Laman

Jumat, 31 Maret 2017

Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan Hari Ini

Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan Hari Ini

INILAHCOM, Jakarta - BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) memprediksi hari ini hujan sedang di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), Sabtu (1/4/2017).

Berdasarkan informasi dari BPBD DKI, pagi hari ini pada umumnya cerah berawan dan potensi hujan ringan di Tangerang dan Bogor. Kemudian, antara siang dan sore berpotensi hujan sedang di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Tangerang, Depok, Bekasi, dan Bogor sedangkan potensi hujan ringan di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.

Selain itu, pada malam hari berpotensi hujan sedang di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Tangerang, Depok, Bekasi, dan Bogor. Sedangkan, dini hari berpotensi hujan sedang di Bogor dan potensi hujan ringan di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Tangerang, dan Bekasi.

Oleh karena itu, masyarakat diminta waspada potensi hujan sedang disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Tangerang, Depok dan Bogor antara siang, sore, dan malam hari.[ris]



JPO di Jl Arjuna Kebon Jeruk Mengkhawatirkan

JPO di Jl Arjuna Kebon Jeruk Mengkhawatirkan

INILAHCOM, Jakarta - Sejumlah warga yang kerap melintas di Jl Arjuna, Kebon Jeruk, Jakarta Barat mengaku khawatir dengan rusaknya jembatan penyeberangan orang (JPO) di wilayah tersebut.

Pasalnya, jembatan yang menghubungkan Jalan Arjuna Selatan ke Jalan Arjuna Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat sudah dalam keadaan mengkawatirkan bagi pengguna jalan kaki.

Hal itu dirasakan oleh salah seorang pejalan kaki bernama Andika (32), ia mengaku takut jika melintas di JPO tersebut.

''Takut mas, takutnya roboh. besinya aja pada keropos gitu," ujar Andika, Jumat (31/3/2017).

Terlihat, tiang besi JPO tersebut sangat keropos dan tidak dilengkapi dengan atap untuk berteduh dari terik matahari dan hujan. [ton]



Ular Resahkan Warga Kembangan Selatan

Ular Resahkan Warga Kembangan Selatan

INILAHCOM, Jakarta - Warga Kampung Kembang Kerep di RT 003/02, Kembangan Selatan, Jakarta Barat mengdieluhkan adanya lahan tak terawat yang kini ditumbuhi tanaman liar. Bahkan lahan milik PT Antilope Madju Puri Indah (AMPI) itu diakui warga dipenuhi ular.

Surahman (42) yang merupakan warga sekitar mengaku sering melihat reptil tersebut berkeliaran di lokasi.

"Di sini banyak banget ularnya, bukan saya aja yang nemuin ular, banyak warga sini yang udah ngeliat," ujar Surahman, Jumat (31/3/2017).

Pantauan dilokasi, Lahan tersebut terlihat banyak tumbuh-tumbuhan liar bahkan sudah sangat tinggi. Meski demikian, lahan tersebut menjadi tempat bermain anak-anak.

Mengetahi hal tersebut, pihak Kecamatan Kembangan Jakarta Barat mengaku akan bekerja sama dengan PT Antilope Madju Puri Indah untuk segera merapihkan semak belukar yang sudah menjamur dan meninggi.

"Nanti akan kita minta untuk dirapihkan saja lahannya. Jangan sampai jadi semak begitu," ujar Camat Kembangan, Agus Ramdani. [ton]



Jakarta Perlu Lebih Serius Siapkan Pemukiman Kota

Jakarta Perlu Lebih Serius Siapkan Pemukiman Kota

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta perlu lebih serius dalam menyiapkan pemukiman bagi warga Jakarta mengingat jumlah penduduk yang terus bertambah. Hal ini disampaikan Juru Bicara Tim Pemenangan Anies-Sandi, Triwisaksana di Jakarta, Jum’at (31/3/2017).

Ia menyampaikan bahwa ini sejalan dengan yang disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi yang masih terpusat di perkotaan menyebabkan arus urbanisasi ke kota masih terus terjadi. Arus urbanisasi ini bisa menjadi ancaman bagi pertumbuhan ekonomi untuk bisa tumbuh secara berkelanjutan jika tidak diiringi dengan penyediaan rumah yang dapat terjangkau oleh masyarakat pendatang ini.

Lebih jauh, pria yang akrab disapa Sani ini juga mengingatkan, warga pendatang ini juga beragam strata ekonominya dan tidak semuanya kebutuhan pemukimannya bisa diselesaikan dengan penyediaan Rusunawa seperti yang menjadi program Pemprov DKI saat ini dan kebanyakan menjadi tempat relokasi warga yang digusur.

Saat ini sekitar 49 persen penduduk Jakarta belum memiliki hunian sendiri termasuk warga pendatang tersebut. Sebagian warga pendatang juga memiliki kondisi ekonomi relatif lebih baik dan lebih membutuhkan hunian yang terjangkau dan berstatus milik sendiri. Rusunawa yang ada saat ini juga lokasinya jauh dari pusat kegiatan ekonomi sehingga menyulitkan mereka untuk pergi bekerja. “Belum lagi transportasi gratis yang disediakan masih sangat terbatas,” kata Triwisaksana.

Mengutip pernyataan Sri Mulyani, Triwisaksana menyampaikan, penyediaan pemukiman yang terjangkau di perkotaan juga akan memberikan dampak positif bagi perekonomian, karena memberikan efek multiplier yang tinggi. Kalau suatu ekonomi ingin membuat pertumbuhan ekonomi dalam negerinya sustainable dan sehat dan disertai daya beli, maka strategi membangun perumahan menjadi sangat penting.

Dengan kemampuan sektor swasta yang terbatas dan skema pembiayaan yang masih sulit dijangkau oleh masyarakat berpendapatan menengah ke bawah, maka perlu ada intervensi dari pemerintah. Memberikan subsidi sewa terus menerus kepada penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) juga bukan hal yang bijak. “Sebagian mereka yang belum punya rumah dan ingin memiliki rumah terjangkau juga bukan semuanya yang layak disubsidi terus menerus,” imbuh politisi PKS dari daerah pemilihan Jakarta Selatan ini.

Untuk itu, pria yang juga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini merujuk pada program perumahan Calon Gubernur Anies-Sandi yang menawarkan progran perumahan milik sendiri dengan DP 0 yang dinilainya lebih pas dan terjangkau. Mengingat uang muka (DP) selama ini menjadi salah satu kendala untuk memiliki rumah sendiri.

Apalagi program ini juga implementasinya disertai dengan aturan yang ketat bahwa ini hanya untuk rumah pertama dan tidak boleh diperjualbelikan. “Pemprov DKI bisa bekerjasama dengan BUMD yang dimiliki dalam mendukung program ini, termasuk Bank DKI dalam hal pembiayaannya,” jelas Triwisaksana.

Untuk mendukung para pendatang urban dalam mobilitas kegiatannya, program pemukiman ini harus sejalan dengan konsep Transit Oriented Housing (TOH) untuk mengurangi kemacetan di Jakarta. Pemukiman yang dibangun bisa berbentuk vertikal dan lokasinya dekat dengan terminal atau stasiun transportasi publik seperti halte bus Transjakarta, stasiun kereta commuter atau stasiun MRT. Pemprov DKI bisa menggunakan asset yang dimilikinya atau aset pemerintah pusat (melalui kerjasama) dalam membangun pemukiman ini.

"Aset lahan yang dimiliki Pemda DKI seperti lahan dekat terminal bus Ragunan, dekat depo MRT Lebak Bulus, seberang Stasiun Pasar Minggu dan beberapa lainnya bisa menjadi pilihan lokasi untuk pemukiman perkotaan ini sehingga implementasinya bisa lebih mudah," demikian tutup Triwisaksana. [*]



Fokus Pemilu 2019, DPD Demokrat DKI Gelar Musda

Fokus Pemilu 2019, DPD Demokrat DKI Gelar Musda

INILAHCOM, Jakarta - Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV digelar DPD Partai Demokrat DKI pada Kamis (6/4/2017) mendatang. Evaluasi menyeluruh dan pembenahan organisasi dilakukan pengurus partai berlambang Mercy tersebut.

Ketua Panitia, Santoso mengatakan dalam Musda ke-IV, DPD Partai Demokrat DKI akan menggelar sejumlah agenda, salah satunya memilih ketua baru.

“Musda ini bukan untuk mengganti Pak Nachrawi Ramli sebagai Ketua DPD Partai Demokrat DKI. Namun, karena masa jabatannya sudah habis dan kebetulan beliau memang mengingingkan adanya regenerasi maka bermunculan beberapa kader muda untuk mencalonkan diri,” ujar Santoso, Jumat (31/3/2017).

Selain mengagendakan pemilihan ketua, dalam kegiatan ini juga akan dirancang berbagai program untuk pemenangan Partai Demokrat di Jakarta dalam Pemilu yang akan berlangsung pada 2019.

“Di Musda kali ini, kita juga akan fokus ke Pemilu 2019 melalui pembentukan struktur sampai tingkat akar  rumput sehingga kita dapat menjadi pemenang di ibukota,” tegasnya.

Adapun hasil Pilkada DKI ditambahkan Santoso yang juga merupakan anggota DPRD DKI juga akan menjadi bahan evaluasi internal partainya.

Dikatakan Santoso, meski kecewa namun ia berharap suara 17 persen yang diperoleh pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni merupakan suara murni kader Partai Demokrat.

Sebagai informasi, Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV Partai Demokrat akan digelar di Hotel Sheraton Media d Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Rencana akan hadir Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). [rym[



PKS Apresiasi Dukungan Buruh ke Anies-Sandi

PKS Apresiasi Dukungan Buruh ke Anies-Sandi

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Bidang Buruh Petani dan Nelayan DPW PKS DKI Jakarta Arief Wicaksono menyatakan apresiasi yang luar biasa kepada 13 (tiga belas) organisasi Buruh DKI yang tergabung dalam Koalisi Buruh Jakarta (KBJ) Dukung Anies-Sandi.

Apresiasi tersebut disampaikan saat silaturahim para tokoh buruh pendukung Anies-Sandi dengan Cawagub DKI Sandiaga Uno di Kantor DPW  PKS DKI Jakarta, cempaka Putih, Kamis (30/3/2017).

"Buruh adalah elemen penting dalam kehidupan bernegara. Sumbangsih buruh untuk pembangunan dan perekonomian sangat besar, namun sayangnya kesejahteraannya masih diabaikan oleh pemerintah," jelas Arief di sela pertemuan.

Sementara itu, Winarso selaku Koordinator KBJ yang juga Ketua DPW FSPMI DKI Jakarta menyampaikan bahwa Buruh DKI menginginkan gubernur Baru yang bisa membawa perubahan dan kesejahteraan buruh dan rakyat.

"Gubernur hari ini, telah gagal meningkatkan kesejahteraan kaum buruh di DKI Jakarta, karena selama dipimpin Basuki Tjahaya Purnama, Upah Minimum DKI Jakarta lebih rendah dibanding Bekasi dan kerawang," jelas Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Wilayah Jakarta ini.

Pria yang kerap disapa Bung Win ini sekaligus juga mempertanyakan kebijakan Ahok dalam penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) di DKI. "Itu kebijakan yang aneh, Ahok menetapkan UMP DKI selama 3 tahun lebih rendah dari Bekasi dan Karawang, padahal biaya hidup di Jakarta lebih mahal," tanya Winarso.

Oleh karena itu, Winarso menegaskan dukungan ke pasangan calon Anies-Sandi adalah upaya untuk mewujudkan kesejahteraan buruh yang lebih baik. Yaitu, ditandai dengan adanya Kontrak Politik dengan Anies-Sandi yang berisi 10 poin, di antaranya adalah Anies-Sandi menyatakan akan menaikkan upah minimum DKI Jakarta lebih tinggi dari ketentuan PP No 78/ 2015.

