Laman

Sabtu, 31 Agustus 2019

Awal Bulan September Cuaca DKI Cerah

Awal Bulan September Cuaca DKI Cerah

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca DKI Jakarta pagi ini, Minggu (1/9/2019) cerah berawan.

 

Kondisi tersebut diprediksi akan berlanjut hingga siang dan malam hari.
Suhu di awal bulan September ini berkisar antara 23 hingga 33 derajat celcius dengan kelembaban sekitar 50 sampai 70  persen. [wll]



Polusi Udara Batu Bara, Warga Cilincing Protes

Polusi Udara Batu Bara, Warga Cilincing Protes

INILAHCOM, Jakarta - Polusi udara akibat debu batu bara di Marunda, diduga menyebabkan banyak warga kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, menderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Menindak lanjuti hal itu, Koalisi Masyarakat Jakarta Utara melakukan aksi demonstrasi di pelabuhan PT. Karya Citra Nusantara (KCN), Marunda, Jakarta Utara, Sabtu (21/9/2019). Mereka mengaku, telah dirugikan akibat polusi udara tersebut.

"Kami disini mendesak agar segera memberhentikan pengoperasian perusahaan karena telah melanggar hukum yang telah diatur oleh pemerintah dan harus bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan akibat dari operasi bongkar muat  batu bara di pelabuhan tersebut," kata Laode Kamaludin, Kordinator Lapangan Koalisi Masyarakat Jakarta Utara.

Debu berwarna hitam pekat itu lanjutnya, terbukti tampak jelas menempel di dinding dan kusen jendela salah satu warga bernama Sugiyanto, di Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Sugiyanto mengatakan, debu hitam yang ia tunjukkan itu terhitung sedikit. Sebab, pada musim angin barat daya pada November–Februari, tebal tumpukan debu bisa lebih dari 1 sentimeter. Ia melanjutkan debu batu bara berbeda dengan debu pada umumnya, debu batu bara berdampak buruk bagi kesehatan.

"Kalau terhirup, tenggorokan terasa gatal," tandasnya. [fad]



Anies: InsyaAllah Tahun Ini Tahun Keberkahan

Anies: InsyaAllah Tahun Ini Tahun Keberkahan

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, Tahun Baru 1 Muharam 1441 H hendaknya menjadi momentum refleksi diri bagi seluruh warga Ibu kota. Ia berharap, tahun berikutnya kehidupan di Ibu kota menjadi semakin lebih baik.

"Tahun yang baru ini bisa mengantarkan kita untuk lebih berkarya, insyaAllah tahun baru ini menjadi tahun keberkahan," kata Anies di Jakarta Muharram Festival di Bundaran HI, Sabtu (31/8/2019) malam.

Anies menambahkan, 1 Muharram 1441  juga menjadi momen untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi seluruh warga. Anies juga meminta doa dan restu dari masyarakat, agar Pemprov DKI dan jajarannya terus mengabdi untuk rakyat.

"Doakan kami bisa menuntaskan dengan istiqamah, sekaligus mendoakan seluruh warga Jakarta insyaallah di tahun yang baru ini diberikan kemudahan dalam semua urusan. Tahun yang memberikan keberkahan bagi kita semua dan insyaallah kita akan merasakan kota yang maju, warga yang bahagia dan insyaallah selalu dalam keberkahan," tandasnya. [fad]



Operasi Patuh Jaya, Polres Bekasi Beri Penyuluhan

Operasi Patuh Jaya, Polres Bekasi Beri Penyuluhan

INILAHCOM, Jakarta - Selain menindak, Operasi Patuh yang dilakukan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Bekasi,(29/8) juga memberikan penyuluhan kepada pelanggar lalulintas khususnya yang melawan arus, karena sangat membahayakan pengendara lain.

Data pada hari pertama Operasi Patuh yang dilakukan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bekasi Kabupaten, dari 270 pelanggar, paling banyak merupakan pelanggar melawan arus.

"Tapi tidak semua kami tilang. Mereka diberikan teguran dan pengarahan agar tidak mengendarai kendaraan melawan arus karena membahayakan diri sendiri dan orang lain," kata Kasat Lantas Polres Kabupaten Bekasi, AKBP Tartono.

Dia menyebut para pelanggar dikumpulkan dalam satu ruangan khusus. Mereka diberikan pemahaman pentingnya berlalu lintas di jalan umum.

"Jadi tidak selalu menindak, tapi juga penyuluhan, agar mereka sadar akan berlalulintas," ujarnya.

Operasi patuh ini serentak dilaksanakan 29 Agustus sampai dengan 11 september 2019 di seluruh Indonesia. Tujuannya untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat berlalulintas.

Operasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, mengurangi angka kecelakaan, dan meningkatkan ketertiban dalam berlalu lintas.

Adapun tujuh jenis pelanggaran yang menjadi target operasi adalah:
1. Pengemudi yang melawan arus;
2. Pengemudi yang berusia di bawah 17 tahun;
3. Pengemudi yang menggunakan rotator atau rotator yang bukan peruntukannya;
4. Pengemudi yang menggunakan ponsel saat mengendarai kendaraan bermotor;
5. Pengemudi dan penumpang sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI; dan
6. Pengemudi kendaraan bermotor yang menggunakan Narkoba atau minuman keras

[rok]



Tomoci Fair 6 Hadirkan 42 Komunitas Toys & Models

Tomoci Fair 6 Hadirkan 42 Komunitas Toys & Models

INILAH.COM, Jakarta - Komunitas Toys and Model Collector Indonesia atau disingkat Tomoci kembali menggelar pameran Diecast Tomoci Fair 6. Acara yang digelar Hypebies ini akan berlangsung pada 31 Agustus – 1 September 2019 di Balai Kartini, Jakarta.

Tomoci Fair 6 merupakan salah satu event toys & model collector terbesar yang diadakan oleh dengan Tomochi (Toys & Model Collector Indonesia) yang merupakan Komunitas toys & model terbesar di Indonesia.

Pada tahun ke-6 ini, Tomoci Fair 6 mengusung tema “The Annual Largest and Most Trusted Toys and Model Collectors Event in Indonesia”. Tomoci 6 ini akan diisi pameran dengan beragam koleksi mainan toys dan models yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan dan usia.

Business Head Hypebies mengatakan Ronny Martinus mengatakan penyelenggaraan Tomoci Fair 6 kali ini akan lebih komprehensif dibandingkan dengan pameran pada tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan selain aka menampilkan berbagai koleksi unik dari tays dan models, acara ini juga berkolaborasi dengan Rebellion Official Club yang merupakan sebuah perusahaan modifikasi mobil yang memadukan elemen khas Jepang dan Eropa pada supercar Porsche (Porsche Tuner).

Selain itu beberapa brand besar seperti TOMICA, Hot Wheels, Majorette dan Jada akan turut meramaikan Tomoci Fair 6.

“42 komunitas toys dan models di Indonesia akan turut mengadakan berbagai macam kegiatan selama acara berlangsung. Para pengunjung dari berbagai kalangan dan umur dapat melihat keunikan dari berbagai koleksi otentik yang terjamin orisinalitasnya, diluar berbagai aktivitas menarik sebagai bagian dari rangkaian acara seperti aktivitas memodifikasi diecast, pameran supercar dan lainnya,” kata Ronny Martinus, di Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Ronny menambahkan Tomoci Fair 6 memiliki tujuan untuk memfasilitasi hobi sebagai suatu hal yang positif dengan menyediakan media atau wadah yang sesuai agar masyarakat dari berbagai kalangan dapat mengekspresikan diri untuk haI-hal yang positif.

“Kami menyambut semua kalangan baik dari kalangan kolektor maupun masyarakat umum perorangan maupun keluarga untuk berkunjung karena selain pameran,” ujarnya.

Dalam pameran ini, KiosTix sebagai perusahaan manajemen tiket dan penyedia tiket pertunjukan terbesar di Indonesia turut ambil bagian. Pengunjung yang hendak datang ke pameran dapat membeli tiket Tomoci Fair 6 secara online melalui website KiosTix dan on the spot, dengan harga tiket mulai Rp 30 ribu per orang.

“Pameran ini sangat menarik dihadiri, dan mendukung upaya pemerintah dalam menggalakkan perkembangan industri kreatif di Indonesia. Koleksi barang yang dijual pun sangat beragam,” kata Andhika Soetalaksana, Vice President Sales dan Partnership KiosTix.  [adc]



Sarlin Jones Tak Sangka Jadi Miss Grand Indonesia

Sarlin Jones Tak Sangka Jadi Miss Grand Indonesia

INILAH.COM, Jakarta - Ajang Miss Grand Indonesia 2019 baru saja digelar. Ajang kecantikan ini menobatkan Sarlin Jones, perwakilan dari Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai pemenang Miss Grand Indonesia tahun ini dan berhak mewakili Indonesia di ajang Miss Grand International.

Sarlin Jones berhasil menyisihkan 33 finalis lainnya dari berbagai provinsi di Indonesia. Persaingan ketat antara finalis dari Bali, Sumatera Utara dan Nusa Tenggara Timur di tiga besar akhirnya dimenangkan berhasil diraih perwakilan NTT.

Mahkota kemenangan Sarlin Jones diserahkan langsung oleh Miss Grand International 2018, Clara Sosa. Atas kemenangannya, Sarlin berhak mewakili Indoneisa di ajang Miss Grand International di Venezuella pada Oktober mendatang.

Presiden Director Miss Grand Indonesia yang juga National Director Miss Grand International Indonesia, Dikna Faradiba, mengatakan, terpilihnya Sarlin Jones sebagai pemenang diputuskan dewan juri setelah melalui proses seleksi ketat mencakup banyak hal dari awal sampai masa karantina.

"Kali ini kami sudah mendapatkan satu pemenang utama Miss Grand Indonesia 2019 yaitu sarlin Jones dari Nusa Tenggara Timur, Runner Up 1 Cindy Yuliani dan Runner Up II dari Sumatera Utara Gabriella Hutahaean," kata Dikna dalam keterangannya kepada media.

Ketiga pemenang, yakni juara 1, 2 dan 3 akan dikontrak untuk menjalankan tugas yang sudah ditentukan. Dikna berharap, ketiga pemenang dapat menjalankan tugas mereka dengan baik.

"Semua pemenang ini kami harap bisa menjalankan tugas sebaik-baiknya bersama kami dari yayasan," ujarnya. [adc]



Jumat, 30 Agustus 2019

DKI Cerah Berawan Sepanjang Hari ini

DKI Cerah Berawan Sepanjang Hari ini

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca DKI Jakarta pagi ini, Sabtu (31/8/2019) cerah.

