INILAHCOM, Jakarta - Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Budi Hermanto mengatakan pihaknya akan memeriksa motivator kondang Mario Teguh terkait laporan Ario Kiswinar Teguh tentang dugaan pencemaran nama baik.
"Pemeriksaannya besok hari Rabu. Kami jadwalkan pukul satu siang (13.00 WIB)," katanya di Jakarta, Selasa (1/11/2016).
Ia menjelaskan pemeriksaan ini merupakan kali pertama. Penyidik terlebih dulu memeriksa Kiswinar dan Aryani sebagai saksi terlapor. Tak hanya itu, penyidik juga memeriksa saksi-saksi pendukung lainnya.
"Dia (Mario) masih pemeriksaan pertama, sebagai saksi terlapor," singkatnya
Diberitakan sebelumnya, Ario Kiswinar dan ibunya melaporkan Mario Teguh ke Polda Metro Jaya pada Rabu 5 Oktober 2016 lalu. Laporan mereka diterima polisi dengan nomor LP/4802/X/2016/PMJ/Dit. Reskrimum.
Kiswinar dan Aryani melaporkan Mario atas tudingan pencemaran nama baik dan fitnah. Saat diwawancarai di sebuah televisi nasional, Mari Teguh menyatakan Kiswinar bukan anak kandungnya. Dia dituding hasil perselingkuhan ibunya dengan Mr X. [rok]
Senin, 31 Oktober 2016
Besok, Polda Periksa Mario Teguh
Inilah Rekayasa Lalin Demo 4 November
INILAHCOM, Jakarta - Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budianto mengatakan pihaknya akan melakukan rekayasa lalulintas jika terjadi kepadatan saat demo ormas pada 4 November nanti. Rekayasa akan dilakukan di beberapa titik yang dianggap rawan.
"Ada lima titik yang sudah disiapkan rekayasa. Tapi tetap akan dilakukan situasional," katanya di Jakarta, Selasa (1/11/2016).
Ini rekayasa lalulintas yang sudah disiapkan Ditlantas Polda Metro Jaya.
1. Massa berkumpul Kantor Bareskrim (Kementrian KKP).
a. Arus dari Gajah Mada yang mengarah Jln Merdeka Timur
+Jln Gajah Mada - Jln Juanda - Jln Gunung Sahari dan seterusnya.
b. Arus yang datang dari Tugu Tani / Kebon Sirih mengarah Merdeka Timur.
+ Tugu Tani/ Kebon Sirih
Merdeka Selatan - Jln Thamrin dstnya. Arus dari Senin dialihkan ke Cikini Raya -Jln Diponegoro - Jln Salemba Raya dan seterusnya.
c. Arus dari Merdeka Barat/ Budi Kemuliaan Mengarah Merdeka Timur.
+Arus dari Budi Kemuliaan dialihkan ke Jln Merdeka Barat atau ke Jln Thamrin dan seterusnya.
2.Massa berkumpul di Balaikota DKI.
a. Arus dari Tugu Tani yang akan mengarah ke Jln .Merdeka Selatan.
+Tugu Tani - Ridwan Rais - Jln Merdeka Timur - Jln Merdeka Utara atau ke Jln .Perwira - Lap Banteng - Pasar Baru/ Veteran. Raya- Jln Gunung Sahari dstnya. Arus lalin dari Senin dialihkan ke Jln Cikini Raya - Jln Diponegoro - Jln Salemba Raya dan seterusnya.
b. Arus lalu lintas dari Merdeka Barat/ Budi Kemuliaan yang akan mengarah Jln Merdeka Selatan.
+Jln Budi Kemuliaan- belok kanan ke Jln Thamrin- Jln Sudirman dan seterusnya atau ke Jln Merdeka Barat - Jln Majapahit - Harmoni dstnya.
3. Massa berkumpul di depan Istana.
a. Arus dari Jln Gajah Mada mengarah Jln Merdeka barat.
+Jln Gajah Mada-Jln Juanda - Jln Pasar baru- Jln Gunung Sahari - atau ke Lap Banteng - Jln Pejambon - Jln Merdeka Timur - Ridwan Rais Tugu Tani dan seterusnya.
b. Arus dari Budi Kemuliaan yang mengarah ke Patung Kuda.
+ Budi Kemuliaan - Jln Majapahit - Harmoni dan seterusnya.
c. Arus dr Tugu Tani/ Merdeka Selatan mengarah patung Kuda.
+ Tugu Tani - Merdeka selatan belok kekiri ke Jln Thamrin-Jln Sudirman dan seterusnya atau Tugu Tani-Ridwan Rais - Jln Merdeka Timur - Jln Perwira - Jln Veteran Raya atau ke Jln Pasar Baru - Jln Gunung Sahari dan seterusnya.
4.Apabila terjadi kepadatan di Jln Merdeka barat + Bandung 2 + Bandung 3 + Bandung 4.
a. Arus dari Semanggi ke Bundaran HI.
+ Bundaran HI - Jln Sutan Sahril - Jln Agus Salim dstnya atau Bund HI - Jln Imam Bonjol - Jln Diponegoro dan seterusnya.
5. Apabila terjadi kepadatan di Sepanjang Protokol Sudirman Thamrin , Semanggi akan digunakan sebagai titik alih arus.
+Arus dari Kuningan diluruskan ke Slipi baik arteri maupun jln Tol.
+Arus lalin dari Slipi diluruskan ke Kuningan dan seterusnya baik Arteri maupun jln Tol.
[rok]
Demo 4 November, Polda Siapkan Rekayasa Lalin
INILAHCOM, Jakarta - Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budianto mengatakan pihaknya telah menyiapkan rekayasa arus lalulintas untuk rencana demo ormas 4 November nanti.
"Dalam rangka menghadapi unjuk rasa tanggal 4 November 2016, Ditlantas PMJ mempersiapkan rekayasa (alih arus) untuk menciptakan dan membangun kamseltibcarlantas tetap kondusif dan aktivitas masyarakat tetap berjalan pada kondisi yang normal," katanya di Jakarta, Selasa (1/11/2016).
Ia menjelaskan rekayasa ini hanya akan diberlakukan jika memang terjadi kepadatan dan dianggap perlu pengalihan arus lalulintas.
"Rekayasa akan diterapkan pada kondisi yang sangat situasional melihat perkembangan dinamika yang terjadi di lapangan," jelasnya.
Diketahui sebelumnya, Ormas Islam yang dimotori Front Pembela Islam (FPI) berencana menggelar demonstrasi yang akan ditujukan buat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang dituding menistakan agama islam lewat pernyataannya terkait surat Al Maidah ayat 51. [rok]
Bolos Sekolah, Pelajar SMK Diciduk Bawa Celurit
INILAHCOM, Jakarta - Kenakalan remaja di kalangan pelajar marak terjadi di Jakarta Barat. Kini polisi berhasil menciduk salah satu pelajar SMK berinisial RS (16) saat kedapatan membawa sebilah celurit di Jalan Kamal Raya Depan Ramayana Dept Store, Cengkareng Timur, Jakarta Barat, Selasa (1/11/2016).
Pelajar yang diketahui bersekolah di Kalideres tersebut ditangkap saat asyik nongkrong di jam sekolah dengan teman-temannya di tempat kejadian perkara (TKP).
Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Poltar L Gaol menjelaskan pada saat itu pihaknya sedang melaksanakan patroli di sekitar TKP dan melihat segerombolan anak sekolah sedang nongkrong.
"Ini kemudian salah satu pelajar, kami curigai karena membawa sebuah tas yang tidak lazim, maka pelajar tersebut kami periksa," kata Poltar L Gaol di Jakarta Barat, Selasa (1/11/2016).
Alhasil polisi berhasil menemukan sebilah celurit begagang kayu warna coklat. Melihat peristiwa tersebut, polisi langsung menggelandang RS ke Mapolsek Cengkareng Jakarta Barat untuk dimintai keterangan lebih lanjut. [rok]
Sumarsono Target Serapan APBD DKI Capai 85%
INILAHCOM, Jakarta - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jakarta Sumarsono mengatakan salah satu targetnya selama bertugas menjadi gubernur adalah memaksimalkan penyerapan anggaran. Saat ini APBD Perubahan masih di tangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Pertama masih ada beban APBD Perubahan. Sisa waktu hingga Desember, tinggal dua bulan ini akan kami kebut," kata Soni di Balai Kota, Selasa (1/11/2016).
Ia meminta agar realisasi penyerapan anggaran 2016 bisa mencapai minimal 85 persen. Hal ini masih bisa dikejar oleh seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) sebelum dokumen APBD Perubahan terbit diminta.