"Insya Allah sekitar 3000-4000 buruh akan hadir dalam Deklarasi Dukungan buruh dan Konsolidasi Pemenangan Anies-Sandi pada 1 April 2017," tegasnya. [*]



Anies Mengagumi Cara Dakwah Habib Lutfi

Anies Mengagumi Cara Dakwah Habib Lutfi

INILAHCOM, Pekalongan - Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku mengagumi cara berdakwah Al Habib Luthfi bin Yahya. Hal itu dia sampaikan usai mengikuti pengajian rutin Jumat Kliwonan Kanzuz Sholawat, Pekalongan, Jumat (31/3/2017).

"Jadi tadi pagi kami datang di pengajian Jumat Kliwon Habib Luthfi bin Yahya Di Pekalongan, Dan pengajian ini diikuti oleh puluhan ribu orang," ucap Anies yang merasa takjub jamaah peserta pengajian meluber sampai ke jalan.

Rasa kagum Anies dikarenakan cara Habib Luthfi berdakwah, di mana sang habib tetap konsisten dan berpesan untuk senantiasa menjaga persatuan. "Kita semua ditunjukkan bagaimana seorang ulama merawat umatnya merawat majelis yang dijalankan rutin," terang mantan Mendikbud itu.

Cara berdakwah sang habib, menurut Anies juga menjadi indikator bahwa beliau telah mampu menyampaikan ilmu dengan baik sehingga membuat umatnya terus berdatangan. "Cara berdakwah ini bisa menjadi contoh bagi semua dan Insyaallah dakwah tersebut menjadi pahala bagi Habib Luthfi," terangnya. [*]



Anies Naik Becak ke Pengajian Kliwonan Habib Lutfi

Anies Naik Becak ke Pengajian Kliwonan Habib Lutfi

INILAHCOM, Pekalongan - Pengajian rutin kliwonan Kanzus Sholawat Al Habib Luthfi bin Yahya memang menjadi magnet tersendiri bagi sebagian besar umat muslim di Indonesia. Buktinya, jamaah pengajian ini selalu ramai dan tumpah hingga di jalan Dr Wahidin, Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat pagi (31/3/2017).

Ramainya jamaah ini juga yang akhirnya membuat Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang juga akan menghadiri pengajian tersebut, memilih transportasi alternatif selain mobil, yaitu becak. "Pak. Becak, Pak. Kita lewat belakang saja soalnya jalanannya udah full," ujar si tukang becak menawarkan diri ke Anies.

Anies pun langsung mengiyakan. Anies langsung menaiki becak yang kursinya berwarna biru muda tersebut. “Ayo naik becak saja. Biar tidak macet,” ujarnya mengajak rombongan.

Tampak Anies yang saat itu memakai baju koko putih dan bersarung biru gelap menaiki becak melawati jalanan Pekalongan di pagi hari. Kehadiran Anies menarik perhatian warga bahkan tak jarang diantaranya mereka menyempatkan mengajak Anies berfoto dan bersalaman. "Menang ya, Pak. Nanti," ucap seorang warga. "Amin. Doain ya, Pak," jawab Anies.

Setibanya di kediaman Habib Luthfi, Anies langsung naik ke lantai dua. Setelah menunggu habib bersiap, mereka kemudian  berjalan ke lokasi pengajian dengan pengawalan karena padatnya jamaah yang menghadiri acara tersebut. [*]



Fraksi PKS Dukung Komitmen Anies-Sandi dan Pekerja

Fraksi PKS Dukung Komitmen Anies-Sandi dan Pekerja

INILAHCOM, Jakarta - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tubagus Arif, mendukung komitmen bersama Anies Sandi dengan Buruh dan Pekerja di Jakarta.

Hal ini disampaikan Tubagus di sela-sela acara Silaturahim Tokoh Buruh dan Pekerja Mendukung Anies Sandi, di Kantor DPTW PKS DKI Jakarta, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (30/3/2017) malam.

Lebih lanjut Tubagus menyampaikan, sebagai bagian dari tim pemenangan, dirinya dan Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta akan mendukung penuh komitmen pasangan Anies Sandi yang siap memperjuangkan kebaikan untuk Buruh dan Pekerja, “Komitmen ini akan diperhatikan betul oleh Anies Sandi baik dari sisi kesejahteraan dan kehidupan yang layak,” tegasnya.

Masih menurut politisi PKS dari daerah pemilihan Jakarta Utara ini mengatakan, kesejahteraan yang dimaksud, bukan hanya terkait gaji, tetapi juga anak isterinya, dari mulai pendidikannya, kesehatannya, rumahnya, dan fasilitas-fasilitas yang harus diberikan kepada mereka,

 “Karena mereka yang paling layak untuk kita angkat derajat, Karena mereka termasuk pahlawan bagi bangsa dan negara ini, khususnya di DKI Jakarta,” tandas Tubagus.

Hal senada disampaikan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno, hampir-hampir semua butir-butir kesepahaman sudah disepakati. Dirinya tidak ingin setiap tanggal 1 Mei ada gangguan, lantaran teman-teman buruh dan pekerja yang tidak puas dengan kesejahteraan yang mereka terima.

“Kita juga tidak mau setiap tahun, kenaikan UMP selalu dibarengi situasi yang mencekam, kita ingin diskusi terbuka dan cair, serta tingkat saling percaya yang sangat tinggi antara buruh dan pekerja, dunia usaha dan pemerintah,” demikian Sandi.

Diketahui, hadir dalam acara Silaturahim Tokoh dan Pimpinan Buruh Pekerja di Jakarta ini, Anggota DPR RI Komisi IX Adang Sudrajat sekaligus Ketua Bidang Buruh Petani dan Nelayan (BPPN) DPP PKS, Pimpinan KSPI Muhammad Rusdi, Koordinator Koalisi Buruh Jakarta Winarso dan Ketua BPPN DPW PKS DKI Jakarta Arief Wicaksono. [*]



Pasangan Anies-Sandi Populer Juga di Luar Jakarta

Pasangan Anies-Sandi Populer Juga di Luar Jakarta

INILAHCOM, Pekalongan - Cagub nomor urut 3, Anies Baswedan ternyata memiliki banyak penggemar. Tidak hanya dikenal oleh warga Jakarta, ABW, begitu panggilan akrabnya, ternyata juga populer  di daerah lain di luar Jakarta.

Penggemar ABW menyebar di berbagai penjuru daerah di Indonesia, termasuk di Pekalongan, Jawa Tengah. Ini terlihat dari antusiasme warga masyarakat yang ingin bersalaman atau berfoto dengannya dalam kunjungannya ke Tegal dan Pekalongan, Kamis-Jumat (30-31/3/2017).

Saat berangkat dengan becak dari tempat penginapan menuju lokasi pengajian Habib Lutfi bin Yahya, Jumat (31/3/2017) pagi misalnya,  warga Pekalongan memanggil-manggil namanya. Banyak diantaranya yang kemudian menghampiri becak yang ditumpanginya, menghentikan, dan minta foto bersama.

Begitupun saat mendekati lokasi pengajian Kanzus Sholawat Habib Lutfi peserta pengajian, terutama kalangan ibu-ibu berebut bersalaman dengannya. "Semoga sukses. Semoga menang Pak Anies," kata warga yang mengerumuninya di sepanjang jalan menuju tempat pengajian Kanzus Sholawat.  "Sandinya mana?" tanya sebagian dari mereka.

Menariknya lagi, bukan hanya warga kebanyakan yang ingin berpose dengan Anies. Ulama, kiai, pengusaha, sampai pejabat daerah ingin memiliki gambar bersama inisiator gerakan Indonesia Mengajar itu. [*]



Kamis, 30 Maret 2017

Nunggu Tambal Ban, Suparman Tewas Di Utan Jati

Nunggu Tambal Ban, Suparman Tewas Di Utan Jati

INILAHCOM, Jakarta - Seorang pengendara sepeda motor bernama Suparman (52) ditemukan tewas di Jalan Utan Jati Rt 03/11, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat.

Warga Cengkareng itu ditemukan tewas saat tengah berada di tempat tambal ban yang berada di lokasi kejadian.

Kapolsek Kalideres Kompol Efendi menuturkan, kejadian tersebut bermula saat Suparman tengah melintas di lokasi dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nopol B 4309 BEV.

"Lalu ia berhenti di tambal ban Utan Jati mau menambal sepeda motornya," ujar Efendi di Jakarta Barat, Jumat (31/3/2017).

Kemudian korban duduk di kursi dan tiba-tiba terjatuh dengan posisi tengkurap dan langsung meninggal dunia.

Hal tersebut, membuat kaget pemilik tambal ban serta warga sekitar. Beruntung kejadian tersebut dapat diketahui oleh polisi yang tengah melakukan patroli di sekitar lokasi.

"Kami langsung lakukan olah TKP. Dugaan sementara ia meninggal karena sakit," ujarnya. [rok]



Hujan Bakal Turun Merata di Jabodetabek Siang Ini

Hujan Bakal Turun Merata di Jabodetabek Siang Ini

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi Jabodetabek masih akan diguyur hujan pada Jumat, (31/3/2017) hari ini.

Hujan diprediksi akan mulai turun merata di seluruh wilayah Jabodetabek mulai siang nanti. BMKG memprediksi bahwa wilayah Jakarta Pusat akan diguyur hujan lokal.

Sementara itu, Jakarta Barat akan diguyur hujan sedang, Jakarta selatan akan hujan petir, di Jakarta Timur juga akan turun hujan sedang. Sementara Jakarta Utara bakal diguyur hujan lokal.

Pada malam nanti, cuaca akan berawan hingga hujan. Sebagian besar wilayah Jakarta akan hujan. Sementara Depok, Bogor dan Tangerang akan hujan ringan hingga hujan sedang.

Pada dini hari, cuaca berawan dengan awan tebal akan terjadi di sebagain besar wilayah Jabodetabek. Di sebagian wilayah turun hujan yaitu di Bogor dan Kepulauan Seribu.



Suasana Akrab Dalam Pengajian di Rumah Anies

Suasana Akrab Dalam Pengajian di Rumah Anies

INILAHCOM, Jakarta - Sekitar 30 orang memadati kediaman Cagub DKI, Anies Rasyid Baswedan, bilangan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (30/3/2017) malam.

Semenjak pukul 21.00 tadi, mereka membuat lingkaran. Para pria dan wanita duduk rapih. Beberapa diantaranya bersila. Dengan khusyuk, semuanya mengaji.

Pengajian diawali dengan pembacaan tahlil, kemudian Surat Yasin dan ditutup dengan doa. Peserta yang terdiri dari Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), Relawan Bersatu, dan masyarakst sekitar, pun terlihat kompak.

Sejam kemudian, usai pengajian, mereka bercengkrama. Memperkenalkan diri dan berdiskusi ringan, termasuk soal isu teraktual tentang Pilkada DKI, khususnya yang menyangkut Anies-Sandi.

Hingga kini, kegiatan masih terus berlangsung, kendati tuan rumah sedang berada di luar kota.



FKDT Aktif Klarifikasi Isu Hoaks Ke Anies-Sandi

FKDT Aktif Klarifikasi Isu Hoaks Ke Anies-Sandi

INILAHCOM, Jakarta - Isu negatif yang menerpa paslon Gubernur dan Wagub DKI, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno, kian massif. Khususnya, di era putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI.

Hal tersebut, diakui Wakil Ketua DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Jakarta Barat, Ustaz Ahmad Fadlus Sani.

"Dan kita secara aktif turut mengklarifikasinya, tanpa diminta, supaya masyarakat tidak termakan hoaks," ujarnya usai mengikuti pengajian di kediaman Anies, bilangan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (30/3/2017) malam.