Kondisi tersebut diprediksi akan berlanjut hingga siang dan malam hari.

Sedangkan untuk dini hari nanti, dilaporkan BMKG cuaca Ibu kota diprakirakan dalam keadaan cerah berawan.

Suhu di akhir bulan Agustus ini berkisar antara 22 hingga 33 derajat celcius dengan kelembaban sekitar 50 sampai 85 persen.



Berkas Perkara Nunung Srimulat Dinyatakan Lengkap

Berkas Perkara Nunung Srimulat Dinyatakan Lengkap

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan berkas perkara dugaan penyalahgunaan sabu oleh komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung Srimulat dan suaminya July Jan Sembiring sudah dinyatakan lengkap oleh pihak Kejaksaan atau P21.

"Iya jadi berkas perkara dari NN dan JJ yang sempat di P19 dan diperbaiki, kini sudah P21. Sudah dinyatakan lengkap oleh pihak kejaksaan pada tanggal 28 Agustus," katanya kepada INILAHCOM, Jumat (30/8/2019).

Untuk itu pihaknya akan segera menjadwalkan untuk penyerahan tersangka dan barang bukti ke pihak Kejaksaan.

"Setelah dinyatakan lengkap, tentunya penyidik akan segera menyerhakan tersangka dan barang bukti. Rencananya pekan depan," bebernya.

Sementara, Kasubdit I Ditresnarkoba PMJ AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan berkas Nunung dan suami dinyatakan lengkap pada 28 Agustus 2019.

"Iya betul. Berkasnya sempat di kembalikan untuk dilengkapi. Dan sudah diserahkan satu hari setelah dikembalikan. Sekarang sudah dinyatakan lengkap. Tanggal 28 Agustus. Untuk berkas perkaranya, terpisah. NN sendiri JJ sendiri. Jadi ada dua berkas," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan pihaknya menangkap Sandiansyah alias Si Kumis, pemasok untuk kurir yang mengantar sabu ke komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung Srimulat bersama empat orang.

"Yang ditangkap itu total lima orang, termasuk si Kumis," katanya kepada INILAHCOM, Selasa (6/8/2019).

Ia menjelaskan, kelima tersangka yang diamankan adalah Sandiansyah alias Kumis (36), Fajar ali Paturohman (21), Dera Anggi Wigena (32), Dino ananda Vironimo alias Bagong (19) dan Manik Lanang Palgubadi (19).

Calvijn mengatakan, pihaknya meringkus tersangka Kumis, Fajar dan Dera di indekos milik tersangka Manik, di Jalan KH. Agus Salik, Kelurahan Sumbergedong, Trenggalek, Jatim pada Sabtu (3/8/2019) sekira pukul 20.50 WIB.

Diketahui, polisi sudah menetapkan komedian Nunung dan suaminya July Jan Sambiran, serta pemasok berperan sebagai kurir Hadi Moheriyanto sebagai tersangka.

Nunung ditangkap oleh Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada Jumat (19/7) lalu bersama suaminya July Jan Sambiran, di kediamannya Jalan Tebet Timur III.

Mereka ditangkap setelah melakukan transaksi dengan seorang pemasok narkotika Hadi Moheriyanto yang ditangkap pada lokasi sama.

Dari kediaman Nunung dan suaminya, polisi mengamankan barang bukti berupa satu klip sabu seberat 0,36 gram, dua klip kecil bekas bungkus sabu yang telah digunakan, dan tiga sedotan plastik.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu sedotan plastik sendok sabu, satu bong, korek api gas, dan empat ponsel.

Kekinian, Nunung, July Jan Sambiran dan Hadi Moheriyanto tengah menjalani penahanan untuk 20 hari di Ruang Tahanan (Rutan) Narkoba Polda Metro Jaya sejak Senin (22/7).

Ketiganya dijerat Pasal 114 ayat 2 sub Pasal 122 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 juncto Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara di atas lima tahun. [adc]



Operasi Patuh Jaya Hari ke-2 Dilakukan di 37 Titik

Operasi Patuh Jaya Hari ke-2 Dilakukan di 37 Titik

INILAHCOM, Jakarta - Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP M Nasir mengatakan Operasi Patuh Jaya 2019 kembali dimaksimalkan pada hari kedua, Jumat (30/8/2019). Ia mengaku operasi ini dilakukan secara stasioner.

"Operasi Patuh Jaya 2019 dilakukan secara stasioner dan mobile (berpindah-pindah) dengan memperhatikan pelanggaran lalu lintas, fatalitas, lakalantas," katanya di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Dimana, hari ini operasi dilakukan di 37 titik di Jakarta. Polisi tidak memberitahu pukul berapa operasi hari ini akan digelar.

Berikut 37 titik Operasi Patuh Jaya 2019 hari ke-2:

1. Jalan Raya Otista, Jakarta Timur
2. Jalan Raya Rasuna Said, Jakarta Selatan
3. Jalan Raya Pakubuwono, Jakarta Selatan
4. Jalan Raya Masjid Agung/Al Azhar, Jakarta Selatan
5. Jalan Jenderal Sudirman (Dukuh Atas)
6. Ruas tol dalam kota
7. Jalan Senopati (SCBD), Jakarta Selatan
8. Jalan Prof Dr Soepomo, Jakarta Selatan
9. Jalan Alaydrus, Jakarta Pusat
10. Jalan Batu Ceper, Jakarta Pusat
11. Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara
12. Jalan Gunung Sahari, Jakarta Utara
13. Jalam Boulevard Barat, Jakarta Utara
14. Jalan Letjen S. Parman (kolong flyover Slipi), Jakarta Barat
15. Jalan Letjen S. Parman (depan Hotel Peninsula), Jakarta Barat
16. Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan
17. Jalan Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan
18. Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan
19. Jalan Cikoko (Stasiun Tebet), Jakarta Selatan
20. TL Pasar Rebo, Jakarta Timur
21. Depan Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur
22. Flyover Pondok Kopi, Jakarta Timur
23. Jalan D. I Pandjaitan (Pasar Gembrong), Jakarta Timur
24. Jalan M.H Thamrin (Benteng Betawi), Kota Tangerang
25. Jalan Raya Serpong, Tangerang Selatan
26. Jalan Dewi Sartika, Tangerang Selatan
27. Jalan Pahlawan Seribu, Rawa Buntu, Tangerang Selatan
28. Jalan Margonda Raya, Depok
29. Jalan Ir. H. Juanda, Depok
30. Jalan Arif Rahman Hakim, Depok
31. Jalan Sersan Aswan, Kota Bekasi
32. Jalan A. Yani, Kota Bekasi
33. Jalan Ir. Juanda, Kota Bekasi
34. Jalan R. E. Martadinata (depan Terminal Kalijaya), Kabupaten Bekasi
35. Perimeter Selatan, Bandara Soekarno Hatta
36. Jalan Pasoso, Tanjung Priok
37. Jalan Raya Pelabuhan, Jakarta Utara

[adc]



Operasi Patuh Jaya, Polisi Tindak 5.376 Pelanggar

Operasi Patuh Jaya, Polisi Tindak 5.376 Pelanggar

INILAHCOM, Jakarta - Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP M Nasir mengatakan hari pertama Operasi Patuh Jaya dijalankan, setidaknya pihaknya menindak 5.376 pengendara nakal.

"Hasil Operasi Patuh Jaya hari pertama tahun 2019 pengendara yang ditilang sebanyak 5.376," katanya di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Ia menjelaskan, selain penindakan tilang, ada juga pengendara yang hanya diberikan teguran

"Selain ditilang, ada beberapa pengendara yang hanya ditegur. Jumlah teguran dalam satu hari mencapai 2.752," ungkap Nasir

Nasir mengatakan pelanggaran terbanyak yakni sepeda motor roda dua yang melawan arus. Total, sebanyak 1.764 pelanggar melawan arus yang ditilang dalam operasi ini.

"Selain itu, ada yang tidak gunakan helm sebanyak 305 pelanggar," kata Nasir.

Sebagaimana diketahui, Operasi Patuh Jaya 2019 di wilayah hukum Polda Metro Jaya mulai digelar sejak Kamis (29/8) hingga 14 hari ke depan. Sasaran operasi lalu lintas ini yaitu pengemudi yang melawan arus, pengemudi di bawah umur, pengguna rotator atau sirine bukan peruntukannya, menggunakan hp saat berkendara, sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI, pengendara yang gunakan narkoba atau mabuk dan pengendara yang berkendara melebihi batas kecepatan. [adc]



Kamis, 29 Agustus 2019

Akhir Bulan, Jakarta Diprediksi Cerah

Akhir Bulan, Jakarta Diprediksi Cerah

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca DKI Jakarta pagi ini, Jumat (30/8/2019) cerah.

Kondisi tersebut diprediksi akan berlanjut hingga siang dan malam hari.

Sedangkan untuk dini hari nanti, dilaporkan BMKG cuaca Ibu kota diprakirakan dalam keadaan cerah berawan.

Suhu di akhir bulan Agustus ini berkisar antara 23 hingga 32 derajat celcius dengan kelembaban sekitar 45 sampai 85 persen.



Otak Pembunuhan Mayat Gosong Dibawa ke Polda Metro

Otak Pembunuhan Mayat Gosong Dibawa ke Polda Metro

INILAHCOM, Jakarta - Aulia Kesuma (45) otak pembunuhan suami dan anak tirinya bernama Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan M. Adi Pradana alias Dana (23) bernama dibawa ke Polda Metro Jaya pada Kamis (29/8/2019).

Pantauan di lokasi, tersangka dibawa oleh mobil hitam dikawal mobil polisi ke Subdit Jatanras Polda Metro Jaya sekitar pukul 17.31 WIB dengan penjagaan yang saat ketat.

Aulia turun dalam pengawalan ketat anggota. Ia keluar mobil dengan menggunakan sebuah kerudung berawarna putih dan masker yang menutupi wajahnya. Selain itu kepala Aulia ditutupi jaket berwarna hitam. Ia terlihat menenteng tas merah. Aulia dan pengamanan masuk menerobos media yang sudah menunggu.

Aulia  pun diam membisu meski dihujani pertanyaan oleh wartawan.

Sebagaimana diberitakan, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan tim gabungan Jatanras PMJ-Polda Lampung berhasil membekuk dua dari empat eksekutor mayat gosong di Sukabumi.

"Ya, betul. Tim gabungan yang bekerja hari ini sudah berhasil mengamankan dua orang pelaku pembunuhan," katanya kepada INILAHCOM, Selasa (27/8/2019).

Sebelumnya, Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polda Lampung untuk bekerjasama menuntaskan kasus mayat gosong dalam mobil di Sukabumi.