"Ini sudah Oktober, seharusnya itu anggaran sudah terserap 80 persen, tapi laporannya masih 60 persen, kita harus kejar sampai 85 persen," ujarnya.
Dirinya menegaskan tidak akan merubah berbagai kebijakan yang ada di Pemprov DKI Jakarta. Soni sapaan akrabnya ini mengaku akan tetap melanjutkan kebijakan dari Gubernur DKI Jakarta definitif.
"Saya hanya mengawal untuk memaksimalkan penyerapan APBD ini," tandasnya. [rok]
Teknisi Terjepit Lift Di Universitas Jayabaya
INILAHCOM, Jakarta - Seorang pegawai bagian teknik Adi Kelana (45) tewas terjepit lift di kampus Universitas Jayabaya Pulogadung Jakarta Timur pada Senin (31/10) sore.
"Korban meninggal dunia terjepit saat memperbaiki lift," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono di Jakarta, Selasa.
Awi menuturkan korban tewas seketika karena diduga terpeleset sehingga terjepit di antara pintu dengan mesin lift.
Dijelaskan Awi, kronologis kejadian berawal saat korban diperintahkan memperbaiki lift di kampus perguruan tinggi swasta tersebut.
Selanjutnya, korban memperbaiki mulai pukul 14.00 WIB, namun teknisi tersebut mengalami kecelakaan kerja hingga meninggal dunia.
Berdasarkan pemeriksaan, korban mengalami luka pada bagian leher, pelipis mata, jari tangan kanan, paha, sikut dan memar bagian dada.
Petugas Polsek Pulogadung telah memeriksa sejumlah saksi guna penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan kerja tersebut. [tar]
Sebagian Wilayah Jakarta Akan Turun Hujan Petir
INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan petir akan turun di sebagian wilayah Jakarta, Selasa (1/11/2016).
Berdasarkan laporan prakiraan cuaca, hujan petir akan mengguyur Jakarta Pusat pada siang hari dengan suhu rata-rata tercatat 28 derajat celcius, malam hingga dini hari diperkirakan hujan sedang dan ringan dengan suhu antara 27 hingga 25 derajat celcius.
Sementara itu, untuk Jakarta Barat diperkirakan turun hujan lokal pada siang hari dengan suhu rata-rata 32 derajat celcius, kemudian pada malam hingga dini hari akan berawan tebal dengan suhu rata-rata antara 27 hingga 24 derajat celcius.
Di Jakarta Timur, hujan petir akan turun dengan suhu rata-rata 31 derajat celcius. Malam harinya akan turun hujan lokal dengan suhu rata-rata 27 derajat celcius.
Dini hari, diperkirakan Jakarta Timur akan berawan tebal dengan suhu mencapai 24 derajat celcius.
Untuk Jakarta Utara hujan lokal diperkirakan akan menyelimuti dengan suhu rerata sebesar 30 derajat celcius.
Pada malam harinya akan berawan tebal dengan suhu mencapai 25 derajat celcius. Sedangkan hujan lokal akan kembali turun pada dini hari dengan suhu minimum mencapai 25 derajat celcius.
Sedangkan, di daerah Kepulauan Seribu pada siang harinya akan turun hujan lokal dengan suhu rata-rata sebesar 31 derajat celcius.
Malamnya akan turun hujan lokal dengan suhu terendah 27 derajat celcius. Dini hari, hujan petir akan menyelimuti wilayah ini dengan suhu terendah 27 derajat celcius. [rym]
DPRD DKI Apresiasi Keputusan Soni Batalkan Lelang
INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua Banggar DPRD DKI, Muhamad Taufik mengapresiasi keputusan Plt Gubernur DKI Soni Sumarsono yang membatalkan lelang sebelum pembahasan APBD dimulai.
Menurutnya, keputusan Basuki Tjahaja Purnama melakukan lelang melanggar aturan. "Ini pasti ada motif, entah apa Ahok kok berani tabrak aturan," kata Taufik, Senin (31/10/2016).
Ketua DPD Partai Gerindra ini mengatakan pihaknya siap bekerja sama dan sinergi dengan Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Soni untuk membahas APBD 2017. Karena, ia menilai Soni orang yang cerdas dan mengerti aturan keuangan pemerintah daerah.
"Buktinya lelang saja dibatalkan olehnya (Soni), apalagi 14 paket senilai Rp4,43 triliun yang dilelang angkanya sangat besar dan nanti akan dibahas," ujarnya.
Untuk diketahui, Plt Gubernur DKI Soni Sumarsono membatalkan 14 lelang yang dilakukan oleh Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. Sebab, lelang dilakukan sebelum ada pembahasan dan kesepakatan antara DPRD DKI dan Pemprov DKI.
Menurut Sonny, penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUAPPAS) APBD 2017 yang disusun Ahok ada persoalan serius sehingga harus dibahas kembali secara detail an bersama antara eksekutif dengan legislatif.
Padahal, ada 14 program yang sudah berjalan lelang tapi belum ada pembahasan sama sekali dengan dewan di Kebon Sirih. "Tentu ini jadi kami harus batalkan sementara," katanya.
Ia mengatakan lelang mendahuli bisa dilakukan jika kondisinya mendesak dan darurat, karena telah diatur dalam pasal 73 ayat (2) Peraturan Presiden Nomor 4 tahun 2015 perihal perubahan keempat Perpres Nomor 54 tahun 2012 perihal pengadaan barang/jasa pemerintah.
"Namun, jika kondisinya tidak mendesak dan bukan darurat, maka lelang itu harus dilakukan setelah pembahasan APBD selesai. Ini aturannya jelas," tandasnya. [ton]
Hasil Autopsi Dafa, Polisi Periksa Sejumlah Ahli
Demi Jadikan Anaknya Artis, Ibu Tertipu Rp8 Juta
INILAHCOM, Jakarta - Anggota Polres Jakarta Pusat mengamankan seorang pria bernama Yori Yuliansyah (26) di wilayah Bekasi, Jawa Barat yang mengaku bisa mengorbitkan artis cilik.
Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Suyatno menceritakan terungkapnya kasus tersebut bermula dari Yori menghampiri Sahrul Yati yang sedang duduk bersama putrinya Alvianty (6) di depan Mesjid Akbar, Kemayoran, Jakarta Pusat.
"Kemudian pelaku menawarkan untuk menjadikan Alvianty sebagai artis, karena Alvianty dinilai lincah dan dapat berperan jadi artis cilik," kata Suyatno, Senin (31/10/2016).
Mendengar tawaran Yori, Yati langsung bergembira bahkan nekat memberikan uang biaya kontrakannya senilai Rp8 juta demi menjadikan anaknya artis cilik.
"Kemudian pelaku pulang, setelah beberapa hari kembali menghubungi agar korban dan meminta Vivi datang ke Kranggan Bekasi untuk syuting. Tetapi pas datang ke TKP pelaku malah kembali meminta uang," tuturnya.
Suyatno menambahkan, merasa telah ditipu Yati pun langsung melaporkan kejadian tersebut dan pelaku berhasil diamankan oleh anggota Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, di kawasan Bekasi.
"Pelaku kita kenakan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP maksimal 6 tahun penjara," pungkasnya. [ton]
Anton Medan Siap Hadapi Demo Anarkis di Jakarta
INILAHCOM, Jakarta - Ketua Umum Persatuan Islam Tionghoa (PITI) Anton Medan mendatangi Mapolda Metro Jaya untuk meminta kepastian pengamanan rencana demo ormas islam pada Jumat (4/11/2016) mendatang.
"Koordinasi saja, saya ingin tanya kepastian Polda. Saya ingin Jakarta aman," katanya yang datang dengan kemeja batik lengan panjang bermotif macan.
Ia juga mengatakan, siap berada di garda terdepan untuk menjaga keutuhan Indonesia khususnya Jakarta. Dia siap melawan siapa saja yang ingin membuat kerukunan Jakarta terancam.
"Pokoknya kalau ada yang berencana kacaukan Jakarta, hadapi Anton Medan dulu," ujarnya.
Diketahui sebelumnya, Ormas Islam yang dimotori Front Pembela Islam (FPI) berencana menggelar demonstrasi yang akan ditujukan buat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang dituding menistakan agama islam lewat pernyataannya terkait surat Al Maidah ayat 51. [ton]
Polisi Belum Pastikan Kekuatan Pengaman Demo
INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono menyatakan pihaknya belum bisa memastikan jumlah personel yang akan diturunkan untuk mengawal rencana demo 4 November 2016 nanti.