Dia meyakini, apa yang dilakukan FKDT berkontribusi dalam rangka mengikis kampanye hitam yang menyudutkan paslon nomor 3. "Karena alhamdulillah, figur-figur personal FKDT di masyarakat kuat," ucapnya.

Pada kesempatan sama, Wakil Ketua DPW FKDT DKI, Ustaz Danu Widiatmoko, menerangkan, pihaknya secara kelembagaan telah menyatakan mendukung Anies-Sandi. "Secara visi misi, kita sudah sama, ungkapnya.

FKDT, sambung Danu, pun telah melakukan beberapa kegiatan positif dalam rangka suksesi Anies-Sandi. Misalnya, menggelar pengajian, tausiah, dan doa bersama.



Suasana Akrab Dalam Pengajian Dirumah Anies

Suasana Akrab Dalam Pengajian Dirumah Anies

INILAHCOM, Jakarta - Sekitar 30 orang memadati kediaman Cagub DKI, Anies Rasyid Baswedan, bilangan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (30/3/2017) malam.

Semenjak pukul 21.00 tadi, mereka membuat lingkaran. Para pria dan wanita duduk rapih. Beberapa diantaranya bersila. Dengan khusyuk, semuanya mengaji.

Pengajian diawali dengan pembacaan tahlil, kemudian Surat Yasin dan ditutup dengan doa. Peserta yang terdiri dari Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), Relawan Bersatu, dan masyarakst sekitar, pun terlihat kompak.

Sejam kemudian, usai pengajian, mereka bercengkrama. Memperkenalkan diri dan berdiskusi ringan, termasuk soal isu teraktual tentang Pilkada DKI, khususnya yang menyangkut Anies-Sandi.

Hingga kini, kegiatan masih terus berlangsung, kendati tuan rumah sedang berada di luar kota.



Djarot Salami Ustad dan Marbot Masjid

Djarot Salami Ustad dan Marbot Masjid

INILAHCOM, Jakarta - Setelah mendekati pemilih Islam di Kecamatan Pesanggarahan, Partai Golkar kembali menggelar pengajian di Kecamatan Jagakarta, Jakarta Selatan untuk menyasar pemilih muslim dalam memenangkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama - Djarot Saiful Hidayat pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta, 19 April 2017.

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat yang hadir dalan penhajian Golkar itu mengatakan, DKI Jakarta adalah ibu kota negara yang harus membumikan Islam Rahmatan Lil Alamiin. Islam yang toleran dan bukan Islam yang menebar kebencian.

Untuk tujuan inilah, maka kegiatan pengajian menyambung ukhiah Islamiah ini penting dilakukan.

Sebagai bagian dalam membumikan Islam yang toleran, Djarot bersama Basuki Tjahaja Purnama membuat program untuk memberikan perhatian penuh kepada imam masjid, takmir masjid, marbot masjid, guru ngaji, ustadz dan habaib untuk diumrohkan.

"Tahun ini 200 akan diumrohkan dan tidak memakai dana APBD. Syaratnya adalah tekun mengajarkan Islam yang rahmatan lil alamiin yang sejuk, penuh perdamaian dan aktif membangun ikhuah Islamiah," ujar Djarot.

Dalam acara tersebut, Djarot sempat memanggil dan menyalami ustadz dan marbot di masjid Jagakarsa.

Pengajian Golkar se-Kecamatan Jagakarsa ini dihadiri Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto, Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Partai Golkar Wilayah Indonesia I, Nusron Wahid, Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham,  Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Fayakhun Andriadi, Ketua DPD II Golkar Jakarta Selatan Ikhsan Ingratubun, dan sejumlah tokoh lainnya.

Acara dimeriahkan sekitar1000 orangdari kader, relawan Golkar serta masyarakat dari Kecamatan Jagakarsa. Termasuk Relawan TPS dan Korkel Golkar se Kecamatan Jagakarsa yang mengikuti pembacaan Tahlil dan Surat Yasin. Mereka mengenakan pakaian kotak-kotak warna kuning.

Djarot mengajak umat muslim Jakarta jangan ikut-ikutan orang yang suka menghina orang lain, sebab pada dasarnya Islam itu nerangkul, mengajak pada kebaikan dan mengajak pada keselamatan. Bukan mengejek.

"Islam itu melindungi, mengayoni. Bukan menyebarkan kebencian, dendam, dan fitnah. Oleh sebab itulah, kita harus cepat membangun tali silaturrahim," ujar Djarot.

Djarot juga mengajak semua masyarakat muslim se-Jagakarsa, Isnyaallah sehabis mengikuti pengajian ini aktif menyambung silaturrahmi, mengajak keluarga, saudara, suami-istri, menantu dan semua keluarga memilih nomor urut dua pada Pilkada putaran kedua.

"Jangan takut intimidasi dan wujudkan di Jakarta bahwa kebenaran pasti menang dan Islam toleran itu sudah membumi di Jakarta. Bahwa di Ibu Kota Jakarta ini bhinneka tunggal ika benar-benar hidup," kata Djarot.

Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Partai Golkar Wilayah Indonesia I, Nusron Wahid mengatakan, penting bagi Partai Golkar untuk terus menggalang kekuatan pemilih Islam yang selama ini takut memberikan pilihan kepada pasangan Ahok-Djarot. Karenanya, Golkar terus menggelar pengajian, untuk mensosialisasikan bahwa memilih Ahok-Djarot di Pilkada DKI Jakarta bukanlah hal yang dilarang oleh Islam.

"Apalagi pasangan Ahok-Djarot sudah terbukti kebijakan dan programnya memang untuk rakyat, dan tentu sangat memihak bagi mayoritas rakyat yang tentunya mayoritasnya adalah orang Islam," kata Nusron.

Nusron lalu membeberkan bagaimana komitmen Ahok-Djarot membangun masjid raja di Jakarta. Kemudian program umroh bagi para marbot masjid dan ustadz. Belum lagi soal program pendidikan yang sangat menolong masyarakat di Jakarta.

"Semua yang dilakukan Ahok-Djarot selama ini sudah menerapkan nilai-nilai dan tindakan yang jauh lebih Islami. Jadi, jangan takut lagi untuk memilih pasangan Ahok-Djarot untuk kembali memimpin DKI Jakarta," ungkapnya.

Ketua DPD II Golkar Jakarta Selatan Ikhsan Ingratubun mengatakan, tujuan pengajian ini adalah untuk silaturrahmi dan menyambung persaudaraan antara masyarakat se-Kecamatan Jagakarta dengan Djarot menyambung ukhuwah Islamiah.

"Indonesia adalah negara berlandaskan Pancasila. Idiologi yang engggak bisa kita tinggalkan. Enggak boleh ada yang ganti menjadi negara agama," jelas Ikhsan.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto mengatakan, Partai Golkar tak bisa sileoas sari Islam yanv toleran dan sangat sering menghelar pengajian serya kegiatan keagamaan.

"Alhamdulillah ini kedua kalinya Partai Golkar melakukan pengajian di Jakarta Selatan. Kerena Partai Golkar yang tak lepas dari nilai Islam Tradisional. Saya selaku ketua DPR dan Ketua Umum DPP Partai Golkar diundang Pak Nusron, saya ingin melihat langsung masyarakat di sini," ujar Setnov.

Sentov juga kagum pada program Basuki-Djarot  yang membuat program umroh untuk para muballigh dan pengurus mashid. Ustad, guru ngaji, dan imam masjid.

"Ini bukti, pak Djarot bersama pak Basuki betul-betul punya program nyata yang memuaskan masyarakat di DKI. Jadi tinggal melanjutkan saja program ini dengan cara memilih nomor urut dua pada pilkada putaran kedua," ujar Setnov.

Setnov dalam kesempatan tersebut menceritakan pada tanggal 2 September 2017 Raja Salman datang ke Indonesia, sebelum ke Istana datang ke DPR dan yang menerima Ketua DPR. Pada kesempatan itu semua susah untik bersalaman dengan Raja Salman.

"Tapi kita lihat, yang disalami raja Salaman itu siapa coba. Nomor dua namanya Ahok. Nah, kita juga harusnya salaman dan memilih pak Ahok-Djarot," imbuhnya. [rok]



Relawan Anies Gelar Karnaval Persatuan Indonesia

Relawan Anies Gelar Karnaval Persatuan Indonesia

INILAHCOM, Jakarta - Relawan Anies Baswedan-Sandiaga Uno sepakat menggelar Karnaval Persatuan Indonesia yang dilakukan pada Minggu (9/3/2017) mendatang. Sekitar 10.000 relawan akan menyemarakkan karnaval yang dimulai dari bundaran Hotel Indonesia hingga patung kuda.

"Akan ada sekitar 20 kesenian yang akan ditampilkan dalam karnaval ini. Ada reog, barongsai, tanjidor, ondel-ondel, marawis dan sebagainya," kata Muhammad Samsul, panglima Karnaval Persatuan Indonesia di Jakarta Pusat, Kamis (30/3/2017)

Ia menjelaskan karnaval ini merupakan hasil rembug reboan yang sudah dilakukan secara berkala oleh warga baik tingkat RT/RW, kelurahan, kecamatan di seluruh Jakarta. Tema Karnaval Persatuan Indonesia membawa pesan pentingnya Jakarta untuk menjaga sila ketiga dari Pancasila tersebut.

"Kami akan menjaga ketertiban, baik kebersihan maupun keamanan. Tidak akan menggunakan atribut kampanye atau partai," ujar Awaludin, anggota relawan Nusantara.

Selain pesan persatuan, karnaval yang direncanakan dimulai sejak pukul 06.00 hingga 10.00 WIB tersebut juga akan membawa konsep kebahagiaan. "Kita ingin karnaval persatuan ini berjalan bahagia, melalui pesan persatuan dan pertunjukan kesenian," jelas dia.[ris]



Pasangan Kumpul Kebo Ditangkap Saat Asyik Nyabu

Pasangan Kumpul Kebo Ditangkap Saat Asyik Nyabu

INILAHCOM, Jakarta - Anggota TNI mengamankan pasangan remaja yang kedapatan mengonsumsi narkoba jenis sabu di sebuah rumah kos Jl Jelambar 3, RT 007/02, Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (30/3/2017).

Pasangan kekasih yang sudah tinggal bersama itu diketahui bernama M Risky (20) dan Yeni Rahmawati (19). Keduanya diamankan anggota Koramil dan Mitra Jaya 03/Grogol Palmerah, Kodim 0503/Jakarta Barat.

Ketua Mitra Jaya 314, Jelambar Baru, Hendrik A mengatakan saat melakukan penangkapan, pihaknya menemukan barang bukti berupa satu alat hisap sabu, 1 paket sabu sisa pakai, dan korek api yang telah dimodifikasi.

“Kala itu, anggota Mitra Jaya membantu petugas sudin melakukan operasi biduk. Saat memasuki kamar salah satu dari tempat kos, mereka mendapat alat hisap berupa bong, korek api dan juga narkoba jenis sabu," ujar Hendrik, Kamis (30/3/2017).

Kedua warga Srengseng itu mengaku telah lama mengonsumsi sabu bahkan telah lama tinggal bersama namun tidak kunjung menikah.

Danramil 03/GP Kapten Arh Bahrul Hadi menambahkan, Selain itu, petugas juga mengamankan sepasang remaja bertato yang tengah asyik berduaan di dalam kamar kosan.

Kini, Risky dan Yeni harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di Mapolsek Tanjung Duren Jakarta Barat. [ton]



Tim Anies Serahkan Temuan Keganjilan DPS ke KPU

Tim Anies Serahkan Temuan Keganjilan DPS ke KPU

INILAHCOM, Jakarta - Tim pemenangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno telah menyerahkan temuannya atas keganjilan Daftar Pemilih Sementara (DPS) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI.

