

Tersangka Surman telah ditangkap oleh jajaran Reserse Kriminal Polrestro Bekasi Kota untuk mempertangungjawabkan perbuatannya.

"Penyebab pertikaian kedua laki-laki itu sedang kami tindaklanjuti," demikian Erna.



Ini Sumber Teroris Majalengka Rakit Bom

Ini Sumber Teroris Majalengka Rakit Bom

INILAHCOM, Jakarta - Terduga teroris dari Majalengka, ESB alias AS, diketahui mendapat pengetahuan merakit bom dari kesehariannya sebagai tukang service handphone.

"Sehari-hari dikenal sebagai tukang service handphone yah, yang bersangkutan memahami elektronik," kata Kapolda Banten Brigjen Polisi Listyo Sigit Prabowo, Minggu (27/11/2016).

ESB ditangkap Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror bersama kepolisian Polda Banten, di kediamannya di Jalan Raya Serang, Kelapa Dua, Sukamanah, Baros.

Untuk mendalami masalah ini, para keluarga dan tetangga yang dianggap mengetahui gerak-gerik ESB selama ini, juga akan dimintai keterangan oleh Polisi.

"Yang jelas nanti keluarganya, tetangganya yang mengetahui aktivitas tersangka sebagai apa, akan dimintai keterangannya. Akan kita periksa selama tujuh hari," tegas mantan ajudan Presiden Joko Widodo ini.

ESB, menurut kepolisian, masih satu jaringan dengan Rio Priatna Prabowo, tersangka teroris asal Majalengka, yang ditangkap di lokasi yang sama. Keduanya merupakan sel dari jaringan Jamaah Anshori Tauhid yang telah membaiat ke ISIS.



Anies Ingatkan Ahok Pentingnya Menjaga Kata-kata

Anies Ingatkan Ahok Pentingnya Menjaga Kata-kata

INILAHCOM, Jakarta - Calon Gubernur no urut 3 Anies Baswedan menyindir gubernur petahana Basuki Tjahja Purnama saat menjadi narasumber di acara Mata Najwa, Sabtu (26/11/2016). Anies menyampaikan bahwa Ahok (sapaan akrab Basuki) seharusnya berhati-hati menggunakan kata-kata.

Kedua cagub itu memang duduk berdua dalam talkshow yang dibawakan Najwa Sihab itu. Saat Najwa membahas mengenai kebhinekaan, Anies mengingatkan bahwa penggunaan kata berperan sangat penting dalam menjaga kebhinekaan. “Kata-kata dapat merenggangkan hubungan, kata-kata dapat mempersatukan hubungan,” ujar mantan Menteri Pendidikan tersebut.

Begitu juga dengan kasus yang menjerat Ahok yang menurut Anies merupakan konsekuensi dari tidak dijaganya sebuah kata. Inisiator Indonesia Mengajar itu juga menekankan lebih baik berhati-hati dalm menggunakan kata, daripada diungkapkan dan akhirnya disesali.

”Yang terjadi dengan Pak Basuki kan seperti itu, diungkapkan lalu disesali, dan efeknya luar biasa,” tutur Anies yang dibalas dengan anggukan Ahok.

Untuk ke depannya Anies berharap, bukan hanya saat konten Pilkada saja. Melainkan dalam kehidupan sehari-hari hendaknya kita menjaga setiap perkatan kita, jangan sampai menyinggung pihak lain yang nantinya malah membuat mereka sakit akibat perkataan tersebut.

”Jangan hanya kita bicara kebhinekaan, yok kita bicara persatuan, yok kita bicara tentang bagaimana pihak lain kalau mendengar apa yang saya katakan,bagaimana kita membayangakan pihak lain apa yang kita dengar,”paparnya.

"Jika semua pihak mampu memahami esensi penggunaan kata-kata maka niscaya ke depan persatuan, terlebih momen Pilkada akan jauh lebih baik untuk semua," ucap Anies. [*]



Anies: KJS Plus Bakal Sasar Tokoh Agama

Anies: KJS Plus Bakal Sasar Tokoh Agama

INILAHCOM, Jakarta - Salah satu program yang dicanangkan calon Gubernur dan Wagub DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno, adalah Kartu Jakarta Sehat (KJS) Plus.