"Dari kami melakukan rapat-rapat dan koordinasi terkait pengamanan demo ini, sampai saat ini kami belum bisa memastikan berapa kekuatan pengamanan karena kami masih terus memperbaharui jumlah massa. Minimal kita berimbang jumlahnya," katanya di Mapolda Metro Jaya, Senin (31/10/2016).
Awi menjelaskan, untuk rencana demo ini, pengamanan tidak hanya akan dilakukan oleh kepolisian saja. Pengamanan demo yang dikhawatirkan menyerempet isu SARA ini juga akan dikawal personel TNI.
"Panglima TNI dan Pangdam Jaya membantu sepenuhnya terkait demo ini," ungkapnya.
Awi menambahkan hingga kini belum ada angka pasti jumlah pendemo yang dipastikan memadati kompleks Istana Negara itu.
"Ini masih fluktuatif dan berkembang dan nanti H-1 akan diumumkan jumlah kekuatannya," tandasnya.
Diketahui sebelumnya, Ormas Islam yang dimotori Front Pembela Islam (FPI) berencana menggelar demonstrasi yang akan ditujukan buat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang dituding menistakan agama islam lewat pernyataannya terkait surat Al Maidah ayat 51.
Polisi Belum Terima Surat Izin Demo 4 November
INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengatakan hingga saat ini Polda Metro Jaya belum menerima surat pemberitahuan rencana demo 4 November 2016.
"Sampai saat ini juga surat dan pemberitahuan tentang demo itu belum ada," katanya, Senin (31/10/2016).
Akan tetapi Polda tetap akan proaktif dalam mengantisipasi potensi kericuhan dalam demo nanti. Polda pun berencana memanggil korlap-korlap demo untuk diberikan arahan agar mengontrol setiap masa.
"Nanti akan kami jemput bola tadi juga pak kapolda dan dir intelkam akan memanggil korlap-korlap yang akan terlibat dalam demo. Kita akan duduk bersama dan bersinergi. Berikan pengarahan apa yang boleh dan tidak. Termasuk pak kapolda akan mengeluarkan maklumat terkait demo itu," jelasnya.
Diketahui sebelumnya, Ormas Islam yang dimotori Front Pembela Islam (FPI) berencana menggelar demonstrasi yang akan ditujukan buat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang dituding menistakan agama islam lewat pernyataannya terkait surat Al Maidah ayat 51. [ton]
Anton Medan Siap di Hadapi Demo Anarkis di Jakarta
INILAHCOM, Jakarta - Ketua Umum Persatuan Islam Tionghoa (PITI) Anton Medan mendatangi Mapolda Metro Jaya untuk meminta kepastian pengamanan rencana demo ormas islam pada Jumat (4/11/2016) mendatang.
"Koordinasi saja, saya ingin tanya kepastian Polda. Saya ingin Jakarta aman," katanya yang datang dengan kemeja batik lengan panjang bermotif macan.
Ia juga mengatakan, siap berada di garda terdepan untuk menjaga keutuhan Indonesia khususnya Jakarta. Dia siap melawan siapa saja yang ingin membuat kerukunan Jakarta terancam.
"Pokoknya kalau ada yang berencana kacaukan Jakarta, hadapi Anton Medan dulu," ujarnya.
Diketahui sebelumnya, Ormas Islam yang dimotori Front Pembela Islam (FPI) berencana menggelar demonstrasi yang akan ditujukan buat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang dituding menistakan agama islam lewat pernyataannya terkait surat Al Maidah ayat 51. [ton]
Polda Sudah Antisipasi Demo 4 November
INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengatakan pihaknya telah mengantisipasi rencana demo ormas islam pada 4 November 2016 nanti. Polda telah berkoordinasi dengan sejumlah tokoh masyarakat.
"Terkait dengan demo tanggal 4 November kami polda sudah dari jauh-jauh hari mengantisipasi. Semua informasi intelejen kita kumpulkan. Saat ini kami juga mengambil langkah persuasif yaitu melakukan pendekatan pendekatan kepada tokoh masyarakat dan korlap-korlap yang akan turun ke demo nanti," jelasnya di Mapolda Metro Jaya, Senin (31/10/2016).
Menurutnya, Polda tidak pernah melarang aksi demo karena dalam negara demokrasi hal itu sah. Namun Polda tetap akan berupaya meminta para korlap untuk mengantisipasi tindakan anarkis dari masing-masing masa yang dibawa.
"Silahkan saja menyampaikan pendapat tapi korlap nanti dapat mengendalikan massanya. Jangan sampai terprovokasi dengan hal-hal yang tidak diinginkan dalam artian berbuat anarkis," imbaunya.
Diketahui sebelumnya, Ormas Islam yang dimotori Front Pembela Islam (FPI) berencana menggelar demonstrasi yang akan ditujukan buat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang dituding menistakan agama islam lewat pernyataannya terkait surat Al Maidah ayat 51.[jat]
Pemprov Tak Berikan Gaji untuk Plt Gubernur DKI
INILAHCOM, Jakarta - Meski tiga bulan menduduki kursi Gubernur Jakarta sebagai Plt, 'Soni' Sumarsono rupanya tidak mendapat fasilitas layaknya seorang gubernur.
Selain tidak digaji, Soni juga tidak menikmati fasilitas kelas satu ala Gubernur Jakarta.
"Saya tidak terima gaji dari DKI, demikian juga tunjangan tidak dapat," kata Soni, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (31/10/2016).
Mantan penjabat Gubernur Sulawesi Utara itu mengatakan, ia hanya diberi fasilitas operasional berupa mobil dan rumah. Sedangkan untuk pengisian bahan bakar minyak (BBM) untuk mobil tersebut, ia mengeluarkan biaya sendiri.
"Hanya fasilitas operasional yang saya peroleh, dipinjamin mobil, rumah dan sekitarnya untuk wira-wiri operasional. Bensin tidak, kantong sendirilah, artinya ya biaya operasional seperti itu. Selebihnya tunjangan fasilitas saja," kata Soni.
Namun tunjangan selama menggantikan Ahok dan Djarot, Soni mengaku belum mengetahui. "Yang jelas untuk tunjangan saya memang belum dapat penjelasan secara teknis di DKI seperti apa," tandasnya. [ton]
Minggu, 30 Oktober 2016
Plt Gubernur Jakarta Mulai Kebanjiran Keluhan
INILAHCOM, Jakarta - Plt Gubernur DKI Jakarta 'Soni' Sumarsono mulai menerima pengaduan masyarakat di Balai Kota, Senin (31/10/2016) pagi ini.
Soni layaknya gubernur Jakarta yang cuti, tidak menghilangkan kebiasaan menerima keluhan warga setiap hari sebelum bekerja.
"Saya akan meneruskan apa yang sudah dilakukan Pak Basuki," kata Soni disela-sela menerima keluhan warga.
Soni tampak serius mendengarkan keluhan warga Jakarta. Sesekali dia menyela pembicaraan warga dan menjelaskan tentang aturan yang berlaku di Pemprov DKI.
Banyak warga yang antri untuk mengadu kepada Soni. Dimyati, salah seorang warga yang mengeluhkan kondisinya, mengaku cukup senang dengan respon Soni dalam mendengarkan keluhan warga.
"Saya baru sekali bertemu beliau, tapi seolah-olah sudah kenal lama. Beliau sangat akrab," ujar Dimyati.
Selama 3,5 bulan, Soni bakal menggantikan posisi Gubernur Jakarta yang ditinggal cuti kampanye. Ahok dan juga wagubnya Djarot tengah melakukan kampanye untuk pemilihan Gubernur Jakarta tahun 2017. [rok]
Hujan Masih Guyur Jakarta Sepanjang Senin
INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan Jakarta masih akan dikepung hujan sepanjang hari Senin (31/10/2016) siang hingga malam hari.
Berdasarkan laporan prakiraan cuaca hujan akan mengguyur Jakarta Pusat pada siang hari dengan intensitas hujan ringan dan suhu yang tercatat 30 derajat celcius, malam hingga dini hari diperkirakan hujan ringan dengan suhu mencapai 25 derajat celcius.
Sementara untuk Jakarta Barat intensitas hujan petir akan turun pada siang hari dengan suhu 31 derajat celcius, kemudian pada malam hingga dini hari hujan yang turun berintensitas sedang dan ringan dengan suhu mencapai 24 derajat celcius.
Di Jakarta Timur, hujan petir akan turun dengan suhu 31 derajat celcius. Pada malam hingga dini hari akan turun hujan sedang dan ringan dengan suhu mencapai 24 derajat celcius.
Untuk Jakarta Utara hujan petir diperkirakan akan menyelimuti dengan suhu sebesar 29 derajat celcius. Pada malam hingga dini hari akan turun hujan sedang dan ringan dengan suhu mencapai 25 derajat celcius.