"Saya serahkan Selasa kemarin (28/3). Dan yang menerima Pak Sidik," kata Wakil Ketua Tim Data dan Saksi Anies-Sandi, Ahmad Sulhy, di Jakarta, Kamis (30/3/2017).

Sulhy mengatakan KPU DKI berjanji bakal mempelajari temuan Tim Anies-Sandi dan mendistribusikannya ke tingkat kabupaten/kota. "Untuk di-recheck," jelas politikus Gerindra ini.

KPU DKI juga akan mengundang tim sukses (timses) kandidat untuk membahas temuan Tim Anies-Sandi. "Pak Sidik belum bilang pastinya kapan (rapat bersama). Beliau hanya menjanjikan sebelum penetapan DPT," tandas mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu.

Diketahui, ada 13 temuan Tim Data dan Saksi Anies-Sandi atas DPS yang telah ditetapkan KPU DKI, 21 Maret Silam. Rinciannya:
1. Jumlah NIK dalam KK lebih dari 20 NIK.
2. KK dengan NIK yang berbeda lokasi: 986.552 temuan.
3. NIK yang berbeda kabupaten/kota dengan TPS: 747.240 NIK.
4. NIK yang berbeda kecamatan dengan TPS: 753.817 NIK.
5. NIK yang di luar Jakarta: 485.409 NIK.
6. Duplikasi NIK: 9.282 NIK.
7. Tanggal lahir tidak sesuai dengan NIK: 135.680 jiwa.
8. Jenis kelamin tidak sesuai dengan NIK: 16.458 jiwa.
9. KK yang tidak sesuai format: 15.277 KK.
10. KK yang di luar Jakarta: 15.901 KK.
11. KK tidak sesuai dengan lokasi di DPS kecamatan: 97.701 KK.
12. KK tidak sesuai dengan lokasi di DPS kabupaten/kota: 48.671 KK.
13. NIK yang usianya di bawah 17 tahun: 171.[ris]



Tuduhan Penistaan Agama Untuk Jatuhkan Ahok

Tuduhan Penistaan Agama Untuk Jatuhkan Ahok

INILAHCOM, Jakarta - Keterangan saksi ahli agama Islam dalam sidang dugaan penistaan agama di PN Jakarta Utara kemarin semakin membuktikan bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak menistakan agama. Bahkan, diduga Ahok korban dari politik.

Pengamat Politik Senior Arbi Sanit menyatakan, pengadilan Ahok pada hakekatnya adalah politik. "Artinya tuduhan penistaan agama adalah diduga dalih untuk mengalahkan Ahok sebagai Cagub DKI Jakarta," ujar Arbi saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (20/3/2017).

Menurut Arbi, kualitas kepemimpinan Ahok terbukti jauh melebihi cagub lain.  Isu penistaan agama digunakan untuk menjatuhkan mantan Bupati Belitung Timur itu.

"Itu taktik untuk menang secara Maciavelian," ujarnya.

Sebelumnya dalam sidang kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Ahok, Rais Syuriah Nahdlatul Ulama KH Masdar Farid Mas'udi, mengatakan Surat Al-Maidah ayat 51 tidak bisa dipisahkan dari surat Al-Mumtahanah ayat 8.

Menurutnya, dua ayat itu harus dilihat secara holistik atau keseluruhan terkait kriteria pemimpin nonmuslim yang tidak boleh dipilih.

"(Surat Al-Mumtahanah ayat 8) bahwa yang tak boleh dipilih sebagai aulia adalah orang nonmuslim yang memerangi kamu dan mengusir kamu dari negeri kamu. Kalau sekadar beda agama, nggak ada masalah," kata Masdar. [rok]



Intensitas Kampanye Damai Diharapkan Meningkat

Intensitas Kampanye Damai Diharapkan Meningkat

INILAHCOM, Jakarta - Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 untuk putaran dua tinggal menunggu waktu. Jelang partai puncak kontestasi politik Ibu Kota situasi dan kondisi keamanan menjadi sorotan, bukan hanya aparat keamanan tapi juga masyarakat.

Pengamat politik Ubedillah Badrun memprediksi Pilkada DKI putaran dua akan berlangsung aman dan damai. Namun, agar situasi itu terjadi ada empat syarat yang harus dilakukan, baik oleh para kontestan pilkada ataupun masyarakat.

"Pilkada DKI putaran 2 akan aman-aman saja. Tetapi ada syaratnya. Pertama, kontestan pilkada (cagub-cawagub) harus mampu menahan diri untuk tidak mengemukakan pendapat yang memicu resistensi publik. Hindari komunikasi politik terkait SARA dan provokatif," papar dia saat diminta berkomentar, Kamis (30/3/2017)

Kedua, relawan dan para simpatisan pasangan calon juga harus merespon secara rasional ketegangan politik yang tengah terjadi di Ibu Kota. Yang tak kalah penting, sambung dia, masyarakat harus bekerja sama membangun kampanye damai.

"Ketiga, kelompok civil society perlu meningkatkan intensitas kampanye damai dan kampanye tolak pemilu curang. Keempat, media sebagai pilar demokrasi perlu merawat objektivitas untuk pilkada damai," jelasnya.

Apa yang disampaikan pengamat politik dari Universitas Negeri Jakarta ini pun sejalan dengan imbauan dari Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan. Perwira bintang dua itu juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk saling menjaga dan tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat memicu resitensi. [rok]



Culik Gadis, Tukang Parkir Malah Ngaku Curi Motor

Culik Gadis, Tukang Parkir Malah Ngaku Curi Motor

INILAHCOM, Jakarta - Seorang pria berinisial AS (20) diciduk aparat Polsek Cengkareng Jakarta Barat karena telah melarikan anak di bawah umur.

Saat dilakukan penangkapan terhadap tukang parkir itu, polisi berhasil mengungkap kasus yang berbeda, yakni pelaku mengaku telah dua kali melakukan pencurian kendaraan sepeda motor.

Kapolsek Kalideres Kompol Efendi menjelaskan, pada hari ini Senin (27/3/2017) sekira pukul 00.15 WIB, kantornya telah didatangi seorang pria bernama Anis Abdat.

"Malam itu, dia melaporkan bahwa anak gadisnya yang bernama Meldy yang masih berumur 16 tahun dibawa lari oleh AS,'' ujar Efendi di Jakarta Barat, Kamis (30/3/2017).

Setelah mendapat laporan tersebut, piket Reskrim langsung menuju ke kontrakan AS di daerah Cengkareng Jakarta Barat.

"Di dalam rumah kontrakan tersebut kami mendapati AS bersama dengan Meldy dan adiknya yang masih berumur 3 tahun, kemudian setelah itu pelaku bersama Meldy dan adiknya kami bawa ke kantor,' ucapnya.

Efendi menambahkan, setibanya di kantor polisi, pihaknya langsung melakukan interogasi dan menanyakan apakah pelaku pernah melakukan perbuatan pidana lain.

"Ternyata pelaku mengaku pernah mencuri 2 unit sepeda motor Mio J warna putih di Kampung Bali Kalideres dan 1 unit sepeda motor Honda Kharisma di semanan," ulasnya.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku melakukan pencurian sepeda motor bersama dengan 2 orang temanya yang berinisial RI dan AR.

"RI berhasil kami tangkap. Sedangkan AR masih buron," tukasnya.

Kini pelaku harus mendekam di Mapolsek Kalideres lantaran telah melarikan anak di bawah umur serta terlibat dalam aksi pencurian sepeda motor.

Tidak hanya itu, RI juga harus ikut mendekam di balik jeruji besi karena masuk ke dalam komplotan pencurian kendaraan roda dua. [rok]



Anies Baswedan Mendadak Jadi Tukang Sate

Anies Baswedan Mendadak Jadi Tukang Sate

INILAHCOM, Tegal - Kepulan asap sate seperti biasa keluar dari warung sate kambing Balibul, Jalan Raya Tuwel, Guci, Tegal. Namun, yang membuatnya luar biasa adalah pengipas satenya yang merupakan calon Gubernur DKI, Anies Baswedan.

Anies mengipas sambil memeriksa tingkat kematangan daging kambing muda ditemani si juru masak. Anies memang sedang mencoba mengipas sate saat makan siang di tempat makan yang jika namanya diuraikan menjadi sate kambing muda Belum Lima Bulan (Balibul) sebelum melanjutkan rangkaian safari silaturahmi.
"Nah ini sudah matang nih empuk tapi dan juicy," kata Anies sambil menggigit sate hasil bakarannya, Kamis (30/3/2017).

Saat mengipasi sate itu, Anies teringat bagaimana dia memenangkan lomba membuat barbequ saat kuliah di Amerika Serikat. "Saya pernah ikut kompetisi barbeku saat kuliah. Alhamdulillah paling disukai karena sate Indonesia unik, dagingnya diiris kecil sehingga bisa langsung dinikmati tanpa harus memotong," jelasnya.

Menurut dia, sate adalah bentuk usaha mikro yang seharusnya dikembangkan khususnya di Jakarta. Sebab, bisnia kuliner di ibu kota selalu menjanjikan.

"Kami juga ingin kembangkan para pengusaha kecil seperti  pedagang sate di Jakarta karena potensi bisnis kuliner besar sekali dan warga Jakarta selalu menginginkan variasi," tandasnya.[ris]



Djarot Promosikan Kalijodo ke Anak Panti Asuhan

Djarot Promosikan Kalijodo ke Anak Panti Asuhan

INILAHCOM, Jakarta - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat (Djarot) menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun Banteng Muda Indonesia (BMI) di Jl. Cianjur, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (30/1/2017).

Djarot pun menyempatkan diri berkomunikasi dengan sejumlah anak Panti Asuhan Alkhairiyat Pondok Kelapa Jakarta Timur yang berada di lokasi. Djarot pun menanyakan sejumlah tempat yang pernah dikunjungi anak-anak panti asuhan.

"Sudah pernah ke Kalijodo belum ? Kalau dulu tidak boleh (pergi ke Kalijodo karena Kalijodo masih dijadikan sebagai tempat prostitusi), tapi kalau sekarang boleh karena sudah bagus," kata Djarot kepada anak-anak panti.

Tak hanya demikian, Djarot pun menanyakan anak-anak panti asuhan siapa saja yang belum menerima Kartu Jakarta Pintar (KJP). Hal tersebut agar ditindak lanjuti apabila masih ada yang berlum menerima.

"Siapa yang sudah terima ? Yang SMK mana ? angkat tangan," tandasnya. [ton]



Relawan Ahok Dibawa ke RS Polri

Relawan Ahok Dibawa ke RS Polri

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Budi Hermanto mengatakan Retno Rahayu, wanita yang diamankan polisi karena membawa sangkur kala sidang Ahok, telah dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Masih diobservasi di RS Polri Kramatjati," katanya di Jakarta, Kamis (30/3/2017).

Ia menjelaskan Retno dibawa ke RS Polri setelah sempat dibawa ke Polres Metro Jakarta Selatan. Keluarga Retno pun ikut mendampingi ke RS Polri. Perempuan ini dibawa ke RS Polri untuk memastikan apakah yang bersangkutan benar mengalami gangguan jiwa.

Apabila benar, maka, polisi akan melepaskan Retno. Saat ini polisi belum mengambil keputusan untuk menahan Retno.
 
"Karena kita kan bukan ahlinya untuk menyatakan benar tidak yang bersangkutan itu tidak waras. Untuk itu kita serahkan ke RS Polri," ujar dia.

Budi menyatakan pihaknya akan segera memeriksa keluarga Retno. "Rencananya kalau gak nanti sore ya besok," bebernya.  

Diberitakan sebelumnya, seorang perempuan diamankan saat hendak memasuki Gedung Auditorium Kementerian Pertanian (Kementan) saat sidang ke-16 perkara dugaan penodaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) digelar.