Menurut Anies, perbaikan di sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas, karena memiliki peran sentral. "Bagaimana kita bisa produktif, kalau tidak sehat. Makanya, perbaikan di sektor kesehatan menjadi keharusan, baik mutu layanan maupun infrastruktur fisiknya," kata Mantan Ketua Komite Etik KPK ini, Minggu, Minggu (27/11/2016).

Meski mengadopsi kebijakan sebelumnya. Eks rektor Universitas Paramadina ini memastikan, program KJS Plus tersebut akan jauh lebih baik. "Karena merupakan hasil evaluasi atas kebijakan yang sebelumnya," jelasnya.

Misalnya, terkait sasaran. Untuk KJS Plus, nantinya dapat digunakan oleh tokoh agama, seperti guru mengaji, pengajar Sekolah Minggu, hingga penjaga rumah ibadah.

"Para tokoh agama menjadi bagian tak terpisahkan dalam membangun generasi masa depan, khususnya spiritual anak-anak kita. Mereka juga selalu mendoakan dan memberikan saran kepada warga. Betapa pentingnya peran mereka dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tetapi, selama ini, ketika mereka terkena musibah atau sakit, sedikit sekali yang peduli dengan mereka," tuturnya.

"Karenanya, kami ingin sekali membantu para tokoh agama. Salah satunya melalui KJS Plus," imbuh mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Kemudian, cakupan KJS Plus juga akan diperluas, khususnya menyangkut penyakit yang bisa di-cover. Sebab, penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyebab kematian terbesar di Indonesia. "Sedangkan upaya pencegahannya, belum maksimal," ungkap Anies. Beberapa PTM tersebut meliputi kanker, serangan jantung, hipertensi, dan sebagainya.

Peraih gelar doktor ilmu politik dari Northern Illinois University ini menambahkan, dirinya juga bakal menggratiskan biaya bersalin bagi anak pertama dan kedua. Pasalnya, angka kematian ibu dan anak saat persalinan cukup tinggi dan warga tidak mampu masih banyak yang menanggung biaya sendiri.

"Pada 2012 saja sebanyak 93 ibu melahirkan meninggal dunia. Kasus terbanyak di Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Hal itu, terjadi karena sekitar 10 persen persalinan belum dilakukan tenaga kesehatan profesional dengan faktor biaya sebagi penghambat," paparnya.

Pendamping Anies, Sandi menambahkan, KJS Plus juga bisa digunakan untuk pelayanan mamografi dan pendeteksian kanker prostat sebanyak satu kali dalam satu tahun. Sasarannya, penduduk DKI tanpa terkecuali yang telah berusia 40 tahun ke atas.

"Kami juga akan menggalakan program-program pelatihan guna membantu meningkatkan kapasitas para tokoh agama dalam melayani masyarakat dan menjaga keharmonisan warga," janji peraih gelar Master of Business Administration dari George Washingtonn University itu.

"Begitu pula dengan serangkaian kegiatan sebagai upaya preventif atau pencegahan penyakit-penyakit tidak menular," tutup calon wagub nomor urut 3 ini. [*]



Polisi Bekuk Begal Sadis di Cengkareng

Polisi Bekuk Begal Sadis di Cengkareng

INILAHCOM, Jakarta - Polda Metro Jaya berhasil membekuk seorang begal sadis asal Banten yang biasa beroperasi di Tangerang. Arman (27), Dia ditangkap di Jalan Pedongkelan, Kapuk Cengkareng, Jakarta Barat.

"Modus operandinya, para pelaku memepet korban yang sedang melintas di jalan sepi dengan menggunakan senjata tajam jenis golok. Jika korban melawan dia tidak segan-segan melukai dengan cara membacoknya," kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Budi Hermanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Minggu (27/11/2016).