Sedangkan, di daerah Kepulauan Seribu pada siang harinya akan turun hujan lokal dengan suhu 28 derajat celcius. Malam hingga dini hari akan turun hujan ringan dengan suhu 26 derajat celcius. [rym]
TNI-Polisi Bersinergi Jaga Keamanan Saat Kampanye
INILAHCOM, Jakarta - Dandim 05/03JB Letkol Inft Wahyu Yudhayana mengatakan pihaknya akan terus bergabung dengan pihak kepolisian di Jakarta Barat.
Hal itu menyusul sudah dimulainya masa kampanye cagbu-cawagub Jakarta yang rawan terjadi konflik.
"Menciptakan situasi yang aman merupakan sudah menjadi tugas kami. Maka kami akan terus melakukan patroli bersama pihak kepolisian untuk menghindari aksi dari oknum yang ingin memecah belah dengan menyebarkan isu provokasi," ujar Wahyu di Jakarta Barat, minggu (30/10/2016).
Wahyu menambahkan, pihaknya juga mengklaim telah melakukan patroli di objek-objek vital yang berada di wilayahnya. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi adanya provokasi di tempat objek-objek tersebut.
"Siapapun nantinya yang melakukan provokasi dan penyebar isu sara di wilayah Jakarta Barat, kita akan amankan dan menyerahkan ke pihak kepolisian untuk di tindak lanjuti," ungkapnya.
Modus Tanya Alamat, Dua Begal Rebut HP Korban
INILAHCOM, Jakarta - Berpura-pura tanya alamat, dua begal langsung mengeluarkan celurit dan merebut ponsel korban di Joglo, Jakarta Barat.
Dua orang pria berinisial WN dan WA. Dari atas motor, mereka pura-pura bertanya alamat kepada korban Aldrian Pratama Wijaya di Jalan Raya Joglo, Jakarta Barat, Minggu (30/10/2016). Namun tiba-tiba, kedua pelaku langsung menodong korban dengan senjata tajam (sajam) dan merebut ponselnya.
Kejadian itu berawal, saat Aldrian tengah mengendarai sepeda motor di sekitar lokasi. Namun tiba-tiba ponsel dalam tasnya berdering tanda pesan masuk dan membuatnya menghentikan laju motor.
Setelah motor berhenti, Aldrian langsung mengambil ponsel dan membalas pesan. Namun tiba-tiba dua pria yang belakangan diketahui berinisal WA dan WN menyatroninya dengan berboncengan motor.
“Tiba-tiba dari arah belakang datang menghampiri korban, yang ternyata pengendara sepeda motor yang dikendarai pelaku,” kata Kasubag Humas Polres Jakarta Barat, Komisaris Polisi Heru Julianto.
Awalnya WA, seorang pelaku menanyai sebuah alamat kepada korban. Hanya kemudian WA, mengambil sebilah celurit dan berusaha merebut ponsel milik korban.
Korban yang tidak terima ponselnya ingin direbut melakukan perlawanan. Beruntung tidak jauh dari lokasi ada anggota kepolisian, lalu membekuk WA.
“Anggota buser yang sedang di sekitar TKP dan mengamankan salah seorang dari tersangka yang membawa clurit,” lanjut Heru.
Sayangnya, WN salah seorang pelaku lain, kabur dari lokasi sekitar dengan mengendarai sepeda motor. Polisi mengaku masih terus mengejar pelaku yang buron ini.
“Untuk yang satu lagi berhasil kabur dengan motor, kemudian yang tertangkap dibawa ke Polsek Kembangan guna proses penyidikan lebih lanjut,” pungkas Heru.
Sabtu, 29 Oktober 2016
Simpan Alkohol Dibotol Kemasan, Dua Preman Diciduk
INILAHCOM, Jakarta - Polsek Tamansari berhasil membekuk dua preman yang biasa 'beraksi' dikawasan Tamansari, Jakarta Barat. Keduanya dibekuk saat asik minum alkohol.
Kapolsek Tamansari AKBP Nasriadi menjelaskan pada saat itu pihaknya sedang melakukan patroli skala sedang di seputaran wilayah Jakarta Barat. Saat tim patroli sedang berada di depan Museum Bank Mandiri Jalan Pintu Besar Utara Kelurahan Pinangsia ,pihaknya berhasil mengamankan 2 orang pria yang kedapatan membawa miras.
"Kita tangkap NA (18) warga Cilacap dan FH (36) warga Gebang. Ini keduanya kedapatan bawa ciu ya," kata Nasriadi di Jakarta Barat, Minggu (30/10/2016).
Nasriadi menambahkan, guna mengkelabuhi petugas kepolisian, keduanya menyimpan miras tersebut ke dalam dua botol kemasan.
Namun, aroma dari miras tersebut tak bisa membohongi aparat meski telah dimasukkan kedalam botol kemasan. Keduanya digelandang ke Mapolsek Tamansari untuk dimintai keterangan serta mecari penjual miras tersebut.
Api Menjalar Dari Lantai 3 Ruko MOI Jakarta Utara
INILAHCOM, Jakarta - Kebakaran terjadi di area Mall Of Indonesia (MOI), Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (30/10/2016) dinihari tadi. Api yang membakar sebuah ruko PT. Asia Mulya.
"Iya betul di ruko MOI ada kebakaran, yang terbakar di lantai dua sampai lantai tiga ruko," kata Kepala Sudin Damkar Jakarta Utara, Satriadi saat dikonfirmasi wartawan.
Sedikitnya 12 mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi guna menjinakkan sijago merah. Api baru dapat dikuasai tiga jam kemudian. "Sudah proses pendinginan karena masih ada api di lantai empat tadi jam delapan," Satradi.
Menurut Satriadi, upaya pemadaman api cukup memakan waktu lama, sebab titik api berada di tempat tinggi, sehingga petugas terpaksa mengerahkan truk pemadam khusus, yang memiliki tangga, agar bisa menjangkau titik api. "Korban tidak ada, penyebabnya masih diselidiki kepolisian," tandasnya.
Saat ini, petugas masih menyisir lokasi kebakaran untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran tersebut.
Puluhan Orang Pingsan Saat Ikuti Depok 10K
INILAHCOM, Depok - Sekitar 50 peserta lari di Depok jatuh pingsan. Selain keletihan, tak sedikit pula peserta yang pingsan akibat jatuh terinjak-injak.
"Rata-rata peserta yang pingsan karena keletihan, mungkin karena belum terbiasa dan terlalu diforsir jadi kaget. Jumlah peserta yang sempat kami tangani sekitar 50 peserta," kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat, Dinkes Depok, dr Enny Ekasari di Depok, Minggu (30/10/2016).
Namun, setelah mendapat pertolongan dari petugas media dilokasi, tidak ada yang serius sampai harus dirujuk ke rumah sakit.
"Mereka yang pingsan saat ini sudah normal kembali, tidak ada yang sampai dirujuk ke rumah sakit. Tadi kita kasih oksigen dan distabilkan suhu badannya, tidak ada yang sakit serius," ucap Enny.
Sejak pukul 05.00 WIB tadi, jalan Margonda Depok terpaksa ditutup karena agenda Depok 10 K. Polisi juga melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengarahkan pengendara melalui sejumlah jalur alternatif untuk menuju Jakarta maupun sebaliknya (Depok). Namun sekitar pukul 07:30 WIB, akses Jalan Margonda telah dibuka kembali untuk umum.
Ini Prakiraan Cuaca di Jabodetabek Hari Ini
INILAHCOM, Jakarta - Kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) hari ini, Minggu (30/10/2016) pagi diperkirakan cerah berawan.
Namun pada siang hari akan terjadi potensi hujan ringan hingga hujan sedang. Informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan sedang dan hujan lebat terjadi di kawasan Depok, Bekasi dan Bogor.
Pada malam hari, di kawasan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Pusat dan Tengerang diprediksi hanya terjadi cuaca berawan. Sedangkan di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Depok, Bekasi dam Bogor akan kembali terjadi hujan ringan dan hujan sedang. [fad]
Harapan Komunitas Ciliwung di Pilkada DKI 2017
INILAHCOM, Jakarta - Masyarakat yang tergabung dalam Komunitas Ciliwung berharap berbagai program yang telah digulirkan Pemprov DKI saat ini dapat diteruskan oleh gubernur terpilih di Pilkada DKI. Mengingat bukan hanya sekedar sungai, namun Ciliwung merupakan ikon bagi Jakarta.
Harapan tersebut diungkapkan Royani, Ketua Komunitas Ciliwung disela pendirian Sekolah Sungai Jakarta di Jalan Kemuning Dalam 1, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Santu (29/10).