Wanita berumur kurang lebih 40 tahunan itu belum sempat masuk ke ruang sidang. Ia diamankan saat polisi memeriksa tasnya di luar ruang sidang. Hal itu lantaran dalam tas sang perempuan polisi menemukan sebuah sangkur. Wanita berinisial RR itu diduga merupakan relawan Ahok.

"Yang bersangkutan setelah geledah didapati satu buah sangkur di dalam tasnya," ujar Kepala Bagian Operasional Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi Dony Alexander di Gedung Auditorium Kementan, Jakarta Selatan, Rabu 29 Maret 2017. [rok]



Curi Hp Bareng Pacar, Pemuda Diamankan Polisi

Curi Hp Bareng Pacar, Pemuda Diamankan Polisi

INILAHCOM, Jakarta - Haris Buchori (20) warga Jembatan Besi harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran nekat mencuri telepon genggam di toko baju Mall Season City GF 1 Blok BC 10 No 3, Jembatan Besi, Tambora Jakarta Barat, Selasa (28/3/2017) malam.

Dalam menjalankan aksinya, pemuda pengangguran itu melakukannya bersama dengan kekasihnya Tia Julianti (23). Namun, ia masih dalam buronan polisi.

Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Antonius menuturkan, kejadian tersebut terjadi pada Selasa, 28 Maret 2017 sekira pukul 18.30 WIB di tempat kejadian perkara (TKP).

"Saat itu Suliman (21) selaku korban, sedang bekerja di konter baju milik Suardi di TKP. Sementara Hp milik korban sedang dicas di dalam konter," ujar Antonius di Jakarta Barat, Kamis (30/3/2017).

Kemudian, datang dua orang pelaku dengan berpura-pura berbelanja baju. Keduanya mempunyai peranan masing-masing, Tia sebagai pembeli sedangkan Haris berperan mendampingi kekasihnya sambil mengalihkan perhatian korban.

"Setelah adanya sasaran barang berupa Hp milik korban yang sedang dicas lalu pelaku Tia berpura-pura hendak mencoba baju yang dibelinya, dan dengan cara sambil jongkok telah mengambil Hp milik korban sehingga telah berada dalam kekuasaannya," ujarnya.

Namun, perbuatan pelaku telah diawasi oleh Suardi selaku pemilik toko, sehingga ketika Tia hendak kabur langsung ditangkapnya.

"Setelah tertangkapnya para pelaku rupanya dengan didampingi oleh Pak Rw 01, Nurdin, telah melakukan musyawarah agar perkaranya dapat diselesaikan. Dan hari itu disepakati oleh pihak korban untuk dilakukan pertemuan kembali pada hari Rabu, 29 Maret 2017 siang di Pos Satpam Season City," ucapnya.

Antonius menambahkan, setelah hari yang ditentukan tiba, yang datang hanya Haris, sedangkan pelaku Tia tidak datang sehingga tidak diperoleh kemufakatan.

Atas kejadian tersebut, pihak korban langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian guna dilakukan pengusutan lebih lanjut. [rok]



Polda Pastikan Periksa Sandiaga Uno Besok Siang

Polda Pastikan Periksa Sandiaga Uno Besok Siang

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono memastikan  cawagub DKI Jakarta Sandiaga Uno akan diperiksa, Jumat (31/3/2017) besok.

"Iya akan diperiksa jam 13.30 besok ya," kata Argo di Jakarta, Kamis (30/3/2017).

Ia menjelaskan, jika nanti Sandiaga datang, polisi akan menklarifikasi soal kasus dugaan penggelapan tanah di kawasan Curug, Tangerang Selatan.

"Nanti akan diperiksa dan diklarfikasi. Kan belum pernah dimintai keterangannya. Tentu nanti akan ditanyai seputar permasalahan itu," ujar Argo.

Argo membantah tudingan yang mengatakan kasus ini dibuat sengaja untuk menjatuhkan elektabilitas Sandiaga. "Menurut kamu (wartawan) gimana ? Kami profesional saja," katanya. [rok]



Nikita Mirzani Tersangka Penganiayaan Asisten Jupe

Nikita Mirzani Tersangka Penganiayaan Asisten Jupe

INILAHCOM, Jakarta - Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Budi Hermanto mengatakan pihaknya telah menetapkan artis Nikita Mirzani sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap asisten Julia Perez, Lucky.

Nikita ditetapkan sebagai tersangka bersama satu orang rekannya. "Iya kita sudah panggil sebagai tersangka. Ditetapkan minggu lalu," katanya di Jakarta, Kamis (30/3/2017).

Budi menjelaskan, Nikita dan rekannya dikenakan Pasal 170 KUHP tentang melakukan kekerasan terhadap orang atau barang di muka umum dengan ancaman maksimal enam tahun penjara.

"Kita kenakan Pasal 170 KUHP," bebernya.

Diberitakan sebelumnya, asisten Julia Perez Lucky melaporkan Nikita Mirzani dengan tuduhan telah menganiaya dirinya.

Penganiayaan tersebut dilakukan Nikita dan rekannya di sebuah tempat hiburan malam di daerah Jakarta Selatan pada 29 Oktober 2016. [rok]



Pendukung Ahok Bentuk Satgas Anti Intimidasi

Pendukung Ahok Bentuk Satgas Anti Intimidasi

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Forum Komunikasi Ulama dan Masyarakat (Forkum) Gus Sholeh Mz mengatakan pihaknya segera membentuk satuan tugas (satgas) anti intimidasi guna mengantisipasi kecurangan dalam putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017.

Satgas tersebut merupakan bagian dari anggota Jamaah Pengajian Pendukung Ahok-Djarot dan akan disebar ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pasalnya, bersamaan ada inisiasi gerakan Tamasya Al Maidah yang bakal dilakukan oleh pihak kontra Ahok-Djarot.

“Nanti kalau ada kecurangan dan pemaksaan atau intimidasi maka satgas langsung melaporkan ke petugas. Karena perlu ada kewaspadaan karena ditakutkan ada banyak intimidasi," kata Gus Sholeh kepada INILAHCOM, Kamis (30/3/2017).

Di samping itu, Gus Sholeh pun mengajak seluruh majelis taklimnya baik yang di Jakarta Utara, Selatan, dan Timur untuk bersama-sama bahu membahu memenangkan pasangan Ahok-Djarot saat Pilkada DKI 19 April 2017.

"Kalau tidak ada intimidasi dan kecurangan, Insya Allah Basuki-Djarot menang," pungkasnya. [rok]



2.091 Warga Jakpus Belum Rekam Data e-KTP

2.091 Warga Jakpus Belum Rekam Data e-KTP

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Pusat  Remon Masadian mengatakan ada 2.091 wajib KTP di Jakarta Pusat masih belum melakukan perekaman data  KTP elektronik (e-KTP). Adapun hal tersebut dikarenakan sebagian besar warga berada di luar kota bahkan hingga di luar negeri.

Di samping itu, ada juga sejumlah warga yang sudah lansia atau ada masalah kejiwaan sehingga sulit untuk datang melakukan perekaman.

"Di wilayah Jakarta Pusat ada sekitar 828.293 wajib e-ktp. Bagi yang belum merekam kita minta datang ke kelurahan atau kalau sibuk bisa datang di pelayanan hari libur," kata Remon, kepada wartawan, Kamis (30/3/2017).

Di samping, lanjut dia, khusus untuk lansia dan orang sakit sendiri pelayanan diberikan langsung secara mobile ke rumah penduduk. Mengingat lansia dan orang sakit akan kesulitan untuk datang ke kantor pelayanan.  

"Dalam sebulan rata-rata ada 25 orang lansia atau orang sakit yang kita datangkan petugas agar direkam di rumahnya," pungkasnya. [rok]



Aksi 313, Ujian Bagi Komitmen Kebangsaan Anies

Aksi 313, Ujian Bagi Komitmen Kebangsaan Anies

INILAHCOM, Jakarta - Hari pencoblosan semakin dekat, sejumlah pihak pun kian getol menggoyang Calon Gubernur Petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dalam kontestasi Pilkada DKI Jakarta. Yang terbaru adalah Aksi 313 yang direncanakan digelar pada Jumat (31/3) mendatang.

Aksi ini sendiri digagas oleh Forum Umat Islam (FUI) dan diikuti oleh oleh jajaran “alumni” peserta aksi 212, menuntut Presiden Joko Widodo segera mencopot Basuki Tjahaja Purnama yang kini menjadi terdakwa kasus dugaan penistaan agama, dari kursi Gubernur DKI Jakarta.

Pihak Ahok-Djarot sendiri mengaku tidak terlalu terpengaruh dengan aksi tersebut. Namun Juru bicara Ahok-Djarot, Raja Juli Antoni berpendapat, aksi 313 sesungguhnya menjadi batu ujian bagi Anies Baswedan untuk membuktikan konsep tenun kebangsaan yang selama ini selalu ia gembar gemborkan. Jika Anies ingin membuktikan dirinya tak hanya pandai menenun kata, maka ada baiknya Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga itu bersuara untuk meredam gejolak yang mungkin terjadi.

“Sebenernya ini momentum baik bagi Anies Baswedan untuk membuktikan klaim dia selama ini. Secara formal dia (Anies) selalu mengatakan, tidak terlibat dalam politik SARA, dia memperjuangkan kebhinekaan, dia memperjuangkan rapatnya tenun kebangsaan. Saya kira kalau mas Anies Baswedan betul-betul ingin dilihat sebagai seseorang yang linier antara kata-kata dan perbuatannya, ada baiknya mas Anies Baswedan membuat pernyataan bahwa 313 tidak relevan untuk konteks Pilkada DKI”, ujar Toni saat dihubungi di Jakarta, Kamis (30/3).

Raja Juli Antoni juga menilai, berbagai aksi pengerahan massa dalam Pilgub DKI  seperti 313 hingga rencana Tamasya Al Maidah saat hari pencoblosan, sangat tidak relevan dalam konteks penguatan demokrasi di Indonesia. Sebab, model demokrasi yang diinginkan seluruh rakyat adalah demokrasi tanpa intimidasi. Oleh sebab itu, sikap diam sama saja dengan pembiaran.

“Kalo istilah di pesantren itu ada yang namanya Ijma’ Sukuti, artinya jika orang diam tandanya dia setuju. Mengekspresikan kesetujuannya itu khan tidak selalu mengangguk atau mengatakan iya tapi dengan diam itu juga mengatakan ‘iya’. Nah ini kita tanya lagi ke mas Anies, apakah dia diam? Membiarkan? Atau mungkin tidak hanya di Anies saja, tapi juga ada orang-orang (lain) yang mungkin terlibat”, katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi 313 rencananya akan diawali dengan sholat Jumat bersama di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Setelah shalat Jumat, peserta aksi akan mengarah ke Monas dan Istana Merdeka. Mereka kemudian akan menyampaikan aspirasi di depan Istana Merdeka. Namun tak seperti aksi 212, FPI dan pimpinannya Habib Rizieq Syihab disebut-sebut tidak akan bergabung dalam aksi 313.

“Kita (kubu Ahok-Djarot) sih santai-santai aja. Masyarakat kita sudah tambah cerdas kok”, tutup Toni. [rok]



Rabu, 29 Maret 2017

Ini Siasat Anies-Sandi Agar tak Dicurangi di TPS

Ini Siasat Anies-Sandi Agar tak Dicurangi di TPS

INILAHCOM, Jakarta -  Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diharapkan mengundang saksi yang bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) diajak dalam kegiatan Rembug Reboan.

Pasalnya, kata Ketua Relawan Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno, Boy Bernadi Sadikin, kesempatan tersebut menjadi ajang bagi saksi untuk mengenal masyarakat, khususnya di TPS-nya bertugas.