"Iya betul, kami sudah berkoordinasi dengan Polda Lampung," katanya kepada INILAHCOM, Selasa (27/8/2019).

Ia mengatakan pihaknya akan membantu memburu empat orang eksekutor yang diperintahkan pelaku AK untuk membunuh Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan M. Adi Pradana alias Dana (23). Pengejaran akan dikomandoi Kasubdit Jatanras Ditreskrimum PMJ, AKBP Jerry Siagian.

Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi mengatakan pihaknya berhasil mengungkap identitas dua mayat gosong yang terbakar dalam mobil di Jalan Raya Cidahu-Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Ia menyatakan dari hasil identifikasi, korban diketahui bernama Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan M. Adi Pradana alias Dana (23).

"Jadi dua korban ini ialah ayah dan anak," katanya di Jakarta, Senin (26/8/2019).

Kedua korban pembunuhan tersebut berdomisili di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Polisi sudah menangkap dua pelaku pembunuhan sadis tersebut. Pelaku ditangkap di kawasan Jakarta, Senin siang tadi.

Kedua pelaku yaitu AK, istri dari Edi, dan KV (35), putra tiri korban. Sang istri memiliki peran merencanakan membunuh serta membakar sang suami dan anak tirinya.

Kepada polisi AK mengaku menyewa empat orang bertugas eksekutor untuk membunuh kedua korban.

"Empat eksekutor disewa oleh pelaku AK untuk menghabisi korban. Keduanya dieksekusi di rumah. Setelah itu, mayat dibawa pelaku (menggunakan mobil) ke SPBU Cirendeu (Jakarta Selatan) pada Minggu (25/8) pagi. Setelah itu, para eksekutor meminta AK mengambil mobil (parkir di SPBU) yang berisi dua jenazah tersebut," ujar Nasriadi.

"Tiba di tempat kejadian, AK membeli satu botol bensin dan menyerahkan ke anaknya KV untuk membakar mobil tersebut," katanya.

Diketahui, warga Sukabumi dihebohkan oleh terbakarnya sebuah mobil bernopol B-2983-SZH di Jalan Cidahu-Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (25/8). Setelah api padam, warga dan petugas dikagetkan oleh dua sosok mayat di dalam mobil tersebut.

Mayat pertama berada di kursi baris kedua, sementara mayat kedua ditemukan di baris ketiga, yang berdekatan dengan bagasi mobil tersebut. [adc]



Supiyadin Jadi Tersangka Pembunuh Istri di Kedoya

Supiyadin Jadi Tersangka Pembunuh Istri di Kedoya

INILAHCOM, Jakarta - Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Irwandi mengatakan pihaknya telah menentukan status Supiyandi (31) sebagai tersangka pembunuh istrinya Siti Rodiyah (SR) di Jalan Pilar Lapangan Bola, Keodya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat setelah penyidik 1x24 jam memeriksa tersangka.

"Waktu pemeriksaan 1x24 jam sudah selesai dan kita sudah tetapkan sebagai tersangka," katanya di Jakarta, Kamis (29/8/2019).

Menurut dia, penentuan tersangka ini setelah pihaknya gelar perkara dan semua petunjuk serta pengakuan tersangka menguatkan Supiyandi sebagai pelaku tunggal.

"Jadi setelah kita periksa dan gelar perkara kami tentukan Supiyandi sebagai tersangka," tegas dia.

Kini penyidik Polsek Kebon Jeruk masih menunggu hasil otopsi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo(RSCM). Sebab, selama enam jam pemeriksaan oleh dokter forensik RSCM menemukan luka tusukan sebesar 31 cm.

"Korban luka pisau besar dan di TKP kami temukan pisau kecil. Setelah kami cari ternyata pisau itu dibuang di belakang kontrakannya," tegas dia. [adc]



Malam Jumat, Jakarta Diprediksi Cerah Berawan

Malam Jumat, Jakarta Diprediksi Cerah Berawan

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca DKI Jakata berawan sepanjang hari ini, Kamis (28/8/2019).

Siang harinya, seluruh wilayah ibu kota diprediksi dalam keadaan cerah. Cuaca cerah berawan kembali menyelimuti Jakarta sepanjang malam Jumat nanti.

Sementara itu, untuk dini hari cuaca seluruh wilayah DKI diprediksi dalam keadaan cerah. Suhu hari ini, berkisar antara 24 hingga 33 derajat celcius.

Sedangkan, kelembaban udara di Jakarta pada hari ini diprediksi berada pada kisaran 50 hingga 90 persen.



Rabu, 28 Agustus 2019

Operasi Patuh Jaya, 2.389 Personel Disiagakan

Operasi Patuh Jaya, 2.389 Personel Disiagakan

INILAHCOM, Jakarta - Wakapolda Metro Jaya Brigjen Wahyu Hadiningrat mengatakan ribuan personel gabungan Polri, TNI, dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan dikerahkan dalam 'Operasi Patuh Jaya 2019'. Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari mulai tanggal 29 Agustus hingga 11 September 2019.

Operasi Patuh Jaya 2019 ini untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"Operasi ini melibatkan 2.389 personel gabungan dari polisi, TNI dan Dishub DKI Jakarta. Salah satu yang menjadi fokus perhatian kita adalah keselamatan dalam lalu lintas yang sering diabaikan. Operasi ini diharapkan bisa mewujudkan pemeliharaan keamanan dan keselamatan dalam berlalu lintas," katanya saat memimpin apel 'Operasi Patuh Jaya 2019' di Lapangan Promoter Polda Metro Jaya, Kamis (29/8/2019).

"Bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan dan meningkatkan ketertiban dalam berlalu lintas, mengurangi angka kecelakaan dan membangun budaya tertib berlalu lintas serta meningkatkan pelayanan publik," sambungnya.

Katanya, ada tujuh pelanggaran yang masuk dalam target operasi tersebut yakni pengemudi yang melawan arus, penggunaan rotator atau sirine yang tidak diperuntukkan, dan penggunaan ponsel saat mengemudi.

Selain itu, tidak menggunakan helm SNI bagi roda dua, pengemudi yang menggunakan narkoba atau minuman keras, pengendara berusia di bawah 17 tahun, dan kendaraan yang melebihi batas kecepatan juga masuk dalam target operasi.

"Sasarannya ada tujuh secara keseluruhan. Namun, ada tiga sasaran yang menjadi prioritas yakni pengemudi yang melawan arus, penggunaan rotator, dan pengemudi yang masih di bawah umur," pungkas Wahyu.

Berikut titik-titik Operasi Patuh Jaya 2019 :

1. Jalan Joglo Raya
2. Jalan Daan Mogot Mayor a Cengkareng
3. Jalan Raya Pasar Minggu Raya
4. Jalan Plumpang Raya
5. Jalan Mangga Dua
6. Jalan Ringroad Kembangan ai
7. Jalan Lenteng Agung
8. Jalan Bekasi Timur Klender
9. Jalan R. Suprapto
10. Jalan Benteng Betawi
11. Jalan Letnan Sutopo Serpong
12. Jalan Margonda Raya
13. Jalan IR. H. Juanda
14. Jalan RE Martadinata Cibarusah
15. Jalan Joglo Raya

[rok]

 



Malam Jumat, Jakata Diprediksi Cerah Berawan

Malam Jumat, Jakata Diprediksi Cerah Berawan

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca DKI Jakata berawan sepanjang hari ini, Kamis (28/8/2019).

Siang harinya, seluruh wilayah ibu kota diprediksi dalam keadaan cerah. Cuaca cerah berawan kembali menyelimuti Jakarta sepanjang malam Jumat nanti.

Sementara itu, untuk dini hari cuaca seluruh wilayah DKI diprediksi dalam keadaan cerah. Suhu hari ini, berkisar antara 24 hingga 33 derajat celcius.

Sedangkan, kelembaban udara di Jakarta pada hari ini diprediksi berada pada kisaran 50 hingga 90 persen.



Diduga Sebar Hoaks, Jubir KPK Dilaporkan ke Polisi

Diduga Sebar Hoaks, Jubir KPK Dilaporkan ke Polisi

INILAHCOM, Jakarta - Juru bicara KPK Febri Diansyah ke Polda Metro Jaya atas dugaan penyebaran berita bohong, Rabu (18/8/2019).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan pelapor merupakan warga atas nama Agung Zulianto.

Selain Febri, Koordinator ICW Adnan Topan Husodo dan Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia Asfinawati turut dilaporkan ke pihak kepolisian oleh orang yang sama.

Dalam laporan bernomor TBL/5360/VII/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus, ketiganya diduga menyampaikan berita bohong sepanjang Mei hingga Agustus 2019. "Benar dilaporkan," kata Argo, Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Adapun pihak yang disebut menjadi korban atas dugaan berita bohong ini antara lain pemuda kawal KPK dan warga DKI Jakarta.

Soal hoaks yang dimaksud, Argo mengatakan hingga saat ini masih didalami oleh pihaknya. "Saat ini masih kami selidiki," ucapnya.



Mayat Perempuan di Kedoya Korban Pembunuhan

Mayat Perempuan di Kedoya Korban Pembunuhan

INILAHCOM, Jakarta - Hasil penyelidikan sementara diketahui pada tubuh SR (43) perempuan yang ditemukan tewas bersimbah darah, didapati banyak luka tusukan.

"Dari hasil koordinasi kanit reskrim dengan dokter, ada banyak luka tusuk diantaranya diperut, diketiak, ditangan dan dikaki," kata Kapolsek Kebon Jeruk, AKP Erick Sitepu, Rabu (28/8/2019).

Meski demikian ia mengaku belum mendapatkan data pasti berapa jumlah luka yang ada di tubuh korban. Saat ini, jasad korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati.

Selain itu, Erick menyebut korban seorang ibu rumah tangga yang mempunyai anak dan suami. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian dan memeriksa sejumlah saksi.

"Masih proses penyelidikan ya," tegas Erick.

Sebagaimana diberitakan, seorang wanita berinisial SR (43) ditemukan tewas bersimpah darah di rumahnya di Jalan Pilar Lapangan Bola, Kedoya Selatan, Kebun Jeruk Jakarta Barat. Korban diduga merupakan korban pembunuhan.[ton]



Seorang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kedoya

Seorang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kedoya

INILAHCOM, Jakarta - Seorang wanita berinisial SR (43) ditemukan tewas bersimpah darah di rumahnya di Jalan Pilar Lapangan Bola, Kedoya Selatan, Kebun Jeruk Jakarta Barat. Korban diduga merupakan korban pembunuhan.

"Iya benar diduga korban pembunuhan," kata Kapolsek Kebon Jeruk AKP Erick Sitepu, Rabu (28/8/2019).