Menurut Royani sejauh pihaknya mengapresiasi perhatian Pemprov DKI kepada kelompok masyarakat peduli Ciliwung. Utamanya menyangkut perekrutan 140 aktifis pecinta Ciliwung yang dijadikan Pekerja Harian Lepas (PHL) oleh Pemprov DKI.
Dikatakan Royani, sejak tahun 2007, berbagai program digulirkan untuk pelestarian Ciliwung. Di pemerintahan Gubernur Fauzi Bowo-Prijanto, digulirkan program stop nyampah di Cilwung. Kemudian hal yang sama digalakkan kembali pada era Jokowi-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
“Yang teranyar yakni di era pak Ahok-Djarot yang merekrut 140 anggota komunitas Ciliwung menjadi PHL. Ini bukti perhatian pemerintah. Dan kami berharap siapapun yang terpilih nanti sebagai gubernur di Pilkada DKI dapat memberikan perhatian yang sama. Bahkan lebih kepada Ciliwung. Ya kami berharap aka lahir gubernur yang peduli Ciliwung di Pilkada DKI,” ujar Royani.
Adapun Royani berharap langkah Pemprov DKI menormalisasi Kali Ciliwung tidak melulu dengan membangun shit pile di seluruh bantaran Ciliwung. Mengingat di beberapa bagian ekosistem salah satu sungai terpanjang di Pulau Jawa tersebut masih harus diperhatikan.
“Normalisasi bukan berarti betonisasi. Yang perlu dilakukan yakni normalisasi dengan mengembalikan ekosistem di bantaran Ciliwung itu sendiri,” pungkasnya.[jat]
Bawaslu DKI Mengaku Kesulitan Atur Tim Sukses
INILAHCOM, Jakarta - Ketua Badan Pengawas Pemilu DKI Jakarta, Mimah Susanty mengaku pihaknya sangat sulit mengatur tim sukses maupun simpatisan calon gubernur dan wakil gubernur untuk kerja sama agar tidak ada pelanggaran dalam pilkada 15 Februari 2017.
"Yang paling sulit diatur itu tim sukses dan simpatisan. Mereka sering mengabaikan aturan pilkada," Kata Mimah di Jakarta, Sabtu (29/10/2016).
Ia berharap ketiga calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta melakukan komunikasi yang intensif dengan tim suksesnya dan memberikan pendidikan politik kepada tim tersebut.
"Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur memberikan pendidikan politik kepada tim sukses, simpatisan maupun masyarakat secara umum," ujarnya.
Menurut dia, tim kampanye, relawan dan termasuk media sosial yang melakukan kampanye harus segera didaftarkan ke KPU. Karena, dengan terdaftarnya semua tim yang terlibat pada pilkada ini memudahkan Bawaslu melakukan kontrol dan bisa meminimalkan pelanggan pilkada.
Adapun pasangan calon gubernur DKI Jakarta, yakni nomor urut pertama Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, kedua Basuki Tjahaja Purnama- Djarot Saiful Hidayat dan ketiga Anies Baswedan-Sandiago Uno.
"Bawaslu melakukan pencegahan pelanggaran pilkada dan kita sudah melakukan koordinasi dengan pasangan calon, KPU, Kepolisian dan pihak terkait lainnya," ujarnya.
Ia mengajak semua tim sukses, relawaan serta simpatisan dan pasangan calon untuk mematuhi aturan-aturan pilkada agar melahirkan pemimpin yang berkualitas untuk DKI Jakarta lima tahun yang akan datang.
Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI diharapkan berperan aktif mensosialisasikan UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota menjadi Undang-Undang.[tar]
Polisi Sudah Petakan Antisipasi Demo 4 November
INILAHCOM, Jakarta - Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Sunanta mengaku telah mengetahui informasi akan datang warga luar DKI ikut Aksi Bela Islam II pada Jumat (4/11/2016).
Suntana mengatakan pihaknya telah memetakan proses pemantauan dan penjagaan terkait rencana aksi demo terutama titik-titik yang disinyalir sebagai rawan akan aksi anarkis.
"Itu sudah pasti dan pasti ada standar proseduralnya," kata Sunanta di Monas, Sabtu (29/10/2016).
Menurut dia, nanti pasukan yang dikerahkan untuk mengawal dan mengamankan jalannya aksi unjuk rasa tersebut akan banyak berkoordinasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
"Ya kita sangat banyak sekali sama-sama teman-teman TNI," tandasnya.
Jumat, 28 Oktober 2016
Jabodetabek Pagi Cerah, Siang-Malam Hujan Ringan
INILAHCOM, Jakarta - Kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) hari ini, Sabtu (29/10/2016) diperkirakan mengalami potensi hujan ringan di siang hari hingga malam.
Informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pagi hari kawasan Jabodetabek cerah berawan kecuali di Kepulauan Seribu dan Jakarta Utara, Tangerang dan Bogor potensi hujan ringan.
Antara siang dan malam hari cuaca hujan ringan hingga hujan sedang diprediksi terjadi di Jabodetabek, kecuali di Kepulauan Seribu diprediksi hanya berawan. [fad]
Kampung Pembauran Diluncurkan di Kota Depok
INILAHCOM, Depok - Indonesia merupakan negara yang beragam suku, ras, agama dan budaya. Begitu juga dengan Kota Depok, sebagai kota penyangga ibukota Jakarta, Depok banyak dihuni oleh berbagai etnis yang berbeda-beda.
Untuk menjaga keharmonisan dan melakukan integrasi sosial untuk mencapai misi Kota Depok yang bersahabat dalam keberagaman, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Depok membuat terobosan baru yang dinamakan dengan Kampung Pembauran.
Walikota Depok M. Idris Abdul Somad sangat mengapresiasi dan mendukung secara penuh atas adanya peluncuran kampung pembauran ini karena ini adalah jawaban untuk memberitahukan bahwa masyarakat Kota Depok adalah masyarakat yang toleran dan terbuka untuk siapa saja.
“Depok mengangkat tagline sebagai Kota Sahabat, dengan harapan bahwa Depok bisa bersahabat dengan beragam suku, agama, budaya, dan potensi lokal yang ada. untuk itu kita memang harus berorientasi dalam pembangunan Kota Depok ini untuk bisa kolaborasi antar semua pihak. Tujuannya cuma satu yaitu Depok satu untuk Indonesia satu," ujar Idris saat Peluncuran Kampung Pembauran di Lapangan Komplek Deppen, Cisalak, Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (28/10/2016).
Kampung pembauran ini ternyata merupakan pertama kalinya ada di Indonesia. Diharapkan jadi role model bagi daerah-daerah lainnya supaya kesatuan serta keharmonisan masyarakatpun dapat tercapai.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kota Depok Dadang Wihana mengatakan bahwa kampung pembauaran ini ada atas dasar adanya stigma masyarakat yang mengatakan bahwa masyarakat Jawa Barat merupakan masyarakat yang intoleran dan eksklusif.
“Kita harus bisa mejadi masyarakat yang toleran terhadap perbedaan karena perbedaan itu pasti ada dan tetap harus kami jaga, untuk mencapai Kota yang unggul, aman, dan religius, Depok harus bersatu dan Depok satu untuk Indonesia satu,” ujar Dadang.
Dadang juga berharap kedepannya Kampung Pembauran ini bisa ada di setiap kecamatan di Kota Depok. “Yang pertama kali konsep ini kami terapkan di RW 02 kelurahan Cisalak, dan RW 08 Kecamatan Limo Depok. Karena kedua tempat ini saat ini dihuni olah banyak etnis, ras, suku, agama, dan budaya yang berbeda-beda," kata Dadang.
Acara ini juga dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Depok, perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Forum Pembauran Kebangsaan, Kesbangpol Jawa Barat, Polres, komunitas adat dan tokoh masyarakat lainnya, dan dimeriahkan dengan berbagai macam penampilan seperti Musik 'Gong Sibolong', Tari Japin, Tari Merak, Tari Rampak, Tradisi Aduk Dodol (sebagai simbol Pembauran), Paduan Suara Gema Cisalak, Barongsay Kota Depok, Pentas Budaya Wawasan Kebangsaan dan penetapan Duta Pembauran. [rok]
DPRD DKI Merasa 'Nyaman' dengan Sumarsono
INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua DPRD Jakarta Mohamad Taufik mengaku mendapat suasana berbeda saat rapat paripurna Jumat (28/10/2016) hari ini.
Dalam rapat yang membahas hasil serapan anggota dewan selama reses tersebut, Taufik menyebut lebih mudah berkomunikasi dengan Plt Gubernur Jakarta Sumarsono, dibandingkan Gubernur Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
"Saya kira lebih mudah (berkomunikasi) dengan Pak Soni dari gestur-nya," ujar Taufik di gedung DPRD DKI Jakarta.