"Rembug Reboan kan digelar setiap Rabu malam dan serempak di setiap kelurahan. Ini kesempatan bagus, supaya saksi mengenal masyarakat dan sebaliknya," ujarnya usai Rembug Reboan di kawasan Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (29/3/2017) malam.

Dengan begitu, sambung mantan ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) DKI ini, maka saksi akan mengenal masyarakat yang menjadi pemilih dan sebaliknya.

"Kan peserta Rembug Reboan masyarakat sekitar. PKS atau Gerindra cuma jadi fasilitator. Relawan juga bantu-bantu," jelasnya.

Manfaat lainnya, kata Boy, bisa mengantisipasi adanya pemilih siluman saat pemungutan suara putaran kedua Pilkada DKI, 19 April mendatang.esaikan hak dan kewajiban perseroan termasuk penjualan aset perusahaan. Pada tahun 2012, tim likuidator menjual asset perusahaan termasuk tanah sekitar 3000 m2 yang diklaim milik Djoni Hidayat," terang Arifin.



Hujan Petir Akan Landa Jabodetabek Mulai Siang

Hujan Petir Akan Landa Jabodetabek Mulai Siang

INILAHCOM, Jakarta - Hujan disertai petir diprediksi bakal melanda sebagaian besar wilayah Jabodetabek hari ini, Kamis (30/3/2017).

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, hujan petir bakal melanda wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Depok, Bogor dan Bekasi mulai siang hari nanti.

Sementara di daerah Jakarta lain seperti Jakarta Pusat dan Jakarta Barat sampai Utara, hujan juga diprediksi akan turun meski dengan intensitas sedang mulai siang nanti.

Malam hari, hujan dengan intensitas ringan sampai sedang akan mengguyur seluruh wilayah Jabodetabek sampai cuaca akan cerah pada dinihari hingga pagi hari keesokannya.

Untuk anda yang akan bepergian, jangan lupa untuk melengkapi bawaan dengan payung atau jas hujan hingga mantel tebal untuk melindungi dari udara dingin.



Anies Serius Nyanyi Lagu Padang Bulan

Anies Serius Nyanyi Lagu Padang Bulan

INILAHCOM, Jakarta - Calon Gubernur DKI Anies Baswedan dan Ketua DPP Gerindra Jawa Tengah Abdul Wachid mengalunkan lagu Padang bulan ditemani denting organ dari Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya.

Keduanya benar-benar merasa beruntung ketika mendapatkan kesempatan berduet langsung dengan Habib Luthfi saat menemani beliau ngabuburit di kediamannya, Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu sore (29/3/2017).

"Habib Luthfi memang sedang berpuasa hari ini dan kita menemani beliau menunggu azzan maghrib dengan bermain musik," ucap Anies sebelum masuk studio pribadi milik Habib Luthfi.

Usai masuk studio, Anies segera memegang selembar kertas berisi lirik. Maklum, Mantan Mendikbud itu masih belum seberapa hafal lagu Padang Bulan versi Habib Luthfi itu. Terlihat pula sang habib yang duduk siap memainkan musik. Mereka kemudian berduet melanjutkan kembali lagu tersebut.

Usai memainkan lagu sekitar 10 menit akhirnya azan maghrib pun berkumandang dan mereka pun bersiap berbuka puasa. Dengan sajian kopi, kurma, dan singkong sudah cukup menghangatkan suasana. Di sela jamuan makan itu Habib Luthfi memberi pertanyaan menarik tentang musik.

"Apa yang keistimewaan musik?" tanya Habib Luthfi yang membuat seluruh orang di studio berpikir keras untuk menjawabnya. "Setiap lagu dan melodi di dunia ini tercipta dari 12 not dan itu tidak ada habisnya apapun jenis musiknya," jelas Habib. Penjelasan dari Habib Luthfi itu seolah membuka keistimewaan yang tidak disadari sebelumnya.

Sementara itu bagi Anies, berduet dengan Habib Lutfi terasa sangat spesial, karena memang pada awalnya inisiator Indonesia mengajar itu hendak bersilahturahmi saja.

"Seperti kita tahu Habib Luthfi seorang musisi dan penyair, sehingga saya sangat senang bisa menyanyikan lagu Pdahang Bulan bersama beliau," ungkap Anies.

Anies bahkan mengungkapkan, dirinya akan membuat rekaman untuk menyanyikan lagu padang bulan. "Tadi udah boleh kok kalau kami membuat lagu padang bulan versi kita," ucapnya.



Sandi Pastikan Penuhi Panggilan Polisi Jumat Ini

Sandi Pastikan Penuhi Panggilan Polisi Jumat Ini

INILAHCOM, Jakarta - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dipastikan akan memberikan keterangannya sebagai saksi di Mapolda Metro Jaya Jumat (31/3/2017) mendatang.

Sandi akan diminta keterangannya sebagai saksi atas dugaan kasus dugaan penjualan tanah dari PT Japirex.

Juru bicara Anies-Sandi, Alex Yahya Datuk mengatakan, Sandi akan datang pada pemanggilan pertama tersebut. “Sandi datang sebagai saksi,” ujarnya Posko Pemenangan Anies-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu malam (29/3/2017).

Alex menuturkan, sebelumnya Sandi berhalangan hadir untuk pemanggilan Polda pada karena agenda melaporkan LHKPN ke KPK. Alex lalu mempertanyakan kasus ini yang baginya bukan hanya tuntutan hukum biasa. Mencuatnya kasus ini, sambung Alex, ditengarai karena Sandi merupakan salah satu calon dalam Pilkada Jakarta.  

"Kepada publik, kami berharap ada prinsip yang dijaga, yaitu asas praduga tidak bersalah. Harus ada kejernihan atas kasus ini, yaitu pertama yang dilihat adalah soal waktu (Pilkada), aktivitas dari sandi sendiri dan asas praduga tidak bersalah," ucapnya.                        

Tim Hukum dan Advokasi Anies-Sandi, Arifin Djauhari memaparkan kronologi kasus dugaan penggelapan atas penjualan tanah oleh PT Japirex yang menjerat Cawagub Sandiaga Uno. Sandi merupakan pemegang saham 40% dari PT Japirex yang telah dibubarkan pada 11 Februari 2009 lalu.

"Ketika tahun 2009 dibubarkan, dibentuklah tim likuidasi. Semua hak dan kewajiban yang menyangkut perusahaan menjadi di bawah tim likuidasi," ujar Arifin.

Arifin melanjutkan tim likuidasi terdiri dari Andreas Tjahjadi sebagai Ketua tim yang sebelumnya merupakan pemegang saham PT Japirex selain Sandiaga, Effendi Pasaribu sebagai wakil ketua, serta Djoni Hidayat dan Triseptika Maryulyn sebagai anggota tim.

"Sandi tidak masuk sebagai tim likuidator. Tim ini bertanggungjawab menyelesaikan hak dan kewajiban perseroan termasuk penjualan aset perusahaan. Pada tahun 2012, tim likuidator menjual asset perusahaan termasuk tanah sekitar 3000 m2 yang diklaim milik Djoni Hidayat," terang Arifin.

Dalam kasus ini, Sandi sebagai pemegang saham tidak mengetahui detail penjualan aset tanah yang dilakukan tim likuidator. Dia hanya diberitahu oleh tim likuidator bahwa semua hasil penjualan aset perusahaan akan ditransfer ke rekening Andres selaku ketua tim likuidator. Selaku pemegang saham, Sandi akan menerima keuntungan atau menanggung kerugian setelah proses likuidasi selesai.

"Hingga saat ini, proses likuidasi PT Japirex belum tuntas dan belum ada laporan dari Tim likuidator, termasuk uangnya," ucap Arifin.



Pesan Menyentuh Ulama Untuk Anies Untuk Bekal

Pesan Menyentuh Ulama Untuk Anies Untuk Bekal

INILAHCOM, Jakarta - Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersilahturahmi dengan Habib Luthfi bin Yahya. Pada silahturahmi itu, Anies mendapat pesan dan nasihat berharga dari sang ulama besar Nahdliyin itu.

"Beliau selalu berpesan untuk merangkul semua menjaga hubungan dengan semua," ucap Anies usai bersilaturahmi di kediaman Habib Luthfi, Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu malam (29/3/2017).

Anies menambahkan pimpinan dan pengasuh Kanzus Sholawat itu melihat Jakarta sebagai melting pot yakni tempat bertemunya beragam orang dari seluruh Indonesia yang memiliki banyak perbedaan baik karakter, bahasa, agama dan budaya.

"Jakarta membutuhkan sosok pemimpin yang mempersatukan dan mengayomi perbedaan tersebut," tambah Anies. Pesan dan nasehat dari Habib Luthfi itu menjadi pelecut semangat bagi Anies sendiri untuk menjadi sosok pemimpin yang diharapkan sang habib.



Anies Seriuis Nyanyi Lagu Padang Bulan

Anies Seriuis Nyanyi Lagu Padang Bulan

INILAHCOM, Jakarta - Calon Gubernur DKI Anies Baswedan dan Ketua DPP Gerindra Jawa Tengah Abdul Wachid mengalunkan lagu Padang bulan ditemani denting organ dari Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya.

Keduanya benar-benar merasa beruntung ketika mendapatkan kesempatan berduet langsung dengan Habib Luthfi saat menemani beliau ngabuburit di kediamannya, Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu sore (29/3/2017).

"Habib Luthfi memang sedang berpuasa hari ini dan kita menemani beliau menunggu azzan maghrib dengan bermain musik," ucap Anies sebelum masuk studio pribadi milik Habib Luthfi.

Usai masuk studio, Anies segera memegang selembar kertas berisi lirik. Maklum, Mantan Mendikbud itu masih belum seberapa hafal lagu Padang Bulan versi Habib Luthfi itu. Terlihat pula sang habib yang duduk siap memainkan musik. Mereka kemudian berduet melanjutkan kembali lagu tersebut.

Usai memainkan lagu sekitar 10 menit akhirnya azan maghrib pun berkumandang dan mereka pun bersiap berbuka puasa. Dengan sajian kopi, kurma, dan singkong sudah cukup menghangatkan suasana. Di sela jamuan makan itu Habib Luthfi memberi pertanyaan menarik tentang musik.

"Apa yang keistimewaan musik?" tanya Habib Luthfi yang membuat seluruh orang di studio berpikir keras untuk menjawabnya. "Setiap lagu dan melodi di dunia ini tercipta dari 12 not dan itu tidak ada habisnya apapun jenis musiknya," jelas Habib. Penjelasan dari Habib Luthfi itu seolah membuka keistimewaan yang tidak disadari sebelumnya.

Sementara itu bagi Anies, berduet dengan Habib Lutfi terasa sangat spesial, karena memang pada awalnya inisiator Indonesia mengajar itu hendak bersilahturahmi saja.

"Seperti kita tahu Habib Luthfi seorang musisi dan penyair, sehingga saya sangat senang bisa menyanyikan lagu Pdahang Bulan bersama beliau," ungkap Anies.

Anies bahkan mengungkapkan, dirinya akan membuat rekaman untuk menyanyikan lagu padang bulan. "Tadi udah boleh kok kalau kami membuat lagu padang bulan versi kita," ucapnya.



Warga Ingin Buat Karnaval Persatuan di Jakarta

Warga Ingin Buat Karnaval Persatuan di Jakarta

INILAHCOM, Jakarta - Hingga saat ini masih banyak kejadian yang membuat warga semakin terpisah dan menjauh, terlebih saat pelaksanaan Pilgub DKI Jakarta. Warga makin terkotak-kotak dan tidak bersatu, padahal penting bagi warga untuk tetap menjaga persatuan Indonesia.