Erick mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sejumlah saksi juga masih diperiksa pihaknya untuk memburu pelaku serta mengungkap motif pembunuhan ini.

"Kanit Reskrim masih di lokasi untuk olah TKP," kata Erick. [ton]



Selasa, 27 Agustus 2019

M Iriawan Dinilai Layak Jadi Kandidat Wagub DKI

M Iriawan Dinilai Layak Jadi Kandidat Wagub DKI

INILAHCOM, Jakarta - Sejumlah nama pensiunan TNI dan Polri belakangan disebut berpotensi mengisi kursi wakil gubernur DKI Jakarta yang hingga kini masih kosong.

Setidaknya, ada dua nama yang santer disebut berpeluang menjadi kandidat wakil gubernur pengganti Sandiaga Uno, yakni Deputi Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Mayjen Tatang Zaenuddin dan mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Mochamad Iriawan.

Adapun Tatang diketahui merupakan pejabat Basarnas yang pernag memimpin langsung operasi pencarian pesawat Air Asia QZ8501 yang jatuh dalam penerbangan dari Surabaya menuju Singapura tahun 2017.

Sementara itu, Iriawan merupakan sosok mantan Kapolda Metro yang saat ini dipercaya menjabat Sekjen Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).

Menyikapi kabar ini, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono menilai keduanya cocok untuk menjadi kandidat wakil gubernur DKI.

"Kedua tokoh yang juga populer ini sangat pas untuk didorong menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta mendampingi Gubernur Anies Baswedan," ujar Arief, Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Ia menambahkan, keduanya dianggap memiliki pengalaman manajemen birokrasi pemerintahan yang baik serta rekam jejak yang cemerlang.

"Kedua tokoh ini akan saya ajukan ke DPP Partai Gerindra untuk didorong sebagai calon Wagub DKI Jakarta," tandasnya. [rok]



Prakiraaan Cuaca Ibu kota Hari Ini Cerah Berawan

Prakiraaan Cuaca Ibu kota Hari Ini Cerah Berawan

INILAHCOM, Jakarta - BMKG memprakirakan cuaca Ibu kota DKI Jakarta, pagi ini, Rabu (28/8/2019) cerah berawan.

Kondisi tersebut diprediksi akan berlanjut hingga siang hari.

Pada malam hari, cuaca Ibu kota diprakirakan akan berawan, dan akan berlanjut hingga dini hari. [fad]



Pemilik Mobil Ini Pakai Plat Dinas TNI Demi Pacar

Pemilik Mobil Ini Pakai Plat Dinas TNI Demi Pacar

INILAHCOM, Jakarta - Polisi Militer terlibat saling-kejaran dengan seorang pengemudi  mobil sipil berplat dinas TNI di daerah Tangerang. Meski sempat kesulitan dan sang pengemudi akhirnya dapat di berhentikan.

Setelah di mintai surat-surat kelengkapan tanda kendaraan bermotor sang pengemudi akhirnya dibawa ke kantor Polisi Militer. Mengingat, saat diperiksa ternyata yang memakai plat tersebut adalah orang sipil. Ia beralasan hendak bertemu sang pacar. Bahkan dia, mengaku sebagai Anggota TNI Sespri salah satu pejabat Militer kepada sang pacar.

Namun aksi sang pria berbaju oranye tersebut terkuak setelah perbuatan nekadnya dibongkar oleh Polisi Militer.

Adapun informasi tersebut diketahui dari sebuah video yang viral di media sosial Instagram dan diberi keterangan dalamnya oleh akun Instagram jadetabek.info dikutip Selasa 27 Agustus 2019. [adc]



Mobil Nekad Sipil Pakai Plat Dinas TNI Demi Pacar

Mobil Nekad Sipil Pakai Plat Dinas TNI Demi Pacar

INILAHCOM, Jakarta - Polisi Militer terlibat saling-kejaran dengan seorang pengemudi  mobil sipil berplat dinas TNI di daerah Tangerang. Meski sempat kesulitan dan sang pengemudi akhirnya dapat di berhentikan.

Setelah di mintai surat-surat kelengkapan tanda kendaraan bermotor sang pengemudi akhirnya dibawa ke kantor Polisi Militer. Mengingat, saat diperiksa ternyata yang memakai plat tersebut adalah orang sipil. Ia beralasan hendak bertemu sang pacar. Bahkan dia, mengaku sebagai Anggota TNI Sespri salah satu pejabat Militer kepada sang pacar.

Namun aksi sang pria berbaju oranye tersebut terkuak setelah perbuatan nekadnya dibongkar oleh Polisi Militer.

Adapun informasi tersebut diketahui dari sebuah video yang viral di media sosial Instagram dan diberi keterangan dalamnya oleh akun Instagram jadetabek.info dikutip Selasa 27 Agustus 2019. [adc]



Anies Ingatkan DPRD Baru Sidang Pemilihan Wagub

Anies Ingatkan DPRD Baru Sidang Pemilihan Wagub

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri pelantikan pimpinan dan anggota DPRD DKI Jakarta 2029/2024, Senin (26/8/2019).

Adapun pelantikan berlangsung di gedung DPRD DKI Jakarta. Pada kesempatan ini, Anies mengingatkan adanya pekerjaan rumah yang perlu segera dilakukan anggota dewan.

Pekerjaan rumah itu ialah segera menggelar sidang pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Ia mengharapkan agar pansus yang terbentuk mulai bekerja.

"Saya harap mudah-mudahan pansus yang kemarin, sudah berproses dan disegerakan tuntasnya, sehingga nama bisa langsung disidangkan di dewan dan kita bisa memiliki wakil," ujar Anies.

Ia menyerahkan waktu pemilihan kepada dewan. Adapun hingga kini, dua nama yang santer disebut menjadi bakal calon wagub pengganti Sandi ialah politikis PKS Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

"Sekarang sudah ada Dewan yang baru, kami harap selesai lebih awal tentunya akan lebih baik,” pungkasnya. [adc]



Polisi Buru Sopir Angkot Penganiaya Eks Kapolsek

Polisi Buru Sopir Angkot Penganiaya Eks Kapolsek

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan sopir angkot penganiaya mantan Kapolsek Pancoran Mas, Kompol Monang Nadapdap hingga kini masih dalam pelarian.

Ia mengatakan, usai kejadian pelaku diketahui langsung kabur dan sembunyi karena tahu kalau yang dipukul adalah anggota Korps Bhayangkara.

"Masih diburu pelakunya, karena usai insiden itu pelaku melarikan diri," katanya kepada awak media.

Polisi telah memeriksa keterangan beberapa saksi terkait insiden ini. Namun, belum dibeberkan hasil pemeriksannya.

Perwira menengah itu diketahui mengalami luka lembam. Bibir dan wajahnya luka-luka akibatnya. Kasus ini sendiri sudah dilaporkan dan teregistrasi dengan nomor LP/1847/K/VII/2019/PMJ/Resta Depok, tanggal 24 Agustus 2019. Diduga kejadian ini buntut salah paham saat berkendara.

Diketahui, kejadian ini terjadi di depan Apartemen Taman Melati, Margonda, Depok pada Sabtu 24 Agustus 2019 lalu.  Kejadian bermula ketika angkot T 19 jurusan Depok-Pasar Minggu, nyaris menyerempet mobil Suzuki Ertiga yang dikendarai Nadapdap. Kesal melihat tingkah pengemudi angkot yang ugal-ugalan itu, Nadapdap pun akhirnya menghentikan laju kendaraan tepat di depan Apartemen Taman Melati.

Saat itu, Nadapdap berusaha memberikan pengertian terhadap pelaku. Namun bukannya sadar, sang sopir justru menyerang Nadapdap. Pelaku semakin tak terkendali meski Nadapdap telah menunjukkan identitasnya sebagai anggota Polri. [adc]



GK Ikut Terbakar Saat Bakar Jenazah Ayah Tirinya

GK Ikut Terbakar Saat Bakar Jenazah Ayah Tirinya

INILAHCOM, Jakarta - Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian mengatakan pihaknya berhasil mengamankan otak pelaku pembunuhan mayat gosong dalam mobil di Sukabumi.

Ia menyatakan seorang pelaku GK (sebelumnya ditulus KV) ternyata ikut terbakar saat membakar mobil yang berisi mayat Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan M. Adi Pradana alias Dana (23).

"GK salah satu pelaku pembakaran di Sukabumi ikut terbakar saat membakar mayat dan mobil nya," katanya di Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Ia menjelaskan, GK mengalami luka bakar 36 persen. Saat ini tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polda Lampung tengah memburu empat orang eksekutor yang dibayar AK.

"Luka bakar GK 36 persen di bagian wajah. Saat ini tim gabungan tengah memburu empat eksekutor bayaran," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi mengatakan pihaknya berhasil mengungkap identitas dua mayat gosong yang terbakar dalam mobil di Jalan Raya Cidahu-Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Ia menyatakan dari hasil identifikasi, korban diketahui bernama Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan M. Adi Pradana alias Dana (23).

"Jadi dua korban ini ialah ayah dan anak," katanya di Jakarta, Senin (26/8/2019).

Kedua korban pembunuhan tersebut berdomisili di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Polisi sudah menangkap dua pelaku pembunuhan sadis tersebut. Pelaku ditangkap di kawasan Jakarta, Senin siang tadi.

Kedua pelaku yaitu AK, istri dari Edi, dan KV (35), putra tiri korban. Sang istri memiliki peran merencanakan membunuh serta membakar sang suami dan anak tirinya.

Kepada polisi AK mengaku menyewa empat orang bertugas eksekutor untuk membunuh kedua korban.

"Empat eksekutor disewa oleh pelaku AK untuk menghabisi korban. Keduanya dieksekusi di rumah. Setelah itu, mayat dibawa pelaku (menggunakan mobil) ke SPBU Cirendeu (Jakarta Selatan) pada Minggu (25/8) pagi. Setelah itu, para eksekutor meminta AK mengambil mobil (parkir di SPBU) yang berisi dua jenazah tersebut," ujar Nasriadi.

"Tiba di tempat kejadian, AK membeli satu botol bensin dan menyerahkan ke anaknya KV untuk membakar mobil tersebut," katanya.

Diketahui, warga Sukabumi dihebohkan oleh terbakarnya sebuah mobil bernopol B-2983-SZH di Jalan Cidahu-Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (25/8). Setelah api padam, warga dan petugas dikagetkan oleh dua sosok mayat di dalam mobil tersebut.