Tak hanya itu, politisi Partai Gerindra ini juga optimis pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2017 tidak akan molor. Mengingat, Sumarsono merupakan pejabat Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri serta memiliki komunikasi yang baik.
"Berbeda kan dengan Ahok yang terus nabrak aturan, saya yakin dia (Sumarsono) tidak akan menabrak aturan," katanya.
Taufik mengatakan, Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta sudah siap untuk membahas kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) 2017.
Semakin cepat pembahasan antara pihak eksekutif dan legislatif, Taufik yakin pengeshan APBD 2017 akan lebih cepat.
"Ya kami percaya lah kalau yang urus Pak Soni, dia baik pasti bisa selesai tepat waktu di Desember mendatang," katanya.[jat]
Program Basmi Tikus Tetap Jalan Meski Djarot Cuti
INILAHCOM, Jakarta - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah menegaskan, Pemprov DKI program basmi tikus inisiatif Wagub Djarot akan tetap berjalan meski cuti kampanye.
Saefullah menjelaskan, persiapan program basmi tikus sudah rampung. Bahkan semalam, Djarot memimpin pilot project di salah satu kecamatan di Jakarta.
“Maka beliau secara spontan, kalau begitu ini perlu ada semacam operasi sehingga masyarakat yang memperoleh satu ekor akan diapresiasi dengan Rp20 ribu. Itu spontan dari wagub,” ujar Saefullah di Balai Kota, Jumat (28/10/2016).
Bahkan, kata Saefullah, Djarot sudah memerintahkan kepadanya untuk membuat program tersebut. Namun, dikarenakan anggaran masih akan dibahas di paripurna, maka ia akan menjalankan program itu pada 2017 mendatang.
“Kemudian beliau perintahkan pada kita semua untuk memprogramkan ini. Karena perubahan anggaran sudah terlanjur diparipurnakan tentu sudah tidak sempat lagi. Maka di 2017 akan kita formulasikan,” ungkapnya.
Saefullah menambahakan, pembasmian tikus ditangani oleh dinas KPKP yang tupoksinya nomenklatur pembasmian hama.
“Ya pas tupoksinya adalah dinas KPKP ada nomenklatur pembasmian hama. Karena memang tikus itu termasuk hama,” pungkasnya.[jat]
Soni Yakin Pembahasan APBD Lancar
INILAHCOM, Jakarta - Plt Gubernur DKI, 'Soni' Sumarsono optimis pembahasan APBD 2017 sesuai tahapan.
Selama tiga bulan memimpin Jakarta, pembahasan APBD memang akan berada dibawah kendalinya sampai Ahok-Djarot kembali bertugas Februari mendatang.
"Sebelum akhir Desember harus sudah selesai. Itu targetnya, dan menurut jadwal harusnya bisa dilakukan," katanya di Balai Kota, Jumat (29/10/2016).
Soni juga paham jika dalam pembahasan APBD DKI kebelakang, selalu terlambat. Diapun percaya, pembahasan APBD dengan DPRD DKI tidak akan bermasalah.
"Pemerintahan daerah itu kan unsurnya kepala daerah bersama dengan perangkatnya dan DPRD. Persepsinya harus sama. Apapun juga kan DPRD sebagai mitra mereka punya tugas pokok dan fungsi tertentu, ada tiga mulai perencanaan segala macem penganggaran, anggaran pengawasan legislasi," ungkapnya.
Soni berjanji akan terus menjaga komunikasi dengan dewan demi menyelesaikan APBD 2017 kali ini.
"Bagaimana menghandle konflik kepentingan-kepentingan dprd? Ya kita kembali ke koridor. Kita punya instrumen luar biasa kok. Kita sudah punya jangka menengah namanya RPJMD. Koridornya itu saja," tandasnya.[jat]
Jambret Dompet Pelajar SMK, 2 Pria Babak Belur
INILAHCOM, Jakarta - Dua jambret berinisial AA (17) warga Cengkareng dan AS (21) warga Tegal Alur babak belur dihajar massa usai menjambret dompet milik korban yang masih duduk di bangku SMK bernama Gina (16) di Jalan Menceng Raya, Kalideres, Jakarta Barat.
Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Khoiri menjelaskan pada saat itu kedua pelaku sedang berboncengan sepeda motor miliknya kemudian memepet kendaraan roda dua korban.
Melihat ada yang memepetnya, korban lanjung mengurangi laju kendaraan motornya, tersangka posisi yang di belakang langsung mengambil dompet yang ditaruh di kantong sepeda motor korban.
"Tersangka berhasil mengambil 1 buah dompet warna abu-abu berisikan 1 buah hp merk Oppo new seven warna putih dan uang sebesar 500 ribu," kata Khoiri di Jakarta Barat, Jumat (28/10/2016).
Khoiri menambahkan usai menjambret barang milik korban, kedua pelaku langsung melaju sepeda motornya dengan kecepatan tinggi.
"Korban berteriak dan Gojek sekitar TKP mendengar dan ikut mengejar sampai di Merinda Menceng Tegal Alur keduanya dapat ditangkap oleh Gojek dan warga sekitar," ujarnya.
Massa yang ketika itu berada di sekitar langsung mengerumuni keduanya dan langsung menghajarnya.
Beruntung, polisi yang melakukan patroli di sekitar TKP langsung mengamankan keduanya dan membawanya ke Mapolsek Kalideres Jakarta Barat.
Atas perbuatannya kedua pria pengangguran tersebut dijerat dengan pasal 363 tentang pencurian dengan kekerasan. [rok]
Plt Gubernur DKI Soroti Komunikasi dengan DPRD
INILAHCOM, Jakarta - Plt Gubernur DKI, 'Soni' Sumarsono menegaskan pentingnya komunikasi dengan DPRD DKI terkait pembahasan APBD.
Apalagi, Soni ditugaskan menggantikan Ahok-Djarot sampai urusan APBD selesai diketuk akhir tahun ini.
"Karena bagaimana pun juga DPRD adalah mitra kerja kita. Komunikasi antara pemerintah provinsi dengan DPRD provinsi harus baik. Karena apapun unsur pekerjaan daerah, DPRD adalah mitra kerjanya, kita akan mengutamakan dulu," kata Soni di Balai Kota, Jumat (29/10/2016).
Diapun ingin membuktikan pentingnya komunikasi dengan dewan saat Rapat Paripurna dengan DPRD siang ini terkait reses.
Selain itu, Soni juga menegaskan akan menjaga netralitas PNS DKI seperti yang digariskan oleh Ahok-Djarot.
"Kalau itu udah saya pertegas dari kemarin ya. Salamnya udah ada, DKI sudah punya salam baru, salam birokrasi jawabannya netral. Artinya, itu harga mati buat saya, jadi seluruh Pemprov DKI harus netral," ungkapnya.
Sanksi tegas dipastikan akan menjadi ganjaran bagi PNS nakal yang ketauan tidak netral.
"Kesalahan itu ada ringan, sedang dan berat. Saya kira dalam aturan sudah sangat jelas. Kalau cuma dicurigai aja mereka akan dipanggil dan diberikan peringatan. Kalau sudh secara aktif terlibat diberikan foto dan pengaduan diberikan bukti ya sudah langsung kasih sanksi," tandasnya.[jat]
Kamis, 27 Oktober 2016
Gaya Sumarsono Saat jadi Gubernur Pengganti
INILAHCOM, Jakarta - Meski baru sehari menjadi pengganti Gubernur Jakarta, 'Soni' Sumarsono tak lantas diam dan menunggu pekerjaan.
Datang pagi layaknya PNS, Soni langsung berdiri didepan pintu masuk Balai Kota guna menunggu pengaduan masyarakat.
Kebiasaan Ahok selama menjadi gubernur, tidak dirubah oleh Soni. Soal apapun program yang sudah dijalankan Ahok-Djarot, Soni akan melanjutkan.
"Pokoknya apapun yang mengganggu masyarakat pemerintah action. Nama manajemennya MEA, Manajemen By Info And Manajemen. Ada info masalah harus ada aktion. Itu saja pikiran saya," katanya di Balai Kota, Jumat (29/10/2016).
Disinggung soal program Basmi Tikus ala Wagub Djarot, Soni pun punya jawabannya meski belum tahu detail programnya.
"DKI itukan APBD terbesar seleruh Indonesia dengan anggaran hampir Rp70 T cukup besar. Tergantung fleksibiltas penggunaan anggaran. Maka dalam KUAPPAS harus ada anggaran yang fleksibel dalam rangka merespon kebutuhan masyarakat. Saya kira itu intinya," beber Soni yang di Kemendagri menjabat Dirjen Otonomi Daerah.