Ketua Relawan Melawai, Novita Dewi mengatakan situasi bangsa khususnya di Jakarta dikesankan oleh banyak pihak seakan-akan dalam kondisi yang lemah dalam persatuan. Kesan tersebut, bukan saja tidak mencerminkan kenyataan, tapi juga berbahaya bagi persatuan bangsa itu sendiri.

"Dari hasil rembug reboan, muncul pandangan agar hal-hal yang tidak konstruktif bagi persatuan Indonesia harus dieleminasi, atau bahkan dihilangkan dari bumi Indonesia," jelas Novita, Rabu (29/3).

Boy Sadikin selaku Ketua Relawan Anies-Sandi mengatakan, dari hasil pertemuan dengan masyarakat, sebenarnya banyak yang ingin agar suasana persatuan, persaudaraan dan silaturahmi, dapat terus terbangun.

"Bagi warga, yang seharusnya muncul adalah keutamaan, yang dasarnya adalah Pancasila, dan nilai-nilai kepatutan umum yang luhur," jelasnya.

Hal itu pun terlihat dari sejumlah rembug reboan. Rembug reboan yang digelar oleh relawan Anies-Sandi di 44 titik se-Jakarta itu memang memberikan masukan bagi pasangan Anies-Sandi.

Sutrisno Muslimin, misalnya, salah seorang relawan Anies-Sandii itu menginginkan  agar di negeri ini, yang tumbuh adalah politik dengan keluhuran, yang mencerminkan kepemimpinan khidmat, seperti sila keempat Pancasila.

Dari berbagai pertemuan-pertemuan itulah, warga berinisiatif hendak menyelenggarakan suatu perayaan persatuan. "Warga mengusulkan suatu bentuk perayaan berupa karnaval," ucap Sutrisno.

H. Iwan Ridwan, relawan lainnya juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama meramaikan karnaval tersebut. "Mari kita tunjukkan persatuan Indonesia dengan bersuka cita, tunjukkan kita bisa bersatu," tandasnya.[ris]



Fery Farhati: Kita Salah Satu Paslon yang Kreatif

Fery Farhati: Kita Salah Satu Paslon yang Kreatif

INILAHCOM, Jakarta - Istri calon Gubernur DKI Anies Baswedan, Fery Farhati Ganis menghadiri pelatihan program OK OCE sabun Al-Maidah yang dihadiri ratusan kaum Ibu di Pendopo 9, Jalan Siaga Raya Nomor 43, Pejaten Barat, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (29/3/2017).

Melihat antusias warga yang ikut dalam pelatihan program OK OCE, Fery mengapresiasi. Menurut Fery, warga yang hadir dalam pelatihan tersebut memang berniat menciptakan lapangan pekerjaan.

"Kita ini salah satu paslon yang kreatif ya bu," kata Fery.

Fery mengatakan program kerja yang diusung pasangan nomor urut 3, Anies-Sandi ini mendidik warga Jakarta agar memiliki keterampilan dan menjadi seorang wirausaha.

"Program OK OCE itu bisa memberdayakan warganya, bisa menjadikan warga mandiri. Karena yang saya tahu mas Anies ingin mensejahterakan warga Jakarta melalui program OK OCE, tanpa bergantung dengan pemerintah," ujarnya.

Oleh karena itu, Fery mengajak seluruh warga yang ikut pelatihan OK OCE sabun Al-Maidah memilih nomor urut 3, Anies-Sandi yang dapat menyelesaikan permasalahan di Jakarta.[ris]



Program DP Nol Rupiah Dinilai Membingungkan

Program DP Nol Rupiah Dinilai Membingungkan

INILAHCOM, Jakarta - Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebaiknya menghentikan kampanye yang kontennya tidak mendidik dan cenderung membohongi, khususnya warga DKI Jakarta.

Direktur Studi Demokrasi Rakyat atau SDR Hari Purwanto menyatakan, Kredit rumah Rp 0 tidak sangat logis untuk diterapkan DKI Jakarta. Dari penerimaan APBD sebesar Rp 71 trilliun tidak mungkin untuk membiayai kredit Perumahan.

"Besar pasak daripada tiang yang akan terjadi di DKI Jakarta bila menggunakan gagasan Anies Baswedan yang tidak logis," ujar Hari Purwanto, Rabu (29/3/2017).

Menurut dia, salah satu konten kampanye yang tidak mendidik dan bahkan membodohi rakyat adalah iming-iming menyiapkan rumah murah di Jakarta tanpa uang muka atau DP nol rupiah.

"Dihitung-hitung memakai rumus apa pun, DP nol rupiah tidak mungkin. Kalau memang Anies mau menang Pilkada, jangan lah menggunakan pola-pola pembohongan publik seperti itu," katanya.

Semestinya Anies yang memiliki background akademisi cara berpikirnya menginjak bumi dan jangan mengawang-awang tapi harus bicara solusi dan caranya.

"Sudah gagal jadi menteri pendidikan saja, masih bicara yang mengawang. Warga DKI Jakarta hanya dijanjikan ide yang tidak masuk akal dan tidak rasional," jelas dia.

Ditegaskannya, bila dilakukan yang ada APBD DKI Jakarta bisa dihambur-hamburkan program yang tidak jelas.

"Lalu masih mau percayakah warga DKI Jakarta dengan mantan menteri pendidikan yang gagal?," kritiknya.

Sementara itu ditambahkan, Praktisi Perbankan Andrew Parengkuan memaparkan, program mencicil pembelian rumah tanpa DP, saat ini banyak dilakukan oleh para developer rumah.

"Misalnya, cash bertahap 18 bulan tanpa uang muka. Artinya, jika harga rumah Rp. 540 juta, pembeli mencicil sebanyak 18 bulan x Rp 50 juta," ujar Andrew.

Jika pembayaran cicilan macet, developer tidak rugi, malah untung, karena rumah tersebut kembali kepada developer dan karena bisnis developer tersebut menjual rumah yang dibangunnya, mereka bisa menjual kembali rumah tersebut kepada pembeli lain, dengan harga yang sama.

Namun permasalahannya, Pemda DKI bukan developer rumah, jadi tidak mungkin pakai skema ini untuk DP 0 tersebut.

Mengenai Alternatif dimana Pemprov DKI menalangi terlebih dahulu DP yang 15% tersebut, dan warga yang mengajukan kredit mencicil ke Pemprov DKI, secara logika Perbankan ini membingungkan.

"Bank tentunya akan menilai kemampuan Debitur KPR dalam melunasi cicilannya," jelasnya.

Kemampuan menyediakan DP adalah salah satu penilaian untuk memberikan Kredit. Jika KPR itu macet, maka rumah tersebut akan disita oleh Bank, dan Bank tidak menginginkan hal ini terjadi, karena akan membuat NPL jadi tinggi.

"Lalu bagaimana DP yang ditalangi oleh Pemprov DKI jika kredit macet? Karena Sertifikat Rumah sebagai Agunan, pasti akan ada di Bank, dan Bank tidak akan mau sharing Agunan tersebut, dengan Pemprov DKI yang telah menalangi uang DP tersebut," terangnya.

Jika Pemprov DKI juga akan melakukan analisa Kredit bagi warga yg ingin meminta talangan DP tersebut, menurut saya hal itu sudah bukan domain-nya Pemprov lagi.

"Bagi saya DP 0 tersebut, hanya bagus di dalam teori saja serta indah dikumandangkan saat kampanye, tapi dalam pelaksanaannya akan sangat sulit dan tidak masuk logika perbankan," paparnya.

"Lagian dalam pengalaman kami, debitur yang mengajukan KPR untuk harga rumah Rp. 350 juta, itu bukan di wilayah DKI, itupun plafon yang disetujui antara 60-80% dari harga rumah," tandas aktivis 98 tersebut.



Anies Ingin Jakarta Jadi Kota Kreatif Lewat Batik

Anies Ingin Jakarta Jadi Kota Kreatif Lewat Batik

INILAHCOM, Pekalongan - Calon Gubernur DKI, Anies Baswedan melihat Pekalongan telah berhasil menjadi salah satu kota kreatif dunia melalui kearifan lokal yakni batik. Batik Pekalongan sudah menjadi trademark tersendiri bagi kota di utara Jawa Tengah itu.

"Disini Batik Pekalongan sudah diajarkan ke anak di sekolah dasar hingga kuliah, tak heran kota ini mendapat predikat kota kreatif dari Unesco lewat batiknya," kata Anies di Pasar Sentono, Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (29/3/2017).

Apa yang dilakukan kota Pekalongan menurut Anies perlu diteladani Jakarta, apalagi ibu kota juga memiliki batik khas yakni Batik Betawi. Namun, batik itu kini mulai tergerus perubahan jaman sehingga rentan hilang dan sangat perlu dilestarikan.

"Nanti kami di Jakarta menumbuhkan batik betawi, dan kita bisa belajar bagaimana Pekalongan menumbuhkan batiknya," jelas Anies.

Harapan Anies tak hanya rencana. Melalui program OK OCE yang digagasnya bersama Sandiaga Uno, Anies optimis Jakarta akan menjadi kota kreatif lewat batik betawi.

"Industri mikro seperti perajin batik adalah fokus kami. Dan yang lebih penting kami ingin Jakarta dihuni orang kreatif yang mengembangkan budayanya bukan sebaliknya hanya bisa mendatangkan orang kreatif," ujarnya.

Nantinya, program OK OCE akan memberikan bukan hanya modal melainkan juga pendampingan dan pelatihan bagi para wirausaha yang ingin berkembang lebih maju. Dan jika yang dimaksud penumbuhan Batik Betawi diperlukan Anies bisa mendatangkan pakar batik untuk membantu pengembangan itu.

"Insyaallah kita bisa tumbuhkan Batik Betawi sehingga punya pasar yang besar tak kalah dengan batik lainnya sekaligus tetap mempertahankan kekhasan Betawi," tandasnya.[ris]



Anies: DKI Bisa Jadi Tempat Kumpul Batik Nasional

Anies: DKI Bisa Jadi Tempat Kumpul Batik Nasional

INILAHCOM, Pekalongan - Berkunjung ke Pekalongan, Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyempatkan diri berbelanja batik di Pasar Grosir Setono, Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (29/3/2017).

Kunjungan Mantan Menteri Pendidikan itu langsung membuat heboh pedagang dan warga yang sedang bertransaksi di pasar tersebut. Mereka bahkan menyerbu dan berebut mengajak Anies foto bersama. Sembari melayani ajakan foto, Anies tetap memilih dan membeli sebuah kemeja batik serta kain jarik.

Lebih lanjut Anies menjelaskan maksud dari kunjungannya ke Pasar Sentono yang selain berbelanja batik, dia juga ingin melihat langsung pasar yang kabarnya menyuplai sebagian besar batik di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Kami datang kesini untuk melihat langsung bagaimana sektor industri kecil seperti batik ini dijalankan," kata Anies.

Mantan Ketua Komite Etik KPK itu juga berinteraksi dengan para pedagang yang biasa mengirimkan barangnya ke Pasar Tanah Abang. Salah satunya, Moch Taufik yang mengaku kerap mengirimkan batiknya untuk dijual di Tanah Abang.

"Di sini banyak yang ngirim batik ke tanah abang dan thamrin city, dan semoga kalau Pak Anies jadi gubernur bisa berpengaruh kepada peningkatan pengiriman batik kami ke Jakarta," ucap Taufik.

Harapan Taufik itu sejalan dengan rencana Anies untuk mengembangkan sektor industri kecil di Jakarta melalui peogram OK OCE. Bahkan Anies berencana menjadikan Jakarta sebagai tempat berkumpulnya kerajinan batik yang bukan hanya dari Pekalongan tetapi juga daerah lain di Indonesia.