Mayat pertama berada di kursi baris kedua, sementara mayat kedua ditemukan di baris ketiga, yang berdekatan dengan bagasi mobil tersebut. [rok]
 



Senin, 26 Agustus 2019

Polda Metro Ikut Buru Pembunuh Bayaran

Polda Metro Ikut Buru Pembunuh Bayaran

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polda Lampung untuk bekerjasama menuntaskan kasus mayat gosong dalam mobil di Sukabumi.

"Iya betul, kami sudah berkoordinasi dengan Polda Lampung," katanya kepada INILAHCOM, Selasa (27/8/2019).

Ia mengatakan pihaknya akan membantu memburu empat orang eksekutor yang diperintahkan pelaku AK untuk membunuh suaminya Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan anak tirinya M. Adi Pradana alias Dana (23). Pengejaran akan dikomandoi Kasubdit Jatanras Ditreskrimum PMJ, AKBP Jerry Siagian.

"Polda Metro Jaya akan bekerjasama dengan Polda Lampung untuk mengejar para eksekutor bayaran otak pelaku pembunuhan ini. Pengejaran dipimpin Kasubdit Jatanras," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi mengatakan pihaknya berhasil mengungkap identitas dua mayat gosong yang terbakar dalam mobil di Jalan Raya Cidahu-Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Ia menyatakan dari hasil identifikasi, korban diketahui bernama Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan M. Adi Pradana alias Dana (23).

"Jadi dua korban ini ialah ayah dan anak," katanya di Jakarta, Senin (26/8/2019).

Kedua korban pembunuhan tersebut berdomisili di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Polisi sudah menangkap dua pelaku pembunuhan sadis tersebut. Pelaku ditangkap di kawasan Jakarta, Senin siang tadi.

Kedua pelaku yaitu AK, istri dari Edi, dan KV (35), putra tiri korban. Sang istri memiliki peran merencanakan membunuh serta membakar sang suami dan anak tirinya.

Kepada polisi AK mengaku menyewa empat orang bertugas eksekutor untuk membunuh kedua korban.

"Empat eksekutor disewa oleh pelaku AK untuk menghabisi korban. Keduanya dieksekusi di rumah. Setelah itu, mayat dibawa pelaku (menggunakan mobil) ke SPBU Cirendeu (Jakarta Selatan) pada Minggu (25/8) pagi. Setelah itu, para eksekutor meminta AK mengambil mobil (parkir di SPBU) yang berisi dua jenazah tersebut," ujar Nasriadi.

"Tiba di tempat kejadian, AK membeli satu botol bensin dan menyerahkan ke anaknya KV untuk membakar mobil tersebut," katanya.

Diketahui, warga Sukabumi dihebohkan oleh terbakarnya sebuah mobil bernopol B-2983-SZH di Jalan Cidahu-Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (25/8). Setelah api padam, warga dan petugas dikagetkan oleh dua sosok mayat di dalam mobil tersebut.

Mayat pertama berada di kursi baris kedua, sementara mayat kedua ditemukan di baris ketiga, yang berdekatan dengan bagasi mobil tersebut. [rok]
 



Mayat dalam Mobil di Sukabumi Korban Pembunuhan

Mayat dalam Mobil di Sukabumi Korban Pembunuhan

INILAHCOM, Sukabumi - Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi mengatakan pihaknya berhasil mengungkap identitas dua mayat gosong yang terbakar dalam mobil di Jalan Raya Cidahu-Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Ia menyatakan dari hasil identifikasi, korban diketahui bernama Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan M. Adi Pradana alias Dana (23).

"Jadi dua korban ini ialah ayah dan anak," katanya di Jakarta, Senin (26/8/2019).

Kedua korban pembunuhan tersebut berdomisili di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Polisi sudah menangkap dua pelaku pembunuhan sadis tersebut. Pelaku ditangkap di kawasan Jakarta, Senin siang tadi.

"Kita berhasil menangkap pelakunya," ucap Nasriadi.

Ia menyebut dua pelaku yaitu AK, istri dari Edi, dan KV (35), putra tiri korban. Sang istri memiliki peran merencanakan membunuh serta membakar sang suami, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54), dan anak tirinya, M. Adi Pradana alias Dana (23), warga Lebak Bulus, Jakarta Selatan

Kepada polisi AK mengaku menyewa empat orang bertugas eksekutor untuk membunuh kedua korban.

Penangkapan terhadap AK dan KV dipimpin langsung Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi bersama Kasatreskrim AKP Yadi Kusyadi di Jakarta, Senin (26/8/2019) siang. Selain menangkap pelaku, polisi menyita barang bukti berupa mobil hitam B-2620-BZM.

"Pelaku AK istri korban, sekaligus ibu tiri korban. Dia melakukannya bersama KV, putra tiri korban," kata Kapolres Nasriadi melalui sambungan telepon.

Menurut Nasriadi, AK sebagai otak pelaku dari kasus pembunuhan sadis tersebut. Awalnya, pelaku mendatangi rumah korban di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (23/8). Mereka langsung menghabisi sekaligus nyawa ayah-anak itu.

"Empat eksekutor disewa oleh pelaku AK untuk menghabisi korban. Keduanya dieksekusi di rumah. Setelah itu, mayat dibawa pelaku (menggunakan mobil) ke SPBU Cirendeu (Jakarta Selatan) pada Minggu (25/8) pagi. Setelah itu, para eksekutor meminta AK mengambil mobil (parkir di SPBU) yang berisi dua jenazah tersebut," ujar Nasriadi.

Pada Minggu (25/8), sekitar 07.00 WIB, AK dan KV menuju ke SPBU Cirendeu untuk mengambil mobil B-2983-SZH berisikan mayat Edi dan Adi. KV membawa mobil tersebut ke Cidahu Sukabumi. Sedangkan AK mengendarai mobilnya nopol B-2620-BZM.

"Tiba di tempat kejadian, AK membeli satu botol bensin dan menyerahkan ke anaknya KV untuk membakar mobil tersebut," ujar Nasriadi.

Polisi masih mendalami kasus ini. Selain itu, personel Satreskrim Polres Sukabumi tengah memburu empat eksekutor.

Sebelumnya, warga dihebohkan oleh terbakarnya sebuah mobil bernopol B-2983-SZH di Jalan Cidahu-Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (25/8). Setelah api padam, warga dan petugas dikagetkan oleh dua sosok mayat di dalam mobil tersebut.

Mayat pertama berada di kursi baris kedua, sementara mayat kedua ditemukan di baris ketiga, yang berdekatan dengan bagasi mobil tersebut. [rok]



DPRD DKI Target Sidang Pemilihan Wagub September

DPRD DKI Target Sidang Pemilihan Wagub September

INILAHCOM, Jakarta - DPRD DKI Jakarta memastikan akan menyanggupi permintaan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar segera menggelar sidang pemilihan wakil gubernur pengganti Sandiaga Uno.

Adapun hingga kini, keputusan pemilihan wagub DKI masih menggantung, meski muncul dua nama dari politikus PKS yakni Agung Yulianto dan Akhmad Syaikhu.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta sementara Syarif mengatakan pihaknya menargetkan sidang pemilihan wagub DKI akan dilakukan antara bulan September hingga Oktober mendatang.

"Insya Allah kami segera rampungkan. Sebelum membahas wagub, DPRD harus membentuk pimpinan definitif dan alat kelengkapan dewan,” ujarnya, Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Ia mengungkapkan, pembentukan alat kelengkapan dewan setidaknya membutuhkan waktu kurang dari sebulan lamanya.

"Mudah-mudahan 20 hari kerja sudah selesai, baru kemudian akan dibahas pemilihan wagub," tandasnya. [rok]



Pelaku Curanmor Tewas Didor di Jakpus

Pelaku Curanmor Tewas Didor di Jakpus

INILAHCOM, Jakarta - AB (28) pelaku pencurian kendaraan bermotor tewas ditembak saat  beraksi di kawasan Jakarta Pusat.

Polisi terpaksa mengambil langkah tegas mengingat AB, mengeluarkan senjata api saat hendak diringkus petugas. Sedangkan, kawannya yang lain berhasil ditangkap.

AB merupakan komplotan pelaku curanmor yang dibekali senjata api itu diketahui memiliki komplotan yakni DD, AR, dan AR.

AB selaku pimpinan komplotan, sedangkan yang lainnya memiliki peran masing-masing seperti pengintai. Dalam beraksi mereka bertindak nekat jika ada yang mengancam nyawanya.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Purwadi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Dalam peristiwa ini para pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP dan atau Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. [rok]
 



Cuaca Ibu Kota Diprakirakan Cerah Berawan

Cuaca Ibu Kota Diprakirakan Cerah Berawan

INILAHCOM, Jakarta - Cuaca Ibu kota, pagi ini, Selasa (27/8/2019) diprakirakan BMKG cerah berawan.

Pada siang hari, kondisi cuaca di DKI Jakarta kembali diprediksi cerah dan berawan. Kecuali di Jakarta Selatan yang di prediksi hujan dengan intensitas ringan.

Pada malam dan dini hari, kondisi cuaca Ibu kota diprediksi berawan. [fad]



Polisi Ringkus Perampok Spesialis Rumah Kosong

Polisi Ringkus Perampok Spesialis Rumah Kosong

INILAHCOM, Jakarta - Subdit 3 Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkap kasus pencurian rumah kosong (rumsong) di Cibubur Blok Ringin RT. 012/RW. 003, No. 16 dan No. 14, Kel. Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur yang terjadi pada (11/8/2019) lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan dalam kasus ini pihaknya menangkap dua orang tersangka berinisial S (36), dan DD (27).

"Keduanya memiliki peran berbeda. S sebagai pemetik dan DD sebagai pengintai disekitar lokasi apabila penghuninya pulang maka akan diberitahu," katanya di Mapolda Metro Jaya, Senin (26/9/2019).

Ia menambahkan, setelah pengembangan, ada dua tersangka lainnya yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Keduanya berinisial RUS sebagai pemetik bersama S dan A pengintai bersama DD.

"Dari tangan tersangka kita amankan 2 Unit HP Samsung, 2 Unit HP Nokia, dua buah Pisau, 1 sepeda motor honda blade dengan nopol B-3306-SBA, dan Yamaha Mio B3699EKS," ujarnya.

Argo menjelaskan cara kerja pelaku yaitu menyisir lokasi kejadian dan setelah menemukan target para tersangka menunggu para penghuni rumah pergi. Kemudian, setelah dinilai kosong, para tersangka mencongkel pintu menggunakan linggis.

"Para tersangka kami ringkus pada (23/8/2019) kemarin di kawasan Cilodong, Jawa Barat," tambahnya.