Bersama enam temannya, Arman tak segan melukai korban. Selain itu, Arman juga tak takut melakukan aksinya saat malam belum terlalu larut. Dalam salah satu laporan kepolisian, Arman  pernah beraksi sekitar pukul 20.15 WIB di Jalan Raya Salembaran, Kosambi, Tangerang, Banten.

Kini, rekan Arman yang di antaranya Ahmad alias Madun, Udin alias Kijut, Ano alias Unyil, Maman alias Conder, Aris alias Kiwong dan Manda ymasih dalam pencarian.

Dalam penangkapan Arman, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebilah senjata tajam jenis golok, satu unit sepeda motor, baju yang dipakai saat beraksi dan satu telepon genggam.

Atas perbuatannya, Arman kini mendekam di ruang tahanan Polda Metro Jaya. Pria asal Pandeglang Banten, ini terancam pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. "Ancaman maksimal sembilan tahun penjara," ujarnya.



Polisi Tangkap Begal Sadis di Kawasan Cipayung

Polisi Tangkap Begal Sadis di Kawasan Cipayung

INILAHCOM, Jakarta - Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku pembegalan yang membunuh seorang remaja 17 tahun dan melukai seorang lainnya di Jalan Raya Cipayung, Jakarta Timur.

"Setelah ada laporan polisi, kemudian kita analisis rekam CCTV yang ada di sekitar lokasi. Kemudian kita analisis ciri-ciri pelaku," ujar Kepala Sub Direktorat Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Budi Hermanto di Mapolda Metro Jaya, Minggu (27/11/2016).

Pelaku yang sudah ditangkap, yakni berinisial B, Revi alias Buluk, Madont, Ario, Sukun dan Tonjol. "Kami lakukan penangkapan di daerah Ciracas. Pelaku sudah mengetahui ia sedang diburu petugas. Makanya dia ketakutan dan bersembunyi di daerah di Ciracas," ujarnya.

Sementara empat pelaku lainnya, masih buron, mereka teridentifikasi masing-masing bernama Anoy, Usman, Muklis, Idris dan Memet.

"Atas perbuatannya para tersangka diancam dengan pasal 170 KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara," ujarnya.

Sebelumnya pada Minggu (20/11/2016) lalu, aksi pembegalan terjadi di Cipayung, Jakarta Timur. Satu korban atas nama Rendi Hermawan (17 tahun), tewas setelah dianiaya pelaku dengan senjata tajam. Sementara satu lainnnya, Imam Masyuri (20 tahun) dibacok hingga terluka parah.
 



13 Pria Gay Digrebek Saat Pesta Seks di Kalibata

13 Pria Gay Digrebek Saat Pesta Seks di Kalibata

INILAHCOM, Jakarta - Kepolisian sektor Pancoran behasil membekuk 13 orang pria yang dicurigai sedang kumpul kebo sesama jenis (gay).

Ke 13 lelaki diamankan pada Sabtu (26/11/2016) malam di apartemen Kalibata City, tower Damar, lantai 7, unit CF, sekitar jam 23.00 WIB.

Dari informasi yang dihimpun, saat digrebek, beberapa pria kedapatan sudah telanjang. Enam orang bertindak sebagai penyelenggara acara dan admin group, serta tujuh orang peserta sex party.

Dari lokasi, polisi telah mengamankan berbagai barang bukti, di antaranya kondom dan enam ponsel milik admin grup.

Dalam melakukan penggrebekan, polisi dibantu Ormas Front Pembela Islam (FPI). FPI juga yang melaporkan dugaan pesta seks kaum gay tersebut ke polisi pada Sabtu malam sebelum penggrebekan.

Hingga kini, ke 13 orang tersebut masih berada di Polsek Pancoran untuk menjalani pemeriksaan intensif.



Sabtu, 26 November 2016

Nodong, 2 Preman Dibekuk Di Cengkareng

Nodong, 2 Preman Dibekuk Di Cengkareng

INILAHCOM, Jakarta - Aksi kejahatan kembali terjadi di Jakarta Barat, kini dua preman berinisial JW (20) dan RUS (22) dibekuk polisi karena telah melakukan penodongan di Jalan Daan mogot, Cengkareng Timur, Cengkareng Jakarta Barat.