"Inikan saya belum duduk, saya belum dapat informasi detail. Anggaran belum ada. Saya yakin kalau itu menjadi aspirasi masyarakat kita action," sambungnya menyudahi sesi wawancara.[jat]
Gebrakan Sumarsono Hari Pertama Plt Gubernur DKI
INILAHCOM, Jakarta - Hari pertama menjabat sebagai Plt Gubernur DKI, 'Soni' Sumarsono langsung bekerja. Usai memimpin apel pasukan peringatan hari sumpah pemuda, Soni langsung siap menerima pengaduan-pengaduan masyarakat yang datang ke Balai Kota.
"Pokoknya kebiasaan Pak Ahok saya teruskan, namanya direct interaction saya terima. Lain-lainnya bisa komunikasi lewat handphone, asalkan bukan telpon, tapi kalau sms apa saja saya open, WA nomor bisa dishare kepada siapa saja," kata Soni di Balai Kota, Jumat (28/10/2016).
Namun, Soni mengaku belum hapal betul jika ditanya soal pembahasan yang sudah lama berjalan. Semisal program basmi tikus sampai pembahasan APBD 2017.
"Saya kan belum duduk, nanti kita akan bahas bersama sambil duduk supaya teliti dan baik," ungkapnya.
Soni bakal menggantikan posisi yang ditinggalkan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat. Keduanya harus cuti selama 3,5 bulan untuk melakukan kampanye Pilgub DKI 2017 Februari mendatang.[jat]
Jabodetabek Diperkirakan Diguyur Hujan Hari Ini
INILAHCOM, Jakarta - Pusdalops BPBD DKI memprediksi hari Jumat (28/10/2016) wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) akan diguyur hujan sejak pagi hingga malam hari.
Wilayah Jakarta Utara, pagi hari ini cuaca berawan namun siang dan malam hari diperkirakan akan turun hujan sedang dan ringan. Begitu juga di wilayah Jakarta Pusat, diprediksi akan turun hujan sedang dan ringan.
Kemudian, wilayah Jakarta Selatan juga diperkirakan pagi hari masih berawan namun siang dan malam hari bakal diguyur hujan sedang dan hujan ringan sama halnya di wilayah Jakarta Timur serta Jakarta Barat.
Sementara, wilayah Kepulauan Seribu sejak pagi ini diperkirakan hujan ringan sampai malam hari. Kemudian, wilayah Depok juga masih berawan di pagi hari namun siang dan malam diperkirakan diguyur hujan.
Sedangkan, wilayah Tangerang sejak pagi sampai malam hari diperkirakan diguyur hujan. Kemudian, wilayah Bekasi pagi ini masih berawan namun siang nanti diperkirakan hujan bakal turun. Terakhir, wilayah Bogor sejak pagi hingga malam hari cuaca bakal hujan ringan.[ris]
Permukaan Tinggi Air Angke Hulu Siaga 3
INILAHCOM, Jakarta - Hujan yang mengguyur Ibukota Jakarta sejak Kamis (27/10/2016) membuat beberapa ruas jalan tergenang air, bahkan status permukaan tinggi air sudah meningkat.
Hal ini berdasarkan informasi dari Pusdalops BPBD DKI Jakarta pada hari Jumat (28/10), permukaan tinggi air di wilayah Angke Hulu dan Pasar Ikan sudah memasuki siaga 3 ketinggian air 177 cm-190 cm.
Sementara, Katulampa masih siaga 4 dengan ketinggian 40 cm termasuk di Depok sekira 125 cm (siaga 4), Manggarai 680 cm (siaga 4), Karet 440 cm (siaga 4), Krukut Hulu 95 cm (siaga 4).
Selain itu, Pesanggrahan sekira 70 cm (siaga 4), Waduk Pluit 185 cm, Cipinang Hulu 125 cm (siaga 4), Sunter Hulu 60 cm (siaga 4) dan Pulogadung 360 cm (siaga 4).[ris]
Mertua Ungkap Keinginan Mirna Terakhir
INILAHCOM, Jakarta - Mertua Wayan Mirna Salihin, Yenti Widya Gunawan mengaku masih ingat apa yang menjadi keinginan Mirna sebelum tewas diracun Jessica Kumala Wongso (Jessica).
"Mirna itu sudah pengen banget punya anak. Jadi kasihan masa hidupnya masih panjang direnggut begitu saja," kata Yenti ibu dari Arif Soemafko, Kamis (27/10/2016).
Di sisi lain, Yenti pun mengaku lebih intens mendampingi Arif usai tewasnya Mirna. Hal tersebut guna mencegah depresi berkepanjangan usai ditinggal Mirna yang baru sebulan dinikahi oleh anaknya.
"Pokoknya giamana aja supaya dia gak sendirian," pungkasnya.[jat]
Hati Wanita Ini Hancur Usai Putusan Jessica
INILAHCOM, Jakarta - Pasca Majelis Hakim memutuskan 20 tahun kurungan penjara terhadap Jessica Kumala Wongso, membuat Yenti Widya Gunawan bersedih hati.
Bahkan wanita yang diketahui sebagai ibu dari Arief Soemarko sekaligus mertua mendiang Wayan Mirna Salihin ini merasa hukuman atas Jessica tidak sesuai dengan perbuatannya.
"Begitu mudahnya menghilangkan nyawa orang lain. Hukuman seberat apapun tidak sesuai," kata Yenti, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (27/10/2016).
Tak hanya demikian, namun Yenti pun mengaku kesal dengan fitnah yang terus digulirkan terhadap Arief. Mengingat, ia meyakini hal tersebut dilakukan hanya untuk menggiring opini belaka.
"Sudah jadi korban kehilangan orang yang dicintai masih juga difitnah terus. Kok jahat banget," pungkasnya.[jat]
Djarot Pimpin Warga Buru Tikus di Kemayoran
INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencanangkan gerakan basmi tikus (GBT). Sebagai tahap awal pembasmian difokuskan di Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, hama tikus saat ini sudah cukup meresahkan masyarakat. Jika dibiarkan hama tikus akan tidak terkendali dan berpotensi merugikan kesehatan masyarakat.
"Kita juga imbau masyarakat untuk menangkap tikus jangan dengan racun, karena akan jadi penyakit. Gunakan perangkap saja," katanya, Kamis (27/10/2016).
Menurut Djarot, saat ini hama tikus sudah cukup menganggu kebersihan kota. Apalagi tikus kerap merusak sarana prasarana seperti komputer, meja kursi dan lainnya.
"Kita semua harus berkomitmen menjadikan Jakarta dengan lingkungan yang bersih," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) DKI Jakarta, Darjamuni menambahkan, populasi tikus saat ini sudah cukup tinggi. Hal ini dispicu menurunnya angka hewan predator seperti ular dan burung hantu.
"Dalam setahun tikus itu bisa beranak tujuh kali dengan masing-masing sebanyak 12 ekor. Kalau tidak dikendalikan akan menjadi masalah kesehatan," ujarnya.
Ditambahkannya, populasi tikus yang tinggi menunjukkan lingkungan yang kurang bersih. Walau dimulai dari wilayah Kemayoran, pada tahun depan akan dilakukan di seluruh wilayah DKI Jakarta.[jat]
Hati Wanita Ini Hacur Usai Putusan Jessica
INILAHCOM, Jakarta - Pasca Majelis Hakim memutuskan 20 tahun kurungan penjara terhadap Jessica Kumala Wongso, membuat Yenti Widya Gunawan bersedih hati.
Bahkan wanita yang diketahui sebagai ibu dari Arief Soemarko sekaligus mertua mendiang Wayan Mirna Salihin ini merasa hukuman atas Jessica tidak sesuai dengan perbuatannya.
"Begitu mudahnya menghilangkan nyawa orang lain. Hukuman seberat apapun tidak sesuai," kata Yenti, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (27/10/2016).
Tak hanya demikian, namun Yenti pun mengaku kesal dengan fitnah yang terus digulirkan terhadap Arief. Mengingat, ia meyakini hal tersebut dilakukan hanya untuk menggiring opini belaka.
"Sudah jadi korban kehilangan orang yang dicintai masih juga difitnah terus. Kok jahat banget," pungkasnya.[jat]
Suami Mirna Puas dengan Putusan Hakim
INILAHCOM, Jakarta - Arif Soemarko, Suami Wayan Mirna Salihin mengaku puas dengan hukuman yang dijatuhkan kepada Jessica Kumala Wongso terkait kematian istrinya.