Para tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun. [ton]



Coba Serang Petugas, Pelaku Curanmor Tewas Didor

Coba Serang Petugas, Pelaku Curanmor Tewas Didor

INILAHCOM, Jakarta - Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap sindikat spesialis pencurian sepada motor. Dalam kasus ini pihak polisi mengamankan empat tersangka berinisial DD, AT, AR dan AB.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan, awalnya pihak kepolisian mendapat laporan dari masyarakat. Berbekal laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan.

"Ada empat orang tersangka yang diamankan. DD, AT, AR dan AB. Pada saat penangkapan, tersangka AB sempat melakukan perlawanan dengan menembakkan senjata ke arah petugas , kemudian Polisi melakukan tindakan tegas terukur hingga tersangka meninggal dunia," katanya di Mapolda Metro Jaya, Senin (26/8/2019).

Argo menjelaskan, para pelaku biasa melakukan aksinya di kawasan Kramat, Senen, Jakarta Pusat. Sedangkan mereka berhasil ditangkap di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat.

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku mencari kendaraan yang ditinggal pemiliknya di halaman rumah. Selain itu, mereka mengincar sepeda motor yang ditinggal dalam keadaan kunci masih menggantung.

"Mereka ini berbagi tugas, ada yang mengawasi dan ada yang mengambil sepeda motor. Para tersangka tidak segan melukai korbannya yang akan melawan dengan menggunakan senjata api rakitan," terangnya.

Dari para tersangka polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya satu pucuk senjata api rakitan, sebilah pisau, dua kunci leter T, dua gunting dan satu unit sepeda motor Honda Beat.

Akibat perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan pasal 365 dan atau Pasal 170 KUHP dengan ancaman Pidana di atas lima tahun kurungan penjara. [ton]



Bayar SIM Bisa Pakai Link Aja dan Gopay

Bayar SIM Bisa Pakai Link Aja dan Gopay

INILAHCOM, Jakarta - BRI dan GoPay menjalin kerjasama dengan Direktorat Polisi Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya. Kerjasama itu dalam bentuk metode pembayaran nontunai dalam pembuatan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan QR Code Link Aja dan GoPay.

Kini masyarakat yang ingin melakukan pembayaran untuk memperpanjang dan membuat SIM bisa melalui aplikasi Link Aja dan GoPay. Dalam aplikasi itu masyarakat tinggal memilih menu 'Bayar' untuk scan kode QR yang tersedia pada loket pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) SIM. Lalu masukan jumlah yang ingin dibayar dan konfirmasi pembayaran.

Sistem pembayaran dengan  menggunakan QR code Link aja dan GoPay ini merupakan inovasi pertama yang transaksinya real time pada layanan Polri dan rencananya Ditlantas Polda Metro Jaya akan mengembangkan layanan pembayaran menggunakan cashless payment ini pada layanan perpanjangan SIM di Gerai SIM, SIM keliling dan 4 ( empat ) Kantor Satpas layanab perpanjangan SIM lainnya

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol M Yusuf mengatakan kerjasama tersebut merupakan bagian dari peningkatan layanan publik. Selain itu dengan pembayaran nontunai juga diharapkan bisa menambah kepercayaan publik.

"Kali ini kami menggandeng BRI - Link Aja dan GoPay menghadirkan inovasi pembayaran nontunai untuk pembuatan dan perpanjangan SIM. Kami berharap inovasi ini akan membantu kami menciptakan layanan publik yang cepat, aman, mudah, dan transparan sehingga masyarakat pun bisa semakin percaya dengan kinerja pelayanan publik," kata Yusuf di Daan Mogot, Jakarta Barat, Senin (26/8/2019).

Dalam acara sosialisasi ini juga dihadiri oleh vice divisi retail payment BRI, Vice president Link Aja, Pimpinan Cabang BRI Jakarta Kalideres , Vice President Government Relations Regional Gojek, Government Relations Manager Gojek dan Government Ecosystem Manager GoPay

Dan pada acara sosialisasi ini juga dilakukan peninjauan pelaksanaan pengujian praktik bagi para difabel yang diikuti oleh 69 peserta difabel dari Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Provinsi DKI Jakarta. [ton]



Pelantikan DPRD DKI, Pantas Jadi Ketua Sementara

Pelantikan DPRD DKI, Pantas Jadi Ketua Sementara

INILAHCOM, Jakarta - Pengadilan Negeri DKI Jakarta resmi melantik 106 anggota DPRD periode 2019-2024, Senin (26/8/2019).

Adapun pelantikan ini dipimpin oleh Wakil Ketua PN Jakarta, Syahrial Sidik. Dalam momentum ini, ia meminta seluruh anggota dewan baru membacakan sumpah jabatannta.

"Saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai anggota DPRD Provinsi DKI dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan, dengan bepedoman pada Pancasila, dan UUD 1945," demikian bunyi sumpah jabatan tersebut.

Ditunjuk sebagai pimpinan sementara DPRD DKI ialah dari PDIP, Pantas Nainggolan. Berikut ke-106 anggota DPRD DKI yang dilantik hari ini:

1. Fraksi PDIP:
Prasetyo Edi Marsudi
Pandapotan Sinaga
Wa Ode Herlina
Agustina H (Tina Toon)
Jhonny Simanjuntak
Ida Mahmudah
Steven Setia Budi Musa
Gani Suwondo
Dwi Rio Sambodo
Gilbert Simanjuntak
Syahrial
Pantas Nainggolan
Rasyidin
Manuara Siahaan
Gembong Warsono
Indrawati Dewi
Panji Virgianto
Yuke Yurike
Lauw Siegvrieda
Cinta Mega
Ong Yenny
Ima Mahdiah
Merry Hotma
Hardiyanto Kenneth
Stephanie Octavia
*Total: 25 kursi.

2. Fraksi Partai Gerindra:
Iman Satria
Dian Pratama
S Andyka
Moh Taufik
Prabowo Soenirman
Zuhdi Mamduhi
Adi Kurnia Setiadi
Thopaz Nuhgraha Syamsul
Syarif
Ichwanul Muslimin
Abdul Ghoni
Esti Arimi Putri
Purwanto
Wahyu Dewanto
Nurhasan
Inggard Joshua
Rany Mauliani
Yudha Permana
Syarifudin
* Total: 19 kursi.

3. Fraksi PKS:
Dany Anwar
Ismail
Moh Arifin
Yusriah Dzinnun
Taufik Zoelkifli
Muhayar
Abdurrahman Suhaimi
Nasdiyanto
Umi Kulsum
Muhammad Thamrin
Khorudin
Achmad Yani
Dedi Supriadi
Solikhah
Nasrullah
Abdul Aziz
*Total: 16 kursi.

4. Fraksi Partai Demokrat:
Desie Christhyana Sari
Neneng Hasanah
Faisal
Ferrial Sofyan
Mujiyono
Misan Samsuri
Ali Muhammad Johan
Achmad Namawi
Nur Afni Sajim
Wita Susilowaty
* Total: 10 kursi.

5. Fraksi PAN:
Riano P Achmad
Oman Rohman Rakinda
Syahroni
Zita Anjani
Bambang Kusumanto
Farazandi Fidinansyah
Habib Muhamad Bin Salim Alatas
Lukmanul Hakim
Guruh Tirta Lunggana
* Total: 9 kursi.

6. Fraksi PSI:
Idris Ahmad
Anthony Winza Probowo
Viani Limardi
Justin Adrian
Anggara Wicitra Sastroamidjojo
August Hamonangan
William Aditya Sarana
Eneng Malianasari
*Total: 8 kursi.

7. Fraksi Partai NasDem:
Hariadi Anwar
Muhammad Idris
Hasan Basri Umar
Wibi Andrino
Nova Harivan Paloh
Abdul Azis Muslim
Jupiter
*Total: 7 kursi.

8. Fraksi Partai Golkar:
Basri Baco
Dimaz Raditya
Judistira Hermawan
Taufik Azhar
Jamaludin
Khotibi Achyar
*Total: 6 kursi.

9. Fraksi PKB;
Jamaluddin Lamanda
Hasbiallah Ilyas
Sutikno
Yusuf
Ahmad Ruslan
* Total: 5 kursi.

10. Fraski PPP :
Matinoor Tindoan
* Total: 1 kursi.

[ton]



Minggu, 25 Agustus 2019

Yogi Tusuk Leher Asela di Mal Pluit Village

Yogi Tusuk Leher Asela di Mal Pluit Village

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Penjaringan Kompol Mustakim mengatakan keributan berujung aksi penusukan terjadi Mal Pluit Village, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (25/8/2019) pukul 19.30 WIB.

Peristiwa penikaman dilakukan seorang pegawai restoran bernama Yogi Dawamul Hidayat (22) terhadap rekan kerjanya yang bernama Asela Rumapea (46). Korban dan pelaku sama-sama bekerja untuk Restoran Banainai. Sejak pukul 15.30 WIB, Yogi dan Asela sudah bertengkar terkait masalah pekerjaan.

"Korban dan pelaku sama-sama bekerja di restauran Banainai di Pluit Village dan keduanya sempat cek cok mulut di tempat kejadian perkara" katanya di Jakarta, Senin (26/8/2019).

Ia menyatakan, Yogi sempat pulang ke tempat kosnya pada pukul 18.00 WIB untuk mengambil pisau. Kemudian, ia kembali ke restoran untuk menjumpai Asela.

"Setelah sampai TKP pelaku dan korban bertemu, lalu pelaku mengajak ngobrol korban dengan alasan mempertanyakan pernyataan korban bahwa "pelaku ingin dipecat dan dilaporkan ke bos bahwa telah memukul korban". Karena tidak ada titik temu kemudian korban meninggalkan pelaku," sambungnya.

Kesal karena ditinggal pergi Asela, Yogi meraih pisau yang ia sembunyikan di balik tubuhnya. Seketika, leher Asela ia tusuk tanpa basa-basi.

Asela langsung roboh akibat serangan Yogi. Ia langsung dilarikan menuju Rumah Sakit Pluit guna mendapatkan perawatan secara intensif.

"Pelaku menusukan pisau tersebut ke leher belakang sebelah kiri korban yang mengakibatkan korban mengalami luka sobek terbuka dan sampai sekarang korban masih dalam penanganan medis di Rumah sakit Pluit Jakarta Utara," imbuh Mustakim.

Kekinian, aparat kepolisian tengah menggali keterangan dari Yogi. Pisau yang ia gunakan untuk menusuk korban dijadikan barang bukti oleh pihak kepolisian.