"Jakarta bisa menjadi tempat berkumpulnya beragam batik nasional dan menjadi cermin kebinekaan kita. Sehingga jika ada wisatawan cukup datang ke Jakarta mereka bisa melihat keragaman budaya kita lewat batik," papar Anies.

Maka dari itu Anies akan berusaha menyambungkan terus para perajin dan penjual dengan pasar. Terlebih nanti lewat program OK OCE batik dari Pekalongan bisa diolah kembali menjadi pakaian trendi yang bukan hanya menarik bagi pembeli domeatik, melainkan juga internasional.[ris]



Fery Baswedan Jelaskan Alur OK OCE ke Warga

Fery Baswedan Jelaskan Alur OK OCE ke Warga

INILAHCOM, Jakarta - Program One Kecamatan One Center for Entrepreneurship (OK OCE) yang dicanangkan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, Anies Baswedan-Sandiaga Uno sangat diminati warga Jakarta.

Hal ini terbukti dengan antusiasnya warga di Jalan Warakas 6 Gang 14 Rt010/013, Tanjung Priok, Jakarta Utara saat mengikuti pelatihan program OK OCE. Meski demikian, warga mengaku masih bingung mengenai alur pendaftaran mengikuti program OK OCE jika Anies-Sandi terpilih menjadi pemimpin Ibu Kota Jakarta.

"Kalau nanti sudah jadi, apakah kami daftar melalui Rt/Rw atau daftar melalui relawan Anies-Sandi," tanya Ella kepada istri Anies Baswedan, Fery Farhati Baswedan di lokasi Rabu (29/3/2017).

Mendengar pertanyaan itu, Fery menjelaskan nantinya akan ada petugas mendata warga yang ingin mengikuti program OK OCE di setiap kecamatan. Sehingga, program ini akan merata di seluruh DKI Jakarta untuk menciptakan lapangan pekerjaan.

"Ada yang mengelolanya bu, mulai dari pendaftaran, memberikan pelatihan, kami juga akan berikan permodalan kepada warga yang mau membuka usaha," ujar Fery.

Selain itu, nantinya para pengusaha baru akan diberikan jaringan untuk memasarkan barang dagangannya. "Jadi itu bisa membuat usaha ibu-ibu semua maju dan berkembang," kata Fery.[ris]



Anies: Warteg Usaha Mikro yang Pas dengan OK OCE

Anies: Warteg Usaha Mikro yang Pas dengan OK OCE

INILAHCOM, Jakarta - Calon Gubernur DKI, Anies Baswedan merasakan sendiri betapa pengusaha warung Tegal (warteg)  menggantungkan hidupnya di Jakarta. Apalagi sebagian besar warga Tegal yang merantau ke Jakarta mendirikan warteg.

Bahkan, banyak diantaranya sampai tinggal berpuluh tahun dan memiliki KTP di ibu kota. Maka dari itu, sudah menjadi kewajiban Anies nanti apabila menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta untuk lebih mengembangkan para wirausahawan warteg.

"Warteg itu contoh wirausaha mikro yang sangat pas dengan program kewirausahaan kami OK OCE," kata Anies di Warung Ma'Nyak, Tegal, Rabu (29/3/2017).

Anies berharap dengan mensinergikan program One Kecamatan, One Center for Entrepreneurship (OK OCE) dengan warteg, maka wirausaha mikro di bidang kuliner itu akan lebih berkembang.

"Mereka (para pengusaha warteg) memiliki skill tinggal memberikan pelatihan dan kepastian usaha. Saya sakin mereka akan lebih berkembang," terangnya.

Lebih lanjut, OK OCE nantinya bukan hanya untuk pengusaha warteg saja tapi seluruh usaha mikro warga. Menurut Anies, hal itu merupakan wujud keberpihakan pemerintah kepada para pengusaha kecil. Sebab banyak pengusaha di bidang kuliner kerap kali menjadi korban penertiban, karena kurangnya lahan untuk berjualan.

"Para pengusaha kecil itu ingin kepastian usaha dan lokasi, maka dari itu kami akan berikan solusi agar mereka dapat berjualan dengan aman dan nyaman," tandasnya.[ris]



Kasus Ridho, Polisi Tengah Lengkapi Berkas Perkara

Kasus Ridho, Polisi Tengah Lengkapi Berkas Perkara

INILAHCOM, Jakarta - Pihak Polres Metro Jakarta Barat hingga saat ini terus melakukan upaya penegakan hukum atas kasus yang menyeret artis dangdut Ridho Rhoma.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Suhermanto mengatakan, saat ini pihaknya tengah melengkapi berkas perkara anak raja dangdut Rhoma Irama itu.

"Kita masih melengkapi berkas perkara untuk tersangka RR dan MS," ujar Suhermanto di Mapolres Metro Jakarta Barat, Rabu (29/3/2017).

Suhermanto menambahkan, berkas perkara Ridho telah lengkap, pihaknya akan segera melimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU). [rok]



Wajah Tersenyum, Ridho Kembali Digiring Ke BNN

Wajah Tersenyum, Ridho Kembali Digiring Ke BNN

INILAHCOM, Jakarta - Hari ini, artis dangdut Ridho Rhoma kembali meninggalkan Mapolres Jakarta Barat untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Badan Narkotika Nasional (BNN) pada Rabu (29/3/2017), sekira pukul 14.00 WIB.

Dengan pengawalan dari pihak kepolisian, Ridho yang kala itu memakai kemeja warna hijau, celana panjang biru serta topi warna hitam langsung digiring oleh belasan aparat menuju halaman Polres.

Ridho tidak memakai penutup wajah sehingga terlihat senyum manis terpancar ke arah awak media yang tengah meliputnya.

Meski demikian, Ridho tidak mengeluarkan sepatah kata pun saat keluar dari Polres dan ia langsung menaiki mobil Kijang dengan nopol B 544 MEN warna hitam. [rok]



Selasa, 28 Maret 2017

Curi Di Alfamart, 2 Pria Diringkus Polisi

Curi Di Alfamart, 2 Pria Diringkus Polisi

INILAHCOM, Jakarta - Dedi (26) warga Banten dan Diki (23) warga Bogor harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran nekat mencuri di sebuah Alfamart.

Kedua pria bertato itu ditangkap saat menjalankan aksinya di sebuah Alfamart di Jalan Angke Jaya III Rt 003/07, Angke, Tambora Jakarta Barat, Senin (27/3/2017) malam.

Kapolsek Tambora Kompol Muhammad Syafi'i menuturkan, penangkapan terhap dua pria pengangguran itu bermula saat para penjaga toko sedang bertugas menjaga toko, tiba-tiba masuk dua orang laki-laki yang tidak dikenal.

"Penjaga toko bernama Irwan (23) curiga dengan kedua orang tersebut dikarenakan saat didekati kedua orang tersebut selalu menghindar," ujar Syafi'i di Jakarta Barat, Rabu (29/3/2017).

Kemudian saat kedua pelaku tersebut hendak keluar, Irwan langsung mencegatnya dan meminta untuk membuka tas yang sedang dikenakan salah satu pelaku.

"Saat dibuka ternyata ditemukan barang dagangan tanpa ada struk pembelian. Selanjutnya Irwan dengan dibantu rekannya langsung menggeledah pelaku lainnya dan ditemukan pula barang dagangan tanpa dilengkapi struk pembelian dari saku celananya," ujarnya.

Melihat kejadian tersebut, sontak para pengunjung langsung mengerumuni kedua pelaku. Hingga diketahui para warga sekitar dan tiba-tiba para warga langsung mengarahkan bogem mentah ke arah dua pria berbadan kurus itu.

"Beruntung anggota kami segera datang ke TKP dan mengamankan keduanya usai dihubungi oleh pihak Alfamart," ucapnya.

Selain mengamankan para pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti beruapa 1 buah minuman floridina, 2 buah susu beruang,1 buah handbody Citra, 1 buah sabun citra, 2 buah coklat snickers, 1 buah bembeng maxx, 1 buah bembeng coklat, 3 buah sosis maknyus, 2 buah sosis so good, 1 buah nabati wafer
dan 1 buah tas selempang merk adidas warna merah.

Syafi'i menambahkan, saat dilakukan interogasi, kedua pelaku mengaku sering melakukan pencurian di minimarket dengan berpura-pura sebagai pembeli.

Kini dua pria berbadan kurus itu harus mendekam di balik jeruji besi. Atas perbuatannya keduanya dijerat dengan pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan. [rok]



Hujan Disertai Petir Intai Jakarta Siang Ini

Hujan Disertai Petir Intai Jakarta Siang Ini

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan yang disertai petir akan terjadi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jaboedetabek) pada siang hari ini, Rabu (29/3/2017).

Lewat laman resminya www.bmkg.go.id juga diketahui cuaca berawan akan menyelimuti Jabodetabek pada pagi dan malam hari‎ ini.

Untuk suhu Jakarta hari ini kemungkinan besar berada‎ diantara 24 sampai 32 derajat celcius dengan tingkat kelembaban berkisr 65 hingga 95 persen. [hpy]



BNPB: Hujan Es di Jakarta Kejadian Alami

BNPB: Hujan Es di Jakarta Kejadian Alami

INILAHCOM, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjelaskan hujan es yang terjadi di sebagian wilayah Jakarta hari ini merupakan fenomena alami yang biasa terjadi.

Kepala Pusdatin dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan Jakarta pernah turun hujan es pada tahun-tahun sebelumnya.

"Di daerah lain di Indonesia juga pernah terjadi seperti di Bandung, Yogyakarta, Malang dan lainnya. Biasanya terjadi pada masa transisi atau peralihan musim," katanya.

Dia mengatakan hujan es yang terjadi di Jakarta tidak mengakibatkan kerusakan. Namun hujan es ini sempat membuat masyarakat merasa heran dengan kejadian tersebut.

"Kondisi aman dan ini peristiwa alamiah saja. Bukan ada yang menjatuhkan es dari angkasa. Hanya saat kondensasi di atsmofer melewati batas level super beku," kata Sutopo.

Dia menjelaskan hujan es bisa terjadi karena saat kondensasi di dalam awan Cumulonimbus melewati batas lewat pendinginan di atmosfer pada lapisan di batas level beku. Istilah hujan es disebut "HAIL".

Hujan es di Jakarta ini berasal dari awan Cumulonimbus bersel tunggal berlapis-lapis dengan pertumbuhan vertikal sampai tinggi 30.000 kaki dan luasan horisontal awan sekitar 3-5 km. Kejadiannya lokal dan singkat, kurang dari 5 menit.

Sementara itu, terdapat beberapa informasi juga dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Sejumlah warga Jakarta melalui dunia maya, Selasa, melaporkan hujan es melanda wilayah mereka, dan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menilai sebagai fenomena alami.

Hujan es ini terjadi di beberapa wilayah di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, terjadi hujan es.[jat]



Dihujani Es, Warga Cilandak Panik

Dihujani Es, Warga Cilandak Panik

INILAHCOM, Jakarta - Sejumlah warga yang tinggal di Jl Terogong III RT 09/10 Cilandak Barat, Jakarta Selatan dibuat panik dengan turunnya hujan es di wilayahnya.

Selain hujan es yang cukup deras, warga juga panik dengan angin kencang yang terjadi pada Selasa (28/3/2017) sore.

Hal ini diakui oleh Faiz (25) salah seorang warga setempat. "Hujannya lebat, dari awal hujan dibarengi angin kencang. Tapi anehnya di atap bunyinya seperti kejatuhan batu-batu kecil, pas saya buka jendela ternyata gumpalan es berjatuhan," ujarnya.



Menurutnya hujan es di pemukimannya jatuh rata-rata sebesar biji jagung berlangsung sekitar 5 sampai dengan 10 menit.

"Saya panik takut terjadi apa-apa, tetangga juga pada panik, ada yang sampe gemeteran karena takut," lanjutnya. [ton]