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Poltar L Gaol menjelaskan pada saat itu Dika (25) selaku korban sedang berjalan bersama rekannya untuk pulang kerumahnya dan saat di tengah perjalanan kedua pelaku yang merupakan warga Cengkareng tersebut langsung menghampiri korban dan mengambil tas yang berisikan Hp dan dompet di tempat kejadian perkara (TKP).

Melihat kejadian tersebut, korban berusaha menpertahankan barangnya dan kedua pelaku langsung mengancam korban dengan menunjukkan pisau yang diikat di paha kanan pelaku.

"Setelah itu pelaku menyuruh korban dan rekannya untuk membelakangi para pelaku, setelah itu kedua pelaku melarikan diri naik angkot, kemudian korban teriak dan memancing perhatian anggota polisi yang sedang mengatur lalu lintas yang  kemudian memberhentikan angkot dan mengamankan keduanya," ujar Antonius di Jakarta Barat, Minggu (27/11/2016).

Antonius menambahkan, namun satu pelaku sempat melarikan diri dan berhasil diamankan oleh Anggota Buser Unit Reskrim Polsek Cengkareng berikut barang bukti.

"Dari pengakuan kedua pelaku, sudah sering melakukan perbuatan yang sama khususnya kepada anak-anak sekolah dan perempuan," tandasnya. [rok]



Gadai Motor Tetangga, Pemuda Pengangguran Dibekuk

Gadai Motor Tetangga, Pemuda Pengangguran Dibekuk

INILAHCOM, Jakarta - Seorang pemuda pengangguran berinisial NH (24) dibekuk polisi karena telah menggadaikan kendaraan roda dua tanpa seizin Mandirin (55) selaku tetangganya di Jalan Duri Baru V No 27 Rt 008/05, Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat.

Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Antonius menceritakan pada hari Sabtu (5/11) sekira pukul 19.00 WIB malam, pelaku datang ke rumah korban untuk meminjam sepeda motor dengan alasan ingin mengambil uang di Bank.

"Ternyata setelah itu, pelaku kabur dan tidak pulang-pulang," kata Antonius di Jakarta Barat, Minggu (27/11/2016).

Antonius menambahkan, berselang beberapa lama kemudian, yakni pada hari Minggu (27/11) sekira pukul 00.10 Wib, korban mengetahui pelaku pulang ke rumahnya.

"Korban langsung meminta bantuan anggota Buser kami yang kemudian mengamankan pelaku," ujarnya.

Mantan Kanit Reskrim Tanjung Duren itu menambahkan setelah dilakukan interograsi, pelaku mengaku telah menggadaikan sepeda motor korban. [rok]



Tawuran, Remaja Kena Sabetan Celurit Di Tamansari

Tawuran, Remaja Kena Sabetan Celurit Di Tamansari

INILAHCOM, Jakarta - Aksi tawuran antar kampung kembali terjadi di Jakarta Barat. Akibatnya satu orang bernama M Hasan Basri (20) warga Keagungan menjadi korban dan langsung di larikan ke Rumah Sakit (RS) Tarakan.

Korban dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka serius di bagian pinggang sebelah kanan  akibat sabetan senjata tajam jenis celurit saat tengah tawuran di Ketapang, Tamansari Jakarta Barat.

Kapolsek Metro Tamansari AKBP Nasriadi menjelaskan setelah melakukan pengecekkan korban di RS tersebut, pihaknya langsung mengamankan 4 orang pelaku tawuran di lokasi tersebut.



"4 orang pelaku aksi tawuran tersebut telah kita amankan di depan Bank BNI Jalan Suryopranoto," ujar Nasriadi di Jakarta Barat, Minggu (27/11/2016).

Nasriadi menambahkan keempatnya langsung digiring ke Mapolsek Tamansari Jakarta barat guna dilakukan penyidikkan lebih lanjut.

"Keempatnya sedang kita lakukan interograsi dan pengembangan," ungkapnya. [rok]