"Selain pelaku, kita amankan barang bukti sebilah pisau panjang bergagang besi dan sebilah pisau dapur bergagang plastik warna hitam," tutupnya. [rok]



Ribuan Personel Diterjunkan ke Gedung DPRD DKI

Ribuan Personel Diterjunkan ke Gedung DPRD DKI

INILAHCOM, Jakarta - Ribuan personel gabungan dari TNI-Polri diterjunkan guna mengamankan proses pelantikan anggota DPRD DKI terpilih priode 2019-2024 di sekitar kawasan Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (26/8/2019).

Selain itu ada pula kendaraan taktis, yakni mobil watercanon dan mobil baracuda pun ikut diterjunkan ke lokasi di Gedung DPRD DKI Jakarta.

"Sesuai dengan sprint ada 1447 personel," ujar Kabag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Purwadi.

Diketahui hari ini ada pelantikan106 Anggota DPRD DKI Jakarta yang baru. Sementara itu ratusan karangan bunga membanjiri gedung DPRD DKI Jakarta. Tulisan ucapan tersebut berterpatan dengan pelantikan anggota dewan terpilih periode 2019-2024.

Para anggota Dewan Legislatif DKI sudah mulai berdatangan ke DPRD DKI untuk mengikuti prosesi pelantikan. Wanita mengenakan baju kebaya pria menggunakan jas, dasi, dan peci. [rok]



Awal Pekan Ini Cuaca Jakarta Cerah Berawan

Awal Pekan Ini Cuaca Jakarta Cerah Berawan

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca di Jakarta cerah berawal pada Senin (26/8/2019).

Berdasarkan informasi dari BPBD DKI, wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Pusat diperkirakan cuaca cerah berawan dari pagi hingga dini hari nanti.

Kemudian, wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur juga tampaknya cuaca dari pagi hingga dini hari nanti cerah berawan.

Selanjutnya, wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu diprediksi cuaca cerah berawan dari pagi sampai dini hari nanti.[ris]



DKI Raih Apresiasi untuk Inovasi Bidang Geospasial

DKI Raih Apresiasi untuk Inovasi Bidang Geospasial

INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah provinsi DKI meraih penghargaan GeoInnovation yang diumumkan di acara geospasial terbesar di Indonesia, Esri Indonesia User Conference (EIUC) di Jakarta, 22 Agustus 2019.

Ajang penghargaan tersebut merupakan yang pertama di Indonesia untuk industri geospasial dan bertujuan untuk menampilkan inovasi geospasial yang menginspirasi di Indonesia. Acara ini memberikan penghargaan kepada organisasi publik dan privat atas teknologi geospasial yang mereka gunakan secara inovatif dalam mengatasi tantangan dunia nyata di industri dan masyarakat.

"Para pemenang Penghargaan GeoInnovation menunjukkan bagaimana teknologi geospasial adalah kunci dalam memungkinkan terjadinya transformasi digital, membangun organisasi yang lebih progresif, dan menciptakan komunitas yang lebih aman," kata Dr. Istamar, CEO Esri Indonesia dalam keterangan tertulis.

Selain Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, penghargaan bergengsi juga diberikan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Pertamina Hulu Energi.

"Mereka menguji sejauh mana teknologi geospasial dapat digunakan untuk memecahkan beberapa masalah yang sangat mendesak dan nyata terjadi, yang tidak dapat diselesaikan dengan cara biasa," ujar Istamar.

Penghargaan diserahterimakan oleh Jack Dangermond, Pendiri dan Presiden dari perusahaan raksasa pemetaan global Esri, Dr. A. Istamar, CEO Esri Indonesia, dan Leslie Wong, selaku Direktur Pelaksana Esri South Asia.

"Kepemimpinan mereka yang dapat ditindaklanjuti dan pendekatan mereka untuk berpikir maju terhadap transformasi digital benar-benar luar biasa, dan kami di Esri Indonesia meyakini bahwa upaya mereka akan berkontribusi dalam menginspirasi masyarakat mengenai pola pikir spasial," demikian Istamar. [adc]



Gelar Bincang Soal "Ibu, Citra Kreatif Keluarga"

Gelar Bincang Soal "Ibu, Citra Kreatif Keluarga"

INILAHCOM, Jakarta - Sebagai bagian dari rangkaian acara Ibu Ibukota Awards 2019, Dewan Kerajinan Nasional DKI Jakarta menggelar bincang-bincang bertajuk ‘Ibu, Citra Kreatif Keluarga’ di Atrium Mall Cilandak Town Square, Sabtu (24/8/2019).

Narasumber yang dihadirkan antara lain Fery Farhati, penggagas Ibu Ibukota Awards; Lely Purba, perajin dan pengajar keterampilan Sekolah Luar Biasa; dan Mona Ratuliu, figur publik & penulis buku. Acara tersebut diselenggarakan bertepatan dengan Pameran Kerajinan Anak yang berlangsung selama dua hari sampai dengan 25 Agustus 2019.

“Ibu adalah citra kreatif keluarga. Ibu merupakan sosok pendidik pertama dan utama serta penggerak yang memiliki peran penting dalam memacu kreativitas anak, keluarga, bahkan lingkungan sekitarnya,” tutur Fery Farhati yang juga merupakan Ketua Dekranasda DKI Jakarta.

Fery mengaku banyak menemukan sosok ibu penggerak yang selama ini banyak melakukan #AksiHidupBaik di keluarga dan juga lingkungan sekitarnya. Mereka bergerak dalam sunyi untuk menciptakan lingkungan yang kreatif dan kondusif bagi anak-anak dan keluarganya bertumbuh. Hal inilah yang menggerakkan Fery Farhati, bersama empat organisasi lainnya yakni PKK, Dekranasda, YKI, dan Dharma Wanita Persatuan DKI Jakarta untuk menginisiasi ajang Ibu Ibukota Awards 2019.

Salah satu sosok Ibu Ibukota yang dihadirkan pada acara bincang bincang kali ini adalah Lely Purba, seorang perajin dan pengajar keterampilan di sekolah luar biasa di Jakarta. “Ibu perlu mengenali dengan baik kelebihan dan menerima kekurangan anak tanpa syarat. Setelah itu baru kita akan memahami bahwa setiap anak adalah spesial dan tidak bisa disamakan sehingga kita dapat menerima apapun kondisinya dengan rasa cinta, kasih dan penuh rasa syukur”.

Mona Ratuliu, seorang figur publik dan penulis buku parenting juga turut menyampaikan sudut pandangnya. “Anak kreatif dan lingkungan kreatif, bermula dari Ibu yang kreatif. Ajang Ibu Ibukota Awards ini bisa memunculkan lebih banyak lagi sosok Ibu kreatif yang berdaya dan berdampak untuk keluarga-keluarga di sekitarnya,”

Selain bincang-bincang, Pameran Kerajinan Anak juga diisi dengan gelar karya berbagai kerajinan dari 24 sekolah di Jakarta dan 8 Perajin Jakarta diantaranya Ane None, Tasayu, AIU Craft, Art Rock Design, Pundi Craft, Rumah Viola, Color Paradise, dan Ahza Patchwork. Digelar pula Lomba Produk Kerajinan Anak dan Creative Class untuk para pengunjung yang datang.

Ibu Ibukota Awards hadir untuk memberikan apresiasi kepada sosok perempuan penggerak yang selama ini bekerja dalam sunyi untuk memastikan kebahagiaan keluarga-keluarga Ibukota. Ibu Ibukota adalah gelar yang disematkan bagi sosok perempuan penggerak di DKI Jakarta.

Mereka adalah penggerak yang melakukan #AksiHidupBaik dengan memberikan perhatian dalam bidang pemberdayaan kesejahteraan keluarga, kesehatan, pelestarian lingkungan, pengembangan kerajinan, dan pendidikan orang tua serta anak usia dini.

Akan digelar pada 20 Desember 2019, Ibu Ibukota Awards ingin mengajak lebih banyak lagi masyarakat untuk menjadi sosok Ibu Ibukota dan ikut terlibat dalam menghadirkan sisi lain Jakarta yang humanis dan harmonis. [*/adv]



Sabtu, 24 Agustus 2019

Akhir Pekan, Cuaca di Jakarta Cerah Berawan

Akhir Pekan, Cuaca di Jakarta Cerah Berawan

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca akhir pekan di Jakarta cerah berawan, Minggu (25/8/2019).

Berdasarkan informasi dari BPBD DKI, untuk wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Pusat diperkirakan cuaca dari pagi hingga dini hari cerah berawan.

Kemudian, wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur juga tampaknya cuaca cerah berawan dari pagi sampai dini hari nanti.

Selanjutnya, wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu diperkirakan cuaca cerah berawan juga dari pagi hingga dini hari nanti.[ris]



Jumat, 23 Agustus 2019

Jakarta Akan Cerah Sepanjang Hari

Jakarta Akan Cerah Sepanjang Hari

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ibukota Jakarta pada Sabtu (24/8/2019) akan cerah.

Sejak pagi hingga siang hari, langit ibukota akan cerah dengan suhu berkisar antara 24-26 derajat celcius.

Malam harinya, cuaca akan cerah berawan dengan suhu berkisar antara 29-34 derajat celcius. Sementara tingkat kelembapan berkisar antara 55-90%.



Warga Papua di Jakarta Diharap Tak Terpengaruh

Warga Papua di Jakarta Diharap Tak Terpengaruh

INILAHCOM, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengadakan pertemuan dan silahturahmi dengan mahasiswa dan tokoh masyarakat Papua di Jakarta di Gedung Balai Pertemuan Metro Jaya Jumat (23/8/2019).

Dalam sambutannya, Gatot mengatakan pertemuan ini demi merajut persatuan dan kesatuan NKRI serta menguatkan Bhineka Tunggal Ika.

"Saya harap dengan adanya pertemuan ini Mahasiswa Papua dan tokoh masyarakat Papua di Jakarta tidak terpengaruh seperti yang diawali di Surabaya dan Malang, Jawa Timur," katanya.

Menurutnya, Indonesia bisa menjadi besar karena beragam budaya, suku dan ras. Sehingga, selama 74 tahun Indoensia merdeka mengalami perkembangan setiap tahunnya.

"Papua juga bagian dari Negara kita. Karena itu dalam bahasa Papua Kita Semua Basodara," tegas Gatot.

Ia juga menyatakan, belakangan berita hoax dan ujaran kebencian tengah marak terjadi. Oleh sebab itu, ia menyarankan masyarakat bisa dengan cerdas menelaah berita yang beredar.

"Banyak yang membuat berita opini dan masyarakat pun percaya dengan opini itu. Jadi dengan adanya pertemuan ini kita harap masyarakat bisa sikapi berita hoax dan ujaran kebencian secara bijaksana," tukas dia.