Namun, Arif mengaku sedih lantaran meski putusan tersebut sudah maksimal namun dirinya tetap merasa kecewa lantaran istrinya sudah tiada.
"Kosong karena Mirna sudah tidak ada. Beberapapun Jessica dihukum ya Mirna tetap tidak ada," kata Arif, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (27/10/2016).
Di samping itu, kata Arif, soal pernyataan Amir Papalia yang mengaku sempat melihat dirinya bertemu denghan pelayan Kafe Oliver, Rangga sebelum Mirna dinyatakan tewas dinilai sebagai tuduhan tanpa berdasar.
"Mana bisa menyimpulkan kalau hanya diduga atau mirip," tandasnya.[jat]
Ayah Mirna: Allah Memperlihatkan Mata Kita Semua
INILAHCOM, Jakarta - Setelah Majelis Hakim memvonis 20 tahun penjara kepada Jessica Kumala Wongso atas kasus tewasnya Wayan Mirna Salihin, Darmawan Salihin, ayah dari mendian Mirna angkat bicara.
"Saya terimakasih kepada Allah, JPU, hakim, dan polisi yang telah bekerja siang malam," ujar Darmawan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (27/10/2016).
Dirinya tidak ingin berkomentar banyak terkait vonis 20 tahun kurungan penjara yang dijatuhkan majelis hakim. Namun, yang terpenting saat ini adalah mengetahui bahwa Jessica lah dalang di balik tewasnya Mirna.
"Hari ini Allah memperlihatkan mata kita semua bahwa Jessica betul-betul membunuh. Kalau hukuman di dunia relatif, tapi nanti di akherat bicara lain," pungkasnya.
Sebelumnya, Majelis Hakim menjatuhkan hukuman 20 tahun kurungan penjara terhadap Jessica. Mengingat, Jessica meracun Mirna sesuai dengan alat bukti dan keterangan para ahli yang telah dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU). [ton]
Kata Otto Usai Jessica Divonis 20 Tahun Penjara
INILAHCOM, Jakarta - Ketua tim penasehat hukum Jessica Kumala Wongso Otto Hasibuan menegaskan akan mengajukan banding atas putusan 20 tahun penjara yang dijatuhkan hakim kepada klaiennya terkait kasus kamatian Wayan Mirna Salihin.
"Secara tegas kami menyatakan banding," ujar Otto, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (27/10/2016).
Otto pun mengaku kecewa dengan putusan hakim atas klaiennya. Mengingat vonis yang sudah diketok palu tersebut tidak berdasar atas bukti yang akurat.
"Setelah mendengar putusan ini kami prihatin dan kecewa karena putusan ini sangat tidak berdasar," pungkasnya.
Sebelumnya, Majelis Hakim menjatuhkan hukuman 20 tahun kurungan penjara terhadap Jessica. Mengingat, Jessica meracun Mirna sesuai dengan alat bukti dan keterangan para ahli yang telah dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU).[jat]
Pertimbangan Hakim Vonis Jessica 20 Tahun Penjara
INILAHCOM, Jakarta - Majelis Hakim memutuskan Jessica Kumala Wongso terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan berencana terhadap Wayan Mirna Salihini.
Majelis Hakim juga menggenapkan vonis kepada Jessica selama 20 tahun penjara sesuai tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Dalam membacakan amar putusan, Majelis Hakim berkeyakinan bahwa Jessica memenuhi seluruh unsur perbuatan pidana.
"Ada beberapa unsur pertimbangan hakim sebelum memutuskan. Diantara unsur barang siapa, unsur kesengajaan, unsur perencanaan, dan unsur menghilangkan nyawa orang lain," kata Hakim Anggota Binsar Gultom di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (27/10/2016).
Dalam penjelasannya, Hakim Binsar menyebut unsur barang siapa merujuk pada seseorang yang melakukan suatu perbuatan pidana dan mampu untuk mempertanggunjawabkan perbuatannya tersebut.
Sementara unsur kesengajaan, mengacu pada sikap batin dengan perbuatan yang dilakukan.
"Sesuai pasal 340, Pelaku memutuskan berkehendak dalam keadaan tenang.
Ada cukup waktu, serta pelaku sudah berpikir secara matang dan terstruktur," ungkap Binsar.
Selain itu, riwayat Jessica selama di Australia yang pernah dirawat, melakukan percobaan bunuh diri, serta
mengkonsumsi alkohol menjadi pertimbangan hakim dalam membuktikan seluruh dakwaan terhadap Jessica.
"Jessica iri melihat kehidupan mirna dan suami. Sakit hati dan dendam," bebernya.
Selanjutnya, unsur perencanaan seperti tampak dalam rekaman CCTV dimana Jessica tampak gugup dan tidak fokus saat mengetahui ada saksi Hany yang ikut dalam pertemuan di Cafe Olivier.
Yang terakhir, unsur merampas nyawa orang lain. Dimana lewat racun sianida yang menyebabkan korosi disaluran lambung Mirna.
"Hakim yakin karena kopi dalam penguasaan terdakwa dan tidak ada orang lain," tandasnya.[jat]
Suami: Berapapun Vonisnya, Mirna Tak Bisa Kembali
INILAHCOM, Jakarta - Suami almarhumah Wayan Mirna Salihin, Arief Sumarko, menanggapi vonis 20 tahun penjara kepada Jessica Kumala Wongso.
"Berapapun vonisnya, Mirna sudah hilang, tidak bisa kembali," ujar Arief di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (27/10/2016).
Arief menilai hakim yakin Jessica yang membunuh Mirna. Hal itu dilihat dari vonis yang sesuai dengan tuntutan jaksa.
"Hakim yakin Jessica membunuh, secara keji, menggunakan racun," kata pria berkacamata ini. [rok]
Majelis Hakim: Perbuatan Jessica Sadis
INILAHCOM, Jakarta - Majelis Hakim akhirnya menjatuhkan vonis 20 tahun penjara kepada Jessica Kumala Wongso dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Wayan Mirna Salihin dengan kopi beracun.
"Perbuatan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan berencana sesuai pasal 340 KUHP. Menjatuhkan vonis pidana penjara selama 20 tahun dipotong masa tahanan," kata Hakim Ketua Kiswoyo saat membacakan vonis, Kamis (27/10/2016) petang.
Adapun hal-hal yang memberatkan Jessica sesuai keputusan hakim. Yakni perbuatan Jessica telah menyebabkan Wayan Mirna meninggal dunia.
"Kedua, perbuatan terdakwa sadis dan keji terhadap teman. Terdakwa juga tidak menyesali perbuatannya dan tidak mengakui," ungkap Hakim Kiswoyo.
Sedang hal yang meringakan, adalah usia Jessica yang mash muda dan diharapkan bisa memperbaiki perbuatannya dimasa depan.
Vonis Jessica ini sesuai dengan tuntutan Jaksa Penasihat Hukum yang menuntut hukuman 20 tahun penjara sesuai dengan pasal 340 KUHP tenang pembunuhan berencana.[jat]
Jessica: Saya Tidak Terima, Tidak Adil
INILAHCOM, Jakarta - Terdakwa kasus kematian Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso, tidak terima dengan vonis majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
"Saya tidak terima dengan keputusan ini, sangat tidak adil dan berpihak," ujar Jessica usai mendengar vonis dalam sidang, Kamis (27/10/2016).
Jessica dinilai terbukti bersalah melakukan pembunuhan berencana. Ia divonis 20 tahun penjara. [rok]
Hakim Sebut Tangisan Jessica Tidak Tulus
INILAHCOM, Jakarta - Suara tepuk tangan bergemuruh dari dalam ruang sidang pembacaan vonis terhadap terdakwa Jessica Kumala Wongso.
Sebabnya, hakim menilai tangisan Jessica dalam sidang pledoi hanyalah sandiwara.
"Tangisan terdakwa tidak tulus. Tangisan hanya sandiwara terdakwa. Karena sejak membacakan pledio, tidak ada tetsan air mata yang masuk ke mulut. Majelis Hakim memperhatikan itu," kata Hakim Anggota Binsar Pandjaitan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (27/10/2016).
Selain itu, hakim Binsar juga mengutip kesaksian ahli yang dalam pendapat ahlinya menyebut bahwa Jessica penuh kebohongan.
"Terdakwa tidak pernah memegang tisu atau sapu tangan untuk mengelap air mata," ungkapnya.
Dalam pantuan, tidak ada perbedaan dalam raut wajah Jessica saat hakim menyebut tangisannya hanya sandiwara.
Majelis Hakim masih membacakan memori vonis terhadap Jessica. Memori vonis sebanyak 377 lembar itu dibaca bergiliran oleh tiga anggota hakim. [ton]