Pertemuan ini, dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Pangdam Jaya, dan beberapa tokoh Ormas yang ada di wilayah hukumnya. [ton]



Anies Imbau Warga DKI Jaga Persatuan di Ibukota

Anies Imbau Warga DKI Jaga Persatuan di Ibukota

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta kepada seluruh warga Jakarta untuk menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan bersama.

Ini disampaikannya berkaca pada kasus kerusuhan di Manokwari dan Sorong pasca insiden di Surabaya dan Malang.

"Persatuan yang ada hasil dari usaha kita bersama. Mari kita lanjutkan bersama persatuan yang sudah ada di ibu kota ini. Saya harap Jakarta bisa di jaga karena kita sadari ada kesempatan setara di Jakarta," katanya dalam pertemuan dengan Mahasiswa dan Tokoh Papua di Balai Pertemuan Metro Jaya, Mapolda Metro Jaya, Jumat (23/8/2019).

Menurut dia, saat ini Jakarta sudah dikuasai oleh para pendatang dari berbagai penjuru kota. Oleh karena itu ia tidak ingin ada kesinggungan Ras, Suku, Agama dan Budaya.

"Di Jakarta hampir semua mayoritas yang ditanya pendatang. Mayoritas kita adalah pendatang demi masa depan baik dan Indonesia baik. Kita sama sama jaga ketertiban bagi semuanya," ucap dia.

Dengan menjaga persatuan dan kesatuan di Jakarta, nantinya bisa menularkan kepada Daerah lain. Kemudian, jika ada permasalahan Anies meminta untuk bisa dikomunikasikan dan jangan main hakim sendiri.

"Saya harap Jakarta bisa dijaga sama sama karena masyarakat Papua di Jakarta juga sudah memberikan kontribusi pembangunan untuk ibu kota. Kita tahu tidak ada terdengar kasus dan lainnya di Jakarta menyangkut warga Papua. Karena kita semua bersama sama mencari hidup yang lebih baik baik dan mendorong Jakarta serta Indonesia lebih baik lagi," tegas Anies.

"Tunjukan suasana di Jakarta aman dan tertib kalau ada potensi permasalahan kita komunikasikan," sambungnya. [ton]



Anies Harap Produk Ikat Indonesia Berkembang

Anies Harap Produk Ikat Indonesia Berkembang

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka Pameran Ikat Dunia atau World Ikat Textiles Symposium, Jumat (23/8/2019).

Pada momen peresmian yang berlangsung di Museum Tekstil, Jalan KS Tubun, Palmerah, Jakarta Barat, ini juga dihadiri istri Wapres RI, Mufidah Kalla selaku Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional.

Melalui sambutannya, Anies menyampaikan harapannya agar pameran ini bisa menjadi sarana untuk bertukar informasi mengenai perkembangan produk ikat di Indonesia.

"Sehingga, bisa mengembangkan ikat yang ada di negeri kita. Bagi yang bekerja di bidang seni memahami pentingnya tak hanya menjaga tradisi tapi juga mengembangkan tradisi," katanya.

Ia juga menyampaikan hadapan agad ke depannya bisa muncul berbagai terobosan dari varian produk ikat yang menjadi karya khas bangsa ini.

"Kami harap, semakin banyak karya tenun lagi di masa yang akan datang dengan adanya pertukaran ide," tandasnya.

Sementara itu, Mufidah mengharapkan agar acara ini dapat menjadi wahana untuk mempromosikan pengembangan dari produk ikat.

"Kita semua dapat saling belajar dan berbagi untuk pengembangan teknik tenun ikat. Baik teknik pewarnaan alam maupun keragaman corak," ucapnya.

Tampak hadir pula mendampingi Anies, yakni sang istri Ferry Fahati Baswedan dalam peresmian acara yang bakal berlangsung hingga September mendatang. [rok]
 



Bawa Senpi Mainan, Polisi Gadungan Dikepung Warga

Bawa Senpi Mainan, Polisi Gadungan Dikepung Warga

INILAHCOM, Jakarta -  Dua orang pelaku yakni Edy (34) dan Uri Siregar (26) mengaku sebagai anggota Polisi lalu memeras korban di Jalan Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Saat beraksi pelaku kerap membawa senjata api mainan.

"Modusnya adalah menuduh korbannya sebagai pemain judi. Saat korban bersama kawannya duduk di trotoar pinggir jalan di TKP dituduh sedang bermain judi, kemudian para pelaku merampas sejumlah uang dan handpone milik korban," kata Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono, Jumat (23/8/2019).

Nahasnya, korban yang merasa tidak bersalah berteriak minta tolong sehingga menarik perhatian warga sehingga mengejar dan mengepung dan menangkap kedua pelaku.

"Kami amankan barang bukti berupa pistol mainan, uang Rp15 ribu dan handphone," tuturnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang Kompol Supriadi menambahkan, pelaku kerap mencari korban secara acak dari kawasan Bekasi Timur, Tanjung Priok, hingga Tanah Abang.

"Ketemu korban malah di Tanah Abang. Pelaku sendiri mengincar orang-orang yang lagi nongkrong di pinggir jalan dengan menuduhnya sebagai pelaku kejahatan. Motifnya karena ekonomi ya. Keduanya dikenakan pasal 368 yo 365 KUHP dengan ancaman kurungan di atas 5 tahun penjara," tutupnya. [rok]



Sejak Juli, 11.290 Pelanggar Terekam Kamera e-TLE

Sejak Juli, 11.290 Pelanggar Terekam Kamera e-TLE

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP M Nasir mengatakan sejak 10 kamera canggih electronic traffic law enforcement (e-TLE) dipasang di Ibu Kota pada 1 Juli 2019 lalu hingga 21 Agustus 2019 tercatat ada 11.290 pengendara melanggar.

Selama 52 hari penerapan itu, tercatat masih saja banyak pengendara bandel. Pelanggarannya pun masih beragam. Mulai dari tidak pakai sabuk pengaman dan memainkan telepon genggamnya saat berkendara. Pelanggaran terbanyak masih didominasi oleh pengendara yang tidak pakai sabuk pengaman.

"Pengendara tidak mengenakan sabuk pengaman 8.150, pengendara melanggar area ganjil-genap 2.436 dan pengendara menggunakan telepon genggam selama mengemudi 704. Total seluruh 11.290 selama 52 hari," katany, Jumat (23/8/2019).

Sejauh ini sudah 11.013 pengendara sudah mengkonfirmasi balik ke polisi atas pelanggaran yang mereka lakukan. Kemudian, tercatat ada 4.585 pengendara yang sudah membayar denda. Sementara itu, ada pula pengendara yang sudah menjalani sidang. Setidaknya ada 8.356 pengendara.

"Data ini merupakan akumulasi jumlah pelanggar sejak E-TLE mulai beroperasi, yakni 1 November 2018 sampai 21 Agustus 2019," ujarnya.

Pihaknya terus melakukan evaluasi atas hasil pelanggaran yang ada. Berdasar hasil evaluasi, jumlah pelanggar kian menurun. Sayangnya, dia mengaku belum bisa merinci. Sebab pendataan sejatinya belum rampung.

"Yang pasti kita melihat kesadaran berlalu lintas masyarakat tinggi. Jumlah pelanggar turun dua persen," tandasnya. [rok]



Hendak Bantu Warga Satpam Ini Tewas Digigit Ular

Hendak Bantu Warga Satpam Ini Tewas Digigit Ular

INILAHCOM, Jakarta - Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan membenarkan informasi adanya seorang sekuriti Perumahan Cluster Michelia Gading Serpong bernama Iskandar yang tewas buntut digigit ular berbisa jenis welang di Taman Mi8/02.

Ia menjelaskan, meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang, tapi nyawanya tidak tertolong. Pasca digigit ular, seketika korban langsung sesak nafas. Dua jam setelah kejadian nyawanya pun sudah melayang

"Satpam kena gigitan ular dan meninggal," katanya, Jumat (23/8/2019).

Ia memaparkan, awalnya korban hendak membantu warga yang panik atas temuan ular itu. Lantas sebagai security perumahan dia pun membantu warga mengevakuasi ular. Dia pun tiba di lokasi kejadian bersama rekannya, Jaelani.

"Karena tidak memiliki perlengkapan, warga itu melapor ke pihak keamanan cluster," ujarnya.

Korban dan rekannya ternyata juga tidak punya perlengkapan khusus. Korban hanya datang dengan barang seadanya. Ya korban hanya membawa gagang sapu lidi. Dengan gagang sapu lidi itu, korban menjepit kepala ular.

Kemudian ular ditangkap dengan tangan kosong. Sayangnya, posisi korban memegang ular kurang tepat. Alhasil, ular menggigit jari telunjuk kiri. Korban sempat coba melakukan pertolongan pertama dengan menghisap dan mengeluarkan bisa ular.

Meski telah melakukan pertolongan pertama nyawa korban tidak lagi bisa ditolong. Pasalnya RS tempat korban dikarikan tidak memiliki obat penawar bisa ular. [rok]



Kamis, 22 Agustus 2019

Jakarta Akan Cerah Berawan Sepanjang Hari

Jakarta Akan Cerah Berawan Sepanjang Hari

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melansir cuaca ibukota Jakarta pada Jumat (23/8/2019) jelang akhir pekan ini akan cerah berawan.

Sejak pagi hari, langit ibukota akan terpantau cerah berawan dengan suhu berkisar 23 derajat celcius.

Siang hingga malam hari, cuaca Jakarta masih tetap cerah diselimuti awan dengan rata-rata suhu berkisar antara 23-34 derajat celcius.

 



Anies Sebut Instalasi Gabion untuk Percantik DKI

Anies Sebut Instalasi Gabion untuk Percantik DKI

INILAHCOM, Jakarta - Instalasi Batu Gabion yang menggantikan Getah Getih di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat menjadi sorotan publik belakangan ini.

Hal ini disebabkan karya seni instalasi yang dikelilingi berbagai jenis tanaman ini dinilai terlalu mahal menghabiskan anggaran hingga senilai Rp 150 juta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan, instalasi Batu Gabion merupakan bagian dari penataan taman kota di DKI.

Menurutnya, tak perlu ada yang dipersoalkan dalam penataan kota. Pemprov DKI, katanya, juga sudah mempertimbangkan matang terkait pemasangan karya instalasi ini.

"Itu bagian dari tata taman kota, seperti penataan taman lainnya. Ini normal saja, cuma karena tempatnya di Bundaran HI,” kata Anies di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2019).

Ia menambahkan, rancangan taman kota tersebut serta susunan ornamennya digagas oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta.

“Rancangannya sama seperti taman-taman yang lain, biasa saja. Tentunya ini untuk mempercantik kota,” tandasnya. [adc]